p-Index From 2021 - 2026
7.573
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Agroecology AGROVET AGRISAINS MEDIA LITBANG SULTENG Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Pertanian Terpadu Omni-Akuatika JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Jurnal Kelautan Nasional Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Journal of Aquaculture and Fish Health Jurnal Sains Teknologi Akuakultur MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Insani Jurnal Perikanan Pantura Jurnal Pari Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Media Eksakta Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan Jurnal Ilmiah AgriSains JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Makara Journal of Science Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Journal of Public Health and Pharmacy JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Eumpang Breuh: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Mitra Sains Jurnal Perikanan Genbinesia Journal of Biology
Claim Missing Document
Check
Articles

Masculinization of Tilapia (Oreochromis niloticus) Through Immerging Coconut Water with Different Concentrations Cahyani, Regita; Serdiati, Novalina; Tis'in, Musayyadah; Putra, Aswad Eka
AgriSains Vol 22, No 2 (2021)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.935 KB)

Abstract

The reproductive nature of female tilapia (Oreochromis niloticus) results in decreased growth of 10-20% per generation which is characterized by small body size, slow growth and rapid maturation of gonads. One effort that can be done is the application of the sex reversal method by increasing the number of male fish through masculinization by utilizing coconut water as a natural ingredient for synthetic hormone replacement because it has relatively complete nutrition, especially potassium (kalium) content which reaches 312 mg/100g. This study aims to determine the effect of using coconut water with different concentrations on the percentage of male tilapia produced. This study was designed in a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications, treatment A (without coconut water), B (coconut water concentration 25%), C (coconut water concentration 35%) and D (coconut water concentration 45%). Data on the percentage of male sex were analyzed for variance (ANOVA) at the 95% confidence level and further tested by Duncan to see the effect between treatments. The results showed that the treatment of immersion in coconut water with different concentrations had a significant effect (<0.05) on the percentage of male sex of tilapia. The best percentage of male tilapia was immersed in coconut water with a concentration of 35% (treatment C), which was 86.87%.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PAKAN IKAN NILA BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL DI KELURAHAN KABONENA KOTA PALU Muhammad Safir; Novalina Serdiati
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v3i2.720

Abstract

Salah satu permasalahan dalam kegiatan budidaya ikan adalah meningkatnya harga pakan komersial sehingga biaya produksi ikut meningkat. Satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah penggunaan pakan mandiri berbahan baku lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada petani ikan di wilayah Kabonena Kota Palu dalam memproduksi pakan secara mandiri. Tahap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan meliputi koordinasi tim dan persiapan, pembekalan melalui pemberian materi (pengenalan bahan baku lokal cara menyusun formulasi pakan, proses dalam pembuatan pakan mencakup penimbangan, pencampuran, pengukusan, pencetakan serta pengeringan) serta praktik pembuatan pakan. Dalam tahap pembekalan melalui presentasi antusias keingintahuan peserta sangat tinggi, dan tahap pelaksanaan pembuatan pakan partisipatif peserta sangat tinggi. Hasil pelaksanaan kegiatan  memberikan penambahan pengetahuan bagi kelompok pembudidaya dalam meramu dan membuat pakan berbahan baku lokal. Kesimpulan, bahan baku lokal sebagai penghasil protein seperti tepung limbah ikan pasar, ikan tembang serta bahan baku lokal sebagai sumber karbohidrat seperti tepung dedak dan tepung jagung tersedia cukup melimpah dan potensial menjadi bahan baku pakan. 
Species composition of glass eels (Anguilla spp.) recruiting to the Palu River, Central Sulawesi [Komposisi spesies glass eels (Anguilla spp.) yang beruaya di muara Sungai Palu, Sulawesi Tengah] Novalina Serdiati; Samliok Ndobe; Abigail Moore; Deddy Wahyudi
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 13 No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (Indonesian Ichthyological Society)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32491/jii.v13i2.98

