p-Index From 2021 - 2026
6.151
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kreatif Tadulako Online Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Fisika Unand Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Keperawatan Padjadjaran JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN Jurnal SOLMA Jurnal Metamorfosa Jurnal Ilmiah Telaah Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal EduHealth Indonesian Journal of Health Science Journal of Public Health Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Journal of Public Health Concerns Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia (JIFIN) Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan pengetahuan tentang diabetes mellitus dan kesadaran perilaku hidup sehat pada remaja Nina, Nina; Nursanty, Oci Etri; Anisa, Indira Tri; Kholqiyah, Esa Masyrifatul; Fikri, Muhammad; Sukmawati, Rini Eka; Melinda, Zahra Suci; Solihin, Atsalits Nurazizah; Putri , Devina Adelia; Ardia, Zahra Rima; Amry, Fauzan Muhammad
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 9 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i9.1765

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a global health problem characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion and function, with increasing prevalence in young people, particularly adolescents. Key risk factors include unhealthy diets, obesity, physical inactivity, and a habitual consumption of foods high in sugar and fat. This condition impacts not only physical health but also adolescents' quality of life and psychosocial development, increasing the risk of long-term complications. Prevention and early detection efforts through interactive health education have proven effective in increasing adolescents' knowledge and awareness of diabetes, including the importance of checking random blood glucose levels. Observations at Karya Bakti Senior High School in Cianjur Regency revealed low levels of understanding among adolescents about diabetes prevention, making educational interventions urgent to foster healthy lifestyle behaviors from an early age. Purpose: To increase knowledge about diabetes mellitus and awareness of healthy lifestyles among adolescents. Method: The activity was conducted from July to August 2025 at Karya Bakti Senior High School, Beber Village, Kemang Village, Bojongpicung District, Cianjur Regency. Twenty-five students participated in the study. The educational material covered diabetes mellitus (DM), aspects related to its occurrence, and identifying the causes of DM. Respondents' knowledge levels were measured using a questionnaire with a one-group pre-test and post-test design. A pre-test was administered before the educational activity and a post-test after the educational activity. Results: There was a significant increase in adolescents' knowledge about diabetes mellitus, with an average pre-test score of 50.40 increasing to 77.60 in the post-test, with a p-value of 0.00. The low initial score reflects limited understanding before the intervention, while the increased score after the education program indicates that respondents received and understood the material well. Conclusion: This activity demonstrates that educational interventions through health counseling are effective in increasing students' knowledge about diabetes mellitus (DM). Increasing knowledge about diabetes mellitus (DM) in adolescents can contribute positively to diabetes prevention strategies from adolescence. Suggestion: This activity can be continued and is expected to encourage changes in healthy behaviors among adolescents as an effort to prevent diabetes early on and reduce future prevalence. Follow-up monitoring through post-counseling evaluations encourages adolescents to share experiences and make healthy lifestyle changes. Keywords: Adolescents; Diabetes mellitus; Health counseling; Healthy lifestyle Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang ditandai hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin, dengan prevalensi yang semakin meningkat pada kelompok usia muda, khususnya remaja. Faktor risiko utama meliputi pola makan tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula dan lemak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kualitas hidup dan perkembangan psikososial remaja, serta meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang. Upaya pencegahan dan deteksi dini melalui penyuluhan kesehatan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai DM, termasuk pentingnya pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu. Observasi di SMAS Karya Bakti, Kabupaten Cianjur, menunjukkan rendahnya pemahaman remaja tentang pencegahan DM, sehingga intervensi edukatif menjadi urgensi untuk membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes mellitus dan kesadaran untuk berpola hidup sehat pada remaja. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada periode bulan Juli - Agustus 2025 di SMAS Karya Bakti, Kampung Beber Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini melibatkan 25 siswa/ siswi menjadi responden. Pelaksanaan edukasi dengan penyampaian materi mencakup tentang penyakit DM, aspek yang terkait dengan kejadian DM, dan mengidentifikasi penyebab terjadinya DM. Pengukuran tingkat pengetahuan responden menggunakan kuesioner dengan one group pre-test & post-test design, yaitu dengan memberikan tes awal (pre-test) sebelum kegiatan edukasi dan tes akhir (post-test) setelah edukasi. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pengetahuan remaja tentang diabetes mellitus, dengan rata-rata skor pre-test 50.40 meningkat menjadi 77.60 pada post-test dengan pValue=0.00. Nilai awal yang rendah mencerminkan keterbatasan pemahaman sebelum intervensi, sedangkan peningkatan skor setelah edukasi menunjukkan bahwa responden menerima dan memahami materi dengan baik. Simpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi melalui penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada siswa/siswi mengenai diabetes melitus (DM). Meningkatnya tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus (DM) pada remaja, dapat memberikan kontribusi positif sebagai strategi pencegahan diabetes sejak usia remaja. Saran: Kegiatan dapat dilanjutkan dan diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku sehat remaja sebagai upaya pencegahan diabetes sejak dini guna menurunkan prevalensi di masa depan, dengan pemantauan tindak lanjut melalui evaluasi pasca-penyuluhan yang mendorong remaja untuk berbagi pengalaman serta melakukan perubahan gaya hidup dengan pola hidup sehat.  
EVALUASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT, JAMBI Astriana, Meira; Nina, Nina; Zaharudin, Zaharudin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.52211

