Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN METODE DEMONSTRASI DI SEKOLAH DASAR Hendri, Joni; Syukri, M.; Sabri, Tahmid
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk memperbaiki kualitas praktek pembelajaran IPA melalui peningkatan aktifitas belajar siswa dikelas V Sekolah Dasar Negeri 001 Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Terdapat peningkatan dari aktifitas belajar siswa awalnya 22% pada siklus I meningkat menjadi 40,5%. Di siklus II aktifitas belajar siswa menjadi 68%.  kemudian menjadi 75% pada siklus III. Telah terjadi peningkatan aktifitas dalam pembelajaran IPA. Selisih peningkatan pada siklus I dan siklus II sebesar 27,5%. Kemudian pada siklus II ke siklus III terjadi kenaikan hingga 7% dengan demikian pencapaian rata – rata aktifitas belajar siswa pada silus I dan siklus II tergolong tinggi dibandingkan pada siklus III yang dapat dikategorikan rendah.   Kata Kunci : Aktifitas belajar, Metode demonstrasi, IPA   Abstract : The purpose of this research in general is to improve this quality of science teaching practices though enchanced student learning activities in class V 001 public elementary school district, the district Tambelan Bintan. The method used is descriptipe methode. There is an in crease in student learning activities 22% of its initial I cycle increased to 40,5% in the second cycle of learning activities of student to 68% and then became 75% in the third cycle. After briefly unsettiled IPA increased activity in learning the differece between. The increase in cycle I and cycle II of 27,5%. Late in the cycle II to cycle III increased to 7%. This the averange achivement of students learning activities in cycle 1 and II are high compared with the cycle in category III which can be low.   Keyword : Learning activities, Method of demonstration, IPA
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAKTEK SHALAT MELALUI METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210182), Yuliana; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran yang dilakukan guru dalam rangka meningkatkan kemampuan anak dalam melakukan praktek shalat melalui metode demonstrsi dengan bantuan media gambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al-Ikhwah Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan bentuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, siklus I sebanyak 3 kali pertemuan siklus II sebanyak 2 kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan praktek shalat anak pada siklus I sebanyak 40% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80%. Sesuai hasil penelitian dapat diberikan saran sebagai berikut: 1) Guru hendaknya menggunakan metode demonstrasi dengan bantuan media gambar dalam pembelajaran shalat. 2) Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran  khususnya dalam meningkatkan kemampuan praktek shalat. 3) Guru diharapkan dapat mengembangkan semua aspek pembelajaran dan bukan pada aspek tertentu saja. 4) Guru diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan tentang dunia PAUD agar dapat meningkatkan serta mengembangkan kegiatan pembelajaran. Kata Kunci : Praktek Shalat, Metode Demonstrasi, Media gambar  Abstract: This study aims to improve teacher learning is done in order to improve children's ability to perform the prayer practice through demonstrsi method with the help of media images on children aged 5-6 years in kindergarten Islam Al-Ikhwah Pontianak.This study used a descriptive method and form of action research conducted by 2 cycles, the first cycle 3 times as much as the second cycle meeting 2 meetings.Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The results of this study concluded that an increase in children's ability to practice prayers on the first cycle by 40% while in the second cycle increased to 80%.  As per the results of the study can be given suggestions as follows: 1) The teacher should use the method of demonstration with the help of media images in prayer learning. 2) The teacher must be creative and innovative in managing learning, especially in improving the ability of the practice of prayer. 3) Teachers are expected to develop all aspects of learning and not on a particular aspect. 4) Teachers are expected to keep abreast of developments on the world of early childhood education in order to improve and develop learning activities. Keywords: prayer practice, method demonstration, media images.
PENINGKATAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210181), Yuliana; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa sehingga kita tidak tertinggal dari bangsa maju lainnya. Masa usia dini merupakan masa peletak dasar atau pondasi awal bagi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Untuk itu, agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal, maka dibutuhkan situasi dan kondisi yang kondusif pada saat memberikan stimulasi dan upaya pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Masa awal anak-anak sering disebut sebagai tahap bermain, karena dalam periode ini hampir semua permainan menggunakan mainan. Adapun dalam memperoleh data untuk mengetahui keberhasilan pada indikator diberikan : 1. Anak dikatakan belum berkembang (BB) apabila nilai yang dipe-rolehnya 0%-25%. 2. Anak dikatakan mulai berkembang (MB) apabila nilai yang diperolehnya 25,1%-50%. 3. Anak dikatakan berkembang sesuai harapan (BSH) apabila nilai yang diperolehnya 50,1%-75%. 4. Anak dikatakan berkembang sangat baik (BSB) apabila nilai yang diperolehnya 75,1%-100% Kata Kunci: Bentuk Geometri, Metode, Demonstrasi Abstract : Education aims to improve the intelligence of the nation so that we do not lag behind other developed nations . Early childhood is the foundation stone of the future or the beginning foundation for further growth and development . And so, for the growth and development of children achieved optimally , it is necessary conducive circumstances at the time of stimulation and education efforts that fit the needs of the child . The beginning of children is often referred to as a stage play , because in this period almost all games using toys . As in obtaining the data to determine the success of the indicators is given : 1 . Child is not yet developed ( BB ) if the value of the trea - rolehnya 0 % -25 % . 2 . Said the child begins to develop ( MB ) if the value obtained is 25.1 % -50 % . 3 . Son said to develop according to expectations ( BSH ) if the value obtained is 50.1 % -75 % . 4 . Children's developing very well says ( BSB ) if the value obtained is 75.1 % -100 % Keywords : Shape Geometry , Methods , Demonstrations
PENINGKATAN KEMAMPUAN SAINS PEMULAAN MELALUI METODE PENGAMATAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Admayati, .; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi pengenalan sains permulaan pada anak belum optimal dilaksanakan sehingga anak masih belum dapat mengenal hewan yang ada di sekitar. Masalah yang dihadapi guru bahwa sebagian besar anak usia 4-5 tahun belum memahami tentang sains permulaan dengan pengenalan hewan, dari 20 (dua puluh) anak 5 (lima) anak atau 25% anak yang dapat memahami materi sains permulaan. Subjek penelitian adalah guru yang berjumlah 1 orang dananak yang berjumlah 20 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: Perencanaan pembelajaran pengenalan hewan melalui metode pengamatan dapat meningkatkan kemampuan sains permulaan pembelajaran yang dilakukan guru.  Peningkatan sains permulaan setelah dilakukan pembelajaran pengenalan hewan melalui metode pengamatan antara lain Anak mengenal hewan dengan habitatnya sebesar 80%, anak mengenal hewan dengan makanannya sebesar 75%, Anak mengenal hewan dengan induknya sebesar 75%.. Kata Kunci: Sains Permulaan, Metode Pengamatan. Abstract: The background of this research is the introduction of science beginning in children have not been optimally implemented so that the child is still not able to get to know the animals that are around. The problem faced by teachers that the majority of children aged 4-5 years do not understand about science beginning with the introduction of animals, from 20 (twenty) children 5 (five) children or 25% of children who can understand the material science starters. Subjects were teachers who numbered 1 person dananak numbering 20 children. Based on the research that has been done and with the results obtained after performed the data analysis, generally can be concluded that: Planning the introduction of animal learning through observation method can improve the ability of learning undertaken beginning science teachers. Improved science starters after the introduction of animal learning through observation methods include Children learning about animals in their habitats by 80%, the child to know the animals with food by 75%, the Child familiar with the parent animals by 75%. Keyword : Science Starters, Methods of Observation.
