Claim Missing Document
Check
Articles

Developing a Business Model for Beginner Entrepreneurs for “Simalungun Maju” Tua Siregar, Robert; Ekana Nainggolan, Lora; Triapnita Nainggolan, Nana; Sjafei Purba, Djuli; O.P. Damanik, Elfina; Siregar, Junifer
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025 (Indonesia - Rusia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i3.833

Abstract

In the era of globalization and rapidly changing technology, the role of entrepreneurship is increasingly important to create innovation, create jobs, develop infrastructure, and improve people's welfare. In the Indonesian economy, entrepreneurship can be one of the answers to encourage economic growth. This is because the economy of the Republic of Indonesia is now in the shadow of weakening purchasing power, which is influenced by rising interest rates and high inflation. For this reason, by continuing to increase entrepreneurship through the right policies and a conducive business environment, it is hoped that employment will be more wide-open, increase people's income and ultimately contribute to public consumption, thereby promoting sustainable and inclusive economic growth in Indonesia. This is the basis for community service activities in the form of business model development training for beginner entrepreneurs to be carried out. Located in three different sub-districts in Simalungun Regency, namely Bandar, Bosar Maligas and Bandar Masilam Districts, with the target of getting participants who will later be included in the advanced fostered members.
Makna Mambosuri Sebagai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba (Kajian Semiotika) Tampubolon, Novitasari; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Makna Mambosuri Sebagai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Pematangsiantar-Simalungun. Sebagai tempat Penelitian karena di daerah tersebut masih melakukan tradisi mambosuri dalam acara adat kelahiran Berdasarkan analisis mendalam yang telah dilakukan melalui serangkaian penelitian dan pembahasan mengenai makna mambosuri sebagai representasi kearifan lokal dalam kebudayaan Batak Toba, yang ditinjau melalui lensa kajian semiotika, maka peneliti menarik kesimpulan sebagai berikut: Mambosuri, sebuah tradisi yang kaya makna dalam siklus kehidupan masyarakat Batak Toba, khususnya menandai tujuh bulan kehamilan anak pertama, terungkap melalui kajian semiotika bukan sekadar sebagai ritual seremonial belaka. Lebih dari itu, tradisi ini menjelma menjadi sebuah sistem komunikasi simbolik yang terjalin erat dengan nilai-nilai luhur dan harapan mendalam bagi keluarga yang menanti kehadiran sang buah hati. Mambosuri, sebuah tradisi tujuh bulanan kehamilan dalam budaya Batak Toba, lebih dari sekadar ritual menyambut anak pertama. Penelitian mengungkapkan bahwa tradisi ini merupakan sistem komunikasi simbolik yang kaya akan harapan dan nilai-nilai luhur. Melalui upa-upa dan elemen ritualnya, mambosuri merefleksikan doa mendalam untuk kesehatan ibu dan bayi, kelancaran persalinan, keberlanjutan keturunan, serta kesejahteraan keluarga. Evolusi dari "mangirdak" menjadi "mambosuri" menunjukkan adaptasi tradisi terhadap zaman tanpa kehilangan esensi dukungan kekeluargaan dan harapan yang disampaikan melalui simbol-simbol. Mambosuri menjadi representasi visual dan ritual dari nilai-nilai inti masyarakat Batak Toba, mempererat ikatan sosial, dan memberikan landasan spiritual bagi generasi penerus. Di dalamnya terkandung nilai-nilai pendidikan seperti pentingnya kekeluargaan, solidaritas, optimisme, perhatian terhadap kesehatan, pelestarian budaya, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman komunikasi simbolik. Setiap ikon, indeks, dan simbol dalam mambosuri menyampaikan doa dan ekspektasi akan kesehatan, rezeki, kesuburan, pertumbuhan, perlindungan spiritual, kebahagiaan, dan keberkahan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN ADOBE FLASH CS 6 DI KELAS X SMA KAMPUS FKIP UHN PEMATANGSIANTAR Siregar, Junifer
CULTURAL EDUCATION JOURNAL OF LITERATURE AND CULTURE Vol 7 No 1 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.18267

Abstract

Abstract Abstract: Learning with the use of instructional media that is not appropriate is still often the case, so learning is not in line with expectations. This is what happened at Pematangsiantar FKIP UHN Senior High School. This article aims to provide an overview of the use of Adobe Flash CS 6 media in the learning process at the FKIP UHN Pematangsiantar Campus. Adobe Flash CS 6 is used for making animations that are equipped with attractive displays in the form of applications to design and create interactive learning media. Student learning outcomes in writing the paragraph description at the pretest stage of 30 students 11 declared complete and 19 students declared incomplete with a mean score of 58.02 and at the post-test stage of 30 students 26 students declared complete 4 students declared incomplete with an average value 83, 35. This proves that learning media by using Adobe Flash CS 6 can improve learning outcomes in writing paragraph descriptions for grade X students of the FKIP UHN Pematangsiantar campus.  Keywords: Learning Media, Adobe Flash CS 6, Paragraph Description
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5 Simanungkalit, Yeni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1366

