Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PENCATATAN DAN PELAPORAN TUBERKULOSIS DI UPTD PUSKESMAS JAMBE KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2024 Sihaloho, Sumihar; Nina, Nina; Darmayanti, Etta
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40763

Abstract

Pencatatan pelaporan penemuan orang terduga Tuberkulosis 44 Puskesmas di Kabupaten Tangerang tahun 2024, Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai eliminasi TBC 2030 adalah meningkatkan engagement dengan seluruh fasyankes agar dapat terlibat dalam jejaring layanan TBC dan berkontribusi untuk program TBC nasional termasuk ikut serta dalam melaporkan data TBC melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Puskesmas Jambe menjadi salah satu layanan di Kabupaten Tangerang dengan capaian pernemuan terduga paling rendah pada periode Januari-Juni 2024, hal ini dikaitkan dengan kegiatan Active Case Finding (ACF) serta pencatatan dan pelaporan. Penelitian ini merupakan telaah evaluatif kualitatif. Informan dalam penelitian 5 informan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara kepada informan terpilih dan observasi. Data sekunder dilakukan dengan telaah dokumen. Pencatatan dan pelaporan kasus Tuberkulosis melalui SITB dilakukan untuk mengetahui gambaran kejadian penyakit Tuberkulosis. Peningkatan komitmen Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Jambe dalam mengimplementasikan pencatatan dan pelaporan Tuberkulosis melalui koordinasi antar instansi yang meliputi penambahan SDM melalui alokasi anggaran BLUD untuk merekrut tenaga khusus pencatatan TB, pelatihan rutin tenaga kesehatan terkait penggunaan SITB, dan penguatan infrastruktur teknologi seperti perangkat komputer serta jaringan internet. Selain itu, diperlukan peningkatan kepatuhan terhadap SOP melalui monitoring dan evaluasi internal, serta koordinasi rutin dengan Dinas Kesehatan untuk membahas kendala dan capaian. Untuk Dinas Kesehatan, direkomendasikan pelatihan berkala, penguatan fitur teknologi pada SIMANTEP, monitoring kualitas pencatatan melalui kunjungan langsung, dan pengalokasian anggaran khusus untuk mendukung kegiatan TB.
EVALUASI APLIKASI ASIK UNTUK SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN PROGRAM PTM DI PUSKESMAS KABUPATEN SERANG Widyoningsih, Sri; Nina, Nina; Fitriadi, Rahmat
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.44704

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan terkait transisi epidemiologi selama tiga dekade terakhir. yaitu penyakit penyakit tidak menular naik dari 39,8% pada tahun 1990 menjadi 69,9% pada tahun 2017. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor perilaku seseorang antara lain kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik yang kurang, makanan cepat saji, kurang konsumsi buah dan sayuran, hal ini tentu menjadi faktor pemicu kesehatan fisiologis seseorang. Kementerian Kesehatan RI menerapkan Sistem Informasi Kesehatan (SIK). SIK telah dituangkan pada Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2014 mengenai Sistem Informasi Kesehatan (SIK). Hal ini juga di atur oleh kebijakan yang mengatur lebih lanjut dalam penggunaan aplikasi pada pelayanan kesehatan yaitu Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/1559/2022 Tentang Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Bidang Kesehatan Dan Strategi Transformasi Digital Kesehatan. Oleh karena itu strategi pengendalian penyakit PTM di Kabupaten Serang salah satunya penggunaan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) dalam sistem pencatatan dan pelaporan program PTM. Namun pada kenyataannya aplikasi ini belum bisa dipakai dengan efektif. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada pada suatu proyek atau rencana organisasi serta menguji lingkungan eksternal dan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui penggunaan metode wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling dilakukan dengan systematic sampling yaitu sampel di ambil sesuai syarat peneliti yaitu lima Puskesmas dengan tingkat capaian tertinggi serta lima terendah capaiannya. Analisis dilakukan melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan analisis SWOT Analisis Strength, Weakness, Opportunities and Threats (SWOT) .
Hubungan pengetahuan, status gizi, dan usia Menarche dengan kejadian Disminorhea pada remaja putri di SMPN 3 Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Tahun 2024 Nina, Nina; Sari, Intan; Handayani, Sri; Indriani, Putu Lusita Nati
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1503

