p-Index From 2021 - 2026
12.127
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS REGRESI LOGISTIK ORDINAL UNTUK MENGETAHUI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI KECAMATAN BATUDAA PANTAI Jusuf, Herlina; Adityaningrum, Amanda; Rahim, Eman
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i1.21206

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi, seringnya terjadinya infeksi, dan kurangnya stimulasi psikososial yang memadai, terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan seorang anak. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi status gizi balita di Kecamatan Batudaa Pantai dengan menggunakan metode regresi logistik. Kebaruan penelitian ini karena menggunakan metode regresi logistic untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi status gizi balita.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi logistik ordinal. Sampel penelitian melibatkan 33 balita stunting yang ditentukan dengan teknik pengumpulan data Accidental Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usia ibu melahirkan (X2), Pengahsilan (X7), dan asupan makanan (X11) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap balita yang berstatus Stunting. Kesimpulannya yaitu usia ibu melahirkan, pengahsilan, dan asupan makanan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di Kecamatan Batudaa Pantai.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat Baru dalam Pelaksanaan Proses Keperawatan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo: Analysis of Factors Related to the Performance of New Nurses in the Implementation of the Nursing Process at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital, Gorontalo City Alfina Latief; Herlina Jusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8264

Abstract

Kinerja perawat dinilai melalui proses keperawatan yang dilaksanakan. Perawat baru seringkali belum siap menghadapi tugas dan tanggung jawab baru, serta belum mengenal populasi pasien, kebijakan, peralatan, sistem dokumentasi, dan lingkungan kerja. Masalah adaptasi ini berdampak pada rendahnya kinerja perawat baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 53 responden. Variabel independen meliputi kemampuan, motivasi, beban kerja, dan penghargaan atau imbalan, sedangkan variabel dependen adalah kinerja perawat baru. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji correlation spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value untuk hubungan antara kemampuan dan kinerja perawat baru adalah 0,000; motivasi dan kinerja perawat baru 0,000; beban kerja dan kinerja perawat baru 0,020; serta penghargaan atau imbalan dan kinerja perawat baru 0,039. Nilai p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan kinerja perawat baru. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara kemampuan, motivasi, beban kerja, serta penghargaan atau imbalan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit untuk meningkatkan kinerja perawat baru.
Efektifitas EM-4 (Effective Microorganisms-4) Dalam Menurunkan Kadar Cod Pada Air Limbah Industri Tempe: The Effectiveness of EM-4 (Effective Microorganisms-4) in Reducing COD Levels in Tempe Industrial Wastewater Abd Ziad Mohamad; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8308

Abstract

Air limbah hasil industri tempe memiliki kadar bahan organik yang tinggi, di tandai dengan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) yang melebihi ambang batas baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan Effective Microorganisms-4 (EM-4) dalam menurunkan kadar COD pada air limbah tempe dengan variasi konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Metode penelitian eksperimen laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji efektivitas EM-4 dalam menurunkan kadar COD air limbah. Sampel berupa air limbah yang diberi perlakuan dengan variasi konsentrasi menggunakan EM4. Analisis data menggunakan uji One-Way Anova untuk mengetahui signifikansi perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penurunan tertinggi diperoleh pada konsentrasi 25% dengan efisiensi sebesar 65,98%, diikuti oleh konsentrasi 75% sebesar 65,79%, dan 50% sebesar 65,35%. Penurunan kadar COD paling besar terjadi pada konsentrasi 25%, yaitu dari 1854 mg/L menjadi 630 mg/L, dibandingkan dengan konsentrasi 50% yaitu 636 mg/L dan 75% yaitu 686 mg/L. Berdasarkan hasil uji statistik, tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antar ketiga konsentrasi tersebut terhadap penurunan kadar COD (p-value = 0,143). Disarankan pada pemilik usaha tempe agar menerapkan penggunaan EM-4 dalam pengolahan limbah cair sebagai upaya menjaga kualitas lingkungan.
Pengaruh Model dan Dimensi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Gorontalo : Influence of Parenting Models and Dimensions on Risky Sexual Behavior among Adolescets (Students) at SMK Negeri 2 Kota Gorontalo Delsiana Aksara; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9254

