p-Index From 2021 - 2026
8.836
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP YPP NURUL HUDA SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2018-2021 Ahmad Hariyadi; M. Athoiful Fanan; Dina Novita Sari; Anya Olimvia Wimpi Suwandi Putri
ICO EDUSHA Vol. 2 No. 1 (2021): THE 2nd ICO EDUSHA 2021 INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION MANAGEMENT AND SH
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: Bagaimana Manajemen SumberDaya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMP YPP Nurul Huda SurabayaTahun Pelajaran 2018-2021, Bagaimana kendala dan solusi dalam melakukan ManajemenSumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMP YPP Nurul HudaSurabaya Tahun Pelajaran 2018-2021. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah:Mendeskripsikan Manajemen Sumber Daya Manusia. Mendeskripsikan kendala dan solusidalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Adapun metodologi penelitian yang digunakanadalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya menggunakan penelitian deskriptif.Sedangkan metode pengumpulan data Metode Observasi, metode interview, dandokumentasi.Teknik Analisa data dalam penelitian kualitatif menggunakan metodeinduktif, deduktif danmetode komparasi. Kesimpulan dari hasil dari penelitian ini adalah kualitas pendidikan diSMP YPP Nurul Huda Surabaya tergolong baik. Sedangkan untuk proses manajemen sumberdaya manusia di SMP YPP Nurul Huda Surabaya adalah melakukan perencanaan,rekruitmen, pelatihan dan pengembangan, dan melakukan penilaian prestasi kerja disertaireward. Terkait dengan kendala, terdapat kendalayaitu: Ketidaksenjangan atau ketidaksesuaian pemberian gaji kepada guru. Kurangnya pelatihan kepada para guru dalam sistembelajar mengajar. Oleh karna itu untuk mengatasi masalah yang demikian, maka dilakukanbeberapa tindakan berupa: Kepala sekolah SMP YPP Nurul Huda mempunyai solusi denganmenaikkan gaji dengan harapan kualitas mengajar bisa ditingkatkan. Dalam hal kurangnyapelatihan kepada guru, kepala sekolah SMP YPP Nurul Huda mendatangkan beberapa ahliseperti : motivator yang ahli dalam hal pendidikan, pengawas yang didatangkan dari DiknasSurabaya. Dengan hal ini harapannya adalah untuk meningkatkan kualitas guru untukpeningkatan kuliatas pendidikan.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN MUTU GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SDIT AL-USWAH SURABAYA Ahmad Hariyadi; Triana Rosalina Noor; M. Yakub Hariono; Fahmi Kamaluddin
ICO EDUSHA Vol. 3 No. 1 (2022): ICO EDUSHA : The 3rd ICO EDUSHA 2022 The Muslim Research Community
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membicarakan tentang Manajemen PengembanganMutu Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SDIT Al-Uswah.Tujuan dari pembahasan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemenpengembangan mutu guru di SDIT Al-Uswah Surabaya, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan mutu guru di SDIT Al-Uswah Surabayadan untuk mengetahui kendala atau hambatan-hambatan apa saja yang dihadapipihak lembaga selama menjalankan manajemen pengembangan mutu gurudalammeningkatkan kualitas pembelajaran di SDIT Al-Uswah Surabaya.Untuk memperoleh data yang dibutuhkan peneliti menggunakan metodeobservasi, dokumen dan interview. Setelah data diperoleh selanjutnya dianalisisdengan teknik analisis deksriptif kualitatif dengan menggunakan metode deduktif,induktif, komparatif.Setelah dianalisis diperoleh kesimpulan bahwa bentuk pelaksanaanmanajemen pengembangan mutu