Abstract

Dismenorhea atau nyeri haid adalah nyeri yang ditimbulkan akibat menstruasi yang dirasakan remaja di perut bawah atau di pinggang, bersifat seperti mulas-mulas, ngilu, dan seperti ditusuk-tusuk, diare, bahkan pingsan yang terasa sebelum atau selama menstruasi. Wanita yang mengalami dismenorhea memproduksi prostaglandin 10 kali lebih banyak dari wanita yang tidak dismenorhea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, status gizi, dan usia menarche secara simultan dengan kejadian dismenorhea pada remaja putri di Sekolah SMPN 3 Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang sekolah di SMPN 3 Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin sebanyak 53 siswi. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden, analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistic chi square. Hasil univariat menunjukkan responden yang mengalami dismenorhea sebanyak 17 orang (32,1%) dan yang tidak mengalami dismenorhea sebanyak 36 orang (67,9%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p value =0,042), status gizi (p value =0,025), dan usia menarche (p value =0,001) dengan kejadian dismenorhea primer pada remaja putri di Sekolah SMPN 3 Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin tahun 2024. Diharapkan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan instansi kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada siswi mengenai reproduksi wanita khususnya disminore.
Pengaruh Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Kolaboratif Dan Kemandirian Siswa Kelas 1 SD IT Al Jadid Kota Dumai Nina, Nina; Nirmala, Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPenelitian bertujuan untuk meneliti dampak Implementasi Kurikulum Merdeka dengan metode pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan kolaboratif dan kemandirian siswa kelas 1 SD. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibelitas dan kebebasan dalam proses pembelajaran dengan tujuan meningkatkan partisipasi aktif. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek siswa diharapkan dapat bekerja sama dalam kelompok dan mengambil inisiatif dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain ekperimen melibatkan 22 siswa kelas 1 SD yang dibagi ke dalam kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Kelompok ekperimen menggunakan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Sementara kelompok kontrol menerapkan metode pembelajaran tradisional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara untuk menilai perkembangan kemampuan kolaboratif dan kemandirian siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk membandingkan efektivitas pembelajaran di antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka mengalami peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berkolaboras, bekerja dalam kelompok, serta komunikasi efektif. Selain itu kemandirian siswa dalam mengambil inisiatif dan tanggung jawab terhadap tugas belajar juga meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian pendekatan berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi dan kemandirian siswa kelas 1 SD serta memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan keterampilan abad 21 seperti kerja sama dan kemandirian.
HUBUNGAN PENGUASAAN DIKSI DAN DAN KALIMAT EFEKTIF DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA DI KOMUNITAS BALAI JURNALISTIK MAHASISWA (BJM) UMBARA Nina, Nina; Sastromiharjo, Andoyo; Arianto, Arianto; Nissa, Barkatun; Bujaya, Muhammad; Talitha, Stella; Trisnawati, Trisnawati; Kustina, Rika
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.30648

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara penguasaan diksi dan kalimat efektif dengan keterampilan menulis teks berita anggota Komunitas Balai Jurnalistik Mahasiswa (BJM) UMBARA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik korelasional merupakan suatu teknik penelitian yang berpusat pada analisis hubungan yang bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis terdapat atau tidaknya hubungan diantara variabel yang diteliti. Adapun pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan beberapa macam seperti observasi, wawancara tak terstruktur dan tes berupa soal pilihan ganda dan uraian. Penentuan sampel menggunakan cluster sampling dengan jumlah sampel 37 responden. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa terdapat tiga hasil yang didapatkan pada penelitian ini. Hasil perhitungan diperoleh kesimpulan: (1) Variabel penguasaan diksi memiliki korelasi positif dengan variabel teks berita dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,7982 > 0,324 dengan tingkat korelasi “kuat”. (2) Variabel kalimat efektif memiliki korelasi positif dengan variabel teks berita dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,9047 > 0,324 dengan tingkat korelasi “sangat kuat”. (3) Variabel penguasaan diksi dan kalimat efektif secara bersama-sama memiliki korelasi positif dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,8997 > 0,324 dengan tingkat korelasi “sangat kuat”. Artinya semakin baik penguasaan diksi dan kalimat efektif maka akan lebih baik keterampilan menulis teks berita.
KETIDAK SETARAAN GENDER DALAM “RE” KARYA MAMAN SUHERMAN : KAJIAN TEORI SARA MILLS Arianto, Arianto; Syihabuddin, Syihabuddin; Nissa, Barkatun; Bujaya, Muhammad; Kustina, Rika; Talitha, Stella; Trisnawati, Trisnawati; Nina, Nina
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11 No 2 (2025): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v11i2.1130

