Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komunikasi dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Mitra Tunas Harapan Tahun 2024 Inayatuddiniyah Inayatuddiniyah; Muyasaroh Muyasaroh; Basuki Rahmat; Pinki Rizki Agustin
Jurnal Manajemen Kewirausahaan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Manajemen Kewirausahaan dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumaket.v2i2.732

Abstract

Employee performance is the result of an individual's efforts in carrying out their duties and responsibilities, which is reflected in the quality and quantity of work achieved. PT. Mitra Tunas Harapan, a company engaged in providing construction services in Cilegon, has various activities that include planning, design, project supervision, and construction management services. To achieve company goals, employee performance is one of the important factors influencing the company's operational success. Several factors believed to influence employee performance include communication and workload. This study aims to analyze the effect of communication and workload on employee performance at PT. Mitra Tunas Harapan. This study involved a population consisting of 36 employees at the company. The sampling technique used was nonprobability sampling with a total sampling method, meaning the entire population was sampled in this study. The results showed that communication partially had a positive and significant effect on employee performance. This indicates that good communication between superiors and employees, as well as between employees, can improve task understanding and streamline work processes, which ultimately contribute to improved performance. In addition, workload was also shown to have a positive and significant effect on employee performance. A workload that matches employee capacity can improve their productivity and work quality. Simultaneously, both communication and workload have a positive and significant impact on employee performance. Therefore, companies need to address both factors to improve employee performance and optimally achieve company goals. Furthermore, this study highlights the importance of effective communication management within organizations. Clear and open communication between managers and employees can reduce misunderstandings and improve coordination in carrying out tasks.
Sosialisasi Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Remaja di Pandeglang Fauziah, Dewi Rahmi; Budiman; Syahrullah, Rimal Biyad; Hakim, Ratu Bunga Mentari; Rukayah, Yayah; Muyasaroh
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i3.21445

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan seksual di SMP Negeri 3 Saketi, Pandeglang, Banten. Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman sangat penting bagi perkembangan siswa, namun fenomena bullying dan kekerasan seksual masih umum terjadi. Penggunaan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test memungkinkan pengukuran perubahan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 melibatkan 30 siswa kelas IX dan terdiri dari pre-test, penyampaian materi secara interaktif, serta post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai definisi, tanda, dampak, serta cara pencegahan dan pelaporan bullying, dengan rata-rata skor post-test mencapai 93,4% dibandingkan 68,6% pada pre-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai kekerasan di sekolah. Kegiatan pengabdian ini merekomendasikan keberlanjutan program sosialisasi yang melibatkan guru, orang tua, dan kebijakan sekolah untuk menciptakan budaya anti-bullying yang berkesinambungan.
Peran Musyrifah dalam Penanaman Nilai-Nilai Karakter Santri di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Azimah, Azimah; Muyasaroh, Muyasaroh; Imron, Kristina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa di temukannya beberapa santri yang belum disiplin seperti membuang sampah tidak pada tempatnya atau sembarangan, kurang disiplin dalam masuk ke kelas. Berangkat dari sinilah penulis merasa tertarik untuk meneliti lebih jauh lagi. Penulis akan mengangkat masalah tentang peran Musyrifah di asrama, nilai karakter dan disiplin, faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai karakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh bagaimana peran Musyrifah dalam penanaman nilai karakter disiplin dan tanggung jawab serta faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan penanaman nilai karakter santri di asrama putri pondok pesantren al ittifaqiah. Jenis penelitian yang gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan atau di lokasi. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan tekhnik pengumpulan data dapat dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Musyrifah, ketua P3sp, datsuhbinospi, dan santri. Teknik analisis data peneliti menggunakan pengumpulan data, penyajian data dan verifikasi. Uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik, waktu dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Peran Musyrifah sangatlah penting di asrama karna Musyrifah adalah penganti orang tua santri saat di pondok. Musyrifah juga sangat berperan penting dalam kepengasuhan santri karna Musyrifah lah yang tau secara mendetail bagiamana keseharian para santriwati di asrama. Peran Musyrifah di asrama yaitu: Mengontrol santri di asrama, membimbing santri di asrama, memberikan contoh yang baik, mendidik santri, mendengarkan keluh kesah santri di asrama. Pengganti orang tua santri di asrama, menjadi teladan bagi santri, menjadi fasilitator dan penghubung orang tua. Kedisiplinan dan tanggung jawab santri di asrama putri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya sudah baik walaupun jumlahnya yang banyak menyebabkan pola asuh dalam mendisiplinkan santri yang diajarkan Musyrifah tidaklah mudah dilakukan. Faktor pendukung dalam proses penanaman nilai karakter adalah Lingkungan yang islami, tingginya dukungan dari atasan pesantren, adanya piket pendidikan terpadu di setiap titik zona, adanya tata tertib dan buku panduan santri, pembiasaan kegiatan positif (pembersihan bersama), kerjasama orang tua dan para Musyrifah. Sedangkan Fakor penghambat sebagai berikut: Berbedanya karakter santri, Kurangnya kesadaran diri santri, Orang tua yang memanjakan santri, keterbatasan waktu, Musyrifah yang tidak 24 jam di asrama (kuliah), bedanya budaya dan karakter sebelum ke pesantren, dan karakter santri yang masih labil.
Inclusive Pedagogical Strategies of Islamic Religious Education Teachers in Instilling Multicultural Values Among Students Adibah, Ida Zahara; Muyasaroh, Muyasaroh; Adnan, Mohammad; Raharjo, Sudi; D. Rimbe, Aris; Ismail, Diauddin
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 3 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i3.7842

