p-Index From 2021 - 2026
6.795
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Kreatif Tadulako Online Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Akta Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Jurnal Meta-Yuridis JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Unes Law Review DOKTRINA: JOURNAL OF LAW Journal of Law Science Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Legalitas: Jurnal Hukum Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Darma Agung JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif LEGAL BRIEF Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Jurnal Hukum Lex Generalis JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Industri (EBI) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Dedikasi Hukum JYRS: Journal of Youth Research and Studies Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Reksabumi: Journal of Urban , Regional, and, Environmental Planning Journal Online Manajemen ELPEI (JOMEL) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat IIJSE atech-i Rona Teknik Pertanian Ecos-Preneurs: Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Bina Bangsa International Journal of Business and Management JADMENT: Journal of Administration and Development Jurnal Ilmiah Multidisiplin Teknofile, Jurnal Sistem Informasi Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda
Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUN YURIDIS PENERAPAN DELIK PERCOBAAN PADA PUTUSAN NOMOR 200/PID.B/2018/PENGADILAN GUNUNG SITOLI Santoso, Reynaldi; Taufiq, Amar; Oktora Tampubolon, Sandro; Fahraji, Bintang; Rizki, Rizki
UNES Law Review Vol. 3 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v3i4.201

Abstract

Attempted murder is one of the crimes. Attempted murder has been regulated in Article 338 in conjunction with Article 53 of the Criminal Code. The formulation of the problem raised is how to apply a criminal offense in the case of attempted murder, and how the judge's consideration in the decision Number : 200/serious crime/2018/District Court/Gunungsitoli, the type of research used in this study is normative juridical with the use of a qualitative approach, data collection techniques in this study use document studies by analyzing secondary data sources and drawing conclusions deductively, begin van uitvoering is explained as the beginning of the implementation in an attempt to commit a criminal offense, which is where the act can be interpreted as an act of execution, when someone commits one of the elements of a criminal offense, and if the person has not committed one of these elements, then the action can be said to be just a preparatory act, judge’s consideration in decision number 200/Pid.b/2018/PN.Gst. that impose punishment on the perpetrator based on article 338 in conjuction with Article 53 Paragraph (1) The Criminal Code on attempted murder which the judge has corrected sentenced him to 5 years in prison.
ANALISI PUTUSAN NOMOR 959/Pdt.P/2020/PN. Bdg. TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMAANALISI PUTUSAN NOMOR 959/Pdt.P/2020/PN. Bdg. TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMA Ananda, Berlian; Rizki, Rizki; Bangun, Dandi
UNES Law Review Vol. 4 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v4i4.269

Abstract

Basically, humans were created to live in pairs or to marry, namely men and women. In Indonesia there are various ethnic groups, races and religions. These differences will affect the marriage between men and women that will be carried out. In fact, it has become a common thing if there are parties who carry out interfaith marriages. The rules regarding marriage are regulated in Law no. 1 of 1974 concerning Marriage. However, these regulations are not explicitly regulated regarding marriages of different religions. The purpose of this study is to understand the arrangement of judges in interfaith marriages, understand the judge's considerations in the decision Number 959/Pdt.P/2020/PN. cf. and to understand the legal consequences that will occur. This research uses a normative juridical system. The data sources used are secondary data by processing data from primary legal materials and secondary legal materials. In the form of laws, books on civil procedural law, opinions of legal experts and theses. The results of this study are interfaith marriages which are recognized by state law if they carry out civil registration, contained in Article 37 of the Law on Population Administration, but are not legal according to religion. Parties of different religions cannot carry out marriages based on the ordinance of religious marriages, there are religious differences.
Tinjauan Yuridis terhadap Perkelahian antar Kelompok (Tawuran) yang dilakukan oleh Anak dibawah Umur Rizki, Rizki; Matondang, Advantage Timothy Divana; Hutahean, Fernandes Gilbert; Berutu, Sigar P.
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2137

