Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

SISTEM PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF FIQH SIYASAH Mulyana, Indra; Solehudin, Ending; Setiawan, Iwan; Rusydi, Ibnu
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v12i2.14168

Abstract

Pemilu di Indonesia yang dijadwalkan pada tahun 2024 sedang menjadi perbincangan hangat. Namun, perdebatan mengenai perspektif Islam terhadap pemilu masih kurang dibahas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemilu di Indonesia memiliki relevansi dengan fiqh siyasah, yaitu sistem ahlul halli wal aqdi. Sejarah pemilu di Indonesia berkembang seiring dengan pemahaman demokrasi. Konsep pemilihan pemimpin pada zaman Nabi Muhammad dan Khulafaurrasyidin tidak sama dengan pemilu saat ini. Namun, konsep ahlul halli wal aqdi atau syura dalam Islam memiliki kesamaan dengan pemilihan umum di Indonesia. Dalam fiqh siyasah, metode pengisian jabatan kepala negara termasuk pemilihan langsung oleh rakyat dan ahlul halli wal aqdi. Di Indonesia, pemilu menggunakan sistem pemilihan langsung oleh rakyat, sesuai dengan prinsip fiqh siyasah. Penelitian ini juga menyoroti sengketa pemilu yang terjadi setelah pemilihan umum. Dalam Islam, ahlul halli wal aqdi memiliki peran dalam mengadili sengketa pemilihan kepala pemerintahan, di Indonesia sengketa pemilu diajukan di Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk berlaku adil dan sesuai dengan ajaran Islam dalam pemerintahan. Masyarakat juga diingatkan untuk mempelajari pemerintahan baik dalam berpolitik maupun bermasyarakat. Jika konsep negara Islam tercapai, masyarakat akan sejahtera dan pemerintahan akan bijak dan adil dalam semua aspek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan memotivasi masyarakat dalam menghadapi politik di Indonesia.
PENERAPAN USHUL FIQH MULTIKULTURAL DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KAMPUNG KERUKUNAN LEBAK CIAMIS Rusydi, Ibnu; Supriyatin, Ukilah; Setiawan, Iwan
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v11i2.11960

Abstract

Salah satu penyebab konflik terbuka antar agama di Indonesia adalah adanya paham keagamaan yang ekslusif dan keras. Untuk mengantisipasi melebarnya paham keagamaan yang ekslusif dan diskriminatif tersebut perlu dirumuskan gagasan baru yang bisa mengantarkan bangsa yang religius ini bisa hidup damai dan toleran. Masyarakat Kampung Lebak Kabupaten Ciamis dipandang sebagai daerah ragam agama hal ini dibuktikan dengan adanya empat (4) rumah ibadah yang saling berdekatan yaitu Masjid Jami Al Muhajidin, Gereja Katolik Santo Yohanes, Kelenteng Hok Tek Bio, dan Litang Khonghucu. Salah satu upaya untuk mengatasi konflik antar agama di Kampung Lebak adalah dengan paradigma ushul fiqh multikultural yang  hadir untuk memproduk hukum-hukum fikih yang aspiratif dan akomodatif terhadap pluralitas kepentingan kebangsaan, sehingga seluruh anak bangsa mendapatkan posisi yang setara tanpa membedakan ras, agama, jenis kelamin ataupun keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk 1)  menganalisa penerapan ushul fiqh multikultural dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kampung Kerukunan Lebak Ciamis; 2) mengetahui kendala dalam penerapan ushul fiqh multikultural dalam menjaga kerukunan Umat Beragama di Kampung Kerukunan Lebak Ciamis; 3) mengetahui upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala penerapan ushul fiqh multikultural di Kampung Kerukunan Lebak Ciamis.
The Role of Islamic Religious Education Teacher in Preventing Radicalism in State Junior High Schools Muhammad Anas Ma'arif; Rusydi, Ibnu; Hali, Ali Usman; Rohmah, Miftakhur
Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jpii.v7i2.480

Abstract

The purpose of this study was to analyze and describe the role of PAI teachers in preventing radicalism in SMP Negeri 1 Gondang and to analyze and describe the strategies of PAI teachers in preventing radicalism in SMP Negeri 1 Gondang. The approach used in this study is to use a qualitative approach to the type of case study research. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and data verification. From the research conducted, it can be concluded as follows: 1). The role of the Islamic Religious Education Teacher in Preventing Radicalism in Gondang 1 Public Middle School, namely, a) The teacher as a motivator for students, b) The teacher as a guide for understanding moral values, c) Doing good habituation by carrying out positive activities, d) Teacher as an evaluator. 2). The strategy for PAI teachers to prevent radicalism in Gondang 1 Public Middle School, namely, a) Through PAI learning in class, b) Through religious and extracurricular activities.
Sosialisasi Pemanfaatan Kekayaan Intelektual Untuk Peningkatan Kesejahteraan Pelaku UMKM Galendo di Kabupaten Ciamis Gumilar, Doni Cakra; Rusydi, Ibnu; Lestari, Melinda Bunga
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15523

