p-Index From 2021 - 2026
7.142
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

REFORMASI SISTEM PERPAJAKAN CORE TAX ADMINISTRATION SYSTEM (CTAS): ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SATU PINTU Trisna June, Cindy Getah; Syafiq, Muhammad
Arthavidya Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol 27 No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/a.v27i1.608

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis gambaran umum mengenai penerapan reformasi sistem perpajakan Coretax, kemudian mencari pandangan dari beberapa narasumber kemudian menganalisis hambatan dari penerapan sistem Coretax. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil dari analisis menjelaskan bahwa ada kendala dan hambatan yang dihadapi, sehingga menimbulkan dampak yang berimbas pada kepentingan bersama. Salah satu hambatan dari sistem ini terdapat pada pihak eksternal yang mungkin belum optimal dalam mendukung pembaruan sistem ini. Pihak tersebut merasa tidak merasa mendapat keuntungan signifikan sehingga memperlambat integrasi data yang dilakukan pemerintah, perlu diperhatikan pula terkait pihak yang mungkin juga akan melakukan resiko yang dapat merugikan yaitu meretas data yang sedang dalam proses integrasi. Namun dengan adanya tantangan dan ancaman terbut pasti tetap ada peluang dan kekuatan yang harus lebih besar sehingga kewenangan DJP bisa berjalan dengan lancar. Kekuatan yang dimiliki DJP adalah segala hal yang menjadi kebijakan DJP sudah ada payung hukum yang kuat sumber hukum yang jelas sehingga tidak sulit dalam mewujudkan peluang untuk memudahkan kinerja fiskus pegawai pajak dan memudahkan wajib untuk melaksanakan kewajiban dan haknya. Kata Kunci: coretax, integrasi, kebijakan ABSTRACT This research is qualitative research with a descriptive approach. The purpose of this study is to analyze the general picture of the implementation of the Coretax tax system reform, then seek views from several sources and then analyze the obstacles to the implementation of the Coretax system. The analysis used in this study uses a SWOT analysis. The results of the analysis explain that there are obstacles and barriers faced, resulting in an impact that has an impact on common interests. One of the obstacles to this system is external parties who may not be optimal in supporting the renewal of this system. These parties feel that they do not feel they are getting significant benefits so that it slows down the data integration carried out by the government, it is also necessary to pay attention to parties who may also take risks that can be detrimental, namely hacking data that is in the process of integration. However, with these challenges and threats, there must still be opportunities and strengths that must be greater so that the authority of the DJP can run smoothly. The strength of the DJP is that everything that is the DJP policy already has a strong legal umbrella, a clear legal source so that it is not difficult to realize opportunities to facilitate the performance of tax officials and make it easier for taxpayers to carry out their obligations and rights. Keywords: coretax, integration, policy
Adat Badamai sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Pemilu Alamudi, Ichwan Ahnaz; Syafiq, Muhammad; Abdillah, Muhammad Torieq; Ramadhani, Sri Ridma
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v9i1.4287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adat badamai sebagai khazanah lokal masyarakat Banjar yang kemudian dihubungkan dengan sengketa pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah bisa adat badamai digunakan dalam sengketa pemilu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis-normatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adat badamai merupakan bentuk penyelesaian sengketa yang lazim dilakukan oleh masyarakat Banjar dan berperan menghadirkan keamanan, ketertiban, dan perdamaian. Adat badamai dewasa ini sering digunakan dalam kasus-kasus hukum perdata dan hukum pidana. Padahal, adat badamai tidak menutup kemungkinan digunakan juga dalam kasus sengketa pemilu. Menurut Ahmadi Hasan, saat terjadi sengketa Pemilihan Gubernur di Kalimantan Selatan dalam prosesnya pasti telah terjadi tarik-menarik baik itu terkait musyawarah atau yang mengarah kepada cara-cara nonlitigasi, seperti badamai.
Pengaruh Penyakit Hipertensi dan Jantung Terhadap Derajat Keparahan Pasien Covid 19 Di RSUP Persahabatan Periode April - September 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ega N. P. Y, Syachrah; Riliani M.Biomed, Marisa; Arsyad, M.; Syafiq, Muhammad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.492