Abstract

Fenomena tawuran merupakan bagian dari kekerasan di masyarakat dan telah berulang terjadi. Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi bangsa Indonesia. Marak nya peristiwa ini menimbulkan kecemasan akan generasi yang akan datang. Tidak lain pelaku tawuran dilakukan oleh anak-anak dibawah umur. Kemajemukan yang di miliki oleh bangsa Indonesia merupakan suatu yang rentan terhadap konflik karena di picu oleh hasutan/profokator dan pengaruh gejolak sosial yang dapat mendorong terjadinya disintegrasi dalam masyarakat. Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang sangat berkembang pesat belakangan ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan sosial budaya dan kultur bangsa Indonesia. Pada penelitian ini terdapat rumusan masalah, Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Metode penelitian hukum normatif atau metode penelitian hukum kepustakaan adalah metode atau cara yang dipergunakan di dalam penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang ada. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan: Pertama, Bentuk perlindungan hukum yang diatur dimana anak yang berhadapan dengan hukum harus terjamin hak-hak anak sebagai mana diatur dalam Undang-Undang anak No 11 Tahun 2012 tentang perlindungan anak. Kedua, Proses diversi yang dimaksud dalam Undang-Undang tersebut apabila sudah ada kesepakatan yang disetujui oleh kedua belah pihak dalam penyelesaian tindak pidana, dimana hukuman paling lama 7 (tujuh) hari setelah ditetapkan oleh ketua pengadilan negri sebagai hakim dan dilaksanakan paling lama 30 (tiga puluh) hari. Sesuai dengan putusan No 7/PID.SUS-Anak/2019/PT.BDG hakim telah mengambil keputusan pidana yang sudah sesuai dengan Undang-Undang pidana anak. Dengan demikian hendaknya, adanya edukasi baik ditingkat lingkungan keluarga,sekolah dasar hingga perguruan tinggi dalam membentuk sebuah karakter anak yang baik guna mencegah terjadinya peristiwa Tawuran. Generasi muda atau anak-anak merupakan centered attention bagi suatu Bangsa dan Negara, juga akan mewarisi hal-hal keberlanjutan sejarah suatu Negara. Oleh karena itu pembinaan generasi muda sangat penting untuk menyokong keberadaan Negara.
TINJAUAN YURIDIS TINGGINYA ANGKA PERCERAIAN NARAPIDANA YANG MENJALANKAN MASA HUKUMAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I MEDAN Harahap, Sarga Utama; Siahaan, Alfian Crisman; Rizki, Rizki
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34095

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki faktor-faktor penyebab perceraian, menganalisis akibat dan dampak yang muncul dari proses perceraian, memperluas wawasan pengetahuan, dan menganalisis konsekuensi dari perceraian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Penelitian menggunakan metode analisis yuridis empiris, melalui dua pendekatan wawancara dan analisis data administrasi, dengan peta jalan yang terdiri dari empat tahap: pendahuluan, metode penelitian, analisis yuridis, dan kesimpulan. Hasil karya ini yaitu a) Tingginya angka perceraian disebabkan kematian, cerai talak dan cerai gugat dan lembaga peradilan. b) Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 mengakui enam alasan perceraian, termasuk perbuatan zina, meninggalkan pasangan tanpa izin, hukuman penjara berat, kekejaman, kondisi fisik yang menghambat perkawinan, dan perselisihan yang tak dapat didamaikan, menunjukkan kompleksitas dampak moral, sosial, dan hukum yang memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mencari solusi efektif. c) Prosedur perceraian mencakup Cerai Talak dan Cerai Gugat, penekanan pada kendala akses persidangan dan potensi batasan di lapas yang dapat mempengaruhi narapidana. d) Faktor-faktor utama penyebab perceraian narapidana melibatkan masalah ekonomi, perselingkuhan, dan perubahan peran gender. e) Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan telah berhasil mengurangi tingginya angka perceraian di kalangan narapidana melalui implementasi upaya preventif dan represif, termasuk mediasi, sarana komunikasi, dan bimbingan agama, dengan fokus utama pada mempertahankan keutuhan keluarga.
Wanprestasi Perjanjian Kredit Bank Dengan Jaminan (Studi Putusan Nomor 35/Pdt.G/2022/PN Bnj) Rizki, Rizki; Sembiring, Natan Chalvindo; Simbolon, Gideon Faith; Aisyah, Aisyah
Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Vol. 31 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/disiplin.v31i1.1153

Abstract

here are various factors that can cause a breach of contract (wanprestasi) in a bank credit agreement with collateral, such as economic factors, legal factors, and other factors that influence the execution of the agreement. The research problems examined in this study include how a breach of contract affects an agreement and how the judge's considerations were made in Decision No. 35/Pdt.G/2022/PN Binjai regarding the breach of contract. This study is a normative juridical research, where the data used are secondary data, analyzed and presented using the library research method, allowing for deductive conclusions to be drawn. The conclusion of this study is that the legal considerations used by the judge in Decision No. 35/Pdt.G/2022/PN Binjai reflect the proper and fair application of the prevailing laws and regulations, including provisions on breach of contract, coercive payment (dwangsom), immediate enforceability of the decision, and court costs.
Sosialisasi Hukum Agraria: Penyelesaian Sengketa Tanah di Kelurahan Bukit Biru Lasah, Benidiktus; Samudra, Ferry Pungkas; Rahma, Indah Anggun; Rikiansyah, Rikiansyah; Fattah, Abdul; Rizki, Rizki; Mangngelo, Clarissa Tambing; Purba, Eva Ferawati; Putri, Indah Rosshiana; Sihotang, Bertha Uli; Kotijah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1798

