Claim Missing Document
Check
Articles

Internalisasi Nilai Kolaboratif melalui Cooperative Learning Tipe Jigsaw: Formulasi Model Internalisasi Nilai Tiga Fase (MINT-3F) Ruswandi, Agus
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.4114

Abstract

Lemahnya internalisasi nilai kolaboratif pada peserta didik menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran kooperatif. Sebagian besar penelitian mengenai Cooperative Learning tipe Jigsaw lebih berfokus pada peningkatan hasil belajar kognitif, sementara proses internalisasi nilai kolaboratif sebagai transformasi afektif dan perilaku masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme internalisasi nilai kolaboratif melalui model Jigsaw serta merumuskan model konseptual berdasarkan temuan empiris. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain single case study. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kolaboratif berlangsung melalui tiga fase, yaitu Cognitive Engagement, Affective Resonance, dan Behavioral Consolidation. Temuan tersebut melahirkan Model Internalisasi Nilai Tiga Fase (MINT-3F) sebagai kontribusi konseptual yang mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam struktur pembelajaran Jigsaw. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi kognitif, tetapi juga berperan dalam membentuk kesadaran sosial dan perilaku kolaboratif yang berkelanjutan.
Early Childhood Teachers’ Understanding of Sex Education: A Descriptive Survey in Bandung Hikmah Nuzulunnisa; Susan Maulani; Agus Ruswandi
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 5 No 5 (2026): IJHESS APRIL 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v5i5.2209

Abstract

This study aims to analyze early childhood education (ECE) teachers’ understanding of sex education by examining three key indicators: fundamental knowledge, attitudes, and the readiness of instructional media and learning materials. Using a quantitative descriptive approach, data were collected from ECE teachers via structured questionnaires and subsequently analyzed using descriptive statistics. Data were collected from 57 early childhood teachers in Bandung using a total sampling technique. The findings show that teachers’ overall understanding of sex education falls into the moderate category. In terms of fundamental knowledge, 96% of teachers demonstrated a high level of conceptual understanding, with a mean score of 42.28 out of 45, indicating strong awareness of body safety and privacy principles. Teachers also exhibited positive attitudes toward implementing sex education, with 65% categorized as high and 30% as moderate. However, the study reveals significant challenges in the readiness of instructional media, with 53% of teachers in the moderate category and 23% in the low category due to limited access to appropriate storybooks, visual aids, and educational videos. The study concludes that although teachers possess strong conceptual knowledge and supportive attitudes, the lack of adequate learning materials hinders optimal implementation. Strengthening institutional support and providing developmentally appropriate media are essential to improving sex education practices in ECE settings
Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dalam Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Rawan Bencana Kabupaten Bandung Ade Tutty Rokhayati Rosa; Wahyu Satya Gumelar; Anita Kresnawaty; Agus Ruswandi; Riva Ola Purwantari; Siti Nasriatul Hamidah; Larassaty Alifah
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2782

Abstract

Kabupaten Bandung merupakan daerah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana seperti banjir, longsor, dan gempa bumi. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas guru PAUD dalam mengedukasi kesiapsiagaan bencana sejak dini. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan media pembelajaran tematik yang ramah anak. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi edukatif, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 30 guru PAUD di wilayah rawan bencana Kabupaten Bandung berpartisipasi aktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 48,5 menjadi 85,2 atau naik 75,7%. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini juga memperkuat efikasi diri guru dalam merancang pembelajaran tematik kebencanaan. Program ini menghasilkan Paket Inovatif Edukasi Kesiapsiagaan Bencana berupa modul interaktif dan media visual berbasis permainan yang menumbuhkan budaya keselamatan sejak usia dini.
Co-Authors - Hardiyanto - Sabari Aang Mahyani Achmad Syafei Ade Tutty R. Rosa Adrias Adrias Agus Muharam Agus Mulyanto Ahmad Fajrun Naja Ahmad Hapidin Aji Winara ALEX SUMADIJAYA Alifa Nurul Fajri Alviona, Andina Amelia, Ine Amir Supriatna Andina Alviona Ani Suryani Anita Kresnawaty Ari Abdul Kohar R Ari Abdul Kohar Rahmatullah Asfiya, Wara Avirda Nuri Quroini Avirda Azizah, Annisa Nur Budiasih, Yulie Cece Hidayat Choerunnasa, Erisca Desriana Cucu Susanti Darmawan Darojat Dedi Junaedi Emay Mastiani Encilia Endrawati, Eli Erni Haryanti Fadhilah Majid Ferianto Ferianto Firdaus, M Aditya Firdaus, Muhammad Aditya Fitria, Yanti Ghina Fauziyyah Mar’atus Shalihah Ghina Hasna Gumelar, Iwang Halimatus Sya’diah Hapsari, Laras Ay Hasna, Ghina Hendi S Muchtar Hendi Suhendraya Muchtar Hendri Abdul Qohar Hikmah Nuzulunnisa Hilmi Kahmir Ridwan Hilmi Ridwan Kahmir Imam Asrofi Ine Amelia Ishaq , Iskandar Iskandar Ishaq Iwan Satriyo Nugroho Iwang Gumilar Jihan Nabilla Juliawati, Deti Ladiva, Hasmai Bungsu Larassaty Alifah Liferdi M Aditya Firdaus M Aditya Firdaus M. Makbul Mahensa Billqys Nurhayati Prativi, Mahensa Billqys Nurhayati mahyani, aang Maman Suherman Maman Suherman Mansurdin Maulani, Susan Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohammad Muammar Zaky Muhammad Aditya Firdaus Muhammad Kadafi Fadilah Nabilla, Jihan Nailal Munayah Nana Sutrisna Narakusumo, Raden Pramesa Natsir, Nanat Fatah Nenden Widayanti Nuarida, Eva Bella Nurhasanah, Sindi Nurkholipah Nurkholipah, Nurkholipah P. M. Winarno Pinasti Putriani, Puput Rahmat Sutarya Reni Nurapriani Revita Yanuarsari Riva Ola Purwantari Rofik Sinung Basuki Ruswandi, Riki Ruswandi, Uus Saeful Bachrein Sarino Shinta Mutiara Sih Kahono Siti Nasriatul Hamidah Sudarti Sudarti Suwandari, Lilis Taufik Mustofa Trisna Subarna Wahyu Satya Gumelar Widya Tasya Astiti Yanto Surdianto, Yanto Yeni Erita Yunisrul