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5. Berdasarkan Hasil Penelitian Yang Telah Dilakukan Mengenai “Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII Sma 5 Pematangsiantar” maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:Prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim kedermawaanan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kebijaksanaan, menaati dan melanggar maksim kedermawanan dan menaati maksim penghargaan; kalimat tuturan imperatif, menaati maksim kebijaksanaan; kalimat tuturan ekslamatif menaati maksim penghargaan dan melanggar maksim kedermawanan. Bentuk prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim penghargaan, menaati dmaksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kedermawanan, menaati maksim penghargaan dan maksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan. Kesantunan berbahasa dalam penelitian ini lebih sering menggunakan bentuk tuturan kalimat interogatif dan deklaratif karena dalam kegiatan belajar mengajar tuturan interogatif sering digunakan untuk menanyakan sesuatu hal terkait materi yang kurang jelas ataupun keingintahuan akan suatu hal, sedangkan tuturan deklaratif sering digunakan untuk menyampaikan suatu informasi atau pernyataan kepada mitra tutur (siswa) dan penutur (guru).
Pengaruh Model Pembelajaran PAKEM Berbasis Multimedia Hasil Belajar Tematik Subtema Pekerjaan di Sekitarku Siswa Kelas IV SD Negeri 122371 Pematangsiantar Lubis, Rut Inrani Ruspita; Purba, Nancy Angelina; Siregar, Junifer
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Pakem Berbasis Multimedia Hasil Belajar Tematik Subtema Pekerjaan Di Sekitarku Siswa Kelas Iv Sd Negeri 122371 Pematangsiantar. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experiment Design. Dikatakan Pre Experiment Design karena dalam desain belum merupakan eksperimen sungguh-sungguh. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri 122371 Pematangsiantar yang terdiri 30 orang peserta didik. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri 122371 Pematangsiantar sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang. Tes awal dilaksanakan sebelum memberikan perlakuan yang bertujuan untuk melihat penguasaan siswa terhadap bahan pengajaran sebelum diberikan perlakuan. Semakin tinggi kriteria gain yang diperoleh maka penerapan model pembelajaran PAKEM denga model pembelajaran Kontekstual semakin signifikan pengaruhnya. Hasil yang diperoleh dari uji-t diperoleh nilai t hitung yaitu 13,62 dan t tabel yaitu 2,048, t hitung > t tabel = 13,62 > 2,040 , perbedaan antara hasil pretest dan posttest signifikan dan dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima yakni ada pengaruh positif model PAKEM terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPA,IPS, dan Bahasa Indonesia tema 4 subtema 2 kelas IV SDN 122371 Pematangsiantar.
Pengaruh Model Think Talk Write (TTW) Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Siantar Saragi, Sufiani; Hasibuan, Ronald; Siregar, Junifer
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Think Talk Write (Ttw) Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Oleh Siswa Kelas Viii Smp Negeri 2 Siantar. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pra-eksperimental. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-eksperimen yaitu desain 1. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Siantar yang beralamat: Jalan H. Ulakma Sinaga, Kec. Siantar, Kab. Simalungun, Prov. Sumatera utara. Waktu dilaksanakan penelitian ini dimulai pada semester ganjil T.A 2023/2024. Dalam penentuan cluster sampling ini yang diacak adalah kelasnya yaitu dari kelas VIII-1-VIII-9 dan menjadi sampelnya adalah kelas VIII-1 dan kelas VIII-3. Hasil keterampilan tes awal (pra tes) dalam keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas VIII-1 dan VIII-3 SMP Negeri 2 Siantar sebelum diterapkan model think talk write dalam kategori kurang. Sedangkan hasil keterampilan tes akhir (pos tes) sesudah diterapkan model think talk write dalam kategori baik. Dari hasil analisis uji perbedaan mean pengaruh model think talk wite terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Siantar terdapat perbedaan kemampuan menulis teks eksplanasi yang signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Dengan demikian model think talk write efektif dapat digunakan dalam pembelajaran teks eksplanasi.
Analisis Tema, Tokoh, Latar Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari Purba, Hot Raja Sonang; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Tema, Tokoh, Latar Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penerapan metode deskriptif kualitatif ini bersifat deskriptif yang berarti data yang dihasilkan berupa kata dalam bentuk kutipan. Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki banyak peminatnya, salah satunya adalah novel ”Arah Langkah” karya Fiersa Besari. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat unsur intrinsik berupa tema, tokoh dan latar dalam novel Arah Langkah dan dapat ditarik kesimpulan Tema ialah salah satu elemen yang sangat penting pada sebuah cerita karangan yang bersifat ilmiah sehingga akan mudah menemukan topik yang dapat di jadikan dasaran dalam sebuah tema. Tokoh dalam novel tersebut terdiri dari tokoh Bung, Badu, dan Prem (Anisa Andini). Bung adalah sosok yang patang menyerah dan mandiri, Baduy memiliki watak yang mandiri terbukti ia memiliki usaha sendiri yang ia dirikan yaitu tour and travel, sedangkan prem dengan nama asli (Anisa Andini) dalam cerita menggambarkan sosok wanita yang tomboy dengan hobi hal-hal yang jarang wanita lakukan. Latar tempat cerita novel tersebut di Kamar, Terminal, Pelabuhan Merak, Kota Bandar Lampung, Pantai Air Manis, Padang, Bukit Tinggi, Lawang Park, Nias, Pelabuhan Tomok, Medan Sabang, Banda aceh, Pekan Baru, dan Manado. Analisis tema menunjukkan bahwa tema utama dalam novel ”Arah Langkah” adalah Penjelajahan. Selain itu terdapat pula tema pendukung lainnya yaitu Cinta. Analisis tokoh menunjukkan adanya beberapa tokoh yang terlibat dalam novel ini, yaitu Fiersa Besari (Bung), Prem dan Baduy. Analisis latar dalam novel ini menggunakan tiga latar, yaitu latar tempat, latar waktu dan latar suasana.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL SUMATERA UTARA Simarmata, Gayus; Pasaribu, Sunggul; Priyanti, Dwi; Siahaan, Anton Luvi; Simamora, Benjamin A; Hartati, Risma; Arisetya, Dian; Zulmawati, Zulmawati; Hutagalung, Insenalia Sampe Roly; Siahaan, Rina Devi Romauli; Lumbangaol, Sudirman TP.; Purba, Yoel Octobe; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32361

