p-Index From 2021 - 2026
10.053
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
PENANGANAN GURITA SEGAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA NELAYAN PENANGKAP GURITA DI PANTAI KETAPANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Marzuki, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Nuryadin, Rusmin; Affandi, Rangga Idris; Wahyudi, Rhojim; Alim, Sahrul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4933

Abstract

APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN BULU BABI DI KOPERASI PRIMA NUSANTARA Asri, Yuliana; Hizbulloh, Lalu; Affandi, Rangga Idris; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Scabra, Andre Rachmat; Diamahesa, Wastu Ayu; Mulyani, Laily Fitriani; Alim, Sahrul; Lestari, Dewi Putri; Marzuki, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.7861

Abstract

Sea urchins are a highly nutritious and economically valuable fishery product. In West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Lombok, the public is still largely unaware of the benefits and market value of sea urchins in international markets such as Japan and Korea. Sea urchin gonads are consumed by Koreans and Japanese, and their high nutritional content is believed to improve health performance. However, there are obstacles in the sea urchin market development is the lack of proper standard operating procedures in post-harvest handling. Appropriate and standardized post-harvest techniques are not yet widely known or disseminated among sellers and sea urchin business actors. Prima Nusantara Cooperative is one of the cooperatives that supplies fishery products, including sea urchins, to exporting companies. Based on this, the current community service activity was conducted at Prima Nusantara Cooperative in East Lombok, targeting the cooperative staff. The aim is to provide both theoretical socialization and hands-on training to enhance the staff’s knowledge and skills in post-harvest handling of sea urchins. Through this technical guidance, it is expected that the quality of sea urchin products sold to exporters will improve and be more competitive in the Japanese and Korean markets. The method used during the technical training included presentation of materials on proper sea urchin handling procedures, followed by field practice involving sea urchin sampling, hands-on demonstrations, and direct mentoring through each stage of the process. The post-harvest handling stages included harvesting (collection), cleaning, shell breaking, rinsing, weighing, packaging, and storage at low temperatures.
TEKNIK PEMIJAHAN IKAN KOKI GEMOY DENGAN REKAYASA ARUS DAN KETINGGIAN AIR PADA PEMBUDIDAYA AIQ AMBUR DESA PETELUAN INDAH KECAMATAN LINGSAR. Dwiyanti, Septiana; Asri, Yuliana; Scabra, Andre Rachmat; Marzuki, Muhammad; Hizbulloh, Lalu; Attamimi, Muhammad Ridho Ilham
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8487

Abstract

Kegiatan budidaya ikan air tawar di Desa Peteluan mencakup budidaya ikan konsumsi maupun ikan hias. Salah satunya ikan mas koki gemoy. Kendala utama dalam produksi ikan mas koki yaitu terbatasnya produski benih yang dihasilkan  karena teknik pemijahan tidak tepat. Tujuan pengabdian ini untuk berkolaborasi dalam meningkat produktivitas benih ikan mas koki gemoy melalui teknik pemijahan dengan rekayasa arus dan ketinggian air. Metode penelitian ini terdiri dari 2 tahapan yaitu tahapan persiapan diantaranya observasi dan identifikasi sedangkan tahap selanjutnya merupakan tahapan pelaksanaan yaitu sosialisasi teknik pemijahan serta pelatihan dalam teknik pemijahannya serta dilakukan evaluasi dan monitoring diakhir kegiatan pengabdian. Pengabdian ini bermitra dengan pembudidaya Aiq Ambur yang merupakan mitra yang berfokus pada budidaya ikan nila dan ikan hias di desa Peteluan Indah. Hasil pengabdian terkait teknik pemijahhan dilaksanakan penuh antusias hal ini dbuktikan dengan banyaknya pertanyaan dan masukkan dari mitra ke tim pengabdian. Teknik pemijahan pada kegiatan ini merupakan pemijahan alami yang dirangsang dengan kenaikan air dan arus. Kenaikkanair yang digunakana secara bertahap yakni dimulai dengan 20 cm hingga 40 cm dan sedangkan utnuk memperoleh arus digunakan beberapa titik aerasi pada kolam pemijahan. Kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembudidaya ikan mas koki Gemoy di Desa Peteluan Indah, khususnya dalam penerapan teknik pemijahan dengan memanfaatkan rekayasa arus dan pengaturan ketinggian air.  
Co-Authors ', Gusnardi ', RM. Riadi A.Bakty, Andi Fatimah Maoudy Abdani, Reza Maulana Abidin, Z Adekayasa, Yudika Afriadin, Afriadin AlBaihaqi, Lalu Wirahadi Alfaisal, Adi Alis Mukhlis Andi Rusdin Andre Rachmat Scabra angga wati Angga, Prayogi Dwina Anggraini, Irika Devi Anisa Anisa Anita Eka Apriani Annisa Wulandari Anugrah, Anasta Rais Apriani, Anita Eka Apriani, Siti Aisyah Asri, Yuliana Asror, M. Zainul Atmawinata, Lalu Mukhtar Attamimi, Muhammad Ridho Ilham Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Baihaqi, Lalu Wirahadi Al Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Citra Dewi Damai Diniariwisan darwis darwis, darwis Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewiyanti, Fatimah Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Diniarti , Nanda Dwiyanti, Septiana Edi Surya Negara Edy Fernandez Fadli Fariq Azhar Farman, Yudi Fitri Aulia Fitriani Mulyani, Laily Habmarani, Nurrenze Hapsa Hapsa, Hapsa Hapsari, Nurul Fikriati Ayu Hendra Hendra Herdiansyah, M. Izman Herman, Lalu Edy Hizbulloh, Lalu Ikhtiar Hatta Irmayani Irmayani Ismail Jaelani, Muhamad Mahsun Khirjan Nahdi Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Zainul Asror Marno, Septhian Maryam Alhansa Zuhro Mi'roju Abdul Rozaq Al Ghifari Mislawaty, Sri Eva Muhammad Bangun Mubaraq Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Qusyairi Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Muzakkir, Abd. Kahar Nanda Diniarti ningtyas, atiasyifa kusuma Nunik Cokrowati Nunung Ariandani Nuri Muahiddah Nurifansyah, Nurifansyah Nurul Aeni Pandu Wilantara Perdana, Rangga Putra Permata Sari, Agun Pratiwi Pratiwi Putri Lestari, Dewi Rahmadani, Devi Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmat Hidayat Ramdhani, Sandy Rangga Idris Affandi Rhojim Wahyudi Ririn Vantika Sari Rizaldi, Alwan ROHANA ROHANA Rusmin Nuryadin Sahrul Alim Samsul Lutfi Saptono Waspodo Satria, Iin Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sopiandi Sopiyan, Wawan Sudirman Sudirman Sukartono Surya Rini, Faradila Anggun Susanto, Yenny Susianti, Lena Syadillah, Ali Syahruni, Fajar Syawalina Fitria Tata Sutabri Wulandari, Witri yakkub, Fatoni Azrar Yarni, Baiq Maoni Yona Primadesi Yonita, Nuansa Azma Yudika Adekayasa Yuliana Asri Yulianti Bakari Zaenal Abidin Zul Hidayatullah