Abstract

Perilaku seks bebas remaja menjadi masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan pelajar. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah pola asuh orang tua. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model dan dimensi pola asuh orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja SMK Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 175 siswa kelas XI diambil dengan teknik proportional simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan model pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku seks bebas (p = 0,005), di mana pola asuh demokratis cenderung mencegah perilaku menyimpang, sedangkan pola asuh permisif, abai, dan otoriter berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas. Dimensi pola asuh menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,043), dengan dimensi tingkah laku memiliki proporsi tertinggi. Sebanyak 69,7% responden diketahui pernah melakukan perilaku seks bebas. Simpulan bahwa intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan pola asuh yang sehat perlu dilakukan untuk mencegah perilaku seksual berisiko di kalangan remaja. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian mendalam terkait faktor pengaruh latar belakang orang tua.
Evaluasi Sistem E-Puskesmas Menggunakan Model End User Computing Satisfaction (EUCS) pada Tenaga Kesehatan di Kabupaten Gorontalo Badu, Ririn; Jusuf, Herlina; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2324

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat bergantung pada efektivitas sistem informasi yang mendukung manajemen pelayanan kesehatan. Sejalan dengan transformasi digital, penerapan Sistem E-Puskesmas menjadi inovasi penting untuk meningkatkan kepuasan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan berdasarkan model EUCS terhadap kepuasan tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-random sampling. Populasi penelitian yaitu petugas yang menggunakan sistem dari setiap unit-unit yang ada di 21 Puskesmas dengan jumlah sampel sebesar 182 responden. Kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content, accuracy, ease of use, dan timeliness berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petugas, sedangkan format tidak berpengaruh signifikan. Faktor yang paling dominan adalah ease of use, dengan kontribusi EUCS sebesar 41,3% (R = 0,642; R² = 0,413). Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Sistem E-Puskesmas sangat bergantung pada kualitas sistem yang mampu meningkatkan kepuasan petugas kesehatan.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Status Akreditasi Puskesmas Di Kota Gorontalo: Overview of Patient Satisfaction Levels with Health Services Based on the Accreditation Status of Community Health Centers in Gorontalo City Widya Ramadanti Kasim; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9710

Abstract

Puskesmas harus memiliki pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga masyarakat mampu hidup sehat dan tujuan pembangunan tercapai. Baik atau tidaknya kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh puskesmas, tetapi juga melibatkan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di puskesmas berdasarkan permasalahan mengenai kepuasan masyarakat, penangan, dan pengaduan terhadap pelayanan puskesmas. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas yang berjumlah 18.823. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 392 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Hasil uji statistik menunjukkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Dumbo Raya berstatus akreditas dasar yaitu Kategori Baik (63,7 %), Puskesmas Sipatana berstatus akreditas madya yaitu kategori Baik (58,1 %), Puskesmas Kota Utara berstatus akreditas utama yaitu kategori Baik (71,3 %), dan Puskesmas Kota Barat berstatus akreditas Paripurna yaitu kategori Baik (52,6 %). Simpulan dari penelitian ini adalah 4 lokasi puskesmas masing-masing memiliki kepuasan pasien yang baik.Disarankan perlunya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di puskesmas.
Determinan Upaya Pencegahan Bunuh Diri pada Kelompok Usia 15–29 Tahun di Provinsi Gorontalo Rauf, Fertien Nansyah; Jusuf, Herlina; Kadir, Laksmyn
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2412

Abstract

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kelompok usia muda, dan berbagai determinannya masih kurang dipahami dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri pada kelompok usia 15–29 tahun di Provinsi Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif desain cross sectional study dengan 351 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi logistik untuk mengidentifikasi variabel yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, akses layanan kesehatan, tingkat tekanan akademik/pekerjaan, dan kondisi lingkungan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan bunuh diri (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan remaja merupakan prediktor paling kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi peningkatan literasi kesehatan mental sebagai strategi pencegahan bunuh diri di kalangan remaja dan dewasa muda.
Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah Pada Unit Donor Darah PMI Kota Gorontalo Ibrahim, Sjafriani; Jusuf, Herlina; Irwan, Irwan
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2433

