Claim Missing Document
Check
Articles

Detection of Pig DNA Contamination in Facial Creams Containing Collagen Using Conventional PCR Fitria, Meutia Srikandi; Dewi, Juliana Permata; Mukaromah, Ana Hidayati
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 2 No October (2024): Proceeding of The 1st International Seminar on Public Health and Sports (IS
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/prosidingfkm.v2iOctober.628

Abstract

Background: Cosmetics are pharmaceutical preparations intended to support appearance or care for the body. Both local and imported facial whitening products are mostly marketed at varying prices, from cheap to expensive, making more people buy them. The supply of collagen extracted from mammals has recently been limited and is mostly obtained from the tendons and skin of cattle and pigs. The collagen content not listed on cosmetic packaging makes people worried about pork collagen being contaminated, therefore detection is needed to find out. This research aimed to detect whether there was pork contamination in facial cream products containing collagen with Cytochrome b (Cyt-b) primers using conventional PCR. Method: The research design is exploratory. The samples used were 5 facial cream samples and one positive control. Samples were subjected to DNA extraction, DNA concentration quantification, PCR, and DNA electrophoresis. Result: In the positive control, a DNA band of ~149 bp specifically targeting Cytochrome b was formed, while the facial cream sample did not form a DNA band. Conclusion: The five facial creams used as samples were not contaminated with pork contamination.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, dan N-heksana Jintan Hitam (Nigella sativa) dengan Variasi Pelarut dan Waktu Maserasi Lusti, Nur Fara; Pratiwi, Nunik; Musaidah, Siti; Audina, Risti Ifa; Atwiyandani, Indah; Dianson, Arkila Destha; Mukaromah, Ana Hidayati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan sel-sel akibar paparan radikal bebas. Jintan hitam (Nigella sativa L.) merupakan tanaman herbal yang memiliki manfaat sebagai antioksidan, antialergi, antiinflamasi, dan imunomodulator. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil rendaman, uji fitokimia dan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksana jintan hitam (Nigella sativa L.) yang direndam dengan variasi jumlah pelarut (1:3, dan 1:6) dan waktu maserasi (24, 48, dan 72 jam). Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan penelitian ilmuilmuterapan. Jintan hitam diambil dari salah satu daerah di Kota Solo dibuat variasijumlah bahan terhadap pelarut(1:3 dan 1:6) dan waktu maserasi (24, 48 dan 72 jam) dengan melihat aktivitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dann-heksan jintan hitam (Nigella sativa L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwauji fitokimia ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik, dan tannin. Aktivitas antioksidam ekstrak etanol perbandingan pelarut (1:3 dan 1:6) dan waktu maserasi (24, 48 dan 72 jam) berturut-turut yaitu 29,2927; 40,8521; 35,9411; 34,9394;40,3616; dan 39,0700 ppm. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat perbandingan pelarut (1:3 dan 1:6) dan waktu maserasi (24, 48 dan 72 jam) berturut-turut yaitu 47,0429; 33,3480; 20,0169; 45,7956;30,3761, dan 18,4260 ppm. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak n-heksan perbandingan pelarut (1:3 dan 1:6)dan waktu maserasi (24, 48 dan 72 jam) berturut-turut yaitu 40,3834; 71,5680; 27,6170; 50,7628; 37,1368;dan 43,1974. Kesimpulan aktivittas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan jintan hitam(Nigella sativa L.) memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Kata kunci : Nigella_sativa, Aktivitas_antioksidan, Etanol, Etil_asetat, N-heksan
Pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap kadar kolesterol total dan kolesterol ldl pada tikus dengan resiko dislipidemia: The effect of giving variant biotin concentration on total cholesterol and ldl cholesterol levels in rat with dyslipidemia Cahyani, Anak Agung Ayu Eka; Santosa, Budi; Mukaromah, Ana Hidayati
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 (2022): Bali Medika Jurnal Vol 9 No 1 Juli 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i1.152

