p-Index From 2021 - 2026
8.443
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia UNEJ e-Proceeding Jurnal Pendidikan Biologi Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Seminar Nasional Pendidikan IPA Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal SOLMA IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal EDUTECH Undiksha Journals of Ners Community JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Inovasi Pendidikan AVICENNA PROGRES PENDIDIKAN Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Indonesian Journal of Laboratory Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Community Mental Health and Public Policy LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Journal of Education Research Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Journal of Educational Sciences Journal of Innovation and Research in Primary Education CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Borobudur Educational Review Al Basirah Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Indonesian Research Journal on Education Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Journal of Community Empowerment Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Jurnal Pendidikan MIPA Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Jurnal Teknokes JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Social Science and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journals of Ners Community

KORBAN ATAU PELAKU SCHOOL BULLYING ? (ARE YOU VICTIMS OR BULLIES?) Susanti, Rahmi; Ifroh, Riza Hayati; Wulansari, Ika
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.643

Abstract

Indonesia saat ini mendapatkan peringkat kedua terbesar setelah Jepang pada kasus bullying atau kekerasan terhadap anak di sekolah. Terdapat 1.051 anak menjadi korban kekerasan di Indonesia dan 70% anak-anak usia 8 - 12 pernah menjadi pelaku kekerasan atau bullying di sekolah. Anak korban bullying cenderung untuk mengalami gejala somatisasi lebih tinggi dibanding dengan anak-anak yang lain. Sakit kepala berulang hingga sulit tidur merupakan contoh-contoh gejala somatisasi yang dapat terjadiMetode survei deskriptif dilaksanakan pada penelitian ini dengan melibatkan 300 anak usia sekolah dasar. Sebanyak 31 butir pernyataan digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku school bullying pada anak di kecamatan sambutan dan kecamatan samarinda kota. Data yang diperoleh dianalisis secara univariatMayoritas responden berusia 8 – 10 tahun yakni sebesar 242 anak dan sisanya berusia 11 – 14 tahun yakni 58 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak lebih cenderung memiliki perilaku sebagai korban bullying yakni berjumlah 154 anak. Pelaku bullying cenderung dilakukan oleh laki laki dibandingkan perempuan yakni sebanyak 66 anak Angka school bullying di kecamatan sambutan cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan di kecamatan samarinda kota. Berdasarkan kategori school bullying ditemukan 51,3% anak cenderung sebagai korban bully. Pelaku dan korban bully di sekolah sebaiknya dapat diberikan pemahaman bahwa tindak bully tidak diperkenankan dan dukungan serta kepedulian pada anak yang menjadi korban.Kata kunci : kesehatan mental, pelaku, intimidasi di sekolahIndonesia is currently ranked second largest after japan in the case of bullying or violence against children in school. There are 1.051 children victims of violence in Indonesia and 70% of children aged 8-12 years have been The Bully of violence in schools. Child victims of bullying tend to experience higher symptoms of somatization compare with other children. Reccurent headaches to sleeplessness are examples of possible somatization symptoms.Descriptive survey method was carried out in this study involving 300 school-aged children. 31 statements were used to identify trends in school bullying behavior in the sub-district of Samarinda Kota and Sambutan. The data obtained were analyzed by univariate technique.The majority of respondents aged 8-10 years of 242 children and the rest aged 11-14 years ie 58 children. The results showed that children were more likely to have behaviors as victims of bullying which amounted to 154 children. Bullies tend to be done by boy than girl ie 66 children.The number of school bullying in the sub-district of Sambutan large than Samarinda Kota. Based on the categories school bullying found 51.3% of the children as victims. Bullies and victims in school are given the understanding that bully acts are not allowed and care also support victims. Keywords : Health Mental, Bullies, School BullyingDOI: 10.5281/zenodo.1405375
KORBAN ATAU PELAKU SCHOOL BULLYING ? (ARE YOU VICTIMS OR BULLIES?) Susanti, Rahmi; Ifroh, Riza Hayati; Wulansari, Ika
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.643

