Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DIKOMBINASIKAN DENGAN ARDUINO SEBAGAI MEDIA BANTU PRAKTIKUM MATERI GELOMBANG Anita Putri; Sahrul Saehana
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 1 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i1.12710

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat praktikum menggunakan sensor ultrasonik dikombinasikan dengan arduino sebagai media bantu praktikum materi gelombang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D), yang mengacu pada model Sugiyono yang menggunakan 10 langkah yaitu sebagai berikut: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Ujicoba produk, (7) Revisi produk, (8) Ujicoba pemakaian, (9) Revisi produk, dan (10) Produksi massal. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan skala likert lima yang ditujukan kepada ahli media dan mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Tadulako guna menguji kelayakan dan kualitas dari alat praktikum. Setelah melakukan validasi dan uji coba terbatas maka data kualitas produk yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Kualitas produk berdasarkan hasil analisis penilaian ahli media diperoleh nilai persentase sebesar 82,5% dengan interprestasi “Sangat Baik”. Sedangkan hasil tanggapan mahasiswa pada uji coba terbatas diperoleh nilai persentase sebesar 86,66% dengan interprestasi “Sangat Setuju”. Berdasarkan hasil uji coba dan analisis angket maka dapat disimpulkan bahwa alat praktikum menggunakan sensor ultrasonik dikombinasikan dengan arduino yang dikembangkan layak digunakan. The purpose of this research is to develop a practicum tool using ultrasonic sensors combined with Arduino as an auxiliary medium for wave material practicum. This research process is a development research (R&D), which refers to Sugiyono's model which uses 10 steps, namely: (1) Potentials and problems, (2) Data collection, (3) Product design, (4) Design validation, (5) Design revision , (6) product testing, (7) product revision, (8) usage trial, (9) product revision, and (10) mass production. The research instrument used was a questionnaire with a five-Likert scale aimed at media experts and students of the Tadulako University Physics Education in order to test the feasibility and quality of the practicum tools. After validation and limited trials, the product quality data obtained were analyzed using descriptive analysis. The quality of the product based on the results of the analysis of the media measurement results was 82.5% with the interpretation "Very Good". While the results of student responses to the limited trial, the proportion value of 86.66% with the interpretation "Strongly Agree". Based on the results of trials and questionnaire analysis it can be concluded that the practicum tool using an ultrasonic sensor combined with the Arduino developed was suitable for use.
PENGEMBANGAN MEDIA ALAT PRAKTIKUM PELAYANGAN GELOMBANG BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO Agustina Tina; Sahrul Saehana; Unggul Wahyono
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 2 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i2.14420

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media alat praktikum pelayangan gelombang berbasis mikrokontroler arduino uno yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian diadaptasi dari Intructional Media Design yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian ini adalah 17 siswa pada uji coba produk di kelas XI MIA MA DDI Lonja materi pelayangan bunyi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu melalui pemberian tes dan angket. Hasil dari penelitian yang diperoleh pada tahap pengembangan yaitu Alat praktikum fisika berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang memiliki validasi sebesar 81,25% dengan kriteria sangat valid, LKPD dengan validasi 84,75% dengan kriteria sangat valid, Angket observasi guru dan angket respon siswa dinyatakan  valid dengan rata-rata secara berturut-turut yaitu 77,08% dan 78,33%. Setelah melakukan validasi dan uji produk selanjutnya alat praktikum diujii kepraktisan dan efektifan alat praktikum yang dikembangkan melalui tahap evaluasi. Alat praktikum memiliki nilai praktis dalam keterlaksanaan pembelajaran sebesar 89,58% dengan kriteria sangat praktis dan respon siswa sebesar 89,24% dengan kriteria sangat praktis. Alat praktikum yang dikembangkan efektif dalam pembelajaran fisika dilihat dari nilai rata-rata Efek Size Cohen yang didapatkan yaitu sebesar 1,25 yang masuk dalam kriteria tinggi dan nilai Efek Size Cohen kelas yaitu 4,67 yang masuk dalam kriteria tinggi Berdasarkan uji produk dan analisis data validitas, kepraktisan, dan keefektifan maka dapat disimpulkan bahwa alat praktikum berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang dikembangkan layak digunakan.
Pelatihan Penggunaan Learning Management System (LMS) bagi Guru Sebagai Mitra Asistensi Mengajar Program MBKM Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Tadulako Sahrul Saehana; Muhammad Ali; Darsikin Darsikin; Nurgan Nurgan; Delthawati Is Ratnaningtyas
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.4333