Abstract

Dislipidemia dapat menyebabkan aterosklerosis sehingga risiko penyakit jantung koroner, penyakit kardiovaskular atau Cardiovascular Disease (CVD) dan stroke meningkat. Kolesterol LDL diketahui terlibat dalam tahapan perkembangan lesi awal aterosklerosis. Pemberian suplemen seperti penambahan biotin perlu diberikan untuk menjaga kadar lipid dalam darah. Biotin disebut juga vitamin B7 atau vitamin H yaitu vitamin larut dalam air, bertindak sebagai kelompok prostetik karboksilase dalam beberapa jalur metabolisme. Biotin dinyatakan vitamin yang aman, asupan dengan kadar 300 kali lipat dari normal terbukti tidak beracun. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap kadar kolesterol total dan kolesterol LDL pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia. Tikus wistar jantan usia 8 minggu dengan berat awal 150-200 gram diadaptasi selama 7 hari, diberi pakan standar dan air minum ad libitum. Sampel setelah adaptasi, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol  negatif diberikan  pakan  standar, kelompok  kontrol  positif diberikan pakan dengan diet tinggi  lemak. Kelompok perlakuan 1, 2 dan 3 diberi pakan diet tinggi lemak dan dosis biotin berturut-turut 1,232 mg/kg; 68,39 mg/kg dan 97,72 mg/kg selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil pemeriksaan kolesterol total dan kolesterol LDL dengan uji One Way ANOVA (p ≤ 0,05). Simpulan ada pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap kadar kolesterol total dan kolesterol LDL pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia.
Pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap c-reaktive protein dan sel penanda inflamasi dengan resiko dislipidemia: The effect of giving biotin variant concentration on c-reaktive protein and inflammatory marker cells in rat with the risk of dyslipidemia Cahyani, Agung Eka; Santosa, Budi; Mukaromah, Ana Hidayati
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.306

Abstract

Dislipidemia dapat menyebabkan aterosklerosis sehingga risiko penyakit jantung koroner, penyakit kardiovaskular atau Cardiovascular Disease (CVD) dan stroke meningkat. Peningkatan kadar C-Reaktive Protein (CRP) serta munculnya sel penanda inflamasi menjadi penanda dalam tahapan perkembangan lesi awal aterosklerosis. Pemberian suplemen seperti penambahan biotin perlu diberikan untuk menjaga kadar lipid dalam darah. Biotin disebut juga vitamin B7 atau vitamin H yaitu vitamin larut dalam air, bertindak sebagai kelompok prostetik karboksilase dalam beberapa jalur metabolisme. Biotin dinyatakan vitamin yang aman, asupan dengan kadar 300 kali lipat dari normal terbukti tidak beracun. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap kadar C-Reaktive Protein (CRP) dan sel penanda inflamasi pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia. Tikus wistar jantan usia 8 minggu dengan berat awal 150-200 gram diadaptasi selama 7 hari, diberi pakan standar dan air minum ad libitum. Sampel setelah adaptasi, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol  negatif diberikan  pakan  standar, kelompok  kontrol  positif diberikan pakan dengan diet tinggi  lemak. Kelompok perlakuan 1, 2 dan 3 diberi pakan diet tinggi lemak dan dosis biotin berturut-turut 1,232 mg/kg; 68,39 mg/kg dan 97,72 mg/kg selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sel penanda inflamasi dengan uji One Way ANOVA (p ≤ 0,05), namun kadar CRP secara kualitatif tidak menunjukkan perbedaan. Simpulan ada pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap sel penanda inflamasi pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia.
Efek Ekstrak Etanol Daun Kesum Terhadap Penurunan Kadar Malondialdehid Lambung Tikus Putih Terinduksi Monosodium Glutamate Ubaidah, Shofura Salma; Mukaromah, Ana Hidayati
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.249

