This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Desimal: Jurnal Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Basicedu Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Mandalika Mathematics and Educations Journal JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah) MATHEdunesa Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Nuwo Abdimas Jurnal Pendidikan MIPA Review of Education, Science, and Technology Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Digital Berbasis STEM untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pixyoriza, Pixyoriza; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Rosidin, Undang
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.786 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v12i01.17541

Abstract

Problem solving is one of the most important skills for students. One way to develop students' problem-solving skills is to use a digital module designed to develop problem-solving skills, namely a STEM-based digital module that is oriented towards problem-solving skills. This study aims to produce STEM-based digital modules to develop valid, practical, and effective problem solving skills. This research is a development research using the ADDIE model. The instrument used consisted of a validation sheet filled out by experts in the field of mathematics education, a practical assessment sheet for educators and students, and a learning outcome test with problem solving questions. The quality of the developed digital module is reviewed from the aspects of validity, practicality, and effectiveness. The result is that the digital module developed is included in the valid category with an overall percentage of 88,67%, and the practicality of the digital module is seen from the response of students with a percentage of 87% and the response of educators 83.90% with a very practical category. The aspect of effectiveness based on the learning outcomes test with problem solving questions has increased in terms of the results of the pretest and posttest with an N-gain of 0.69 in the medium category. Based on the results and analysis, it can be concluded that the digital module developed is valid, practical, and effective and is suitable for students to use in learning mathematics.
Meningkatkan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Fase A melalui Implementasi LKPD Berbasis Problem Based Learning Nurhanurawati, Nurhanurawati; Putri, Risna Estuning; Zahra, Amelia; Safitri, Lauressya Mega; Rohman, Fatkhur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.20949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Matematika di kelas 1 SDN 1 Sukajawa. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Validasi materi, media, dan bahasa dilakukan oleh ahli, dengan hasil validasi materi rata-rata sebesar 0,8135, validasi media rata-rata sebesar 0,88749, dan validasi bahasa sebesar 0,7954. Nilai N-Gain yang diperoleh dari peningkatan hasil belajar peserta didik adalah 0,59984127, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil validasi dan analisis N-Gain, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning ini valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Matematika di kelas 1 SD. Pengembangan LKPD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik, serta dapat dijadikan referensi untuk pengembangan media pembelajaran lainnya di jenjang pendidikan dasar.
Pelatihan pengembangan media pembelajaran bangun datar berbasis flipaclip bagi guru matematika SMP Caswita, Caswita; Sutiarso, Sugeng; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Suryadinata, Nurain
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7002

Abstract

Berdasarkan observasi diketahui bahwa masih terdapat guru matematika yang kesulitan dalam menggunakan dan mengembangkan media pembelajaran, khususnya di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Jadi, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru matematika di Kabupaten Pringsewu terkait dengan pembuatan media pembelajaran matematika berbasis IT dengan menggunakan FlipaClip. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan 40% teori dan 60% praktik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan melakukan tes awal, melaksanakan pelatihan, dan melaksanakan tes akhir. Peserta kegiatan ini sebanyak 20 orang yang merupakan guru matematika SMP di Kabupaten Pringsewu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Selanjutnya teknik analisis data secara deskriptif dan menggunakan N-Gain. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pemahaman guru tentang media pembelajaran, bangun datar dan FlipaClip yang ditunjukkan dari hasil N-Gain di mana 45% peserta mengalami peningkatan sedang dan 55% mengalami peningkatan tinggi. Selain itu, Guru sudah mulai memiliki keterampilan dalam membuat media pembelajaran menggunakan FlipaClip yang ditunjukkan oleh praktik yang dilakukan guru serta produk akhir yang dihasilkan oleh para guru Matematika SMP di Kabupaten Pringsewu. Jadi dapat disimpulkan bahwa guru telah mengalami peningkatan pemahaman dan memiliki keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis FlipaClip.
Development of Learning E-Modules Based on Contextual Teaching and Learning on the Material of Changing the Form of Energy to Improve Students' Science Literacy Alamin, Alamin; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Rohman, Fatkhur; Perdana, Ryzal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8323