Abstract

Indonesia saat ini mendapatkan peringkat kedua terbesar setelah Jepang pada kasus bullying atau kekerasan terhadap anak di sekolah. Terdapat 1.051 anak menjadi korban kekerasan di Indonesia dan 70% anak-anak usia 8 - 12 pernah menjadi pelaku kekerasan atau bullying di sekolah. Anak korban bullying cenderung untuk mengalami gejala somatisasi lebih tinggi dibanding dengan anak-anak yang lain. Sakit kepala berulang hingga sulit tidur merupakan contoh-contoh gejala somatisasi yang dapat terjadiMetode survei deskriptif dilaksanakan pada penelitian ini dengan melibatkan 300 anak usia sekolah dasar. Sebanyak 31 butir pernyataan digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku school bullying pada anak di kecamatan sambutan dan kecamatan samarinda kota. Data yang diperoleh dianalisis secara univariatMayoritas responden berusia 8 – 10 tahun yakni sebesar 242 anak dan sisanya berusia 11 – 14 tahun yakni 58 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak lebih cenderung memiliki perilaku sebagai korban bullying yakni berjumlah 154 anak. Pelaku bullying cenderung dilakukan oleh laki laki dibandingkan perempuan yakni sebanyak 66 anak Angka school bullying di kecamatan sambutan cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan di kecamatan samarinda kota. Berdasarkan kategori school bullying ditemukan 51,3% anak cenderung sebagai korban bully. Pelaku dan korban bully di sekolah sebaiknya dapat diberikan pemahaman bahwa tindak bully tidak diperkenankan dan dukungan serta kepedulian pada anak yang menjadi korban.Kata kunci : kesehatan mental, pelaku, intimidasi di sekolahIndonesia is currently ranked second largest after japan in the case of bullying or violence against children in school. There are 1.051 children victims of violence in Indonesia and 70% of children aged 8-12 years have been The Bully of violence in schools. Child victims of bullying tend to experience higher symptoms of somatization compare with other children. Reccurent headaches to sleeplessness are examples of possible somatization symptoms.Descriptive survey method was carried out in this study involving 300 school-aged children. 31 statements were used to identify trends in school bullying behavior in the sub-district of Samarinda Kota and Sambutan. The data obtained were analyzed by univariate technique.The majority of respondents aged 8-10 years of 242 children and the rest aged 11-14 years ie 58 children. The results showed that children were more likely to have behaviors as victims of bullying which amounted to 154 children. Bullies tend to be done by boy than girl ie 66 children.The number of school bullying in the sub-district of Sambutan large than Samarinda Kota. Based on the categories school bullying found 51.3% of the children as victims. Bullies and victims in school are given the understanding that bully acts are not allowed and care also support victims. Keywords : Health Mental, Bullies, School BullyingDOI: 10.5281/zenodo.1405375
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Adellia, Yerita Adeng Slamet Adrianto, Ratno Adrianus Dedy, Adrianus Akbar, Rifky Irlika Aldri Frinaldi Alfania, Nadiah Aliza Anggraini, Nur Amelia, Dinda Tasya Amizera, Suzy Amrin, Maya Nani Triana Andi Baso, Ismail Anggraeni, Diva Nabilah Anggraini, Nike Anzelina, Dhea Eprillia Ardianti, Yessy Retno Ariyanti, Rea Arundina, Asyifa Arya Yuliansyah Putra Asari, Sendila Ernesy Asri Arumsari, Asri Asrianti, Tanti Aswandari, Aswandari Auralia, Syalmita Auralia, Syalmitha Baso, Ismail Andi Bernadine, Oryza Regina Camara Indriani, Dilla Chaniago, Efriyeni Choirul Jannah Dewi Wijayanti , Siti Damaiyana, Fina Danu Putra, Muhammad Rangga Deluciana, Chelsea Novalin Dewi Inderiati Dhelcia Bayumi, Karina Diva Nabilah Anggraeni Effendi Nawawi, Effendi Efriyeldi, Efriyeldi Eka Dewi Sitepu, Abira Ivanca Elvira Destiansari Erika, Tahsya Fadila, Puja Nur Fajri, Audya Nada Fardinelly, Syahria Giyatri, Canda Dwi Grey, Michael Alfian Hapsari, Melani Putri Hartono Hartono Hasmi, Anisa Aulia HASNIYATI, SYARI Hazizah Tausia Abdania Herdani, Yaumilia Ismiranti Putri Heri Gunawan Hutauruk, Hutauruk Huwaidah, Ayu Ifroh, Riza Hayati Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Innayatullah, Fatiah Irfansyah Baharuddin Pakki Iriyani Kamaruddin, Iriyani Ismail AB, Ismail Ivanca, Abira Jumliana, Jumliana Karmila, Juwita Karno, Budi Puspito Ketang Wiyono Khoiron Nazip, Khoiron Khotimah, Vika Khusnul Khusnul, Vika Kodri Madang, Kodri Kurniasari, Dita Kuswandari, Fira Kuwandari, Fira Machdalena Vianty Maharani, Siti Dewi Mahardika, Nabila Makmum Raharjo Maraharani, Siti Dewi Marno Martin, Dliya Syahirah Eka Masithah Maulidia, Syafira Meijustika, Rindah Meilinda Meilinda Melinda Melinda Melly Ariska Miftahul Jannah Miftahussa’adah, Miftahussa’adah Muhammad Rangga Muhammad Riski, Muhammad Mushoffa, Muhammad Nadzir Nabilla Nabilla Nada, Abira Ivanca Audya Nada, Audya Nadya Zahira Shafa nasywa azzahra, rania Nauli, Ruth Sekar Nike Anggraini Nizayati, Fariyus Noviasty, Reny Nur, Syalmitha Auralia Nuraini Putri, Valendira Nurfadilla Okta Cahyaningrum, Alya Oktaria, Sely Oktaviani, Raeza Noorinda Pasha, Yuliana Pikku, Herlina Pohan, Indah Ramadhani Puspita, Erna Eka Putra, Arya Yuliansyah Putri Yunita, Senia Putri, Apriliana Dwi Putri, Maharani Chintya Rahayu, Annisa Aulia Rahmadhini, Noprika Rangga, M. Riyanto Riyanto Rosada, Mita Sardianto Markos Siahaan, Sardianto Markos Sardianto Markos, Sardianto Septiana, Resma Shafa, Nadya Zahira Silaban, Vandy Siti Huzaifah, Siti Somakim, Somakim Sombolinggi, Gavrila Meil Sriyono Sriyono Suhud, Hary Kharisma Suratmi Suratmi, Suratmi Susanti, L.R. Retno Susy Amizera Syafar, Syahria Fardinelly Syafruddin Nasution Tania, Ayu Tibrani, Masagus Mhd Ulfah, Meilida Umi Chotimah Utami, Nurfika Putri Wahyudi, Ayu Huwaidah Warda Warda Wati, Agustina Widuri, Ratih Winanda, Wenny Winanda, Wenny Wulansari, Ika Yenny Anwar Yerita Adellia Yeyen Apriyani, Yeyen Yosef, Yosef Yulianti, Rica Zulkifli Dahlan