Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN PADA KAWASAN INDUSTRI PT.VDNI KEC. MOROSI KAB. KONAWE Andhy Ilga Nur Aisyah; Adris Ade Putra; Try Sugiyarto Soeparyanto
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.198 KB) | DOI: 10.55679/jts.v7i1.6292

Abstract

Keterpaparan terhadap kebisingan yang melebihi nilai ambang batas pada kurun waktu yang cukup lama akan berakibat pada gangguan pendengaran ringan, menimbulkan gangguan emosional yang memicu meningkatnya tekanan darah. Energi kebisingan yang tinggi juga mampu menimbulkan efek viseral, seperti perubahan frekuensi jantung, perubahan tekanan darah dan tingkat pengeluaran keringat, dapat juga terjadi efek psikososial dan psikomotor ringan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan volume lalu lintas yang terjadi pada kawasan pabrik PT. Virtue Dragon Nikel Indonedia (VDNI) Kec. Morosi Kab. Konawe, terutama di daerah pemukiman desa Tani Indah, membandingkan  hasil analisa tingkat kebisingan pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu, dan prediksi tingkat kebisingan yang  terjadi pada tahun 2023. Perhitungan analisa tingkat kebisingan ini dilakukan dengan menggunakan data hasil survey volume lalu lintas, data hasil survey kecepatan lalu lintas di lokasi penelitian dan data survey gradient jalan serta sudut pantul bangunan dengan menggunakan metode Transport Road and Research Laboratory (TRRL).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebisingan maksimum lalu lintas yang ada pada kawasan penelitian berada pada segmen I pada hari Senin berkisar pada nilai 74,16 dB(A), pada hari Rabu sebesar 73,88 dB(A), dan pada hari Sabtu sebesar 73,67 dB(A). Ini karena tingginya volume lalu lintas dan tidak adanya bangunan peredam kebisingan dan pada tahun 2023 mengalami peningkatan yang pada hari Senin berkisar pada nilai 75,73 dB(A), pada hari Rabu sebesar 75,37 dB(A), dan pada hari Sabtu sebesar75,19 dB(A). Kata Kunci : Volume Lalu Lintas, Kecepatan Lalu Lintas, Tingkat Kebisingan, TRRL
OPTIMALISASI FASE, UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus : Jalan H. E. A. Mokodompit – M. T. Haryono) Adris Ade Putra; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Aswandri Aswandri
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10060