Abstract

Transfusi darah merupakan prosedur medis yang esensial dalam penanganan berbagai kondisi klinis, seperti anemia berat, perdarahan masif, dan intervensi bedah kompleks. Namun, transfusi darah juga membawa risiko penularan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) Pada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2025 di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Responden berjumlah 389 orang dengan teknik simple random sampling, jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan analisis Uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan infeksi menular lewat transfusi darah, yaitu efektifitas edukasi donor darah aman (p-value 0.005, OR 32.917, CI 2.843-381.091). Kesimpulan variabel efektifitas edukasi donor darah aman merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan IMLTD.
Motivational Interview (Mi) Terhadap Status Oral Hygiene Index – Simplified (Ohi-S) pada Ibu Hamil di Puskemas Sipatana, Kota Gorontalo Vivie Indahwati; Herlina Jusuf; Widysusanti Abdulkadir
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52034

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan merupakan aspek penting yang sering diabaikan, padahal perubahan hormonal dapat meningkatkan risiko gingivitis dan penurunan kebersihan mulut. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan MI sebagai strategi promotif berbasis empati dalam bidang kedokteran gigi maternal di Indonesia, khususnya pada populasi ibu hamil dengan risiko tinggi gangguan mulut. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada penguatan motivasi intrinsik untuk perubahan perilaku berkelanjutan. MI berpotensi diintegrasikan sebagai model edukasi gigi dan mulut di layanan primer guna menurunkan insiden penyakit periodontal selama kehamilan serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivational Interviewing (MI) terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan status Oral Hygiene Index – Simplified (OHI-S) pada ibu hamil di Puskesmas Sipatana, Kota Gorontalo. Desain penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design melibatkan 30 responden (15 kelompok intervensi dan 15 kontrol). Intervensi MI diberikan empat sesi selama dua bulan dengan pendekatan konseling empatik yang menumbuhkan motivasi intrinsik untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan status kebersihan mulut kelompok intervensi dibandingkan kontrol (p<0,05). Setelah intervensi, 60% responden kelompok perlakuan mencapai tingkat pengetahuan baik, dan 60% memiliki status OHI-S baik, sedangkan pada kelompok kontrol peningkatan bersifat minimal. Kesimpulannya temuan ini menegaskan bahwa pendekatan MI lebih efektif dibanding edukasi konvensional karena membangun kesadaran internal dan rasa tanggung jawab terhadap perilaku kesehatan.
Efektivitas program kelas ibu balita pada penanganan stunting Iin sangoi; Herlina Jusuf; Vidya Hadju
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.1216

