p-Index From 2021 - 2026
10.777
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal Pendidikan Bahasa Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender KEMBARA ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SASINDO KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Pedagogy and Teacher Education Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Skripta CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Komunitas Bahasa Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Widyaparwa Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Indonesia Sosial Sains IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN MISSIO Jurnal Pendidikan Guru Profesional Sawerigading Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Innovation in Teaching Materials for Descriptive Texts: Introducing Local Tourist Attractions Using the Scan Me Application Astuti, Fera Dwi; Harjito, Harjito; Septiana, Ika; Umaya, Nazla Maharani
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i1.15246

Abstract

ABSTRACTThe skill of writing descriptive text is a competency that must be mastered by grade VII students. However, in reality, many still have difficulty in expressing ideas for writing descriptive text. Contextual and irrelevant teaching materials are one of the triggers. Teaching materials using the scan me application by utilizing local tourist attractions are one of the solutions. The method used in this study is RD with eight stages of modification from Borg and Gall. Samples were taken from two schools, SMPN 1 Rembang and SMPN 3 Rembang with a total of 32 students from each school. Data collection techniques used questionnaires, interviews, and tests. The results of the study showed that the teaching materials developed were valid, practical, and effective in improving students' abilities in writing and understanding descriptive texts. The scan me application has proven to be an interactive and relevant media to students' learning styles in the digital era.Keywords: teaching materials, descriptive text, tourist attractions, scan me application 
Enhancing Children's Language Skills Through Storytelling Method with Audio-Visual Media Asifudin, Nur; Umaya, Nazla Maharani; Sudaryono, Sudaryono
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i1.1531

Abstract

Early childhood education is an important period in language development, which is one of the fundamental aspects in the formation of communication and interaction of children. This study aims to improve the language skills of children aged 5-6 years through the storytelling method with audio-visual media. The research used the literature study method by collecting data from various related scientific journals. The results showed that the storytelling method using audio visual media can significantly improve children's language skills, both in the aspects of listening, speaking, reading, and writing. Audio-visual media attracts children's attention, makes the learning process more fun, and provides interactive experiences that motivate children to actively participate. The conclusion of this study is that the storytelling method using audio visual media is an effective learning approach in developing early childhood language skills.
Local Wisdom in Mepum Sadimop Fairy Tale of Ketengban Tribe, Pegunungan Bintang Regency, Papua Meku, Andir; Harjito, Harjito; Umaya, Nazla Maharani
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i1.1556

Abstract

Local wisdom represents unique knowledge and practices held by specific communities, passed down through generations. This study explores the local wisdom in the Mepum Sadimop fairy tale of the Ketengban Tribe in Pegunungan Bintang Regency, Papua. Using a qualitative phenomenological approach, this descriptive research employs interviews, data grouping, and translation to analyze cultural phenomena. Findings reveal that the Mepum Sadimop fairy tale encapsulates local knowledge (e.g., tools, materials, and natural resources), cultural values (e.g., kinship, cooperation, and honesty), and traditional practices (e.g., stone-burning ceremonies and the use of Balapu attire). These elements embody the tribe's identity, social norms, and survival strategies. This study not only preserves the oral tradition but also underscores its relevance in promoting cultural education and sustainable community development. By documenting these traditions, this research contributes to safeguarding intangible cultural heritage and inspires further interdisciplinary studies on indigenous knowledge system.
Eksplorasi Emosi dan Nilai Kolektivitas pada Cerita Fantasi “Kura-Kura dan Monyet” Serta “Kancil dan Kura-Kura” pada Buku Ajar Bahasa Indonesia Penerbit Erlangga Ika Sulistiyarini, Lia Metha Sevita; Umaya, Nazla Maharani
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i11.31834

