p-Index From 2021 - 2026
6.962
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Edukasi Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Nonformal Education Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Educational Management Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal on Education Journal of Primary Education Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Educatio FKIP UNMA Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Journal of Integrated Elementary Education Jurnal Bina Desa Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Proceeding Seminar Nasional IPA Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Bilangan: Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa Jurnal Abdimas PESHUM Educational Management KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Pedagogy sebagai Pendekatan Pembelajaran di Era Industri 4.0 Septi Purfitasari; Masrukhi Masrukhi; Titi Prihatin; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan maraknya pemanfaatan teknologi di berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Data Pustekkom Kemendikbud menunjukkan kesenjangan antara guru dan siswa dalam penggunaan teknologi dan hanya 40% guru non TIK yang siap dengan teknologi. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran lebih dimaknai secara dangkal sebatas penggunaan alat atau media, misalnya power point, internet, dan ebook. Penggunaan teknologi lebih dimanfaatkan untuk transfer of knowledge bukan transfer of values. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual mengenai digital pedagogy sebagai alternatif solusi dalam pembelajaran era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital pedagogy merupakan pendekatan yang tidak sekedar berbasis pada keterampilan guru menggunakan teknologi namun bagaimana guru sebagai fasilitator memanfaatkan teknologi untuk membangun kemampuan berpikir sekaligus mengembangkan aspek afektif siswa. Pembelajaran terpusat pada siswa dan pemanfaatan teknologi digunakan untuk menumbuhkan suasana belajar yang dinamis, bersifat inquiri dan siswa mengamati kemudian mengkonstruksi realitas yang ada. Hal ini akan membangun sikap kritis, rasa ingin tahu, empati, dan mengupayakan solusi atas realitas sehingga bukan sekedar membangun pengetahuan namun juga kecerdasan sosial. Dapat disimpulkan bahwa digital pedagogy dapat menjadi alternatif solusi pada pembelajaran era digital yang bertujuan menghasilkan generasi muda yang kritis, adaptif, dan memiliki kecerdasan sosial dalam menghadapi tuntutan era industri 4.0.
Korelasi antara Dimensi Keterlibatan Siswa dengan Kapabilitas Penalaran Klinik Yani Istadi; Tri Joko Raharjo; Mahalul Azam; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapabilitas penalaran klinik ini sangat menentukan bagi seorang dokter untuk mengambil keputusan dalam suatu tindakan medis. Mahasiswa kedokteran di awal masa profesi merasa belum siap kerja. Salah satu upaya untuk meningkatkan kapabilitas penalaran klinik yaitu dengan melibatkan mahasiswa dalam belajar secara baik. Tujuan penelitian adalah menganalisis arah dan kuatnya korelasi antara dimensi keterlibatan siswa (behavioural engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement) dengan kapabilitas penalaran klinik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan uji korelasi Spearman sebagai uji analisa datanya. Hasil penelitian menunjukkkan adanya korelasi positif dan signifikan antara semua dimensi keterlibatan siswa dengan kapabilitas penalaran klinik. Kekuatan korelasi mulai dari rendah ke cukup. Implikasi dari penelitian ini adalah mendorong institusi untuk dapat memperhatikan pengembangan lingkungan pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dan pemilihan bentuk pembelajaran penalaran klinik yang tepat agar kapabilitas penalaran kliniknya mahasiswa semakin baik.
Model Manajemen Kompetensi Guru Berbasis Teori Big Fave Personality dalam Penguatan Mutu Sekolah di Era Digital Anas Rohman; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menkaji tentang model manejemen kompetensi guru berbasis teori big five personality dalam penguatan mutu sekolah di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif kepustakaan, sehingga sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel dan naskah lainnya yang mendukung penelitian dan analisis dilakukan dengan pengurangan data, analisis data, proses perhitungan, analisis hasil dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadirnya era revolusi industri 4.0 telah menjadikan pendidikan terdigitalisasikan. Oleh karenanya peningkatan kompetensi guru harus dilakukan, yaitu dengan mengetahui kepribadian seorang guru dengan teori big five personality untuk melakukan tindakan pengembangan kompetensi guru. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan team teaching dalam pembelajaran, memperkuat kerjasama lembaga, dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru era digital.
Development of Nature and Job Cards Character Charged Media to Improve Understanding of Natural Appearance Material Grade V Elementary School Diah Malaka Syakilah; Sungkowo Edy Mulyono; Tri Suminar
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Indonesia is experiencing moral decadence that can be seen from various aspects, so the cultivation of character education needs to be improved. The cultivation of character values can be instilled through learning media that are integrated with natural and artificial appearance materials and types of work. This study aims to produce valid and effective nature and job cards character-charged media to improve understanding of natural appearance in grade V elementary school. This type of research is research and development (R&D) with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, evaluation). Data collection techniques in this study are observation, questionnaires, test and documentation. The data analysis techniques carried out are normality test, N-gain test and hypothesis test. The results of this study obtained the validity of getting a percentage of 98.08% by material experts and 96.25% from media experts with very valid and the effectivity of media nature and job cards character charged can be seen from the results of pretests and posttests of students with the N-Gain score obtained was 0.78 with effective criteria, and the results of the t-test showed that t count (16.401) > t table (2.036). Based on the results of the research obtained, it can be concluded that the of nature and job cards character charged media to improve the understanding of the material of the appearance of nature in grade V elementary school has been valid and effectively used in learning.
Learning Models Through Cybergogy in the Digital Era Anas Rohman; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo; Sungkowo Edy Mulyono
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