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan program nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas output pendidikan dengan melakukan sejumlah aktivitas seperti asistensi mengajar di satuan pendidikan oleh mahasiswa. Learning management system (LMS) sangat dibutuhkan untuk melaksanakan program asistensi mengajar khususnya dalam melakukan evaluasi. Tujuan program ini adalah untuk melatih guru di sekolah mitra dalam menggunakan LMS sehingga dapat mendampingi mahasiswa dalam program asistensi mengajar.  Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dimana guru dilatih menggunakan LMS. Mitra kegiatan ini adalah SMP dan SMA di Propinsi Sulawesi Tengah. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa guru dapat memanfaatkan dengan baik aplikasi evaluasi berbasis LMS yang dirancang oleh tim pengabdi. Hasil wawancara memperkuat hal ini, dimana guru tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi penilaian bagi mahasiswa program asistensi mengajar karena dilengkapi petunjuk yang jelas. The Independent Learning Campus Independent Program is a national program that improves scholarly output quality by carrying out activities such as teaching assistants in academic units by students. A learning management system (LMS) is needed to carry out teaching assistance programs, especially evaluations. This program aims to train teachers at partner schools in using the LMS so that they can assist students in teaching assistance programs. This activity is carried out in training where teachers are trained to use LMS. Partners of this activity are junior and senior high schools in Central Sulawesi Province. The instruments used are observation sheets and interviews. From the observations, it is known that teachers can make good use of the LMS-based evaluation application designed by the service team. The results of the interviews reinforce this, where the teacher does not experience difficulties in using the assessment application for students in the teaching assistant program because it is equipped with clear instructions.
Optimasi Parameter Pemintalan Elektrik Menggunakan Teknik Algoritma Genetika: Tegangan Listrik dan Jarak Nozzle-Kolektor S Saehana; Ferry Iskandar; Mikrajuddin Abdullah; Khairurrijal Khairurrijal
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.1.5

Abstract

AbstrakStudi optimasi dua parameter pemintalan elektrik, yaitu tegangan listrik dan jarak nozzle-kolektor, telah dilakukan dengan teknik algoritma genetika dalam domain [1,60] kV dan [5,25] cm serta jumlah populasi 100 buah, peluang pindah silang (pc) 0,7 dan peluang mutasi (pm) 0,5. Jejari serat seukuran 155 nm diperoleh dari hasil subsitusi nilai optimum tegangan listrik 1,83 kV dan jarak nozzle-kolektor 23,50 cm pada simulasi pemintalan elektrik yang dimodelkan oleh Reneker, dkk. Hasil optimasi ini diharapkan dapat membantu eksperimen di laboratorium. Kata kunci: pemintalan elektrik, algoritma genetika, jejari serat, optimasi. AbstractThe study of optimizing two electrospinning parameters, i.e. electric voltage and nozzle-collector distance, was done by employing a genetic algorithm technique in the domain of [1,60] kV and [5,25] cm, the population of 100, the crossover probability of 0.7, and the mutation probability of 0.5. Fiber radius of 155 nm was obtained from the substitution of optimal values of electric voltage of 1.83 kV and nozzle-collector of 23.50 cm, which are from the simulation of a model made by Reneker, et al. This optimization result could help experiments in obtaining desired fiber radius. Keywords: electrospinning, genetic algorithm, fiber radius, optimization.
Pengaruh Pendekatan STEM dalam Model Inkuiri Terbimbing Terhadap Sikap Ilmiah dan Kerja Ilmiah Materi IPA Rhiry Fitriansyah; I Komang Werdhiana; Sahrul Saehana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i2.3598

