Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Pemuaian Zat Melalui Penerapan Model Quantum Teaching Hertanti, Juita Intania; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.877

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran fisika yang diterapkan guru, dilakukan penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model quantum teaching dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan alur penelitian tindakan kelasyang  meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi.Data dianalisis secara deskriptif, kualitatif dan kuantitafif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus pertama 85%, siklus kedua 95% ,siklus ketiga 98% dengan kategori sangat baik. (2) ketuntasanhasil belajar siswa siklus pertama 67% (belum tuntas), siklus kedua 90% (tuntas), siklus ketiga 97% (tuntas). (3) aktivitas siswa meliputi membaca materi, mengajukan pertanyaan kepada guru, menyampaikan  pendapat  pada siklus pertama secara umum aktif, pada siklus kedua dan ketiga sangat aktif. (4) respon motivasi siswa terhadap quantum teaching pada aspek attention, relevance, confidence, dan satisfaction dengan kategori baik. Diperoleh simpulan bahwa keefektifan penerapan model quantum teaching dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ajar pemuaian zat berkategori aktif. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin Pada Materi Ajar Konsep Zat Dengan Model Pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Dan Satisfaction) Noorhidayati, Noorhidayati; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.868

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa, menyebabkan perlu dilakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin melalui model pembelajaran ARIAS pada materi ajar konsep zat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 siklus dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah 37 siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan angket. Sedangkan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya: (1) keterlaksanaan RPP dengan model pembelajaran ARIAS dimana pada siklus I sebesar 76,67% (baik), pada siklus II sebesar 90,83% (sangat baik), dan pada siklus III sebesar 95,00% (sangat baik). (2) peningkatan ketuntasan hasil belajar secara klasikal setiap siklus 66,67%; 81,82%; dan 87,88%. (3) aktivitas siswa pada sikus I secara umum berkategori kurang aktif, siklus II berkategori cukup aktif, dan siklus III berkategori aktif. (4) respon siswa meliputi attention, relevance, confidance, satisfactioan  berkategori baik. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Pendekatan Problem Posing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Aktivitas Siswa Septina, Herda; Hartini, Sri; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.822

Abstract

Rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dikarenakan pembelajaran yang berlangsung selama ini tidak menggunakan pembelajaran berbasis konstruktivisme, oleh karena itu dilakukan penelitian yang  bertujuan meningkatkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan problem posing pada materi ajar tekanan. Penelitian ini  merupakan  penelitian tindakan kelas  model Kurt Lewin meliputi: permasalahan,  perencanaan tindakan, pelaksaan tindakan, pengumpulan data, dan  refleksi. Teknik pengumpulan data berupa test, observasi, angket, dan  dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif  kuantitatif  dan  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) keterelaksanaan RPP  pada kegiatan pendahuluan, inti dan penutup  pada siklus I sebesar  89,20% , siklus  II 93,7%,  dan siklus  III 94,5%, (2) aktivitas siswa meliputi aktivitas menyumbangkan ide, menjadi pendengar yang baik, mau bekerjasama, dan mau bertanya secara umum pada siklus I berkriteria baik, siklus II dan III  berkriteria baik sekali, (3) Hasil belajar siswa pada siklus I, II dan  III  berturut-turut adalah 58,6% (tidak tuntas),  75,0% (tuntas) dan  90,0%  (tuntas) (4)  respon siswa terhadap cara guru mengajar dan  materi pembelajaran cukup baik. Diperoleh simpulan bahwa penerapan model  kooperatif dengan pendekatan problem posing pada materi ajar tekanan di kelas VIII-F SMPN 11 Banjarmasin efektif meningkatkan hasil belajar  dan aktivitas siswa. 
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Pembelajaran Inkuiri Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Jayanti, Ida Bagus Rini; Suyidno, Suyidno; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.802

Abstract

LKS at schools still contained the materials and exercises without learning media have been caused the low ability of students in critical thinking skills. Therefore, carried out a research that aims to produce LKS and learning media of inquiry based on critical thinking skills of junior high school students on the subject of pressure effectively. The research spesific objectives are to describe the feasibility of LKS and learning media, critical thinking skills of students, and the response of students towards LKS and learning media. This research is ASSURE model development. The subjects were 30 students of class VIII-C SMP Negeri 1 Banjarmasin. The data were analyzed by descriptive quantitative and qualitative. Findings were obtained: (1) LKS which developed satisfied feasibility about approach content, presentation instruction, presentation of content, appropriateness of content, and performance of physic, (2) learning media which developed satisfied feasibility about benefits, presentation, and use of media props, (3) critical thinking skills of students categorized as good, (4) the students  response of interests and attitudes towards LKS categorized as good, (5) the students response of interests and attitudes towards learning media categorized as very good. Retrieved conclusion that LKS and learning media of inquiry based on critical thinking skills of students who produced effectively. 
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Dengan Menerapkan Model Inquiry-Discovery Learning (IDL) Terbimbing Bahrudin, Bahrudin; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.883