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini mengenai Kura-Kura dan Monyet serta Kancil dan Kura-Kura, sebagai sarana untuk memahami bagaimana cerita fantasi dapat menjadi media pembelajaran emosional dan sosial yang efektif bagi anak-anak. Tujuan: Berangkat dari pendekatan mimetis, analisis ini melihat cerita fantasi sebagai cerminan kehidupan anak-anak, khususnya dalam pengembangan karakter dan dinamika sosial yang sering dialami dalam interaksi sehari-hari. Metode: Kura-Kura dan Monyet berpusat pada konflik antara kerja keras dan keegoisan, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya ketekunan dan kesabaran. Sementara itu, Kancil dan Kura-Kura menonjolkan nilai kolektivitas dan kerja sama dalam menghadapi tantangan, serta strategi cerdik untuk menyelesaikan konflik kelompok. Hasil: Dari perspektif kehidupan anak-anak, cerita ini membuka wawasan tentang berbagai emosi yang dialami tokoh-tokohnya, mulai dari kesabaran, ketidakpuasan, hingga kesadaran diri. Hal ini mencerminkan dinamika emosi dan sosial yang penting bagi anak-anak dalam membangun empati, solidaritas, dan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, cerita ini menggambarkan bagaimana sifat egois dan manipulatif berpengaruh negatif pada keharmonisan kelompok, mengajarkan anak-anak bahwa tindakan yang berbasis pada kebaikan dan kerjasama akan lebih dihargai dan berdampak positif. Kesimpulan: Fabel berfungsi sebagai media hiburan sekaligus pembelajaran nilai moral yang mendukung perkembangan emosi dan sosial anak-anak. Cerita fantasi membantu memperkaya imajinasi anak sekaligus memperkuat karakter positif. Pendekatan ini relevan untuk mengajarkan nilai-nilai penting dalam pendidikan karakter di era modern. Fabel mencerminkan kehidupan emosional anak yang sering kali terabaikan oleh pembaca dewasa. Sastra ini berpotensi menjadi alat pendidikan karakter yang efektif dan menarik bagi anak-anak.
Variasi Nama Tuhan dalam Teks Serat Sastra Gendhing, Kajian Akulturasi terhadap Sastra Suluk Werdiningsih, Yuli Kurniati; Umaya, Nazla Maharani
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 19, No 1 (2017): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v19i1.3827

Abstract

The purpose of this study is to describe the mechanism interculturalism in “Serat Sastra Gendhing”, which is focused on the mechanisms acculturation.  This research is motivated by the concept that the Suluk is a product of cultural contacts. In order to achieve the objectives of the study, we used the method of literature with a qualitative approach and supported the theory  interculturalism. The results of this research is the discovery of variations mention of God that is the product of contact Javanese culture, Hinduism, and Islam. Variations of the name of God found them are Hyang, Widdhi, Hyang Manon, Pangeran, Allah Kudusul Almi, and Gusti Allah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan mekanisme interkulturalisasi dalam Serat Sastra Gendhing, yang difokuskan pada mekanisme akuturasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep bahwa sastra suluk merupakan produk dari kontak budaya. Guna mencapai tujuan penelitian tersebut, maka digunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan didukung dengan teori interkulturalisasi. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai variasi penyebutan nama Tuhan yang merupakan produk dari kontak budaya Jawa, Hindu, dan Islam. Variasi nama Tuhan yang ditemukan diantaranya adalah Hyang, Widdhi, Hyang Manon, Pangeran, Allah Kudusul Almi, dan Gusti Allah.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE TUTURAN GURU DAN SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP KABUPATEN KENDAL Heni Inaya; Asrofah; Nazla Maharani Umaya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34794

Abstract

Heni Inaya, 2025.“Alih Kode Dan Campur Kode Tuturan Guru Dan Siswa Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMP Kabupaten Kendal”. Tesis. Pembimbing (1) Dr. Asrofah, M. Pd; (2) Dr. Nazla Maharani Umaya, S.S.,M.Hum. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang. Penelitian ini berfokus pada alih kode dan campur kode tuturan dan siswa dalam proses pembelajara bahasa Indonesia. Faktor penyebab alih kode penutur, kehadiran orang ketiga, perubahan situasi (dari formal ke informal atau sebaliknya). Sehingga faktor tersebut menimbulkan terjadinya alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode serta fungsinya dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Kendal. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan rekam. Hasil penelitian menunjukkan data yang di peroleh peneliti, berjumlah 37 data tuturan. Tuturan yang mengandung bentuk alih kode berjumlah 9 data, semuanya bentuk alih kode intra kalimat. Bentuk campur kode berjumlah 28 data. Bentuk campur kode yang paling banyak ditemukan dalam tuturan kata sebanyak 193 data, frasa 62 data, dalam bentuk kalimat berjumlah 6 data. Bentuk campur kode lebih banyak ditemukan karena beberapa faktor, diantaranya faktor penutur, topik, tujuan komunikasi, ragam bahasa yang digunakan, tingkat tutur bahasa, situasi dan tempat.
Patologi Sosial dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Pendekatan Sosiologi Sastra Aditia, Sidiq; Umaya, Nazla Maharani; Suciati, Sri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7176