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang sangat besar, khususnya yang berkaitan dengan kekayaan intelektual. Banyak produk-produk kekayaan intelektual yang terdapat di Indonesia, salah satunya yaitu Galendo Ciamis. Akan tetapi, hingga saat ini Galendo Ciamis belum terdaftar sebagai produk kekayaan intelektual di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Apabila hal ini dibiarkan tidak menutup kemungkinan suatu saat dapat terjadi sengketa berkaitan dengan klaim sepihak atau pembohongan publik. Pendaftaran kekayaan intelektual Galendo Ciamis memberikan kepastian hukum bagi Galendo Ciamis. Pendaftaran menjadi syarat utama agar Galendo Ciamis memperoleh perlindungan hukum, sehingga peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM Galendo di Kabupaten Ciamis, meningkat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisa terkait hambatan serta upaya yang dilakukan dalam mewujudkan pendaftaran kekeayaan intelektual terhadap Galendo Ciamis. Metode pendekatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu menggunakan jenis yuridis normatif. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitis.
The Role of Educators in Facing the Digital Era Through Innovative Learning in PPKN Subjects Wiratama, Muhammad Rafsan; Rusydi, Ibnu; Japar, Muhammad
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2578

Abstract

This article discusses the transformation of the educational landscape due to innovation and technology in the digital era. Presents an analysis of the use of new learning models to improve teacher competency in the digital era, as well as challenges and solutions in adopting innovative learning, especially in Pancasila and Citizenship Education (PPKn) subjects. Through a literature review method, this article identifies innovative strategies, required teacher competencies, and challenges faced, such as lack of resources and technology skills. The results emphasize the importance of increasing teacher competency, technology integration, and collaborative support to create innovative learning environments in the digital era.
The Existence of Madrasah Ibtidaiyah Based on Pesantren: Challenges and Opportunities in The Digital Era Arif, Muhamad; Kartiko, Ari; Rusydi, Ibnu; Zamroni, M. Afif; Hasan, Moch. Sya’roni
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 4 (2024): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v5i4.1401

Abstract

This paper explains the process of existence of Islamic boarding school-based Madrasah Ibtidaiyah in the digital era, as Islamic boarding schools are educational institutions with quite impressive historical conditions because Islamic boarding schools can adapt to developments over time and have been proven to be academic institutions that are acceptable across society. This research uses a qualitative case study approach, interview techniques, observation, and documentation to collect data so that data analysis can be carried out. Researchers use Yin data analysis with four patterns, including pattern matching. Second, build clarity/explanation. Third, time series analysis. Fourth is repeated observation and data wetness testing through data triangulation, including methods, sources, and theory. The results of the research show that there are several efforts made by the Ibtidaiyah madrasah based on the Miftahun Ulum Kesamben Wetan Driyorejo Islamic boarding school, namely by strengthening synergy between all parties in the madrasah and outside the madrasah, as well as strengthening several conditions, including First, increasing teacher professionalism. The second is carrying out curriculum development. Third, strengthening student character as stated in the madrasa mission, and fourth, promoting literacy programs to answer challenges in the digital era.
Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahhari Sufiyana, Yessi; Rusydi, Ibnu
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.96

