p-Index From 2021 - 2026
7.217
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BASASTRA BAHASTRA JURNAL KONFIKS Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Basataka (JBT) Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Skripta Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Patria Educational Journal Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of General Education and Humanities Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Student Research Journal Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT ANUGERAH YANG TERINDAH DARI KUTAI KALIMANTAN TIMUR Agustina, Desy; Putri, Nina Queena Hadi; Rokhmansyah, Alfian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1260

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari folklor lisan. Setiap kebudayaan yang terdapat pada kolektif tertentu harus dilestarikan. Oleh karena itu, Kajian terhadap nilai sosial dan budaya dalam cerita rakyat ini penting dilakukan untuk memperkuat pemahaman terhadap identitas budaya lokal serta memperkaya khazanah kesusastraan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Anugerah yang Terindah dari Kutai, Kalimantan Timur. Cerita rakyat sebagai warisan budaya mengandung ajaran moral, sosial, serta nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman hidup masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Anugerah yang Terindah mengandung nilai sosial seperti gotong royong dan kerja sama, kepedulian terhadap sesama, keadilan dan persamaan derajat, dan kasih saying dan kekeluargaan, serta nilai budaya seperti penghormatan terhadap leluhur, spiritualitas dan rasa syukur kepada tuhan, dan pentingnya menjaga keharmonisan sosial. Nilai-nilai tersebut mencerminkan identitas masyarakat Kutai yang menjunjung tinggi solidaritas dan kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat.
STRUKTUR NARATIF DAN KEARIFAN MORAL DALAM CERITA RAKYAT DAYAK BENUAQ PERJALANAN KE GUNUNG LUMUT: SASTRA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Aulia, Sylva; Rokhmansyah, Alfian; Putri, Nina Queena Hadi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1261

Abstract

Penelitian ini mengkaji struktur naratif dan nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat Dayak Benuaq Perjalanan ke Gunung Lumut. Cerita ini penting untuk dianalisis karena merepresentasikan pandangan hidup dan ajaran moral yang menjadi pijakan masyarakat Dayak Benuaq dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik membaca, mencatat, serta mengidentifikasi pola alur cerita dan pesan moral yang muncul dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita ini memiliki alur naratif yang lengkap, mulai dari tahap keseimbangan awal, gangguan, upaya pemulihan, penyelesaian, hingga tercapainya keseimbangan baru. Analisis juga menunjukkan sejumlah nilai moral, seperti kesetiaan, tanggung jawab, kepatuhan pada petunjuk, kerja keras, serta pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sebagai media penyampaian ajaran moral dan pembentuk karakter masyarakat.
NILAI MORAL PADA LA SALLOMO CERITERA RAKYAT SULAWESI SELATAN Hadijati, Sri; Putri, Nina Queena Hadi; Rokhmansyah, Alfian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Sulawesi Selatan yang terdapat dalam buku Ceritera Rakyat Daerah Sulawesi Selatan terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya tahun 1977. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian berupa teks naratif dari cerita rakyat pilihan, yaitu La Sallomo. Data dianalisis dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menafsirkan unsur-unsur moral yang terdapat dalam tokoh, alur, dan amanat cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moral yang dominan meliputi kecerdikan dan kebijaksanaan, tanggung jawab dan loyalitas, keberanian moral, solidaritas dan kepemimpinan bijak, serta kehormatan dan identitas bangsa. Cerita La Sallomo menegaskan bahwa kehormatan dan kebijaksanaan lebih berharga daripada kekuasaan. Melalui kecerdikan dan kejujuran, manusia dapat menjaga harga diri dan martabatnya Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan ajar dan referensi pendidikan karakter berbasis budaya daerah di sekolah, serta mengajak pembaca memahami pentingnya kerendahan hati, keadilan, dan kecerdasan sosial sebagai dasar kehidupan bermasyarakat.
MENULIS NASKAH DRAMA BERBASIS DIGITAL STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SASTRA Safitri, Lucyana Dewi; Putri, Nina Queena Hadi; Rokhmansyah, Alfian
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1438

