p-Index From 2021 - 2026
5.207
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA PADA NOVEL SEROJA KARYA SUNARYONO BASUKI KOESNOSOEBROTO Puspitasari, Puspitasari; Nurhuda, Zamzam; Yanti, Dewi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.97-120

Abstract

Penelitian ini mengambil topik mengenai perkembangan kepribadian tokoh utama pada novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Novel ini bercerita mengenai Ayu Mang, seorang wanita berkasta dari keluarga Bali yang menikah dengan Andy yang merupakan turis asing dari Inggris. Kepribadian Ayu Mang dalam setiap perkembangan kehidupannya membuat penulis tertarik untuk mengetahuinya lebih dalam. Maka dari itu masalah yang dikaji dalam penelitian ini mencakup perkembangan kepribadian tokoh utama novel Seroja Sunaryono Basuki Koesnosoebroto, faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Berkaitan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kepribadian tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dan menguraikan faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Hasil penelitian novel Seroja diantaranya, perkembangan kepribadian tokoh Ayu Mang yang cukup stabil dalam setiap tahap kehidupannya yang mencakup mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan. Sementara dalam faktor dan fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan, Ayu Mang memiliki pola perkembangan mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan.  Faktor-Faktor dan Fakta-Fakta yang Mempengaruhi Sikap Perubahan dan Perkembangan tokoh utama mencakup  penampilan diri, perilaku, stereotip budaya, nilai-nilai budaya, perubahan peranan dan pengalaman pribadi. 
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Pola Hidup Sehat Puspitasari, Puspitasari; Rinata, Evi; Salim, Agus
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.387 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i1.3258

Abstract

Improving the level of public health can be started by increasing sufficient knowledge about healthy lifestyles. The period of the elderly is a period of life that needs attention because this period is susceptible to disease. Community service activities aim to broaden the views on the importance of health for the elderly. This activity was carried out at the elderly Posyandu, Jiken Village, Tulangan, Sidoarjo in March to April 2019. The method used was observation, Point of Care Testing (POCT) training for Posyandu cadres, counseling and consultation regarding healthy lifestyles. The result of this activity is that Posyandu cadres can do Point of Care Testing (POCT) and can implement it continuously because the simple medical devices they have are complete. In addition, the elderly people are increasingly enthusiastic to come to the posyandu. This can be seen from the list of visits and activeness of the elderly in participating in the whole series of activities while in the posyandu.
Binary Opposition in Narrations of “Native” in Social Media Puspitasari, Puspitasari
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2018): June 2018 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v3i1.146

Abstract

The “native” or pribumi term as a narrative emerged into the public sphere and raises questions since October 16, 2017, whether the term is merely a conversation on the surface or more deeply describes the narrative that represents the socio-cultural aspect of Indonesian society. The study was conducted using twitter as a locus of observation within the period of November 8-16, 2017. Based on the idea that a social text reflects a narrative building constructed socio-cultural and leaves a long history trail, preliminary findings indicate that Indonesian society has a historical heritage of Dutch colonialism on native and non-native (Chinese/Tionghoa). The "native" narratives of the present are not only built on the issue of social inequalities between native versus Chinese, but rather show imaginations about the influence of the Chinese group's economic resources on power. The narrative does not only touch on the economic and political aspects, but also the religions, historically potentially becoming a conflict played by interest groups ahead of the 2018 elections and the 2019 presidential election. Suggestions for anticipating vulnerabilities are to conduct media literacy programs involving multiple stakeholders, both government and civil society, include scholars.
Manajemen Ekstrakurikuler Pramuka SD Negeri 02 Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Puspitasari, Puspitasari; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman; Wuryandini, Endang
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 5 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v5i2.8010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen ekstrakurikuler pramuka SD Negeri 02 Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian kualitatif fenomenologi.  Subyek penelitian adalah kepala Sekolah, guru, komite, wali murid, dan siswa.  Obyek penelitian adalah manajemen ekstrakurikuler pramuka meliputi perencanaan, pengorganisasian,  pelaksanaan, dan pengawasan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman sedangkan untuk Uji Keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian manajemen ekstrakurikuler mencakup: 1) Perencanaan  ektrakurikuler pramuka merupakan proses penyusunan dan pembentukan program kerja mulai dari uraian kegiatan, target, sasaran, waktu, penanggung jawab hingga sumber dana. 2) Pengorganisasian ekstrakurikuler pramuka merupakan proses pembagian kerja, sistem kerjasama antar personel, dan pembentukan struktur kelembagaan organisasi pramuka, jadwal dan materi pelatihan, pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ekstrakurikuler pramuka. 3) Pelaksanaan ekstrakurikuler dilakukan baik secara administratif maupun fisik, dilaksanakan secara tatap muka sedangkan masa pandemik dilaksanakan secara virtual. Struktur materi pelatihan disusun dan disesuaikan tingkat syarat kecakapan umum pramuka siaga. 4) Mekanisme pengawasan dilaksanakan secara internal dan eksternal, bentuk pengawasan dilakukan melalui kunjungan secara langsung dan permintaan laporan kegiatan. Manajemen esktrakurikuler pramuka SD Negeri 02 Beluk berlangsung dengan baik dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang diperoleh dan pelaksanaan fungsi manajemen yang efektif dan efisien
Community policy model in preventing pedophilia crimes in the community on an ongoing basis from the perspective of community citizenship policy Suseno, Bayu; Mustofa, M; Puspitasari, Puspitasari; Adnan, Ricardi S.
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v23i1.95958

