Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Teknologi Informasi Dan Mekanisme Collaborative Governance Mendukung Penyelenggaraan Transportasi Berkelanjutan Di Provinsi Sulawesi Tenggara Maudhy Satyadharma; Hasmina Tari Mokui; Adris Ade Putra; Laode Muhammad Golok Jaya; Abdul Kadir; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.59

Abstract

Penelitian ini ingin mengkaji dan menganalisis mengenai peran Teknologi Informasi dan Mekanisme Collaborative Governance dalam mendukung penyelenggaraan Transportasi Berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tenggara.  Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dimana informan dipilih secara purposive yaitu menggunakan pertimbangan bahwa mereka memahami permasalahan dalam penyelenggaraan transportasi darat di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran dari Teknologi Informasi terhadap Kebijakan Transportasi berkelanjutan yaitu melakukan pengumpulan data, monitoring dan pengolahan data lebih mudah, efisien dan efektif serta mendorong pengambilan keputusan lebih akurat. Sedangkan peran dari mekanisme Collaborative Governance terhadap Kebijakan Transportasi berkelanjutan yaitu mendorong keterlibatan berbagai pihak, mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik karena masukan berbagai pihak serta mendorong keputusan yang lebih fleksibel dan responsivitas terhadap perubahan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Penentuan Prioritas Penanganan Jalan Kabupaten Konawe Utara Dengan Aplikasi Provincial / Kabupaten Road Management System (PKRMS) Kombinasi Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) Tri Ade Putra; Adris Ade Putra; Try Sugiyarto Soeparyanto; Abdul Kadir; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad; Ridwan Syah Nuhun
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i4.83

Abstract

Penetapan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Konawe Utara masih dipengaruhi oleh kepentingan politik, masalah keterbatasan anggaran, serta belum adanya analisis ilmiah yang digunakan dalam penentuan prioritas penanganan jalan. Penelitian ini bertujuan memperoleh urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Konawe Utara dengan menggunakan aplikasi Provincial / Kabupaten Road Management System (PKRMS), mengetahui urutan kriteria dan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Konawe Utara dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) serta kombinasi keduanya. Penelitian ini menggunakan Metode AHP dan Aplikasi PKRMS versi 1.4.6 dengan menggunakan 6 (enam) variabel yaitu Kondisi Jalan, Volume Lalu Lintas, Pengembangan Wilayah, Biaya, Aksesbilitas dan Kebijakan. Objek penelitian berupa 5 (lima) ruas jalan yang berada di Kabupaten Konawe Utara. Hasil urutan prioritas berdasarkan aplikasi PKRMS, metode AHP dan kombinasi keduanya secara berurutan sebagai berikut Jl.Pariama Jaya – Trans Todoloiyo (1,4,1), Jl. Bendungan Lamonae (3,5,2), Jl.Asera- Asemi Nunulai Raya (2,2,3), Jl. Pelabuhan Matarape Tambakua (4,1,4) dan Jl. Poros Awila – Tapunggaeya (5,3,5). Hasil analisis bobot kriteria dengan metode AHP yaitu kebijakan 23,6 %, Pengembangan Wilayah 22,5%, Aksesbilitas 22,1%, Kondisi Jalan 14,1%, Biaya 13,1% dan Volume Lalu Lintas 4,6%. Penggunaan aplikasi PKRMS dengan kombinasi metode AHP dinilai lebih optimal karena menggunakan data teknis yang bersumber dari survei dilapangan dan data non teknis yang merupakan pendapat dari stakeholder.
Pemanfaatan Inovasi Teknologi dalam Dunia Teknik Sipil: Menuju Konstruksi Masa Depan : Penelitian Surya Baskara; Adris Ade Putra; Minson Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1452

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa dampak besar terhadap praktik teknik sipil modern. Inovasi seperti Building Information Modeling (BIM), penggunaan Internet of Things (IoT), robotika konstruksi, dan material cerdas seperti self-healing concrete menjadi kunci menuju konstruksi masa depan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana inovasi teknologi tersebut dimanfaatkan dalam proyek-proyek teknik sipil serta dampaknya terhadap efektivitas pembangunan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis studi kasus dari berbagai sumber ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknologi inovatif dapat meningkatkan efisiensi hingga 30%, mengurangi kesalahan konstruksi, dan memperpanjang umur struktur. Kendala utama yang dihadapi antara lain biaya awal yang tinggi dan kurangnya tenaga kerja terampil. Kesimpulannya, transformasi teknologi dalam teknik sipil adalah langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan global di masa depan
Konektivitas Jalan, Aksesibilitas fungsional, dan kualitas Ruang kota: studi komprehensif di kawasan Urban: Penelitian Weko Indira Romanti Aulia; Adris Ade Putra; Minson Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1636