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi patologi sosial dalam novel Indonesia kontemporer Brian Khrisna, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam kerangka sosiologi sastra, penelitian ini menganalisis novel sebagai dokumen sosial untuk mengungkap manifestasi disfungsi masyarakat dalam setting urban. Sumber data primer adalah novel itu sendiri, dengan data pendukung yang diambil dari laporan empiris dan statistik untuk mengontekstualisasikan temuan sastra dalam kondisi sosial dunia nyata. Analisis mengungkapkan jejaring kompleks dari sepuluh patologi sosial yang saling terkait, yang dikategorikan secara sistematis dari level interpersonal hingga sistemik. Temuan kunci adalah eksplorasi kritis novel terhadap patologi sosial terselubung seperti anomie, alienasi, dan kegagalan fungsi afektif keluarga yang ditunjukkan sebagai akar fondasi dari disintegrasi sosial yang lebih terlihat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel berfungsi sebagai cermin sosial yang kuat, menawarkan kritik tajam terhadap kegagalan multi-sektoral dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Studi ini berkontribusi pada ilmu sastra dengan menunjukkan keefektifan integrasi teori patologi sosial dengan kritik sastra sosiologis untuk memberikan pemahaman yang bernuansa tentang peran sastra dalam mendiagnosis dan mengkritik masalah sosial.
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM KOMENTAR ‎TWITTER BERTEMA REGULASI PEMERINTAH TENTANG ‎PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19‎ Salim Putri, Sabah Ashfiya Adiratna; Nazla Maharani Umaya
Sasando Vol 8 No 2 (2025): SASANDO OKTOBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi pelanggaran prinsip kerja sama oleh para peserta tutur yang terdapat dalam komentar Twitter bertema regulasi pemerintah tentang pencegahan penyebaran covid-19. Sumber data dalam penelitian ini adalah komentar Twitter para pejabat pemerintah dan masyarakat Indonesia yang bertemakan regulasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 yang didapat dari media sosial Twitter. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak tidak berpartisipasi. Hasil penelitian ditemukan pelanggaran prinsip kerja sama terdiri atas 4 data dalam setiap maksim. Pelanggaran maksim maksim kualitas 2 data, maksim kuantitas 2 data, maksim relevansi sebanyak 2 data, dan maksim pelaksanaan 2 data. Tujuan tuturan petutur yang berkategori melanggar prinsip kerja sama adalah tuturan yang di dalamnya disampaikan informasi yang bersifat tidak fakta. Selain itu kontribusi yang diberikan terlalu berlebihan dari yang dibutuhkan. Petutur menyampaikan tuturannya mengandung ketaksaan serta tidak memiliki relevansi dengan tuturan lawan tutur. Kata kunci: prinsip kerja sama, maksim, pelanggaran
Analisis Profetik dalam Cerita Rakyat Kabupaten Lingga Provinsi Kepualuan Riau Nasution, Wulandari Eka Putri; Umaya, Nazla Maharani; Harjito, Harjito
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7396

Abstract

Penelitian ini menganalisis nilai-nilai profetik dalam sembilan cerita rakyat Kabupaten Lingga menggunakan teori Kuntowijoyo. Metode yang diterapkan adalah analisis isi terarah kualitatif dengan data primer dari arsip kebudayaan daerah. Hasil penelitian mengungkapkan tiga pilar nilai profetik: (1) humanisasi melalui sikap saling menghormati dan kepedulian sosial; (2) liberasi dalam perjuangan melawan ketidakadilan; (3) transendensi melalui hubungan spiritual dengan Allah SWT yang diwujudkan dalam doa, tawakal, dan zikir. Temuan kunci penelitian ini adalah model struktural nilai profetik khas masyarakat kepulauan yang menunjukkan adaptasi nilai-nilai universal dalam konteks lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat Lingga tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter profetik yang relevan untuk membentuk manusia berakhlak, beriman, dan berbudaya di era modern.
Konflik Politik Negatif dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori Melati Sukma Dewi; Nazla Maharani Umaya; Setia Naka Andrian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2124

