p-Index From 2021 - 2026
10.154
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Lingkungan dan Kesehatan Kerja ASPIRATOR Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Journal of Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Jurnal Biomedika dan Kesehatan JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Menara Medika Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal EduHealth Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Indonesian Journal of Health Science International Archives of Medical Sciences and Public Health Jurnal Kolaboratif Sains JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Gema Lingkungan Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Karya Kesehatan Siwalima JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Jurnal Kesehatan Pertiwi Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan (JK) Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat: The Relationship Between Workload and Work Fatigue in Workers at Community Health Centers in West Medan District Tia Zahra Khairunnisa; Yulia Khairina Ashar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10062

Abstract

Kelelahan menjadi tantangan utama bagi petugas kesehatan, karena akumulasi kelelahan dapat meningkatkan risiko kesalahan dalam pekerjaan dan membahayakan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja pada Tenaga Kerja di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian ini 84 responden. Analisa data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pada 84 tenaga kesehatan di Puskesmas Wilayah Kecamatan Medan Barat menunjukkan bahwa sebanyak 16 responden memiliki beban kerja ringan, 40 responden beban kerja sedang, dan 28 responden beban kerja berat. Dari aspek kelelahan kerja, terdapat 20 responden dengan kategori kurang lelah, 43 responden lelah, dan 21 responden sangat lelah. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan (p = 0,000 < 0,05).
A MULTI-LEVEL QUALITATIVE STUDY OF SENSITIVE-INTERVENTION STUNTING PROGRAM: FROM REGULATION TO IMPLEMENTATION ACTION Tri Bayu Purnama; Syafran Arrazy; Nurhayati; Yulia Khairina Ashar; Grace Wangge
Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia) Vol. 14 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jaki.v14i1.2026.25-34

Abstract

Background: Stunting-sensitive intervention programs remain a public health issue due to multi-sectoral factors. These factors might affect the delay in the stunting reduction program, while the program should be elaborated with non-nutrition programs. Aims: to evaluate a stunting-sensitive program, which mapped the challenges in implementing intervention from regulation to an action basis.  Methods: This study used a qualitative study to describe a sensitive nutrition program by collecting data with several methods, both aspect in regulation and the action aspects of the stunting-sensitive intervention program. This study interviewed participants at multiple levels, including the regulator (The District of Health), the implementer (the Public Health Centre), and the target community, in relation to regional regulatory innovations on stunting prevalence. Results: This study found that the community is familiar with activities related to specific package programs and has limited information regarding sensitive interventions. Lack of coordination and collaboration among participants was observed. Public health parameters had not changed after innovations in regional regulations were implemented. Conclusion: Enhancing cadres' capacity, regulation innovation to action, and a program manager are needed to accelerate the sensitive intervention program. Keywords: collaboration-coordination, multilevel, qualitative, sensitive-intervention, stunting.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Informal Nelayan Di Kabupaten Batubara: Analysis of Occupational Accident Risks Among Informal Fishermen Workers in Batubara Regency Alwi Ridho; Tri Niswati Utami; Putra Apriadi Siregar; Yulia Khairina Ashar; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8704

Abstract

Data FAO (Food and Agriculture Organization), menyebutkan bahwa sebanyak 16 kali lebih tinggi kematian yang terjadi pada pekerjaan nelayan dibandingkan dengan jumlah kematian pada pekerjaan berbahaya lainnya di dunia. Tujuan penelitian nengetahui dan menganalisis risiko kecelakaan kerja pada pekerja informal nelayan di Kabupaten Batubara menggunakan metode Bowtie Analysis. Metode ini menggunakan kualitatif dengan analisis Bowtie. Informan pada penelitian ini berjumlah 7 informan. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi secara langsung. Data dianalisis secara metode Bowtie Analysis. Berdasarkan penelitian terhadap 7 nelayan penangkap ikan di Kabupaten Batubara, diperoleh kesimpulan bahwa risiko kecelakaan kerja dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang tidak aman, seperti lantai licin, suhu lembab, jaring kasar, cuaca ekstrem, kebisingan, biota laut berbahaya, ombak kencang, serta faktor kepercayaan. Penyebab dari risiko kecelakaan ini diakibatkan oleh kelalaian dari nelayan itu sendiri, cuaca ekstrem, unsafe action dan unsafe condition. Pencegahan dilakukan melalui pengelolaan lingkungan, faktor manusia, peralatan, kearifan lokal, dan pengobatan tradisional. Pengendalian bahaya mencakup perawatan kapal, pemasangan pegangan, menjaga lantai kapal tetap kering, serta penyediaan pelampung sederhana.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Janjiangkola: Factors Influencing the Incidence of Pulmonary Tuberculosis in the Work Area of the Janjiangkola Community Health Center Anggina Cucu Khetri Sianturi; Yulia Khairina Ashar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9197