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan STEM dalam model inkuiri terbimbing terhadap sikap ilmiah dan kerja ilmiah materi IPA pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini menggunakan quasi-ekperiment dengan desain control group pretest-postest. Populasi penelitian berjumlah 288 siswa kelas VIII dan dipilih 64 siswa sebagai sampel penelitian yang terdiri dari 32 siswa kelas VIII Apel sebagai kelas kontrol dan 32 siswa kelas VIII Manggis sebagai kelas eksperimen. Kedua kelas dipilih dengan purposive sampling dimana pertimbangannya adalah kesamaan karakteristik siswanya (homogen). Pengambilan data menggunakan angket observasi sikap ilmiah dan kerja ilmiah siswa. Data hasil penelitian di analisis menggunakan Uji Mann Whitney karena hasil uji normalitas data yang tidak berdistribusi normal. Dengan demikian uji korelasi menggunakan Uji korelasi Spearman. Dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Pendekatan STEM dalam model Pembelajaran Inkuiri terbimbing  terhadap sikap ilmiah dan kerja ilmiah siswa. Berdasarkan uji korelasi Spearman yang dilakukan terhadap sikap ilmiah dan kerja ilmiah pada kelas eksperimen diperoleh nilai 0,664 dengan siginfikansi 0,000 < 0,005, artinya hubungan antara sikap ilmiah dan kerja ilmiah adalah kuat. Koefisien korelasi sikap ilmiah dan kerja ilmiah pada kelas kontrol adalah 0,818 dengan signfikansi 0,000 < 0,005, artinya ada pengaruh yang kuat model inkuiri terbimbing terhadap sikap ilmiah dan kerja ilmiah ilmiah. Sikap ilmiah yang baik akan menjadikan kerja ilmiah siswa lebih baik. Pendekatan STEM dalam model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih unggul menjadikan sikap ilmiah dan kerja ilmiah siswa lebih baik dibandingkan dengan tanpa menggunakan pendekatan STEM.          This study analyses the effect of the STEM approach in the guided inquiry model on scientific attitudes and scientific work on science material in class VIII SMP Negeri 4 Palu. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research population was 288 students of class VIII, and 64 students were selected as research samples consisting of 32 students of class VIII Apples as the control class and 32 students of class VIII of Mangosteen as the experimental class. The two classes were selected by purposive sampling, where the consideration was the similarity of the characteristics of the students (homogeneous)—collecting data using observation questionnaires of scientific attitudes and students' scientific work. The research data were analyzed using the Mann Whitney test because the normality test results were not normally distributed. Thus the correlation test uses the Spearman correlation test. The research data shows an influence of the STEM Approach in the Guided Inquiry Learning model on students' scientific attitudes and scientific work. Based on the Spearman correlation test conducted on scientific attitudes and scientific work in the experimental class, a value of 0.664 was obtained with a significance of 0.000 < 0.005, meaning that the relationship between scientific attitude and scientific work was strong. The correlation coefficient of scientific attitude and scientific work in the control class is 0.818 with a significance of 0.000 < 0.005, meaning that there is a strong influence of the guided inquiry model on scientific attitudes and scientific work. A good scientific attitude will make students' scientific work better. The STEM approach in the guided inquiry learning model is superior to making students' scientific attitudes and scientific work better than those without using the STEM approach.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI GERAK LURUS Ni Wayan Diana Putri; Supriyatman Supriyatman; Sahrul Saehana
Media Eksakta Vol 16 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.09 KB) | DOI: 10.22487/me.v16i1.725

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa kelas XI IPA 3  di SMA Negeri 5 Palu tentang gerak lurus. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Palu. Subyek penelitian adalah siswa XI IPA 3 yang terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang di gunakan adalah tes pilihan ganda beralasan yang disertai dengan tingkat keyakinan dalam menjawab soal (Three-tier diagnostic test) berjumlah 18 butir soal. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat miskonsepsi siswa dengan menggunakan Three-tier diagnostic test tergolong tinggi dengan rata-rata persentase 52,78% bila dibandingkan dengan jumlah rata-rata siswa yang tidak paham konsep yang mencapai 37,04% dan jumlah rata-rata siswa yang paham konsep mencapai 10,18%. Miskonsepsi disebabkan  karena jawaban sudah sesuai dengan konsep ilmiah namun responden tidak yakin dengan jawaban dan ada  beberapa responden hanya menerka jawaban serta tidak yakin dengan jawaban. Miskonsepsi dominan pada konsep tentang kecepatan lebih besar dan kecepatan paling besar.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT SEDERHANA KONVERSI ENERGI MEKANIK DALAM MODEL PEMBELAJARAN POE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ENERGI KELAS VII SMPN 15 SIGI Liska Fajaryani; Sahrul Saehana; I Wayan Darmadi
Media Eksakta Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.711 KB) | DOI: 10.22487/me.v16i2.726