Abstract

Demand for tropical eel seed has been increased and many tropical eel populations are under pressure. To conserve eel biodiversity and manage eel populations sustainably, it is necessary to identify eel species and their recruitment patterns at regional and watershed scales. The research objective was to determine the species composition and temporal recruitment patterns of glass eels recruiting to Palu River in Central Sulawesi. Glass eels sampling were conducted in January-April 2009, May-November 2010 and April-December 2011. Identification under anaesthetic (15-17.5 ppm clove oil solution) was based mainly on the number of ano-dorsal vertebrae (ADV). Species composition was dominated by two commercially species, Anguilla marmorata and A. bicolor pacifica with substantial variation and no clear temporal patterns. Specimens of other species that important from conservation and biodiversity aspects were present at each month but cannot be accurately identified using the ADV method. DNA analysis method is required to identify these specimens. Abstrak Permintaan benih ikan sidat tropis meningkat dan banyak populasi sidat tropis telah mengalami tekanan. Untuk meles-tarikan keanekaragaman hayati ikan sidat dan mengelola populasi sidat secara berkelanjutan, perlu identifikasi spesies maupun pola rekrutmennya pada skala regional maupun daerah aliran sungai. Tujuan penelitian adalah menentukan komposisi jenis dan pola rekrutmen glass eels secara temporal di Sungai Palu, Sulawesi Tengah. Sampling dilakukan pada bulan Januari-April 2009, Mei-November 2010, dan April-Desember 2011. Identifikasi contoh ikan dalam kea-daan pingsan (menggunakan larutan minyak cengkeh 15-17.5 ppm) terutama didasarkan pada jumlah anodorsal vertebrae (ADV). Komposisi jenis didominasi oleh dua spesies bernilai ekonomis, yaitu Anguilla marmorata dan Anguilla bicolor pacifica, namun sangat bervariasi tanpa pola musiman atau tahunan yang jelas. Setiap bulan terdapat beberapa spesimen dari spesies lain, yang penting dari aspek konservasi dan biodiversitas, namun tidak dapat diidentifikasi secara pasti dengan metode ADV. Untuk mengidentifikasi spesimen tersebut dibutuhkan metode analisa genetik (DNA).
Hubungan Panjang-Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Sicyopus zosterophorum (Bleeker, 1856) di Sungai Bohi, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah Abdul Gani; Achmad Afif Bakri; Devita Tetra Adriany; Novalina Serdiati; Nurjirana Nurjirana; Muh. Herjayanto; Muhammad Nur; Dawam Heksa Satria; Christian Julianto Opi; Jusmanto Jusmanto; Muh. Iqbal Adam
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 7 (2020): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sicyopus zosterophorum merupakan salah satu spesies dari famili Gobiidae yang diketahui bermigrasi secara amphidromous, sehingga disebut sebagai amphidromous goby. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang bobot dan faktor kondisi pada ikan S. zosterophorum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 hingga Januari 2020, sampel ikan dikoleksi dari Sungai Bohi, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Hasil analisis hubungan panjang bobot ikan S. zosterophorum pada ikan jantan mempunyai model hubungan panjang bobot adalah W = 0.00005L2.607 sedangkan untuk ikan betina adalah W = 0.003L1.546. Hubungan panjang bobot menunjukkan nilai korelasi yang sangat kuat untuk ikan jantan (r = 0.91) dan ikan betina yaitu sedang (r = 0.49). Berdasarkan hasil uji t terhadap nilai koefisien pertumbuhan (b) untuk ikan jantan maupun ikan betina menunjukkan tipe pertumbuhan allometrik negatif dimana thitung >ttabel yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dari pada pertambahan bobot tubuh ikan. Nilai b yang rendah (b = 1.55) pada ikan betina menunjukkan ikan betina memiliki tubuh yang agak kurus dibandingkan dengan ikan jantan (b = 2.61). Kisaran faktor kondisi S. zosterophorum betina adalah 0.64 – 1.43 dan jantan yaitu 0.76 – 1.41. Variasi nilai faktor kondisi dipengaruhi oleh makanan, umur dan waktu matang gonad.Kata kunci: Sicyopus zosterophorum, hubungan panjang bobot, faktor kondisi, Sulawesi Tengah.
Masculinization of Tilapia (Oreochromis niloticus) Through Coconut Water Immersion with Different Concentrations: Maskulinisasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) melalui Perendaman Air Kelapa dengan Konsentrasi Berbeda Regita Cahyani; Novalina Serdiati; Musayyadah Tis'in; Aswad Eka Putra
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 22 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.324 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v22i2.2021.89-97