Abstract

Prevalensi penyakit Tb di Indonesia pada tahun 2024 sebanyak 889.000 dan merupakan negara dengan urutan kedua dengan temuan kasus Tb terbanyak didunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit tuberculosis paru diwilayah kerja puskesmas Janjiangkola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain case control, jumlah sempel sebanyak 50 sampel kasus dan 50 sampel kontrol, dengan analisisi univariat dan bivariat, tekink pengambilan sampel menggunakan Teknik sampel total (total sampling), berdasarkan hasil penelitian didapati ada hubungan kepadatan hunian, luas ventilasi, pencahayaan, kelembaban, praktik hygiene dan riwayat kontak dengan kejadian tb paru di wilayah kerja puskesmas Janjiangkola, dengan nilai p-value kepadatan hunian 0.025 (OR=2.528;95%CI=1.112-5.744), luas ventilasi dengan nilai p-value 0.032 (OR=2.567; 95%CI=1.072-6.150), pencahayaan dengan nilai p-value 0.001 (OR=6.163;95%CI=2.411-15.755), kelembaban dengan nilai p-value 0.001 (OR=5.688;95%CI=2.227-14.528), praktik hygiene dengan nilai p-value 0.001 (OR=8.143;95%CI=3.325-19.943), riwayat kontak dengan nilai p-value 0.004 (OR=3.341;95%CI=1.440-7.753). variabel suhu menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian tb paru di wilayah kerja puskesmas Janjiangkola (p-value 0.539 (OR=0.777;95%CI=0.347-1.738)). Diharapkan bagi masyarakat agar teratur membuka jendela di pagi hari dan memberi perhatian pada praktik hygiene seperti kebiasaan membuang dahak dan etika batuk
The Relationship Between Physical Environmental Factors in the Home and the Incidence of Respiratory Infections in Children in Pasar Simundol Village Indah Rahayu Ritonga; Yulia Khairina Ashar; Syafran Arrazy; Rapotan Hasibuan; Jufri Naldo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) October 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8677

Abstract

Acute respiratory infections (ARI) in toddlers remain an urgent health issue in Indonesia because toddlers are susceptible to infection due to their immature immune systems. The physical environment of the home plays a major role as a risk factor, especially in homes with poor ventilation, minimal lighting, high humidity, and inadequate sanitation. The objective of this study is to determine the relationship between housing density, the presence of ventilation, the presence of windows, lighting, and temperature with the incidence of ISPA in infants in Pasar Simundol Village. The research method used is quantitative with a cross-sectional design. The sample size in this study is 55 infants, calculated using the Lameshow formula. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results of the study showed a relationship between the presence of windows (PR = 1.697; p = 0.019 < 0.05), the presence of ventilation (PR = 1.080; p = 0.030 < 0.05), lighting (PR = 1.753; 0.011 < 0.05), temperature (PR = 1.733; p = 0.012 < 0.05), and humidity (PR = 1.853; p = 0.026), while there was no association with housing density (PR = 1.175; p = 0.832 > 0.05). It is recommended that the community improve the physical conditions of their homes, such as adding ventilation, windows, and maintaining cleanliness and lighting to reduce the risk of respiratory infections in infants.
Hubungan Kualitas Tidur terhadap Produktivitas Kerja Driver Goseh Tanah Karo Cahyani Arifah; Reni Agustina Harahap; Yulia Khairina Ashar; Tri Niswati Utami; Adenan Adenan
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i1.2381

