Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi Android ”ABHA” (Ayo Belajar Hari Akhir) Materi Hari Akhir Kelas V Sekolah Dasar Santika Az Zahra; Ani Nur Aeni; Rana Gustian Nugraha
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.120646

Abstract

Latar Belakang: Materi Hari Akhir dalam Pendidikan Agama Islam kelas V SD bersifat abstrak sehingga sulit dipahami siswa usia 10-11 tahun yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Aplikasi Android ABHA (Ayo Belajar Hari Akhir) sebagai media pembelajaran interaktif yang memvisualisasikan konsep abstrak tersebut. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi validator ahli materi, validator ahli media, dan 29 siswa kelas V SDN Sukaraja II. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil: Aplikasi ABHA berhasil dikembangkan menggunakan Smart Apps Creator dengan fitur materi dilengkapi ilustrasi dan audio, video pembelajaran animasi, kuis interaktif, serta game edukasi. Hasil validasi ahli materi mencapai 97,33% (sangat layak), validasi ahli media mencapai 90,67% (sangat layak), dan angket respon siswa memperoleh persentase 81,26% (sangat baik). Implikasi: Aplikasi ABHA layak digunakan sebagai media pembelajaran mandiri yang dapat diakses dimana saja untuk membantu siswa kelas V SD memahami materi Hari Akhir secara lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan.Latar Belakang: Materi Hari Akhir dalam Pendidikan Agama Islam kelas V SD bersifat abstrak sehingga sulit dipahami siswa usia 10-11 tahun yang berada pada tahap operasional konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Aplikasi Android ABHA (Ayo Belajar Hari Akhir) sebagai media pembelajaran interaktif yang memvisualisasikan konsep abstrak tersebut. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi validator ahli materi, validator ahli media, dan 29 siswa kelas V SDN Sukaraja II. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil: Aplikasi ABHA berhasil dikembangkan menggunakan Smart Apps Creator dengan fitur materi dilengkapi ilustrasi dan audio, video pembelajaran animasi, kuis interaktif, serta game edukasi. Hasil validasi ahli materi mencapai 97,33% (sangat layak), validasi ahli media mencapai 90,67% (sangat layak), dan angket respon siswa memperoleh persentase 81,26% (sangat baik). Implikasi: Aplikasi ABHA layak digunakan sebagai media pembelajaran mandiri yang dapat diakses dimana saja untuk membantu siswa kelas V SD memahami materi Hari Akhir secara lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan.
ChatGPT as Digital Scaffolding in Argumentative Writing for First-Year Students: A Systematic Literature Review (2020–2025) Dadan Djuanda; Riana Irawati; Diah Gusrayani; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah; Regina Lichteria Panjaitan; Enjang Yusup Ali
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2026): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v7i1.2125

