p-Index From 2021 - 2026
7.311
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Medika Udayana Jurnal Riset Kesehatan Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) IKRA-ITH ABDIMAS Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JUXTA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesian Community Journal Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Ilmu Multidisplin Media Abdimas Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Journal of Innovative and Creativity SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education (IJTAESE) Jurnal Abdimas Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Pengabdian Maleo Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Validitas, Reliabilitas dan Korelasi Alat Ukur Pash Brain terhadap Fungsi Eksekutif Otak pada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok Tahun 2025 Aryanthi Marwathi Putri Hadji Djafar; Taufiq Fredrik Pasiak; Karina; Melly Kristanti
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1830

Abstract

Fungsi eksekutif otak berperan penting dalam pengambilan keputusan, perencanaan, serta pengelolaan emosi. Penelitian ini berfokus pada analisis validitas, reliabilitas, dan korelasi alat ukur Psychological Assessment of Spiritual Health and Brain Function Screening (PASH BRAIN) terhadap fungsi eksekutif otak pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok. Pengukuran fungsi eksekutif otak dalam hal pekerjaan penting untuk memahami kinerja kognitif ASN yang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan dan orientasi jangka panjang. Tujuan: Studi ini dimaksudkan guna mengkaji validitas dan reliabilitas alat ukur PASH BRAIN serta mengkaji korelasi antara dimensi Fungsi Eksekutif Konvensional (FEK) dan Fungsi Eksekutif Transendental (FET) terhadap kinerja fungsi eksekutif otak ASN. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 50 Aparatur Sipil Negara di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data mempergunakan angket kuesioner PASH BRAIN yang mengukur kedua dimensi fungsi eksekutif. Hasil: Hasil uji validitas mendapati bahwasanya keseluruhan item pada alat ukur PASH BRAIN memiliki korelasi yang signifikan dengan nilai r-hitung melebihi r-tabel pada kedua dimensi FEK dan FET. Uji reliabilitas mempergunakan cronbach's alpha mendapati hasil yang sangat baik dengan nilai tertinggi mencapai 0,932, mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi. Selain itu, uji korelasi antara FEK dan FET menunjukkan hubungan positif yang kuat (r = 0,712), dengan hasil uji hipotesis yang signifikan secara statistik (t-hitung = 7,025 > t-tabel = 2,009), dan koefisien determinasi sebesar 50,7%, yang mengindikasikan bahwa sekitar setengah dari variasi performa fungsi eksekutif dapat dijelaskan oleh keterkaitan antara kedua dimensi tersebut. Kesimpulan: Alat ukur PASH BRAIN terbukti valid dan reliabel dalam mengukur fungsi eksekutif otak pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok. Dimensi Fungsi Eksekutif Konvensional (FEK) dan Fungsi Eksekutif Transendental (FET) menunjukkan korelasi yang signifikan dan saling terkait dalam mempengaruhi kinerja fungsi eksekutif otak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan instrumen penilaian fungsi eksekutif otak untuk populasi ASN, serta memperkaya pemahaman tentang hubungan antara kedua dimensi fungsi eksekutif ini dalam hal pekerjaan.
Community Engagement Program for School Teacher Groups Using SiPETA to Support Children with Learning Difficulties in Depok, West Java Suzy Yusna Dewi; Netti Herawati; Taufiq Fredrik Pasiak; Melly Kristanti; Yaya Aria Santosa; Yasmin Azizah Idhsa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.9336

Abstract

Human resource development is a primary focus of the 2020–2024 National Medium-Term Development Plan (RPJMN), which emphasizes the importance of quality education from an early age. In Depok City, educational inequality and low achievement in the Programme for International Student Assessment (PISA) in reading and critical thinking indicate the need for targeted intervention. This community service program aims to improve the competence of elementary school teachers in supporting students with learning difficulties through the utilization of SiPETA (Sistem Pelatihan Otak), a digital brain-training application designed based on Bloom’s Taxonomy to enhance reading skills, attention, memory, self-regulation, and critical thinking. The program was implemented through structured training for elementary school teachers, who subsequently applied SiPETA to students with learning difficulties. The activities included guided training, classroom implementation, and evaluations conducted in the first and third months. The results showed an improvement in teacher competence, with efficacy scores increasing by 31% and knowledge scores by 40%. This program strengthens teacher capacity and supports the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education.
HUBUNGAN KECUKUPAN GIZI, AKTIVITAS FISIK, DAN RIWAYAT DIARE DENGAN TINGKAT KECERDASAN INTELEKTUAL PADA ANAK LAKI-LAKI Ayudya Anjani; Melly Kristanti; Niniek Hardini; Muttia Amalia
Jurnal Riset Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): MAY 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v15i1.14471

