Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Digital Berbasis STEM untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pixyoriza, Pixyoriza; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Rosidin, Undang
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.786 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v12i01.17541

Abstract

Problem solving is one of the most important skills for students. One way to develop students' problem-solving skills is to use a digital module designed to develop problem-solving skills, namely a STEM-based digital module that is oriented towards problem-solving skills. This study aims to produce STEM-based digital modules to develop valid, practical, and effective problem solving skills. This research is a development research using the ADDIE model. The instrument used consisted of a validation sheet filled out by experts in the field of mathematics education, a practical assessment sheet for educators and students, and a learning outcome test with problem solving questions. The quality of the developed digital module is reviewed from the aspects of validity, practicality, and effectiveness. The result is that the digital module developed is included in the valid category with an overall percentage of 88,67%, and the practicality of the digital module is seen from the response of students with a percentage of 87% and the response of educators 83.90% with a very practical category. The aspect of effectiveness based on the learning outcomes test with problem solving questions has increased in terms of the results of the pretest and posttest with an N-gain of 0.69 in the medium category. Based on the results and analysis, it can be concluded that the digital module developed is valid, practical, and effective and is suitable for students to use in learning mathematics.
Meningkatkan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Fase A melalui Implementasi LKPD Berbasis Problem Based Learning Nurhanurawati, Nurhanurawati; Putri, Risna Estuning; Zahra, Amelia; Safitri, Lauressya Mega; Rohman, Fatkhur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.20949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Matematika di kelas 1 SDN 1 Sukajawa. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Validasi materi, media, dan bahasa dilakukan oleh ahli, dengan hasil validasi materi rata-rata sebesar 0,8135, validasi media rata-rata sebesar 0,88749, dan validasi bahasa sebesar 0,7954. Nilai N-Gain yang diperoleh dari peningkatan hasil belajar peserta didik adalah 0,59984127, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil validasi dan analisis N-Gain, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning ini valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Matematika di kelas 1 SD. Pengembangan LKPD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik, serta dapat dijadikan referensi untuk pengembangan media pembelajaran lainnya di jenjang pendidikan dasar.
Pelatihan pengembangan media pembelajaran bangun datar berbasis flipaclip bagi guru matematika SMP Caswita, Caswita; Sutiarso, Sugeng; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Suryadinata, Nurain
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7002

Abstract

Berdasarkan observasi diketahui bahwa masih terdapat guru matematika yang kesulitan dalam menggunakan dan mengembangkan media pembelajaran, khususnya di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Jadi, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru matematika di Kabupaten Pringsewu terkait dengan pembuatan media pembelajaran matematika berbasis IT dengan menggunakan FlipaClip. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan 40% teori dan 60% praktik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan melakukan tes awal, melaksanakan pelatihan, dan melaksanakan tes akhir. Peserta kegiatan ini sebanyak 20 orang yang merupakan guru matematika SMP di Kabupaten Pringsewu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Selanjutnya teknik analisis data secara deskriptif dan menggunakan N-Gain. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan pemahaman guru tentang media pembelajaran, bangun datar dan FlipaClip yang ditunjukkan dari hasil N-Gain di mana 45% peserta mengalami peningkatan sedang dan 55% mengalami peningkatan tinggi. Selain itu, Guru sudah mulai memiliki keterampilan dalam membuat media pembelajaran menggunakan FlipaClip yang ditunjukkan oleh praktik yang dilakukan guru serta produk akhir yang dihasilkan oleh para guru Matematika SMP di Kabupaten Pringsewu. Jadi dapat disimpulkan bahwa guru telah mengalami peningkatan pemahaman dan memiliki keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis FlipaClip.
Development of Learning E-Modules Based on Contextual Teaching and Learning on the Material of Changing the Form of Energy to Improve Students' Science Literacy Alamin, Alamin; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Rohman, Fatkhur; Perdana, Ryzal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8323