Abstract

This study examines the use of ChatGPT as a form of digital scaffolding in teaching argumentative writing for first-year college students. Although prior studies highlight the benefits of AI-assisted writing tools, there is still a lack of critical synthesis on how ChatGPT functions across cognitive, metacognitive, and pedagogical dimensions, as well as the risks associated with its use. Addressing this gap, this study employs a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines, analyzing 40 selected articles (2020–2025) from major academic databases. The findings show that ChatGPT serves as both a writing assistant and an interactive dialogue partner, providing multidimensional scaffolding that enhances idea organization, argument clarity, coherence, and students’ writing confidence. However, this study also identifies key challenges often underexplored in the literature, including over-reliance, academic integrity concerns, and limitations in verifying AI-generated content. These findings contribute a more critical perspective by emphasizing that while ChatGPT has strong potential to support adaptive and interactive learning, its integration must be accompanied by structured pedagogical strategies, strengthened digital and AI literacy, and the promotion of students’ critical thinking to ensure meaningful and independent learning outcomes.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTU CANVA SITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI NKRI DI SDN SUKARAJA 1 Farah Lestari; Nisa Nurpasa; Ramdhani Sandilah; Siti Nur Azizah; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/17nq8g62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi metode hafalan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi NKRI, khususnya pengenalan provinsi di Indonesia, yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi model cooperative learning dengan Canva Site sebagai media pembelajaran digital berbasis laman interaktif, yang belum banyak diterapkan pada materi NKRI di jenjang sekolah dasar. Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukaraja 1 Sumedang melalui kombinasi kedua pendekatan tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus, melibatkan 31 siswa sebagai subjek penelitian. Instrumen pengumpulan data mencakup soal pretest dan posttest, lembar observasi modul ajar, serta rubrik penilaian kinerja mengajar guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata secara konsisten dari 62,903 pada pretest menjadi 82,581 pada siklus I dan 92,258 pada siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 35,484% menjadi 77,419% dan 87,097%. Nilai N-Gain turut meningkat dari 0,415 menjadi 0,621, mengindikasikan efektivitas pembelajaran yang semakin baik. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi Canva Site dan cooperative learning mampu menggeser orientasi pembelajaran dari hafalan menuju pemahaman berbasis visualisasi interaktif, sekaligus mendorong kolaborasi aktif antarsiswa.
Analisis Penerapan Program BERSATU dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Negeri Gunungsari Aliyya Putri Riadi; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.940

Abstract

This study was conducted with the aim of describing the implementation of the BERSATU program in instilling environmental character education at Gunungsari State Elementary School, describing the obstacles during the implementation of the BERSATU program and finally, to find out the students' responses to the activities carried out in the BERSATU program to form environmental care characters. This research is a descriptive qualitative research with a case study approach. The participants or subjects in this study were teachers and students at SDN Gunungsari. The method of data collection is through direct observation to the field, through interviews with school residents and documentation. The data analysis technique uses the data analysis model according to Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion. The results of research related to the implementation of the united program obtained good results through the implementation of daily picket habituation, SABSIH (Sabtu Bersih), and SILISA (Siapa Lihat Sampah Ambil), conditioning and class hygiene competitions. The obstacles found in the process of implementing the BERSATU program are the low awareness of students towards environmental awareness, inadequate facilities, lack of support from parents of students. The response of students is quite good because most of them have been equipped with awareness from their parents to protect the environment, so they are active and enthusiastic when there is this program. In the future, this program is expected to continue so that environmental care character education can grow well in students, implementing character education by bringing students to a place where they can explore and know the importance of caring for the environment.
Pengembangan Media “Rahayuning Bawana” untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Peserta Didik dalam Pembelajaran Seni Tari Dina Nur Karochmah; Rana Gustian Nugraha; Aah Ahmad Syahid
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.1044