Abstract

Intellectual development in school-aged children was influenced by nutritional adequacy, physical activity, and health history, yet limited studies explored their combined impact in Indonesian primary school settings. This study investigated relationships between nutritional adequacy, physical activity, diarrhea history, and intellectual intelligence levels among 41 male elementary students aged 9-12 years at SDN 04 Bojongsari Depok. Male participants were specifically selected to reduce variability related to sex differences, as boys generally demonstrate higher physical activity levels, greater nutritional requirements, and a higher incidence of diarrhea compared to girls. Samples selected via stratified random sampling based on grade level. The relatively small sample size was due to the limited number of eligible participants who met the inclusion criteria during the study period. Nutritional adequacy was assessed using the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ) for macro- and micronutrients, physical activity via the Physical Activity Questionnaire for Children (PAQC), both questionnaire was measured using the Indonesian version and has been commonly used among Indonesian school-aged children to estimate dietary intake. Diarrhea history through a researcher-designed questionnaire, consisting items related to the frequency and duration of diarrhea episodes during the previous one year. All items were declared valid, with r-table value of 0.3081. Reliability testing showed a Cronbach’s alpha coefficient of 0.896, indicating excellent internal consistency. Intellectual intelligence was assessed using the Indonesian version of the Culture Fair Intelligent Test (CFIT). The test was administered by a trained psychologist following standardized testing procedures. Data analysis employed Spearman correlation tests with significance at p<0,05. No significant relationships were found between macronutrient adequacy (p=0,953, r=+0,010), micronutrient adequacy (p=0,133, r=+0,239), physical activity (p=0,625, r=+0,079), or diarrhea history (p=0,650, r=-0,073) and intellectual ability. The observed correlations were weak, suggesting minimal practical influence of these variables on intellectual ability in this study population. Nevertheless, the findings should be interpreted cautiously, as other factors such as learning environment and socioeconomic status were not evaluated.
HEALTH EDUCATION IN THE PREVENTION OF WORM INFESTATION USING BOOKLETS FOR TODDLERS Dela Riadi; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Syarif Rahman Hasibuan; Putu Erma Pradnyani; Melly Kristanti; Dwi Arwandi Yogi Saputra; Gita Aprilicia
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v7i1.7435

Abstract

In Indonesia, soil-transmitted worm infestation remains a serious public health problem, especially for young children. The high incidence of worms increases the risk of stunting, anemia, and malnutrition in children. Prevention efforts are hampered by low public awareness and the belief that worms are not a serious disease. The objective of this community service project is to educate mothers of toddlers and Integrated Health Post cadres about worm prevention. Counselling and health education through booklets are among the techniques used at integrated health post Kemuning A, Ratu Jaya Community Health Center. Participants in this activity consisted of 17 mothers of toddlers and 9 cadres from the integrated health post. On December 17, 2025, the activity was carried out through counselling, discussions, and a question-and-answer session. The results of a qualitative evaluation showed that mothers' awareness of risk factors and how to prevent worms had increased, as had the cadres' knowledge, awareness, and confidence in educating the community. It was concluded that by using Integrated health post-based education strategies, this program succeeded in empowering the community to prevent worms in toddlers.
Efektivitas Edukasi Isi Piringku Terhadap Pengetahuan Gizi Siswa Sekolah Dasar Islam: Analisis Uji Wilcoxon Signed-Rank Dela Riadi; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Sri Wahyuningsih; Aulia Chairani; Ima Maria; Melly Kristanti; Dwi Arwandi Yogi Saputra; Nurul Mawaddah Syafitri; Putu Erma Pradnyani; Gita Aprilicia
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062161000