Abstract

This study aims to describe the negative political conflict in the novel Pulang by Leila S. Chudori using Ramlan Surbakti's conflict theory. The focus of this study is on the forms of negative political conflict. This novel represents Indonesian political history, especially the events of 1965 and the 1998 reformation. The method used is qualitative with a mimetic approach. In this study, reading and listening techniques are used to collect research data in the form of quotations in the novel related to negative political conflict. This research is presented using qualitative descriptive techniques. The results of this study show the forms of negative political conflict in the form of conflicts in the struggle for power and conflicts in maintaining power. Negative political conflict involves parties including conflicts between political parties and state apparatus, conflicts between state apparatus and state leaders, conflicts between civil society and the government, and conflicts between academics and state leaders.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdunnashir, Naufal Adinda Erdiana Aditia, Sidiq Agung Winarya Ahmad Rifai Ahmad Ripai Ambarini AS Ambarini AS Ana Fauziyah Ancha Dwi Cahya Andayani Andayani Andir Meku Andriyan, Setia Naka Anggita Ikko NUr Nugraheni Annisa, Zuraida Jihan Ashsa Widiastutik Martini Asifudin, Nur Asrofah asrofah asrofah Asrofah Asrofah Asrofah Asrofah Asropah Asropah Asropah Asropah Asropah Astuti, Fera Dwi Azzah Nayla, Azzah Budiyono Budiyono Candrasari, Yuana Candro Herryka Putra Dessy Fatmala Harliani Dewi Arum Sari Dewi Nur Khalimah Dimas Pramata Sukma Doni Kurniawan Dwi Cahya, Ancha Elisa Raudlatul Masfufah Endang Supriyanti, Endang Eni Setyo Rahayu Eny Junyanti Erdiana, Adinda Eriyati Eriyati Eriyati, Eriyati Fairuz Hanisworo, Luthfi Fajrin Dwi Artika Fera Dwi Astuti Fitrotul, Rawinda Handayani, Sri Harjito - Harjito . Harjito Harjito harjito, Harjito Hasisah, Siti Nur Heni Inaya Hidayatul Khotimah Ika Septiana Ika Sulistiyarini, Lia Metha Sevita Imam Dzulfikar Izam Syahrul Alam Khofifah, Nur Khoirurriza, Muhammad Kurniawati, Nurin Kusbandini, Diah Ediati Lia Metha Sevita Ika Sulistiyarini Masruroh, Isnaeni Maulida, Annisa Nurwulan Meku, Andir Melati Sukma Dewi Muhajir Muhajir Muhajir Muhajir, Muhajir Muhammad Faishol Rodli MUHAMMAD FAJAR RIKIDAYANTO Muhammad Khoirurriza Mukti Lestari, Indah Mustika Arum Safiyah Nasution, Wulandari Eka Putri Nevia Indah Winaryuni NFN Asropah Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngasbun Egar Ngatmini Ngatmini Nisaiyah, Zahrotun Nudya Wening Pangesthika Nufikha Minati Nur Asifudin Nur Faizin Nurnaningrum, Sri Nuuril Ilma Oktafiani, Nur Laila Pipit Mugi Handayani Pipit Mugi Handayani Poetri Mardiana Sasti Prahari, Gustiana Dwi Prahasita, Naratungga Indit Prihartanti, Happy Dwi Puji Rahayu, Ika Putri Hagana Putri Yulianti Putrika Sari, Sinta Riyanawati, Dyah Susy Rohmah, Dwi Hidayatur Rukhiyanto, Rokhis Rusyidina Husna Sadatun Wafiroh Safitri, Asna Wulan Salim Putri, Sabah Ashfiya Adiratna Sarwiji Suwandi Senowarsito, Senowarsito Serly Lutfi Setiyawan Setia Naka Andrian Setyani, Vega Yuni Siti Munaziroh Siti Ulfiyani, Siti Sofi Lailatu Rohmah Sri Handayani Sri Kismiyati Sri Suciati Sri Suciati Sri Suciati Sri Wahyuni Sri Wijayanti Sri Winarni Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sugeng Santoso Sujiatmi Sujiatmi Sunarya Sunarya Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Teguh Satriyo, Muhammad Tika Fitri Nurul Huda, Tika Fitri Nurul Ulil Absor Umi Farida Utami, Desmira Margi Utami, Monika Ridho Vio Amandini Afriliana Wahyu Nugroho Wati, Ritna Puji Yuli Kurniati Werdiningsih, Yuli Kurniati Zainal Arifin