Abstract

ABSTRAKPertigaan kampus baru UHO Kota Kendari, merupakan pertemuan antara Jalan H. E. A. Mokodompit - Jalan M. T. Haryono – Jalan H. A. Nasution. Ketiga ruas jalan tersebut dikategorikan sebagai jalan Kelas I dan tipe jalan 4 lajur 2 jalur terbagi (4/2D). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengoptimalisasian fase untuk meningkatkan kinerja simpang bersinyal di ruas  Jl. H.E.A Mokodompit – Jl. M.T Haryono dan H.A. Nasution dan mengetahui besar tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta kapasitas yang terjadi. Metode yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Adapun sumber data yang digunakan pada penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survey lalu lintas harian rata-rata (LHR) dan pengambilan data geometrikHasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini pada kondisi eksisting simpang pada ruas jalan H.E.A. Mokodompit – M.T. Haryono dan H.A. Nasution dengan melakukan perhitungan yang mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, menghasilkan jumlah tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta besar kapasitas yang terjadi adalah sebagai berikut : (a) Ruas jalan H. E. A. Mokodmpit (lengan A), memiliki tundaan total 20.402 smp.det, panjang antrian 52 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 435 smp/jam serta kapasitas sebesar 526 smp/jam. (b) Ruas jalan M. T. Haryono (lengan B), memiliki tundaan total 20.652 smp.det, panjang antrian 54 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 460 smp/jam serta kapasitas sebesar 568 smp/jam. (c) Ruas jalan H. A. Nasution (lengan C), memiliki tundaan total 27.655 smp.det, panjang antrian 78 m, derajat kejenuhan sebesar 0,82, jumlah kendaraan terhenti 731 smp/jam serta kapasitas sebesr 1000 smp/jam.Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini dengan melakukan perubahan fase dari system tiga fase menjadi sistem 2 fase menghasilkan kapasitas yang lebih tinggi, derajat kejenuhan yang lebih rendah serta antrian dan tundaan yang semakin kecil, sehingga simpang tiga pada ruas jalan H. E. A. Mokodompit – M. T. Haryono dan H. A. Nasution akan lebih baik jika menggunakan system dua fase. Besarnya tundaan, panjang antrian, derajat kejenuhan, jumlah kendaraan terhenti serta besar kapasitas yang terjadi adalah sebagai berikut: (a) Ruas jalan H. E. A. Mokodmpit (lengan A), memiliki tundaan total 7.502 smp.det, panjang antrian 23 m, derajat kejenuhan sebesar 0,64, jumlah kendaraan terhenti 398 smp/jam serta kapasitas sebesar 674 smp/jam. (b) Ruas jalan M. T. Haryono (lengan B) dan Ruas jalan H. A. Nasution, memiliki tundaan total 10.099 smp.det, panjang antrian 38 m, derajat kejenuhan sebesar 0,64, jumlah kendaraan terhenti 804 smp/jam serta kapasitas sebesar 2.011 smp/jam. Kata Kunci :   MKJI 1997, Optimalisasi Fase, Simpang Bersinyal
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR DI KONAWE SELATAN (STUDI KASUS : JALAN PUNGGALUKU - AMBESE) Ridwansyah Nuhun; Adris Ade Putra
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.508 KB) | DOI: 10.55679/jts.v5i3.6423

Abstract

Secara umum jalan dibangun sebagai prasarana untuk memudahkan mobilitas dan aksesibiltas kegiatan sosial ekonomi dalammasyarakat. Keberadaan jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian serta sektor lainnya.Mengingat manfaatnya yang begitu penting maka dari itulah sektor pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untukdapat diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaannya. Ruas Jalan Propinsi Punggaluku –Ambesea dengan panjang jalan 8,3 km mengalami tingkat kerusakan ringan, sedang dan berat. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan, dan memberikan tindakan untuk perbaikan kerusakan jalanberdasarkan tingkat dan jenis kerusakan yang terjadi. Tahapan analisa dalam penulisan skripsi ini adalah dengan melakukan surveivisual di lokasi penelitian, menentukan jenis dan tingkat kerusakan dan mengukur dimensi kerusakan yang meliputi panjang, lebardan dalam kerusakan yang terjadi, menghitung luas kerusakan, analisa kondisi kerusakan permukaan Jalan Punggaluku - Ambesea dengan cara menghitung nilai PCI secara keseluruhan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), selanjutnyamenentukan kondisi kerusakan permukaan jalan berdasarkan nilai PCI. Berdasarkan hasil analisa, permukaan Jalan Punggaluku –Ambesea tergolong dalam tingkat kerusakan baik (good) dengan nilai PCI sebesar 70,44. Alternatif perbaikan yang sesuai kerusakan jalan pada segmen II, V, VIdan VII perbaikan dilakukan dengan cara pemeliharaan berkala ,yaitu penambalan (Patching)dan overlay. Untuk segmen I, IV, VIII, dan IX perbaikan dapat dilakukan dengan cara Pemeliharaan rutin yaitu pengisian retak,penambalan lubang, dan pembersih saluran drainase. Segmen III perbaikan dilakukan dengan cara peningkatan jalan rekonstruksi.Kata Kunci : Kerusakan Jalan, Metode PCI
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM APLIKASI TEKNIK PEKERJAAN KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL DI KELURAHAN MOKOAU KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI La Welendo; Edward Ngii; Adris Ade Putra
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.049 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i3.6228