Abstract

Pengetahuan gizi yang masih terbatas pada anak usia sekolah menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi penerapan pola makan sehat sejak dini. Kondisi ini mendorong perlunya kegiatan edukasi gizi sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pedoman Isi Piringku. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi Isi Piringku terhadap pengetahuan gizi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7–8 April 2026 di salah satu Sekolah Dasar Islam di Jakarta dengan melibatkan 300 siswa kelas 1–6. Metode yang digunakan adalah one-group pretest–posttest. Pengetahuan siswa diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda sebelum dan sesudah edukasi. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, demonstrasi media visual, permainan edukatif, diskusi, dan tanya jawab. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil uji Kolmogorov–Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p<0,001), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 15,47±2,44 pada pretest menjadi 16,11±2,86 pada posttest. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (p<0,001). Edukasi Isi Piringku terbukti efektif meningkatkan pengetahuan gizi siswa sekolah dasar dan berpotensi menjadi strategi promosi kesehatan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Determinants of active aging affect healthy life expectation Ria Maria Theresa theresa; Marlina dewiastuti; Melly Kristanti; cantika
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v17i1.5837

Abstract

Life expectancy is an indicator of successful health development. It is estimated the elderly population will increase along with the increase in life expectancy, in 2050 there will be an increase 3 times in the number of elderly from 2013. The increase in the number of elderly raises a health sector complicated problem. The elderly group will experience a decrease in health status either naturally or due to illness. Goals of the health program focus on life expectancy. West Java is the largest proportion with  Indramayu a city in West Java that has a target life expectancy that reaches the target. The government's efforts to improve the elderly welfare are realized in various programs so that an increase in the elderly population does not increase health problems.  Indicators of elderly health can be measured by active aging (AA).. The determinants of the AA component, which include health and well-being, are indicators for assessing healthy life expectancy in the elderly. Assessment of healthy life expectancy is assessed from several determinants. Assessment of healthy life expectancy can determine health development targets, especially in the elderly. This study associated dietary patterns and smoking habits with increased healthy life expectancy.
The Relationship Between Mental Workload and Work Stress in Nurses at the Inpatient Installation Zakky Shaifuddin; Aulia Chairani; Niniek Hardieni; Melly Kristanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 17 No 1 (2025): JIKM Vol. 17, Issue 1, February 2025
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v17i1.719

Abstract

Background: Nurses in inpatient settings face huge responsibilities, both physical and mental, such as looking after patients, providing emotional support, and handling high work demands. Excessive mental workload can trigger job stress, reduce productivity, and lower the quality of health services. This study explored the relationship between mental workload and job stress in nurses in inpatient settings. Method: This study was an analytical quantitative research with a cross-sectional design. It was conducted from January to June 2023. The research instruments were the NASA-TLX questionnaire for mental workload and the job stress scale. The population consisted of 133 nurses, with a sample of 75 people selected by consecutive sampling. The independent variable was mental workload, while the dependent variable was job stress. Data analysis used the Chi-Square test with p<0.05 as significant. Result: Sixty-four percent of nurses experienced a moderate mental workload, and 36% experienced a heavy workload. A total of 53.3% of nurses reported experiencing work stress. The analysis showed a significant relationship between mental workload and work stress (p=0.034), where work stress was more common among nurses with a moderate to severe mental workload. Conclusion: There was a significant relationship between mental workload and work stress in nurses. To reduce mental workload and work stress, it is recommended that work management be improved, such as by redistributing tasks and providing psychological support. Stress management training and effective communication should also improve nurses' well-being.
Diagnosis Komunitas : Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Terhadap Skizofrenia pada Keluarga Binaan di Kecamatan Beji, Kota Depok Melly Kristanti; Retno Yulianti; ria maria theresa
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.9324