Abstract

Land disputes remain prevalent in Indonesia, including in transmigration areas, largely due to limited public understanding of legal frameworks. In Bukit Biru Village, mapping conducted by ATR/BPN in 2022 revealed overlaps between transmigrants’ land ownership rights (Hak Milik) and corporate cultivation rights (Hak Guna Usaha/HGU), creating legal uncertainty and potential conflicts. This program aimed to enhance community legal awareness and provide solutions for resolving land disputes in accordance with applicable regulations. The method employed was Participatory Rural Appraisal (PRA), a participatory approach that actively engages villagers in exploring their social, economic, and environmental conditions. The outcomes indicated an increased understanding among community members of their land rights and obligations, as well as available dispute resolution options both non-litigation, such as mediation and administrative remedies through BPN, and litigation through the Administrative Court (PTUN). Such legal awareness programs can serve as a model for community empowerment in addressing land disputes constructively and sustainably.ABSTRAKSengketa tanah masih sering terjadi di Indonesia, termasuk di wilayah transmigrasi, akibat lemahnya pemahaman hukum masyarakat. Di Kelurahan Bukit Biru, hasil pemetaan ATR/BPN tahun 2022 menunjukkan adanya tumpang tindih antara Hak Milik warga transmigran dengan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan potensi konflik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memberikan solusi penyelesaian sengketa tanah sesuai ketentuan hukum. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode partisipatif yang melibatkan masyarakat desa secara aktif untuk menggali informasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan mereka. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban atas tanah serta alternatif penyelesaian sengketa, baik melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan upaya administratif di BPN, maupun litigasi melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Kegiatan sosialisasi hukum semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi sengketa tanah secara konstruktif dan berkelanjutan.
Achievement of Productive Age Indicator SPM at Bukit Sangkal Health Center, Palembang City Arisanti, Nova Jane; Jasmine, Annisah Biancika; Rizki, Rizki; Putri, Lydia Atica; Ramadhani, Natasha; Azizah, Nurhalimah; Shakira, Nafisah; Harmadi, Harmadi; Adhiani, Sylvia; Agustini, Meta
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1578

Abstract

Health services for individuals in productive age (15–59 years) are a crucial element in the Minimum Service Standards (SPM) for the health sector. The purpose of this study was to assess the achievement of SPM indicators for the Productive Age group and to identify the prevalence of Non-Communicable Diseases (NCDs) at the Bukit Sangkal Health Center, Palembang City. Using a quantitative descriptive approach, data were taken from the Bukit Sangkal Health Center during the period of January to December 2024. This study involved an analysis of the number of visits for health checks and the distribution of NCD cases among the Productive Age group. The findings showed that the SPM target set at 100% was successfully achieved, indicating success in the early detection program and regular health checks. However, the prevalence of NCDs remained high, with Hypertension reaching 2,120 cases, Diabetes Mellitus 303 cases, and Obesity 47 cases, making them the most commonly recorded diseases. The discussion emphasized that these quantitative achievements do not fully reflect the success of the program if they are not accompanied by continuous follow-up, education, and behavioral change. The conclusion of this study is that although the target of achieving SPM has been achieved, health problems among the Productive Age group are still very significant and require a comprehensive and sustainable approach to reduce the burden of NCDs in society.
Penguatan Nilai Kewarganegaraan dan Sikap Toleransi melalui Aktivitas Literasi di Masyarakat Multikultural : Pengabdian Yolandari, Joesa; Zulyan, Zulyan; Mitha, Anisia Nur; Yudha, Romadhona Kusuma; Rizki, Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4270