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains siswa disebabkan karena siswa jarang dilatih berdiskusi dalam mempelajari materi pelajaran ataupun praktikum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan model Inquiry-Discovery Learning (IDL) terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-1 SMA Negeri 10 Banjarmasin pada materi ajar optika geometri. Secara khusus bertujuan mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa, hasil belajar produk siswa, keterlaksanaan RPP, dan respon siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Hopkins meliputi identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterlaksaan RPP terlaksana sangat baik dengan reabilitas rata-rata 90%, hasil belajar produk siswa mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 83% (belum tuntas), siklus II sebesar 97% (tuntas), dan pada siklus III sebesar 100% (tuntas), keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan dari silkus I, II, dan III dengan ketegori cukup terampil menjadi terampil, dan respon minat dan motivasi siswa secara umum baik. Simpulan penelitian adalah model Inquiry-Discovery Learning (IDL) terbimbing pada materi ajar optika geometri di kelas X-1 SMA Negeri 10 Banjarmasin efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.   
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pengajaran Langsung Dengan Metode Demonstrasi Normaliani, Normaliani; Jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.853

Abstract

Lack of student motivation in science subjects especially physics knew about 30.3% of students was not excited each subject physics, 48% of students have difficulties in learning physics, and about 24% of students find it difficult to attend classes every physics. The research aims to improve students motivation class X KORPRI Banjarmasin on the subject of straight motion through the application of the direct teaching method demonstration. The specific objective of the research is to describe the ability of teachers to manage student learning outcomes and student responses. Research subjects 21 students of class X school KORPRI Banjarmasin academic year 2012/2013. Techniques of data collection using questionnaires, observation sheets, and tests. The results of research documentation stating (1) the ability of the teacher in direct instruction on each cycle are very good (2) increase student motivation through attention aspect, relevance, confidence, and satisfaction. In the first cycle, there are aspects that are good enough attention. In the second cycle, all aspects categorized as good while the third cycle all aspects very well. (3) in the classical style in the first cycle increased by 63% (not finished), the second cycle of 85% (complete), and the third cycle of 100% (complete). (4) the response of interest in the model with the method of direct teaching demonstrations on aspects of both ARCS category on aspect attention 78%, 74.4% relevance, confidence68%, and satisfaction 72,8% class X SMAKORPRI Banjarmasin on material teaching straight motion.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, dan Satisfaction) Purnamasari, Nurfitri; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.856

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa terhadap pembelajaran fisika dikarenakan kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang digunakan guru. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model ARIAS dalammeningkatkan hasil belajar siswa. Adapun tujuan secara khusus yaitu (1) Mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa, (3) Mendeskripsikanaktivitassiswa dan (4) Mendeskripsikan respon siswa.Hasil penelitian menunjukkan (1) ketelaksanaanRPP model pembelajaran ARIAS meningkat dimana siklus I sebesar 80% (baik), siklus II sebesar 95% (baik), dansiklus III sebesar 99% (baik); (2) hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 57% (tidak tuntas), siklus II sebesar 75% (tidak tuntas), dan siklus III sebesar 88% (tuntas), (3) aktivitas siswa meliputi membaca atau mencari informasi, mendengarkan penjelasan guru, berdikusi atau kerjasama kelompok, menyampaikan pendapat kepada guru atau teman, mengajukan pertanyaan dan menjawab soal. Pada siklus I cukup aktif, siklus II aktif dan cukup aktif, dan siklus III aktif, (4) respon minat siswa mengikuti pembelajaran ARIAS meliputi attention, relevance,confidence, dan satisfactiondikategorikan baik.Diperoleh simpulan bahwa keefektifan penerapan model pembelajaran ARIAS dalam materi ajar usaha dan energi berkategori efektif.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Purwanti, Ratih; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.849