Abstract

This study aims to analyze the inclusive pedagogical strategies employed by Islamic Education (PAI) teachers to instill multicultural values among students at SMA Negeri 2 Ungaran, Semarang Regency. Using a qualitative case-study design, data were collected from the school principal and five PAI teachers through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis (lesson plans, syllabi, and school records). Data were processed using thematic analysis with iterative reduction, display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation to ensure trustworthiness. The results indicate that teachers enact a constellation of inclusive strategies, interactive discussions, contextual case analyses, heterogeneous group work, project/value-based tasks, and explicit role modeling, while positioning themselves as facilitators, mediators, and moral exemplars in diverse classrooms. Enabling conditions include a school culture that affirms difference, strong principal support, and active student participation; constraints involve limited instructional time, uneven prior religious knowledge, occasional student resistance, and scarcity of contextually rich learning materials. Student responses are broadly positive, marked by higher participation, increased empathy, and improved cross-background collaboration, suggesting early prejudice reduction. Overall, the strategies are effective yet variably implemented across teachers and bounded by institutional constraints, indicating the need for sustained support to consolidate outcomes.
The Impact of Pesantren Environment on MBKM Implementation: ELT Student’ Obstacles muyasaroh
English Language Teaching Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at examining how pesantren environment become obstacles for ELT student in the implementation of MBKM at University of al Qolam Malang. Based on qualitative method employed using interview it is discovered three challenges in terms of obtaining permission to observe Gus at the pesantren, the use of communication technology, specifically social media, which respondent need to use in order to continue communicating with their classmates and lecturers regarding lectures, and time management, as the requirements of MBKM often conflicted with their regular schedule. Key terms: MBKM, Pesantren, ELT
Pembentukan dan Pengembangan Karakter Ulama Berbasis Teknokrat dan Intelektual Melalui Program Mabit Muyasaroh, Muyasaroh; Herlina, Herlina; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4442

Abstract

Pemerintah dan masyarakat Indonesia sangat membutuhkan karakter ulama berbasis teknokrat dan berintelektual, namun dalam realitanya pembentukan kader tersebut sulit dilakukan. Alasan ini menjadikan tolok ukur pesantren berupaya mencari, membuat rumusan dan metode yang dapat membentuk  kader mahasantri berkarakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Mabit sehingga  menemukan metode yang tepat dalam proses pengkaderan ulama yang berbasis teknokrat. Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu  pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 31 orang mahasantri. Program Mabit mampu memberikan bantuan  untuk mewujudkan kader ulama melalui sajian mata pelajaran keislaman yang komprehensif. Program Mabit juga mampu   membantu mahasantri  memahami kelimuan yang berbasis teknologi. Dengan adanya program Mabit ini, mahasantri dapat menentukan pilihan perguruan tinggi dan jurusan sesuai kemampuan intelektualitasnya. Temuan dalam penelitian ini membantu pondok pesantren untuk mendeteksi program Mabit yang lebih terarah dalam membentuk kader ulama  dan lebih di fokuskan dalam sosialisasi. Program pembelajaran antara pendalaman Alquran, Hadits dan Sains, Teknologi harus seimbang serta terarah. Pembagian waktu adalah hal terpenting dalam pembelajaran dengan cara mengukur kapabilitas mahasantri. Penambahan aplikasi dari setiap teori yang dipelajari sangat mendukung mahasantri menciptakan dan mengembangkan daya kreatifitas berpikir.
Penggunaan Bubur Kertas sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Muyasaroh, Muyasaroh; Azro'i, Imam
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v4i2.1930