Abstract

Strengthening civic values ​​and mutual respect is crucial in today's multicultural society in Indonesia. Through literacy activities, this community service aims to raise awareness of differences and strengthen national identity. It was implemented through participatory methods, including forming reading groups and discussing tolerance, Pancasila, and inspiring stories from various cultures. The target group for this activity was the community in Air Manna 1 Village, Bengkulu City, which has diverse ethnic and religious backgrounds. The results of this activity indicate that residents' understanding of the values ​​of diversity and the spirit of tolerance has increased. Literacy activities have proven to be an effective means of strengthening inclusive civic character.
Co-Authors Abdul Fattah Abiwardhani, Alif Brillian Adella Sitanggang Adhiani, Sylvia Adijaya, Mardan Aditya Hikmat Nugraha Agustini, Meta Ahmad Fadholi, Ahmad Aisyah Aisyah Akbar, Muhamad Defri Akbari, Safitri Alhaq, Nadia Amroni, Amroni Ananda, Berlian Andri Irfan Rifai Anjelina, Indah Arisanti, Nova Jane AS, Fathor Atika Atika Aulia, Danny Aulia, Nur Senja Azizah, Nurhalimah Bambang Budi Siswanto Bangun, Dandi Banjarnahor, Harris Br Perangin Angin, Renni Junita Chairunnisak, Chairunnisak Choirun Niswah, Choirun Darlis, Olivia Defrian, Angga Dewi, Ratna Kusuma Djamal, Endry Z. Effrisna Ivana Br Sinuhaji, Ella Elvira Fitriyani Pakpahan Fadhliyah Idris Fahlevi, Rivan Adriza Fahraji, Bintang Faiq, Faiq Faisol Fanani, Khoirul Farah, Nailah Fauzi Nazara, Ahmad Firmansyah, Edi Fitria, Fitria Gultom, Lia Anggraini Hadinata, Fitra Wira Hae, Nabila Latifa Harahap, Sarga Utama Harmadi Harmadi Hasanuddin Hasanuddin Hayati, Najma Husna, Hafisa Tifathul Hutahean, Fernandes Gilbert Irwansyah Irwansyah ITOK DWI KURNIAWAN Jaka Samudra, Muhammad Januariska, Hepi Dwi Jasmine, Annisah Biancika Jerry, Enrico Houston Jerry, Joyceline Junifer Siregar Junnifer, Junnifer Kamaluddin Kamaluddin Keliat, Gabriel Immanuel Khadafi, Muhammad Rahul Khumaidi Kurniawan S., Amri Darma Lasah, Benidiktus Latifa, Dea Putri Lia Nazliana Nasution Listari, Kiki Lubis, Dokmen Mangngelo, Clarissa Tambing Martah, Varid Masnaly, Desirma Cipta Matondang, Advantage Timothy Divana Maulany, Soesanty Meilani, Reka Mesu, Yuni Kristina Yusvin Mitha, Anisia Nur Muadifah, Muadifah Mu’is, Muhammad Muhaimain, Muhaimain Muhammad Farhan Mulyani Mulyani Mutiara, Diah Nainggolan, Zelah Fehat Nikita Nashrullah, Zulkornain Nur Laili Azizah Nur Wahyuni Nusa Lubis, Wahyu Oktavia Rahayu Puspitarini Oktora Tampubolon, Sandro Pasaribu, Merry Roseline Purba, Eva Ferawati Purnama, Shelly Eka Putri, Indah Rosshiana Putri, Lydia Atica Rahma, Fitri Aulia Rahma, Indah Anggun Rahmat Jumri Rahmayana, Lintang Rajagukguk, Very Harley Aryanto Ramadhana, Widodo Ramadhani, Natasha Rasdanelwati, Rasdanelwati Revaldo, Revaldo Rikiansyah, Rikiansyah Rina Alfina SALMAN ALFARIZI Samudra, Ferry Pungkas Santoso, Reynaldi Saputra, Andra Saragih, Vita Riahni Sari, Wanda Mulcia Sazali Nasution, Irfan Sembiring, Aldho Epranta Sembiring, Natan Chalvindo Sesilia, Agneta Grace Setiawan, M.Arief Seto, Agiawiro Ivendo Sasra Adhi Shakira, Nafisah Siahaan, Alfian Crisman Siama, Siama Sigar P. Berutu Sihotang, Bertha Uli Silitonga, Luhut Immanuel Silooy, Frentje Dusyan Simbolon, Gideon Faith Sipahutar, Dani Josi Sirait, Dedy Gokvala Sirait, Jumaria Siti Kotijah Sri Agustina, Sri Stiawan, Agung Tambunan, Marlina Agkris Taufiq, Amar Tobing, Nastity Aiko Desintha Triana Dewi, Dhea Tuapetel, Friesland Ummah Karimah, Ummah Unedo Hendri Keliat, Rodry Winnata, Shareen Angeline Yandri Radhi Anadi Yolandari, Joesa Yudha, Romadhona Kusuma Zaman, Rabiul Zulfakri Zulyan, Zulyan