guru di SDIT Al-Uswah Surabaya yaitu kegiatanorientasi guru baru, rapat dewan guru, studi lanjut gelar, pertemuan kelompokkerja guru, penataran dan lokakarya, workshop, studi banding, diskusi kelompokantara guru bidang studi, penugasan dan reward.Sedangkan faktor Diantara faktor- faktor yang mempengaruhi pengembanganmutu guru di SDIT Al-Uswah Surabaya adalah kelengkapan sarana dan prasaranayang disediakan sekolah sebagai penunjang kegiatan pembelajaran dan tingkatkesejahteraan masing – masing guru.. Adapun yang menjadi Kendala yang dihadapiSDIT Al-Uswah Surabaya dalam pengembangan mutu guru adalah terbatasnyawaktu yang tersedia bagi guru untuk mengembangkan wawasan keilmuannyadikarenakan padatnya jadwal guru untuk mengajar, minimnya anggaran yang adabagi pembiayaan seluruh kegiatan- kegiatan yang diorientasikan bagipengembangan mutu guru serta efektifitas penerapan-penerapan kegiatan yangselama ini diorientasikan bagi pengembangan mutu guru.
BULLYING PADA SISWA SMP DITINJAU DARI PERSEPSI SISWA TERHADAP GURU BIMBINGAN KONSELING (BK)YANG HUMANIS Suyadi; Ahmad Hariyadi; Hikayatul; Ibnu Helga Nurardiasah
ICO EDUSHA Vol. 3 No. 1 (2022): ICO EDUSHA : The 3rd ICO EDUSHA 2022 The Muslim Research Community
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kekerasan dan aneka bentuk penyimpangan perilaku anak dan remaja dinegeri ini semakin membuat miris. Salah satu bentuk kekerasan ‘bullying’ masih kerap terjadidi lingkungan sekolah, tempat dimana seharusnya nilai-nilai humanisme ditanamkan sejak dini.Berbagai kasus bentuk kekerasan fisik yang berujung pada kematianpun tak terhindarkan.Padahal jika bullying dibiarkan akan tercipta suatu generasi bangsa yang lebih sukamenggunakan cara kekerasan untuk menyelesaikan setiap persoalan hidup. Siswa SMP akandijadikan kajian tulisan ini, karena mereka dalam masa transisi dari anak ke remaja. Peran guru,khususnya guru Bimbingan Konseling (BK) seolah-olah terpinggirkan dan kalah oleh sumber-sumber ilmu lain yang dilahirkan oleh kemajuan teknologi. Kehadiran guru BK sebagaisosokpendidik yang humanis mestinya memberi andil terhadap pencegahan bullying di sekolah.Sebagai insan yang terpanggil di dunia pendidikan, harapannya dengan tiadanya bullying siswa,sekolah sungguh bisa menjadi ‘taman’ yang selalu dirindukan siswa untuk belajar banyak hal.Kehadiran sosok guru BK di sekolah dipersepsi oleh siswa sebagai guru humanis apabila sesuaipendapatnya Suparno (2013) tentang ciri-ciri guru BK yang humanis, yaitu : memiliki perhatiandan cinta pada anak didik; membangun hubungan dialogal, saling membantu danmengembangkan; peka untuk mengenal anak baik kekurangan maupun kelebihan dankarakternya; menghargai dan menyapa anak didik; menaruh kepercayaan pada anak didik;memberi teladan yang baik. Konteks mendidik akan memperoleh tempat yang tepat ketikaseorang guru BK humanis mampu mempengaruhi secara positif pribadi siswa sehingga siswaakan semakin berhati nurani, bertanggung-jawab dan berhabitus baru sebagai remaja yang antibullying. Dari kajian ilmiah yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan : Jika siswamempersepsi guru BK sebagai guru yang humanis maka bullying akan rendah, namun sebaliknya,jika siswa mempersepsi guru BK sebagai guru yang tidak humanis maka bullying akan tinggi.
USE OF SMART LADDER SNAKE MEDIA TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES OF IV GRADE STUDENTS OF STATE ELEMENTARY SCHOOL I DOROPAYUNG PANCUR REMBANG Ahmad Hariyadi
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v9i1.2815

