Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengajaran MIPA

PREFERENSI DAN PERSEPSI PERSONAL PESERTA TERHADAP KONTEN BIOLOGI YANG MENJADI FOKUS PENELITIAN SELAMA MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI GURU Solihat, Rini; Rustaman, Nuryani Y.; Widodo, Ari; Saefudin, Saefudin
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 20, No 2 (2015): JPMIPA: Volume 20, Issue 2, 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i2.36246

Abstract

ABSTRAKArtikel ini menyajikan hasil penelitian tentang perkembangan preferensi dan persepsi personal peserta program pendidikan profesi guru. Penelitian longitudinal ini dilakukan di salah satu universitas penyelenggara pendidikan profesi guru biologi di Indonesia selama satu setengah tahun. Sejumlah 23 peserta program pendidikan profesi guru biologi yang menjadi subyek penelitian ini memiliki latar belakang akademik sarjana biologi dan tidak memiliki pengalaman melaksanakan penelitian pendidikan. Dokumen rancangan dan laporan penelitian tindakan kelas peserta selama mengikuti pendidikan profesi guru merupakan sumber data utama penelitian yang menggunakan desain penelitian campuran tipe eksploratori sekuensial. Kuesioner tentang kemampuan konten biologi merupakan instrumen pendukung yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa preferensi tema konten biologi peserta selalu berubah. Persepsi personal peserta terhadap konten biologi yang dipilihnya sebagai fokus penelitian juga bervariasi. Sebagai tambahan, pemilihan konten yang dijadikan fokus penelitian tidak terkait dengan kepercayaan diri peserta terhadap pemahaman konten yang dimilikinya. ABSTRACTThis paper presents results of study on the development of professional training program participants’ personal perceptions and preferences toward biology content which were used as their research subject along the program. This longitudinal study was carried out in one of universities which conducted professional training program. As many as 23 participants have an undergraduate degree in biology and did have not educational research experience. The main data source for this sequential exploratory research design was participants’ classroom action research document which was analyzed along the program. Questionnaire on biological content capabilities was used as an additional instrument to identify participant’s personal perception. Results showed that biology content themes used are always changing. Personal perception of participants according to biology content also varied. In addition, biology content chosen as research focus was not related with the level of complexity of the content and participants self-efficacy.
KAPASITAS BIOSORPSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) TERHADAP LOGAM KROM Dalam LIMBAH CAIR PENYAMAKAN KULIT Saefudin, Saefudin; N., Tina Safaria; Solihat, Rini; Rahmansyah, Dicky
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 11, No 1 (2008): JPMIPA: Volume 11, Issue 1, 2008
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v11i1.35759

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penggunaan biomasa jamur Pleurotus ostreatus dalam penyerapan logam krom dari larutan limbah cair penyamakan kulit melalui proses biosorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan biomassa yang berbeda-beda terhadap kapasitas biosorpsi logam krom oleh jamur Pleurotus ostreatus pada limbah cair penyamakan kulit. Parameter yang diukur yaitu banyaknya serapan ion logam (q) untuk tiap gram biomassa yang digunakan. Enam variasi biomassa kering dari jamur Pleurotus ostreatus yaitu (0,04) g; (0,08) g; (0,12) g; (0,16) g; (0,20) g; (0,24) g dalam bentuk serbuk dicampurkan kedalam 0,25 L larutan limbah penyamakan kulit. Untuk pH larutan diatur hingga pH 5 dan waktu kontak penelitian yang digunakan adalah 80 menit berdasarkan hasil pra-penelitian. Konsentrasi larutan krom sebelum dan setelah perlakuan ditentukan dengan metoda AAS (Atomic Absorption Spectrometry). Konsentrasi logam krom sebelum perlakuan adalah 297,5 mg/L dan setelah proses pengontakan dengan biomassa jamur Pleurotus ostreatus kadar logam krom dalam larutan limbah dapat terserap hingga kisaran 73%- 80%. Serapan ion logam tertinggi terjadi pada biomassa perlakuan 0,04 gram yaitu sebesar 148,83 ± 2,58 mg/g dan terendah pada biomassa perlakuan 0,24 gram yaitu sebesar 22,75 ± 0,62 mg/g. Kapasitas biosorpsi maksimum dari jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terjadi pada konsentrasi biomassa yang rendah dan mengalami penurunan seiring dengan peningkatan kosentrasi biomassa yang digunakan.
PETA KOMPETENSI GURU BIOLOGI DI SMA KOTA BANDUNG BERDASARKAN ANALISIS KESESUAIAN PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS DENGAN TUNTUTAN KOMPETENSI DASAR Rahmat, Adi; Riandi, Riandi; Solihat, Rini; WB, Wasis Wuyung; Zaputra, Riki; Ferazona, Sepita
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 19, No 2 (2014): JPMIPA: Volume 19, Issue 2, 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.36178