Abstract

Manajemen pengelolaan obat berperan penting dalam menjamin ketersediaan dan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi berdasarkan instrumen Self Assessment Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan RI. Evaluasi pada aspek Context menunjukkan bahwa program pengelolaan obat mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan, namun masih dihadapkan pada keterbatasan infrastruktur dan anggaran. Pada aspek Input, ditemukan penurunan kualitas sumber daya, termasuk kurangnya tenaga teknis terlatih serta sarana prasarana yang belum memenuhi standar, terutama ruang penyimpanan dan peralatan distribusi. Aspek Process menunjukkan adanya perbaikan pada sistem manajemen, seperti perencanaan dan pencatatan yang semakin sesuai standar. Pada aspek Product, skor Self Assessment tahun 2023 mencapai 84,13% dan sedikit menurun menjadi 83,70% di tahun 2024, tetap berada di atas ambang batas standar nasional (>80%). Pengelolaan obat secara umum telah berjalan sesuai standar, khususnya dari sisi proses manajemen. Namun, penurunan pada komponen sumber daya perlu menjadi fokus perbaikan. Rekomendasi strategis diperlukan dalam penguatan SDM, peningkatan sarana penyimpanan, serta pembentukan sistem evaluasi berkelanjutan guna menjamin keberlangsungan pelayanan farmasi yang efektif dan efisien.
Upaya Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membentuk Karakter Jujur dan Bertanggung Jawab pada Siswa Yuel, Yuel; Nina, Nina
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.601

Abstract

This study aims todescribe the efforts of Christian Religious Education teachers in instillinghonesty and responsibility in students of class X TKR A at SMK Karsa MulyaPalangka Raya. Character education is very important, especially in today'schallenging and changing times. Character education is also equally importantin vocational education for the future and the world of work. This studyused a qualitative approach with a case study method. Data was collectedthrough direct observation, interviews, and document collection. The results of thestudy show that PAK teachers actively teach the values of honesty andresponsibility through classroom lessons, set a good example in theirdaily attitudes, and provide direct guidance and encouragement to students. Teachersalso invite students to participate in practical activities and discussions so that they betterunderstand and can apply the values of honesty and responsibility intheir daily lives. This process is aided by support from theschool and family environment, as well as the teachers' friendly and approachable manner towards students. However,there are also obstacles such as the influence of the environment outside of school and a lack ofawareness from the students themselves.
Hubungan Self-Efficacy, Dukungan Orang Tua Dan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju Tahun 2024 septian, anggia sukma; Nina, Nina; susaldi, Susaldi
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 3 No.2 November 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v3i2.1853

