Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM EVALUASI REFORMASI BIROKRASI (SERABI) KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2019 Aulia Nursi Kusumaningtyas; fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi penggunaan aplikasi Sistem Evaluasi Reformasi Birokrasi atau yang disebut dengan SERABI di Kabupaten Pemalang tahun 2019. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teori implementasi kebijakan Franklin & Reply dan Edward III yang digunakan untuk mengetahui hasil implementasi dan hambatan dalam penggunaan aplikasi SERABI sebagai percepatan reformasi birokrasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi dan hambatan penggunaan aplikasi SERABI dalam proses pelaksanaan evaluasi reformasi birokrasi pada Pemerintah Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SERABI dalam pelaksanaannya telah memberikan kemudahan dalam monitoring dan evaluasi input penilaian reformasi birokrasi di Kabupaten Pemalang, namun belum dapat dikatakan maksimal karena munculnya berbagai hambatan dari faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi yang mengharuskan aplikasi dihentikan sementara waktu untuk perbaikan dan pengembangan. Implementasi kebijakan penggunaan aplikasi SERABI masih menunjukkan ketidakberhasilan yang mana kebijakan diterapkan tanpa adanya sumberdaya dan peraturan pendukung untuk mewujudkan keberhasilan implementasi kebijakan
UPAYA KPU KOTA SEMARANG DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEMARANG 2020 Indah Aprilia Putri; Puji - Astuti; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui upaya dan hambatan KPU Kota Semarang terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam pilwakot 2020 di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif hanya menggambarkan tentang suatu variable, gejala atau keadaan dengan data deskriptif berupa lisan dari narasumber dan perilaku yang dapat diamati.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan studi pustaka, peneliti mewawancarai Komisaris Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM di KPU Kota Semarang. Hasil penelitian, upaya KPU Kota Semarang untuk meningkatan partisipasi masyarakat dengan teori Cutlip menggunakan 4 indikator yaitu Fact Finding dengan mengidentifikasi masalah yang terjadi. Planning and Programming dengan menyusun strategi yang akan dilakukan untuk sosialisasi yaitu dengan merujuk pada PKPU Nomor 10 Tahun 2020 Pasal 84. Taking Action and Comunications yaitu tahap implementasi sosialisasi dengan menggunakan metode langsung serta sosialisasi metode tidak langsung dengan mengoptimalkan media digital. Evaluasi sebagai upaya untuk perbaikan dan inovasi pada pilkada selanjutnya
Analisis Patron Klien Terhadap Kemenangan Partai Golkar Kabupaten Tanah Datar Sejak Reformasi Irvan Ansyari; Priyatno Harsasto; Fitriyah Fitriyah
Indonesian Journal of Religion and Society Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Indonesian Center for Religion and Society Studies (InTReSt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.596 KB) | DOI: 10.36256/ijrs.v1i1.9

Abstract

Golkar as the dominance party in Tanah Datar is an interesting case study for Islamic values area in their customs. This shows the weak political flow in Tanah Datar. The political dominance of Golkar has occurred since the New Order era until the collapse of the new order power that showed by the winner of regional head elections (Bupati), Golkar in DPRD and the power of the Golkar Party. This study used qualitative descriptive through in-depth interviews with selected informants through purposive sampling. The results indicate that the patron client relationship occurs between the Golkar Party cadres and the supporting community. This is indicated by a very wide and structured Golkar Party network starting from the Regent, adat institutions, religious leaders, businessmen, cultural figures and Wali Nagari.
Kepemimpinan Tri Rismaharini dalam Mengatasi Pengelolaan Sampah di Kota Surabaya Mohd Rahmaddhoni Pratama; Fitriyah Fitriyah
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.496 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.608

