Claim Missing Document
Check
Articles

Partisipasi Politik Generasi Z Pada Aksi Kamisan Semarang Diah - Wulansari; Fitriyah - -; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z yang tumbuh dalam era digital, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam hal partisipasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami partisipasi politik generasi Z dalam konteks Aksi Kamisan Semarang, sebuah gerakan sosial yang menyuarakan isu-isu penting melalui demonstrasi damai setiap Kamis di Semarang. Penelitian ini menggali bagaimana generasi Z menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial, untuk mengorganisir, mempromosikan, dan berpartisipasi dalam gerakan ini. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara, dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z memiliki tingkat partisipasi politik yang tinggi dalam Aksi Kamisan Semarang melalui media sosial. Mereka menggunakan platform ini untuk berbagi informasi, memobilisasi teman sebaya, dan menyuarakan pendapat mereka tentang isu-isu sosial dan politik.. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana teknologi digital memengaruhi partisipasi politik generasi Z dan kontribusi mereka dalam gerakan sosial seperti Aksi Kamisan Semarang. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan untuk lebih memahami dan mendorong partisipasi politik generasi Z dalam era digital yang terus berkembang
The Role of Educational Institutions in Countering Political Polarization: Building Inclusive Communities and Civic Engagement Muhtar Muhtar; Budi Setiyono; Fitriyah Fitriyah; Nur Hidayat Sardini
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 14 No 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.4919

Abstract

Political polarization has become increasingly prevalent worldwide, posing significant challenges to social cohesion, democratic governance, and civic participation. Various factors, including ideological divisions, socio-economic disparities, and the rise of digital echo chambers, have exacerbated this phenomenon. Amidst this backdrop, educational institutions have emerged as pivotal actors in addressing political polarization by fostering inclusive communities and promoting civic engagement among students and faculty members. This study aims to identify the key challenges and opportunities faced by educational institutions in addressing political polarization, examine the effectiveness of existing interventions and programs, and propose evidence-based recommendations for enhancing the role of educational institutions in building inclusive communities. This study employs a qualitative research design utilizing a literature review as the primary methodological approach. The data for this research are obtained from various scholarly sources, including academic journals, books, reports, and policy documents, accessed through academic databases, institutional repositories, and online libraries. In conclusion, this research sheds light on the crucial role that educational institutions play in combating political polarization by fostering inclusive communities and promoting civic engagement among students. Through an analysis of the various mechanisms and strategies employed, it becomes evident that educational institutions are vital platforms for bridging ideological divides and nurturing a culture of tolerance and respect for diverse perspectives.
Strategi Penurunan Angka Stunting dan Analisis Hambatan Kebijakan Wynne Frederica; Laila Khalid Al-Firdaus; Fitriyah Fitriyah
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.199

Abstract

Stunting has been proven to be a global issue that significantly impacts the growth of a country. In Indonesia, the problem of stunting has become one of the Strategic Priority Projects (Major Projects) in the National Medium-Term Development Plan 2022-2024. Based on this decision, each regents, including Kendal Regency, has also been promoting the acceleration of stunting reduction. Various medical studies have extensively discussed the dangers, factors, and the actions that can be undertaken to prevent stunting. However, they have yet to elaborate on the actual obstacles faced by local governments in their efforts to create stunting-free regions. The purpose of this study is to identify strategies for reducing stunting and the factors that may hinder the achievement of stunting reduction targets. In collecting research data, the author uses a qualitative descriptive method obtained from literature reviews, observations, and interviews involving relevant stakeholders.
Accessibility of Voters with Disabilities in General Elections Fitriyah, Fitriyah; Herawati, Nunik Retno
JURNAL ILMU SOSIAL Vol 20, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jis.1.2.2021.209-227