Abstract

The aim of this research is to produce the development of learning media in the form of an interactive flipbook, namely the "Rahayuning Bawana" media in order to improve students' motor skills in dance learning in elementary school extracurriculars. This research uses the research and development (RnD) method, and the model used is ADDIE, which consists of five stages: analysis, design, implementation, development, and evaluation (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The media "Rahayuning Bawana" has been validated by material experts and media experts. Material expert validation received a score of 93% and was categorized as very suitable for use. Meanwhile, media expert validation received a score of 87% and was categorized as very suitable for use as well. The subjects of this research involved extracurricular dance students at SDN Tanjungsari II and SDN Cileutik. Student responses to the media "Rahayuning Bawana" reached an average of 93%, with very good qualifications. The average pretest result was 34 and the average posttest result was 88.4 with an increase in n-gain of 0.82. Therefore, it can be concluded that the existence of the "Rahayuning Bawana" media is very feasible and effective for use in dance learning to improve students' motor skills.
Pengembangan E-book “Kawan” dalam Pembiasaan Menyanyikan Lagu Wajib Nasional pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rina Riana Amelia; Rana Gustian Nugraha; Aah Ahmad Syahid
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan karakter dan rasa nasionalisme serta menambah wawasan tentang lagu wajib nasional di sekolah dasar. Studi ini berfokus pada pembiasaan menyanyikan lagu wajib nasional kepada siswa di sekolah dasar menggunakan media berupa E-book Kawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan design and development yang terdiri dari empat tahapan yaitu define, design, development, and disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 55 siswa yang dibagi kedalam tiga uji coba yang dilakukan, yaitu uji coba perorangan dengan jumlah siswa 10 orang, uji coba kelompok kecil dengan jumlah siswa 15 orang, dan uji coba kelompok besar dengan jumlah siswa 30 orang. Hasil penelitian diperoleh dari analisis kebutuhan yang sudah dilakukan, dengan menggunakan angket respon siswa dan angket validasi para ahli dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-book kawan ini memperoleh kategori “sangat layak” dengan perolehan nilai sebesar 92,5% dari hasil validasi ahli. Lalu dari angket respon siswa pun diperoleh hasil sebesar 96,1% dari uji coba perorangan, dari hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil sebesar 93,8%, dan dari uji coba kelompok besar diperoleh hasil sebesar 92,6%. Maka dapat disimpulkan bahwa e-book kawan masuk kedalam kategori “sangat layak” dan bisa dijadikan media bantu dalam menanamkan karakter dan rasa nasionalisme.
Pengaruh Pendekatan Outdoor Learning terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Bagian Tubuh Tumbuhan Iis Nuraida Mulyaningsih; Atep Sujana; Rana Gustian Nugraha
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1102

Abstract

This research is to see the effect of a treatment in learning, namely Outdoor Learning on students' concept understanding on the material of plant body parts and also to see how the implementation of outdoor learning on students' concept understanding. The method used in the research is pre-experiment design One Group Pretest Posttest Design to 30 students in one of the State Elementary Schools in Sumedang, where the pretest is done by students before being given treatment then students do the posttest after being given treatment. The data analysis technique used in this research is quantitative descriptive analysis, namely data normality test, and Differential Test. The results of this data processing get a significant difference when the data generated by the Normality Test is normally distributed which is then carried out a different test, namely the paired sample t-test test because the data generated is normal then obtains a significant value of 0.000 <0.05, so the hypothesis is accepted. The results of this study indicate that there are differences in students' concept understanding before and after being given the Outdoor Learning approach to the material of plant body parts.
Pengembangan Video Pembelajaran Multimedia menggunakan Canva pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 4 SDN Sukamaju Dechika Nuhasetia Hidayat; Rana Gustian Nugraha; Enjang Yusup Ali
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1163

Abstract

The research was conducted based on findings in the field that teachers were not yet fully using innovative and creative learning media in the classroom during learning. The rapid development of science and technology is a challenge for learning in the 21st century, because it must involve the help of technology in the field of education. Lack of use of media makes students easily bored, unenthusiastic and difficult to understand the material. One learning media that is interesting and keeps up with the times is by using multimedia learning video media. Using Canva can overcome difficulties in the 21st century. This development aims to produce a learning media product and describe the feasibility of developing multimedia learning videos using Canva on cultural diversity material in elementary schools. The type of research used in this research is research and development (R&D). The research and development design model used is the ADDIE development model. The ADDIE research model is a model that involves a procedure with five steps which include Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Based on the validation results, the material expert received a "very good" qualification. Media results validated by media experts qualify as "very good" and language results validated by linguists qualify as "very good" and are suitable for use in class IV at SDN SukaMaju. The results of student responses from individual group product testing, small group product testing and large group product testing were "very good" feasibility.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) Berbantuan Media Interaktif Mentimeter terhadap Hasil Belajar IPAS Syifa Siti Nurhasanah; Rana Gustian Nugraha; Dety Amelia Karlina
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1195