this article aim study neighbour development of online learning models in the digital era. In study This discussed neighbour cybergogy as a learning model online research _ about the influencing factors child educate in online learning , namely cognitive , emotional and social factors . So that these three factors can made as attention main a educator in do online learning in order three factor can controlled , which thing This impact to achievements cognitive , emotional and social child educate in learn . Therefore , the cybergogy model education requires a problem - based strategy social , because of this strategy can integrated with harmonious with three factors cybergogy , so can form cognitive , emotional and sensitivity social child educate .
Differentiation Methods for Pendidikan Agama Islam Students Who Come Not from Islamic Boarding Schools and Madrasah Aliyah Septina Nafiyanti; Dwi Yuwono Puji Sugiharto; Joko Sutarto; Sungkowo Edy Mulyono
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam became a milestone in the establishment of IAIN Kudus. With the transformation of IAIN Kudus into UIN Kudus, the Program Study of Pendidikan Agama Islam will be in demand by students who do not come from Islamic boarding schools or Madrasah Aliyah (MA). To accelerate learning understanding, a differentiated learning method is needed. The approach used in this study uses a qualitative descriptive research method. The results of this study indicate that the lecturer remembers the name of one student at a time. In addition, lecturers understand student characteristics, learning abilities, learning styles, reading levels, and levels of understanding in absorbing material. The existence of differentiated learning methods makes the learning received between students different from one another. Likewise with different teaching methods. Learning that is created according to the needs and understanding of students.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN TATA KECANTIKAN RAMBUT DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN BANJARNEGARA Febrina Rachma Fatana; Sungkowo Edy Mulyono
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 1 (2023): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i1.7142

Abstract

Permasalahan pada penelitian yaitu kemiskinan yang terus meningkat karena rendahnya kualitas SDM terutama pada perempuan. Perempuan usia produktif yang berpendidikan rendah dan tidak memiliki keterampilan diberikan pelatihan tata kecantikan rambut untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tata kecantikan rambut di SKB Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian sebanyak enam orang, yaitu kepala SKB, koordinator program, instruktur pelatihan dan tiga peserta pelatihan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, display data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses pelatihan dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan ditentukan dengan penetapan tujuan pelatihan. Sarana prasarana disesuaikan dengan dana APBD 2 Kabupaten Banjarnegara. Rekrutmen instruktur pelatihan yang berkompeten dan rekrutmen peserta pelatihan sebanyak 10 peserta. Pelaksanaan pelatihan selama 60 jam sebanyak 20 pertemuan. Materi pelatihan dasar disesuaikan kondisi peserta. Komunikasi terjadi dua arah dengan baik namun perlu peningkatan suasana pembelajaran yang kondusif. Media pelatihan berupa modul dan peralatan salon. Metode pelatihan berupa ceramah, praktek, tanya jawab dan diskusi. Motivasi yang membangun dilakukan instruktur kepada peserta. Tahap evaluasi melalui pre test dan post test dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan secara tertulis. Evaluasi proses dilaksanakan saat kegiatan pelatihan berlangsung. Evaluasi program dilakukan diakhir kegiatan untuk melakukan perbaikan pelaksanaan pelatihan di tahun berikutnya. Tindak lanjut dengan menyalurkan peserta yang berminat magang di salon milik instruktur pelatihan. Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan, Pelatihan Tata Kecantikan Rambut, Sanggar Kegiatan Belajar
Women's Participation in Cultural Tourism Based Community Empowerment Hasdiani, Tanisa; Mulyono, Sungkowo Edy; Abimbowo, Yusuff Olatunji
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v11i1.72328