Abstract

Pembelajaran sastra di sekolah sering kali masih berfokus pada kegiatan membaca dan memahami teks, sementara aspek kreativitas dalam menulis karya sastra belum berkembang secara optimal. Salah satu bentuk pembelajaran yang dapat mendorong kreativitas siswa adalah kegiatan menulis naskah drama yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling guna meningkatkan kreativitas sastra siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan model pembelajaran, pengembangan produk, serta uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa tingkat sekolah menengah yang mengikuti pembelajaran menulis naskah drama. Data penelitian diperoleh melalui observasi, angket, tes menulis, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Pendekatan ini mendorong siswa untuk mengembangkan ide cerita, membangun alur, dialog, serta karakter tokoh secara lebih kreatif melalui media digital. Selain itu, penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi siswa. Dengan demikian, pengembangan pembelajaran menulis naskah drama berbasis digital storytelling dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra untuk meningkatkan kreativitas dan ekspresi sastra siswa.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN CERPEN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA DI SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN Listiyowardany, Yunia Hardiani; Rokhmansyah, Alfian; Putri, Nina Queena Hadi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1453

Abstract

Pembelajaran sastra memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas, serta kepekaan estetis siswa. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah menengah kejuruan, keterampilan menulis cerpen siswa masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang cenderung bersifat teoritis, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih menulis secara kreatif, serta minimnya penerapan model pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis cerpen berbasis Project Based Learning (PjBL) guna meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa di SMK Negeri 1 Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Balikpapan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis terhadap hasil karya cerpen yang dihasilkan siswa. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kualitas cerpen yang dihasilkan. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengembangkan ide cerita, menyusun alur, membangun konflik, serta mengembangkan karakter tokoh secara lebih kreatif. Selain itu, model pembelajaran ini juga mendorong kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghasilkan karya sastra. Dengan demikian, model pembelajaran menulis cerpen berbasis Project Based Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran sastra yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa di sekolah menengah kejuruan.
REPRESENTASI RITUAL TRADISI DALAM CERITA PENDEK PESTA ADAT BAGI PUTRI KARANG MELENU Meigitha Putri; Nina Queena Hadi Putri; Alfian Rokhmansyah; Nia Novita Putri
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/z5aszs35

