Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Insulin dan Tren Berdasarkan Jenis Kelamin pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di RS Islam Faisal: Insulin Use and Gender Based Trends in Type 2 Diabetes Mellitus Outpatients at Faisal Islamic Hospital Tuloli, Teti Sutriyati; Paneo, Mohamad Aprianto; Palowa, Mohamad Tahir; Abdulkadir, Widi Susanti; Makkulawu, Andi
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 26 No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v26i1.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola penggunaan insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar selama periode Februari hingga April 2025. Metode yang digunakan adalah desain observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan metode retrospektif, dengan data yang diperoleh dari laporan penggunaan insulin di DEPO rawat inap dan rawat jalan selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan insulin Sansulin Rapid pada bulan Februari tercatat 43,75% pada laki-laki dan 56,25% pada perempuan, dengan peningkatan pada bulan Maret dan April (80% pada perempuan dan 20% pada laki-laki). Penggunaan Sansulin Log-G pada Februari adalah 35,29% untuk laki-laki dan 64,71% untuk perempuan, dengan persentase yang lebih seimbang pada bulan Maret dan April (42,85% laki-laki dan 57,15% perempuan). Uji one-sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antar bulan (p < 0,001), mengindikasikan adanya variasi penggunaan insulin yang signifikan. Kesimpulannya, penggunaan insulin di RS Islam Faisal Makassar didominasi oleh pasien perempuan, dengan jenis insulin yang lebih sering digunakan adalah Sansulin Log-G. Penggunaan insulin tertinggi terjadi pada bulan Februari, menurun pada Maret, dan sedikit meningkat pada April, menunjukkan pola yang rasional dan adaptif dalam terapi insulin, meskipun diperlukan evaluasi lanjutan terhadap efektivitas terapi untuk mencapai kontrol glikemik yang optimal.
The Effect of Centrifugation Test on the Physical Stability of Nanoemulsion Containing a Combination of Poloxamer 407, Tween 80, PEG 400, and DMSO A. Unga, Rani Orelia; Tuloli, Teti Sutriyati; Paneo, Mohamad Aprianto; Aman, La Ode; Mustapa, Mohamad Adam
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v3i1.272

Abstract

The development of nanoemulsion-based drug delivery systems has gained significant attention due to their ability to enhance drug solubility, stability, and therapeutic effectiveness. Optimizing the combination of surfactants, co-surfactants, and penetration enhancers is essential to produce a kinetically stable nanoemulsion system. This study aimed to formulate and evaluate the physical stability of nanoemulsions prepared using Tween 80, PEG 400, Poloxamer 407, and dimethyl sulfoxide (DMSO), and to determine the optimal formulation based on physicochemical characteristics and accelerated stability testing. Four nanoemulsion formulations (F1–F4) were prepared with varying concentrations of surfactant and co-surfactant. The formulations were evaluated for organoleptic properties, emulsion type, pH, viscosity, and physical stability using a centrifugation test at speeds up to 8000 rpm to detect phase separation, flocculation, or coalescence. The results showed that all formulations were classified as oil-in-water (o/w) nanoemulsions. No phase separation was observed after centrifugation, indicating good physical stability. However, F1 and F2 appeared turbid, whereas F3 and F4 demonstrated better clarity and overall stability. The pH values ranged from 6.6 to 7.4, which are acceptable for topical application, and viscosity values ranged from 405 to 427 cPs, indicating suitable rheological properties for topical use. In conclusion, the combination of Tween 80, PEG 400, Poloxamer 407, and DMSO successfully produced a kinetically stable nanoemulsion system. Among the tested formulations, F3 and F4 exhibited the most optimal characteristics and show strong potential for further development in pharmaceutical nanoemulsion formulations.
Analisis Perbandingan Biaya Riil Dan Tarif INA-CBG’S Pada Pasien Tuberkulosis Di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato Tahun 2025 Lamalani, Alia Nur; Madania, Madania; Rasdianah, Nur Rasdianah; Tuloli, Teti Sutriyati; Makkulawu, Andi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8138

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak terhadap pembiayaan pelayanan kesehatan. Penerapan sistem pembayaran Indonesian Case-Based Groups (INA-CBG’s) bertujuan untuk mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi pembiayaan. Namun, perbedaan antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s berpotensi memengaruhi keberlanjutan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perbedaan biaya riil dengan tarif INA-CBG’s pada pasien tuberkulosis rawat inap di RSUD Tombulilato tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder pasien TB rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sampel sebanyak 137 pasien yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan kelengkapan data rekam medis dan data klaim INA-CBG’s. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat total, rata-rata, dan selisih biaya, serta secara analitik menggunakan uji Wilcoxon melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 137 pasien TB rawat inap, sebanyak 113 kasus mengalami surplus dan 24 kasus mengalami defisit. Total biaya riil pelayanan sebesar Rp393.843.856, sedangkan total tarif INA-CBG’s mencapai Rp572.612.100, sehingga terdapat selisih positif sebesar Rp179.438.533. Secara keseluruhan, nilai klaim INA-CBG’s lebih tinggi dibandingkan biaya riil yang dikeluarkan rumah sakit. Berdasarkan uji Wilcoxon terdapat perbedaan yang bermakna antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s (p
Formulation and Antioxidant Activity Test of Emulgel Extract of Guava (Psidium Guajava Linn.) Using DPPH (2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl) Methods Thomas, Nurain; Paneo, Mohamad Aprianto; Tuloli, Teti Sutriyati; Ayuhastuti, Angreni; Arifin, Lutfia Nurfadila
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v3i1.291