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dari famili Coronaviridae. Penyakit ini sudah mendunia dan dinyatakan sebagai pandemi yang telah menyebabkan keresahan di lebih dari 200 negara dengan kasus yang meningkat setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komorbid hipertensi dan penyakit jantung dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan periode April – September 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik. Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari rekam medis dari RSUP Persahabatan. Sampel ditetapkan dengan cara purposive sampling yang kemudian dihitung dengan rumus slovin. Pada penelitian didapatkan bahwa pasien COVID-19 paling banyak (58%) berjenis kelamin pria. Sebanyak 41 pasien (41%) berusia 51 – 60 tahun. Pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung paling banyak (46%). Terdapat hubungan antara pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung terhadap derajat keparahan COVID-19 yang dialaminya. Manusia harus bersabar karena musibah adalah cara Allah meningkatkan derajatnya
Peran Pendidikan Islam dalam Mempromosikan Kesetaraan Gender: Perspektif Tradisional dan Kontemporer Darma Sari Lubis; Muhammad Syafiq; Rika Lestari Hasibuan; Herlini Puspika Sari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.933

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk perspektif masyarakat terhadap kesetaraan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendidikan Islam mempromosikan kesetaraan gender melalui pendekatan tradisional dan kontemporer. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tradisional dalam pendidikan Islam cenderung mempertahankan peran gender yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, yang dipengaruhi oleh budaya patriarki. Sementara itu, pendekatan kontemporer berusaha mereformasi pemahaman keislaman melalui tafsir yang lebih kontekstual dan inklusif, menekankan bahwa Islam mendukung kesetaraan dalam pendidikan, sosial, dan kepemimpinan. Studi juga menemukan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam menciptakan transformasi sosial melalui kurikulum yang ramah gender, peran aktif pesantren, dan peningkatan keterlibatan perempuan dalam ruang publik. Implikasinya, pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi alat transformatif untuk menciptakan masyarakat yang adil dan setara gender.
Pengembangan alat peraga logistik terintegrasi untuk optimalisasi pembelajaran praktikum mahasiswa Rohmat Setiawan; Nensi Yuselin; Indra Setiawan; Noviani Putri Sugihartanti; Pengki Mulyanto; Muhammad Syafiq
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 6 No 2 (2025): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v6i2.1912

Abstract

Pemahaman yang kurang mendalam terkait alur kerja manufaktur dan rantai pasok serta keterbatasan dalam mengaitkan teori dengan praktik lapangan menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Observasi awal menunjukkan bahwa hasil pembelajaran yang diperoleh oleh mahasiswa kurang maksimal, dimana hanya sebagian kecil mahasiswa yang dapat memahami konsep secara komprehensif dan terlibat aktif dalam diskusi serta penyelesaian masalah terkait logistik manufaktur. Warehouse management system merupakan suatu software yang dirancang untuk mendukung permasalahan tersebut dimana digunakan untuk mengelola dan mengendalikan proses yang terjadi di dalam rantai pasok. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan alat peraga praktikum logistik terintegrasi untuk menunjang pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah learning factory dengan metode deskriptif kualitatif dimulai dari perancangan, implementasi dan tahap uji coba. Melalui pengembangan alat peraga ini diharapkan dapat mempermudah dalam monitoring persediaan barang di gudang, sekaligus prosesnya lebih efektif dan efisien. Alat peraga dan sistem diharapkan beroperasi sesuai tujuan pembuatannya yaitu dapat memudahkan mahasiswa dalam memahami alur proses, hubungan antar komponen, serta dinamika sistem yang dipelajari. Hasil ini juga membuat kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta kerja sama tim menjadi lebih meningkat. Lulusan sarjana terapan teknologi rekayasa logistik diharapkan nantinya mempunya karakter yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi yang siap bekerja di bidang logistik manufaktur sesuai dengan perkembangan industri 4.0
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Geriatri yang Menjalani Hemodialisis Mohammad, Nurhidayat; Soejono, Czeresna Heriawan; Lydia, Aida; Rinaldi, Ikhwan; Syafiq, Muhammad; Wardoyo, Elizabeth Yasmine
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol. 12, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction. The decline in quality of life among geriatric patients undergoing hemodialysis has a negative impact on treatment adherence, physical functioning, dietary patterns, and mortality. This study was conducted to assess the quality of life of geriatric hemodialysis patients and its association with comorbidities, functional status, frailty, sarcopenia, nutritional status, depression, hemoglobin levels, hemodialysis vintage, vascular access, and hemodialysis adequacy. Methods. This study employed a cross-sectional design with primary data collection. Consecutive sampling was used to recruit participants. The study was conducted at the hemodialysis units of Cipto Mangunkusumo National General Hospital (RSCM), Persahabatan National General Hospital (RSP), and Fatmawati National General Hospital (RSF) from June 2024 to August 2024. The inclusion criteria were patients aged ≥60 years undergoing maintenance hemodialysis. Exclusion criteria were unstable clinical condition, cognitive or mental impairment, and refusal to participate. Quality of life was assessed using the EQ-5D-5L instrument. Data on medical history and laboratory findings were obtained from hospital medical records. Bivariate analysis was performed using the Mann–Whitney U test for comorbidities, sarcopenia, depression, hemoglobin level, vascular access, and dialysis adequacy; the Kruskal–Wallis test for frailty, functional status, and nutritional status; and Spearman’s correlation for hemodialysis vintage. Multivariate analysis was conducted using linear regression to identify factors associated with reduced quality of life. Results. A total of 124 subjects (mean age 67 years) were included in this study. The mean EQ-5D-5L index score was 0.76 (IQR 0.63–1.00), while the mean VAS score was 70. The majority of subjects (75%) reported no difficulties in self-care or daily activities. Functional status (p < 0.0001) and depression (p < 0.002) were significantly associated with the quality of life in geriatric patients undergoing hemodialysis, with an adjusted R² value of 0.642. Conclusions. Geriatric patients undergoing HD at RSCM, RSP, and RSF had an average EQ-5D-5L index score of 0.76 (out of 1.000), and 75% of the patients reported no issues with self-care and daily activities. Functional status and depression have been proven to play a significant role in determining their quality of life.
Legal Protection of Children After Divorce: A Comparative Study of Islamic Law and the Child Protection Act Syafiq, Muhammad; Fitriyanti, Vivit; Harun, Nurlaila; Abidin, Kurniati; Haikal Tunisi, Muhammad; Stanislaus, Surip
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i2.6674