Abstract

usia dini untuk mendukung perkembangan kognitif dan kreativitas. Media bubur kertas dipilih karena sifatnya yang fleksibel, ramah lingkungan, dan efektif merangsang koordinasi tangan dan jari anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konteks, peran sumber daya manusia (guru dan pendamping), proses pelaksanaan, serta efektivitas penggunaan bubur kertas sebagai media pembelajaran kreatif dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia dini kelompok A di TK Amahatun. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), subjek penelitian melibatkan siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa dalam konteks pembelajaran, media bubur kertas relevan dengan kebutuhan anak usia dini, dan peran guru sangat signifikan dalam memfasilitasi prosesnya. Proses penerapan melibatkan persiapan, pelaksanaan kegiatan (mencetak, membentuk, menempel), hingga evaluasi hasil karya. Secara efektivitas, penggunaan bubur kertas terbukti mampu merangsang koordinasi tangan-mata, meningkatkan kekuatan otot jari, dan mendorong kreativitas anak. Kesimpulannya, bubur kertas merupakan alternatif media pembelajaran kreatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini, dan disarankan untuk dipertimbangkan oleh guru PAUD dalam kegiatan sehari-hari.
BUDAYA DALAM UPAYA MENCEGAH KEKERASAN PADA ANAK DENGAN MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL Muyasaroh, Muyasaroh; Ladamay, Man Arfa’
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.265-270

Abstract

Indonesian people have diversity, both from culture, ethnicity, and race. Often we see on the media that violence occurs in children committed by peers with the term bullying. Based on this, it needs to be introduced to children about multicultural values early on. Elementary school-age children already know these differences, so there needs to be an effort to instill multicultural values by the teacher in collaboration with his parents. Oriented to the above problems, the principal of Muhammadiyah Elementary School, Mr. Ahmad Taufik, S.Pd, as a service partner, sees the importance of this service as an effort to prevent delinquency in students caused by student diversity through the planting of multicultural values by teachers and parents. The method used is in the form of seminars and workshops. At the same time, the results of devotion in the way of understanding of teachers and parents for the importance of multicultural values and can implement them in everyday life. At the same time, the workshop for teachers is to create a student track record book to record all cases that occur in students so that students' records can be known validly. Also, the results of this dedication expected to be able to contribute positively to science, especially the values of diversity and unity of the Indonesian nation, which are always intact and to create a productive, intelligent, and avoidance of child delinquency generation.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN DI SD MUHAMMADIYAH BENJENG Muyasaroh, Muyasaroh; Kolidah, Fida Nur; Adeliyah, Nadiyah Syifa; Mahfud, Choirul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.634-638

Abstract

The world of education always moves dynamically following the changing times and conditions. Increasingly sophisticated technological advances should facilitate the world of education in learning. In addition, the condition of the Covid-19 pandemic that has hit the community requires students to go to school online. Based on this, teachers are required to improve pedagogical competence, especially making instructional videos as an artistic tool in the process of teaching activities. A teacher should have pedagogical competence, namely the art of class management that includes strategies in learning. or Oriented to the above problems, the community service team collaborates with service partners, namely the principal and teachers of SD Muhammadiyah Benjeng to assist in making learning videos. The purpose of this service is so that teachers at SD Muhammadiyah Benjeng can make creative and innovative learning videos. The method used in this mentoring is lesson study through 3 stages including plan, do and see (reflection). The result of this service is realizing teacher competence, namely that the teacher is independently able to make learning media in the form of instructional videos so that teaching and learning activities at SD Muhammadiyah Benjeng can be carried out effectively and pleasantly even though the school is online or online.
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PELATIHAN RETORIKA DAKWAH PADA MAJELIS TABLIGH PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KABUPATEN GRESIK Amirudin, Noor; Muyasaroh, Muyasaroh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1638-1643

