Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PENGETAHUAN SANTRI PONDOK PESANTREN SYAMSUL FALAH, TERONG TAWAH KABUPATEN LOMBOK BARAT TERKAIT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Iga Della Delphia; Candra Eka Puspitasari; Eskarani Tri Pratiwi; Yoga Dwi Saputra
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2022
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i1.301

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Institusi Pendidikan merupakan upaya kesadaran akan kebersihan oleh peserta didik dan guru sehingga dapat terciptanya lingkungan belajar yang bersih dan sehat. Pesantren merupakan salah satu Institusi Pendidikan yang rentan terkena berbagai penyakit dikarenakan santri yang mondok tinggal bersama, oleh sebab itu perlunya dilakukan penyuluhan terkait PHBS. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan Institusi Pendidikan di Pondok Pesantren Syamsul Falah. Metode pelaksanaan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan penyebaran kuesioner yang telah divalidasi dan penyuluhan PHBS di Pondok Pesantren Syamsul Falah. Hasil pengisian kuesioner yang didapatkan dari total 17 responden yang telah mengisi kuesioner mengalami peningkatan dari hasil nilai pre-test dan post-test setelah dilakukannya penyuluhan terkait PHBS di Pondok Pesantren Syamsul Falah.
Sosialisasi Pembuatan Jamu Tradisional Dari Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat sofiatunnufus; Agus Pratomi Mulyo; Ananda Rizantia Nurmalia; Anggun Oktaviani; Ayu dahlia; Melia Safirani Fitri; Rani Bahiratun Azizah; Sapena farida; Torikul Azis; Joko Sumarsono; Candra Eka Puspitasari
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v3i2.175

Abstract

Medicinal plants can be used as a raw material for jamu. Medicinal plants can grow freely anywhere. One of the famous villages with extensive agricultural land and a lot of agricultural products, including abundant local plants, is Batu Kumbung Village. Batu Kumbung Village is one of the villages located in Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, West Nusa Tenggara. Most people in Batu Kumbung Village have a lower knowledge about the potential of local plants in this village. The purpose of this socializing is to educate villagers about the potential of local plants to be developed to be herbal medicine. The implementation of this socializing activity consists of three methods such as; 1) observation, 2) socializing, and 3) demonstration of how to make jamu. Based on the socializing activities, so many villagers are enthusiastic about participating in the activity, there are some people interested in using local plants for making jamu, and all of the audience can understand how to make a healthy drink or jamu based on local plants. The end of this socializing, can be concluded that the socializing about how to make jamu based on local plants in Batu Kumbung Village was successful, the villagers were very enthusiastic, and the audience know how to make a healthy drink or Jamu. This socializing is expected to improve the ability of people’s to understand about how the production of medicinal plants in Batu Kumbung Village.
GAMBARAN POLA KEBIASAAN SARAPAN DAN PENGETAHUAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMP IT BUKIT QUR’AN MATARAM Jurnal Pepadu; Imania Wahyuningsih; Candra Eka Puspitasari; Virnia Wanda Utami; Fitri Ariani
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2267

Abstract

Sarapan adalah kegiatan makan dan minum sebelum melakukan aktivitas fisik di pagi hari. Sarapan berkontribusi terhadap 25% total asupan gizi sehari yang berpengaruh terhadaptingkat kesehatan. Keadaan status gizi remaja dipengaruhi oleh pola makan yaitu keterbatasanmakanan, membatasi diri untuk makan, dan rendahnya kebiasaan sarapan. Remaja putri yangtidak terbiasa sarapan memiliki hubungan terhadap kejadian anemia sehingga dilakukananalisis pola kebiasaan sarapan dan pengetahuan anemia. Penelitian ini adalah penelitiandeskriptif menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan total sampling.Sampel penelitian adalah remaja putri di SMP IT Bukit Qur’an Nusantara Mataram yangmendapatkan penyuluhan terkait gizi dan anemia yaitu 18 orang. Pengambilan data dilakukandengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 61,11% remaja putri selalu sarapan,sedangkan sisanya 38,89% kadang-kadang melakukan sarapan. Kebiasaan sarapan remajaputri berhubungan dengan pencegahan anemia. Tingkat pengetahuan remaja putri terhadapanemia yaitu 83,33% menjawab benar dan 16,67% menjawab salah sehingga dapatdisimpulkan remaja putri SMP IT Bukit Qur’an Nusantara Mataram memiliki pola kebiasaansarapan dan pengetahuan terkait anemia yang baik.
PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MELALUI PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DUSUN WANASARI KOTA MATARAM Jurnal Pepadu; Luh Citra Arisanthi; Nadya Arianita Turisia; Candra Eka Puspitasari
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2463