Abstract

The city of Surabaya is becoming a global model model in the problem of tackling waste. Risma program with Sustainable Development Goals policy is able to solve the problem of waste waste in Surabaya. Furthermore, this study will explain how Tri Rismaharini's leadership as Mayor of Surabaya in driving public participation and bureaucracy in tackling the garbage problem. This research method uses descriptive skin. Research data obtained from primary data through informants surabaya city government apparatus and the community is quite representative. Secondary data by quoting books, journals, documents and online media. Data analysis techniques in this study through data reduction, data display and drawing conclusions. The results showed that Tri Rismaharini's leadership has a disciplined and assertive leadership style, both in serving the community. Although Risma is known as a leader who cannot accept criticism, nor advice. But tend to participating, because it is more concerned with the process and implementation in the field and tends to tell, where demanding to be firm and disciplined against waste management in the city of Surabaya.
MENJADIKAN PEMILIH PEREMPUAN KOTA SEMARANG YANG CERDAS MEMILIH DALAM PEMILU SERENTAK 2019 Fitriyah Fitriyah; Puji Astuti; Dewi Erowati; Nunik Retno Herawati; Priyatno Harsasto
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 3 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.435 KB)

Abstract

The 2019 general election was the first simultaneous election, besides the voter turnout of Semarang City in the last election did not reach the KPU RI's target of 77.5%. This election socialization program was to increase the quantity and quality of voter turnout. The number of women voters in the City of Semarang is greater than men, so women are the target group. This program chose "Kelompok Arisan PKK RT" (neighborhood group) as the target group. Every neighborhood in Semarang has that group, whose members are housewives, who regularly hold monthly meetings. The program chose purposefully three "Kelompok Arisan PKK RT". The Implementation of the program through collaboration with members of the "Relasi" of KPU of Semarang City. The method used is a lecture, dialogue, and questions and answers. The results stated that the election socialization for the "Kelompok Arisan PKK RT" was able to increase the knowledge of women voters about the general election simultaneously.
PENDIDIKAN POLITIK UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MAHASISWA PADA PILKADA SERENTAK Supratiwi Supratiwi; Nunik Retno Herawati; Priyatno Harsasto; Fitriyah Fitriyah; neny marlina; dian iskandar
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.477 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2021.9583

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema pendidikan politik yang menyasar mahasiswa sebagai target grup berbentuk sosialisasi. Kegiatan pengabdian ini masuk dalam kategori  sosialisasi politik tidak langsung karena menggunakan new era media secara daring dengan memanfaatkan platform Youtube sebagai channel untuk menyampaikan pesan pendidikan politik. Pengabdian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu survey dan sosialiasi. Survey dilakukan untuk mengetahui konsep partispasi politik target group, sementara sosialisasi ini bertujuan untuk mengupgrade pengetahuan politik dan juga meningkatkan kesadaran atas kewajiban sebagai warga Negara. Ujung pendidikan politik ini adalah pada eskalasi baik kuantitas maupun kualitas partisipasi dalam cycle election, karena partisipasi politik merupakan salah satutolak ukur demokrasi dan sangat penting dalam menghidupkan roh demokrasi suatu Negara.Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema pendidikan politik yang menyasar mahasiswa sebagai target grup berbentuk sosialisasi. Kegiatan pengabdian ini masuk dalam kategori  sosialisasi politik tidak langsung karena menggunakan new era media secara daring dengan memanfaatkan platform Youtube sebagai channel untuk menyampaikan pesan pendidikan politik. Pengabdian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu survey dan sosialiasi. Survey dilakukan untuk mengetahui konsep partispasi politik target group, sementara sosialisasi ini bertujuan untuk mengupgrade pengetahuan politik dan juga meningkatkan kesadaran atas kewajiban sebagai warga Negara. Ujung pendidikan politik ini adalah pada eskalasi baik kuantitas maupun kualitas partisipasi dalam cycle election, karena partisipasi politik merupakan salah satutolak ukur demokrasi dan sangat penting dalam menghidupkan roh demokrasi suatu Negara.
ANALISIS KINERJA LEGISLASI LEMBAGA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH DI MASA PANDEMI COVID-19 Mayyasari Timoer Gondokusumo; Kushandajani Kushandajani; Fitriyah Fitriyah
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jtp.v6i2.4248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja legislasi Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah di masa pandemi Covid-19. Berbagai pembatasan kegiatan terjadi, termasuk di Lembaga pemerintahan seperti DPRD Provinsi Jawa Tengah. Terkait dengan hal ini, penting untuk di analisis kinerja legislasi Lembaga DPRD Jawa Tengah di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode Mix Method, dengan metode kuantitatif sebagai metode utamanya yang dilakukan melalui pembagian kuesioner. Sedangkan metode kualitatif digunakan sebagai pendukungnya, dimana dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) kepada informan, serta dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan kemudian akan dirumuskan serta di analisis menggunakan beberapa teori untuk melihat factor apa saja yang mempengaruhi proses legislasi serta mencari dimensi pengukuran proses legislasi. Selanjutnya akan dilakukan penarikan kesimpulan sehingga menjadi sebuah penemuan. Adapun temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan kinerja legislasi di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut di tunjukkan dengan tidak terselesaikannya ranperda secara maksimal di Lembaga DPRD Provinsi Jawa Tengah, dimana terdapat 18 ranperda yang diagendakan, hanya dua ranperda yang berhasil tersusun. Dengan demikian perlu dilakukan strategi dalam menghadapi situasi tersebut, seperti meminimalkan pertemuan namun memaksimalkan agenda pembahasan.
Keberpihakan Semu dalam Pencalonan: Kegagalan Calon Legislatif Perempuan Nomor Urut 1 Nisma Laela Nurafifah; Fitriyah Fitriyah
JCIC : Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial Vol 3 No 2 (2021): JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial
Publisher : CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51486/jbo.v3i2.32