Abstract

Kecemasan merupakan gangguan kesehatan mental kedua tertinggi di Indonesia, di Provinsi DKI Jakarta terdapat 28,747 orang yang mengalami gangguan kecemasan hingga depresi menurut KemenKes. Mahasiswa tingkat akhir dituntut untuk menyelesaikan tugas akhir, ketika mahasiswa merasa persyaratan tugas akhir itu berat, mahasiswa cenderung mengalami kecemasan hingga stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy, dukungan orang tua dan dukungan teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi menggunakan spearmen dengan teknik pengambilan sampel total sebanyak 135 orang. Hasil penelitian ini menggambarkan tingkat kecemasan sedang 11.9%, berat 53.3% dan sangat berat 14.1%, Self-efficacy rendah 53.3%, mahasiswa yang tidak mendapatkan dukungan orang tua sebanyak 53.3%, dan mahasiswa yang tidak mendapatkan dukungan teman sebaya sebanyak 61.5%. Hal ini menunjukan adanya hubungan antara kecemasan dengan self-efficacy dengan p value 0.036 (<0.05), adanya hubungan antara dukungan orang tua dengan kecemasan dengan p value 0.019 (<0.05) dan adanya hubungan dukungan teman sebaya dengan kecemasan dengan p value 0.027 (<0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara Self-Efficacy, dukungan orang tua, dan dukungan teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir, yang ditandai dengan peningkatan kecemasan ketika mahasiswa merasa tidak memiliki dukungan yang cukup dari orang tua dan teman sebaya, serta memiliki Self-Efficacy yang rendah.
THE EFFECTIVENESS OF "FRESHIMA" ON KNOWLEDGE OF PREVENTING TYPE 2 DIABETES MELLITUS AT YAYASAN CAHAYA YATIM AL IKHLAS Nina, Nina; Hidayat, Hidayat; Suprihatin, Erni; Gutama, Septari Rahma Putri
HEARTY Vol 14 No 1 (2026): FEBARURI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i1.20774

Abstract

Keterbatasan sarana, parasana dan akses informasi kesehatan,hilangnya fungsi pengawasaan dan bimbingan dari orang tua membuat santri di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas rentan memiliki faktor risiko yang memicu T2DM seperti kebiasaan mengkonsumsi minuman kemasan berpemanis atau jajanan tinggi natrium, riwayat DM keluarga hingga minimnya kesempatan memperoleh informasi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program FRESHIMA terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan T2DM pada santri di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen pada pretest dan posttest tanpa kontrol kepada 60 santri remaja sebagai responden. Intervensi upaya peningkatan pengetahuan remaja terhadap pencegahan T2DM pada santri remaja di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas dilaksanakan menggunakan metode fasilitasi menggunakan media edukasi lembar balik FRESHIMA yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dalam upaya melaksanakan pencegahan T2DM. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor sebesar 11,33 pada posttest dengan rata-rata skor responden 88,30 dibandingkan dengan skor pretest sebelum intervensi sebesar 77,17 serta diketahui nilai p-value sebesar 0,000 (p-value < 0,05 pada α = 5%), sehingga disimpulkan bahwa intervensi program Fasilitasi FRESHIMA efektif meningkatkan pengetahuan tentang perilaku pencegahan T2DM pada santri remaja di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas. Efektivitas ini dipengaruhi pendekatan pembelajaran partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam proses belajar, dan diskusi kelompok, sehingga mampu memotivasi untuk mengaplikasikan dalam perilaku kesehatan sehari-hari. Diperlukan upaya pengembangan dan pemanfaatan program FRESHIMA melalui peningkatan keterlibatan dan kolaborasi interprofesi antara akademisi, petugas kesehatan dan unit pelayanan kesehatan serta unit terkait lainnya untuk memperluas cakupan implementasi intervensi dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pencegahan T2DM pada remaja.
Direct and indirect effects of stress, health literacy, social media use, and self-efficacy on diabetes prevention behaviors in youth: A path analysis Nina, Nina; Hakim, Achmad Lukman; Hidayani, Hidayani; Sansuwito, Tukimin Bin
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v13i3.2809

Abstract

Original Research Article The Multilevel Influence of Individual, Parental, and School Factors on the Nutritional Status of Obese Children in Banda Aceh: A PLS-SEM Analysis Kurniasih, Rahmah; Nina, Nina
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v12i3.23593

