p-Index From 2021 - 2026
11.054
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal Pendidikan Bahasa Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender KEMBARA ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SASINDO KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Pedagogy and Teacher Education Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Skripta CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Komunitas Bahasa Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Widyaparwa Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Indonesia Sosial Sains IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Ragam Pengabdian JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN MISSIO Jurnal Pendidikan Guru Profesional Sawerigading Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Dimensi Mandiri Tokoh Utama Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata serta Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra Elisa Raudlatul Masfufah; Nazla Maharani Umaya
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 13 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v13i1.4519

Abstract

This study is motivated by the importance of integrating character values into literature learning to support the development of the Pancasila Student Profile in schools. One of the key dimensions to be fostered is student independence. The purpose of this research is to describe the dimension of independence which includes self-awareness and self-regulation as reflected in the main characters of Andrea Hirata’s novel Guru Aini, and to examine its relevance to literature learning in schools. This study employs a descriptive qualitative method with a content analysis approach. The data were collected from excerpts in the novel that depict the independent traits of the characters Desi and Aini. Data collection techniques included intensive reading, note-taking, and coding, followed by analysis based on the indicators of the independence dimension outlined in the Pancasila Student Profile. The results show that the characters Desi and Aini embody the independence dimension through self-awareness, as demonstrated by their ability to reflect and recognize their own strengths and limitations. Their self-regulation is reflected in their discipline, initiative, emotional management, and resilience in facing challenges. In conclusion, the independence dimension portrayed by the main characters in Guru Aini is highly relevant as a literary teaching material in schools, particularly for strengthening students’ character in a contextual and meaningful way.
Representasi Lingkungan dalam Cerita Rakyat di Jawa Tengah Prahasita, Naratungga Indit; Asropah, Asropah; Umaya, Nazla Maharani
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1332

Abstract

This study examines the representation of the environment in Central Javanese folktales using an ecocritical approach. The research aims to identify and describe the manifestations of environmental issues and the accompanying local environmental wisdom reflected in these tales. A qualitative method with descriptive analysis was applied to selected folktale texts using purposive sampling. The data, consisting of words, phrases, and sentences, was analyzed utilizing Greg Garrard’s ecocritical framework, while also considering aspects of environmental wisdom. The findings reveal that Central Javanese folktales are rich in representations of environmental issues, including pollution, deforestation, drought, and animal exploitation. The local wisdom of the Javanese people is evident in life values, myths, and traditions, reflecting a harmonious relationship between humans and nature. Consequently, these folktales serve as a valuable source of environmental knowledge and wisdom. AbstrakPenelitian ini mengkaji representasi lingkungan dalam dongeng Jawa Tengah melalui pendekatan ekokritik. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi manifestasi isu lingkungan dan kearifan lingkungan lokal yang tercermin dalam dongeng tersebut. Metode kualitatif dengan analisis deskriptif diterapkan pada teks-teks dongeng terpilih (purposive sampling). Analisis data, berupa kata, frasa, dan kalimat, menggunakan kerangka ekokritik Greg Garrard, dengan fokus pada aspek kearifan lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa dongeng Jawa Tengah kaya akan representasi isu lingkungan seperti polusi, deforestasi, kekeringan, dan eksploitasi hewan. Selain itu, ditemukan kearifan lokal masyarakat Jawa yang termanifestasi dalam nilai-nilai, mitos, dan tradisi, mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Kesimpulannya, dongeng-dongeng ini berfungsi sebagai sumber penting pengetahuan dan kearifan lingkungan.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL ANTARES KARYA RWEINDA BERBASIS TOKOH DAN KONTRIBUSINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI TINGKAT SMA Supriyanti, Endang; Umaya, Nazla Maharani; Ripai, Ahmad
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v7i1.27990

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai pendidikan karakter dalam novel Antares serta menganalisis kontribusinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat SMA. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sastra sebagai upaya membentuk kepribadian peserta didik secara holistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang mengandung nilai pendidikan karakter. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, klasifikasi nilai karakter, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 nilai pendidikan karakter yang dominan, meliputi religius, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kepedulian sosial, serta kejujuran. Nilai karakter tersebut direpresentasikan melalui perilaku tokoh utama dan tokoh pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Antares memiliki potensi sebagai bahan ajar sastra yang mendukung penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model pembelajaran sastra berbasis karakter melalui analisis tokoh dalam karya sastra populer remaja.
Guru Perempuan dalam Pemberitaan Media Daring: Studi Kasus Melani Miryam Wamea Prihartanti, Happy Dwi; Suciati, Sri; Umaya, Nazla Maharani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35941