Abstract

Discrimination to voters with disabilities occurs recurrently although many efforts are taken to break such discrimination through regulations. This study intends to specifically describe the accessibility of voters with disabilities in the 2019 election, the obstacles, and recommendation for policy designs to improve the accessibility of voters with disabilities in elections. The simultaneous elections of 2019 which involve the legislative and presidential elections contribute to the complexity of the election, especially for the voters with disabilities. The qualitative research approach applies the analytical descriptive method. The data collection used literature studies on regulations, research results and articles related to disability. Primary data were obtained from interviews and observations (March-April 2019) in the city of Semarang. The data were also collected from documentary studies and online news searches regarding the policies/programs/activities of the General Election Commission (KPU), the General Election Supervisory Agency (Bawaslu) and organizations of disabilities, including using excerpts from their statements. The results of this study conclude that during the 2019 General Election KPU has not been able to remove social barriers to the fulfillment of the rights of disabled voters. The findings show that there is still discrimination for voters with disabilities in the 2019 elections which strengthens the findings of previous researches, although the regulatory aspect is better. The KPU policy of providing polling station (TPS) Akses at all polling stations is actually not effective in meeting their needs based on the types of disability. There are limitations on the budget and the availability to follow the topographic requirements of TPS Akses. As a recommendation, the quality of service needs to be improved by maximizing the accuracy of data for voters with disabilities, using the data as the basis for procurement and distribution of logistics and the establishment of TPS Akses, and as well as institutionalizing the synergy between KPU, local governments, and disabled community organizations/activists.
Kemandirian Perempuan Pedesaan dalam Menentukan Pilihan Politik di Ranah Pemilihan Kepala Desa: Studi Perilaku Memilih dari Dimensi Sosiologi dan Psikologi Kushandajani, Kushandajani; Fitriyah, Fitriyah; Alfirdaus, Laila Kholid; Martini, Rina
Politika: Jurnal Ilmu Politik Vol. 14, No 2 (2023)
Publisher : Magister Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/politika.14.2.2023.269-286

Abstract

Suara pemilih perempuan pedesaan jumlahnya cukup signifikan, tetapi dipertanyakan kualitas. Riset ini dilakukan dalam rangka menjawab pertanyaan seberapa mandiri perempuan perdesaan dalam menentukan pilihan politiknya, melalui dimensi sosiologi dan psikologi. Teori perilaku memilih dari dua dimensi tersebut diterapkan untuk menjelaskan perilaku pemilih perempuan dalam konteks pemilihan kepada desa.  Riset ini menggunakan dimensi sosiologi yang berisi variabel kondisi sosial ekonomi, agama, dan afiliasi sosial politik serta serta pengaruh keluarga/lingkungan. Adapun dimensi psikologis mencakup variabel sikap, persepsi, emosi, dan perilaku yang ditujukan kepada kandidat kepala desa perempuan. Penggunaan metode kuantitatif dirasa tepat karena bertujuan mengukur tingkat persepsi pemilih perempuan dalam menentukan pilihan di ranah pemilihan kepala desa. Hasil riset menunjukkan perilaku politik perempuan dalam pilkades tidak diputuskannya secara mandiri, melainkan menggunakan referensi  panutannya yakni figur laki-laki yang menjadi rujukan baik dalam keluarga maupun lingkungan sosio-kultural. Ketergantungan ini berimplikasi pada batasan psikologis pemilih perempuan kepada kandidat kepala desa  perempuan.
The Victory of the Female Regent of Grobogan Regency Judging from Robert Putnam's Theory Suneki, Sri; Larasati, Endang; Yuwanto, Yuwanto; Fitriyah, Fitriyah
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2739

