Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif (Demonstrasi) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SDN 1 Sojol Utara Mirzan, Mirzan; Ramadhan, Achmad; Djirimu, Muchlis
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar  siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN 1 Sojol Utara melalui penerapan strategi pembelajaran aktif. Subjek dalam penelitin ini adalah siswa kelas IV berjunlah 19 orang terdiri atas 9 orang laki-laki dan 10 orang perempuan yang terdaftar pada Tahun 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 73,68% , persentase nilai rata-rata aktivitas guru 72% kategori baik dan persen nilai rata-rata aktivitas siswa 64,06% kategori cukup. Pada tindakan siklus II hasil belajar siswa meningkat, diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 100%, nilai rata-rata aktivitas guru 95% kategori sangat baik dan nilai rata-rata aktivitas siswa 89,06% kategori sangat baik.  Hasil yang diperoleh telah memenuhi indikator ketuntasan belajar klasikal minimal 85% dan aktivitas guru dan siswa berada pada kategori baik atau sangat baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Sojol Utara pada pembelajaran IPA.  Kata Kunci: Strategi pembelajaran aktif, metode demonstrasi, hasil belajar, benda dan sifatnya.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Pokok Bahasa Energi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Siswa Kelas IV SDN 1 Siwalempu Rosita, Rosita; Ramadhan, Achmad; Ratman, Ratman
Jurnal Kreatif Online Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.139 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Terdiri beberapa aspek perlakuan dan pengamatan utama yaitu  peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD. Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa  kelas IV SDN 1 Siwalempu? Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Siwalempu, melibatkan 32 orang siswa yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tindakan siklus I diperoleh KBK 62,5% dan DSK 64,37%. Pada tindakan siklus II diperoleh KBK 90,62% dan DSK 79,06 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada konsep energi di SDN 1 Siwalempu.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Kelas IV SDN 1 Siboang Ariesty, Risda; Ramadhan, Achmad; Tureni, Dewi
Jurnal Kreatif Online Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.252 KB)

Abstract

  Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT  dapat meningkatkan hasil belajar siswa  kelas Kelas IV SDN 1 Siboang II. Penelitian dilaksanakan  di SDN 1 Siboang, melibatkan 27 orang siswa terdiri atas 13 orang laki-laki dan 14 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan dan setiap siklus terdiri empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hanya 62,96%  atau 17 anak yang tuntas, sedangkan sisanya yaitu 37,03%  atau 10 anak yang tidak tuntas dengan prosentase rata-rata nilai pada siklus I sebesar 68,14% dan nilai rata-rata saat pembelajaran 10,96 atau 68,5%  sedangkan rata-rata hasil diskusi siswa yaitu 70%. Pada siklus II 25 siswa tuntas 92,59%  dari 27 siswa dengan nilai rata-rata tes 80 dan nilai rata-rata aktivitas siswa selama pembelajaran 14,18 atau 88,62%. Serta nilai rata-rata hasil diskusi siswa juga meningkat yaitu 82%. Dan hal itu membuktikan ada kerjasama di tiap anggota kelompok, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN SDN 1 Siboang.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Mata Pelajaran IPA Tentang Alat Pernapasan Manusia Dan Hewan Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Siswa Kelas V SD Inpres 2 Ampibabo Lisnawati, Lisnawati; Ramadhan, Achmad; Bustamin, Bustamin
Jurnal Kreatif Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi alat pernapasan manusia dan hewan dengan menggunakan media gambar di kelas V SD Inpres 2 Ampibabo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian sebanyak 20 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan tehnik pengambilan data menggunakan instrumen tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa belajar siswa diperoleh siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 12 orang sedangkan pada siklus II sebanyak 18 orang. Daya serap klasikal pada siklus I yaitu 66.5% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi yaitu 77.5%. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 60% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90%. Hasil observasi aktifitas  guru pada siklus I diperoleh rata-rata 67.8% termasuk kategori baik, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89.4% dengan kategori sangat baik. Hasil observasi aktifitas siswa pada siklus I diperoleh 68.3%, dengan kategori baik, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 88.3%, dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa tentang materi alat pernapasan manusia dan hewan dengan menggunakan media gambar dapat ditingkatkan pada siswa kelas V SD Inpres 2 Ampibabo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Gambar I. PENDAHULUAN
Meningkatkan Pemahaman Konsep Struktur Dan Fungsi Bagian Tumbuhan Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Sidole Nurmin, Nurmin; Ramadhan, Achmad; Ratman, Ratman