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga merupakan perilaku yang dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan dalam rumah tangga. PHBS tatanan rumah tangga memiliki menjadi 10 indikator utama yang wajib dilaksanakan. Kelurahan Pagesangan Barat belum sepenuhnya menerapkan PHBS sehingga masih direncanakan program kerja penyuluhan PHBS. Tujuan penyuluhan adalah untuk mengetahui gambaran indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga di Dusun Wanasari. Metode yang dilaksanakan yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan penyuluhan PHBS tatanan rumah tangga kepada masyarakat Dusun Wanasari. Hasil pengisian kuesioner PHBS adalah persalinan oleh Nakes (80%); ASI eksklusif (80%); menimbang balita tiap bulan (90,9); tidak merokok di dalam rumah (72,7%); aktivitas fisik seperti olahraga dilakukan setiap hari 30 menit (36,4%); konsumsi sayur dan buah (68,2%); menggunakan jamban (86,4%); sumber air bersih (100%); cuci tangan pakai sabun 95,5%) dan rumah bebas dari jentik (86,4%). Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah kesepuluh indikator PHBS yang dilaksanakan oleh Dusun Wanasari telah mencapai nilai minimal capaian PHBS kecuali indikator aktivitas fisik seperti olahraga dilakukan setiap hari 30 menit dan konsumsi sayur dan buah. PHBS
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM RANGKA MENGURANGI ANGKA STUNTING DI DESA ANDALAN KECAMATAN BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Jurnal Pepadu; Novita Indah Kurata Ayunin; Candra Eka Puspitasari; Nadya Arianita Turisia
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2485

Abstract

Sanitasi yang buruk dapat berdampak pada risiko stunting pada kesehatan masyarakat. PHBS merupakan suatu langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap individu. Kabupaten Lombok Utara (KLU) merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat stunting tertinggi di Nusa Tenggara Barat yakni sebesar 37,6%. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk mengedukasi dan mengimplementasikan PHBS untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan observasi permasalahan sanitasi di Desa Andalan kemudian melakukan penyuluhan dan demonstrasi indikator PHBS. Hasil observasi menunjukkan bahwa sanitasi masyarakat Desa Andalan buruk dibuktikkan dengan masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan masih banyak masyarakat yang membuang air sembarangan atau sebagian masyarakat tidak memiliki jamban. Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah penerapan PHBS di Desa Andalan sudah cukup baik walaupun masih ada masyarakat yang belum menerapkan PHBS.
ALIH PENGETAHUAN TENTANG OBAT DAN OBAT TRADISIONAL DALAM UPAYA SWAMEDIKASI DI DESA BATU LAYAR LOMBOK BARAT Siti Rahmatul Aini; Candra Eka Puspitasari; G.A.P. Sri Erwinayanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.701 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1481

Abstract

Pengobatan sendiri atau swamedikasi sering dilakukan oleh masyarakat baik menggunakan obat sintetik maupun obat tradisional dengan tujuan untuk peningkatan kesehatan, pengobatan sakit ringan, dan pengobatan rutin penyakit kronis setelah perawatan dengan dokter. Namun, dalam melakukan pengobatan sendiri diperlukan pengetahuan dasar bagi masyarakat agar terhindar dari bahaya pengobatan sendiri. Oleh sebab itu, pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat Desa Batu Layar tentang penggunaan obat sintetik dan obat tradisional dalam upaya swamedikasi. Pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan terkait swamedikasi obat dan obat tradisional serta demonstrasi cara meramu tanaman obat tradisional untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan. Program pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan antusiasme dan rasa ingin tahu warga masyarakat Desa Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP DAGUSIBU PADA SANTRI SMA ISLAM SYARIF IMAMUZZAHIDIN KLANJUH Indrawan, Silvia Ananta; Candra Eka Puspitasari; Matsna Yuliana Rohiyati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2022): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.273 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i4.4159