Abstract

The flexible work system for online motorcycle taxi drivers can lead to irregular working hours and rest periods, potentially reducing sleep quality and work productivity. This study aims to determine the relationship between sleep quality and work productivity among online motorcycle taxi drivers in Goseh Tanah Karo. This study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 75 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and work productivity questionnaires, then analyzed using the Chi-square test. The results showed that 78.7% of respondents had poor sleep quality and 60% had low work productivity. There was a relationship between sleep quality and work productivity (p=0.038) with a prevalence ratio (PR) of 1.763. Drivers with poor sleep quality had a prevalence of low work productivity 1.763 times greater than drivers with good sleep quality. It was concluded that sleep quality is related to work productivity among online motorcycle taxi drivers in Goseh Tanah Karo.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Kuis Radha Agri Br Ginting; Nadya Ulfa Tanjung; Wahyudi; Yulia Khairina Ashar; Muhammad Zali
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2470

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada balita dan berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber air bersih, jamban keluarga, dan pengelolaan sampah dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Batang Kuis. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada populasi 4.630 balita, diperoleh 299 responden melalui teknik cluster sampling menggunakan kuesioner dan lembar observasi, dan data dianalisis menggunakan uji ChiSquare dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan 45,5% balita mengalami diare, serta terdapat hubungan yang signifikan antara sumber air bersih (p = 0,004; OR = 0,456) dan pengelolaan sampah (p = 0,043; OR = 0,623) dengan kejadian diare, sedangkan jamban keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,151; OR = 0,708). Kesimpulan penelitian ini adalah sumber air bersih dan pengelolaan sampah berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Batang Kuis, sedangkan jamban keluarga tidak berhubungan.  
Efektifitas Pelaksanaan Program Bank Sampah Dalam Mengurangi Jumlah Timbulan Sampah Di Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Ashar, Yulia Khairina; Witriani, Eca; Refiana, Revail; Maharani, Aulia; Anggita, Dwi; Ahmadi, Dela Andika; Annisa, Rifa
Jumantik Vol 12 No 2 (2025): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v12i2.8438

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu utama di Kota Medan karena tingginya timbulan sampah tidak diimbangi sistem pengelolaan yang efektif, sehingga berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasinya, DLH Kota Medan menjalankan program bank sampah sebagai upaya mengurangi sampah dari sumbernya. Penelitian ini bertujuan menganalisis evaluasi program tersebut serta hambatan dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaannya Penelitian ini menyoroti variabel efektivitas program bank sampah, partisipasi masyarakat, sarana prasarana, dukungan anggaran, hambatan pelaksanaan, serta upaya perbaikan yang dilakukan DLH Kota Medan. Dengan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 14 pegawai dan 6 informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah cukup efektif menurunkan volume sampah, terutama sampah organik, serta memberikan nilai ekonomi bagi Masyarakat. Program bank sampah terbukti menurunkan timbulan sampah sebesar ±250 ton per tahun dengan kontribusi terbesar berasal dari sampah organik yang berkurang rata-rata 100 kg per hari. Meski angka ini masih relatif kecil dibanding total timbulan kota sebesar 632.149 ton per tahun, program ini menunjukkan adanya pengurangan nyata yang dapat ditingkatkan melalui partisipasi Masyarakat. Secara keseluruhan, program bank sampah memberikan kontribusi positif dalam mengurangi timbulan sampah, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan masyarakat yang lebih operasional, antara lain melalui keterlibatan aktif dalam pemilahan sampah sejak dari sumber, partisipasi rutin sebagai nasabah bank sampah, serta dukungan komunitas dan kelembagaan lokal agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan
Hubungan Personal Hygiene dan Kondisi Fisik Rumah Dengan Keluhan Dermatitis Atopik di Wilayah Kerja Puskesmas BP Nauli Kota Pematangsiantar Dwi Azura Rahmadanty; Yulia Khairina Ashar
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.22776