Abstract

Dakwah in Islam is an invitation to do good that is moderate, of course in preaching it must pay attention to the rhetoric so that there are no elements of criticizing, vilifying, inciting and provoking between religions. Dakwah rhetoric is the art of speaking to influence others through dakwah messages. Dakwah rhetoric is a branch of communication science that discusses how to convey messages to others through the art of speaking so that dakwah messages can be received. Dakwah rhetoric can be interpreted as a speech or lecture that contains a dakwah message. This condition is a special concern for women from Aisyiyah Wringinanom Gresik Branch through a series of service activities with the theme Religious Moderation Education Through Dakwah Rhetoric Training at the Tabligh Assembly of the Aisyiyah Regional Leadership (PDA) Gresik Regency. The methods used in this service are lectures, discussions, brainstorming, and role-playing. The result of this service is that by holding dakwah rhetoric training for women preachers of the Tabligh PDA Council of Gresik Regency, they can be accustomed/trained and brave to become preachers both to just deliver dakwah personally, or to preach in general in the recitation while still paying attention to the principles of dakwah. that is in the rhetoric of dakwah.
Co-Authors Abdurrohman Kasdi Achmad Danial Adeliyah, Nadiyah Syifa Adinda Nur Afifa Kusaini admin admin Afandi, Nur Khalik Afniyatul Mahsusiyah Rohmi Ahmad Abdul Qiso Ahmad Muharikil Haq Ahmad Munjin Nasih Ainur Rosyidatun Ni'mah Ana Safitri Arfa Ladamay Arief Setiawan Arifai, Ahmad Atika Septina Ayu Febriyanti Azimah, Azimah Azro'i, Imam Bahrur Rosyid Basuki Rahmat Budi Masruri Budiman Choirul Mahfud D. Rimbe, Aris Deni Sutaji Destri Wulandari Dewi Rahmi Fauziah Dini Dwi Maulidiyah Dwi Noviani Dyah S.Y Agustin Ermis Suryana Fida Nur Kholidah Fida Nur Kolidah Firdaus Wajdi, Firdaus Fita Masruroh Hadiyatan Wasilah Hakim, Ratu Bunga Mentari Hasan Basri Herlina Herlina Hernik Rosyidatul Baroroh Ida Zahara Adibah, Ida Zahara Ika Yunia Fauzia Inayatuddiniyah inayatuddiniyah Islami, Nurul Ariffaeni Ismail, Diauddin Khairani, Misbahul Kolidah, Fida Nur Kristina Imron Ladamay, Man Arfa’ Ladamay, Ode Moh. Man Arfa Leni Legasari Linda Asmaraneti Lisdaleni Lisdaleni Maghpiroh, Ana Mahfud, Choirul Man Arfa Ladamay Man Arfa’ Ladamay Moh. Saifulloh Mohammad Adnan Mohammad Amiril Fauzi MU'AMMAR, MUHAMMAD ARFAN Mu'ammar, Muhammad Arfan Muhammad Sidiq Ardyatna Muhammad Zamzamy Muhammad Zamzamy Mujiati, Endah Murni Nadiyah Syifa Adeliyah Niken Prasetyawati Nisrina Watsiqah Noor Amirudin Nugra Heny Apriliah Nur Inayah Wardani Nurul Sholilkhah Nuryani Ode Moh Man Arfa Ladamay Ode Moh. Man Arfa Ladamay Paslah, Roni Pinki Rizki Agustin Putri, Farah Kamelia Ali Putrie, Rena Augia Raharjo, Sudi Ratna Rintaningrum Reni Puspita Rika Astari Rukayah, Yayah Sri Suryanti Sri Suryanti Sri Suryanti Sri Suryanti Suarmini, Ni Wayan Sumiyati Susanto Susanto Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf Syahrullah, Rimal Biyad Tambak, Syahraini Yudhi Arifani Yuniza Mulditasari Zaimuddin, Zaimuddin Zamzamy, Muhammad Zulhijra, Zulhijra