Articles
Pelatihan Membuat Daftar Isi dan Daftar Pustaka dengan Sekali Klik Berbantuan Mendeley Bagi Para Dosen PTS dalam Menyusun Artikel dan Laporan Penelitian Se-Kabupaten Buleleng
Agustiana, I Gusti Ayu Tri;
Tika, I Nyoman;
Wibawa, I Made Citra
International Journal of Community Service Learning Vol 2, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.607 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v2i2.15540
Tujuan kegiatan ini adalah 1) memperkenalkan sistem Mendeley, 2) memberikan pelatihan penyusunan daftar pustaka dan penelusuran referensi, 3) memberikan pelatihan penyusunan daftar isi, 4) mengetahui respon peserta terhadap kegiatan pelatihan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan (workshop) yakni, pemberiaan wawasan tata tulis daftar pustaka dan daftar isi, diskusi tentang sistem Mendelay, latihan penyusunan daftar pustaka dan penelusuran daftar pustaka, selanjutnya dilakukan pendampingan. Jumlah peserta sebanyak 26 orang dosen swasta se kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Kampus STIKES Buleleng. Kegiatan ini dilakukan selama 3 bulan. Respon peserta diukur dengan menggunakan kuisioner diakhir pelatihan. Peserta mengatakan bahwa materi yang dibahas dalam pelatihan mengatakan 76,1 % sangat penting, dan 23,9% penting. Kondisi ini menunjukkan bahwa materi ini memang tepat sasaran dan berguna bagi khalayak sasaran. Para narasumber menyampaikan materi 42% menyatakan sangat baik dan 58 % baik. Selain itu, respon peserta terhadap waktu pelatihan, peserta 39,0% menyatakan sangat perlu, 54% perlu, dan 7% mengatakan cukup dengan waktu yang tersedia.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERORIENTASI TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SD DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Suryani, Ni Komang;
Renda, Ndara Tanggu;
Wibawa, I Made Citra
Journal of Education Technology Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.753 KB)
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik berorientasi Tri Kaya Parisudha terhadappenguasaan konsep IPA dan keterampilan proses sains. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengandesain nonequivalent post-test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus VIIKecamatan Sukasada terdiri dari 6 kelas dengan jumlah siswa 144 orang. Sampel penelitian ini yaitu SD N 1 Selat diAnturan dengan jumlah siswa 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD N 3 Selat di Anturan dengan jumlah siswa33 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data penguasaan konsep IPA dikumpulkanmenggunakan metode tes pilihan ganda dan data keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan tes esay. Datadianalisis menggunakan Manova dengan bantuan SPSS-22 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapatpengaruh yang signifikan pendekatan saintifik berorientasi Tri Kaya Parisudha terhadap keterampilan proses sains padasiswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019 (Fhitung = 32,27 >Ftabel = 4,00), 2) terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan saintifik berorientasi Tri Kaya Parisudha terhadapketerampilan proses sains pada siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran2018/2019 (Fhitung = 9,64 > Ftabel = 4,00), dan 3) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan pendekatan saintifikberorientasi Tri Kaya Parisudha terhadap penguasaan konsep IPA dan keterampilan proses sains pada siswa kelas V diGugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019 (0,000 < 0,05). Berdasarkan temuantersebut, bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan pendekatan saintifik berorientasi Tri Kaya Parisudhaterhadap penguasaan konsep IPA dan keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan SukasadaKabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA IV SD
Kusumayani, Ni Kadek Mila;
Wibawa, I Made Citra;
yudiana, Kadek
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.573 KB)
|
DOI: 10.23887/jpmu.v2i2.20805
Penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick bermuatan Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen semu yaitu non-equivalen post-test only control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas IV SD Negeri 8 Sangsit sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 32 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Sangsit sebagai kelas kontrol dengan jumlah 22 orang, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 54 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dengan instrument tes objektif. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji-t dengan rumus Polled Varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick bermuatan Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Benda Konkret Terhadap Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar IPA
Suryantari, Ni Made Ayu;
Pudjawan, Ketut;
Wibawa, I Made Citra
International Journal of Elementary Education Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.233 KB)
|
DOI: 10.23887/ijee.v3i3.19445
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media benda konkret terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalenpost-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 155 orang.Sampel penelitian ini diambil dengan teknik clusterrandom sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 3 Penglatan yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SD N 3 Alasangker yang berjumlah 20 orang.Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan metode non tes menggunakan instrumen kuisioner sikap ilmiah dan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes menggunakan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan, dianalisis menggunakan statistis deskriptif dan Manova.Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antarasiswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media benda konkret dengan pembelajaran konvensional (Fhitung=25,88>Ftabel=4,08), (2) terdapat perbedaanyang signifikan hasil belajar IPA antarasiswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media benda konkret dengan pembelajaran konvensional(Fhitung =15,16> Ftabel = 4,08), dan (3) secara bersama-sama,terdapat perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model inkuiri terbimbing berbantuan media benda konkret dengan pembelajaran konvensional(F=15,111; p<0,05). Hal ini menunjukkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media benda konkret berpengaruh positif terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA
., Gede Elga Pranata;
., Dra. Desak Putu Parmiti,MS;
., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5808
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang dibelajarkan model Group Investigation dan siswa dengan model konvensional; (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional; dan (3) untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dengan kelompok siswa dengan model konvensional. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian digunakan siswa kelas VA dan VB di SDN 1 Semarapura Klod. Data sikap sosial dikumpulkan dengan kuesioner dan data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah MANOVA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa model konvensional (P < 0,05); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05); (3) terdapat perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Model GI, Sikap Sosial, Hasil Belajar This study aims to: (1) know the social attitude difference between groups of students that learned model of Group Investigation and students with conventional models; (2) know the difference between the results of IPS studies between group of students that learned with learning model Group Investigation and groups of students with conventional models; and (3) to know differences in social attitudes and student learning outcomes IPS studies jointly between groups of students that learned with Group Investigation model with a group of students with the conventional model. This type of research is a quasi experimental. This study population are class V SD Cluster IV Klungkung District of the academic year 2014/2015. The research sample used VA and VB grade students at SDN 1 Semarapura Klod. Data were collected by questionnaire social attitudes and social studies student outcome data collected by the test. Data analysis technique used is MANOVA. The results showed that: (1) there are differences in social attitudes among students that learned with Group Investigation model and the conventional model student group (P
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
., Ni Made Ayu Permita Budiani;
., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.;
., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas III SD di Gugus VIII Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Populasi penelitian seluruh kelas III SD di Gugus VIII Kecamatan Sukasada yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 101 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas III SDN 1 Kayuputih Melaka dengan jumlah 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas III SDN 3 Kayuputih Melaka dengan jumlah 29 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel independent. Rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen (84,92) lebih tinggi dari pada kelompok kontrol (65,10). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : Hasil Belajar, Lingkungan, STAD. This study was aimed at finding the significant difference between the learning outcomes of science between a group of students who learnt through cooperative learning type STAD combined with environment and a group of students who learnt conventionally in third graders in SD at Gugus VIII Sukasada District in academic year 2016/2017. This study was quasi experiment. The population of this study was all the third graders SD at Gugus VIII Sukasada District which involved 5 SD with the total amount 101 students. The sample of this study was third graders in SDN 1 Kayuputih Melaka with the total amount 26 students as experiment class and third graders in SDN 3 Kayuputih Melaka with the total amount 29 students as control group. udy used the multiple choice test of science as the instrument. The data collected were analyzed by using descriptive statistic and t-test independent sample. The results of the mean of students who learnt through STAD (84,92) was higher than the students who learnt conventionally (65,10). The results of this study showed that there was significant different in outcomes of students’ learning science. keyword : learning outcomes, Environment, STAD.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VI DI GUGUS IV KECAMATAN PETANG
., I Gede Yudi Setiawan;
., Drs. Nyoman Wirya;
., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6128
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain post test only with control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang yang berjumlah 162 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling yang dilakukan dengan memberikan undian secara acak kepada setiap kelas yang ada di gugus IV Kecamatan Petang. Berdasarkan hasil undian tersebut, diperoleh SD N 1 Pelaga sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 37 orang siswa dan SD N 3 Pelaga sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA kelompok siswa dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung = 7,461 dan ttabel = 2,000 untuk db = n1 + n2 – 2 = 65 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi model pembelajaran quantum teaching berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VI SD di gugus IV Kecamatan Petang.Kata Kunci : : model pembelajaran Quantum Teaching, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by Quantum Teaching model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post test only with control group design. Population of this research was grade six student in cluster six, sub-district Petang which amounts to 162 people. The sample of this research determined by random sampling performed by giving