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat menimbulkan tantangan dalam penyediaan infrastruktur jalan yang memadai dan pemerataan aksesibilitas terhadap berbagai fungsi kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konektivitas jalan, aksesibilitas fungsional, dan kualitas ruang kota di kawasan urban. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), studi ini dilakukan pada tiga tipologi kawasan (pusat kota, peralihan, dan pinggiran). Analisis dilakukan melalui pemetaan jaringan jalan berbasis GIS, survei persepsi masyarakat, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konektivitas jalan yang tinggi berkorelasi positif dengan aksesibilitas fungsional yang baik serta meningkatnya kualitas ruang kota. Kawasan dengan jaringan jalan yang terhubung dan fungsi kota yang merata menunjukkan kualitas ruang kota yang lebih tinggi dalam aspek kenyamanan, keterjangkauan, dan interaksi sosial. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan jaringan jalan dan desain ruang kota untuk mendukung kota yang inklusif dan berkelanjutan
Penilaian Potensi Wisata dan Pemetaan Lokasi Strategis untuk Pengembangan Desa Wisata di Desa Anggoro Handa, Muhamad Idham; Putra, Adris Ade; Simatupang, Minson; Hasddin, Hasddin; Sambari, Villa Evadelvia Ginal; Jasman, Jasman; Safitri Maladeni, Eva
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 10 No. 1 (2025): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v10i1.7364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pengembangan Desa Anggoro sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan spasial, dengan sistem skoring berbasis enam kriteria utama: keindahan alam, keunikan sumber daya, kegiatan wisata, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Anggoro memiliki skor total 954, yang dikategorikan sebagai “sangat potensial” untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Aspek kebersihan, kenyamanan, dan keamanan memperoleh skor tertinggi, mencerminkan kondisi lingkungan dan sosial yang terjaga. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat integrasi antara metode analisis kuantitatif dan spasial dalam evaluasi wilayah berbasis potensi lokal. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan penyusunan kebijakan zonasi wisata, penguatan infrastruktur ekowisata dan edukasi, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam tata kelola desa wisata. Model ini dapat direplikasi pada wilayah perdesaan lain, khususnya di Indonesia Timur yang masih minim kajian akademik tentang pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Analisis International Roughness Index (IRI) Terhadap Nilai Tingkat Kerusakan Ruas Jalan Nasional Batas Kab. Kolaka / Kab. Bombana – Boepinang Arsyad, Laode Muhamad Nurrakhmad; MZ, LM Arisman Thamrin; Apriansyah, Muhammad Risal; Faharuddin, Faharuddin; Saputra, Wijaya; Muhzamin, Ismail; Putra, Adris Ade
Action Research Literate Vol. 8 No. 12 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i12.2544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi permukaan jalan pada ruas jalan nasional batas Kabupaten Kolaka - Kabupaten Bombana hingga Boepinang di Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan menggunakan pendekatan International Roughness Index (IRI) sebagai parameter utama dalam pengukuran kualitas jalan. Kondisi infrastruktur jalan yang baik sangat berperan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan efisiensi logistik, sedangkan kerusakan jalan dapat mengakibatkan penurunan kenyamanan, keselamatan, serta peningkatan biaya operasional kendaraan. Data penelitian ini diperoleh melalui survei lapangan yang dilakukan dengan alat IRImeter 2 pada interval setiap 100 meter, menghasilkan pengukuran nilai IRI yang kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan jalan, yaitu kategori kondisi baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total panjang jalan sebesar 10 km, sebesar 31% atau 3,1 km berada dalam kategori baik yang memerlukan pemeliharaan rutin; 64% atau 6,4 km termasuk dalam kategori sedang yang membutuhkan pemeliharaan berkala; dan 5% atau 0,5 km diklasifikasikan sebagai rusak ringan yang membutuhkan peningkatan struktur jalan. Tidak ditemukan bagian jalan dalam kondisi rusak berat. Secara keseluruhan, tingkat kemantapan jalan pada ruas tersebut mencapai 95%, mencerminkan bahwa sebagian besar ruas jalan dalam kondisi stabil. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam prioritas pemeliharaan dan perbaikan, serta sebagai acuan dalam perencanaan anggaran dan kebijakan pemeliharaan jalan nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemantauan rutin menggunakan indeks IRI untuk mendukung upaya perbaikan yang terukur dalam rangka peningkatan kualitas infrastruktur transportasi di Indonesia.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Tertib Parkir di Kabupaten Bombana Ramsi, Ramsi; Firman, Andi; Salam, M.; PS, Marthen; Hado, Hado; Putra, Adris Ade; Soeparyanto, Try Sugiyarto; Arsyad, , La Ode Muhamad Nurrakhmad; Nasrul, Nasrul; Laode, Ringo Taufan; Satyadharma, Maudhy Satya
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v7i2.556