Abstract

DAGUSIBU merupakan program kegiatan dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) berupa singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan, dan Buang. Perlunya diadakan Sosialisasi tentang DAGUSIBU ini didasarkan pada masih minimnya informasi yang didapatkan siswa tentang penggunaan dan pengolahan obat yang tepat supaya tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan obat. Metode yang dilakukan melalui penyuluhan DAGUSIBU kepada Santri SMA Islam Syarif Imamuzzahidin dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner yang diberikan sebelum penyampaian materi (pretest) dan setelah penyampaian materi (posttest). Kusioner yang digunakan telah tervalidasi oleh para ahli. Hasil pengisian kuesioner Pengetahuan Swameditasi menunjukkan bahwa pemahaman santri meningkat sebanyak 7,32% dari 72,87%. Hal ini membuktikan dengan diadakannya sosialisasi ini bisa meningkatkan pengetahuan responden tentang pemahaman penggunaan obat kepada siswa.
Studi Kelayakan Pendirian Program Studi Profesi Apoteker di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat Agriana Rosmalina Hidayati; Candra Eka Puspitasari; Anggit L. Sunarwidhi; Siti Rahmatul Aini; Iman Surya Pratama Pratama; Baiq Ihda Nanda Safriyana
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.393 KB) | DOI: 10.29303/jseh.v8i1.22

Abstract

West Nusa Tenggara (NTB) is one of the provinces that does not yet have educational facilities for the Pharmacist Professional Study Program, although it already has several Bachelor of Pharmacy Study Programs, one of which is at the University of Mataram. The pharmacist profession program aims to produce pharmacists who are expected to improve health services in West Nusa Tenggara. However, establishing a study program requires a feasibility analysis of the establishment. This feasibility study research is descriptive in nature using a qualitative design with a case study method, namely by taking pictures and describing an overview of the Pharmacist Professional Study Program feasibility study, Faculty of Medicine, University of Mataram. The instrument for collecting qualitative research data is the researcher as the main instrument equipped with a guide for observations, interviews, and document searches summarized in a Forum Group Discussion (FGD) activity. The results obtained the formation of the curriculum, the establishment of tuition fee, the preparation of a strategic plan which is the result of the process of preparing the management, the arrangement of human resource development methods, and the establishment of a special education facility as well as a computer-based exam room (CBT) and Objective Structured Clinical Examination (OSCE). We can be concluded that the PSPA Mataram University deserves to be established
STUDI PENGGUNAAN JAMU TRADISIONAL PADA MAHASISWA FARMASI UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DI MASA PANDEMI COVID-19 Zulfiana Fitrianingrum Annas; Nur Amalina Sabdarrifa; Baiq Bismiranti Haris; Candra Eka Puspitasari
Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia Vol 12 No 1 (2023): JPFI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51887/jpfi.v12i1.1420