ANALISIS PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK Rosari, Reni; Syukri, M.; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta hambatan yang dihadapi guru dalam pembelajaran mengembangkan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di TK Bina Empat Lima II Pontianak Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftip dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 orang guru yaitu guru kelas dan guru pendamping serta anak kelompok B2. Dari hasil penelitian bahwa pembelajaran pengembangan motorik halus guru cenderung mengacu pada Permendiknas No. 58 Tahun 2009 dan sudah diterapkan dengan baik. Dalam pembelajaran pengembangan motorik halus pada anak guru menggunakan metode dan media. Metode yang digunakan guru adalah metode tanya jawab, metode ceramah, metode pemberian tugas dan metode praktek langsung. Selain metode guru juga menggunakan media, media yang digunakan guru yaitu media yang dibuat sendiri atau sudah disediakan di TK. Selain itu juga hambatan yang dihadapi oleh guru yaitu pada minggu dan bulan pertama tahun ajaran anak belum mampu mengikuti kegiatan pembelajaran serta anak belum mempunyai pengalaman belajar di kelas B kelompok usia 5-6 tahun.   Kata kunci: Pembelajaran, Pengembangan, Motorik Halus. Abstract: This study aimed to describe the planning, implementation, evaluation, as well as the barriers faced by teachers in learning to develop fine motor skills in children aged 5-6 years in kindergarten Bina Four Five II Pontianak West. This study uses a qualitative approach deskriftip research. The subjects were 2 teachers, classroom teachers and assistant teachers and children in group B2. From the research that learning fine motor development of teachers tend to refer to Permendiknas 58 in 2009 and has been implemented well. In learning fine motor development in children of teachers using methods and media. The method used by the teacher is a question and answer method, the lecture method, the method of administration tasks and methods of direct practice. In addition to the methods teachers use the media, the media used is a media teacher made or already provided in kindergarten. In addition, weeks and months of the school year children to follow the learning activities as well as the child has not had the experience of learning in class B age group of 5-6 years. Keywords: Learning, Development, Fine motor skills.
STRATEGI GURU MENUMBUHKAN KEBERANIAN BERTANYA USIA 5-6 TAHUN DI TK DAARUL JANNAH PONTIANAK TIMUR Suryani, Esih; Syukri, M.; Usman, Andy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan guru dalam menumbuhkan keberanian bertanya pada anak usia 5-6 tahun di TK Daarul Jannah Pontianak Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan anak TK Daarul Jannah Pontianak Timur. Dalam merencanakan strategi pembelajaran guru berpedoman pada Kurikulum PERMEN No. 58 Tahun 2009, RKM, dan buku pilar Karakter. Cara guru menstimulus anak untuk berani bertanya adalah menggunakan model acak dengan kartu huruf bergambar. Respon guru terhadap pertanyaan anak adalah dengan cara memberi kesempatan kepada anak untuk berpikir sebelum mengajukan pertanyaan. Faktor pendukung strategi guru menumbuhkan keberanian anak adalah penggunaan media yang digunakan meransang anak untuk berani bertanya. Faktor penghambat strategi guru menumbuhkan keberanian bertanya anak adalah anak kurang respon terhadap guru. Kata kunci : Strategi, Guru, Keberanian Bertanya Abstrak : This study aimed to describe the instructional strategies that teachers do in growing the courage to ask in children aged 5-6 years in kindergarten Daarul Jannah East Pontianak. The research method used is a qualitative method of research subjects are kindergarten teachers and child Daarul Jannah East Pontianak. Teachers in planning instructional strategies based on the curriculum PERMEN No.. 58 In 2009, RKM, and the pillars of Character book. How to stimulate the child's teacher for daring to ask is use a random picture with letter cards. Response to the teacher's question is to give an opportunity to children to think before asking questions. Factors supporting teachers strategies cultivate courage children is the use of media that is used to stimulate the children dared to ask. Factors inhibiting teachers' strategies to grow the courage to ask the child is younger than the response to the teacher. Keywords: Strategy, Teachers, Courageinquiry