Abstract

Pertumbuhan ikan nila jantan cenderung lebih cepat dibandingkan dengan ikan nila betina. Salah satu upaya untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila yaitu dengan sex reversal. Sex reversal melalui maskulinisasi memungkinkan ikan betina berdiferensiasi menjadi ikan jantan. Air kelapa mengandung kalium (312 mg/100 g) berfungsi sebagai alternatif bahan alami pengganti hormon sintetis 17α- Methyltestosterone. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa yang berbeda terhadap persentase kelamin jantan ikan nila yang dihasilkan melalui perendaman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu Perlakuan A (kontrol), B (konsentrasi air kelapa 25%), C (konsentrasi air kelapa 35%) dan D (konsentrasi air kelapa 45%). Data dianalisis ragam (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95% dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perendaman larva ikan nila dalam air kelapa berpengaruh nyata (α<0,05) terhadap persentase kelamin jantan denga persentase tertinggi pada konsentrasi 35% (86,87%).
Effect of Maggot (Hermetia illucens) Flour-Based Feeding on Growth and Survival of Giant Mottled Eel (Anguilla marmorata): Pengaruh Pemberian Pakan Berbasis Tepung Maggot (Hermetia illucens) dengan Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Sidat (Anguilla marmorata) Fadly Y. Tantu; Jalalludin Moh Ikram; Novalina Serdiati; Jusri Nilawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.192 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i2.2022.77-86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan berbasis tepung maggot (Hermetia illucens) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan sidat (Anguilla marmorata). Organisme uji yang digunakan pada penelitian ini adalah ikan sidat dengan bobot rata-rata 0,591±0,04 g/ekor. Organisme uji dipelihara selama 35 hari dengan padat tebar 1 ekor/2 L air. Pakan uji yang digunakan yaitu pakan yang menggunakan tepung maggot sebagai sumber protein utama. Perlakuan pada penelitian ini adalah tingkat pemberian pakan berbeda yaitu pemberian 7% dari biomassa (perlakuan A), 9% (perlakuan B), 11% (perlakuan C), dan 13% (perlakuan D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemberian pakan yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan ikan sidat. Pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan harian tertinggi terjadi pada perlakuan pemberian pakan 11% dari biomassa (perlakuan C) dengan nilai masing-masing 0,143 g dan 0,41%/hari (0,0040 g/hari). Kelangsungan hidup tertinggi (88%) terdapat pada pemberian pakan 7% dari biomassa (perlakuan A) dan terendah (72%) didapatkan pada pemberian pakan 13% dari biomassa (perlakuan D).
PEMBUATAN SILASE LIMBAH IKAN PATIN MENJADI BAHAN BAKU PAKAN IKAN Novalina Serdiati; Muhammad Safir; Desiana Trisnawati Tobigo; Kasim Mansyur
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v5i2.1874

Abstract

Permasalahan umum dalam kegiatan pembesaran ikan adalah harga pakan yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kandungan protein dalam pakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan silase dari limbah ikan patin sebagai salah satu bahan sumber protein hewani dalam pembuatan pakan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yakni pemaparan singkat terkait peralatan dan bahan yang digunakan dalam kegiatan, persiapan alat dan bahan (limbah ikan patin), pembersihan dan pencacahan serta pencampuran limbah ikan patin dengan bahan kimia, dan proses pengemasan dan penyimpanan silase sebagai produk akhir dari kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah ikan patin yang tidak termanfaatkan dapat dijadikan sebagai silase. Silase yang telah dihasilkan mengandung nutrient berupa protein (11,88%), karbohidrat (9,43%), serat kasar (12,83%), kadar abu (6,2%), lemak (13,15%), dengan kandungan air sebesar 46,51%. Kesimpulan, masyarakat telah memahami cara memanfaatkan limbah ikan menjadi silase sebagai bahan baku pakan sumber protein hewani dalam pembuatan pakan mandiri dan juga sebagai penambah nutrient pada pakan berprotein rendah.
TOTAL INDIVIDU DAN KEPADATAN POPULASI BANGGAI CARDINALFISH (BCF) DI PERAIRAN KILOMETER LIMA LUWUK, KABUPATEN BANGGAI Osmar Buatan; Novalina Serdiati; Abdul Masyahoro
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 5 No 1 (2022): Biosilampari
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/biosilampari.v5i1.1803

Abstract

Periodic monitoring of the population is needed to see the effectiveness and success of interventions to maintain the BCF population in their habitat. This research was conducted in Kilometer Lima Waters, Luwuk Banggai Regency, Central Sulawesi Province from November to December 2021. Research stations were determined based on information on the distribution and presence of BCF using a belt transect. The observed data were then processed to determine the total individual and BCF density per transect. BCF density per observation point (transect) was calculated by calculating the average fish density from the fish density value of each transect. The total observations of Banggai Cardinalfish individuals observed at the study site were 1,232 individuals. While the density ranges from 0.49 ind/m-5.55 ind/m. The lowest density was observed on transect V (five) while the highest density was observed on transect II (two).
Studi Kondisi Tutupan Terumbu Karang Pada Zona Inti Di Kawasan Konservasi Perairan Daerah Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan (KKPD BANGGAI) Propinsi Sulawesi Tengah Alfiani Eliata Sallata; Novalina Serdiati; Fathuuddin Fathuuddin
Jurnal Kelautan Vol 15, No 3: Desember (2022)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v15i3.17309