Abstract

Latar Belakang: Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan tambahan pangan yang digunakan sebagai penyedap makanan. Penggunaan MSG secara berlebihan dapat meningkatkan Reactive Oxygen Species yang berdampak pada kerusakan organ lambung ditandai dengan peningkatan kadar malondialdehid (MDA). Daun kesum mengandung antioksidan yang dapat menurunkan kadar MDA. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun kesum (Polygonum minus Huds.) terhadap penurunan kadar malondialdehid pada organ lambung tikus putih yang diinduksi MSG. Metode: Eksperimen dengan post-test control group design. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus wistar Jantan dibagi 5 kelompok, dengan cadangan 2 ekor tikus setiap kelompok. Penelitian menggunakan kelompok Kontrol (-) tanpa perlakuan, Kontrol (+), P1, P2 dan P3 diinduksi MSG 35 mg/Kg BB selama 14 hari dan P1, P2 dan P3 diberikan ekstrak etanol daun kesum selama 7 hari dengan dosis berturut-turut 27,5; 55.0; 110,0 mg/200g BB tikus/hari. Setelah itu dibedah dan diambil organ lambung untuk pemeriksaan kadar MDA menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan uji Post Hoc Tukey. Hasil: Kadar MDA tikus yang terinduksi MSG adalah 6,8734±0,0509 mg/kg. Kadar MDA lambung tikus terinduksi MSG dengan pemberian kstrak etanol daun kesum selama 7 hari dengan dosis berturut-turut 27,5; 55.0; 110,0 mg/200g BB tikus/hari berturut-turut 0,5081±0,1210; 0,739±0,0400; 0,2314±0,0035 mg/kg. Kadar ekstrak etanol daun kesum yang dapat menurunkan kadar MDA paling tinggi 72,36% adalah konsentrasi 110,0 mg/200gBBTikus. Hasil uji Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa K(+) berbeda dengan P1 (p=0,007), P2 (p=0,000), dan P3(p=0,000). Ada pengaruh variasi konsentrasi ekstrak etanol daun kesum terhadap penurunan kadar MDA.Kesimpulan: Ekstrak etanol daun kesum (Polygonum minus Huds.) dapat menurunkan kadar malondialdehid pada organ lambung tikus putih yang diinduksi MSG.
Potential of ethanolic extracts from seed kernel Indonesian cultivars mangoes as an anti-multidrug-resistant (MDR) Escherichia coli Ariyadi, Tulus; Qayimah, Sitti; Assa’diyah, Lulu’ Nur; Asyiah, Asyiah; Pratiwi, Hanum Adisty; Khairunnisa, Afifah; Hikmah, Annisa Nurul; Kusmita, Lia; Mutmainah, Mutmainah; Mukaromah, Ana Hidayati
JURNAL INDONESIA DARI ILMU LABORATORIUM MEDIS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 2 (2025): From Natural Compounds to Disease Mechanisms: An Integrated Research Outlook
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ijmlst.v7i2.5837

