Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Arabic Qur’anic Near-Synonymy: A Corpus-Based Analysis of Al-Raghib Al-Aṣfahani’s Mufradat Alfaẓ Al-Qur’an Uyuni, Yuyun Rohmatul; Nuryulia, Siti; Milah, Aang Saeful; Mu'izzudin, Moch; Hawari, Agna
Jurnal Al Bayan : Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (In Press)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/4h3p6t28

Abstract

This study of Qur’anic vocabulary emphasizes the importance of examining near-synonymy to uncover subtle semantic distinctions in Arabic discourse. Although classical lexicographers have addressed synonymy extensively, corpus-based analyses of Qur’anic near- synonymy remain limited. This study analyzes semantic differentiation, syntactic patterns, and lexical distribution in selected near-synonymous pairs found in Al-Raghib al- Asfahani’s Mufradat Alfaz al-Qur'an, focusing on khawf– khashyah, ghaḍab–sakhaṭ, ḥuzn–asā, qalb–fuʾād, and ʿilm–maʿrifah. The primary data source consists of a verified digital (.txt) edition of Mufradāt Alfāẓ al-Qur’ān, cross-checked against a printed critical edition to ensure textual reliability. The corpus includes all lexical entries related to the selected pairs. The dataset was processed using AntConc and Sketch Engine to extract concordance lines, collocational patterns, and frequency distributions. The results reveal consistent semantic and functional distinctions across the pairs. For instance, khawf appears in broader experiential contexts, while khashyah is associated with reverential awareness; ghaḍab denotes emotional anger, whereas sakhaṭ conveys divine disapproval. Similar differentiation is observed in the remaining pairs in terms of meaning, syntactic behavior, and thematic distribution. These findings demonstrate that integrating classical Arabic lexicography with corpus- linguistic methods provides clearer empirical insight into Qur’anic near-synonymy within Arabic linguistic studies.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Modern Falikhah Ramdani; Dhiyaul Millah; Ikha Solekha; Raudina Rihhadatul Áisy; Yuyun Rohmatul Uyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan penting dalam membuat pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan fleksibel. Teknologi juga membantu memperluas akses belajar, meningkatkan motivasi siswa, serta memudahkan guru dalam mengajar dan mengevaluasi. Namun, penggunaan teknologi juga memiliki tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya kemampuan guru, dan dampak negatif bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang bijak, peningkatan kompetensi guru, serta dukungan dari berbagai pihak agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pendidikan.