Abstract

The development of transportation grow, thus affecting the motorized vehicles number, especially motorbikes. This has consequences, namely traffic accidents. This provides encouragement for many parties to continue to socialize community service activities in order to encourage increased awareness of drivers in orderly traffic and also orderly parking of vehicles. The implementation of this traffic safety and orderly parking socialization activity was carried out for four days (February 10-13, 2025) in Bombana Regency with 80 service users who received socialization in the form of brochures and flyers by the socialization team. The results of the socialization evaluation obtained through the distribution of questionnaires showed that there was an increase in understanding of service users by 55.4% after socialization event, which indicates the effectiveness of understanding the contents of the material in encouraging increased understanding and awareness in safe, comfortable, safe traffic and obeying traffic rules.
Persepsi Kinerja dan Dampak Transportasi Online terhadap Pendapatan Pengemudi Angkutan Kota (Studi Kasus Trayek R.02 Kota Kendari) Soeparyanto, Try Sugiyarto; Adiyaksa, Reza; Putra, Adris Ade; Statiswaty, Statiswaty
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i1.3855

Abstract

Online-based transportation is rife amidst the condition of the public transportation system in urban areas and in the City of Kendari, Southeast Sulawesi, which needs to be better organized. Offering high flexibility and accessibility, affordable costs, multilevel comfort, and even security guaranteed by the company, it is undeniable that people who need to make a switch move under the pretext of consumer freedom to choose better. Social jealousy cannot be contained, especially for conventional transportation (Angkot) already operating. Gradually the number of online-based transport fleets is increasing, and of course, it affects the income of Angkot drivers. Therefore, reviewing the performance from the passengers' perspective tries to see to what extent the Angkot can meet expectations. The analysis used the Customer Satisfaction Index (CSI) method and Importance Performance Analysis (IPA). In addition, the statistic tests whether public transportation drivers have decreased income due to the increasing prevalence of online-based transportation. Respondents of public transportation passengers (users) were 400 people and 91 public transportation drivers. The results show that Online Transportation's presence hurts public transportation drivers' income levels. A decrease in the level of income of the drivers indicates this difference. The average daily income before online transportation was Rp. 151,000 - Rp. 200,000 and Rp. 51,000 - Rp. 100,000 after. On the other hand, for users, the results of the CSI analysis show that the Fare Variable is considered Satisfied for the user. At the same time, Safety, Comfort, Regularity, Smoothness, and Accuracy are rated Normal/Neutral. The Dissatisfied Variables are Safety and Pollution. In the IPA analysis, seven attributes are in Quadrant II, which means that users rate public transportation as 'Keep Up The Good Work', and six attributes are in Quadrant I, which means they need serious attention and 'improvement'. While the other 16 attributes are in quadrants III and IV, namely 'Low Priority' and 'Possible Overkill'.
Analysis of Space Designation Direction Based on Building Area Coefficient, Accessibility, and Building Function: Study on Lakidende University Development Plan Haydir, Haydir; Putra, Adris Ade; Amelia, Armita; Asrul, Asrul; Hasddin, Hasddin; Karimuna, La; Jasman, Jasman; Azis, Rudi; Alkadri, Alkadri; Taufik, Taufik; Roma, Asri Nova; Lestari, Yola
Logistic and Operation Management Research (LOMR) Vol. 4 No. 2 (2025): Logistic and Operation Management Research (LOMR)
Publisher : Research Synergy Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/lomr.v4i2.3309