Abstract

Plants that have the potential to contain antioxidants are guava leaves (Psidium guajava Linn.) which contain one of the compounds, flavonoids, which have antioxidant activity that can reduce free radicals. Emulgel has advantages such as thixotropic, easy to spread, easy to clean, does not leave stains, durable and can be a delivery system for hydrophobic and hydrophilic substances. This study aims to formulate guava leaf extract emulgel and determine antioxidant activity using DPPH method. This research began with guava leaf extraction and base optimization with varying concentrations of stearic acid as an emulsifier consisting of F1 8%, F2 10% and F3 12%. The base that meets the requirements of good physical stability is F2. F2 base was made into emulgel preparations with 3 variations of guava leaf extract concentration, namely F2a 1%, F2b 2% and F2b 3%. The three formulas were tested for physical stability including organoleptic test, emulsion type, pH test, spreadability, adhesiveness, viscosity test, and freeze thaw test as well as antioxidant activity test with DPPH method. The results of the physical stability test showed that the preparations F2a, F2b and F2c met the requirements. The IC50 value in each formulation has a different antioxidant activity value. F2a formulation is 123.59 ppm and F2b is 107.08 ppm which is classified as moderate antioxidant activity, while F2c is 61.74 ppm which is classified as strong antioxidant activity. Guava leaf extract emulgel formula, especially the second formula (F2c), has great potential to be considered by the pharmaceutical industry to be developed into antioxidant products because the results of the evaluation that have been carried out meet the requirements in terms of physical evaluation and potential antioxidant strong.
Co-Authors A. Unga, Rani Orelia Abdulkadir, Widi Susanti Adam Mustapa, Muhammad AinunSusanto, Iffanda Nur Akuba, Juliyanti Alamri, fahira rais Alamri, Mutia Andi Makkulawu Anggai, Rifka Anggraini Anggraini, Diva Nur Ariani H. Hutuba Arifin, Lutfia Nurfadila Asriana Basrudin Asriastuti, Andi Nabirah Ayuhastuti, Angreni Bakululu, Lesmiyati bangol, asnia asnia Cecy Rahma Karim Datu, Novanza L.M.N Datu, Yunita Devie Ariany Daud Divia Handayani Mudjidu Djayadi Azis Djuarno, Endah Nurrohwintah dwi pratiwi, susi Endah Nurrohwinta Djuwarno Ervan Djafar Evania P. Tuli Fachriany, Chindy Fika Nuzul Ramadhani Gubali, Derina Dwifrila Ridhani Hamzah, Alifiah Ramawaty Hidayat Ahmad Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Igirisa, Fitriwiah Indah Pramesty Gobel Indriatawati, Jihan Julianti, Natasya Melly Julianty Akuba Jumantrin, Nur Fitriah Kadullah, Siti Fauziah Kahar, Putri Kartika Adhilia Kujiman, Kerin Vivian La Ode Aman Lairi, Nurain Lamalani, Alia Nur LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. M. Tantu, Nurtirsya Aprilyani Madania Madania . Madania, Madania Madania, Madania Maghfiroh, Adinda Nur Mahdalena Sy Pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Margaretha Solang MAYANG, NURUL HANDAYANTI Moh. Rivai Nakoe Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhammad Taupik Multiani S Latif Musawir, Sadam Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nurain Abdullah Nurchamidin Gobel Nurkamiden, Sri Devi Maharani Otoluwa, Siti Zahra Pakaya, Adela pakaya, Handriansyah Pakaya, Lutfiah Pakaya, Nikmasari Palowa, Mohamad Tahir Papeo, Dizky Ramadani Putr Papeo, Dizky Ramadani Putri Paputunngan, Mitha Puhi, Melly Agustin Is Puluhulawa, Lisa Efriani Rahmayani, Siti Farah Rasdiana, Nur Rasdianah, Nur Rasdianah Rauf, Shalwa Azahrah Reski Manno, Mohamad Robert Tungadi Rombe, Nensy Toban Sapiun, Zulfiayu Sarinah Basri K Selong, Siti Ruwaida D. Siti Marhamah, Siti Siti Rakhmatia Paramita Th. Kum Sumaga, Khairunnisa Alya Sunarto Kadir Suswanti Thomas , Nur Ain Tolulu, Sri Noviani Tri Bella Angraini Suwandi Usuli, Tirta Chanisa Vivien Novarina Kasim Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Yahya, Fiantika Ambadar Yusuf, Wahyuni Adrian Zulkifli B. Pomalango