PENINGKATAN PERCAYA DIRI MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK Kuswati, .; Syukri, M.; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan percaya diri anak melalui metode bercerita pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 02 Ketapang. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode bercerita. Subjek penelitian satu guru dan anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 10 orang. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tingkat persentase aktivitas peningkatan percaya diri anak dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru sebesar 60%, dan kemampuan anak mengulang cerita yang telah diceritakan guru sebesar 70%. Kedua indikator menunjukkan kriteria baik karena memiliki rata-rata 65% Kata Kunci: percaya diri, metode bercerita, dan anak usia 4-5 tahun. Abstract: This study aimed to describe the increase in confidence of children through storytelling in children aged 4-5 years in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal 02 Ketapang. This research is a form of action research using the method of storytelling. Research subjects of the teachers and children aged 4-5 years who totaled 10 people. Results of analysis of the data showed that the percentage rate increase in activity in the child's confidence about the task of teachers by 60%, and the child's ability to repeat a story that has been told of teachers by 70%. Both indicators showed good criterion because it has an average of 65% Keywords: confident, storytelling, and children aged 4-5 years.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL SURAH PENDEK DENGAN METODE DRILL PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Silawati, Lena; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak: Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan menghafal surah pendek dengan metode drill .pada anak usia 4-5 tahun di RA Al-Ikhlas Kabupaten Kubu Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan anak dalam menghafal surah pendek dengan penggunaan metode drill.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Sedangkan metode yang digunakan yakni metode deskriptif. Subjek penelitian  adalah anak yang berjumlah 22 orang, 14 anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Hasil yang diperoleh dari siklus 1 terutama nilai  yang berkembang sangat baik untuk menghafal dengan memperhatikan makhrajnya adalah 11 orang anak (50%), dan  untuk menghafal harus dengan tartilnya adalah 13 orang anak (59,1%). Pada siklus 2 kemampuan anak membaca surah pendek harus memperhatikan makhrajnya, terutama yang berkembang sangat baik adalah 15 orang anak (68,2%) dan anak menghafal harus dengan tartil yang berkembag sangat baik adalah 15 orang anak (68,2%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan metode dill dapat meningkatkan kemampuan anak menghafal surah pendek. Kata Kunci: Surah Pendek, Metode Drill. Abstract:Issues addressed in this study is how to improve the ability to memorize the short chapters with drill method .In children aged 4-5 years in RA Al-Ikhlas Kubu Raya. The purpose of this study was to determine the ability of a child to memorize the short chapters with the use of drill method. This study uses classroom action research. While the methods used the descriptive method. The research subject is a child who was 22 people, 14 boys and 8 girls. The results obtained from the first cycle, especially developing excellent value with regard to memorize makhrajnya are 11 children (50%), and to memorize should tartilnya is 13 children (59.1%). In cycle 2 children's ability to read short chapters should pay attention makhrajnya, especially growing very well are 15 children (68.2%) and children must memorize with excellent berkembag tartil which is 15 children (68.2%). It can be concluded that the implementation of learning with dill method can improve a child's ability to memorize the short chapters. Keyword :Surah Short, Method Drill.
MANAJEMEN BUDAYA MUTU DI SEKOLAH KEBANGSAAN MALAYSIA (Studi Kasus di Sekolah Kebangsaan Paon Temaga Lundu Malaysia) yarso, Hasminuddin; Syukri, M.; Sukmawati, Sukmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of the research was to obtain deep information on the strategy of quality culture management in Paon Temaga National School Malaysia and got Excellent Cluster predicate in the border area of Indonesia - Malaysia. This research used descriptive method and qualitative approach with a case study design. The data sources were the headmaster, teachers, the chair of parents-teacher association (PIBG), and parents. The data were collected through deep interview, non participant observation, and document study. The data analysis was done through three phases namely data reduction, data validation, and data verification. The grand theory used as the basis for this research were theory of Yoseph Juran, Deming (1982), Crosby and Ishikawa, theory of organizational climate and culture by Gamage & Pang (2003), theory of