Abstract

The objectives of this study are to describe the activities of teachers and students during the use of smart ladder snake learning media, as well as to describe the improvement of student learning outcomes after using snake and ladder smart learning media. This type of research was a classroom action research consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this study was the third grade students of State Elementary School in the academic year of 2017/2018. Data collection techniques of this study were observations of teacher, student activities, and tests for student learning outcomes. The results of this study indicate that by using smart snake ladder learning media, it is enable to improve teacher activities, student activities, and students’ learning outcomes. Teacher activity cycles are increasing by 20.45%, student activity increases 27.17%, while the student learning outcomes increase 8.91. Conclusion in this study is smart snake ladder learning media is able to improve teacher activity, student activity, and students’ learning outcomes in State Elementary School I Doropayung.
Teknologi Alternatif Mengolah Air Limbah Industri dengan Media Tanaman Ratna Nurdiana; Susatyo Adhi Pramono; Ahmad Hariyadi; Siti Aniqoh Shofwani
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2023): Sabajaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Teknologi Alternatif Mengelolah Air Limbah Industri dengan media Tanam merupakan Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pemanfaatan limbah indutri serabut kelapa sebagai media tanam yang diadakan di rumah ketua UKM Desa Teluk Jambe Karawang berjalan dengan baik, dimana peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Peserta yang hadir merasa sangat terbantu dalam hal penanggulangan limbah industri dengan adanya informasi dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah serabut kelapa menjadi media tanam, di mana dapat meningkatkan nilai ekonomis limbah tersebut dan tidak hanya dijual dengan harga yang sangat rendah. Para peserta memiliki wawasan yang lebih mengenai adanya proses pembuatan media tanam dan pengenalan cara proses pengolahan limbah industry
The Development of Digital Teaching to Improve the Quality of Student Learning in the Revolution 4.0 Era at Warmadewa University I Wayan Parwata; Suwarni; Ahmad Hariyadi; Zulkarnaini; Mochamad Heru Riza Chakim
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i1.3199

Abstract

To complete the answers to the research on the topic of producing digital learning to enhance the quality of student learning in the technological revolution 4.0 era at the University of Warmadewa, the researchers have gathered various materials that respond to research questions. Similarly, to collect primary data, the researchers interviewed 30 academics (students and lecturers) at the University of Warmadewa to learn about their perspectives and experiences in developing digital-based teaching to improve student learning outcomes during regular and throughout education. Hence, it reviewed different data sets, both in the form of secondary source data from various publications connected to Technology and instruction and data that the researchers questioned academics to find answers to. The researchers could simplify the development of digital teaching to improve the quality of student learning in the Revolution 4.0 era at Warmadewa University. It has resulted several new understandings, such as Technology has innovated the learning process as the digital application have helped academics in solving learning challenge and bring more benefits. It hopes these findings bring new insights into learning in higher education and policy-making uses. Keywords: Development Digital Teaching, Improving Students’ Quality, Learning Revolution
Exploration of Islamic Religious Education Involves The Independent Learning Curriculum in The Digital Era Ahmad Hariyadi; Muhajir Musa; Moh. Solehuddin; Reviandari Widyatiningtyas
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4466

Abstract

The educational process aims to change human life in a better direction. In Islam, humans are caliphs on earth, so they are responsible for civilization here. With the continuous development of the times, the government enforces an independent learning curriculum for good achievements. The independent curriculum, coupled with current digital developments, provides students with active, creative, innovative, and critical thinking about learning, especially in Islamic education. The paradigm of modern Islamic religious education in the digital era as a form of novelty to achieve good competence in the digital world. So this research aims to explore Islamic religious education involving the independent learning curriculum in the digital era, with produce findings about the implementation of Islamic education and the preparation of religious education to continue to develop in adjusting the continuity of education in the digital era. The data obtained from this study used library data available in books, articles, online media source documents, and other reliable sources.
IMPLEMENTATION OF QUR'AN MEMORIZATION ACTIVITIES AT MAN 2 PALEMBANG Muhamad Yahya; Febriyanti Febriyanti; Lalu Surya Jagat; Indah Rahayu; Ahmad Hariyadi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.4131

Abstract

This study aimed to determine the implementation of memorizing the Al-Qur'an at MAN 2 Palembang. The type of qualitative writing approach used in this study uses a qualitative descriptive approach, meaning that the data collected is not in the form of numbers but instead in the form of interview scripts, field notes, and pictures. The authors use data collection methods like observation, interviews, and documentation to obtain accurate data. The writing analysis used by the writer is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the research conducted, it is known that the implementation of Al-Qur'an memorization activities at MAN 2 Palembang is quite good, which is reflected in indicators 1) the implementation process is adjusted to the abilities of students; 2) good in terms of material; 3) method, so that it does not become a psychological burden for students during the process of memorizing activities carried out to completion. Supporting factors for memorizing the Qur'an at MAN 2 Palembang, namely 1) Physical and good psychological students; 2) awards or certificates given to students when they complete their memorization; 3) facilities, such as MP3 murotal, memorization cards, and others; and 4) maximum attention from the teacher and the facilities provided by the school are adequate. While the inhibiting factors are 1) students' laziness; 2) students are given little time to deposit memorization by the school; 3) lack of attention from parents to supervise student memorization; 4) the influence of the less supportive environment.
PENDAMPINGAN SENAM WARGA PANTI PELAYANAN SOSIAL DISABILITAS SENSORIK NETRA (PPSDSN) PENDOWO KUDUS M. Syaffruddin Kuryanto; Denni Agung Santoso; M. Arsyad Fardani; Wawan Shokib Rondli; Ahmad Hariyadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19849