Abstract

The growing population and increasing demand for space have made spatial planning a critical component of sustainable development. In a campus environment, efficient spatial organization supports both academic and social functions. With Lakidende University experiencing a rise in student numbers, strategic space utilization has become essential. This study analyzes the spatial development direction of Lakidende University based on building coefficient, accessibility, and building functions. A qualitative approach with a quantitative descriptive design was applied. Data were collected through field observations, documentation, and document review. Key variables included the building coverage ratio (minimum 30%), accessibility, and functional use of buildings. The analysis compared existing campus conditions with relevant spatial regulations. Tools such as ArcGIS and SketchUp supported site planning analysis. The findings indicate that Lakidende University, spanning 30,000 m², has 27,197.16 m² of non-buildable land (8.1%), while the current building coefficient reaches the minimum threshold of 30%. The available development area is 8,159.15 m². Based on the number of students, lecturers, and staff in 2023, projected spatial needs for new faculty buildings, a library, canteens, parking, and open areas amount to 5,964.5 m². This remains within the allowable development area. The results demonstrate adequate space for future expansion. This research offers fresh insight into campus spatial planning at Lakidende University, addressing previously unexamined gaps. By evaluating land use coefficients, accessibility, and spatial functions, the study presents practical strategies for efficient space management to support long-term institutional growth and sustainability.
Co-Authors Abdul Kadir Abdul Kadir Abdul Kadir Abdullah Rachmad Adhitya Eka Putra Adiyaksa, Reza Ady Sarwono Sarewo Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan Agustan, Agustan Ahmad Syarif Sukri Ahmad, Siti Nurjanah Alhamra, Alhamra Alkadri Alkadri Almaliki, Muhamad Faza Amelia, Armita Anafi Minmahddun Andhy Ilga Nur Aisyah Apriansyah, Muhammad Risal Arjuna Krisnajaya Arsyad, , La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad, Laode Muhamad Nurrakhmad Asman Asman Asri Asri Asrul Asrul Aswandri Aswandri Azis, Rudi Baso Mursidi, Baso Deni Anggraini Dewa Made Ratmawan Edwar Ngii Edward Ngii Edward Ngii EKO WAHYU PRASETYO Evendi, Rustam Ferdiansyah Ferdiansyah Firman, Andi Fitriah Masud Fitriah S Fitriah S Fitriah.S Fitriah.S Hado, Hado Handa, Muhamad Idham Hardyanty, Vivin Hasddin, Hasddin Hasmina Tari Mokui Haydir, Haydir Hujiyanto, Hujiyanto Ishak Ishak Israh Israh Jasman Jasman Jaya, Laode Muhammad Golok Kaimuddin, Januar Saleh La Karimuna La Ode Muh Magribi La Ode Muh. Magribi La Ode Muh. Magribi La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad La Welendo La Welendo, La Lalang, Lalang Laode M. Golok Jaya Laode Muhammad Golok Jaya Laode, Ringo Taufan Lawalendo Lawalendo Lawelendo, Lawelendo Lestari, Yola Magribi, La Ode Muh Magribi, La Ode Muh. Mahapati, Waode Sitti Warsita Maudhy Satyadharma Muammar Makmur Muammar Makmur, Muammar Muh. Ardiwansa Muhzamin, Ismail Munansar Munansar Muzammil Makmur MZ, LM Arisman Thamrin Nasrul Nasrul Nuhun, Ridwan Syah Nurwijayanti PS, Marthen Rachman, Fikran Sanji Rahman Suardin Ramsi, Ramsi Rasmida Rasmida Ridwan Syah Nuhun Ridwan Syah Nuhun Ridwansyah Nuhun Ridwansyah Ridwansyah Rini Sriyani Roma, Asri Nova Romy Talanipa, Romy Rudi Balaka rudi balaka Rudi Balaka Rudi Balaka, Rudi Safitri Maladeni, Eva Salam, M. Sambari, Villa Evadelvia Ginal Satyadharma, Maudhy Satyadharma, Maudhy Satya Simatupang, Minson Siti Nurjanah Ahmad Siti Nurjanna Ahmad Sitti Nurjannah Ahmad Sitti Nurjannah Ahmad Statiswaty Sugiarto, Try Surya Baskara Susanti Djalante Syamsiar, Syamsiar Syarifuddin Syarifuddin Tahir Azikin Takdir, Riyan Abdillah Taufik Taufik Taziruddin, Taziruddin Tri Ade Putra Triantini. S. Putri Try Sugiyarto Waode Sitti Warsita Mahapati Weko Indira Romanti Aulia Wijaya Saputra, Wijaya