Abstract

The Golkar party in Sragen district for the Sragen election area in the 2019 elections carried out Women’s candidate at number one, a strategic number for affordability. Yet the candidate failed to be chosen. Fenemena recruitment for women’s candidacy is thought to be the factor, and the legislative candidate is not strong enough from the modality. The study used qualitative methods, data collecting used interviews and document studies. Informants in the study were Women’s legislative candidate in the Sragen-1 election area, successful teams, party administrators, and voters. Studies indicate that the nomination of the women’s was done in a manner indicated by the party steward to the community and by the village manager. The way it is justified to make Women’s legislative candidate on the bike not competent. In addition to the small percentage of Women’s legislative candidate, it is not known to the public. Women’s legislative candidate are also hempered by limited modality holdings in order to win elections. Partai Golkar di kabupaten Sragen untuk daerah pemilihan Sragen 1 pada Pemilu 2019 mengusung calon perempuan di nomor urut satu. Nomor strategis untuk keterpilihan. Namun calon tersebut gagal terpilih. Fenomena asal rekrutmen dalam pencalonan perempuan diduga menjadi faktor penyebabnya. Selain itu calon legislatif tersebut tidak cukup kuat dalam kepemilikan modalitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah calon legislatif perempuan di daerah pemilihan Sragen-1, tim sukses, pengurus partai, dan pemilih. Hasil penelitian menunjukkan penominasian calon perempuan dilakukan dengan cara “penunjukan” yang dilakukan oleh pengurus partai kepada masyarakat serta pengurus partai yang berada di tingkat Desa. Cara tersebut menyebabkan calon legislatif perempuan yang diusung tidak memiliki kompetensi yang sesuai. Selain itu calon legislatif perempuan yang diusung juga kurang dikenal oleh masyarakat. Calon legislatif perempuan juga dihambat oleh kepemilikan modalitas terbatas untuk bisa memenangkan pemilihan.
Anti-feminist Movement, Hegemonic Patriarchy, and Gender Equality Challenges: The Case of the Sexual Violence Elimination Bill Laila Kholid Alfirdaus; Lupyta Agra Divina; Fitriyah Fitriyah
Jurnal Humaniora Vol 34, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jh.73538