Abstract

The winning capital according to Robert Putnam's theory includes network capital, norms, and trust. This study aims to analyze the victory of the Female Regent of Grobogan Regency based on Robert Putnam's theory. This study used the descriptive qualitative method. This study uses primary data from in-depth interviews with the female regent of Grobogan Regency, the Secretary of the DPC PDI-P as the supporting party, educational leaders, religious leaders, and voters. Secondary data were obtained from documents, reports from the General Elections Commission, and articles about the winners of female regent candidates in the Grobogan Regency. The findings of this study are the victory of the Regent of Women in Grobogan Regency is in line with Robert Putnam's theory because of social network capital, norm capital, and trust from the community. New in this study there is additional capital that is not part of Robert Putnam's theory, namely the capital profile of a motherly candidate and the nickname "Sri Pupuk".
PENERAPAN KONSEP WHAT’S THE PROBLEM REPRESENTED TO BE APPROACH DALAM PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA: STUDI KASUS PASAR DESA CIPEUNDEUY, KABUPATEN BANDUNG BARAT Manuel, Savanna Fransisca Sylvia; -, Fitriyah -; Erowati, Dewi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat dibentuk dengan fokus pada pengelolaan Pasar Desa Cipeundeuy. Sejak tahun 2022, pengelolaan pasar dialihkan dari pemerintah desa ke BUMDes sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi desa dan efisiensi pengelolaan aset desa. Namun, proses ini memunculkan berbagai masalah bagi para pedagang pasar, termasuk kenaikan biaya sewa kios yang signifikan, pemeliharaan fasilitas yang tidak optimal, dan kebijakan relokasi pasar yang memberatkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis proses problematisasi kebijakan tersebut melalui pendekatan What’s the Problem Represented to Be? (WPR), yang diperkenalkan oleh Bacchi, serta Teori Elit. WPR digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana masalah-masalah yang muncul diidentifikasi dan direpresentasikan dalam kebijakan pembentukan BUMDes, sementara Teori Elit digunakan untuk memahami peran aktor-aktor berkuasa dalam proses kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tujuan awal pembentukan BUMDes adalah meningkatkan efisiensi dan kemandirian pengelolaan aset desa, kebijakan ini lebih menguntungkan pemerintah desa dan kelompok elit lokal dibandingkan para pedagang. Kenaikan harga sewa kios yang drastis dan program relokasi pasar yang memberatkan pedagang menunjukkan ketidakseimbangan antara kebijakan yang diambil dan kepentingan pedagang pasar. Selain itu, jabatan dalam BUMDes cenderung didominasi oleh kepentingan politik lokal, mengabaikan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, sehingga memunculkan dinamika kekuasaan lokal yang memperburuk keadaan. Penelitian ini penting karena memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana kebijakan publik yang terlihat baik di permukaan dapat memunculkan ketidakadilan bagi kelompok yang lebih lemah. Dengan menggunakan pendekatan WPR, penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa kebijakan BUMDes di Desa Cipeundeuy bukan hanya masalah efisiensi pengelolaan aset desa, tetapi juga sarat dengan kepentingan politik elit lokal yang mengabaikan kesejahteraan masyarakat umum, khususnya para pedagang. Kesimpulan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perbaikan kebijakan BUMDes ke depan, terutama dalam hal peningkatan partisipasi masyarakat dan transparansi kebijakan
PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA KABUPATEN SAMOSIR (STUDI PADA KAMPUNG ULOS HUTARAJA) Nainggolan, Carol Ratna Alyssa; -, Fitriyah -; -, Supratiwi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), kawasan wisata Danau Toba menjadi prioritas pengembangan daerah pariwisata. Kampung Hutaraja adalah salah satu permukiman di sekitar Danau Toba yang dipilih oleh Presiden Indonesia Joko Widodo untuk direvitalisasi karena memiliki komunitas budaya yang menarik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mengembangkan objek wisata Kampung Ulos Hutaraja serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlangsungan pengembangan pariwisata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran pemerintah dalam pengembangan pariwisata oleh Pitana dan Gayatri (2005) dan pendapat Eddyono tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dan informasi dikumpulkan melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, lebih menonjol sebagai dinamisator dalam pengembangan pariwisata di Kampung Ulos Hutaraja. Meskipun terlibat sebagai motivator dan fasilitator, pemerintah daerah terutama fokus pada inisiasi dan penggerakan berbagai kegiatan dan program untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, dengan kolaborasi yang efektif dengan pihak ketiga. Faktor pendukung seperti atraksi wisata, fasilitas, dan infrastruktur memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pariwisata, namun tantangan dalam transportasi dan kurangnya kesadaran serta keterlibatan masyarakat menjadi hambatan yang perlu diatasi. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap kedua sisi ini, pemerintah dapat merancang kebijakan yang holistik dan efektif untuk mengembangkan pariwisata di Kampung Ulos Hutaraja secara berkelanjutan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI RUMAH BACA DIKATA DI DESA PESANTUNAN KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Nur Sani, Intan -; -, Fitriyah -; Herawati, Nunik Retno
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya literasi di Indonesia yang rendah membuat pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan literasi di daerah. Kabupaten Brebes merupakan daerah di Indonesia dengan tingkat literasi yang rendah, maka dari itu banyak bermunculan taman baca atau rumah baca di daerah Brebes untuk membantu meningkatkan literasi di daerah Brebes. Namun, tidak semua taman baca dapat bertahan lama. Salah satu rumah baca yang bertahan lama adalah Rumah Baca Dikata yang berada di Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan yang terjadi hingga Rumah Baca Dikata dapat bertahan lebih dari 3 tahun. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan masyarakat melalui konsep berkelanjutan Saraswati (Alfitri, 2011). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan telaah dokumen, serta teknik pengambilan informan menggunkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat di Rumah Baca Dikata melalui 6 unsur yaitu Learning by doing dilihat melalui proses kegiatan mengajar program kelas belajar. Problem solving yaitu dengan berdiskusi dan dibicarakan secara langsung terkait masalah yang sedang terjadi. Self evaluation yang dilakukan setelah acara. Self development and coordination dengan koordinasi dan kerjamasa pihak luar seperti instansi dan donatur. Self selection yaitu dengan seleksi program dan sdm relawan dengan lebih selektif. Dan self decism yaitu melihat keputusan founder dan tim founder mendirikan dan bergabung dengan Rumah Baca Dikata. Kesimpulan dari penelitian ini Rumah Baca Dikata sukses berkelanjutan hingga lebih dari 3 tahun diukur dengan konsep pemberdayaan menurut Saraswati dengan aspek learning by doing serta koordinasi dan kolaborasi sebagai aspek yang paling kuat dan aspek self selection yang perlu ditingkatkan. Hal ini karena pemilihan program dan relawan sangat berpengaruh untuk keberlanjutan Rumah Baca Dikata. Maka dari itu, perlu untuk lebih selektif lagi dalam memilah program dan calon tim relawan untuk Rumah Baca Dikata kedepan
UANG BUKAN LAGI KUNCI UTAMA MEMENANGKAN PEMILIHAN (STUDI KASUS TERPILIHNYA HIDAYANTO DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA KALIBENING TAHUN 2019) Permatasari, Adellia Anggun; Yuwono, Teguh -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa merupakan sebuah satuan pemerintahan terkecil yang ada di sebuah negara yang dipimpin oleh seorang kepala desa. Kepala desa dipilih melalui sistem pemilhan kepala desa yang dilakukan secara demokratis dengan menerapkan azaz langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Dalam pemilihan kepala desa tidak terlepas dari adanya money politicss. Money politicss digunakan sebagai strategi atau alat untuk mendapatkan suara dan memenangkan pemilihan. Pada Pemilihan Kepala Desa Kalibening Tahun 2019 dimenangkan oleh Hidayanto yang tidak menggunakan money politicss. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hidayanto memenangkan pemiliha kepala desa tanpa money politicss. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa Kalibening tahun 2019. Adapun analisis data meliputi reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat Desa Kalibening memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada Hidayanto untuk menjabat sebagai kepala desa. Masyarakat desa lebih mementingkan kepantasan berdasarkan karakter, kedekatan, rekam jejak dan pengalaman calon. Masyarakat menganggap Hidayanto paling pantas untuk menjabat dan memimpin Desa Kalibening selama 6 (enam) tahun kedepan. Masyarakat sendiri juga memiliki trauma di masa lalu dengan adanya money politicss sehingga hal tersebut sudah tidak berlaku di masyarakat Desa Kalibening