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan model pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal Sumatera Utara. Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru SMA HKBP Nommensen Pematangsiantar dan berlangsung selama lima hari di Pematangsianatr. Metode pelatihan meliputi workshop, diskusi kelompok, dan simulasi kelas yang menekankan pada penggunaan elemen budaya lokal seperti ulos, cerita rakyat, dan sejarah lokal dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi guru meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 30%. Selain itu, 90% guru mulai mengimplementasikan kearifan lokal dalam pembelajaran sehari-hari setelah mengikuti pelatihan. Meskipun demikian, beberapa kendala seperti kesulitan dalam memahami dan mengadaptasi kearifan lokal ke dalam kurikulum, serta keterbatasan waktu dan sumber daya masih dihadapi oleh para guru. Untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi, direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan, workshop berkala, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil penelitian ini juga mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis kearifan lokal sangat efektif dan harus dipertimbangkan dalam kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melestarikan budaya lokal.
ANALISIS SEMANTIK “HORAS” SEBAGAI SIMBOL IDENTITA BUDAYA BATAK TOBA: Penelitian Kualitatif Siregar, Junifer; Fransiska Risnawati Aritonang; Novellyn Debora Sitorus; Rista Veronika Nainggolan; Cristine Fitta Homasan Sinaga; Mei Pitriani Manurung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30601

Abstract

This study attempts to uncover the semantic meaning of the term "Horas" as a symbol of the cultural identity of the Batak Toba people. The context of this study began with concerns about the declining awareness of the younger generation about the cultural meaning contained in traditional greetings. This study uses a qualitative descriptive approach using semantic analysis techniques that combine structural semantics and ethnolinguistic perspectives. Data were collected through comprehensive interviews with traditional spokespersons, supplemented by analysis of literature and cultural media. The findings of the study indicate that the term "Horas" not only signifies safety and well-being in the lexical sense, but also carries contextual meanings as prayers, blessings, spiritual support, and representations of social relationships. In various customary settings such as marriage, migration, death, and social events, "Horas" functions as a representation of noble values ​​such as solidarity, respect, and family. The findings of this study emphasize that maintaining the important meaning of "Horas" is very important in order to uphold the cultural identity of the Batak Toba people and must be integrated through education and adaptive cultural media for future generations.
ANALISIS SEMANTIK “HORAS” SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS BUDAYA BATAK TOBA Junifer Siregar; Fransiska Risnawati Aritonang, Novellyn Debora Sitorus; Novellyn Debora Sitorus , Rista Veronika Nainggolan; Mei Pitriani Manurung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.34030