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan peta kompetensi Guru Biologi SMA berdasarkan analisis kesesuaian pembelajaran di kelas dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian dilaksanakan di tujuh SMA Negeri di Kota Bandung yang termasuk cluster 1 sampai 3, masing-masing diwakili oleh 2-3 SMA yang ditentukan secara random. Setiap SMA melibatkan 1-2 guru biologi. Observasi proses pembelajaran di kelas dilakukan dengan menggunakan teknik video. Observasi pembelajaran difokuskan pada dua materi ajar, yaitu Plantae dan Sistem Ekskresi. Data dikumpulkan melalui instrumen yang dikembangkan berdasarkan judgment pakar terhadap hasil analisis KD yang meliputi tiga aspek, yaitu materi ajar, strategi pembelajaran (metode dan media pembelajaran), dan strategi evaluasi. Data diolah dengan menghitung persentase (%) kesesuaian, kemudian merata-ratakannya untuk setiap aspek pembelajaran yang diamati. Angka rata-rata yang diperoleh dianalogikan sebagai besaran kompetensi (kemampuan) guru pada setiap aspek pengamatan. Hasil pemetaan kompetensi menunjukkan bahwa guru telah mampu mengembangkan materi ajar hingga 68-83% kesesuaian, merancang dan melaksanakan strategi pembelajaran di kelas hingga 50-57% kesesuaian, dan mengembangkan instrumen evaluasi hingga 33-73% kesesuaian. Kemampuan terendah berada pada pengembangan instrumen evaluasi sesuai jenjang kognitif yang dituntut KD, yaitu sebesar 33% kesesuaian. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keberfungsian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam pelaksananaan pembelajaran masih rendah, yaitu di bawah 49% kesesuaian.ABSTRACTThe study aimed to develop biology teachers’ competency map based on appropriateness analysis of classroom teaching processes with the demand of the basic competency. This study was conducted in seven public senior high schools belong to 1–3 school clusters in Bandung district. Each school cluster was randomly represented by 2 or 3 schools and each school involved 1 or 2 teachers. Classroom teaching processes were observed thoroughly via video technique. Observation was focused on two subjects, Plantae and Excretion System. Data was gathered using instruments developed based on expert judgment on the output analysis of basic competency (KD) for three aspects: teaching subject, teaching strategy (method and media), and evaluation strategy. Data was then analyzed through percentile calculation on each teaching aspect, in which it was subsequently converted to a percentage of appropriateness average. The average of those percentages was analogized as a value of teacher competency. Results suggested that the teachers were able to develop teaching subject until 68-83% of appropriateness, able to design and to implement teaching strategy until 50-57% of appropriateness, and able to develop evaluation instruments until 33-73% of appropriateness. The lowest ability of the teacher was to develop evaluation instrument which in line with cognitive level demanded by KD. The study also showed that the functional value of the teaching planning in the implementation of teaching in the classroom was lower than 49% of appropriateness.
PROFIL KEPRIBADIAN KREATIF DAN MOTIVASI SISWA DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIKUM BIOLOGI DI SMU Solihat, Rini; Wirjosoemarto, Koesmadji; Sumarno, Unang
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 5, No 2 (2004): JPMIPA: Volume 5, Issue 2, 2004
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v5i2.35655

Abstract

Praktikum merupakan kegiatan pembelajaran yang memuat semua aspek pembelajaran mulai dari kognitif, afektif dan psikomotor. Kenyataan di lapangan menunjukkan hanya aspek kognitif saja yang selama ini dijadikan sebagai bahan pengkajian pelaksanaan dan penilaian kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap profil kepribadian kreatif dan motivasi siswa yang termasuk aspek non kognitif dalam kegiatan praktikum. Penelitian di lakukan di SMUN 3 Kota Bandung. Penelitian dilakukan dengan metode dskiptif kualitatif dan deskriptif inquiry yang berdasarkan pada analisis interpretasi kualitatif alamiah. Temuan penelitian menunjukkan Derajat profil kepribadian kreatif dan sikap kreatif serta motivasi belajar siswa termasuk kategori sedang. Untuk kepribadian kreatif diperoleh informasi jumlah siswa yang menempati kategori sedang yaitu sebanyak 73,34 %, sikap kreatif sebanyak 68,89 %, dan motivasi belajar siswa sebanyak 71,11 %. Dari hasil penelitian juga diungkapkan bahwa ciri kepribadian kreatif yang cenderung dimiliki siswa adalah rasa ingin tahu (65,78 %), sementara sikap kreatif yang paling sesuai adalah peka terhadap lingkungan (88,86 %) dan motivasi belajar yang paling banyak dimiliki adalah ciri durasi kegiatan (57,78 %).
HOW DOES STUDENTS RESEARCH SKILLS ENCOURAGED IN BIOLOGY LEARNING TEXT BOOK? Pelita Sukma Febrina; Rini Solihat; Amprasto Amprasto; Arie Nursanti
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 26, No 2 (2021): JPMIPA: Volume 26, Issue 2, 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v26i1.48783