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi guru perempuan dalam pemberitaan media daring terkait kematian Melani Miryam Wamea di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Peristiwa tersebut memperoleh perhatian luas media dan memunculkan beragam narasi mengenai konflik, keamanan, serta pengabdian guru di wilayah dengan situasi sosial yang rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis perspektif Sara Mills, yang menitikberatkan pada penelusuran posisi subjek dan objek dalam teks serta konstruksi posisi pembaca. Data penelitian berupa sejumlah teks berita daring nasional dan lokal yang diterbitkan pada Oktober 2025 dan dianalisis melalui struktur narasi, pemilihan narasumber, serta penggunaan bahasa dalam pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung menempatkan aparat negara dan pejabat publik sebagai subjek dominan dalam wacana, sementara guru perempuan direpresentasikan sebagai objek pemberitaan. Melani Miryam Wamea lebih banyak ditampilkan sebagai korban dan simbol pengabdian, tanpa ruang yang memadai bagi suara dan pengalaman personalnya. Selain itu, pembaca dikonstruksi untuk menerima narasi resmi dan merespons peristiwa secara simpatik. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberitaan media daring belum sepenuhnya menghadirkan perspektif yang berimbang dalam merepresentasikan guru perempuan dan konteks struktural di wilayah konflik.
MODEL PENEMUAN KONSEP BERBASIS TEKS PADA PEMBELAJARAN SASTRA Nazla Maharani Umaya
Indonesian Language Education and Literature Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1292

Abstract

Salah satu materi dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah sastra. Keberhasilan pembelajaran sastra di SMP perlu ditinjau ulang, terutama di Kota Semarang, Indonesia. Pembelajaran hendaknya memenuhi kebutuhan siswa. Anak berusia 12-15 tahun memiliki karakter dominan pada unsur intelegensi, kepraktisan, kepekaan, dan sikap memilih. Penelitian ini bertujuan untuk memberi alternatif bahan ajar pada pembelajaran sastra. Penelitian ini berdesain deskriptif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, yakni analisis pada teks dan konsep model aplikasi model. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat dibuktikan bahwa pembelajaran berbasis teks dapat menjadi alternatif model pembelajaran sastra. Kelebihan bahan ajar ini adalah dapat mencapai tujuan belajar serta dapat menemukan konsep dan menentukan keputusan dalam bersikap secara sosial. Oleh karena itu, teks sastra realis dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan bahan ajar. One learning Indonesian hearts material is literary. Learning success in junior high literature should be reviewed, especially in Semarang, Indonesia. Learning should fulfill student needs. Child with 12-15 year olds have the character of a dominant element on intelligence, practicality, sensitivity, and attitude vote. This research aims to review the alternative providing learning materials with open literature. This research desaign use descriptive explanative. Data were collected through document analysis, the analysis of text and model at application concept model. Based on the analysis can be proved that the text-based learning can be an alternative become learning model literature. Excess teaching materials literature is can be achieve the learning objectives as well as can be found the concept and determine the decision hearts operating be social. So, text realist literature can be utilized as a source and teaching materials.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia: Pengembangan Bahan Ajar Teks Berita Berbasis Model IFB (Induktif- Foto -Berkata) Sadatun Wafiroh; Nazla Maharani Umaya
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.15329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar teks berita berbasis model IFB (Induktif–Foto–Berkata) guna meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa SMP. Model IFB dikembangkan sebagai respons terhadap rendahnya keterampilan menulis siswa dan penggunaan bahan ajar konvensional yang belum mengintegrasikan media visual serta aktivitas lisan secara optimal. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 3Godong, Grobogan dengan subjek penelitian siswa kelas VII B berjumlah 32 siswa yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes keterampilan menulis teks berita. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, lembar observasi, angket respons guru dan siswa, serta tes pretest–posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh skor rata-rata kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks berita dengan nilai N-gain sebesar 0,63 kategori sedang-tinggi. Dengan demikian, bahan ajar berbasis model IFB dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks berita di SMP.
Local Stories Adapted as Learning Tools Innovation of Fairy Tale for Teacher to Improve the Literacy Skills of Student in Secondary Schools Umaya, Nazla Maharani; Suwandi, Sarwiji; Budiyono, Budiyono; Andayani, Andayani
International Journal of Pedagogy and Teacher Education Vol 1, No 1 (2017): International Journal of Pedagogy and Teacher Education
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijpte.v1i1.8396