Abstract

The low science literacy of students is caused by the lack of utilization of technology in learning activities such as the use of teaching materials. One way to improve students' science literacy is to develop innovative learning materials such as learning e-modules. This study aims to produce contextual teaching and learning-based learning e-modules on IPAS Phase B learning, material for changing the form of energy to improve the science literacy of students in elementary school. This research is a type of Research and Development (R&D) research, the development was carried out referring to the Borg & Gall theory. Data collection tools use valid and reliable test instruments. Based on the results of the material, media and language expert validation test of the validity of the contextual teaching and learning-based learning e-module product obtained an average value of 0.813 with decent criteria. Furthermore, the results of the educator's response test to the contextual teaching and learning-based learning e-module users obtained 86.88 with very practical criteria, while the response of students obtained an average value of 97.59 with very practical criteria. Then the results of the data effectiveness test using the paired t-test with the calculation result of 0.000 < 005 means that there is a significant difference between before being given treatment with contextual teaching and learning-based learning e-modules and after being given the treatment. Based on the data obtained from the results of the study, it can be concluded that the contextual teaching and learning-based learning e-module on the material of changing the form of energy is valid, practical, and effective to improve the science literacy of students in elementary schools
PENGEMBANGAN LKPD MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENYUSUNAN DATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DATA SISWA KELAS IV SD Nurhanurawati, Nurhanurawati; Afriyani, Qonita; Rahayu, Salamah Tri; Egatri, Dewi; Rohman, Fatkhur
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.60567

Abstract

Abstrak : The problem in this study is that the learning media used for teaching is very limited, less varied and there is no LKPD. This study aims to produce Problem Based Learning based LKPD to improve critical thinking skills on data compilation material for grade IV elementary school students that are valid, practical and potential effects. The research method used in this research is (Research and Development). This development process uses the ADDIE model steps. The data collection techniques used are questionnaires, interviews, observations and documentation, by getting the results obtained by 79% media experts, 83% material experts and 91% linguists so that Problem Based Learning-based LKPDs are categorized as very valid with revisions. The teacher response questionnaire gets 92%, the one to one learner questionnaire is 92.13% while the small group gets a percentage of 95.43% if it is concluded then get 97.79% so that the Problem Based Learning-based LKPD is categorized as practical. The field trial got 9.10 so that the Problem Based Learning-based LKPD has the potential effect of potentially being used for learning. Thus Problem Based Learning based LKPD is very feasible to use as learning media for grade IV SD. Keywords: LKPD, Problem Based Learning, Critical Thinking Abstrak: Masalah pada penelitian ini yaitu media pembelajaran yang digunakan untuk mengajar sangat terbatas, kurang bervariasi dan belum adanya LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi penyusunan data siswa kelas IV SD yang valid, praktis dan efek potensial. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu (Research and Development). Proses pengembangan ini menggunakan Langkah-langkah model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan mendapatkan hasil yang diperoleh 79% ahli media, ahli materi 83% dan ahli bahasa 91% sehingga LKPD berbasis Problem Based Learning terkatagori sangat valid dengan revisi. Angket respon guru mendapatkan 92%, angket peserta didik secara one to one sebesar 92,13% sedangkan small group mendapatkan presentase sebesar 95,43% jika disimpulkan maka mendapatkan 97,79% Sehingga LKPD Berbasis Problem Based Learning terkategori praktis. Uji coba lapangan mendapatkan 9,10 sehingga LKPD berbasis Problem Based Learning berpotensi efek potensial digunakan pembelajaran. Dengan demikian LKPD berbasis Problem Based Learning sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kelas IV SD.Kata Kunci: LKPD, Problem Based Learning, Berpikir Kritis
Pelatihan penyusunan asesmen autentik HOTS melalui Edpuzzle bagi guru-guru Lampung Selatan Suryadinata, Nurain; Viyanti, Viyanti; Nurhanurawati, Nurhanurawati; Permadi, Dimas
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/c448bg48

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu melaksanakan asesmen autentik yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, banyak guru Matematika dan IPA masih kesulitan merancang dan melaksanakan asesmen autentik berbasis HOTS, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi guru khususnya terkait penyusunan dan pengimplementasian asesmen autentik HOTS melalui aplikasi Edpuzzle. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, praktik penyusunan instrumen asesmen, pendampingan implementasi, dan refleksi hasil. Peserta terdiri atas 30 guru Matematika serta guru IPA (Fisika, Kimia, Biologi) di Lampung Selatan. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan penilaian produk. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, dengan 53% mengalami peningkatan sedang dan 47% peningkatan tinggi berdasarkan nilai N-Gain. Guru mampu merancang soal kontekstual berbasis analisis, evaluasi, dan kreasi, serta mengintegrasikan Edpuzzle untuk asesmen yang lebih interaktif dan efisien. Kegiatan ini juga mendorong perubahan paradigma penilaian menjadi lebih konstruktif dan reflektif, serta memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis kompetensi dan teknologi digital.