Abstract

Pada masa pemerintahan india belanda sistem pendidikan di Indonesia memiliki tujuan untuk menjadikan warga negara mengabdi pada kepentingan penjajah. Dengan kata lain pendidikan bermaksud untuk mencetak tenaga-tenaga yang dijadikan alat untuk memperkuat pendudukan penjajah oleh karena itu isi pendidikanpun hanya sekedar pengetahuan dan kecakapan yang dapat membantu mempertahankan ekonomi politik dan penjajah pada masa itu pendidikan untuk kaum perempuan dirasa tidak perlu dan tidak memberikan manfaat karna meskipun bersekolah, anak perempuan pada akhirnya tidak pernah bekerja dan mereka hanya menjadi ibu rumah tangga yang hanya bertugas melayani suami, sehingga pendidikan dirasa sia-sia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahhari. Metode yang peneliti gunakan yaitu menggunakan teknik metode kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Kesimpulan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk menjadi peserta didik baik laki-laki maupun perempuan melalui pendidikan sekolah ataupun pendidikan diluar sekolah. Dan diharapkan dapat belajar pada tahap mana saja dari kehidupan dalam mengembangkan dirinya sebagai manusia Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mengetahui bagaimana konsep pendidikan dalam pandangan islam dan bagaimana Pendidikan Perempuan Menurut Murtadha Muthahari dalam islam. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis buku dari buku – buku karya Mutadha Muttahari Dan menunjukkan hasil islam memandang bahwa perempuan merupakan mahluk yang mulia dan memiliki keutamaan islam juga memberikan kebebasan terhadap perempuan dalam memperoleh pendidikan serta dalam pandangan murtadha muttahari mendukung penuh kebebasan perempuan untuk belajar berfikir dan memberikan pendapat.
Implementasi Pembelajaran PAI Melalui Aplikasi Zoom Meeting (Studi Kasus Kelas 6 SDN 2 Rancasari Indramayu) Faozie, Rakhman; Rusydi, Ibnu; Romdhoni, Abdul Aziz
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v4i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui aplikasi Zoom Meeting pada kelas 6 SDN 2 Rancasari Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan aplikasi Zoom Meeting sebagai platform untuk melaksanakan pembelajaran PAI secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI melalui aplikasi Zoom Meeting memberikan beberapa manfaat. Pertama, aplikasi ini memungkinkan guru untuk berinteraksi secara langsung dengan siswa, meskipun dalam bentuk virtual. Guru dapat memberikan penjelasan, menjawab pertanyaan, dan memberikan umpan balik secara real-time. Kedua, aplikasi ini memfasilitasi kolaborasi antara siswa. Mereka dapat berdiskusi, berbagi ide, dan bekerja sama dalam tugas-tugas kelompok. Ketiga, aplikasi ini memungkinkan rekaman pembelajaran, sehingga siswa dapat mengakses kembali materi pembelajaran jika diperlukan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi pembelajaran PAI melalui aplikasi Zoom Meeting. Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengakses internet atau memiliki keterbatasan perangkat yang memadai. Selain itu, interaksi langsung antara guru dan siswa dapat terhambat oleh kualitas koneksi internet yang buruk atau masalah teknis lainnya. Dalam kesimpulannya, implementasi pembelajaran PAI melalui aplikasi Zoom Meeting pada kelas 6 SDN 2 Rancasari Indramayu memiliki potensi untuk meningkatkan interaksi antara guru dan siswa, memfasilitasi kolaborasi siswa, dan memungkinkan akses materi pembelajaran yang fleksibel. Namun, tantangan terkait akses internet dan masalah teknis perlu diatasi agar pembelajaran online dapat berjalan dengan lancar.
KAJIAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN PADA PASAL 411 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA Gumilar, Doni Cakra; Rusydi, Ibnu; Effendy, Muhammad Amin
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v13i1.18198

Abstract

Dalam aturan hukum pidana yang berlaku di Indonesia saat ini, tindak pidana perzinaan diatur dalam Pasal 284 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Menurut Pasal 284 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana mendefinisikan zina sebagai hubungan seksual atau persetubuhan di luar perkawinan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dan seorang perempuan yang salah satunya atau kedua-duanya masih terikat perkawinan dengan orang lain. Namun dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, tindak pidana perzinaan mengalami perluasan yakni terhadap pelaku perzinaan yang terikat perkawinan dan tidak terikat perkawinan. Tindak pidana perzinaan termasuk dalam kategori tindak pidana kesusilaan sebagaimana yang diatur dalam Bab XV Pasal 411 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami dan menganalisis tentang tindak pidana kesusilaan pada Pasal 411 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan bagaimana persamaan dan perbedaan antara unsur Pasal 411 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan unsur Pasal 284 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analitis.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelaku tindak pidana perzinaan adalah pria atau wanita yang salah satunya atau keduanya terikat tali perkawinan serta pria dan wanita yang belum terikat perkawinan, perzinaan dilakukan atas dasar suka sama suka tanpa ada paksaan dari salah satu pihak pelaku, sanksi pidana berupa pidana penjara maksimal 1 (satu) tahun atau denda paling banyak kategori II, tindak pidana perzinaan termasuk dalam delik aduan absolut, yang berhak melakukan pengaduan adalah suami atau isteri pelaku yang terikat perkawinan dan orang tua atau anak dari pelaku yang tidak terikat perkawinan, pengaduan dapat dicabut sewaktu-waktu sebelum perkara diperiksa oleh pengadilan, dan pengaduan tidak dapat diwakilkan atau diwalikan.
Impelementasi Kegiatan Keagamaan untuk Membentuk Karakter Religius: Sebuah Strategi Pendidik Sururun, Eni; Zamroni, M Afif; Rusydi, Ibnu
Interdisciplinary Journal of Social Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): March: Strengthening Education and Community Empowerment through Innovative App
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/ijoss.v1i1.24

Abstract

This research aims to explore the religious character values instilled in students at MI Al Hidayah Bangli, as well as the strategies applied in shaping these characters through religious activities. The study utilizes a qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The research findings reveal nine religious character values developed, namely piety, courtesy, honesty, responsibility, gratitude, sincerity and humility, discipline and time appreciation, caring and respect, as well as respecting others' opinions and collaboration abilities. The applied strategies include role modeling, discipline cultivation, habituation, creating a conducive environment, as well as integration and internalization of character values in various religious activities. These strategies have a positive impact on students, such as improving noble morality, social spirit, honesty, justice, consistency, and loyalty. The research concludes that MI Al Hidayah Bangli endeavors to instill and develop religious characters in students through various strategies in religious activities that are consistently and continuously implemented and provide positive effects on students' character development, which are expected to be implemented in daily life.