Jurnal Kreatif Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.89 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Inpres 2 Sidole, sebanyak 16 orang siswa yang terdiri dari 9 orang perempuan dan 7 orang laki-laki pada tahun pelajaran 2013/2014 semester ganjil dengan mata pelajaran sains standar kompetensi  memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya Pendekatan kontekstual dilaksanakan melalui 7 komponen yaitu: konstruktivisme, inquiry, bertanya, masyarakat belajar, permodelan, refleksi, penilaian sebenarnya. Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan dengan menggunakan pendekatan kontekstual maka yang perlu diperhatikan adalah aktifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan memperhatikan 7 komponen utama pendekatan kontekstual. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan kelas IV SD Inpres 2 Sidole yang dilihat dari hasil tes formatif pada setiap siklusnya. Hasil analisis data disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual  dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan. Pendekatan kontekstual perlu dijadikan referensi dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Pendekatan Kontekstual
Meningkatkan Kemampuan Mengidentifikasi Hewan Berdasarkan Makanannya Melalui Pendekatan Kooperatif Tipe STAD di Kelas IV SDN Bumi Harapan Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali Rahayu, Lina Sri; Ramadhan, Achmad; Laganing, Najamuddin
Jurnal Kreatif Online Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.74 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe  STAD dalam mengidentifikasi hewan berdasarkan makanannya pada siswa kelas IV SDN Bumi Harapan, (2) mengetahui tingkat pencapaian siswa Kelas IV SDN Bumi Harapan melalui pendekatan kooperatif Tipe STAD, dan (3)  melalui pendekatan kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan kemampuan  siswa kelas IV SDN Bumi Harapan pada mengidenfikasi hewan berdasarkan makanannya.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN Bumi Harapan , sebanyak 22 orang siswa yang terdiri dari 12 orang Laki-laki dan 10 orang Perempuan pada tahun pelajaran 2013/2014 semester ganjil  dengan mata pelajaran sains standar kompetensi menggunakan Pendekatan kooperatif Tipe STAD dilaksanakan melalui 5 tahap yaitu: presentase kelas, kegiatan dalam kelompok, tes, peningkatan skor-skor individu, dan penghargaan kelompok. Untuk mengetahui tingkat penguasaan kemampuan mengidentifikasi hewan dengan menggunakan pendekatan kooperatif  Tipe STAD maka yang perlu diperhatikan adalah aktifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan melihat keterampilan kooperatif siswa dan pengelolaan pendekatan  kooperatif oleh guru, serta pencapaian hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian tindakan siklus I diperoleh nilai Rata-rata 62,95 dan KBK 45,45 %, Pada tindakan siklus II diperoleh nilai Rata-rata 88,18 dan KBK 100 %. Sedangkan hasil perolehan skor keseluruhan tindakan pada siklus I 254,5 dan pada siklus II meningkat menjadi 400. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pada pembelajaran pada  aktivitas guru dan siswa maupun hasil tes siswa. Hasil analisis data disimpulkan bahwa pendekatan kooperatif Tipe  STAD dapat meningkatkan kemampuan  siswa pada materi mengidentifikasi hewan berdasarkan makanannya di kelas IV SDN Bumi Harapan dan perlu dijadikan referensi dalam kegiatan pembelajaran, khususnya mengidentifikasi hewan berdasarkan makanannya.Kata Kunci: Identifikasi, Hewan dan STAD
Meningkatkan Pemahaman Konsep Sifat-Sifat Benda Cair Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Sains Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Sienjo Hawa, Siti; Ramadhan, Achmad; Ratman, Ratman
Jurnal Kreatif Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.612 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat benda cair dengan menggunakan metode demonstrasi pada siswa kelas IV SD Inpres 2 Sienjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini di rencanakan terdiri dari empat komponen yakni: (1) rencana tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi (4) evaluasi (5) refleksi. Dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman konsep terhadap sifat-sifat benda cair pada pembelajaran sains di kelas IV SD Inpres 2 Sienjo setelah diterapkan metode demonstrasi. Adapun nilai rata-rata pada tahap pratindakan sebesar 14. Hal ini pemahaman siswa berada pada kualifikasi kurang sekali (E). Hasil belajar siswa untuk siklus I mencapai nilai rata-rata 51,75. pemahaman siswa berada pada kualifikasi cukup (C). Hasil belajara siswa pada siklus II mencapai nilai rata-rata 74,25. pemahaman siswa masih berada pada kualifikasi cukup (C). Dan siklus III dapat meningkat menjadi 95,75. Jadi pemahaman siswa berada pada kualifikasi amat baik (A). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkat pemahaman siswa terhadap sifat-sifat benda cair pada pembelajaran sains di kelas IV SD Inpres 2 Sienjo. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Metode Demonstrasi Pembelajaran Sains.
Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Penyebab Benda Bergerak di Kelas 1 SDN Dampala Kec. Bahodopi Kab. Morowali Fince, Fince; Ramadhan, Achmad; Gagaramusu, Yusdin
Jurnal Kreatif Online Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.991 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yangdilaksanakan di SDN Dampala, melibatkan 20orang siswa terdiri atas10 oranglaki-laki dan10 orang perempuanyang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 75% dan daya serap klasikal 57,25%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 90% dan daya serap klasikal 80%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 70% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 85%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I pada pembelajaran Sainspokok bahasan penyebab benda bergerakdi SDN Dampala. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Siswa dan Metode Demonstrasi
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA melalui Metode Inquiri pada Siswa Kelas IV SD No. 2 Tonggolobibi Ardiansyah, Ardiansyah; Ramadhan, Achmad; Paluin, Yusuf Kendek
Jurnal Kreatif Online Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.597 KB)

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana metode ingkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN No.2 Tonggolobibi pada pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode ingkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Jumlah siswa pada penelitian ini adalah 19 siswa, jumlah siswa laki-laki 10 siswa dan jumlah perempuan 9 siswa. Penelitian dilaksanakan secara sinergis dalam dua siklus dan kemudian masing-masing siklus dikembangkan menjadi dua pertemuan. Melalui prosedur peneltian diketahui bahwa pada siklus I ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 74%, daya serap klasikal 61% dan skor rata-rata 6,10. Dengan keaktifan siswa berada pada kategori baik, dan aktivitas guru berada pada kategori baik. Pada siklus II mengalami peningkatan keberhasilan dengan ketuntasan klasikal 95%, dan daya serap 83,2% serta rata-rata 8,32. Demikian halnya keaktifan siswa serta aktivitas guru mengalami peningkatan secara signifikan yakni pada kategori sangat baik. Dengan demikian peningkatan keaktifan berbanding positif dengan peningkatan hasil belajar secara keseluruhan dan sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran IPA. Kata Kunci: Metode Inquiri, Hasil Belajar IPA.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Bagian-Bagian Tumbuhan Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Stad Pada Siswa Kelas IV SDN 02 Laantula Jaya Kec. Wita Ponda Kab. Morowali Setianingsih, Dewilis; Ramadhan, Achmad; Gagaramusu, Yusdin
Jurnal Kreatif Online Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.811 KB)

Abstract

