Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Muslim Heritage

Implementasi Konsep Final Spending Monzer Kahf dalam Meningkatkan Pendapatan Nasional Firdaus, Muhammad Irkham; Pradhana, Theo Aditya; Alafianta, Novan Fatchu; Tifani, M. Akhlis Azamuddin; Aziz, Muhammad Abdul
MUSLIM HERITAGE Vol 8 No 2 (2023): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v8i2.5016

Abstract

AbstractThe benchmark for improving a country's economy is determined by the amount of national income generated from various sectors. National income is influenced by several factors, namely aggregate demand and supply, investment, consumption, and savings. In order to increase the national income of a country, new instruments are needed in the economic system. The Final spending Monzer Kahf concept offers a new policy that connects factors that affect national income with zakat, infaq, and shadaqah instruments. This study aims to link the concept of Monzer Kahf's final spending with an increase in state income. This type of research is Library Research, where the data sources are taken from books, journal articles, and other documentation. While the method used is a qualitative descriptive method. The results of this study are that the concept of final spending by Monzer Kahf is the final expenditure for a Muslim consumer, spending on needs that are in accordance with maslahah  and the obligation to pay zakat-infaq for mustahik zakat. Because with zakat, public consumption will increase, this is because the muzakki will help the needy and poor in meeting their needs, so that it will affect supply and demand, which will also increase national income in a country. AbstrakTolak ukur peningkatan perekonomian suatu negara ditentukan oleh jumlah pendapatan nasional yang dihasilkan dari berbagai sektor. Pendapatan nasional dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu permintaan dan penawaran agregate, investasi, konsumsi, dan tabungan. Guna meningkatkan pendapatan nasional sebuah negara, maka diperlukan instrumen baru dalam sistem perekonomian. Konsep Final spending Monzer Kahf menawarkan kebijakan baru yang menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional dengan instrumen zakat, infak, dan shadaqah. Penelitian ini bertujuan untuk menghubungkan kosep final spending Monzer Kahf dengan peningkatan pendapatan negara. Jenis penelitian ini adalah Library Research, dimana sumber data yang diambil dari buku, artikel jurnal, dan dokumentasi yang lainnya. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode disktiptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa konsep final spending Monzer Kahf adalah pembelanjaan akhir bagi seorang konsumen Muslim, pembelanjaan kebutuhan yang sesuai dengan maslahah  dan kewajiban membayar zakat-infak bagi para mustahik zakat. Karena dengan adanya zakat, konsumsi masyarakat akan meningkat, hal ini disebabkan oleh para muzakki akan membantu fakir dan miskin dalam memenuhi kebutuhan, sehingga hal tersebut akan mempengaruhi permintaan dan penawaran, yang sekaligus akan menambah pendapatan nasional dalam suatu negara.
Co-Authors Abdi Ari Sandi Achmad Hasyim Masruri Adrianan, Meiriko Ageng Riz’y Waluyo Ahmad Zainuddin Ahyar Supani Alafianta, Novan Fatchu Alin Asyabil Alqudrih, Qomsin Amalia, Fina Ambarwati, Dewi Amidah, Sepdillah Putri Angga Aprilio Prabowo Angger Raafiu Anisah Himatul Ulya Annas Syams Rizal Fahmi Apriliani, Dian Putri Araz Meilin Ardianti, Putri ardiyanto, joko Ari Wahyono Arifin Arifin Arisandy, Poppy Arisanty, Poppy Ariska, Denis Asmedy, Asmedy Azhari, Syahidah Fitri Azzahra, Faradilla Choirismar, Putri Aprilia Coslo, M.Gery Daud Sukoco Destiarni , Resti Prestika Devid Frastiawan Amir Sup Dwi Nurul Amalia, Dwi Nurul Dwi Retna Kumalaningrum Eko Nur Cahyo Eko R, Yusuf Estrin Handayani Fadila, Hana Fardan Bintang Agung Sasongkojati Fathirma’ruf, Fathirma’ruf Fauzi Alfatoni Fauzul Hanif Noor Athief Febrianti, Aulia Puspita Fiqrie, Muhammad Fithri Selva Jumeilah Fitriyah, Fauziatul Friska Setiya Pamungkas Fuad Muchlis Henny Dewi Koeswanti imam maulana, imam Jamil, Ahmad Syariful Janati, Leni Jaya Sahputra Kamariah, Nurul KURNIAWAN, SYAHRUL FAUZI Labolo, Sultan Nanta Setia Dien Larasati, Audyna Navisa Lestari, Defitri Ayu Luktyansyah, Insyiah Meida Lutfia Nuril Arafah Mabruri, Muhammad Yusuf Safri Manurung, Nirwan Syafrin Maulana, Muhammad Hilmy Maulidia, Farida Meirison Meirison, Meirison Mubarok, Ahta Abdul Mursyid Husni Muhammad Amrullah Muhammad Dzikky Firman Syah Muhammad Faris Amiruddin Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Mukharom Ridho Muhammad Taufiq Zamzami Muhtada, Fikri Namira Muthia Rosalina Netania Emilisa Nuarisa, Risma Hafida Nurhasanah, Maulita Nursy, Ihsan Pardede, Maria Agustina Pradhana, Theo Aditya prayudi, Andi Priyono Priyono Putri, Rifania Qomsin alqudrih Rachmawati, Andini Ratna Safitri Reiberor, Raden Ilhammuddin Retnowati, May Shinta Reyhan, Muhammad Rosady, Faiz Lutfan Nadir Rustiana, Ayu S Siswanto Sahputra, Jaya Saiful Anam Sasongkojati, Fardan Bintang Agung Satria, Ravi Setyawan, Danang Shafa, Hikmah Ismidiana Siregar, Valdi Muhamad Rafiansyah Siregar, Valdi Muhammad Rafiansyah Siti Nurhaliza Soekarno Mismana Putra, Soekarno Mismana Sri Wahyuni Sulastri Sulastri Sultan Nanta Setia Dien Labolo Supriyaddin, Supriyaddin Tifani, M. Akhlis Azamuddin Tua Manik, Saut Maruli Zayyan, Imaad Athallah