Abstract

WHO China Country Office melaporkan kasus pneumonia yang tidak diketahui etiologinya di Kota Wuhan, China, pada tanggal 31 Desember 2019. Tanggal 7 Januari 2020 China mengidentifikasi kasus tersebut sebagai jenis baru dari coronavirus. Pada tanggal 11 Maret 2020 WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas selama pandemi dengan mengonsumsi jamu tradisional. Jamu tradisional yang berbahan dasar jahe merah, kunyit, dan temulawak dapat meningkatkan sistem imun pada manusia serta mencegah tubuh dari infeksi virus COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jamu tradisional pada mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 163 mahasiswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner daring pada rentang waktu 15-23 Januari 2021. Kuesioner yang digunakan telah melalui uji validitas dan reliabilitas serta dinyatakan valid dan reliabel (r = 0,702). Hasil yang diperoleh pada penelitian ini sebanyak 77,9% mahasiswa menyatakan jamu tradisional dapat menjaga daya tahan tubuh dan jumlah mahasiswa yang rutin mengonsumsi jamu tradisional sebanyak 9.8% mahasiswa. Penggunaan jamu tradisional selama masa pandemi COVID-19 untuk meningkatkan imunitas pada mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sebesar 90,2% dimana konsumsi jamu didominasi oleh jamu kunyit sebanyak 45%. The WHO China Country Office reported a case of pneumonia of unknown etiology in Wuhan City, China, on December 31, 2019. On January 7, 2020, China identified the case as a new type of coronavirus. On March 11, 2020 WHO declared COVID-19 a pandemic. One of the efforts to increase immunity during the pandemic is by consuming traditional herbal medicine. Traditional herbs made from red ginger, turmeric, and temulawak can improve the immune system in humans and prevent the body from infection with the COVID-19 virus. This study aims to determine the use of traditional herbal medicine in students of the Pharmacy Study Program, Faculty of Medicine, University of Mataram to increase immunity during the COVID-19 pandemic. The method used in this research is descriptive with cross sectional design. The number of samples in the study were 163 students. Data collection was carried out using an online questionnaire in the period 15 to 23 January 2021. The questionnaire used had passed validity and reliability tests and was declared valid and reliable (r = 0.702). The results obtained in this study were 77.9% of students stated that traditional herbal medicine can maintain endurance and the number of students who regularly consumed traditional herbal medicine was 9.8% of students. The use of traditional herbal medicine during the COVID-19 pandemic to increase immunity in students of the Pharmacy Study Program, Faculty of Medicine, University of Mataram was 90.2% where the consumption of herbal medicine was dominated by herbal turmeric as much as 45%.
Penyuluhan Anemia Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan pada Santri Pondok Pesantren Syamsul Falah Sirli Amrina; Candra Eka Puspitasari; Mahacita Andanalusia
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.746 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v1i2.1816