Abstract

This study aimed to identify the provision and the levels of research skills in the 10th grade Biology Textbook. The sample is a biology textbook named Biologi untuk Kelas X SMA/MA. The units analyzed are only focus on 4 components books, namely Diskusi; Kuis Bio; Tugas Mandiri; and Aktivitas. Research skills referred to the Research Skills Development (RSD) framework developed by Willison and O’Regan. The result of the analysis stated that about 66.21 % of component books identified providing students to have research skills. As for the level of Research Skills, most of it is in level 1 (Prescribed Research).
University Students' Research Skills and Covid-19 related article: an insight of the importance of strategically building research skills Arnel T. Sicat; Ma Cecilia A. Sicad; Racquel M. Flores; Maria Bella O. Macapagal; Maria Asuntia Elia R. Evaristo; Clark Vencci H. Pelayo; Gina A. Rocha; Kathrina Dianne V. Salvado; Janina Lara S. Tanedo; Edelmira G. Macalino; Rini Solihat; Muhammad Wafda Jamil
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 27, No 1 (2022): JPMIPA: Volume 27, Issue 1, 2022
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v27i2.41722

Abstract

Skills in conducting research are skills that are very necessary for both prospective teachers and prospective scientists. By using the results of research related to community readiness in carrying out the Covid-19 vaccination, the research abilities of prospective teachers and students majoring in natural sciences are identified. Prerequisite lectures and student grades in these courses have a significant influence. In addition to developing through prerequisite courses, strategic research skills development also needs to be done by making scientific articles the backbone of learning.
Co-Authors Aa Juhanda Achmad Samsudin Adi Rahmat Adiyanto, Deri Adnan Muchsin Adrianus Aleksander Dominggus Peny aflahul, ridwan Tanjung Aisah Isnaeni, Aisah Amala, Hanifa Ahsanu Andriyatno, Indri Anggi Angreani Anggun Zuhaida, Anggun Ari Widodo Ari Widodo Arie Nursanti Arnel T. Sicat Asita Al Mufida Azizah, Cici Nur Azzahra, Waliyyatu Baharudin Yusuf Haqiqi Balgis Az Zahra Bariroh, Ghurrotul Billyardi Ramdhan Brata, Wasis Wuyung Wisnu Chaw, Ei Phyu Clark Vencci H. Pelayo Della Frisca Damayanti Diana Rochintaniawati Diniya, Diniya Dwi Ferliati Edelmira G. Macalino Eka Cahya Prima Eliyawati Eliyawati Eva Tresnawati Eva Trisnawati Fadha, Ghaida Sekarlita Fadilah, Solikhah Isti Fahmi, Rahmat Fitri Husni Mardiyah Gayatri Anggi Ghaida Sekarlita Fadha Ghurrotul Bariroh Gina A. Rocha Gina Nuranti Habibaturrahmah, Zuana Habibaturrohmah, Zuana Hafsah Hafsah Harada, Taro Hardini Puspitaningrum Harry Firman Haryanto Haryanto HERNANI - Ida Kaniawati Jacinda, Alma Aliya Janina Lara S. Tanedo Jasid, Adhara Jayawarsa, A.A. Ketut Jujun Ratnasari Kathrina Dianne V. Salvado Kusdianti Kusdianti Kusnadi Kusumastuti, Mimin Nurjhani Laurina Sinurat Lea Tarliyah Lestari, Dwi Nining Levhan, K.W.A.L. Lilit Rusyati Ma Cecilia A. Sicad Maftuha, Mahda Rizqina Maria Asuntia Elia R. Evaristo Maria Bella O. Macapagal Mely Yani Mr Amprasto Mr Sjaeful Anwar Mr. Saefudin, Mr. Mufida, Asita Al Muhammad Vikram Muhammad Wafda Jamil Muslim Muslim N., Tina Safaria Nanang Winarno Nirbayati, Wahyu Fadzilla Nisrina Nisrina Nurazizah, Widya Eko Nurhidayah, Latifah Nuryani Rustaman Pelita Sukma Febrina Peny, Adrianus Aleksander Dominggus Puspitaningrum, Hardini Putri Nurul Fitriyyah R Kusdianti R. Riandi, R. Racquel M. Flores Rahmansyah, Dicky Ratni Purwasih Rayi Akbar Rahmatika Riandi Riandi Riandi Riandi Riandi Riandi Riandi*, Riandi Ridwan, Ridwan Rika Rafikah Agustin Riki Zaputra Roito, Erlien S. Saefudin Saefudin Saefudin Satya Peric Enrico Selimova, Shirin Sepita Ferazona Setiono Setiono Sistiana Windyariani Siswandari, Puti Siswandari, Puti Siti Diana Fathia Siti Sriyati Soesy Asiah Susilawaty Soraya, Puan Helwa Rezha Sriyati*, Siti St. Syahirah Suhara, . Suhendar Suhendar Suhendar, Suhendar Sumarno, Unang Sura, Sunarto Arif Syahirah, St Syam, Sri Rahmadani Tamba, Yusnita Renata Topik Hidayat Triara Noerhandayani Triwulandari, Syane Tuszie Widhiyanti Umar, Mohammad Farhan Vikram, Muhammad Virijai, Febrian Waris Wuyung WB Weni Anissa Putri Widi Purwianingsih Widi Purwianingsih Widodo*, Ari Wirjosoemarto, Koesmadji YAYAN SANJAYA Yunus, Sitti Rahma Zaldy, Ari