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang dapat mempengaruhi fungsi otak manusia, mempengaruhi emosional dan tingkah laku serta dapat mempengaruhi fungsi normal kognitif. Berdasarkan data sebanyak 220 juta jiwa penduduk Indonesia, dengan prevalensi penderita skizofrenia di Indonesia sebesar 0,3-1 persen maka diperkirakan sekitar 2 juta orang menderita skizofrenia. Kegiatan ini berupa intervensi dengan metode pendekatan kepada masyarakat secara diagnosis komunitas yaitu penyuluhan mengenai pengetahuan skizofrenia meliputi definisi, etiologi, faktor risiko, gejala, pengobatan, dan pencegahan kepada keluarga binaan. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan sikap dan pengetahuan setiap anggota keluarga binaan terhadap skizofrenia dengan nilai p-value < 0,05. Diharapkan bahwa penerapan pelatihan materi terkait skizofrenia untuk kader bersama tenaga kesehatan secara berkala dan diikuti dengan kegiatan penyuluhan ke masyarakat yang dilakukan secara rutin
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pasca Gempa di Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Provinsi Banten Pratiwi Soni Redha; Melly Kristanti; Aulia Chairani; Desie Rahmawati; Sekolah Relawan
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.9688

Abstract

Gelombang seismik diciptakan oleh pelepasan energi dari dalam bumi yang tiba-tiba, pergerakan kerak bumi, atau lempeng Bumi biasanya. yang menyebabkan gempa bumi.Gempa bumi ini berpusat di 52 km barat daya Sumur Kabupaten Pandeglang dengan skala 6,7 SR, kedalaman 10 km,merupakan gempa bumi yang dangkal, adanya pergerakan naik dan tidak memicu tsunami. Gempa bumi ini menyebabkan guncangan terkuat di Cikeusik dan Panimbang, Pandeglang pada skala VI MMI. Di Labuan, Sumur, dan Lebak. Dimana wilayah paling parah terdampak adalah kecamatan sumur, Cikeusik, Cimanggu, dan kabupaten Pandeglang, serta kabupaten Lebak. Bencana gempa bumi ini mengakibatkan banyaknya kerugian akan materi dan korban sehingga hal ini mendasari akan dilakukannya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak mulai dari pemeriksaan sampai pengobatan secara gratis. Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh tim dari Social Disaster Rescue Sekolah Relawan yang turun langsung ke lokasi bencana untuk membantu masyarakat dalam segi kesehatan dan memberi dukungan mental terhadap masyarakat terdampak. Adanya analisis situasi dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan pemimpin desa setempat dan data sekunder melalui wawancara dengan pemimpin desa. Selanjutnya, menggunakan pendekatan kualitatif Adapun kegiatan ini diikuti oleh masyarakat desa Ujung Jaya sebanyak 52 orang dengan kualifikasi adalah Perempuan 35 orang , Laki-laki 14 orang, Lanjut Usia 3 orang. Di desa Ujung Jaya ini didapatkan bahwa didapati pasien hampir rata-rata keluhannya adalah batuk,demam,pilek, gatal-gatal, tekanan darah rendah, magh. Adanya antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini membuat kami bersemangat untuk melaksanakan kegiatan ini. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi pemberantasan penyakit dan keluhan kesehatan pasca gempa terjadi
Gambaran Pengetahuan Kanker Serviks di Kecamatan Sawangan Kota Depok Boenga NurCita; Melly Kristanti
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 4 No. 1 (2023): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i1.4163