Abstract

This study aims to identify, analyze, and synthesize relevant findings in previous studies to build a strong context for further investigation. The method used is a library study to analyze the feminist approach based on Sara Mills' theory, focusing on Subject Position Analysis, Gender Representation in Discourse, Power Relations, and Social and Historical Context. The main character, Re, embodies various subject positions, variously depicted as a victim and a strong figure facing patriarchal domination. The narrative critiques the patriarchal social structure, emphasizing gender inequality that persists across generations. Re's complex character reflects both vulnerability and strength, depicting the tension between her profession as a sex worker and her moral values ​​as a mother. The novel further explores the dynamics of power, particularly through characters such as Mami Lani, who exemplifies the domination of women in a patriarchal system, highlighting the interconnected nature of gender, power, and societal expectations. As such, the narrative serves as a critical examination of sexuality and social injustice.
IMPLEMENTASI MODUL AJAR BERBASIS LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KECERDASAN BUDAYA PADA SISWA KELAS X SMA Arianto, Arianto; Sastromiharjo, Andoyo; Nissa, Barkatun; Bujaya, Muhammad; Kustina, Rika; Talitha, Stella; Trisnawati, Trisnawati; Nina, Nina
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11 No 2 (2025): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP Universitas Al Washliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v11i2.1132

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing a literacy-based teaching module on improving critical thinking skills and cultural intelligence of Grade X students at Al-Amanah Islamic School, Lembang, West Java. This research employed a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test experimental design. Data were collected using essay tests (to assess critical thinking) and Likert-scale questionnaires (to measure cultural intelligence). Statistical test results showed a significant difference between pre-test and post-test scores on both variables. The paired samples t-test revealed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 (< 0.05), indicating that the implementation of the literacy-based teaching module significantly enhanced students’ critical thinking and cultural intelligence. These findings highlight the importance of developing teaching materials that integrate local cultural values and literacy strategies to strengthen student competencies in the face of educational globalization.
HUBUNGAN PENGETAUAN, MASA KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP PERILAKU PEMILAHAN LIMBAH MEDIS PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT HERMINA DEPOK TAHUN 2023 Salamah, Nurul Pitriani; Nina, Nina; Yaser, Mohammad
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 12 No 1 (2024): June 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v12i1.538

Abstract

Introduction: Sorting waste is carried out starting from the source that produces the waste, sharps waste is collected in one container by considering whether it is contaminated or not, and solid medical waste is reused through a sterilization process. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge, length of service and supervision on medical waste sorting behavior among health workers at Hermina Hospital, Depok in 2023. Method: This research is a quantitative study using a cross sectional approach. The population in this study were health workers such as nurses, midwives and pharmacists who worked at the Hermina Depok General Hospital with a total of 201 health workers and the sampling used in this study used the Accidental Sampling technique and a sample of 134 health workers was obtained. Results: research shows that there is a relationship between knowledge and a p value of 0.003 (p<0.05) and OR=2.958, there is no relationship between years of service with a p value of 0.181 (p>0.05), and there is a relationship between supervision and the p value of 0.001 (p>0.05) with the medical waste sorting behavior of health workers. Conclusion: Overall it can be concluded that the condition of Health Workers at RSU Hermina Depok regarding knowledge requires adequate training or socialization regarding sorting medical waste. This training should cover procedures, regulations and guidelines applicable to sorting and managing medical waste. This results in the lack of knowledge of health workers in sorting waste in hospitals which can be very serious and have a negative impact on the environment. One of the main impacts of poor waste sorting is environmental pollution, risk of injury, additional costs to hospitals
ANALISIS PENERAPAN PMK 6 TAHUN 2024 TERHADAP PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PELAYANAN KESEHATAN LANSIA Mukarromah, Umniyyatul; Nina, Nina; Purnamasari, Ratih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46687