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh penggunaan alat sederhana dalam model pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) menggunakan metode eksperimen dan model pembelajaran POE tanpa metode eksperimen pada siswa kelas VII di SMP Negeri 15 Sigi. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain the eqivalent pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 15 Sigi. Teknik Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Purposive Sampling dengan sampel penelitian adalah kelas VII B sebagai kelompok eksperimen dan kela VII A sebagai kelompok kontrol. Instrumen hasil belajar siswa berupa tes pilihan ganda yang telah divalidkan melalui validitas kontruksi. Tes hasil belajar siswa yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen sebesar 14,91. Dimana hasil ini lebih tinggi dari pada kelompok kontrol yaitu 11,20. Uji hipotesis Uji-t (dua pihak), diperoleh  = 3,18 dan  = 2,00 pada taraf nyata α = 0,05. Ini berarti bahwa nilai  berada diluar daerah penerimaan . Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang menggunakan alat sederhana dalam model pembelajaran POE menggunakan metode eksperimen dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran POE tanpa metode eksperimen pada siswa kelas VII SMP Negeri 15 Sigi.
PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY BERBANTUAN KOMIK DAN TANPA BANTUAN KOMIK PADA SISWA KELAS VIII SMP AL-AZHAR MANDIRI PALU Sofwiyatul Banat; Muslimin Muslimin; Sahrul Saehana
Media Eksakta Vol 16 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.993 KB) | DOI: 10.22487/me.v16i1.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery berbantuan komik dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery tanpa bantuan komik pada siswa kelas VIII SMP Al-Azhar Mandiri Palu. Penelitian ini tergolong penelitian Quasi Experimental dengan desain Non-Equivalent Control Group. Sampel penelitian ini adalah 47 siswa. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan memberikan tes pemahaman konsep yang terdiri dari 5 soal uraian. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji dua pihak. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery berbantuan komik dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery tanpa bantuan komik (nilai  thitung = 4,35 > nilai = 2,01). Gain Score kedua kelas tersebut berada pada kriteria sedang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika yang kurang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery berbantuan komik dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran guided discovery tanpa bantuan komik pada siswa kelas VIII SMP Al-Azhar Mandiri Palu.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP GERAK PADA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MEDIA VIDEO BERBANTUAN SOFTWARE TRACKER Nur Utami Amaliah; Sahrul Saehana; I Wayan Darmadi
Media Eksakta Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.96 KB) | DOI: 10.22487/me.v16i2.738

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman konsep gerak pada siswa yang diajar dengan media video berbantuan Software Tracker. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan siswa kelas X SMA Negeri 5 Palu semester II tahun ajaran 2017/2018. Responden dipilih berdasarkan subjek dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah yang bersedia melakukan tes wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda beralasan disertai Certain of Rensponse Index (CRI) yang diberikan sebelum dan setelah menggunakan media video berbantuan Software Tracker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep gerak siswa pada tes awal dapat dikategorikan rendah. Pemahaman konsep gerak siswa setelah penggunaan media video berbantuan Software Tracker meningkat dan dapat dikategorikan sedang.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Fisika berbahasa Kaili pada Materi Besaran Fisika dan Pengukurannya Sahrul Saehana; Nur’azni Nur’azni; Amaruddin Hatibe
Media Eksakta Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.569 KB) | DOI: 10.22487/me.v17i1.816