Abstract

Permasalahan mitra PPSDSN Pendowo Kudus adalah Karena keterbatasan pembina fisik, Pengguna manfaat disabilitas netra, kesulitan untuk melakukan kegiatan fisik. Hal ini berdampak pada tingkat kebugaran jasmani dan kondisi fisik pengguna manfaat disabilitas netra sehingga banyak yang mengalami obesitas dan keterbatasan kemampuan fisiknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menyediakan pembinaan aktifitas fisik kepada pengguna manfaat PPSDSN Pendowo Kudus tentang aktifitas fisik agar pengguna manfaat disabilitas netra memiliki tubuh yang ideal. Target pengabdian ini adalah memberikan teknologi tepat guna berupa pendampingan pembuatan aktifitas fisik melalui senam disabilitas netra menggunakan instruksi (perintah) untuk memberikan tubuh yang bugar bagi pengguna manfaat disabilitas netra. Pelaksanaan kegiatan pendampingan senam warga Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra (PPSDSN) Pendowo Kudus berhasil dilakukan dengan ditandai terciptanya dan terlaksananya Senam Disabilitas Netra bagi Pengguna Manfaat PPSDSN Pendowo Kudus dan dibukukannya buku pedoman dalam menciptakan aktifitas fisik bagi pengguna manfaat disabilitas netra. Selain itu, pendampingan simulasi dan praktik pembinaan fisik bagi pengguna manfaat disabilitas netra terlaksana dimeriahkan antusiasme warga PPSDN Pendowo Kudus. Dari hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa (1) senam disabilitas netra sangat penting bagi pengguna manfaat PPSDSN Pendowo Kudus, (2) dari hasil pendampingan, Pengajar panti PPSDSN Pendowo Kudus dapat membuat dan mengaplikasikan senam disabilitas netra, dan (3) pengguna manfaat PPSDSN Pendowo Kudus dapat mengikuti senam disabilitas netra tanpa kendala yang berarti.
INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) (Studi Pembelajaran PAI Berbasis Inquiri) Ahmad Hariyadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 1 No. 1 (2020): Mei : SEMNASPA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v1i1.67