the lottery randomly to each class in group IV District of Petang. Based on the results of the lottery, was obtained SD N 1 Pelaga consisted of 37 students as an experimental group and 30 students grade sixth of SD SD N 3 Pelaga as an control group. Science students learning outcome data were collected using the test method. Data analysis used descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of this research show tvalue = 7.461 and ttable = 2.00 for db = n1 + n2 - 2 = 65 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, for tvalue > ttable then H0 is rejected and Ha accepted. So quantum teaching model effect on learning outcomes IPA in sixth grade student in group IV District of Petang.keyword : Quantum Teaching model, conventional learning model, students result in science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SD GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Komang Hendrawan;
., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd;
., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarakan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Grop Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 100 orang, dengan sampel penelitian berjumlah 79 orang siswa kelas III di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 41 orang siswa kelas III di SD Negeri 2 Paket Agung sebagai kelas eksperimen dan 38 orang siswa kelas III di SD Negeri 1 Paket Agung sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Tes yang digunakan berupa tes objektif. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian pada tes hasil belajar IPA siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS sebesar 21,24. Sedangkan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 14,28. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung > ttabel dengan nilai thitung¬ sebesar 8,28 dan nilai ttabel sebesar 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran TSTS dan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan model pembelajaran TSTS lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : two stay two stray, konvensional, hasil belajar The objective of this research is to determine the differences between the science learning achievement between students who were studied with Two Stay Two Stray (TSTS) learning model with students who were taught by conventional learning modelon third class of elementary school in Gugus VIII Buleleng Districts in the academic year of 2016/2017. The type of this research is quasi experiment by using the Nonequivalent Control Group Design. The population of this research is all the third grade elementary school students in Gugus VIII Buleleng District which amounts to 100 people, with a sample of 79 students of third grade elementary school students at Gugus VIII Buleleng subdistrict consisting of 41 third graders in SD Negeri 2 Paket Agung as experimental class and 38 students of third grade in SD Negeri 1 Paket Agung as control class. Data collection in this research is using a test.The test used is an objective test.Data obtained from the test were analyzed by descriptive analysis technique and t-test.The result of the research on the science learning achievement of showed that the average score of science learning achievement of students learning by using the TSTS learning model is 21.24.While the average score of science learning achievement of students who using conventional learning model is 14.28.Hypothesis testing using t-test shows tcalculate> ttable with tcalculate value equal to 8,28 and ttable value equal to 2,000.Based on the results of this research can be concluded that there is a significant difference between the science learningachievement of students learning by using the TSTS learning model and science learning achievement of students learning with conventional learning model.The result of science learning achievementof students learning by using TSTS learning model is better than learning using conventional learning model.keyword : two stay two stray, conventional, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA
., Luh Putu Sri Widnyani;
., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.;
., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7781
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA dengan menggunakan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V di SD N 5 Belimbing dan SD N 1 Sanda dengan jumlah sampel sebesar 42 siswa, dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan menggunakan metode kuesioner dan data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum dengan model pembelajaran konvensional (F=11,237; p
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam
Ari, Ni Luh Putu Merta;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19389
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran make a match dan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 121 orang yang merupakan seluruh siswa kelas V di gugus II Kecamatan Tembuku, sedangkan untuk sampel penelitian berjumlah 24 orang pada kelas V SD Negeri 1 Tembuku sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Undisan sebagai kelompok kontrol berjumlah 26 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner motivasi belajar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dalam penelitian ini ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar IPA antara kelompok yang diajarkan menggunakan model pembelajaran make a match dan kelompok yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari hasil pengolahan data (thitung =5,33 > ttabel = 2,01) artinya thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Perbandingan hasil hitung rata-rata nilai motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran make a match 104 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional 96,65. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran make a match berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Tembuku tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: Make a match, motivasi belajar