Abstract

The study's purpose was to identify the main things impacting the nutrition of school-aged children, with a special focus on kids who are overweight or obese. The study utilized a specific method called the Disjoint Two-Stage Approach in PLS-SEM, guided by the socio-ecological theory. Our study group had 87 children who were over-nourished or obese, along with their parents and school principals. When we looked at the results, we saw that individual factors had a big positive effect on children's nutrition status (β=0.341;p=0.000). Also, parent factors showed the biggest effect, which was also positive (β=0.500;p=0.000). However, school factors showed a negative effect, but it was not strong enough to be important (β=−0.086;p=0.293). This means that while schools are there, their direct influence in this study was not as clear. The R-Square value was 0.430.This means that these three things together (child's own habits, parent part, and school part) can show 43% of why children's food status is different. These findings make it clear that it is very important to have nutrition help that focuses on the family and the child. It is also needed to make schools stronger in helping children eat healthy through clear rules and programs
Co-Authors Achmad Lukman Hakim, Achmad Lukman Adiyaksa, Rahma Adzidzah, Herlingga Zahra Nurul Affan Ahmad Afifah, Faidah Agusman Sahari Alfia, Barkatun Nisa Alfiah, Ratu Alpiah, Siti Amalia Sapriati Amry, Fauzan Muhammad Andoyo Sastromiharjo Anisa, Indira Tri Apriani, Salamah Aranda, Rizky Ardia, Zahra Rima Arianto Arianto Asri, Intan Puspita Astriana, Meira Astrid Novita, Astrid Blandin Laleda, Miranti Bujaya, Muhammad Criony, James Darmadja, Sobar Darmayanti, Etta Dewi, Nora Sukma Dewi, Rinny Fitria Dewi, Risma Dianti, Anggi Risma Faradilla, Intan Tita Fariana, Yuni Riska Nur Fathan, Fadhillah Firgiawan, Wawan Fitri Yanti Fitriadi, Rahmat Gian Purnama, Muhammad Gutama, Septari Rahma Putri Handayani, Sri Haryanto, Yusuf Hera Ramadhani, Alicia Hidayani, Hidayani Hidayat Hidayat Intan Sari Jenal Abidin, Jenal Karsiwan, Wawan Kholisoh, Siti Kholqiyah, Esa Masyrifatul Kurniasih, Rahmah Kustina, Rika Kusumah, Eva Nurhasanah Kusumastuti, Istiana Laleda, Miranti Blandin Marhaeningsih, Marhaeningsih Maryani, Riza Marzuki Marzuki Maspupah, Tari Melinda, Zahra Suci Muhammad Fikri Mukarromah, Umniyyatul Mulyani, Detty Siti Naila R., Zahira Hananda Nandya, Lita Nini Firmawati Nissa, Barkatun Nurjam’an, Muhammad Ichsan Nurlaeli, Leli Nursanty, Oci Etri Nuryani, Rina Octavianie, Gina Pakhpahan, Judika Pakpahan, Judika Paulina, Agnes Nissa Pradana, Hermawan Andi Pramudita, Widya Rachma Pratama, Rangga Adliano Pujiati, Purwani Purnama, Muhammad Gian Putri , Devina Adelia Putri, Sinta Amalia PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rachma Pramudita, Widya Ramadhani, Alicia Hera Ratih Purnamasari, Ratih Resnawati Salamah, Nurul Pitriani Sansuwito, Tukimin bin Sari, Agustina Sari, Putri Rian septian, anggia sukma Septriani, Meti Siagian, Trinita Debora Sihaloho, Sumihar Sitanggang, Beta Yusnita Elparida Solihat, Melisa Solihin, Atsalits Nurazizah Sri Dewi Nirmala Stella Talitha Sukmawati, Rini Eka Sulfayanti, Sulfayanti Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sunengsih, Kanah Suprihatin, Erni Susaldi, Susaldi Syatria Adymas Pranajaya Syihabuddi, Syihabuddi Syihabuddin Syihabuddin Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Widyoningsih, Sri Yaser, Mohammad Yuel, Yuel Yunita, Melva Zaharudin, Zaharudin