Abstract

Nature of education is to optimize the learning outcomes of cognitive, affective, and psychomotor students, but in fact, the result of students of class X-1 SMAN 1 Anjir Pasar is still low. Conducted research described the effectiveness of the cooperative learning model TTW in improving student learning outcomes. The specific aims of this research describe feasibility RPP, learning outcomes, social skills, and student response. The research using classroom action research model of Hopkins which consists of 3 cycles include planning, action/observation, and reflection. The research subjects consisted of 28 students. The data obtained through the tests, observations, questionnaires, and documentation. The data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative. The findings of research showed: (1) feasibility RPP in cycle I, II, III respectively 79,40%; 91,90%; 95,83%, (2) an increase in exhaustiveness of students learning outcomes in classical the first cycle of 72,0% (not completed), the second cycle of 88,5% (complete), and the third cycle was 92,0% (complete), (3) social skills of students in the first cycle is generally pretty good, the second cycle increased to well, and a very good third cycle, and (4) students positive response to cooperative learning model TTW generally good. Conclusion of research is the effectiveness of application of cooperative learning model TTW in improving student learning outcomes in class X-1 SMAN 1 Anjir Pasar on the subject of heat transfer categorized effectively.  
TANGGUNG JAWAB MAHASISWA JURUSAN PMIPA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Suyidno, Suyidno; Nur, Mohamad; Yuanita, Leny; Sunarti, Titin; Prahani, Binar
Vidya Karya Vol 31, No 2 (2016)
Publisher : Vidya Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Responsibility as life skills and career 21st century. There is still limited knowledge and have not been integrated in a comprehensive manner. The goal of this study is to identify student’s responsibility Department PMIPA of Lambung Mangkurat University in learning Physics. This study used a qualitative approach with survey method. Subjects were 156 students of biology education; chemistry education, physical education, and science education are a program fundamental physics course. Data collected from questionnaires, observations, and interviews. Data were analized by descriptive qualitative and quantitative. The results of questionnaire showed that most students feel responsible for participating, respect for others, teamwork, leadership, and expression with the criteria of good/excellent, but the observations and interviews show that  a lot of student are difficulties in leading and expression, as well as some students still deficient/sufficient in participating, respect for others, and team work. Keywords: Responsibility, Fundamental Physics Abstrak.  Tanggung jawab sebagai keterampilan hidup dan berkarir abad 21 ternyata masih diajarkan sebatas pengetahuan dan belum diintegrasikan secara komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tanggung jawab mahasiswa Jurusan PMIPA Universitas Lambung Mangkurat dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey. Subyek penelitian adalah 156 mahasiswa pendidikan biologi, pendidikan kimia, pendidikan fisika, dan pendidikan sains yang memprogram mata kuliah fisika dasar. Pengumpulan data menggunakan angket, pengamatan, dan wawancara. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil angket menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa bertanggung jawab dalam berpartisipasi, menghormati orang lain, kerja sama, memimpin, dan menyampaikan pendapat dengan kriteria baik/sangat baik, tetapi hasil pengamatan maupun wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kesulitan dalam memimpin dan menyampaikan pendapat, serta beberapa mahasiswa masih kurang/cukup dalam berpartisipasi, menghormati orang lain, dan kerja sama. Kata kunci: Tanggung Jawab, Fisika Dasar
MEMAKSIMALKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK MELALUI CREATIVE RESPONSIBILITY BASED LEARNING Yanti, Lili; Miriam, Sarah; Suyidno, Suyidno
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v9n2.p1790-1796