Abstract

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 6 Tahun 2024 menjadi landasan dalam pengelolaan keuangan untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk layanan lansia di Indonesia capaian lansia. Studi awal penelitian ini di ambil di Puskesmas Ciwandan tingkat kemandirian B dan C dan melakukan wawancara maka di dapatkan penerapan PMK no 6 tahun 2024 tentang standar pelayanan Minimal yang masih kurang di sebabkan karenaKurangnya sosialisasi advokasi dan dukungan dari stakeholder, Tingkat partisipasi lansia rendah dikarenakan keterbatasan mobilitas dan dukungan keluarga, Kurangnya logistik dan akses, Pemahaman social budaya setempat, Kemampuan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) terkait geriatric masih kurang. Dari hal tersebut maka peneliti tertarik melakukan Penelitian dengan judul Analisis Penerapan PMK No 6 Tahun 2024 Terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon Cilegon. Tujuan Penelitian mengetahui secara mendalam Analisis Penerapan PMK No 6 Tahun 2024 Terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal pelayanan kesehatan Lanjut usia Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon. Penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan explorative melalui wawancara mendalam dengan panduan wawancara, dengan jumlah informan 5 orang. Hasil penelitian standarisasi jumlah dan kualitas barang dan jasa di temukan keterbatasan lansia KIT, ketidaktahuan petugas tentang observasi Activity Daily Living(ADL), ketidakpatuhan pengisian buku Kesehatan lanjut usia oleh kader. minimnya kepatuhan petugas dalam pengisian aplikasi ASIK. Pada Proses. Standar jumlah kualitas personil/sumber daya manusia Kesehatan tidak semua personil kebutuhan terpenuhi, dan Standar pelayanan minimal terdapat kendala masih rendahnya kepatuhan lansia untuk skrining, menurunnya minat lansia ke posyandu, kendala rujukan dan penyuluhan yang masih terbatas.
ANALISIS SEMIOTIKA NILAI-NILAI AGAMA FERDINAN DE SAUSURE DALAM FILM QODRAT 2 Bujaya, Muhammad; Syihabuddi, Syihabuddi; Kustina, Rika; Arianto, Arianto; Talitha, Stella; Alfia, Barkatun Nisa; Nina, Nina; Trisnawati, Trisnawati
Jurnal Metamorfosa Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v13i2.3192