Abstract

Meningkatnya sektor ekonomi hal ini seiring dengan meningkat pembangunan proyek dibidang sipil. Pekerjaan bangunan sipil mencangkup pembangunan perumahan, jalan raya, drainase, irigasi dan lain-lain. Dengan banyaknya kegiatan pembangunan salah satunya yaitu di Kelurahan Mokoau Kota Kendari, maka hal ini tenaga kerja bangunan sipil baik berasal dari penduduk lokal maupun sekitarnya adalah bagian dari pekerjaan yang tidak terlepas dari profesi  pekerjaan, dan memerlukan keterampilan kerja sehingga dapat meminimalkan kegagalan konstruksi bangunan sipil. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah pemberdayaan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap pengetahuan pekerja konstruksi bangunan sipil di Kelurahan Mokoau Kota Kendari dengan menjelaskan kepada para pekerja konstruksi bangunan tentang beberapa metode dan teknologi tepat guna yang lebih baik guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi face to face tempat pekerjaan konstruksi bangunan sipil yang ada di Kelurahan Mokoau serta penjelasan teknis dan detail gambar kerja, Aplikasi lapangan dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan para pekerja konstruksi bangunan sipil. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para pekerja konstruksi di Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu Kota Kendari memiliki respon yang cukup baik dan antusias yang tinggi terhadap kegiatan ini, dapat memiliki keterampilan kerja, dapat memahami spesifikasi dan syarat-syarat teknik pelaksanaan konstruksi bangunan sipil.
PENYELENGGARAAN SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN (SBNP) DI WILAYAH PERAIRAN SULAWESI TENGGARA Arjuna Krisnajaya; Abdul Kadir; Adris Ade Putra
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10057

Abstract

ABSTRAKPeranan transportasi laut yang begitu besar bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah memerlukan pengaturan dan perbaikan pada sistem dan regulasi yang dapat menjamin terwujudnya keamanan dan keselamatan berlayar. Salah satu bentuk pelaksanaan pengaturan dan perbaikan pada sistem dan regulasi pelayaran dalam rangka terwujudnya keselamatan dan keamanan berlayar tersebut adalah pembangunan dan penyelenggaran Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) pada alur–alur pelayaran serta tempat–tempat yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan pelayaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penyelenggaraan SBNP di wilayah perairan Sulawesi Tenggara, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penyelenggaraan SBNP serta merumuskan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengoptimalkan penyelenggaraan SBNP di wilayah perairan Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan kualitas penyelenggaraan SBNP yang diharapkan dengan kualitas penyelenggaraan SBNP yang telah dilaksanakan dengan menggunakan Metode Importance-Performance Analysis (IPA), program SPSS 20 dan uji statistik Wilcoxon Signed Rank. Dari hasil analisis diketahui bahwa tingkat penyelenggaraan SBNP rata-rata termasuk dalam kategori memuaskan dan faktor-faktor yang harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan penyelenggaraan SBNP adalah tingkat pendidikan dan keterampilan petugas SBNP serta Penindakan dan Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Pencurian dan Pengerusakan SBNP. Kata Kunci :   Tingkat Penyelenggaraan, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Importance-Performance AnalysisABSTRACTThe role of sea transportation which is so great for the economic growth of a region requires regulation and improvement in systems and regulations that can ensure the realization of security and safety of sailing. One form of implementation of regulations and improvements to shipping systems and regulations in order to realize the safety and security of sailing is the construction and implementation of Aid to Navigation (SBNP) in shipping lanes and places deemed prone to shipping accidentsThe purpose of this study is to determine the level of SBNP implementation in the waters of Southeast Sulawesi, identify the factors that affect the level of SBNP implementation and formulate steps that can be taken to optimize the implementation of SBNP in the waters of Southeast Sulawesi. This study uses a quantitative descriptive approach by comparing the expected quality of SBNP implementation with the quality of SBNP implementation that has been carried out using the Importance-Performance Analysis (IPA) Method, SPSS 20 program and Wilcoxon Signed Rank statistical test.From the analysis results it is known that the average level of SBNP implementation is included in the satisfactory category and the factors that must be the main priority to improve the reliability of SBNP are the level of education and skills of SBNP officers and Law Enforcement and Enforcement of SBNP Thefters and Damners. Keywords  :    Implementation Level, Aid of Navigation, Importance-Performance Analysis
ANALISIS KINERJA PELABUHAN LAUT NUSANTARA KENDARI “Tinjauan Terhadap Angkutan General Cargo” La Ode Muh. Magribi; Adris Ade Putra; Muh. Ardiwansa
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.05 KB) | DOI: 10.55679/jts.v6i2.6219