Abstract

Abstrak salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai pada masyarakat disebabkan karena kurang baiknya personal hygiene dan kondisi fisik rumah. Penelitian bertujuan dalam mengetahui hubungan personal hygiene dan kondisi fisik rumah dengan keluhan dermatitis atopik di Wilayah Kerja Puskesmas BP Nauli Kota Pematangsiantar. Metode yang dipakai adalah kuantitatif dengan desain case control menggunakan total sampling perbandingan 1:1. Analisis data menggunakan analisis univariat dan juga analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan personal hygene memiliki nilai p = 0,406 dan kondisi fisik rumah dengan nilai p = 0,229. Lengkapnya, pada variabel personal hygiene untuk tangan, kaki, dan kuku dengan nilai p = 0,120, untuk kulit dengan nilai p = 1,000, untuk handuk dengan nilai p = 0,119, untuk sprei dan tempat tidur dengan nilai p = 0,017, untuk pakaian dengan nilai p = 0,025, dan untuk rambut dengan nilai p = 0,362. Pada kondisi fisik rumah, kondisi dinding dengan nilai p = 1,000, kondisi atap dengan nilai p = 0,588, suhu dengan nilai p = 0,071, dan kelembapan dengan nlai p = 0,031. Kesimpulannya, secara umum tidak ada hubungan variabel independen dengan varaiebl dependen.
Analysis of Physical Characteristics and the Presence of Formalin in Salted Fish at Kuala Simpang City Market, Aceh Tamiang Ruhul Masyithah; Meutia Nanda; Irwansyah; Delfriana Ayu; Yulia Khairina Ashar
Jurnal EduHealth Vol. 17 No. 03 (2026): Jurnal EduHealt, July-September 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The misuse of formaldehyde in salted fish remains a food safety issue due to potential health risks. From an Islamic perspective, Imam Ash-Syafi'i explains in his book Al-Umm that the default ruling for food is that it is halal (permissible) unless there is evidence of harmful elements; Thus, food consumed must be both safe and tayyib (wholesome). This study aimed to analyze the physical characteristics and the presence of formalin in salted fish at the Kuala Simpang City Market, Aceh Tamiang. A descriptive study design with a cross-sectional approach was employed. Eighteen samples were selected using purposive sampling and tested qualitatively using Schiff's reagent. The results showed that 6 samples (33.3%) tested positive for formalin, while 12 samples (66.7%) tested negative. The majority of samples were white (94.4%), had an abnormal odor (61.1%), and possessed a hard texture (94.4%). It is concluded that physical characteristics serve only as preliminary indicators; therefore, the presence of formalin must be confirmed through laboratory analysis.
Co-Authors Abdul Karim Batu Bara Achyar Zein Ade Risma Adenan Adenan Adilah, Shofiyyah Adinda Afifah Adinda Azima Riskiya Sibarani Afriwana, Serly Dinda Agil Lauchan Agil Maritho Lauchan Agita Pasaribu, Aggridita Ahmad Zulfikri Ahmadi, Dela Andika Alfiya Syahri Alvi Hazri Lubis Alwi Ridho Amalia Rahmi Nasution Amira Arni Ananda Dwi Puspita Sari Andhara Tisya Anggie Al-Qarana Savitri Anggina Cucu Khetri Sianturi Anggita, Dwi Anna Tasya Putri annisa fadila annisa fadila Annisa, Rifa Aprilinda M Harahap Aprilinda M. Harahap Aprillia Dwi Astuti Ar-ramdhani, Adinda Aulia