Pada Pembelajaran di sekolah dasar guru cenderung menggunakan pembelajaran konvensional (pembelajaran berpusat pada guru) yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan metode ceramah dan pemberian tugas, tentunya hal ini membuat siswa cenderung pasif dan malas untuk belajar dan berdampak pada pemahaman belajar yang rendah. Karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang salah satunya adalah dengan menggunakan medel pembelajarn kooperatif tipe STAD. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas duasiklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi konsep bagian-bagian tumbuhan melalui  dapat meningkatkan hasil belajar siswa  kelas IV SDN 02 Laantula Jaya? Penelitian dilaksanakan di SDN 02 Laantula Jaya, melibatkan 26 orang siswa terdiri atas 10 orang laki-laki dan 16 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Hasil penelitian yang diperoleh pada tindakan siklus I diperoleh KBK 73,07 % dan DSK 72,57 %. Pada tindakan siklus II diperoleh KBK 92,30 % dan DSK 84,65 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada konsep bagian-bagian tumbuhan di SDN 02 Laantula. Kata Kunci: Hasil belajar siswa, Pembelajaran Kooperatif, Tipe STAD
Co-Authors A. Manandri, Nikma Abd Hakim Laenggeng, Abd Hakim Abd Rauf Abd. Rasyid Syamsuri Aditya, Rivan Aini, Siti Alfarisi, Zunnu Wanis Amiruddin Kade Amiruddin Kasim Amran Rede Andi Tanra Tellu Andini, Rizka Tri Angriani, Novita ANITA PURNAMA SARI ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariesty, Risda Asrini Asrini Astija Attthari, Teuku Arfa Bialangi, Mursito S. Burhanuddin, Alga Patricia Bustamin Bustamin D, Mutiara Daulay, Sholihatul Hamidah Dawa, Linda M Dewi Tureni Dewilis Setianingsih Dinie, Norhamizah Efendi Efendi Faisah, NUrul Faradila, Ratna Fariza, Ifat Fatmah Dhafir Fince Fince Habeahan, Rahmatilah Ainya Haerudin Haerudin Hamsi, Hamsi Hanafia, Ovi Harahap, Ananda Aditya Sari Hartono D Mamu, Hartono D Hasanudin, Rezki Hasdina, Meryan Hasyim, Faiz Hayyatun Mawaddah Hendra Setiawan Hijrah Hijrah Hiska, Hiska Hj. Musdalifah Nurdin Holyness Nurdin Singadimedja I Ketut Suada I Made Budiarsa I Nengah Kundera Ikran, Ikran Illah, Ininna Nur Indriana, Rinny Isnainar Isninar, Isnainar Jihan Jihan, Jihan Kisman, Dahri Krisman Krisman Kristhiani , Merry Kristhiani, Merry Kundera, I Negah Lago, Estevania Angelin Laksono Trisnantoro Lilies Lilies Lilies Lilies N Tangge Lina Sri Rahayu Lubis, Nurul Amanda Khairani Mala, Nursanti A Maleko, Muh. Cilfy Manap Trianto Masriani . Masrianih Mauru, Roy Elfrado Mauruh, Renindya Marchelly Mirzan, Mirzan Misnah Misnah Mohammad Jamhari Muchlis Djirimu Mulianti, Andi MUSLIMIN Nahulae, M. Rafli Raja Gazali Najamuddin Laganing Novi, Winda Cinthia Novirianti, Novirianti Novita, Amelia Nurhaeda, Nurhaeda Nurmin Nurmin Nurwahda, Nurwahda Pakaya, Nurfatiah Payung, Lilyanti M. Pinus, Pinus Pratiwi, Elly Qirey M Putra, I Komang Adi Putri, Intan Ramadhani Kahar Putri, Mutia Qonita, Ayu Rafiqa RAFIQA RAFIQA, RAFIQA Ramadhan, Sahri Nur Ramadhan, Suchin Ramadhanti, Yana Ramlah Ramlah Ratman Ratman Rauf, Iswadi Abd. Raya Agni Rianto, Riki Rifqi, Muhammad Hafiz Rosita Rosita Rosnita Rosnita Safitri, Bujing Saragih, Bayu Pramudia Sarni Djasa Siti Hawa Sri Wahyuni Suardi, Magfira Sukarman, Afadil Sulviana Sutrisnawati Mardin Syech Zainal Tellu, A.Tanra Utami Dewi uunnadianti Windarsih, Yulia Wulandari, Endang Trya Yuniasih, Yuniasih Yusdin Gagaramusu Yusril Ihza Mahendra Yusuf Kendek Paluin Zahman, Abdul Zasmita, Eka Zulaikhah Dwi Jayanti Zulfikar Zulfikar