Abstract

Penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pelabuhan general cargo Nusantara Kendari berupa nilai (BOR), menganalisis panjang dermaga, Luas lapangan penumpukan dan proyeksi panjang dermaga dan luas lapangan penumpukan 5,10 dan 20 tahun yang akan datang. Hasilnya menunjukkan nilai BOR pada tahun 2015 masih memenuhi standar Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  yaitu di bawah 70%, begitupun di tahun 2020, 2025 dan 2035 mendatang. Panjang dermaga saat ini pada Pelabuhan Nusantara Kendari adalah 197,5 m, sementara kebutuhan dermaga saat ini hanya sebesar 134,40 m , begitupun di tahun 2020 dan 2025 kebutuhan panjang dermaga hanya mencapai 134,40 m, sementara panjang dermaga yang tersedia adalah 197,5 m, tetapi untuk tahun 2035 kebutuhan dermaga mencapai 257,60 m dibutuhkan penambahan dermaga sepanjang 60,1 m. untuk luas lapangan penumpukan yang dibutuhkan pada saat ini hanya sebesar 0,02 ha sementara luas lapangan penumpukan yang tersedia yaitu 2,43 ha, untuk tahun 2020, 2025 dan 2035 luas lapangan penumpukan yang terpakai hanya sebesar 0,05 ha sementara lapangan penumpukan yang tersedia sebesar 2,43 ha, hal ini menunjukan bahwa fasilitas pelabuhan berupa dermaga dan lapangan penumpukan masih mampu menampung arus kapal dan barang hingga 20 tahun yang akan datang.
STRATEGI PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN DALAM MENUNJANG MOBILITAS PERGERAKAN PENDUDUK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Rahman Suardin; Adris Ade Putra; La Ode Muh. Magribi
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.204 KB) | DOI: 10.55679/jts.v7i2.8192