Abstract

Escherichia coli is a type of bacteria that often found in wound infections. The use of antibiotics to treat these uncontrolled infections has resulted in the emergence of multi-drug resistant (MDR) strains of pathogenic bacteria.  This rapid increase in MDR E. coli strains has led to significant morbidity and mortality in human populations. Consequently, the exploration of natural antibacterial agents is urgently needed. One promising resource is mango extract, which is recognised for its antibacterial properties and is obtained through solvent extraction using 96% ethanol. This study aimed to determine the antibacterial activity of seed extracts from seven different mango cultivars (Mangifera indica L.), against MDR E. coli. The study focused on determining the minimum inhibitory concentration (MIC) and minimum bactericidal concentration (MBC) using dilution method. The concentrations examined for both MIC and MBC were 5, 10, 50, and 100 mg/mL. The results indicate that the mango seed extract exhibit significant antibacterial activity against MDR-E. coli., with the kweni cultivar showing the largest inhibition zone measuring 23.25 mm. The ethanol extract from the kweni seeds yielded the most favorable results, with an MIC value of ≥0.078 mg/mL and an MBC value that ranged from 1.25-10 mg/mL. In conclusion, mango seed extract, particularly from the kweni cultivar, has substantial potential to be developed as an effective antibacterial agent against MDR-E. coli.
Pemanfaatan Tanaman Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Bahan Eco-Print untuk Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Masyarakat Maharani, Endang Tri Wahyuni; Ethica, Stalis Norma; Mukaromah, Ana Hidayati; Khoirunisa, Asiva; Mirza, Sa’if Revallindo; Fauziyyah, Dinah; Tamimi, Iqbal; Febrianti, Pepi; Farabi, Meka Faizal
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Desa Sidorejo kelurahan Tambangan kecamatan Mijen merupakan suatu desa yang banyak warganya menanam tanaman buah rambutan (Nephelium lappaceum L.), namun banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tentang manfaat tanaman tersebut sebagaibahan Eco-print. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan implementasi hasil penelitian tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai motif pada eco-print. Tujuan: Untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat daun rambutan sebagai bahan eco-print, sehingga dapat meningkatkan pendapatan Masyarakat. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Sidorejo, Kelurahan Tambangan, Mijen Semarang dalam bentuk ceramah dan pelatihan ketrampilan Eco-print. Partisipan pengabdian masyarakat sebanyak 20 orang. Hasil: Partisipan lebih memahami tentang manfaat daun tanaman rambutan sebagai bahan eco-print.  Nilai rata-rata pengetahuan partisipan mengalami peningkatan dari 56,5 poin saat pre-test menjadi 90,25 post-test, mengalami peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 59,74%. Kesimpulan: Edukasi dalam bentuk ceramah dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat daun tanaman rambutan dalam pembuatan Eco-print. Kata kunci: daun rambutan, eco-print, nephelium lappaceum l _________________________________________________________________________ Abstract Background: Sidorejo Village, Tambangan Subdistrict, Mijen District, is a village where many residents grow rambutan (Nephelium lappaceum L.), but no one has knowledge of the benefits as an Eco-print material. In the previous research, results on the use of plants as motifs in eco-print were presented. This community service activity is an implementation of it. Objective: To educate the community about the benefits of rambutan leaves as an eco-print material, so that it can increase community income. Method: The activity was carried out in Sidorejo, Tambangan Subdistrict, Mijen, Semarang, in the form of lectures and Eco-print skills training. Among the 20 community service participants are present. Result: Participants better understand the benefits of rambutan leaves as an eco-print material. The average knowledge score of participants increased from 56.5 points in the pre-test to 90.25 in the post-test. The average knowledge score has increased by 59.74%. Conclusion: Education by lectures and training can increase community knowledge about the benefits of rambutan leaves in making Eco-print. Keywords: rambutan leaves, eco-print, nephelium lappaceum l