Abstract

This study attempts to uncover the semantic meaning of the term "Horas" as a symbol of the cultural identity of the Batak Toba people. The context of this study began with concerns about the declining awareness of the younger generation about the cultural meaning contained in traditional greetings. This study uses a qualitative descriptive approach using semantic analysis techniques that combine structural semantics and ethnolinguistic perspectives. Data were collected through comprehensive interviews with traditional spokespersons, supplemented by analysis of literature and cultural media. The findings of the study indicate that the term "Horas" not only signifies safety and well-being in the lexical sense, but also carries contextual meanings as prayers, blessings, spiritual support, and representations of social relationships. In various customary settings such as marriage, migration, death, and social events, "Horas" functions as a representation of noble values such as solidarity, respect, and family. The findings of this study emphasize that maintaining the important meaning of "Horas" is very important in order to uphold the cultural identity of the Batak Toba people and must be integrated through education and adaptive cultural media for future generations.
Co-Authors Adi Syahputra Manurung Adi Syahputra Manurung Agusman Agusman Agusman Agusman Anton Luvi Siahaan Artia Nirmala Sari Hutagaol Asister Fernando Siagian Bernard Simanjuntak Br Barus, Putri Ayu Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia Cinthia Claudia Duma Napitupulu Cristine Fitta Homasan Sinaga Dabukke, Tri Arti Esianna Damanik, Ofchan Damay Gresia Butar-Butar Dedi Zulkarnain Pulungan Desi Juli Sari Nainggolan Dian Arisetya, Dian Divia K. Siahaan Dwi Priyanti Elsa Ria Saragih Elvina Fransiska Hutabarat Emi Gracella Sinaga Eva Pratiwi Pane Firman Pangaribuan Fransiska Risnawati Aritonang Fransiska Risnawati Aritonang, Novellyn Debora Sitorus Friokto Winra Purba Gayus Simarmata Gayus Simarmata Gayus Simarmata, Gayus Gita Suryani Golda Novatrasio Sauduran Gultom, Shanta Yesika Gusar, Martua Reynhat Sitanggang Hasibuan, Ronald Hasugian, Olvyanti Ulina Hutagaol, Febriana Imam Baehaqie Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Insenalia Sampe Roly Hutagalung Jamaris Jamaris Juliana Helmalia Sinambela Krisyanto Krisyanto Limbong, San Laura Lora Ekana Nainggolan Lubis, Rut Inrani Ruspita Lubis, Rut Inriani Ruspita Lumbangaol, Sudirman T. P Lumbantobing, Michael Marthin Maria Sri Dewi Sianturi Marlina Agkris Tambunan Marlina Angkris Tambunan Martua Reynhat Sitanggang Gusar Maslan Sihombing Mei Pitriani Manurung Melda Veby Ristella Munthe Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Meyrevanie Sicilia Sinaga Monalisa Frince S Monika Martinova Simanjuntak Nadeak, Yosepin Imawati Nana Triapnita Nainggolan Nasution, Wina Natalina Purba Novellyn Debora Sitorus Novellyn Debora Sitorus , Rista Veronika Nainggolan O.P. Damanik, Elfina Ovi Maria Simanjuntak Pandiangan, Ernawati Afrina Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Pasaribu, Eva Pasaribu, Sunggul Permatasari, Lerista Purba, Hot Raja Sonang Purba, Mei Vionariska Purba, Nancy Angelia Purba, Nancy Angelina Purba, Yoel Octobe Putri Ayu Br Barus Rachel Yoan Katherin Putri Siahaan Rahayu, Widya Mistika Rieke Nadya Sitanggang Rio Parsaoran Napitupulu Risma Hartati, Risma Rista Veronika Nainggolan Riyani Merlina Sipayung Rizki Rizki Saragi, Sufiani Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Siahaan, Meilina Siahaan, Rina Devi Romauli Sianipar, Ribka Siburian, Sofiah Leorensa Sidabutar, Ropinus Silitonga, Immanuel B.D Silitonga, Immanuel D B. Silitonga, Immanuel D.B Silitonga, Immanuel D.B. Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo Silitonga, Immanuel Dollar Belmondo Simamora, Benjamin A Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Ovi Maria Simanungkalit, Yeni Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Deby Yuliana Sinaga, Emi Gracella Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Siska Oktafia Sirait, Jumaria Siregar, Esra Novelina Siregar, Risro Sitanggang Gusar, Martua Reynhat Sitio, Hetdy Sitohang, Roulina Sitorus, Veronika Dewi Sjafei Purba, Djuli Sunggul Pasaribu Suryani, Gita Tambunan, Marlina Agkris Tambunan, Marlina Angkris Tambunan, Meliati Tampubolon, Novita Sari Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tasya Tampubolon Tiarma Intan Marpaung Tobing, Minar Tommi Yuniawan Tri Arti Esianna Dabukke Tua Siregar, Robert Vina Merina Br Sianipar Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vivi Imelda Simangunsong Zulmawati, Zulmawati