Abstract

Kampung Batik is one of the cultural tourism destinations and has been the largest Batik producer in Semarang city since the 18th century. Most of the population consists of women who are actively involved in Batik cultural activities. The research aims to describe the stages, the forms, and the impact of women's participation in community empowerment. The study was designed with a descriptive qualitative approach involving three female members, including the Tourism Assistance Community of Kampoeng Djadhoel chairman, the Neighborhood Head of Kampung Batik, and the Kampung Batik community. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation. Data validity testing was carried out using triangulation of sources and techniques. The stages of data analysis were data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the stages of women's participation included decision-making, activity implementation, monitoring and evaluation, and utilization of development results. The positive impact of women's participation is increased employment, income, and skills; the negative effect is the problem arising from Batik waste management. This research can be a reference for the government, society, and women to improve women's welfare through empowerment.
Pemberdayaan Masyarakat Program Desa Wisata Pasar Bahulak Desa Karungan Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen Rahmawati, Mita; Mulyono, Sungkowo Edy; Siswanto, Yudi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v7i2.65921

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat Desa Karungan Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subyek penelitian ialah kepala desa, pengelola desa wisata, pedagang dan wisatawan atau pengunjung Desa Wisata Pasar Bahulak. Teknik analisis data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diawali dengan perencanaan pemerintah desa yang bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk membangun desa wisata dengan memanfaatkan letak geografis, mata pencaharian warga dan sejarah yang ada di desa Karungan. Adapun hasil dari pemberdayaan menunjukkan bahwa desa wisata di Desa Karungan sudah berhasil dan memiliki dampak baik yang dirasakan hampir seluruh masyarakat desa. Dengan menggunakan beberapa metode dan pengelolaan manajemen yang baik, Desa wisata Pasar Bahulak dapat menjadi destinasi wisata, pemasok ekonomi warga, dan menjadi salah satu ekonomi kreatif.Community Empowerment Village Program Bahulak Market Tourism Karungan Village Plupuh District Sragen RegencyAbstractThis research aims to describe community empowerment in Karungan Village, Plupuh District, Sragen Regency. This research uses a qualitative approach, the research subjects are village heads, tourist village managers, traders and tourists or visitors to the Pasar Bahulak Tourism Village. Data analysis techniques used are observation, interviews and documentation. For data validity, technical triangulation and source triangulation are used. Data analysis techniques with stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results began with planning by the village government in collaboration with the local government to build a tourist village by utilizing the geographical location, residents' livelihoods and history in Karungan village. The results of the empowerment show that the tourism village in Karungan Village has been successful and has had a good impact felt by almost the entire village community. By using several methods and good management, the Pasar Bahulak tourist village can become a tourist destination, economic supplier for residents, and become one of the creative economies.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produksi Batik Pring Sedapur Di KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Mukti Rahayu Kabupaten Magetan Anisa Auliyaazahra; Sungkowo Edy Mulyono
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i3.740