Abstract

ABSTRACTThe Banggai KKPD is located in the coastal area and small islands of Banggai Regency, Banggai Archipelago and Banggai Laut which has the potential for coral reef biodiversity with a fairly wide expanse of coral reefs along the coast and small islands. The core zone area in the Banggai Conservation Area is 42,879.58 ha or 5.01%. The aim of this research is to provide initial data (T0) related to the health condition of coral reef ecosystems in the core zone of the Banggai Water Conservation Area. This research was carried out for 2 months, namely in October - November 2019, with a total of 10 observations. Coral cover data was collected using the UPT (Underwater Photo Transect) method. The condition of corals in the core zone of the Banggai KKPD varies greatly, ranging from damaged, moderate, to found corals in very good condition. The results of the analysis of coral reefs in the core zone in the Banggai KKPD area have an average percentage value of 29.93% so that the condition of the corals at 10 points is in the "MEDIUM" category. The base substrate cover in Banggai MPA apart from live hard corals was also dominated by dead corals (38.35%) and abiotic components (16.80%) such as sand and coral fractures.Keywords: Coral Reef, Banggai Conservation Area, Core ZoneABSTRAKKKPD Banggai terletak di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut yang memiliki potensi keanekaragaman hayati ekosistem terumbu karang dengan hamparan terumbu karang yang cukup luas di sepanjang pesisir dan pulau-pulau kecilnya. Luas zona inti pada Kawasan Konservasi Banggai adalah 42.879,58 ha atau 5,01%. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menyediakan data awal (T0) terkait kondisi kesehatan ekosistem terumbu karang pada zona inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah Banggai. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu pada bulan Oktober - November 2019, dengan jumlah stasiun pengamatan sebanyak 10 titik. Pengambilan data tutupan karang menggunakan metode UPT (Underwater Photo Transect = Transek Foto Bawah Air). Kondisi karang pada zona inti di KKPD Banggai sangat bervariasi mulai dari karang rusak, sedang, hingga dijumpai karang dengan kondisi sangat baik. Hasil analisis diperoleh terumbu karang pada zona inti di kawasan KKPD Banggai memiliki persentase tutupan rata-rata yaitu 29,93% sehingga kondisi karang pada 10 titik pengamatan berada dalam kategori “SEDANG”. Tutupan substrat dasar di KKPD Banggai selain karang keras hidup juga didominasi oleh karang mati (38,35%) dan komponen abiotik (16,80%) seperti pasir dan patahan karang.Kata Kunci: Terumbu Karang, Kawasan Konservasi Banggai, Zona Inti 
Evaluasi Tepung Bulu Seribu (Acanthaster planci) sebagai Kandidat Bahan Pakan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) muhammad safir; Novalina Serdiati; Kasim Mansyur; Fadly Y. Tantu
Jurnal Media Akuatika Vol 7, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v7i4.28133