Abstract

ABSTRAKPrasarana transportasi di  Kabupaten Konawe Selatan khususnya  jaringan jalan yang menghubungkan antar wilayah masih belum memadai, hal ini disebabkan kondisi jalan yang sebagian besar dalam kondisi rusak, disamping itu sarana transportasi juga masih belum mendukung, sehingga aksesibilitas antar kawasan internal dan eksternal sangat rendah. Prasarana transportasi seharusnya dapat memberikan manfaat dan dampak yang luas, guna meningkatakan mobilitas dan aksesibilitas pergerakan orang dan barang, Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian guna menemukan strategi dan mengetahui faktor-faktor pengembangan jaringan jalan di  wilayah Kabupaten Konawe Selatan.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:Menganalisis interaksi antar wilayah  berdasarkan pola pergerakan penduduk dalam kerangka pengembangan jaringan jalan  Kabupaten Konawe Selatan. Menentukan strategi pengembangan jaringan jalan dalam menunjang pertumbuhan dan pengembangan wilayah  Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian menggunakan Matrik Asal Tujuam (MAT) yang disertai dengan garis keinginan (Desire Line), untuk memetakan pergerakan penduduk antar kecematan dalam satu kabupaten secara simultan, selain itu penentuan strategi pengembangan jaringan jalan dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi pergerakan antar wilayah di Kab. Konawe Selatan sebesar 20.004  perjalanan  orang/hari. Distribusi perjalanan Internal terbesar terbesar adalah Kecamatan Tinanggea dengan total pergerakan 1600 perjalanan orang/hari, sedangkan perjalanan Internal Terkecil adalah Kec. Wolasi sebesar 349 perjalanan orang/hari.  Pergerakan Ekternal terbesar adalah Kecamatan Ranomeeto ke Kota Kendari dengan 1200 perjalanan orang/hari. Strategi pengembangan jaringan Kabupaten Konawe Selatan dengan menggunakan kekuatan dan memanfaatkan peluang yaitu: Peningkatan produksi pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan. Tersedianya prasarana jalan dan sarana pemasaran hasil produksi pertanian, perkebunan dan peternakan. Optimalisasi pembangunan infrastruktur transportasi guna memenuhi kebutuhan transportasi antar wilayah serta menunjang pengembangan wilayah. Kata Kunci : Pengembangan, Jaringan, Jalan, Pergerakan, StrategiABSTRACTTransportation infrastructure in South Konawe District, in particular the road network that connects between regions is still inadequate, this is due to the condition of the roads which are mostly in damaged condition, beside that, transportation facilities are still not supported, so accessibility between internal and external areas is very low. Transportation infrastructure should be able to provide benefits and impacts, in order to increase mobility and accessibility of movement of people and goods. Therefore, a study is needed to find strategies and to know the factors of road network development in the South Konawe District. The objectives to be achieved in this study are: Analyzing the interaction between regions based on the pattern of population movements in the framework of the development of the road network in South Konawe Regency. Determine a strategy for developing a road network in supporting the growth and development of the area of South Konawe Regency. The study used the Origin Target (MAT) matrix which was accompanied by desires (Desire Line), to map population movements between district in one regency simultaneously, besides the determination of road network development strategies in this study using SWOT analysis. The results showed that the interaction between regions in the South Konawe Regency amounted to 20,004 person trips/day. The biggest internal travel distribution is Tinanggea district with a total movement of 1600 people / day trips, while the Smallest Internal Trip is Wolasi district for 349 person trips/day. The biggest external movement is Ranomeeto district to Kendari City with 1200 person trips/day. The strategy for developing the network of the South Konawe Regency by using force and taking advantage of opportunities, namely: Increasing agricultural production of food crops, plantations and livestock. Availability of road infrastructure and marketing facilities for agricultural, plantation and livestock production. Optimizing the development of transportation infrastructure to meet transportation needs between regions and to support regional development. Keywords : Development, Network, Road, Movement, Strategy
PENGARUH PEMBANGUNAN TERMINAL BARUGA KOTA KENDARI TERHADAP NILAI TATA GUNA LAHAN DIKAWASAN SEKITARNYA Hujiyanto Hujiyanto; Edward Ngii; Adris Ade Putra
Jurnal Perencanaan Wilayah Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Perencanaan Wilayah
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpw.v5i1.11960

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengkaji pembangunan terminal Baruga terhadap perubahan (land use) tata guna lahan di sekitarnya, 2)Menganalisis variabel yang berkorelasi dan memiliki pengaruh yang signifik an serta mengetahui model persamaan perhitungan nilai jual lahan. 3) Menganalisis pengaruh Pembangunan terminal Baruga terhadap perubahan harga lahan  atau nilai lahan.Obyek penelitian ini adalah kawasan sekitar terminal Baruga, untuk meneliti perubahan tata guna lahan dan nilai jual lahan. Variabel variabel untuk penelitian perubahan nilai jual lahan di sekitar kawasan terminal Baruga yaitu : Jarak lahan, luas lahan dan lebar jalan akses. Penelitian ini dilakukan dengan teknik Observasi lapangan/survey, pembagian kuesioner dan wawancara langsung terhadap pemilik lahan. Jumlah responden adalah 194 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Korelasi Pearson dan Regresi Berganda (SPSS).            Hasil penelitian ini adalah terjadi perubahan penggunaan lahan/tata guna lahan, , Variabel yang berkorelasi dan berpengaruh signifikan terhadap nilai jual lahan yaitu (Lebar jalan akses) dengan nilai 0,543 dan angka sig 0,000 sedangkan  model persamaan regresi adalahY = 325.306,22 – 1.042,73 X1 – 4,453 X2 + 33.931,75X3. Sedangkan Nilai jual lahan disekitar terminal baruga yaitu Segmen I= . 348.563,- / m2, Segmen II= Rp. 294.150,- / m2, Segmen II= Rp. 303.965,- / m2.
Sifat Mekanis Batu Kapur Muna Sebagai Agregat Konstruksi Berdasarkan Uji Abrasi Dan Impact Edward Ngii; Adris Ade Putra; Munansar Munansar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.448 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v9i2.4186