Abstract

Background: Stunting is a serious child health problem in Indonesia, including in Gorontalo Province. Efforts to address stunting have been implemented through various programs, one of which is the mothers and Toddlers Class. Purpose: To describe the effectiveness of the mothers and Toddlers Class program in addressing stunting. Method: This study is a qualitative study. Key informants were the people in charge of the mothers and Toddlers Class program and cadres. Six supporting informants were participants in the mothers and Toddlers Class. This study was conducted at the Telaga Biru Community Health Center in May 2025. Results: The study shows that the program has been implemented routinely and integrated with integrated health post (Posyandu) activities, with indicators including goal achievement (timeframe, targets, and legal basis), integration (procedures and socialization processes), and adaptation (improved capacity and infrastructure). Conclusion: Although the program has shown a positive impact on improving maternal knowledge and behavior, obstacles remain, such as low understanding of stunting in some communities and limited active participation. The Mother and Toddler Class Program is quite effective in supporting stunting management, although there has been improvement in community understanding and involvement.
Co-Authors Abas, Indri Abd Ziad Mohamad Abdurrahman, Tri Novita Jihan K. Agung Nurwahid Mancu Agus Suharsono Alfina Latief Amanah Yassin Rizkia Amanda Adityaningrum amanda ratna ningrum Angraini Nani Apriliya Thalib Armin salote Arsad, Nikmatini Aulia, Ulfa Aurora Pratiwi Dwirachmawaty Avianti Hadju, Vidya Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Azzahra Natasya Hambali Badu, Ririn Baid, Chairunnisyah Bambang Widjanarko Otok Bambang Widjanarko Otok Basri Kisianta Bobihhu, Fenadila Kanaila Putri Botutihe, Citrawati Botutihe, Virana Putri Alghefira Bunga, Amaliyah Ramadhan S. Cindy Arsyad Delavita Yunus Della Puspita Palewai Delsiana Aksara Dewi Suryaningsi Hiola Dihyat Hasan Djuna Lamondo Dwi Anhari, Sabriah Ekawaty Prasetya Eko Maulana Syaputra Elsariyanti Eman Rahim Fadila Fadilla Amalia Bahsoan Faradila Wahab Fatmawati Lasulika Feyske Youke Lumuru Filman Afrian Badu Finarti Finarti Firli Oktaviani Bahute Flora Ninta Tarigan, Sylva Hunawa, Rachmawaty Dirham Ibrahim, Sjafriani Igirisa, Nurwulan Iin sangoi Intan Tiara Kartika Irwan Irwan Ismail Djakaria Isra Nur Ita Sulistiani Jusna Ahmad Kadir, Laksmyn Koday, Yunita Angriani La Ode Nashar Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Lia Amalia Lintje Boekoesoe Liputo, Gusti Pandi Mamonto, Regina Pratidina Mamonto, Tri Nurlaila Manto, Diman Apriyadi Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Moh. Rivai Nakoe Muhammad Ryman Napirah Musa, Andini Nurlatiffah H. Muslihatul Iskamia Mutiara Juniarshi A. Mohune Nadia Nazwa Mohamad Nakoe , Moh Rivai Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsyad ningrum, amanda ratna Ninta Tarigan, Sylva Flora Nirwanto K. Rahim Nngareng, Ranggina Sadewi Nur Ayini S Lalu Nur Wahyuniza Matana Nurdiana Djamaluddin Nurfadillah, Ayu Rofiah Nurmita Hasan Nurwulan Igirisa Nurwulan Igirisa Nur’Aida Badu Osama Pakaya, Nadia Paputungan, Fitria Pradita Pristi Nusi Pratiwi, Retno Galuh Putri Adelina Mokodenseho Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtias Mahdang Putri Prisilya Bau Putri Syansudin, Anisya Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Rayyani Yunus Ridha Hafid Rita Bambang Rivaldo I. Berahim Ronaldi Rosmin Ilham Sahrain, Patmawati Salawali, Siti Hajar Salihi, Sri Meysin Santi Adam Saputri, Dea Dwi Sari, Wahyuningsih Ratna Sarinah Basri K Sartika Setia Ningsih Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Radhia Sri Manovita Pateda Sri Manovita Pateda Sri Susanti Latabi Suardi Suardi Suleman Ibrahim Taha, Febriyanti Tarisa Ramadhani Gobel Tayong Siti Nurbaeti Teti Sutriyati Tuloli Tri Septian Maksum Tri Yuliana Soga Ulfa Aulia Ulfa Aulia ummi salami yatuu Usman, Dwiyatno Junaidi Usman, Tasya Nuranda Utiarahman, Ramadhan Vidya Avianti Hadju Vidya Avianti Hadju Vidya Hadju Vivi Kurnia Syukur Labasengko Vivie Indahwati Vivien Novarina Kasim Wia Amalia Kartika Widya Cahyaningsih Polontalo Widya Ramadanti Kasim Widya Waty M. Danial Widysusanti Abdulkadir Yasir Mokodompis Yunus, Hairun Nisa Yusuf, Nur Ayun K. Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zakia I. Dotutinggi Zein Anggraini A. Ismail zulfikar Ahmad