Abstract

This article examines the legal protection of children after divorce through a comparative approach between Islamic law and the Indonesian Child Protection Act. Divorce often has negative consequences for children—psychologically, socially, and economically. Therefore, a legal framework is needed that can guarantee the comprehensive fulfillment of children’s rights, even after the termination of parental marital relations. From the perspective of Islamic law, the principle of child protection is rooted in the objectives of sharia (maqāṣid al-sharī‘ah), particularly in preserving life (ḥifẓ al-nafs), lineage (ḥifẓ al-nasl), and intellect (ḥifẓ al-‘aql). The concepts of ḥaḍānah (custody), the obligation of financial support, and the continuity of emotional roles of parents indicate that Islam places the welfare of the child as a top priority. Meanwhile, Law No. 35 of 2014 guarantees the rights of children after divorce through the principle of the best interest of the child, although its implementation still faces challenges such as weak legal enforcement and lack of supervision in the fulfillment of custody and child support. This article employs a normative-comparative research method and a maqāṣid-based analysis. The findings show the urgency of harmonizing the regulations between the two legal systems to realize a child protection framework that is just, comprehensive, and contextually relevant. The integration of maqāṣid principles into national policy is key to strengthening the child protection system in Indonesia.
KAJIAN RETRIBUSI KANTIN DENGAN SKENARIO DI KOTA MALANG TAHUN 2025 Cindy Getah Trisna June; Muhammad Syafiq; Dian Surya Ayu Fatmawati; Ary Yunita Anggraeni; Nofita Tahmer
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2026): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.17.2.2026.260-274

Abstract

School canteen levies are a form of levy imposed on canteen operators as compensation for the use of school facilities or government-owned land. These levies aim to optimize the utilization of regional assets and improve the overall quality of educational services. This study aims to analyze canteen levy policies in Malang City, considering legal, economic, and social aspects. Therefore, the results of this study are expected to provide more adaptive policy recommendations that support the sustainability of canteen businesses without neglecting their contribution to regional revenue. In analyzing canteen levies, calculations were conducted, where the appropriateness of the tariff was measured based on the cost ratio, which was conducted by analyzing the development of costs (operations, maintenance, and capital/investment) and the provision of facilities and infrastructure. To ensure equitable distribution of regional asset quality, local governments provided a simultaneous subsidy of 50% or 30% to compensate for this, depending on the region's financial capacity. However, this was done by considering the conditions of each canteen, considering the varying amounts of the levy burden. The estimated amount of the levy burden is as follows: 80% of canteens in good condition, 60% of canteens in light damage, and 40% of canteens in severe damage.
Strategi Mengatasi Kesepian pada Pria Dewasa Awal Penyandang Tunanetra Rasti Sindu Swestilangen; Muhammad Syafiq
Journal of Psychological Perspective Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.321512021