Arrafi Insani Asnil Aidah Ritonga Audina, Salsabila Bancin, Anggina Barokah, Wuni Cahyani Arifah Chairunnisa Chairunnisa Cici Ramadhani, Aina Dalimunthe, Halimatus Sa'diyah Delfriana Ayu Delfriana Ayu Astuty Desty Adinda Deswita Silviani Desy Nuri Fajarningtiyas Dewi Agustina Diah Ayu Pratiwi Dian Permata Sari Dita Aryza Dita Sajidah Poerwansyah Diva Keysha Aura Silalahi Dwi Anggita Dwi Azura Rahmadanty Dwika Ananda Dyah Retno Wulandari Eliska Eliska Ema Rizka Sazkiah evi naria Faiz Agung Luthfiansyah Fatma Indriani Fauziah Nasution Fitri Hayati Fitriani Pramita Gurning Ginting, Aloken Marwahta Br. Grace Wangge Harahap, Hadi Wahyudi Harahap, Mhd Abdul Rajab Hasanatun Laili Hasibuan, Ismi Larasati Hasibuan, Khairunnisa Hasibuan, Reni Ria Armayani Hasrat Efendi Samosir Hasrat Efendi Samosir Hasrimy, Nabila Felicia Hazra Imron Hedy Hardiana Ikhwan Ikhwan Indah Rahayu Ritonga Indah Syafitri Nasution Irwansyah Jufri Naldo Kania Utari Kholijah, Anna Kurnia Permata Sari Lauchan, Agil maritho Lily Rahmanda Lubis, Syahrani M. Iqbal M. Iqbal, Lc., M.Ag Maduri Sakilla Maharani, Aulia Mahin Reza Malau, Nurlyani Maulidya Permata Melisa Melisa Mesiono Mesiono Mesiono Mesiono Meutia Nanda Meutia Nanda Meutia Nanda Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Reza Fahlevi Muhammad Rezebri Muhammad Zali Muhammad Zali Muharani, Anisa Mutiara Husna Sari Dewi Nabila Andini Nabila Fatila Nabila Yasmin Nadya Ulfa Tanjung Naila Nafisah Najah Ulfa Ridho Nasution, Amalia Rahmi Nasution, Dinda Azria Nathasyah, Diva Aulia Nazwa Ayudhia Ghani Damani Ni'matul Ulya Munthe Niah Diah Sunarto Ni’matul Ulya Munthe Nofi Susanti Nofi Susanti Nofi Susanti Nst, Izza Azzahra Nur Rizky Ramadhani Nuraisyah Wulandari Panjaitan Nurhayati Nurul Indah Nasution Parinduri, Muhammad Rafli Pratiwi, Sabila Prisca, Della Purba, Fadila Syahrani Purnama, Tri Bayu Putra Apriadi Siregar Putra Apriadi Siregar Putri Safira Putri Safira Putri Sintia Putri, Apzur Rohimah Putri, Deviani Arianti Radha Agri Br Ginting Rafiqoh Hasibuan Rahmaidah Pohan Rapotan Hasibuan Raudhatul Jannah Refiana, Revail Reni Agustina Harahap Reni Agustina Harahap Rismayani, Fanya Audi Rizki, Aprida Aulia Rizqika, Indah Romiza Arika Rosalinda Harahap Rosyida, Ayu Ruhul Masyithah Ryzka Aini Hutabarat Safira , Putri Sagala, Rahmadani Sagala, Rizqa Auliyah Shifah Salsabilla Salwa Muthi’ah Siregar Santoso, Fazila Septiani Sazkiah, Ema Rizka Selia Puspita Sindi Anisyah Caniago Shofa, Fathi Farahat As Sibarani, Adinda Azima Riskiya Sibarani, Adinda Riskiya Siti Nur Aisyah Sitompul, Muhammad Rizky Ramadhan Suhada Ramadhanu Surya Dharma Susilawati Susilawati Susilawati Syafran Arrazy Syafran Arrazy Syahputri, Nuri Nabila Talitha Shafiqah Batubara Tanjung, Nadya Ulfa Tanjung, Sophie Zafira Tia Zahra Khairunnisa Tri Bayu Purnama Tri Niswati Utami Tri Niswati Utami TRI WULANDARI Tria Syafira Matondang Uswatul Hasanah, Uswatul Utami, Tri Niswati Vina Noura Viona Pili Anggita Wafida Tunnur Siregar Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wasiyem Wati, Desi Indriani Rahma Winta Oktavia Berutu Witriani, Eca Wulandari, Dyah Retno Yulia Afnasari Siregar Yusrina, Tania Zahra Nasution, Maharani Zata Ismah Zuhrina Aidha