Pemanfaatan Buah Markisa (Passiflora edulis) sebagai Upaya Penangan Cemaran Ion Cr (VI) pada Kerang Hijau (Perna viridis Linn) Wardhani, Annisa Kusuma; Mustofiyah, Ainy; Widyanengrum, Agnes; Mukaromah, Ana Hidayati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air dikawasan pantai Kota Semarang diketahui mengandung logam berat salah satunya yaitu logam Cr (VI). Biota air yang potensi sering terkontaminasi adalah kerang hijau. Makanan yang tercemar logam berat perlu dilakukan penurunan dengan sekuestran salah satunya asam sitrat.Buah Markisa merupakan buah yang mengandung asam sitrat sehingga dapat menurukan kadar cemaran ion Cr (VI) pada kerang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi sari buah markisa dan lama waktu perendaman terhadap penurunan kadar ion Cr (VI) pada kerang hijau. Metode Penelitian yaitu eksperimen. Objek penelitian kerang hijau yang terkontaminasi Cr (VI), kemudian dilakukan penurunan kadar Cr (VI) menggunakan variasi konsentrasi sari buah markisa (25, 50 dan 75% ) dan lama waktu perendaman (45, 60 dan 75 menit). Hasil penelitian adalah panjang gelombang optimum (?) 540 nm dan waktu kestabilan optimum 10 menit. Kadar Cr (VI) awal diperoleh 8,69 mg/kg. Presentase penurunan kadar Cr (VI) akhir selama 45 menit 25, 50, dan 75% v/v adalah 23,88%, 28,13%,43,38%. Perendaman 60 menit 25, 50, dan 75% v/v adalah 31,53%, 44,93%, 62,25% . Perendaman 75 menit 25, 50, dan 75% v/v adalah 71,98%, 75,98%, 80,84%. Konsentrasi dan lama waktu perendaman sari buah markisa yang paling efektif untuk menurunkan kadar Cr (VI) pada kerang hijau adalah 50%, selamat 60 menit sebesar 44,93%. Terdapat pengaruh variasi konsentrasi dan lama waktu perendaman sari buah markisa terhadap penurunan kadar Cr (VI) pada kerang hijau.
Pengukuran Kadar Pseudomonas Aeruginosa Melalui Uji ALT Pada Es Teh Jumbo Di Kelurahan Kedungmundu Dan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang Muslimah, Muslimah; Mukaromah, Ana Hidayati; Syarifa, Hasna Maulida; Diniatik, Diniatik
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Minuman es teh pada saat ini merupakan suatu hal yang sangat umum di kalangan anakmuda. Namun, ternyata dibalik itu terdapat permasalahan serius dimana masih banyak pedagang yangtidak memenuhi standar kesehatan dalam menjalankan usahanya. Tujuan dari penelitian ini untukmemperoleh hasil perhitungan dari keberadaan bakteri Pseudomonas aeruginosa menggunakan uji ALT.Metode: Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan true eksperimen. Sampel yangdiperlukan yaitu sebesar 40 sampel yang dibagi menjadi 20 sampel dari pedagang es teh jumbo di KelurahanKedungmundu dan 20 sampel diambil dari pedagang di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan TembalangKota Semarang. Hasil: Sebagian besar sampel diketahui terdapat cemaran dari mikroorganisme, dimana 2sampel diantaranya terdapat kontaminasi dari bakteri Pseudomonas aeruginosa. Sampel lainnya yangteinfeksi bakteri selain Pseudomonas aeruginosa kemungkinan dapat terinfeksi bakteri lainnya sepertiklasbiella, salmonella, Escherichia coli, coliform, dan lainnya. Kesimpulan: Kandungan bakteriPseudomonas aeruginosa dalam es teh jumbo melebihi ambang batas yang telah ditentukan menurut SNIdan juga BPOM. Menurut SNI air minum dalam kemasan harus bebas dari bakteri patogen sepertiSalmonella dan Pseudomonas aeruginosa. Sedangkan menurut BPOM No 13 Tahun 2019 tentang batasmaksimal cemaran mikrobiologi, cemaran bakteri mikroorganisme Pseudomonas aeruginosa maksimalnilai ALT nya sebesar 0 CFU/250 ml.Keywords: Es teh jumbo, Pseudomonas aeruginosa, ALT, SNI, BPOM1
Pemanfaatan Daun Sereh dan Kulit Jeruk untuk Pencegahan Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti Mukaromah, Ana Hidayati; Saptaningtyas, Ragil; Wardoyo, Fandhi Adi; Maharani, Alifia Inggit; Nova, Dini Adelia; Shofwana, Fatya; Fitriana, Laily; Hikmah, Murti Amalia Nur; Wulandari, Nungky; Setianingsih, Sri; Prititasari, Rahma; Kurniawan, Sodikin
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51651/pjpm.v4i1.431