Abstract

This research was carried out when students saw a lack of enthusiasm when studying material on a Hindu-Buddhist kingdom, which was triggered by the fact that the material was very dense and there was a lot of memorization. The Team Game Tournament (TGT) learning model assisted by the use of Mentimeter interactive media is considered to be an appropriate alternative solution to improve the science and science learning outcomes of class IV students on Hindu-Buddhist kingdom material. The aim of this research is to determine the influence on students' science learning outcomes after implementing the Team Game Tournament (TGT) learning model and Mentimeter interactive media, as well as finding out the difference in influence between using the TGT model and using conventional learning models on fourth grade students' scienceas learning outcomes. on royal material with a Hindu Buddhist style. This research uses an experimental method with a quasi-experimental design. The research population was all students in class IV elementary school at SDN Tegalkaong with the research sample being students in class IV A and IV C at SDN Tegalkalong. The instrument used was a written test on royal material with a Hindu Buddhist pattern.
Efektivitas Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Dalam Menguatkan Karakter Kejujuran Dan Tanggung Jawab Siswa Pada Pembelajaran IPAS Zahra Dwi Zahra Aulia; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan karakter kejujuran dan tanggung jawab melalui implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bab Ekosistem. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam tiga siklus berkelanjutan. Setiap siklus secara sitematis meliputi empat tahapan operasional, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Lokasi penelitian bertempat di kelas V A SD Negeri 2 Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V A yang berjumlah 39 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara komprehensif meliputi teknik observasi langsung menggunakan lembar panduan amatan perilaku, serta teknik angket sikap tertutup skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL efektif menguatkan karakter kejujuran dan tanggung jawab siswa. Peningkatan ini dibuktikan secara empiris dari kenaikan skor rata-rata klasikal dari 23,16 pada Siklus I menjadi 23,97 pada Siklus III, disertai penurunan jumlah siswa berkategori "Cukup" yang menyusut tajam hingga tersisa 2,78% di akhir siklus. Berdasarkan temuan ini, model CTL direkomendasikan sebagai salah satu strategi instruksional yang relevan untuk memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Abel Naila Adiba Sumarna Adelia Puspitasari Aep Muhyidin Syaefulloh Afifah Amaliah Oktaviani Agni Nuraeni Aida Musyarofah Ajeung Martia Putri Al Qomariah Ali Ismail Ali, Enjang Yusup Alika Fitara Dwi Permana Aliya Putri Setiowati Aliyya Putri Riadi Alvina Alya Rahma Alya Arifah Marhamah Alya Setiani Sidik Amelia Yusriutami Anggi Niswa Mustaphia Anggi Setia Lengkana Anggita Dwi Maharani Anggun Mutiara Rahmatunisa Ani Nur Aeni, Ani Nur Anisa Ayundasari Anisa Fiola Karimah Anisa Rahma Salsabilla Anisa Salmawati Annisa Anindya Ayu Aulia Annisa Nurhayati Annisa Zahira Astri Nuraeni Astri Oktavia Ningsih Atep