Abstract

Challenges to gender equality in Indonesia are not only related to men and male patriarchy. Using the case of the Sexual Violence Elimination Bill, women, specifically those supported by the party affiliated with political Islam, can also hamper the promotion of women’s rights and equality. Hegemonic patriarchy explains the phenomenon through relating the rejection against the Bill to the patriarchal tendencies planted through religious institutions and teaching. The teaching that places women as a secondary creature after men and as the object of men’s authority (Imamah), is taken for granted, believed to be transcendental, turned into an ideology, and concretized through a movement against feminism. All points that try to assert women’s fundamental rights in the Bill are coined as Western values and are rejected as seen as anti-Islam. Reflecting from the case, it becomes clear that challenges towards gender equality are currently getting harder, as they come not only from patriarchal men, but also women who are hegemonized by patriarchal values and take an anti-feminist stance as part of preserving Islam. Tracing through secondary and primary sources, applying desk reviews and interviews with male and female activists, both for and against the Bill, this paper identifies that the rise of anti-feminist sentiment is rooted alongside contemporary Islamization, which has mushroomed in the post-Reformasi era, and poses new challenges to promoting gender equality.
Politik Dinasti Pada Kandidasi Perempuan Dalam Pilkada Serentak 2015 Di Jawa Tengah Fitriyah Fitriyah
JURNAL ILMU SOSIAL Volume 17, Issue 1, Year 2018
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.69 KB) | DOI: 10.14710/jis.17.1.2018.39-52