Abstract

The low science literacy of students is caused by the lack of utilization of technology in learning activities such as the use of teaching materials. One way to improve students' science literacy is to develop innovative learning materials such as learning e-modules. This study aims to produce contextual teaching and learning-based learning e-modules on IPAS Phase B learning, material for changing the form of energy to improve the science literacy of students in elementary school. This research is a type of Research and Development (R&D) research, the development was carried out referring to the Borg & Gall theory. Data collection tools use valid and reliable test instruments. Based on the results of the material, media and language expert validation test of the validity of the contextual teaching and learning-based learning e-module product obtained an average value of 0.813 with decent criteria. Furthermore, the results of the educator's response test to the contextual teaching and learning-based learning e-module users obtained 86.88 with very practical criteria, while the response of students obtained an average value of 97.59 with very practical criteria. Then the results of the data effectiveness test using the paired t-test with the calculation result of 0.000 < 005 means that there is a significant difference between before being given treatment with contextual teaching and learning-based learning e-modules and after being given the treatment. Based on the data obtained from the results of the study, it can be concluded that the contextual teaching and learning-based learning e-module on the material of changing the form of energy is valid, practical, and effective to improve the science literacy of students in elementary schools
PENGEMBANGAN LKPD MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENYUSUNAN DATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DATA SISWA KELAS IV SD Nurhanurawati, Nurhanurawati; Afriyani, Qonita; Rahayu, Salamah Tri; Egatri, Dewi; Rohman, Fatkhur
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.60567

Abstract

Abstrak : The problem in this study is that the learning media used for teaching is very limited, less varied and there is no LKPD. This study aims to produce Problem Based Learning based LKPD to improve critical thinking skills on data compilation material for grade IV elementary school students that are valid, practical and potential effects. The research method used in this research is (Research and Development). This development process uses the ADDIE model steps. The data collection techniques used are questionnaires, interviews, observations and documentation, by getting the results obtained by 79% media experts, 83% material experts and 91% linguists so that Problem Based Learning-based LKPDs are categorized as very valid with revisions. The teacher response questionnaire gets 92%, the one to one learner questionnaire is 92.13% while the small group gets a percentage of 95.43% if it is concluded then get 97.79% so that the Problem Based Learning-based LKPD is categorized as practical. The field trial got 9.10 so that the Problem Based Learning-based LKPD has the potential effect of potentially being used for learning. Thus Problem Based Learning based LKPD is very feasible to use as learning media for grade IV SD. Keywords: LKPD, Problem Based Learning, Critical Thinking Abstrak: Masalah pada penelitian ini yaitu media pembelajaran yang digunakan untuk mengajar sangat terbatas, kurang bervariasi dan belum adanya LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi penyusunan data siswa kelas IV SD yang valid, praktis dan efek potensial. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu (Research and Development). Proses pengembangan ini menggunakan Langkah-langkah model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan mendapatkan hasil yang diperoleh 79% ahli media, ahli materi 83% dan ahli bahasa 91% sehingga LKPD berbasis Problem Based Learning terkatagori sangat valid dengan revisi. Angket respon guru mendapatkan 92%, angket peserta didik secara one to one sebesar 92,13% sedangkan small group mendapatkan presentase sebesar 95,43% jika disimpulkan maka mendapatkan 97,79% Sehingga LKPD Berbasis Problem Based Learning terkategori praktis. Uji coba lapangan mendapatkan 9,10 sehingga LKPD berbasis Problem Based Learning berpotensi efek potensial digunakan pembelajaran. Dengan demikian LKPD berbasis Problem Based Learning sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kelas IV SD.Kata Kunci: LKPD, Problem Based Learning, Berpikir Kritis
Pelatihan penyusunan asesmen autentik HOTS melalui Edpuzzle bagi guru-guru Lampung Selatan Suryadinata, Nurain; Viyanti, Viyanti; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Permadi, Dimas
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/c448bg48