Abstract

The purpose of this study is to find out the activeness of students in the learning process by using video media learning physics in kaili language on the material of physics and its measurements for junior high school. This research includes a type of development research. This development uses the ADDIE model. The techniques used in data collection are questionnaires and observations. This development research process is carried out in several stages. The stages are: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subject of the study for feasibility trials Of physics learning video in kaili language was conducted on students of grade VIID Hasanudin numbering 20 people at SMPN 1 Sindue. 1) Product feasibility trials are conducted by giving questionnaires in the form of questionnaires containing things related to the level of feasibility of video media learning physics in kaili language as a learning medium. The assessment results in students were obtained on average by 3.63 with the achievement of "Strongly agree''. 2) Then the next trial was conducted on 10 students in the experimental class and 10 students in the control class. The assessment results in the experiment class averaged 3.44 and the control class averaged 3.39. Based on the data, kaili language physics learning video deserves to be used as a learning medium.
Co-Authors A.Onto, Elsapita Abdul Basit Pateda, Abdul Basit Abdul Rahman Achmad Noerkhaerin Putra Agnes Jois’ Palamba Agustin, Viola Maharani Agustina Tina Aisyah At. Thahirah, Sithi Amalia, Risma Amaruddin Hatibe Amiruddin Hatibe Amram Rede Amran, Tria Ningsih S. Andi Tanra Tellu Andika Nugraha Anisa, Nabila Putri Anita Putri Aqidatul Izzah Arda Arni Alimudin Arum Maulidiyah Arum Pujining Tyas Atira Atira Bonitalia Budy Wiryawan Chatarina Umbul Wahyuni D, Darsikin DADANG DADANG Darsikin Darsikin Darsikin Darsikin Darsikin Darsikin Defila Defila Delthawati Is Ratnaningtyas Delthawati Isti Ratnaningtyas Efi Efi Eka Dewi Eka Wahyuni Eka Wahyuni Endang Ratna Sari Erlina Erlina Faradina, Arini Ferry Iskandar Filza Farhana Fitrawati Fitrawati Fransiska Manda Gusti Ketut Alit Suputra Gustina Gustina Haeruddin Haeruddin Haeruddin Halidi, Hasan Mahmud Hardi, Amalia Hartati Karto Rifai Hasnia Muing Hasnur Ruslan Hendrik Arung Lamba Hijriah Horonis, Christison Luist David Husnia, Husnia I Komang Werdhiana I Wayan Darmadi Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ielda Paramita Ielda Paramitha Ika Hikmayanti, Ika Jaelani, Subhan Julianti Julianti, Julianti Jusman Mansyur Kadek Kariani Kariani, Kadek Kasmudin Mustapa Ketut Alit Adi Untara Khairurrijal Khairurrijal Khuzaimah, Andi Ulfah Kusumasari, Widyaloka Leni Angriani Puspasari Lilia Halim Liska Fajaryani Lukman Nadjamuddin M. Ali Madina, Siti Maladjuna, Dahrinto A. Manda, Fransiska Marungkil Pasaribu Mikrajuddin Abdullah Minarni Nontji Misbach, ST. Moh Risqa Muh Yusuf Muhammad Ali Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Fachrurrozy Muhammad Jarnawi Muhammad Zaky Muhammad Zulkifli, Muhammad Muing, Hasnia Mulianti MUSLIMIN M, MUSLIMIN Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin N. Laratu, Wahyuni Nadriatul Sulfana Naposia, Naposia Nengah Nitriani Ni Komang Sulitrayanti Ni Putu Wiyandari Ni Wayan Diana Putri Nisra, Nisra Nitriani, Nengah Nor Farahwahidah Abdul Rahman Nur Cahyani Nur Halifah Nur Utami Amaliah Nur Utami Amaliah Nurainun, Dhessy Nuraisa Nuraisa Nurgan Nurgan Nurgan Tadeko NURUL AINUN Nurul Hasanah Nurul Safira Nur’azni Nur’azni Oktavia, Tri Otji, Sadriyansah ST Pandi Pandi, Pandi Paramitha, Ielda Pristanti, Anggun Ika Puspasari, Leni Angriani Putri, Amaliya Putriana Putriana R. Rusli Radiatul Adwiah Rahman, Nor Farahwahida Binti Abdul Ranti, Ranti Ratnaningtyas, Delthawati Isti Rezeki, Annisa Rhiry Fitriansyah Risqa, Moh Rizal, Rizal Rizki Ilmianih Rosnaeni Rosnaeni Rudi Santoso Sani, Nurul Kami Sari, Indah Nurlaela Sarjan N. Husain Sarjan N. Husain Sarmila Sarmila Shafira Shafira Silva Agustina, Silva Siti Rahmilia, Siti Sitti Najmah, Sitti Sofwiyatul Banat Sulfana, Nadriatul Sulitrayanti, Ni Komang Suprianton, Suprianton Supriyatman, Supriyatman Syamsu S, Syamsu Syamsu Syamsu Syamsuriwal, Syamsuriwal Syamsyuddin Syamsyuddin Ture, Alan Roinaldo Uki, Riyan Setiawan Ulfah Ulfah Unggul Wahyono Wahyuni N. Laratu Widyaloka Kusumasari Widyaparamita, Widyaparamita Widyastuti Widyastuti Windayanti Windayanti Wiwik Widyawati, Wiwik Wiyandari, Ni Putu Yulyana Darmini, Yulyana Yunidar Yusuf Kendek