Abstract

Angka kejadian anemia di Indonesia mencapai 32%. NTB merupakan salah satu provinsi yang memiliki penderita anemia yang tinggi. Oleh sebab itu pemerintah NTB melalui Dinas Kesehatan NTB membuat program Gerakan Minum TTD Sebagai Upaya Menurunkan Prevalensi Anemia Pada Remaja, Untuk Percepatan Penurunan Stunting di NTB. Mahasiswa dalam rangka membantu pemerintah melakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Penyuluhan ini dilakukan di Pondok Pesantren Syamsul Falah dimana responden didominasi oleh perempuan yaitu sebanyak 9 responden dari 15 responden. Dimana rata- rata jawaban yang benar dari pengetahuan pre-test sebesar 10,4; SD sebesar 1,723783215 dan persentasenya sebesar 57,777%. Sedangkan hasil dari post-testnya lebih tinggi yaitu rata-rata, SD, persentase berturut-turut sebesar 10,6; 1,638814903 dan 58,888% hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri terkait anemia. Peningkatanpengetahuan santri ini sebesar 1,111%.
Co-Authors Agus Dwi Ananto, Agus Agus Pratomi Mulyo Agustini, Nur Indah Aini, Dinatul Aini, Siti Rahmatul Alfan Fauzi Alfan Fauzi Alhidayah, Nachwa Humaira Ananda Rizantia Nurmalia Ananta, Abdurahman Anggit L. Sunarwidhi Anggun Oktaviani Annisa, Janatul Apriani, Ida Neni Aprilia, Lola Ardhinia, Gusti Ayu Eka Radha Ardiana Ekawanti Ardinia, Gusti Ayu Eka Radha Arfi Syamsun Ariani, Fitri Arisanthi, Luh Citra Asiyah, Nurani Atika, Elda Nur’ Audil, Rohyatul Audra Meivira Aulia Nabila Ayu dahlia Azrin, Muhammad Baiq Aisya Junia Padma Baiq Ayu Wulan Maharani Putri Baiq Bismiranti Haris Baiq Hawarikatun Baiq Ihda Nanda Safriyana Baiq Sofianti Annisa Baiq Sofianti Annisa Baiq Sofianti Annisa Bakhraeni, Bakhraeni Bulkis, Nanda Cahyana, Indah Pertika Putri Christian, Samuel Eza Dani Syaiful Akbar Dania, Desnita Nindy Putri Desa, Wahyu Anggara Dewi Suryani Dewi, Astika Sari Dewi, Ni Made Amelia R Dian Puspita Sari Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha Ega Yuspita Ega Yuspita Darmayanti Erlangga, Ithnan Baqi Putra Eskarani Tri Pratiwi Eustachius Hagni Wardoyo Febhi Pratiwi Fitri Ariani Fitri, Melia Safirani Fitria Maesaroh Fredie Irijanto Fredie Irijanto G.A.P Sri Erwinayanti G.A.P Sri Erwinayati G.A.P. Sri Erwinayanti GAP Sri Erwinayanti GISKA GISKA Hamdin, Candra Dwipayana Handa Muliasari Handa Muliasari Harismagita, Lalu Alan Hasina, Raisya Hasyim, Raisya Hawarikatun, Baiq Hidayati, Agriana Rosmalina Husnul Marifah Ida Ayu Eka Widiastuti Iga Della Delphia Ima Arum Lestarini Iman Surya Pratama Iman Surya Pratama Iman Surya Pratama Pratama Imania Wahyuningsih Indrawan, Silvia Ananta Irma Santika Putri Joko Sumarsono Jurnal Pepadu Khairun Nissa Kurniasani, Baiq Rifka Lalu Husnul Hidayat Lestari, Retno Dita Lisnasari, Baiq Risky Wahyu Luh Citra Arisanthi Luh Citra Arisanthi Luthfanto Hafizhuddin Mahacita Andanalusia Mahacita Andanalusia Mahacita Andanalusia Maharani, Afifah Putri Mahardika, Agustine Manafe, Deary Pretty Genovani Matsna Yuliana Rohiyati Meivira, Audra Melda Putri Zakiyah Melia Safirani Fitri Mudrikah Darajati Muhammad Abdurrahman Fardiaz Mukhlishah, Neneng Rachmalia Izzatul Muslim, Edwin Nadya A. Turisia Nadya Arianita Turisia Nadya Arianita Turisia Nadya Arianita Turisia Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah Ni Made Amelia Ratnata Dewi Nisa Isneni Hanifa Nmar Dewi Noviana, Fitriani Novita Indah Kurata Ayunin Nugroho, Muhammad Iqbal Nur Amalina Sabdarrifa Nurisnaniah, Nurisnaniah Nurmayanggi Aulia Safitri Oktariani, Baiq Rara Pambudi, Dimas Nugroho Pratama, Iman Surya Pratiwi, Eskarani Tri Pujiarohman, Pujiarohman Purba, Ridoni Saoloan Putra, Lalu Muhammad Bagus Oktora Ramadhan Putri, Baiq Ayu Wulan Maharani Putri, Ermita Putri, Nur Romdani Raisya Hasina Raisya Hasina Raisya Hasina Rani Bahiratun Azizah raudatul jannah Rini Nofrida Ris Widianti Risckye, Wahyu Maulana Risnata, Richa Poetri Rizka Amalia Rizqa Fersiyana Deccati Royani Widiyastuti Santika, Selfi Sapena farida Saputra, Yoga Dwi Shifa Hasanah Sirli Amrina Siti Hamida Rahayu Tsania Siti Rahmatul Aini Siti Rahmatul Aini sofiatunnufus Suliyani, Shinta Rahmata Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani Suvia Harpiani Torikul Azis Tri Murti Andayani Tri Murti Andayani Tsania, Siti Hamida Rahayu Ulya, Tuhfatul Utami, Virnia Wanda Virnia Wanda Utami Virnia Wanda Utami Widiyastuti, Royani Widya Wulandari Wulandari Wulandari Yasykurah, Malva Marshaniswa Yazid Maula Arzaqi Yoga Dwi Saputra Yustitia, Nur Tahany Zahara, Baiq Rilda Erliana Zulfiana Fitrianingrum Annas Zulkarnain