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu melaksanakan asesmen autentik yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, banyak guru Matematika dan IPA masih kesulitan merancang dan melaksanakan asesmen autentik berbasis HOTS, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru khususnya terkait penyusunan dan pengimplementasian asesmen autentik HOTS melalui aplikasi Edpuzzle. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, praktik penyusunan instrumen asesmen, pendampingan implementasi, dan refleksi hasil. Peserta terdiri atas 30 guru Matematika serta guru IPA (Fisika, Kimia, Biologi) di Lampung Selatan. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan penilaian produk. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, dengan 53% mengalami peningkatan sedang dan 47% peningkatan tinggi berdasarkan nilai N-Gain. Guru mampu merancang soal kontekstual berbasis analisis, evaluasi, dan kreasi, serta mengintegrasikan Edpuzzle untuk asesmen yang lebih interaktif dan efisien. Kegiatan ini juga mendorong perubahan paradigma penilaian menjadi lebih konstruktif dan reflektif, serta memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis kompetensi dan teknologi digital.
Critical Review of Character Education in Vocational High Schools in Era Society 5.0 Huda, Nizlel; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Mastuti, Ajeng Gelora; Adnan, Mazlini
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i2.47

Abstract

The rapid advancement of digital technology and the accelerated pace of social transformation have fundamentally reshaped work, learning, and human interaction, making character education increasingly strategic in Vocational High Schools (SMKs). This study presents a critical review of national and international literature to evaluate the relevance of character education in the Society 5.0 era, identify implementation challenges, and propose strategic directions for adaptive and contextually grounded practice. The analysis indicates that effective character education requires a multidimensional approach, integrating moral, social, spiritual, and professional competencies through holistic curricula, extracurricular programs, school leadership, and stakeholder collaboration. Technology offers opportunities to enhance engagement, digital literacy, and collaboration, yet it also introduces risks such as distractions, ethical dilemmas, and gaps in digital competence. Key challenges include misalignment between school programs and industry demands, inconsistent integration of religious and digital values, and varied stakeholder involvement. Therefore, character education must operate as an ecosystemic effort, balancing technological innovation with ethical and humanistic values to produce SMK graduates who are competent, ethical, and resilient in meeting the demands of Society 5.0
Penyusunan Instrumen Assessment for Learning Berbasis Problem Based Learning untuk Mengukur Kemampuan Numerasi dan Literasi Sains Nurhanurawati, Nurhanurawati; Viyanti, Viyanti; Suryadinata, Nurain; Priadi, Median Agus
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v5i1.hal.56-62

Abstract

The results of observations conducted in senior high schools across South Lampung Regency indicate that teachers still require adequate training and support in implementing learning assessments, particularly assessments that promote numeracy skills, scientific literacy, and problem-based learning. This Community Service Program (PkM) involved 30 teachers of Mathematics and Science subjects (Biology, Chemistry, and Physics). The implementation methods consisted of in-service training and on-the-job training. During the in-service training phase, participants received materials on Assessment for Learning, Problem-Based Learning, and the enhancement of numeracy and scientific literacy skills. Subsequently, in the on-the-job training phase, participants completed a project involving the development of Assessment for Learning instruments based on Problem-Based Learning. The evaluation results showed an increase in teachers’ knowledge and understanding of these concepts, as indicated by the N-Gain scores: 56.67% of participants achieved a moderate level of improvement, while 43.33% achieved a high level of improvement. In addition, there was an improvement in teachers’ skills in designing assessment instruments, as reflected in the quality of the final products, which included complete components ranging from test blueprints and contextual questions to assessment rubrics. These findings indicate that the implemented training model was effective in enhancing teachers’ competencies in learning assessment based on Assessment for Learning and Problem-Based Learning.
Comparative Effects of Problem-Based Learning, Creative Problem Solving, and Problem Posing on Junior High School Students' Mathematical Reasoning Nurhanurawati, Nurhanurawati; Suryadinata, Nurain; Mutmainah, Siti
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 27, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v27i1.pp383-396

