Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kolaborasi dalam Perguruan Tinggi Rahmawati, Aulia; S, Rinny; Rahmi, Sri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2273

Abstract

This research aims to analyze the role of collaboration between universities in improving the quality of education and research. This research uses a literature review method by collecting data through in-depth analysis of various relevant and reliable sources, such as scientific journals, academic books, research articles and other documents that support the research topic. The data analysis process uses a qualitative descriptive approach, where the collected data is analyzed by identifying main themes, patterns and key concepts from the literature reviewed. The results of the analysis show that collaboration in higher education is an important strategy in improving the quality of education and research. Based on the analysis that has been carried out, it can be concluded that collaboration between universities is proven to have a significant role in improving the quality of education and relevance of research. Through partnerships, universities can share resources, such as facilities, experts and knowledge, which have a positive impact on academic development and graduate competency.
Efektivitas Supervisi Klinis Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Al-Qur’an Hadits di MTsN 5 Aceh Timur Nurma, Nurma; Azhar, Azhar; Rahmi, Sri
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 4 No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v4i1.33

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of clinical supervision conducted by the principal to improve the performance of Al-Qur’an Hadith subject teachers. A qualitative descriptive approach was used with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects included the principal, vice principal for academic affairs, and two Al-Qur’an Hadith teachers. The findings indicate that clinical supervision was implemented in three main stages: planning, implementation, and evaluation. Planning was conducted systematically based on teacher needs; implementation involved classroom observation and reflective feedback; and evaluation revealed improvements in the teachers' competencies in planning, executing, and assessing learning. The study confirms that structured and collaborative clinical supervision significantly contributes to the improvement of Al-Qur’an Hadith teacher performance.This study contributes to the discourse on school-based instructional supervision, particularly within Islamic education settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas supervisi klinis yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup kepala madrasah, wakil kepala bidang akademik, dan dua orang guru Al-Qur’an Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan secara sistematis berdasarkan kebutuhan guru; pelaksanaan berbasis observasi kelas dan umpan balik reflektif; serta evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang, melaksanakan, dan menilai pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa supervisi klinis yang terstruktur dan kolaboratif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja guru Al-Qur’an Hadits di madrasah. Temuan ini relevan dijadikan sebagai model pembinaan guru berbasis kebutuhan individual, khususnya untuk mata pelajaran keagamaan di madrasah tsanawiyah, yang selama ini belum banyak dikaji dalam konteks supervisi klinis.
Strategi Manajemen Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Terpadu untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Globalisasi Dwi Rahayu Utami; Agus Pahrudin; Sri Rahmi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.385

Abstract

Transformasi kurikulum di era pendidikan modern menuntut pendekatan pembelajaran yang tidak lagi bersifat fragmentaris, melainkan terpadu dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran ke dalam satu pengalaman belajar yang utuh dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis pengertian kurikulum dan pembelajaran terpadu, model-model keterpaduan yang dapat diterapkan, serta strategi manajemen yang efektif dalam mendukung implementasinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), Artikel yang dianalisis adalah publikasi ilmiah yang terbit dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (2015–2025) dan memenuhi kriteria inklusi, seperti relevansi terhadap tema kurikulum terpadu serta telah melalui proses peer-review. Populasi penelitian adalah artikel-artikel ilmiah yang relevan dalam ranah kurikulum dan pembelajaran terpadu, sedangkan sampel dipilih secara purposive berdasarkan relevansi dan kontribusinya terhadap fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu dapat diterapkan melalui tiga model utama: integrasi dalam satu mata pelajaran, lintas mata pelajaran, dan dalam serta lintas siswa. Strategi manajemen yang efektif mencakup perencanaan kurikulum fleksibel, kolaborasi antarguru lintas mapel, serta evaluasi berbasis refleksi dan autentik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum yang terintegrasi secara sistemik dapat menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif, holistik, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dampak temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Saran tindak lanjut yang diusulkan meliputi penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, pengembangan kurikulum yang fleksibel, serta penerapan evaluasi autentik untuk mendukung implementasi pembelajaran terpadu secara efektif.
SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN CAR FREE DAY PADANG Nur Fadjri Nilakesuma; Dewi Susilawati; Eka Iswandy; Rahmi M.Nur; Sri Rahmi; Lilik Suhery
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rrvys604

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian dan sering tidak terdeteksi akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining PTM sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2026 di Car Free Day Kota Padang dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, asam urat, dan hemoglobin (Hb), disertai edukasi dan konsultasi Kesehatan Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 74% peserta memiliki kadar kolesterol tinggi, 36% mengalami hipertensi, 30% memiliki kadar gula darah tinggi, dan 60% memiliki kadar asam urat tinggi, sementara sebagian besar kadar Hb berada dalam batas normal. Kegiatan ini efektif dalam mendeteksi faktor risiko PTM serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Faktor pendukung meliputi tingginya partisipasi masyarakat dan lokasi yang strategis, sedangkan hambatan berupa keterbatasan waktu dan tenaga pelaksana. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas.
MODEL, KONSEP, DESAIN, PENDEKATAN DAN MODEL PENGEMBANGAN KURIRKULUM Anik Idawati; Beliyawati Beliyawati; Agus Pahrudin; Sri Rahmi
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i2.5378

Abstract

Curriculum is a central element in the education system that determines the direction, content, and process of learning. However, in practice, there remains a significant gap between the ideal curriculum and its actual implementation in the field. Curricula are often not adaptive to the changing times, the diverse needs of learners, and the dynamic demands of a globalized world. This study aims to examine various conceptual models, designs, approaches, and curriculum development models through a literature review method. The research involved analyzing scholarly sources such as journal articles, academic books, and official educational policy documents published in the last ten years. Data were analyzed using a descriptive qualitative method with a thematic approach. The findings indicate that various curriculum development models—such as those by Tyler, Taba, and Bruner—and constructivist approaches are increasingly relevant to contemporary educational contexts. Furthermore, the integration of a strong conceptual model, learner-centered design, and participatory-reflective approaches emerges as essential in creating an adaptive and contextually responsive curriculum. This study concludes that effective curriculum development must be based on an integrative framework that bridges theory and practice, while also allowing room for future development through implementation trials at the institutional level. The results of this study are expected to contribute both theoretically and practically to curriculum policy formulation and educator capacity development in the era of transformative education. ABSTRAKKurikulum merupakan elemen sentral dalam sistem pendidikan yang menentukan arah, isi, dan proses pembelajaran. Namun dalam praktiknya, masih terdapat kesenjangan antara kurikulum yang diidealkan dengan implementasinya di lapangan. Kurikulum sering kali tidak adaptif terhadap perkembangan zaman, kebutuhan peserta didik, serta tuntutan global yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam berbagai model konseptual, desain, pendekatan, dan model pengembangan kurikulum melalui metode studi literatur. Penelitian dilakukan dengan menelaah sumber-sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beragam model dan pendekatan pengembangan kurikulum, seperti model Tyler, Taba, Bruner, dan pendekatan konstruktivistik yang semakin relevan untuk konteks pendidikan masa kini. Selain itu, ditemukan bahwa integrasi antara model konseptual, desain berbasis kebutuhan peserta didik, serta pendekatan partisipatif dan reflektif menjadi kunci dalam merancang kurikulum yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum yang efektif harus didasarkan pada kerangka integratif yang mampu menjembatani antara teori dan praktik, serta membuka peluang bagi pengembangan lebih lanjut melalui uji implementasi di tingkat institusional. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam perumusan kebijakan kurikulum serta pengembangan kapasitas pendidik di era pendidikan transformatif.