Abstract

Abstrak Sastra tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi estetis, tetapi juga sebagai medium representasi budaya yang merekam nilai, tradisi, dan sistem kepercayaan masyarakat. Cerita pendek, sebagai bentuk sastra pendek, memiliki kemampuan memadatkan realitas budaya ke dalam struktur naratif yang simbolik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi makna budaya dan tradisi dalam cerita pendek “Pesta Adat bagi Putri Karang Melenu” dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Fokus kajian diarahkan pada representasi ritual adat, simbolisme budaya, dan interaksi sosial sebagai cerminan identitas kolektif serta sistem nilai masyarakat adat yang digambarkan dalam teks. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi terhadap teks cerita pendek sebagai sumber data utama. Data dianalisis melalui proses pengkodean, pengelompokan tema, dan penafsiran makna simbolik yang berkaitan dengan unsur ritual, simbol mitologis, serta pola interaksi sosial. Analisis dilakukan dengan mengaitkan temuan tekstual dengan teori antropologi sastra dan kajian budaya yang relevan guna memperoleh pemahaman kontekstual terhadap makna budaya yang terkandung dalam cerita pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual adat, berfungsi sebagai simbol legitimasi sosial, transisi budaya, dan pengakuan individu dalam struktur masyarakat adat. Simbolisme budaya melalui figur mitologis dan binatang ajaib merepresentasikan sistem kepercayaan masyarakat yang memandang alam dan makhluk non-manusia sebagai bagian integral dari kosmologi budaya. Selain itu, interaksi sosial antar tokoh mencerminkan nilai budaya komunal, seperti kepatuhan terhadap norma adat, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap kepentingan kolektif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa cerita pendek “Pesta Adat bagi Putri Karang Melenu” berperan sebagai media representasi budaya sekaligus sarana pelestarian tradisi melalui struktur naratif sastra. Kata Kunci: Antropologi Sastra, Cerita Pendek, Representasi Budaya, Tradisi, Masyarakat Adat   Abstract Abstract Literature serves as both aesthetic expression and a medium for cultural representation, recording the values and belief systems of a society. This study analyzes the representation of cultural meanings and traditions in the short story "The Traditional Feast for Princess Karang Melenu" using a literary anthropology approach. The research focuses on traditional rituals, cultural symbolism, and social interactions as reflections of the collective identity and value systems of indigenous communities. Using content analysis as the research method, data were processed through coding, thematic grouping, and the interpretation of symbolic meanings. These textual findings were then linked with literary anthropology and cultural studies theories to gain a contextual understanding of the narrative. The results demonstrate that traditional rituals function as symbols of social legitimacy, cultural transition, and individual recognition within indigenous social structures. Furthermore, cultural symbolism involving mythological figures and magical animals represents a belief system that integrates nature and non-human creatures into a cultural cosmology. Social interactions between characters further reflect communal values, including adherence to customary norms, social solidarity, and respect for collective interests. In conclusion, the study confirms that "The Traditional Feast for Princess Karang Melenu" acts as a vital medium for cultural representation. Through its narrative structure, the short story effectively preserves tradition and documents the socio-cultural identity of the community it depicts. Keywords: Literary Antropology, Short Story, Cultural Representation, Tradition, Indigemous Community  
Co-Authors Aditya Apriannur Afifah, Nisa Fitriyanti Agustian, Jaka Farih Agustina, Desy Ahmad Mubarok Ainun Rahma Dani Ajeng Ratri Namdariah Alfian Rokhmansyah Alifia Shifa Latif Ardelia, Azra Abidah Arifin, Syaiful Arinas Sa’adah Asep Purwo Yudi Utomo Asnan Hefni Aulia, Sylva Azni, Fadhilah Bahri Arifin Bella Setyawati Bibit Suhatmady Dandi, Dandi Dewi Anjayani Dwi Nugroho Hidayanto Dwi Rijaya Hakiki Endang Dwi Sulistyowati FARADILLA, FARADILLA Farawita, Ria Farida Ainur Rohmah Fatimah Zahro Fika Yuni Lestari Firstya Evi Dianastiti Hadijati, Sri halimah, Halimahtusyadiyah Hayati, Sila Faizatul Herdita Noor Wanda Hesti Mutmainah Hidayat Nur Raihan Rapi Hidayat, Ryan IAN WAHYUNI Iin Iduljanah Iskandar, Fitriyanti Jogarni Maria Marta Joy Grace Bestari Simamora KAMALIA, ALFIN LULUK Khairiyah, Ayu Khusnul Khotimah Kiki Indah Royani Laela Nabila Laily, Asyifa Ismatul Lidya, Salma Listiyowardany, Yunia Hardiani Mahmudah Mahmudah Marta, Jogarni Maria Marwah Ulwatunnisa Marwah Ulwatunnisa Masduki Zakaria Meigitha Putri Miranda Bella Muhammad Ma'rifan Nur Mulawarman, Widyatmike Nazwah Alisca SK Nia Novita Putri Nia Ramadhani Ningsih, Sulasti Nirfanda Pratiwi Nisa Fitriyanti Afifah Nur Safaria Nur Saidah Nurul Maghfirah Rahman, Hasrul Raihan Naufal Putra Susanto Ramadhani, Asri Rindaningtyas, Yulita Dwi Rokhmansyah Alfian Royani, Kiki Indah Safitri, Lucyana Dewi Saputra, Marselinus Juan Selpila, Amilia Sinta Yus Libu Putri Siti Nur Haliza Sumarlam, Sumarlam Suwandi, Sarwiji Syaiful Arifin Taqdiraa Taqdiraa Taqdiraa, Taqdiraa Tubun, Rensiana Kandida Turahmat Turahmat, Turahmat Ulwatunnisa, Marwah Umar Umar Vicky Ardi Kurniawan Visuddha Kartanegara, Sulthan Wahdini, Chintya Wahyuni, Ian Widyatmike Gede Mulawarman Yahya, Masrur Yanuar Bagas Arwansyah YUNITA Yusak Hudiyono Yusak Hudiyono, Yusak Zahrah Aulia Nabila Zahrah Aulia Nabila