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pakan berbahan baku tepung bulu seribu (Acanthaster planci) sebagai bahan baku pakan untuk udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Pakan yang diujikan adalah pakan dengan penambahan tepung bulu seribu (A. planci), dan tanpa penambahan tepung bulu seribu (A. planci) (kontrol) dalam formulasi pakan. Kandungan protein kedua pakan uji adalah sama (35%). Parameter yang diamati yakni kualitas kimia (kandungan nutrien pakan), kualitas fisik (homogenitas bahan, kecepatan tenggelam, kecepatan pecahdan tingkat kekerasan pakan), dan kualitas biologi (daya pikat) pakan. Hasil analisis secara deskriptif menunjukkan bahwa pakan dengan penambahan tepung bulu seribu (A. planci) memiliki kualitas kimia pakan relatif sama (kadar protein), kadar lemak, dan kadar bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) lebih tinggi, serat kasar dan kadar abu yang lebih rendah dari pakan kontrol. Kualitas fisik pakan meliputi tingkat homogenitas dan kecepatan pecah pakan relatif sama, sedangkan kecepatan tenggelam dan tingkat kekerasan pakan lebih tinggi pada pakan dengan penambahantepung bulu seribu (A. planci). Kualitas biologi (daya pikat) pakan lebih cepat pada pakan dengan penambahan tepung bulu seribu (A. planci). Kesimpulan, penambahan tepung bulu seribu (A. planci) sebagai bahan baku pakan udang vannamei (L. vannamei) memberikan kualitas kimia, fisik, dan biologi pakan yang lebih tinggi dibandingkan pakan tanpa penambahan tepung bulu seribu (A. planci).Kata kunci: Acanthaster planci, aroma, asam amino, bahan baku, pertumbuhan, protein pakan. 
Co-Authors A. Masyahoro, A.Masyahoro A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Gani Abdul Gani Abdul Gani Abdul Masyahoro Abdul Rahem Faqih Abigail Mary Moore Abigail Moore Achmad Afif Bakri Achmad Rizal Achmad Rizal Adrianton Adrianton Adriany, Devita Tetra Ahmad, Iftitah Akbar Marzuki Tahya Akbar Marzuki Tahya Al-Amri, Siti B. Alfiani Eliata Sallata Alimudin Laapo Amelia, Sinta Andi Iqbal Burhanuddin Aprianto, Yudistira Ariatna Dewi Mangia Armansya, Armansya Arta, Putri A. Arwansa, Arwansa Asgar Taiyeb Asriani Hasanuddin Aswad Eka Putera Ayu Winna Ramadhani Azmi, Fauziah Bakri, Achmad Afif Burhanuddin Haji Nasir Burhanuddin Nasir Cahyani, Regita Christian Julianto Opi Dance Tangkesalu Danty, Astri Rahma Dawam Heksa Satria Deddy Wahyudi Deddy Wahyudi Desiana Trisnawati Tobigo Deva Elvina Sari Devita Tetra Adriany Diana Aisyah Dini Sofarini Dwi Rosalina Dwi Sulistiawati Eka Rosyida Fadly Y Tantu Fathuuddin Fathuuddin Firman, Nurul Awwaliyah P. Fitri Sil Valen Ghandi, Indira Haq, Muhammad F. Hartina Hartina Haser, Teuku Fadlon Hendrahmat Ocktovian Herjayanto, Muh. I Ketut Suada I Made Antara Ibrahim, Fadhila A Ici Arfanika Indira Ghandi Insarullah, Insarullah Irawati Mei Widiastuti Islamy, R Adharyan Islamy, Raden Adharyan Isroni, Wahyu Izhar Izhar, Izhar Jalalludin Moh Ikram Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jusmanto Jusmanto Jusri Nilawati Karimullah Karimullah Kasim Mansyur Kasim Mansyur Kasim Mansyur, Kasim Khartiono, Lady Diana Khildah Khaerati Lakahoro, Syamsul Lamusa, Arifudin Maasily, Intan Sukarmin Madinawati Malasugi, S. Manap Trianto Mangitung, Seftina Fifi Mangitung, Septina F Mangitung, Septina Fifi Maryani, Adetya Merpati, Ellen Oktanike MOHAMAD FADJAR Moore, Abigail Mary Muh. Iqbal Adam Muh. Saleh Nurdin Muhammad Nur Muhammad Safir Muhammad Safir Muliati Muliati, Muliati Musayyadah Tis’in Musnina, Wa Ode S. Nasmia Nur Edy Nur Hasanah Nur Hasanah Nurjirana Nurjirana Nurjirana, Nurjirana Nurul Mutmainnah, Nurul Nurwijayanti Nur’aidah, Nur’aidah Osmar Buatan Pawaro, Moh. Fadlan Daeng Pitriani, Pitriani Putri, Gina N. R Adharyan Islamy Raya Agni Regita Cahyani Rezkiyah, Umul Riyadi, Moh. Roni Hermawan, Roni Ruqayyah Jamaluddin Rusaini, Rusaini Rusdi Rusdi Rustam Abd. Rauf Sakinah, Umu Salim Salim Samliok Ndobe Sari, Devi Elvina Shaldan, Syahna Sri Anjar Lasmini Suci Puspita Sari Sunirco Sunirco Suriani Suriani Suriani Suriani Syafiah, Zulhafifa Syech Zainal Tamrin, Fachri Ramadhan Teuku Fadlon Haser Veryl Hasan Widyawati, Ni Made Wijaya, Berniawan Yesaya Warisyu Yoel Yoel Yonelian Yuyun Yudana, Kadek Yuliet Yuliet Yuni Kilawati Yunita Maimunah Yusuf, Sunarti Zakirah Raihani Ya’la