Abstract

The level of poverty in Indonesia is quite high and extreme, one of which is located in East Java Province, especially Magetan Regency, East Java. It is hoped that through this community empowerment program it can increase income. This study aims to describe the implementation of community empowerment through batik Pring Sedapur in KUBE Mukti Rahayu, the achievement of the results obtained, as well as the supporting and inhibiting factors of the empowerment process. This research uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. For data analysis methods using data reduction, data presentation, and conclusions. The results obtained from the community empowerment process through batik Pring Sedapur go through several stages, namely the awareness stage, the transformation stage, and the intellectual capacity building stage. The achievement of the results obtained from empowerment is through the economic, social, and cultural fields that have been well established. Supporting factors for empowerment include beneficiaries playing an active role, flexible time, and support from the local government. Meanwhile, the inhibiting factor in empowerment is that elderly beneficiaries are difficult to develop and only think about their personal interests.
Co-Authors - Kardoyo A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Malik Abdul Malik Abimbowo, Yusuff Olatunji ACHMAD RIFAI Adelisa, Adelisa Ainnuha Nurul Utami Ali Sunarso Aliyah, Khotimatul Amalia, Nur Afni Amin Yusuf Amin Yusuf, Amin Yusuf Anas Rohman Anas Rohman Andika Restu Wibowo Anggraini, Yeni Anggraini, Yeni Ani Rusilowati Anisa Auliyaazahra Anisya Pratama Ningsih Anita Rahmawati Rahmawati, Anita Rahmawati Annisa Hidayatun Anratriningrum, Rifka Ayu Ardana, Luthfi Eri Arief Yulianto Arif Mahmud Arif Widiyatmoko, Arif Arneta Dyah Selina Astuti, Dwi Hari Bagus Dwi Prasetyo baktiyono, budi wiyoto Bambang Subali Benny Sumardiana Cahyani, Arini Dwi Calis Meila Intantri Catur Wulandari Chairunnisa Asmawi Daniel Happy Putra Devi, Karina Hestiana Devi, Karina Hestiana Devy Amalia Nur Fitriah Diah Malaka Syakilah Dwi Lestari Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Dwi Yuwono Puji Eko Handoyo Ernawati Ernawati Erni Suharini Erni Suharini Estafianto, Hary Dwi Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Fakhrudin Fakhrudin Febrianti, Leni Febrina Rachma Fatana Fina Wasi’atul Maghfiroh Fitri, Intan Andhika Griya Fitri, A’an Widiastuti Griya Fitri, A’an Widiastuti Hajaroh, Laela Hajaroh, Laela Hary Dwi Estafianto Hasdiani, Tanisa Heri yanto Himmah Taulany Ilyas Ilyas Ilyas Imam Shofwan Imaniar, Mahrati Indarthi, Anifah Widya Irene Puspita Dewi Joko Sutarto Kartono - Kumtiyah, Kumtiyah Kumtiyah, Kumtiyah Laela Uswatun Hasanah Laela Uswatun Hasanah Larasati, Namira Putri Lesa Paranti Liliek Desmawati Liliek Desmawati Loretha, All Fine Mahalul Azam Martharini, Tiara Rahmania Martharini, Tiara Rahmania Masrukhi Masrukhi Meira Dion Soraya Menge, Irmgardis Wea Mintarsih Arbarini Misriyani Misriyani MITA RAHMAWATI Muarifuddin Muarifuddin Muarifuddin Muarifuddin, Muarifuddin Mubarokah, Isna Rizki Muhammad Afif Muhammad Habib Ramadhani Nailufar, Nina Nailufar, Nina Nugroho Agus Setiyanto Nuni Widiarti Nurhayati, Ermy Nurhayati, Ermy Nursamsu, Ginanjar Bayu Putra Widhanarto, Ghanis Putri, Kharisma Jelita Putut Marwoto Rama Dirga Dwi Sakti Rasdi Ekosiswoyo Riska Septianita Rodia Syamwil Rusdarti - Sadhikul Aziz Eka Matif Santos, Richardus Dos Saputra, Wendy Ariyadi Saputra, Wendy Ariyadi Sawa Suryana Septi Purfitasari Septina Nafiyanti Siswandari, Vanda Estetika Siti Shofiyah Siti Shofiyah Sony Zulfikasari, Sony Sri Haryani Sri Susilogati Sumarti Sudarmin Sudarmin Sukirman Sukirman Supriyadi Supriyadi Suwito Eko Pramono Syamsul Arifin Tanisa Hasdiani Titi Prihatin Titi Prihatin Tri Joko Raharjo Tri Suminar Triyono Triyono Urip, Umayah Utsman Utsman, Utsman Wati, Diyah Kusuma Woro Apriliana Sari Yani Istadi Yeny Rahma Yudi Siswanto Yudi Siswanto Yuliasari, Rahmania Nur Yuliasari, Rahmania Nur