Abstract

One of the obstacles on the fairy tale of learning in secondary schools is there is not enough learning tool as an innovation. The example is found only one or two kind of teaching materials that use for learning, and only about 25% of the fairy tale text has from the local stories in each material. Student need more material than that to help them finish the study easily. The methods of research is exploratory mixed design. It's because the first sequent of this research is gathering qualitative data exploration for development, and collecting qualitative data to explain relationship found in the quantitative data (experimental result). An epic story is an object of the local stories chosen. All developed a tools consisting of a teacher guide, student books, and audiovisual. The result of this research is an increased literacy in students and the effectiveness of learning tools of the fairy tale for secondary school students. The conclusions is the study that the local story adapted as a learning tools innovation is effective to facilitate student learning and improve literacy skills better than regular tools. It can be a part of technical innovation competency development training of teachers in teaching.Except where otherwise noted, content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
NEEDS ANALYSIS OF A LOCAL-WISDOM-BASED FICTION TEXT E-MODULE FROM KENDAL FOLKTALES FOR FIFTH-GRADE ELEMENTARY STUDENTS Dewi Arum Sari; Asropah Asropah; Nazla Maharani Umaya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15 No 02 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v15i02.10164

Abstract

This study aims to analyze the need for a local-wisdom-based fiction text e-module adapted from Kendal folktales for fifth-grade elementary school students. The study is motivated by the limited integration of local cultural contexts and Kendal folktales in fiction text learning, resulting in learning activities that are not yet fully contextual, meaningful, or closely connected to students’ socio-cultural experiences. A descriptive qualitative approach supported by descriptive quantification was employed, focusing on the needs analysis stage within research and development, as commonly applied in educational needs assessment studies (Wanto et al., 2020; Okpatrioka, 2023). The research subjects consisted of fifth-grade teachers and students from two public elementary schools in Kendal Regency. Data were collected through textbook observation, teacher needs questionnaires, and student needs questionnaires. The findings indicate that the textbooks currently used have not integrated Kendal folktales or local wisdom values into fiction text learning. The needs analysis further reveals a demand for contextual fiction text teaching materials that incorporate Kendal folktales and local wisdom and are presented in digital form. The local wisdom values embedded in Kendal folktales also have the potential to strengthen students’ character, moral awareness, and religious values in alignment with the principles of Islamic education when integrated contextually into learning (Ibnu Sholeh et al., 2025; Najiyah et al., 2024). These findings affirm the need to develop a local-wisdom-based fiction text e-module to support contextual, literacy-oriented, and value-based Indonesian language learning in elementary schools. This study is limited to the needs analysis stage; therefore, future research is recommended to focus on the development, validation, and effectiveness testing of the proposed e-module.
Family Problems in Budi Wahyono's Short Stories and Their Relevance to Real Life Fajrin Dwi Artika; Harjito Harjito; Senowarsito Senowarsito; Nazla Maharani Umaya
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.51259

Abstract

This research examines family disorganization in contemporary Indonesian society through the literary lens of Budi Wahyono's short story collection, Tak Ada Sejengkal Tanah untuk Sajadah. Employing a qualitative descriptive method with a sociological approach, the study analyzes ten stories to identify prevalent family issues and their correlation with social reality. The findings reveal that communication breakdown is the predominant cause of family disorganization, appearing in 80% of the narratives. Other significant factors include shifting gender roles, infidelity, divorce, psychological disorders, economic disparities, and conflicting life perspectives. The literary depictions demonstrate a strong correspondence with actual family dynamics in Indonesia, validating literature's role as a mirror of social phenomena. The writer's background shapes the narratives, creating thematic consistency and authentic portrayals of common family conflicts. This research contributes to literary sociology by showing how fictional narratives can accurately reflect social realities. It also offers practical value for educators seeking to use literature as teaching material for understanding complex family dynamics. Furthermore, it lays a foundation for interdisciplinary research that integrates literary analysis with family counseling and social work practices, highlighting culture-specific insights into Indonesian family challenges.
Critical Discourse Analysis of Textual Dimensions in the Editorial of Derap Guru Magazine Hidayatul Khotimah; Sri Suciati; Ika Septiana; Nazla Maharani Umaya
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.51261