Abstract

Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara adalah salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang memiliki daerah tambang batu kapur yang berada di desa Meleura dan Labaha. Pemanfaatan batu kapur masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan kapur bagi lahan pertanian. Pemanfaatan batu kapur dibidang konstruksi belum menjadi perhatian karena sifat mekanis batu kapur masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanis batu kapur muna sebagai agregat konstruksi melalui uji mekanis di laboratorium. Batu kapur diperoleh dari lokasi penambangan di desa Meleura dan Labaha. Batu kapur dipecah dan disaring menggunakan susunan saringan 11/2”, 1”, ¾”, ½”, dan 3/8”. Uji mekanis terhadap kedua batu kapur dilakukan dengan uji abrasi (SNI 03-2417-1991) dan impact  (BS 812:part 3:1975). Selanjutnya hasil pengujian dibandingkan terhadap spesifikasi yang berlaku untuk agregat konstruksi. Hasil uji mekanis menunjukan bahwa batu kapur asal Desa Meleura Kabupaten Muna lebih keras dibanding dari Desa Labaha dengan nilai abrasi masing-masing sebesar 41,66% dan 79,51%. Batu kapur Meleura memiliki nilai Aggregate Impact  Factor (AIV) sebesar 23,06% sehingga layak digunakan sebagai agregat untuk mutu beton kelas II (K125–K275). Penggunaan batu kapur Meleura sebagai agregat konstruksi jalan raya, masih dimungkinkan jika nilai abrasi batu kapur dapat diturunkan dari batas maksimal 40%. Kata kunci: batu kapur, beton, perkerasan, agregat, muna
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Dan Pemeliharaan Irigasi Di Desa Lupia Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna Ahmad Syarif Sukri; La Welendo; Maskur Kimsan; Nasrul Nasrul; Fitriah Fitriah; Ridwan Syah Nuhun; Baso Mursidi; Adris A. Putra; Siti Nurjanah Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v4i1.26428