Sujana Aura Cintyaloka Ayi Suherman Azizah Indah Rianawati Azmi Hofifah Bayu Nurfauzi Cucun Sunaengsih, Cucun Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dea Windiani Dechika Nuhasetia Hidayat Delia Disa Fadilla Deliyana Fathurrohmah Delvarina Vandini Denila Santika Septiana Denise Chalifa Chairunnisa Dewi Intan Sari Dhea Amanda Putri Dhevania Fitri Nurfauziah Diah Gusrayani, Diah Dian Anggara Dina Nur Karochmah Dyah Laksmi Putri Elsa Elsa Elza Alida Yasmin Enjang Yusuf Ali Entan Saptani Evi Sri Rahayu Evie Fatimah Az Zahra Fachrul Isha Mahendra Fajar Budiman Farah Lestari Farda Andita Damayanti Firda Febrina Hendiyani Firda Nurfadilah Fitriah Erza Nurrohmah Galih Nurnovilia Sumarni Geby Angelina Nainggolan Genny Gita Gesela Ghalbia Ramdhani Hamidah Hamsyah Hanaa Nur Azizah Hani Nurhalimah Heti Novita Sari Hilda Fadilah Iis Inar Iis Nuraida Mulyaningsih Ina Nailul Amaniah Indira Aliya Rosmaida Ineu Nurjanah Intan Sania Nabila Irawati, Riana J Juli J. Julia Jenia Syifa Nurlatifah Jihan Karimah Jovanka Oktavia Venneza Zahra Julia Julia Karisma Tita Ulfana Karlina, Dety Amelia Khairunnisa Khairunnisa Lilis Siti Nursyaidah Liyra Aulia Azzahra Liza Rahma Lestari Lulu Laksita Anin Poja Luthpin Ubaidiah Melviana Melviana Meri Sulistia Meutia Zuniar Minniswati Rajihah Mochamad Azhar Gunawan Muhamad Fajar Al Kausar Muhammad Bilal Maulidan Muhammad Dzar Alghifari Muhammad Fadhil Suryanto Muhammad Rizal N Nita N Nita Nabila Nurmasrurroh Nabilah Desiana Putri Nadira Rahmawati Nadya Dwi Pramesti Naila Nursifa Naila Syifa Rahma Nalar Az-zahra Nayla Rosiana Kamilah Nelsa Nur Helgia Nezar Raksa Wigena NG. Shofi Isis Cofia Nina Kurniawati Ninis Khoirunisa Nisa Nurpasa Nofita Amaliahrahma Miftah Nova Aulia Syawal Nur Hodijahtun Nisa Nur Shoviatul Zahro Nurdinah Hanifah Nurie Yanti Permatasari Nurnidah Hanifah Nuuran Raudha Senja Olisna Olisna Pebri Faturahman Pila Delpia Br. Kesogihen Pingkan Nelsi Prisma Angelica Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pupun Patmawati Puput Putriani Puti Ageng Ambun Suri Putri Nurhasanah Putri Pebriyani Rahma Nur Afifah Raihan Bisyri Rabbani Raisya Ramadhina Ramdhani Sandilah Regina Lichteria Panjaitan Restu Syahas Wibusana Reviani Fitri Rifa Rodhiyatan Mardhiyyah Rifka Nur Rizqiana Rihadatul Nasywa Rika Hayani Putri Rina Riana Amelia Riri Nurjanah Rita Alfiana Sunarya Rita Nur Adinda Putri Rizka Amalia Rizky Miftah Khoiri Rofa Darojatin Putri Salman Taupik P. Salsa Nurfarida Salsabila Kusuma Arfina Santika Az Zahra Santika Santika Seli Aliani Shafira Salsabila Gunadi Sherina Birlian Y. Shintyasari Hadi Karmila Sibtiani Devi Sidqia Nurfadilah Sindi Agustini Sinta Rohaeni Siska Dwi Amelia Siska Meilani Lestari Siti Nur Azizah Siti Nur Hayati Meidi Siti Nuralisa Siti Nursaadah Siti Ratih Aulia Sofi Fadillah Hendiyani Sultan Ahmad Syahidah Asma Amanina Syfa Sahbani Syifa Fauziah Syifa Siti Nurhasanah Tania Wulansari Tasha Adinda Aulia Tsania Qisma Nabila Tsaqila Ziyan Ahda Tumpal Petrus Sagala Ummi Nursetyowati Vera Hagita Sari Vinka Rise Lestari Viqi Permadi Kusuma Wildan Pratama Hariansyah Wina Sugih Rahayu Wira Sakti Sutiana Wita Sari Yoga Cahya Firmansyah Yuli Wahyuni Yunita Maharani Zahra Dwi Zahra Aulia Zaskia Aulia Zulfa Paolina Zulfan Kamal Nasution