Co-Authors -, Supratiwi - Achmad Gufron Kharima Agus Susanta Ahmad Taufiq Ahmalia, Aida Fitris Akhmad Muzadi Akhpriyani Trisnawati Akhsin M Alfirdaus , Laila Kholid Alfonsus Ega Putria Warsanto Amelia Friska Cahyani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Harisa Pane Anggun Putri Dayanti Ani Noor Septiani Anisa Maulina Rahma Ari Pradhanawati ARIN RISKI ASTARIA Aulia Nursi Kusumaningtyas Bahri, Rofiul Balqis Dwi Indraswari Bondan Prasetio Budi Setiyono Budi Setiyono Budi setiyono Budi Setiyono CICI WIDIAN SARI CICI WIDIAN SARI, CICI WIDIAN Cinda Khansa Arroiffah Cristian Pattar Pandapotan Dantes, Elsha Febria Dega Okta Munaleza Dewi Erowati Diah - Wulansari Dian Iskandar Dian Pratiwi Dian Puspita Sari Diaz Aisyah Pratiwi dzauqulazali noor mustika sari, dzauqulazali noor Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Elizabeth Anggit Sekar Citra T Elysa Wahyu Purbondari Endang Larasati Eno - Aldonaturrohmah Eri Nofianto Erowati, Dewi - Evva - Rohhayati Fadhilah Nur Endah Fadil Anugrah Prasetyo Fahmi Nur Ichsan Fanino Jati Maulana, Fanino Jati Fernanda Dimas Bagas Pratama Ferry Priyono Putro Fia Yasmin Ni’nal Maula Fikrian Akbar Islamsyah Ganis - Wisnujati Ghiffary Asy Syaukani Ghinanti Cahya Munalif Gustine, Queenia Brainabila Halimah Tri Ely Kasanah Haloho, Noprizal Haryati, Eri Heharero Tesar Ashidiq Henry Sofyan Rois Hidayatullah, Umar Ilham I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilham Yuri Nanda Indah Aprilia Putri Indra Ispriawan Sidik Insan Azzamit Irbah Muthianing Hardanti Irma Aulia Tamara Fransisca Irsyad - Majid Irvan Ansyari isnaningtyas, yuliana Iswandi . Juang Gagah Mardhika Khanif Idris Khanifatul Mukaromah Khisbatul - Faizah Khoirur Rohman Krisnanto, Indra Wahyu Kushandajani . Kushandayani . Kushandayani undip Kusuma Achmad Harianto Laila Khalid Al-Firdaus Laila Kholid AlFirdaus Laila Kholid Alfirdaus Lupyta Agra Divina Lusia Astrika Lusia Astrika Lusia Brilian Dian Pratiwi M. Reza Atmaja Hadi Mangkunegara, RM Ahmada - Manuel, Savanna Fransisca Sylvia Maria Ayu Nugraheni Maria Mutiara Natauli Malau Masruri, M. Aji Mayyasari Timoer Gondokusumo MHD Rafi Yahya, MHD Rafi Mohammad Emir Aldrian Mohd Rahmaddhoni Pratama Muhammad Adnan Muhammad Adnan Muhammad Akbar Rafsanjani Muhammad Lutfhi Raihan muhammad mifthul huda Setiaji Muhammad Shindid Muhaimin Muhammad Yusri AR Muharam, Ricky Santoso Muhtar Muhtar Nadia - Sukmawati Nainggolan, Carol Ratna Alyssa Nawangsih Sekarwidhi Neilla Qurota A’yumn Neni Marlina Nenny Marlina Neny - Marlina neny marlina Neny Marlina, Neny Niken Fitri Aristya Kurniasih Nimas Anggoro Kasih Nisma Laela Nurafifah noviya nailul miskiyah Nungky Ardiyani Pratitasari Nungky Risanti Pusporini Nunik Retno H Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nur - Hidayat Nur Hidayat Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Nur Sani, Intan - Ofriendly Sagala Oktav Pahlevi Oktaviawan Yandarisman Palupi, Ivodia - Permatasari, Adellia Anggun Permatasari, Septaria Pricilia Naomi Agnes Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Pudji - Astuti PUDJI ASTUTI Puji - Astuti Puji Astuti Puji Restiyani Purwoko . Puspa Fitri Anggraeni Putri Berlianty Ayu Kustiana Putri Kumalasari Rajiv Windi Tristana Ramadhana, Aditya Yuda Ramadhani, Sandra Febriyani Nur Ratih Mega Swari Reditania, Zilda Clarita Resfinda Setia Ayu Wulandari Riana Widi Safitri Ridho Satrio Hutomo Rifqi Zayyaan Prasetio Rina - Martini Rina Martini Rina Martini RM Ahmada Mangkunegara RM M Rizky Raharjo Rofi - Lutfiani ROSO PRAJOKO Safira Yuristianti Sandra Febriyani Nur Ramadhani Sardini, Nur Hidayat - Sari, Melina Vasni Jovita Satriyogi Pratama Septiani, Melinda Shinta Milania Rohmany Siti Fatimah Sofyan Rois, Henry Sri Suneki Suci, Annisa Rahma Sulistyowati . Supratiwi SUPRATIWI SUPRATIWI Supratiwi Supratiwi Susilo Utomo Susilo Utomo Susuilo Utomo Suwanto Adhi Syafrizal Prabowo Syalfia . Talia, Nita - Teguh Yuwono tiko wicaksono saputra, tiko wicaksono Vidya Nurrul Fathia Wachid Abdulrahman Wachid Abdulrahman, Wachid Wahab Tuanaya Wahyu herryansyah putra Wanda Sigit Setiawan Welda Damayanti Wibisono, Wahyudi Widuta, Anangga Wijayanto - - WINDU VOLINNATA, WINDU Wulandari . Wynne Frederica YANUAR DENY PAMBUDI yulika nourmalasari hayuningtyas Yuwanto yuwanto - - Yuwanto . Yuwanto Yuwanto