Abstract

Visually impaired person has obstacles in terms of limited mobility orientation causing problems in interpersonal relationships. These interpersonal problems can lead to discomfort and feelings of loneliness. This study aims to explore the experience of visually impaired men in young adulthood related to loneliness and how they cope with it. A qualitative method with a phenomenological approach was employed. Six visually impaired men in early adulthood were recruited as research subjects using purposive and snowball sampling techniques. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using an interpretative phenomenological analysis. The results showed that all subjects reported that they experience emotional and social loneliness due to their visual impairment condition. The feelings of loneliness they experienced cannot be separated from their sense of self-worthlessness and the perceived negative social responses they faced from surrounding people. Both personal and social obstacles have reduced the quality of their social relationship which eventually impact on their feeling of loneliness. In general, the subjects have efficaciously effort to overcome their loneliness by using cognitive reevaluation, doing leisure activities as consolation and taking active actions to improve social relations.  Penyandang tunanetra memiliki keterbatasan dalam orientasi mobilitas yang menyebabkan permasalahan dalam hubungan interpersonal. Permasalahan hubungan interpersonal ini dapat mengakibatkan kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pria dewasa awal penyandang  tunanetra terkait kesepian dan bagaimana strategi mereka dalam mengatasinya. Penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan. Enam pria dewasa awal penyandang tunanetra berhasil direkrut menggunakan teknik purposif dan snowball. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dan dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek mengalami kesepian akibat dari kondisi gangguan penglihatannya. Rasa rendah diri dan persepsi atas munculnya respon negatif dari orang sekitar menjadi penghalang hubungan sosial mereka, yang pada akhirnya berdampak pada kesepian. Secara umum, para subjek berusaha mengatasi kesepian dengan melakukan reevaluasi kognitif atas keterbatasan mereka dan respon orang, melakukan aktivitas sebagai pengalihan, dan aktif bertindak adaptif untuk meningkatkan kualitas hubungan sosial.
A Feminist Stylistic Analysis of Ava Max’s “Kings & Queens” Audrey, Nazzaura Kayla; Syafiq, Muhammad; Ginting, Grace Chelvia; Rangkuti, Rahmadsyah
Journal of Language Intelligence and Culture Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Language Intelligence and Culture
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jlic.v8i1.659