Abstract

Lembaga pendidikan Islam bisa dikategorikan sebagai lembaga industri mulia (noble industri) karena mengemban misi ganda, yaitu profit sakaligus sosial. Misi profit, yaitu untuk mencapai keuntungan, ini dapat dicapai ketika efisiensi dan efektivitas dana bisa tercapai, sehingga pemasukan (income) lebih besar dari biaya operasional. Oleh karena itu guru dituntut untuk lebih kreatif, selektif dan proaktif dalam mengakomodir kebutuhan siswa guru juga lebih peka terhadap karakteristik maupun psikis siswa. Beberapa usaha yang dapat dilakukan guru dalam rangka menciptakan kondisi yang efektif dan kondusif adalah kecekataan dalam memilih sebuah metode dengan pendekatan emosional dan psikologis siswa untuk itu seorang guru bukan hanya dituntut untuk bisa menguasai teknik pengelolahan kelas, keterampilan, mengajar, pemanfaatan sumber belajar, penguasaan emosional siswa, penguasaan kondisi kelas dan sebagainya. Inquiry merupakan teknik yang mempersiapkan peserta didik pada situasi untuk melakukan eksperimen sendiri secara luas agar melihat apa yang terjadi, ingin melakukan sesuatu, mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan mencari jawabannya sendiri, serta -menghubungkan penemuan yang lain, membandingkan apa yang ditemukannya dengan yang ditemukan peserta didik lainnya. inquiry sebagai teknik pengajaran mengandung arti bahwa dalam proses kegiatan mengajar berlangsung harus dapat mendorong dan dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dalam belajar. Untuk mengatasi kesulitan ini dapat diketahui dengan jalan mengembangkan keimanan berbasis inquiri berbasis kontestual. Melalui pendekatan ini, peserta didik diajak untuk mengamati dan mengkaji peristiwa-peristiwa kehidupan sebagai laboratorium (Pendidikan Agama Islam).
Co-Authors Agus Darmuki Agus Darmuki Agus Darmuki Agus Setyawanto Ahmad Helwani Syafi’i Alam Bakti Keloko, Alam Bakti Alvinda Putri Amriana Amru Bin As Anya Olimvia Wimpi Suwandi Putri Ardhana Januar Mahardhani Arifa Suci Ramadhaniyah Bachtiar Hariyadi Bagus Dwi Widyantoro Daroe Iswatiningsih David Evans Defi Dachlian Nurdiana Denni Agung Santoso Dewi Kusumaningsih Dewi Suprihatin Dian Arsista Didit Darmawan Dina Mayadiana Suwarma Dina Novita Sari Dina Puspita Ningsih Djumadi Purwoatmodjo Dwi Novaria Misidawati Dwi Novaria Misidawati Dwi Novaria Misidawati Dwi Saputra Dwi Wahyu Candra Dewi Endah Yuliani Endah Yuliani Eny Purwaningsih Fahmi Kamaluddin Fathul Fauzi Fauzin Futiarso Febriyanti Febriyanti Friska Amelia Fuadul Matin Hardi Jatmiko Hendri Pratama Heradini Faizah Hikayatul I Wayan Parwata Ibnu Helga Nurardiasah Iffa Hulawalia Indah Rahayu Indriani, Rizki Ira Nurjayanti Ira Nurmala Irfai Fathurohman Irfai Fathurohman, Irfai Iswahyu Pranawukir Jefriyanto Saud Jenuri Julhadi Kipah Kunzita Najwa Kurniati La Ino Lalu Surya Jagat Laros Tuhuteru M. Arsyad Fardani M. Athoiful Fanan M. Riyan Hidayat M. Syahrul Izomi M. Yakub Hariono Mahariani Maisyaroh Ayun Sirosa Mark Jhon Prestoza Masbullah Masbullah Masnuatul Hawa Masrukhan Mieke Yostania Mochamad Heru Riza Chakim Moh. Solehuddin Mohammad Syaffruddin Kuryanto Mohzana Muh. Khaidir Nahsyam Muhajir Musa Muhamad Yahya Muhammad Arifin Muhammad M. Qawim Muhammad Ripin Ikhwandi Muhlis Fajar Wicaksana Mustofa Naili Mudzafaroh Ngurah Pandji Mertha Agung Durya Noer Khamimatul Monika Nor Nahidah Novi Ika Puspitasari Novia Setyoningtyas, Novia Nugraheni, Luthfa Nur Akmala Nur Alfin Hidayati Nur Fajrie Nur Fajrie Nur Rahmah Al Haqq Nuryoso Oliv Via Ani Ramadhan Peni Retnowati Pramyta Nur Insani Ratna Nurdiana Ratna Nurdiana Reviandari Widyatiningtyas, Reviandari Rio Arda Saputra Rizki Maulana Andi Saputra Roudlotul Fikriyah Sa'aduddin Annasih Saepulloh Saepulloh Sarjono Sarjono Sarjono Sarjono Sarjono Sarjono Shofwani, Siti Aniqoh Sidik Puryanto Siti Aniqoh Sofwani Siti Aniqoh Sofwani Siti Chumaidah Siti Nur Mukholifah Slamet Utomo Sodikun Sri Susi Wiji Astuti Sri Utamingsih Su'ad Su'ad Su'ad Suci Darma Santi Sudarti Sumarni Rumfot Sundani SURYANTI Suryawati Susanti Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Susilo Sutono, Sugoro Bhakti Sutrimah - Suwarni Suwarno Suyadi Syarifah Rahmi Tamaulina Br Sembiring Tammi Ismul Azam Tasliyatun Ni'mah Triana Rosalina Noor, Triana Rosalina Ulin Nafi’ah Uswatun Hasanah Vioneta Cattravelly Pandji W, Sri Surachmi Wasis Wijayanto Wawan Shokib Rondli Widya Nuhan Prasanti Windaryati Yupita Yupita Zulkarnaini