Abstract

Nilai religius sangat kental di era modern sekarang ini, salah satunya dengan penyebaran agama melalui dakwah, tidak bisa dilepaskan kemajuan digital sangat mempengaruhi peran penyeberannya, film menjadi objek yang sangat menarik untuk memvisualisasikannya, seperti film Qodrat 2 yang mempunyai pesan dan tujuan yang sejalan dengan penelitian. Nilai tauhid yang terdapat dalam setiap aktivitas sejalan dengan metode yang digunakan penulis dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Metode kualitatif menjawab pertanyaan mengenai apa, mengapa, dan bagaimana dari sautu fenomena. Film Qodrat 2 mengilustrasikan sosok ustadz yang mempunyai kemampuan meruqiyah dengan pemahaman agama yang baik. Ditemukan 8 adegan dari tiga klasifikasi berdasarkan hakikat tauhid yang menjadi acuan dalam pembahasan yang merujuk pada rumusan masalah yang diangkat oleh penulis. Teknik yang digunakan penulis dalam menganalisis menggunakan teknik analisis isi, dengan mencatat lambang atau pesan sistematis dan mengiterpretasikannya berdasarkan rujukan kepada Ferdinan De Sausssure yang melihat penanda dan petanda yang terdapat pada film Qodrat 2 yang membentuk makna untuk mengajak penikmatnya ketika menonton film Qodrat 2 ini, dapat memahami pentingnya iman dan doa dalam kehidupan, mempertegas kenyakinan bahwa agama adalah pelindung dari kejahatan, dan memberikan apresiasi simbol-simbol keislaman yang memperkuat narasi horror religi yang ada pada film Qodrat 2.AbstractReligious values are very thick in today's modern era, one of which is the spread of religion through da'wah, it cannot be released that digital advances greatly affect the role of its transmission, films become very interesting objects to visualize it, such as the film Qodrat 2 which has messages and goals that are in line with research. The value of tawhid contained in each activity is in line with the method used by the author using qualitative methods and descriptive approaches. Qualitative methods answer questions about what, why, and how of a phenomenon. The movie Qodrat 2 illustrates the figure of an ustadz who has the ability to meruqiyah with a good understanding of religion. There were 8 scenes from three classifications based on the essence of tawhid which became a reference in the discussion that referred to the formulation of the problems raised by the author. The technique used by the author in analyzing using content analysis techniques, by recording symbols or messages systematically and interpreting them based on references to Ferdinan De Sausssure who sees the signifiers and signs contained in the Qodrat 2 film which form a meaning to invite viewers when watching this Qodrat 2 film, can understand the importance of faith and prayer in life, reinforce the belief that religion is a protector from evil, and appreciate Islamic symbols that strengthen the religious horror narrative in the Qodrat 2 film.
Co-Authors Achmad Lukman Hakim, Achmad Lukman Adiyaksa, Rahma Adzidzah, Herlingga Zahra Nurul Affan Ahmad Afifah, Faidah Agusman Sahari Alfia, Barkatun Nisa Alfiah, Ratu Alpiah, Siti Amalia Sapriati Amry, Fauzan Muhammad Andoyo Sastromiharjo Anisa, Indira Tri Apriani, Salamah Aranda, Rizky Ardia, Zahra Rima Arianto Arianto Asri, Intan Puspita Astriana, Meira Astrid Novita, Astrid Blandin Laleda, Miranti Bujaya, Muhammad Criony, James Darmadja, Sobar Darmayanti, Etta Dewi, Nora Sukma Dewi, Rinny Fitria Dewi, Risma Dianti, Anggi Risma Faradilla, Intan Tita Fariana, Yuni Riska Nur Fathan, Fadhillah Firgiawan, Wawan Fitri Yanti Fitriadi, Rahmat Gian Purnama, Muhammad Gutama, Septari Rahma Putri Handayani, Sri Haryanto, Yusuf Hera Ramadhani, Alicia Hidayani, Hidayani Hidayat Hidayat Intan Sari Jenal Abidin, Jenal Karsiwan, Wawan Kholisoh, Siti Kholqiyah, Esa Masyrifatul Kurniasih, Rahmah Kustina, Rika Kusumah, Eva Nurhasanah Kusumastuti, Istiana Marhaeningsih, Marhaeningsih Maryani, Riza Marzuki Marzuki Maspupah, Tari Melinda, Zahra Suci Muhammad Fikri Mukarromah, Umniyyatul Mulyani, Detty Siti Naila R., Zahira Hananda Nandya, Lita Nini Firmawati Nissa, Barkatun Nurjam’an, Muhammad Ichsan Nurlaeli, Leli Nursanty, Oci Etri Nuryani, Rina Octavianie, Gina Pakhpahan, Judika Paulina, Agnes Nissa Pradana, Hermawan Andi Pratama, Rangga Adliano Pujiati, Purwani Putri , Devina Adelia Putri, Sinta Amalia PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rachma Pramudita, Widya Ratih Purnamasari, Ratih Resnawati Salamah, Nurul Pitriani Sansuwito, Tukimin bin Sari, Agustina Sari, Putri Rian Septriani, Meti Siagian, Trinita Debora Sihaloho, Sumihar Sitanggang, Beta Yusnita Elparida Solihat, Melisa Solihin, Atsalits Nurazizah Sri Dewi Nirmala Stella Talitha Sukmawati, Rini Eka Sulfayanti, Sulfayanti Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sunengsih, Kanah Suprihatin, Erni Syatria Adymas Pranajaya Syihabuddi, Syihabuddi Syihabuddin Syihabuddin Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Widyoningsih, Sri Yaser, Mohammad Yuel, Yuel Yunita, Melva Zaharudin, Zaharudin