Abstract

This study was prompted by the alarming prevalence of sexual violence against children in Indonesia and the continued dominance of repressive approaches in dealing with pedophilia crimes. Historically, public policy responses have focused excessively on criminalisation and law enforcement, with the police as the main actor. This study uses a qualitative approach based on a literature review, utilising the interactive analysis model includes data reduction, conceptual data display, and conclusion drawing through cross-source verification. The findings indicate that addressing the multidimensional complexity of pedophilia requires a preventive governance structure involving six key sectors ( hexahelix model): the government acts as a regulator and legal supervisor; academics providing an evidence-based foundation through empirical research; the business sector contributing with technological innovations for protection and corporate social responsibility (CSR); the media shaping public opinion and conducting educational campaigns; communities acting as agents of daily social supervision and early detection; and civil society organizations (CSOs) focusing on policy advocacy and victim mediation. Optimising this cross-sector collaboration effectively builds a strong social ecosystem grounded in citizen responsibility, the core values of Pancasila, and the strengthening of participatory social control. In addition, this study proposes a practical, operational syntax structured into five integrated stages to ensure the systematic implementation and sustainability of the model. This research contributes to the conceptual and practical development of civic education as a preventive public policy tool, grounded in active citizen participation, to create an environment that protects children.
PENGARUH METODE JOLLY PHONICS TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK Puspitasari, Puspitasari; Wahyuningsih, Siti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102335

Abstract

Kemajuan arus globalisasi menyebabkan ruang dan waktu menjadi tidak terbatas, berkontribusi besar dalam perkembangan teknologi dan memberikan pengaruh pada pendidikan anak usia dini dalam pembelajaran bahasa yaitu keterampilan berkomunikasi dan penguasaan terhadap bahasa asing. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak kelompok B. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah anak kelompok B berusia 5-6 tahun (N=16). Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest design dimana partisipan mendapatkan dua kali pengukuran, sebelum diberi perlakuan (pretest) dan setelah diberi perlakuan (posttest). Uji  hipotesis dengan  paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi (ρ) sebesar 0,000 berarti nilai korelasi antar variabel kuat dan positif, dengan demikian H₁ diterima yaitu terdapat pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak Kelompok B. Kegiatan pembelajaran bahasa Inggris pada penguasaan kosakata tentang buah, bunga dan sayur dengan metode jolly phonics memberikan pengalaman bermakna melalui kegiatan multisensoris. Bentuk pengaruh metode jolly phonics terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris ditunjukkan dengan peningkatan penguasaan kosakata anak setelah diberikan perlakuan sebesar 3,75 %, mencakup kemampuan mengekspresikan bahasa Inggris, pemahaman terhadap kosakata bahasa Inggris, pengetahuan simbol dan bunyi huruf dan kemampuan menunjukkan keaksaraan awal dalam bahasa Inggris.
Co-Authors Abadi , Totok Wahyu Adhitya Marendra Kiloes, Adhitya Marendra Adnan, Ricardi S. Agus Salim Agustanto, Pulung Akbar, Aulia Rizky Fadhillah al-akbar, Wildan Amalia , Fara Putri Ambarani, Putri Yuli Ambarwati, Marfu'ah Amilya, Widya Intan Andika Aliviameita Anggi Anggraeni Kusumoningtyas Anita Anita Aprilianingsih, Sri Athi, Fina Umu Rif Bagus Kukuh Udiarto Batis, Afifah Chylen Setiyo Rini Dewi Yanti Dindadianti , Afif Ida Endang Wuryandini, Endang Evi Rinata Fatimatasari, Fatimatasari Gita Farista Haniah, Lutfi Atul Haryati Haryati Hasanah, Muslimah Uswatun Humesi, Lusi Ibnu Hamad Ilmi, Isyfa'ul Imamah, Siti Aliyatul Innabila, Syifa Intantri, Risma Iswari, Miranti Florencia Jamilatur Rohmah jumiatmoko jumiatmoko Karim, Erna Khomaroh, Annisatul Krisdianti, Rika Kuncoro, Sonni Kusumoningtyas, Anggi Anggraeni Maha, Maha Mardi Santoso Marwan Riki Ginanjar Masúd, Fajriyati Mas’ud B, Mas’ud B Maula, Nala Innayatul Melati Afriani Miftahul Mushlih MUFIDAH, LAILATUL Muhammad Syafei, Muhammad Mukhamad Najib Mustofa, M Muttaqijn, M. Imam Nasiro, Siti Nastiti, Hasna Widya Ngurah Ayu Nyoman Murniati Nirosa, Givari Dwi Nisa, Destriya Alfiara Nuraisyah Nuraisyah Nuratiqah, Nuratiqah Nurfadhillah, Septy nurhuda, zamzam Primastuti, Yuridistya Putri Purwanti, Karunia Nurullita Putra, Ariza Bima Putri, Alifah Ananda R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahman, Rahmadani Ratna Wulandari Restiani, Restiani Rini, Chylen Setyo Risma Risma Riyandi, Ekwan Dwi Rizal Fauzi Rofi’i, Aziz Rohmanudin, Rohmanudin Romdhoni , Arif Runturambi, Arthur Josias Saidah, Sukma Nur Saputra , Muhammad Rizky Sariyadi, Sariyadi Savitra, Igfina El Sela Mitha Selviana Selviana Setiyo Rini, Chylen Silfia Silfia, Silfia Silitonga, Bentonius Siti Wahyuningsih Situmeang, Boima Sriwijayanti, Sriwijayanti Sugiarti Sugiarti Sunarmi Sunarmi Suzanna Ndraha Syah, Muhamad Jawal Anwarudin Syarif Permana Salingkat Syauqillah, Muhammad Syugiarto Syugiarto Tika, Setia Usman, Munjimayansari H. Verdiana, Verdiana Wibowo, Febrian Wahyu Wicaksana, Ragil Satria Yanti, Dewi Yasa, Ecep Suwardani Yasmin, Rizka Afifah Yonika Yeninastiti, Reny Zamzam Nurhuda