Abstract

Junior high school students in Indonesia consistently face systemic challenges in their mathematical reasoning skills, leading to consistently poor performance on international tests like PISA. This enduring educational disparity underscores an immediate need for pedagogical reforms that transcend rote memorization and promote approaches that foster cognitive adaptability. Our study was driven by the need to evaluate and compare the efficacy of three prominent student-centered frameworks: Problem-Based Learning (PBL), Creative Problem Solving (CPS), and Problem Posing, in enhancing students' reasoning outcomes. Our study utilized a quasi-experimental design featuring a post-test-only control group. The sample consisted of 93 seventh-grade students from Bandar Lampung. The data underwent statistical testing because the CPS group exhibited a non-normal distribution, as determined by preliminary normality testing (Sig. = 0.000). Therefore, the non-parametric Kruskal-Wallis Test was employed to ensure analytical integrity. The findings revealed a statistically significant disparity in reasoning achievement across the three experimental groups (Asymp.Sig. = 0.006). Detailed pairwise comparisons using the Bonferroni correction demonstrated that while PBL and CPS yielded comparable results (Adj.Sig. = 1.000), likely due to their shared reliance on structured problem-solving foundations, the Problem Posing model emerged as the most potent intervention. It significantly outperformed both PBL (Adj. Sig. = 0.007) and CPS (Adj. Sig. = 0.035). This superiority stems from the unique cognitive demands of problem-solving, which necessitate that students engage in thorough, divergent thinking and careful structural analysis of mathematical concepts. This model enhances metacognitive skills essential for advanced reasoning by transforming students' roles from problem solvers to creators. This study recommends problem posing as a core approach for educators aiming to improve students' mathematical reasoning. Keywords: mathematical reasoning, problem posing, problem-based learning, creative problem solving.
Co-Authors Abdul Kohar Adnan, Mazlini Agung Putra Wijaya, Agung Putra alamin, Alamin Alben Ambarita Amalia, Zahrina anisa, tria Antomi Saregar Anwariyah, Fathul Armansyah Armansyah Aulia Gustina Citra Azahra, Siti Rahma Azzahra, Luthfia Caswita Caswita Coesamin, Coesamin Dimas Permadi Dina Maulina Dinda, Dinda Dwi Permatasari DWI RAHMAWATI DWI YULIANTI Efriyadi, Dodi Egatri, Dewi Erlinawati Erlinawati, Erlinawati erna wati Fatkhur Rohman Fitriyani Fitriyani Fredi Ganda Putra Handayani, Indah Haninda Bharata Heldawati, Heldawati Hendra, Putra You Herpratiwi Herpratiw Imama, Khoirunnisa Ira Damayanti, Ira Ira Vahlia Kismanto Kismanto, Kismanto Lengkana, Dewi Lorenza, Dela Alifa Ma'sumah, Ma'sumah Mardani, Maya Mastuti, Ajeng Gelora Median Agus Priadi Mohammad Mona Adha Muhammad Mona Adha Murni, Cahya Intan Mustika Mustika Nizlel Huda Nurain Suryadinata Nurlelasari, Dian Nurwahidin, Muhammad Oktaviani, Siti Pargito Pargito Pixyoriza, Pixyoriza Putri, Risna Estuning Qonita Afriyani, Qonita Rahayu, Salamah Tri Rahma Diani, Rahma Ramadhan, Riyan Rangga Firdaus Rizki Wahyu Yunian Putra Rofiqul Umam Rosa, Kysa Windia Ryzal Perdana Safitri, Lauressya Mega Sagita, Ni Kadek Desi Lia Santi Widyawati Setiawati, Santy Sholihah , Ana Putri Siti Mutmainah Sova, Faila Sri Hastuti Noer Sugeng Sutiarso Sulistiana Sulistiana, Sulistiana Suparman Suparman Syukri, Ridwan Tina Yunarti Undang Rosidin Utami, Pricilia Deyalita Viyanti Viyanti Widiastuti, Maria Vionita Widyastuti Widyastuti Wulandari, Dewi Sri Rizki Zahra, Amelia Zahra, Nur Az