Abstract

The Fact that candidacy of women in simultaneously local head election (pilkada serentak) 2015 at Central Java more give opportunities for the wife or daughter of the head/former head of region, indicating women's candidacy opportunities are limited to elites (political dynasty) and therefore exclusive, is contradict with norm of democracy which is inclusive. The studies aim to analyze practice of political dynasty in women candidacy in concurrently local election 2015 at Central Java, previous studies are see it as negative for democracy. This Study also to make recommendation on this pattern of nomination. This study uses literature study .The data sources are literatures , documents and the news media that relevant, both published or no published . The Information that were collected then recorded , processed and analyzed. The study result shows that the nomination women as candidate based kinship no inevitable faced on internal and external barriers of women in politics. Strategy of political dynasty for women can be read as affirmation policy which are not provided by regulation pilkada . However, this study recommend a more inclusive (open) competition within pilkada through decline threshold limit candidation for party that nominee women as candidate in pilkada.
Co-Authors -, Supratiwi - Achmad Gufron Kharima Agus Susanta Ahmad Taufiq Ahmalia, Aida Fitris Akhmad Muzadi Akhpriyani Trisnawati Akhsin M Alfirdaus , Laila Kholid Alfonsus Ega Putria Warsanto Amelia Friska Cahyani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Harisa Pane Anggun Putri Dayanti Ani Noor Septiani Anisa Maulina Rahma Ari Pradhanawati ARIN RISKI ASTARIA Aulia Nursi Kusumaningtyas Bahri, Rofiul Balqis Dwi Indraswari Bondan Prasetio Budi Setiyono Budi setiyono Budi Setiyono Budi Setiyono CICI WIDIAN SARI CICI WIDIAN SARI, CICI WIDIAN Cinda Khansa Arroiffah Cristian Pattar Pandapotan Dantes, Elsha Febria Dega Okta Munaleza Dewi Erowati Diah - Wulansari Dian Iskandar Dian Pratiwi Dian Puspita Sari Diaz Aisyah Pratiwi dzauqulazali noor mustika sari, dzauqulazali noor Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Elizabeth Anggit Sekar Citra T Elysa Wahyu Purbondari Endang Larasati Eno - Aldonaturrohmah Eri Nofianto Erowati, Dewi - Evva - Rohhayati Fadhilah Nur Endah Fadil Anugrah Prasetyo Fahmi Nur Ichsan Fanino Jati Maulana, Fanino Jati Fernanda Dimas Bagas Pratama Ferry Priyono Putro Fia Yasmin Ni’nal Maula Fikrian Akbar Islamsyah Ganis - Wisnujati Ghiffary Asy Syaukani Ghinanti Cahya Munalif Gustine, Queenia Brainabila Halimah Tri Ely Kasanah Haloho, Noprizal Haryati, Eri Heharero Tesar Ashidiq Henry Sofyan Rois Hidayatullah, Umar Ilham I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilham Yuri Nanda Indah Aprilia Putri Indra Ispriawan Sidik Insan Azzamit Irbah Muthianing Hardanti Irma Aulia Tamara Fransisca Irsyad - Majid Irvan Ansyari isnaningtyas, yuliana Iswandi . Juang Gagah Mardhika Khanif Idris Khanifatul Mukaromah Khisbatul - Faizah Khoirur Rohman Krisnanto, Indra Wahyu Kushandajani . Kushandayani . Kushandayani undip Kusuma Achmad Harianto Laila Khalid Al-Firdaus Laila Kholid AlFirdaus Laila Kholid Alfirdaus Lupyta Agra Divina Lusia Astrika Lusia Astrika Lusia Brilian Dian Pratiwi M. Reza Atmaja Hadi Mangkunegara, RM Ahmada - Manuel, Savanna Fransisca Sylvia Maria Ayu Nugraheni Maria Mutiara Natauli Malau Masruri, M. Aji Mayyasari Timoer Gondokusumo MHD Rafi Yahya, MHD Rafi Mohammad Emir Aldrian Mohd Rahmaddhoni Pratama Muhammad Adnan Muhammad Adnan Muhammad Akbar Rafsanjani Muhammad Lutfhi Raihan muhammad mifthul huda Setiaji Muhammad Shindid Muhaimin Muhammad Yusri AR Muharam, Ricky Santoso Muhtar Muhtar Nadia - Sukmawati Nainggolan, Carol Ratna Alyssa Nawangsih Sekarwidhi Neilla Qurota A’yumn Neni Marlina Nenny Marlina Neny - Marlina neny marlina Neny Marlina, Neny Niken Fitri Aristya Kurniasih Nimas Anggoro Kasih Nisma Laela Nurafifah noviya nailul miskiyah Nungky Ardiyani Pratitasari Nungky Risanti Pusporini Nunik Retno H Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nur - Hidayat Nur Hidayat Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Nur Sani, Intan - Ofriendly Sagala Oktav Pahlevi Oktaviawan Yandarisman Palupi, Ivodia - Permatasari, Adellia Anggun Permatasari, Septaria Pricilia Naomi Agnes Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Pudji - Astuti PUDJI ASTUTI Puji - Astuti Puji Astuti Puji Restiyani Purwoko . Puspa Fitri Anggraeni Putri Berlianty Ayu Kustiana Putri Kumalasari Rajiv Windi Tristana Ramadhana, Aditya Yuda Ramadhani, Sandra Febriyani Nur Ratih Mega Swari Reditania, Zilda Clarita Resfinda Setia Ayu Wulandari Riana Widi Safitri Ridho Satrio Hutomo Rifqi Zayyaan Prasetio Rina - Martini Rina Martini Rina Martini RM Ahmada Mangkunegara RM M Rizky Raharjo Rofi - Lutfiani ROSO PRAJOKO Safira Yuristianti Sandra Febriyani Nur Ramadhani Sardini, Nur Hidayat - Sari, Melina Vasni Jovita Satriyogi Pratama Septiani, Melinda Shinta Milania Rohmany Siti Fatimah Sofyan Rois, Henry Sri Suneki Suci, Annisa Rahma Sulistyowati . Supratiwi SUPRATIWI SUPRATIWI Supratiwi Supratiwi Susilo Utomo Susilo Utomo Susuilo Utomo Suwanto Adhi Syafrizal Prabowo Syalfia . Talia, Nita - Teguh Yuwono tiko wicaksono saputra, tiko wicaksono Vidya Nurrul Fathia Wachid Abdulrahman Wachid Abdulrahman, Wachid Wahab Tuanaya Wahyu herryansyah putra Wanda Sigit Setiawan Welda Damayanti Wibisono, Wahyudi Widuta, Anangga Wijayanto - - WINDU VOLINNATA, WINDU Wulandari . Wynne Frederica YANUAR DENY PAMBUDI yulika nourmalasari hayuningtyas Yuwanto yuwanto - - Yuwanto . Yuwanto Yuwanto