Abstract

Keterampilan proses sains termasuk pondasi dasar dalam mempelajari fisika, namun peserta didik masih kurang dilatihkan di sekolah. Makalah ini ingin mendeskripsikan kelayakan Creative Responsibility Based Learning (CRBL) dalam memaksimalkan keterampilan proses sains peserta didik. Perangkat CRBL yang sudah valid, kemudian diujicobakan kepada 34 peserta didik kelas XI MIA 3 SMA Negeri 9 Banjarmasin. Pengumpulan data melalui instrumen pengamatan keterlaksanaan CRBL meliputi: membangkitkan tanggung jawab kreatif, mengorganisasikan kebutuhan belajar kreatif, membimbing investigasi kelompok, aktualisasi tanggung jawab kreatif, evaluasi dan refleksi; serta pengamatan keterampilan proses sains meliputi: merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, mendefinisi operasional variabel, melakukan percobaan, menganalis data, dan menarik simpulan. Pada setiap pertemuan, pendidik mampu melaksanakan fase-fase CRBL dengan baik. Selain itu, peserta didik mampu menggunakan keterampilan proses sains dengan sangat baik. Dengan demikian, CRBL termasuk layak untuk memaksimalkan keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran fisika.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Salam M, Abdul Salam Achmad Noerkhaerin Putra Akbar Wiguna Alfiannoor, Muhammad Alfin Sujuni Alfin Sujuni, Alfin Aminuddin Prahatama Putra Andi Ichsan Mahardika Annisa Sholihah Arif Sholahuddin Arif Sholahuddin Arifuddin, Muhammad Arifudin, M Arisa Desfiyani Arisa Desfiyani, Arisa Astuti, Yanti Atiek Winarti Badruzsaufari Badruzsaufari Bahrudin Bahrudin Bahrudin Bahrudin Binar Kurnia Prahani Bunga Lili Annisa Desi Dewi Pratama Desi Dewi Pratama, Desi Dewi Dewi Dewantara Dewi Dewantara Dharmono, Dharmono Dwikoranto Eko Susilowati Eko Susilowati Era Sari Erma Yuni Sartika Erma Yuni Sartika, Erma Yuni Fahmi Fahmi Fahrunnisa, Hasiarni Faisal Rahman, Faisal Farida, Laila Fauzia Dwi Sasmita Fitriyani Fitriyani Fitriyani Fitriyani Friskandani, Anti Giat Primayoga Giat Primayoga, Giat Hadianti, Raisa Hani Sapna Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Herda Septina Herda Septina Herman Herman Husain, Sadang Ida Bagus Rini Jayanti Ida Bagus Rini Jayanti, Ida Bagus Rini Imam, Moh. Imelda Imelda Isnaniah, Rizki Maulidia Jamilah, Nor Joko Siswanto Joko Siswanto Joko Siswanto* Juita Intania Hertanti, Juita Intania Julissa Ruri Alyspa Karim Karim, Karim Kartika Kartika Kurniasih, Tintin Lasiani, Lasiani Leny Yuanita Lili Yanti Lili Yanti, Lili Linawati, Ela Vika M Jiddan Mishbahul Munir M. Arifuddin Jamal M. Arifuddin Jamal M. Arifuddin Jamal M. Arifuddin Jamal M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin M. Arifuddin, M. M. Mahfuziannor M. Mahfuziannor, M. Mahrita Eriyanti Mahrita Eriyanti, Mahrita Mahtari, S Mahtari, Saidah Maisarah, Siti Mariani Setiawati Mariani Setiawati, Mariani Marlina Marlina Mastuang Mastuang Mazlena Binti Murshed Milana Sari Miranti Diah Prastika Miriam, S Misbah Misbah Moh. Yamin Mohamad Nur Monica Maya Lusia Mudinillah, Adam Muhammad Arifuddin Muhammad Feyzar Rif 'at Muhammad Hafiz Ridho Muhammad Lutfi Muhammad Rezki Rahman Muhammad Saukani Muhammad Zaini Muhammad Zaini Munir, M. Jiddan Mishbahul Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati, Mustika Mustikawati Mustikawati Nabila, Bunga Alifia Nika Sopranti Ninis Hadi Hardiyanti Ninis Hadi Haryanti, Ninis Hadi Noor, Aulia Fauzan Noorhidayati Noorhidayati Norhasanah Norhasanah Norhasanah Norhasanah, Norhasanah Norma Norma Normaliani Normaliani, Normaliani Novinda Rizkyanda Novinda Rizkyanda, Novinda Nurannisa Fatona Sartimulya Hasanah Nurfitri Purnamasari Nurfitri Purnamasari, Nurfitri Nurul Hidayati Utami Octapera, Lia Arilla Panji Rahmattulah Qamariah, Qamariah Radhiyati, Rif’ah Rahmah, Iffah Noor Rahmat Yunus Rahmat Yunus Ramayanti Panjaitan Ratih Purwanti Restu Prayogi Rusmawati, Ida Saiyidah Mahtari Salsabila, Unik Hanifah Sarah Miriam Sarah Miriam Sarah Miriam, Sarah Sarbaini Sarbaini Septi Budi Sartika Siti Fatimah Siti Khadijah Siti Maimunah Siti Rahmah Solly Aryza Sri Hartini Sri Hartini Sri Hartini Sri Noorruwaida SRI RAHAYU Sri Siswa Herawati Suci Puspa Melati Suci Puspa Melati, Suci Puspa SUMIYATI SUMIYATI Suriasa Suriasa Suriasa Suriasa, Suriasa Surya Haryandi Surya Haryandi Surya Jaya, Surya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya, Suryajaya Syahmani Syahmani Syahmani Syamsul Arifin Syubhan An'nur TITIN SUNARTI Vivi Larasati Waasik Murniati Winda Febriani Yenny Warnida Yogo Dwi Prasetyo Yudi Firmanul Arifin Yuli Sutiono Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin, Zainuddin Zakiah Arsyad Zulfah, Raihanah