Abstract

The Lupia Village irrigation network was formed in 1981 through farmer groups from the results of non-governmental organizations. Currently the government has given attention and assistance both through the village fund budget and central government funding assistance, however, there is still a need for program sustainability from related parties. The results of the identification were carried out, namely that there were still few people who did not understand about the more effective use of irrigation water, so that there was always a crop failure where other plots of rice fields had excess water while the farthest plots did not get water. The area of land used by the community is currently around + 35 hectares, but the available land and the potential to be used as rice fields are around + 90 hectares, so that what has not been functioned as rice fields is about + 55 hectares. Seeing this condition, it is very potential to be developed to be able to increase the production of rice fields in Lupia Village, from this potential, the Lecturer of the Faculty of Engineering, Halu Oleo University as part of the Tridarma of Higher Education, carries out community service activities through the transfer of knowledge so that the community can develop, increase production, and improve community welfare, especially the residents of Lupia Village, Kabangka District, Muna Regency. The methods used are socialization, technical guidance, training on procedures for implementing technical irrigation canal development so that water is not wasted and can be fully utilized by farming communities. The expected result is that the community can increase the yield of lowland rice production. Seeing the potential of Lupia Village in Kabangka District, it is hoped that the program can be carried out continuously so that it can increase income and a better standard of living for its people.
Co-Authors Abdi Juryan Ladianto Abdul Kadir Abdul Kadir Abdullah Rachmad Abriansyah, Abriansyah Adhitya Eka Putra Adiyaksa, Reza Ady Sarwono Sarewo Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan, Agustan Ahmad Syarif Sukri Ahmad, Siti Nurjanah Aldinoman, Aldinoman Alhamra, Alhamra Alkadri Alkadri Amsyal Anafi Minmahddun Andhy Ilga Nur Aisyah Apriansyah, Muhammad Risal Arjuna Krisnajaya Armita Amelia Arsyad, , La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muh. Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, Laode Muhamad Nurrakhmad Asman Asman Asri Asri Asri Nova Roma Asrul Asrul Asrullah Tondasi Assiddieq, Moch. Aswandri Aswandri Baso Mursidi Baso Mursidi, Baso Deni Anggraini Dewa Made Ratmawan Edwar Ariano Edwar Ngii Edward Ngii EKO WAHYU PRASETYO Evendi, Rustam Ferdiansyah Ferdiansyah Firman, Andi Fitriah Fitriah Fitriah Masud Fitriah S Fitriah S Fitriah.S Fitriah.S Golok Jaya, La Ode Muhammad Hado, Hado Handa, Muhamad Idham Hardyanty, Vivin Hasddin Hasddin Hasddin, Hasddin Hasmina Tari Mokui Haydir Haydir Hujiyanto, Hujiyanto Iliyas, La Ode Moh Ishak Ishak Israh Israh Jasman Jasman Jasman Jasman Jaya, Laode Muhammad Golok Kaimuddin, Januar Saleh La Karimuna La Ode Aliatin Wuga La Ode Ichwan Sjachrawy La Ode Muh Magribi La Ode Muh Nurrakhmad Arsyad La Ode Muh. Magribi La Ode Muh. Magribi La Ode Muh. Nurrakhmad Arsyad La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad La Welendo Lalang, Lalang Laode, Ringo Taufan Lawalendo Lawalendo Lawelendo, Lawelendo Magribi, La Ode Muh Magribi, La Ode Muh. Masykur Kimsan Maudhy Satyadharma Minson Simatupang Muammar Makmur Muammar Makmur, Muammar Muh. Anando Kolawano Muh. Ardiwansa Muh. Faisal Sahlan Muhamad Faza Almaliki Muhammad Thahir Azikin Muhzamin, Ismail Munansar Munansar Muzammil Makmur MZ, LM Arisman Thamrin Nasrul Nasrul Nasrul Nasrul Nuhun, Ridwan Syah Nurwijayanti PS, Marthen Rachman, Fikran Sanji Rahman Suardin Rahmat Inggi Rahmat Inggi Ramsi, Ramsi Rasmida Rasmida Ridwansyah Nuhun Ridwansyah Ridwansyah Rini Sriyani Romy Suryaningrat Edwin Romy Talanipa Rudi Azis Rudi Balaka Safitri Maladeni, Eva Salam, M. Sambari, Villa Evadelvia Ginal Satyadharma, Maudhy Satyadharma, Maudhy Satya Simatupang, Minson Siti Nurjanah Ahmad Siti Nurjanna Ahmad Sitti Nurjannah Ahmad Sitti Nurjannah Ahmad Statiswaty Sugiarto, Try Surya Baskara Susanti Djalante Syamsiar, Syamsiar Syarifuddin Syarifuddin Tahir Azikin Takdir, Riyan Abdillah Taufik Taufik Taziruddin, Taziruddin Tri Ade Putra Triantini. S. Putri Try Sugiyarto Soeparyanto Tumiwa, Rivaldi Markel Wa Ode Sitti Warsita Mahapati Weko Indira Romanti Aulia Wijaya Saputra, Wijaya Yola Lestari