Abstract

Mass media plays a crucial role in shaping public perception of the teaching profession through discourse construction and representation strategies. This study analyzes the editorial discourse in Derap Guru magazine using the critical discourse analysis approach based on Norman Fairclough's theory. Data were obtained from the print edition of Derap Guru magazine published in 2024. The problem in this study concerns how the representation of teachers in the editorial column of Derap Guru magazine is examined through a critical discourse analysis study of the textual dimension. The purpose of this research is to describe the representation of teachers in Derap Guru magazine published in 2024. The research method used is a qualitative descriptive approach, presenting data in the form of words, phrases, and sentences rather than numbers resulting from statistical calculations. The findings indicate that the representation of teachers in Derap Guru magazine is biased in favor of teachers. This is evident in the media’s tendency to emphasize certain aspects that contribute to building stigma or a particular perception of teachers as a group. The tendency to highlight specific issues constructs stigmas or perceptions about teachers as a professional body, revealing tensions between state policies, digital literacy demands, compensation adequacy, and professional respect. This research contributes to understanding how specialized educational media employs discourse strategies to advocate for teacher interests while upholding journalistic credibility.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdunnashir, Naufal Adinda Erdiana Aditia, Sidiq Agung Winarya Ahmad Rifai Ahmad Ripai Ambarini AS Ambarini AS Ana Fauziyah Ancha Dwi Cahya Andayani Andayani Andir Meku Andriyan, Setia Naka Anggita Ikko NUr Nugraheni Annisa, Zuraida Jihan Ashsa Widiastutik Martini Asifudin, Nur Asrofah Asrofah Asrofah Asrofah Asrofah asrofah asrofah Asropah Asropah Asropah Asropah Asropah Astuti, Fera Dwi Azzah Nayla, Azzah Budiyono Budiyono Candrasari, Yuana Candro Herryka Putra Dessy Fatmala Harliani Dewi Arum Sari Dewi Nur Khalimah Dimas Pramata Sukma Doni Kurniawan Dwi Cahya, Ancha Elisa Raudlatul Masfufah Endang Supriyanti, Endang Eni Setyo Rahayu Eny Junyanti Erdiana, Adinda Eriyati Eriyati Eriyati, Eriyati Erlinda, Aprilia Arna Fairuz Hanisworo, Luthfi Fajrin Dwi Artika Fera Dwi Astuti Fitrotul, Rawinda Handayani, Sri Harjito - Harjito . Harjito Harjito harjito, Harjito Hasisah, Siti Nur Heni Inaya Hidayatul Khotimah Ika Septiana Ika Sulistiyarini, Lia Metha Sevita Imam Dzulfikar Izam Syahrul Alam Khofifah, Nur Khoirurriza, Muhammad Kurniawati, Nurin Kusbandini, Diah Ediati Lia Metha Sevita Ika Sulistiyarini Masruroh, Isnaeni Maulida, Annisa Nurwulan Meku, Andir Melati Sukma Dewi Muhajir Muhajir Muhajir Muhajir, Muhajir Muhammad Faishol Rodli MUHAMMAD FAJAR RIKIDAYANTO Muhammad Khoirurriza Mukti Lestari, Indah Mustika Arum Safiyah Nasution, Wulandari Eka Putri Nevia Indah Winaryuni NFN Asropah Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngatmini Ngatmini Nisaiyah, Zahrotun Nudya Wening Pangesthika Nufikha Minati Nur Asifudin Nur Faizin Nurnaningrum, Sri Nuuril Ilma Oktafiani, Nur Laila Pipit Mugi Handayani Pipit Mugi Handayani Poetri Mardiana Sasti Prahari, Gustiana Dwi Prahasita, Naratungga Indit Prihartanti, Happy Dwi Puji Rahayu, Ika Putri Hagana Putri Yulianti Putrika Sari, Sinta Riyanawati, Dyah Susy Rohmah, Dwi Hidayatur Rukhiyanto, Rokhis Rusyidina Husna Sadatun Wafiroh Safitri, Asna Wulan Salim Putri, Sabah Ashfiya Adiratna Sarwiji Suwandi Senowarsito, Senowarsito Serly Lutfi Setiyawan Setia Naka Andrian Setyani, Vega Yuni Siti Munaziroh Siti Ulfiyani, Siti Sofi Lailatu Rohmah Sri Handayani Sri Kismiyati Sri Suciati Sri Suciati Sri Suciati Sri Wahyuni Sri Wijayanti Sri Winarni Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sugeng Santoso Sujiatmi Sujiatmi Sunarya Sunarya Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Teguh Satriyo, Muhammad Tika Fitri Nurul Huda, Tika Fitri Nurul Ulil Absor Umi Farida Utami, Desmira Margi Utami, Monika Ridho Vio Amandini Afriliana Wahyu Nugroho Wati, Ritna Puji Yoga Pranoto, Bambang Yuli Kurniati Werdiningsih, Yuli Kurniati Zainal Arifin