Abstract

Cervical cancer ranks second with 36,633 cases or 9.2% of total cancer cases. The factor that causes delays in early detection of cervical cancer diagnosis is due to the lack of public knowledge related to cervical cancer which is still relatively low. This cancer is found in women aged between 25-34 years with a peak at the age of 45-54 years due to late diagnosis. This study aims to see a picture of cervical cancer knowledge in Depok City in 2023 as an early prevention effort. The study design of this study is cross sectional with a total of 30 samples. The sampling technique is purposive sampling. Data analysis of this study used chi-square. The results showed that there was a significant relationship between education with p-value knowledge 0.043, occupation with p-value knowledge 0.374 and marital status with p-value knowledge 0.197. The characteristics of respondents are the average age of 35 years with the most education, namely Strata 1 and above, which is 60% and high knowledge 53.3%. A person's knowledge is related to the educational status they have so it needs to be paid more attention to in providing cervical cancer counseling.
Co-Authors Abdul Halim Arif Abigail, Rebecca Alexander Sanjaya Alexander Sanjaya Alfian Zulhakim Anisya Zakiyyahaya Arvant Aritha Rebecca Ayu Sibarani Arvant, Anisya Zakiyyahaya Aryanthi Marwathi Putri Hadji Djafar Aulia Chairani Aulia Chairani Aulia Chairani Aulia Chairani Aulia Chairani Aulia Chairani, Aulia Ayu Hapsari Nareswari Ayudya Anjani Ayudya Anjani Baiq Devinta Putri Syafira Bayu Gawtama Boenga Nur Cita Boenga NurCita Boenga Nurcita Boenga NurCita Bungahati Kita cantika Dandi Tri Dirgantara Dela Riadi Desie Rahmawati Devora, Angelina Diana Agustini Diana Agustini P Dina Varisiya Dinda Amalia Suryadi Dini, Theresia Dirgantara, Dandi Tri Dwi Arwandi Yogi Saputra Dwi Arwandi Yogi Saputra Erlita, Sisca Erly Krisnanik Erma Pradnyani, Putu Fadhila Nurmaulida Fairuz, Nabila Faiz Isra Rizqie Fajriati Zulfa Febiya Ningrum , Indriyani Firda Amalia Firda Amalia Fitriya, Ismah Nurul Sittah Gita Aprilicia Gita Aprilicia Hanifah, Mayang Putri Hikmah Muktamiroh Husna Mujahidah I Gusti Ngurah A D Raditya Ima Maria Irawan, Agneta Irmarahayu Irsyad, Nasihin Saud Isniani Ramdhani Karina Khairunnisa Khairunnisa Kholib, Abdul Kita, Bungahati Lestari, Nadia Putri Maftuhin, Achmad Nabil Hafidh Makkiyah, Feda Anisah Maria Selvester Thadeus Marlina Dewiastuti Marlina Dewiastuti Marlina Dewiastuti, Marlina Meiskha Bahar Mila Citrawati Mila Citrawati Mila Citrawati Muttia Amalia Nabila Fairuz Nabila, Adelia Nasihin Saud Irsyad Netti Herawati Neysa Ornella Dira Ningtiyas, Tabita Sri Wahyu Niniek Hardieni Niniek Hardini Niniek Hardini Nunuk Nugrohowati Nunuk Nugrohowati Nur Fasya, Ratu Azka Nur, Hendi Fulvian Fauzan Nurmaulida, Fadhila Nurul Mawaddah Syafitri Nyimas Fathiya Muthmainnah Parameswari, Aryadhira Pasaribu, Junita Septiana Pratiwi Soni Redha Pratiwi Soni Redha Pritha Maya Savitri Pritha Maya Savitri Puspa Wulandari Putri, Nabila Tita Azalia Putrialif, Hayatunufus Raden Roro Maya Dennisa Rahmawati, Desie Raihan, Muhamad Pandji Redha, Pratiwi Soni Retno Yulianti Ria Maria Theresa Ria Maria Theresa Ria Maria Theresia Risa Ika Meidianab Rosmala Atina Rusadi Safira, Lisa Safira, Ramadhani Sekolah Relawan Setyaningsih, Yuni Shabrina Amalia Suci Shaifuddin, Zakky Soni Redha, Pratiwi Soroy Lardo Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Suci, Shabrina Amalia Suzy Yusna Dewi Suzy Yusna Dewi Syarif Rahman Hasibuan Syeftiani, Nabilatussalma Taufiq Fredrik Pasiak Taufiq Fredrik Pasiak Tiwuk Susantiningsih Tri Faranita Tuty Rizkianti Vernanda Em Afdhal Wulandari, Puspa Yaafi, Muhammaf Irfaan Yanti Harjono Hadiwiardjo Yanti Harjono Hadiwiardjo Yanti Harjono Hadiwiardjo Yasmin Azizah Idhsa Yasmin Azizah Idhsa Yaya Aria Santosa Yaya Aria Santosa Yosha Putri Wahyuni Yunita M. Lestari Zakky Shaifuddin