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is Dengue is a disease caused by mosquito vectors. Breaking the chain of transmission in larval vases can be prevented by spraying using natural ingredients as safe and environmentally friendly larvicides, including lemongrass leaves and orange peel. The aim of this activity is to use waste lemongrass leaves and orange peels to prevent Aedes aegypti mosquitoes, as well as being able to make mosquito coils. The community service program partner is the principal of SDN Dombo 1 Sayung Demak. This service method begins with a location survey of SDN Dombo 1 Sayung, making poster media, a lecture on Clean and Healthy Lifestyle, the benefits of lemongrass leaves and lemon peel, as well as presenting a practical video on making lemongrass leaf and lemon peel solution, packaging and labeling. Before implementation, a pre-test was carried out and after implementation, a post-test was carried out. Results: The average pre-test score was 75.36 and the students' post-test was 97.39 (an increase in knowledge of 29.23%). In conclusion, this community service activity increased students' knowledge. Lemongrass Leaf and Orange Peel Spray can be used to prevent Aedes aegypti mosquito bites.
Co-Authors - Yusrin Adela Kartikasari Adhimah, Dewi Rokhmatul Alfiani, Yulia Alisha Triwahyuni Andri Sukeksi Anggraeni Puspitasari Annisa Kusuma Wardhani Asri Rahmiati Assa’diyah, Lulu’ Nur Asyiah, Asyiah Atwiyandani, Indah Audina, Risti Ifa Aufit Fahima Aulia Harun Ayu Rahmawati Sulistyaningtyas Azizah, Inas Hasna Bagus Irawan Buchari - Budi Santosa Budi Santosa Cahyani, Agung Eka Cahyani, Anak Agung Ayu Eka Cahyaningrum, Dea Galuh Debby Permata Sari Dewi, Juliana Permata Diah Heti S Dianson, Arkila Destha Diniatik Diniatik Endah Mubiarti Endang Handayani Endang Prihariyanti Endang Tri Wahyuni Endang Tri Wahyuni M Endang Tri Wahyuni Maharani Endang Triwahyuni Maharani Fandhi Adi Wardoyo Farabi, Meka Faizal Faridah Faridah Fauziyyah, Dinah Febriansyah, Moch. Rizky Febrianti, Pepi Feri Feri Fitri Nuroini Fitria, Meutia Srikandi Hikmah, Annisa Nurul Hikmah, Murti Amalia Nur Janah, Inayah Qori Nur Jannah, Erni M Jatmiko Susilo Jimat, Resi Tondho Khairunnisa, Afifah Khoirunisa, Asiva Kurniawan, Sodikin Lia Kusmita Lusti, Nur Fara Maharani, Alifia Inggit Maulida Julia Saputri Meka Zainal Farabi Meyliana, Adinda Mindhumalid, Tatut Mirza, Sa’if Revallindo Muh. Amin Muhammad Ali Zulfikar Musaidah, Siti Muslimah Muslimah Mustofiyah, Ainy Mutmainah Mutmainah Nova, Dini Adelia Noverson Lidaya Nur Azizah Nur Maesaroh Pika Nurropiah Pramesti, Novia Eka Pratama, Aji Sukma Pratiwi, Hanum Adisty Pratiwi, Nunik Prititasari, Rahma Putri, Desty Ratna Qayimah, Sitti Radna Safitri Ragil Saptaningtyas, Ragil Rinaldi, Muhamad Rizqi Rinda Aulia Utami Rino R. Mukti Sakti Imam Muchlissin Sari, Sintia Sazuana, Yumi Shofwana, Fatya Sinta Dwi Astuti Siska Nurprihandayani Sri Darmawati Sri Darmawati Sri Elvira Sri Riris Septianingsih Sri Setianingsih, Sri Stalis Norma Ethica Sulistyaningtyas, Ayu Rahmawati Syarifa, Hasna Maulida Tamimi, Iqbal Theresia Liyana Sejati Triyono Triyono Tulus Ariyadi Ubaidah, Shofura Salma Wa Ode Inayatul Widyanengrum, Agnes Wiwi Yuli Lestari Wulandari, Nungky Yayan Atikasari Yusrin - Yusrin Yusrin