Abstract

This research investigates the linguistic construction of feminist meanings in Ava Max's song "Kings & Queens," focusing on the restricted relevance of Sara Mills' feminist stylistics to current popular music lyrics. Instead of viewing empowerment as a thematic result, the research examines how particular linguistic selections convey gendered roles and power dynamics. Employing a descriptive qualitative method, the analysis implements Sara Mills' framework at three tiers: (1) word choice (e.g., gender-specific nouns and judgmental terms), (2) syntactic arrangements (e.g., distribution of agency and modality), and (3) discourse structures (e.g., placement of voice and intended audience). The results suggest that empowerment in the song is not only claimed but built through a deliberate redistribution of agency, with female references taking on roles usually designated for male authority. Moreover, metaphorical frameworks like monarchy ("queen," "throne") serve as both representations of authority and as rhetorical instruments that subvert traditional gender hierarchies. At the discourse level, the lyrics depict women as both narrators and collective subjects, thus complicating the binary of subject/object representation outlined in Mills' model. These findings indicate that modern pop lyrics can reshape feminist stylistic patterns by merging personal agency with group identity. The research enhances theoretical understanding by broadening feminist stylistics beyond conventional literary works and showing how popular music conversations address gender using complex linguistic techniques instead of explicit ideological assertions.
Co-Authors Abdillah, Muhammad Torieq Achmad Jafar Al Kadafi, Achmad Jafar Addi, Mitra Binti Mohd Adelia Eka Suryani Adelia Eka Suryani, Adelia Eka Agam, Beryaldi Agung Maulana, M Aida Lydia Al Falah, Mu'minuun Dzikri Alamudi, Ichwan Ahnaz Alfaniza, Izzat Muhammad Alif Fathur Rahman Alif Fathur Rahman, Alif Fathur Ana Ratna Wati, Dwi ANDI MAULANA MALIK ARDYLES, JOHNY Ari Saputra, Ari ARIFANI, DEVIRA Arisman Arisman Ary Yunita Anggraeni Audrey, Nazzaura Kayla Aziz Awaludin Aziz Wahyu Dewanata Bulano, Lassram CHANDRA TRI RUKMINI CHYNTIA NARASWARI, CLARA Cindy Getah Trisna June CLARA CHYNTIA NARASWARI Czeresna Heriawan Soejono Damajanti Kusuma Dewi, Damajanti Kusuma Damar Prakoso Daneswara Jauhari, Daneswara Dara Jois Lucky Lintang Laksana Darma Sari Lubis Demina Demina DESI NURWIDAWATI DESTRITANTI, RESI DEVIRA ARIFANI Dian Dana Ramadhan Dian Surya Ayu Fatmawati Dwi Angreni Darwis DWI PUTRI ASTUTIK E. Mujaddid Ega N. P. Y, Syachrah EKAWATI SRI WAHYU NINGSIH Ella Andanie Ely Indah Puspitasari Ema Septiana Ema Septiana, Ema Endah Puspitosarie Eri Wijanarko Eri Wijanarko, Eri Ervina Ervina Fauzan, Khizna Kholiq FIFI KARUNIA Firdausy, A'yun Amalia Fitriyandi Fransisca Maria Suhartati Ginting, Grace Chelvia Haikal Tunisi, Muhammad Haiyin Alfinnadiya Arsih Harahap, Hesti Mardiana harun, nurlaila Herlini Puspika Sari Hermien Laksmiwati Hidayah, Nila Ika Kurnia Sofiani Ikhwan Rinaldi Imam Cholissodin Indra Setiawan Inneke Rizky Widowati Ira Darmawanti Ira Darmawanti Irusmaini JASMINEAE PUTRI JUSRIFA SETYONINGRUM Jefri Setyawan JOHNY ARDYLES Juliani KARUNIA, FIFI Khojanah Hasan Kurniati Abidin, Kurniati Lailil Muflikhah Lona, Efni Yuher Lucky, Daniel Luqyana, Wanda Athira M. Arsyad, M. Mahdiyana, Rima Mahendra Adi Tyawardana Marcellus Simadibrata K Marina Berlian Sarah Djami MAULANA MALIK, ANDI Meita Santi Budiani Merdekawati, Dewi Miftakhul Jannah MIFTAKHUL JANNAH Ming, Eileen Su Lee Mohammad, Nurhidayat Mudia Hawa Nur Muhamad Aji Purwanto Muhammad Fazli Muntaqo, Arif Murdani Abdullah Murdani Abdullah Muthia Noor Hikmah Muthia Noor Hikmah, Muthia Noor N, Nadila Mudea Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Nia Muliana Saputra Niva Fadhila Nofita Tahmer Norwaizi, Ari Noviani Putri Sugihartanti nugraha, Dhimas Setya Nurchayati Nurchayati Nurgahayu Nuril Nofiya Sari Nurizzatul Maula Nurul Fatimah Yunita Nurullita Azzahra Pambudi Yuwono Pengki Mulyanto PRAKOSO, DAMAR Pratiwi Cahyaningrum Puteri Qurrota Ayyunin Maulidhea PUTRI ASTUTIK, DWI PUTRI JUSRIFA SETYONINGRUM, JASMINEAE Putri Nilasari, Nurhasanah RAMADHANI, Sri Ridma Rangkuti, Rahmadsyah Rasti Sindu Swestilangen Ratna Yuli Kartika Sari RESI DESTRITANTI Ria Mei Andi Pratiwi Ria Mei Andi Pratiwi, Ria Mei Andi Ridwan Rika Lestari Hasibuan Riliani, Marisa Riza Noviana Khoirunnisa Robby Putra Dwi Lesmana Rohmat Setiawan Safika Ratna Sari Sakinatun Baity, Nur Sakti Susilawati Sakti Susilawati, Sakti Saputra, Iwan Satiningsih Silvia Hayati Siti Ina Savira, Siti Ina SRI WAHYU NINGSIH, EKAWATI Stanislaus, Surip Swestilangen, Rasti Sindu Syamsul Bahri TAMSIL MUIS Tantilia, Erma TRI RUKMINI, CHANDRA Trisna June, Cindy Getah Uswatun Hasanah Verdiyanata, Jimmi Febri Vivit Fitriyanti Waluyo, Gatot Hadi Wardoyo, Elizabeth Yasmine Wibawa, Mochamad Yoga Adi Widya Hadi Pratiwi Winarto, Trijuli Wisudawan, Hasbi Nur Prasetyo Yuselin, Nensi Zaenuddin Zaenuddin Zakiyyah, Rizka Husnun