total quality management by Sallis (2012), and also supported by theory of  developing visionary leadership by Hidayah N (2014), theory of school parenting in elementary school or school-based involvement (Hill & Taylor, 2004) and brain-based learning (i-Think) by Erick Jensen (2008). Based on the analysis, it can be concluded that quality culture management in Paon Temaga National School Malaysia started from developing School Parenting and i-Think as the leading program until they get the predicate of excellent cluster school at national rank. Implementation of school parenting and i-Think with high discipline and spirit of teamwork has brought a significant change on the effectiveness of school quality culture.  Keywords: School Parenting, I-Think, Quality Culture
PROFIL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Ayub, Urai M.; ,, Wahyudi; Syukri, M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aim to description about the profile of principal's leadership in decision-making with respect to the implementation of the School-Based Management (MBS) in Madrasah Aliyah Al-Mizan Balai Karangan includes profiles of Principal’s leadership, decision-making steps, and the implementation of school-based management. This research used the qualitative approach by case study desain. Research location is Madrasah Aliyah Al-Mizan Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau West Borneo Province. Data Source in this research are foundation board, a principal, teachers and students of Madrasah Aliyah Al-Mizan Balai Karangan. Data obtained by interview, observation of non participle and documentation. Data was analysed by three activity, that are reducing, presentation, and verification. The results of the analysis of data obtained conclusions that  leadership profile of Madrasah Aliyah Al-Mizan Center includes the transformation vision and mission and goals of the school, gave a briefing assignments, and motivate teachers and staff to carry out the duties and functions of each. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kepemimpinan kepala sekolah dalam pengambilan keputusan sehubungan dengan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di Madrasah Aliyah  Al- Mizan Balai Karangan meliputi profil kepemimpinan kepala sekolah, langkah pengambilan keputusan, dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian adalah Madrasah Aliyah Al- Mizan Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pengurus Yayasan, Kepala sekolah, guru, dan siswa Madrasah Aliyah Al- Mizan Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi non partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui 3 alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Profil kepemimpinan kepala Madrasah Aliyah Al- Mizan Balai Karangan meliputi transformasi Visi dan Misi serta tujuan sekolah, memberikan pengarahan penugasan, dan memotivasi guru dan staf agar melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Kata Kunci: Pengambilan keputusan, Manajemen Berbasis Sekolah
Co-Authors (F54010008), Mariati . Baharti . Kuswati, . . Mukhlasin, . . Yuliana A. Halim Abdul Kholik Admayati, . Ahmad Zaini Ahmadi F22210041 Aini, Eva Alhabsyi, Zulfi Farhan Amirudin F22210020 Amrazi Zakso Andi Usman Andy Usman Annisa Amalia Ayu Wulandari Ayub, Urai M. Busri Endang Chiang, Miky Debora, Veronika Narulita Desni Yuniarni Desti Nuzullianti F22209012 Dewanty Tandayu Dian Miranda Eka Supriatna Elanda, Kiki Ema Ambarsari Esih Suryani Etty Fitriawati evendi, evendi Fadillah, Gina Faisol Halida . Halida Halida Heppi Fitri Yenni, Heppi Fitri Herculanus Bahari Sindju Hermansyah Iftiza, Fachria Ira Herlina Irmayani, Sri Jam Jami F22210021 Joni Hendri Jumiati Jumiati Kaswari . kumend.K, Odorius Rhonad L. Halim Linarsih, Andini Lisdayanti, Resty Lukita, Yenni Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim M Chiar M. Chiar Marmawi R . Martacipta, Meideti Martono , Masluyah Suib Masluyah, . Mohtar, L. E. Mortisari, Yuni Muhamad Ali Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muslimah (F54210032) Mustamiroh, Mustamiroh Narsi (F54010014) Nerlia Nastaria Simarmata Ngutini, Ngutini Nina Mardiana (F01108057) Nopriantini NIM F 22211044 Nur Rahmah Rafida, Alifa Ihfazna Rosmedi, Dudi Silawati, Lena Siti Nurhasanah Soewarno, S. Sri Devi, Sri Sri Nuryani, Sri Sri Prabasari, Ignatia Eni Sukmawati Sukmawati Suprapti F24111008 Suria, . Sutarmanto . Syahwani Umar Syamsul Arifin Syarif Yakop Tahmid Sabri Tarmudi, Muh Teti Yustati Tomo Djudin tri wahyuni Unsrini . Usman Radiana Valentina Valentina, Valentina Wahyudi , Wahyudi . Wahyudi Wahyudi Wiretno, Indro yarso, Hasminuddin Yoga, Yoga Yuline . Yundari, Yundari Yundya Ullan Cemerlang Yusrizal Yusrizal