Claim Missing Document
Check
Articles

ARAH KEBIJAKAN PRASARANA TRANSPORTASI DI WILAYAH JAWA TIMUR BERDASARKAN PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN Wicaksono, Achmad; Wahyudi, Wahid; Mulyono, Agus Taufik
Jurnal Transportasi Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.897 KB) | DOI: 10.26593/jt.v14i2.1396.%p

Abstract

Transport infrastructure in East Java today has grown well, it has been proven from the significance effect to the economic growth of East Java Province. Therefore, it is necessary to assess the condition of existing transportation infrastructure currently in the region of East Java Province, and identify it’s weaknesses to be improved in the future. This study aims to identify problems and potential policy directions of transport infrastructure in the province of East Java in the future, particularly the priority of aspects to be improved. This study was conducted with a Focus Group Discussion (FGD), which has been used a questionnaire-based method called as IPA (Important Performance Analysis), with respondents are officers in the East Java Provincial Transport Department and representatives from the City and Regency Department of Transportation in the Province of East Java. The performance aspect that related with passenger which is identified to be improved are (a) integration aspects and (b) the capacity of the passenger activity. Related performance of freight transport that need to be improved are aspects: (a) integration of multi-modal services, (b) the regularity of the service, (c) ease accesses, (d) timeliness, (e) order, and (f) efficiency.  Keywords: transport policy, transport infrastructure, passengers and goods transport  Prasarana transportasi di Jawa Timur saat ini telah berkembang cukup baik, terbukti peranannya semakin terlihat dari signifikasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan untuk menilai kondisi prasarana transportasi yang ada saat ini di wilayah Provinsi Jawa Timur dan mengidentifikasi kelemahannya guna memperbaiki kondisi di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dan potensi arah kebijakan prasarana transportasi di Provinsi Jawa Timur di masa mendatang, khususnya terkait dengan prioritas aspek sasarannya. Penelitian ini dilakukan dengan  Focus Group Discussion menggunakan kuesioner berbasis metode Important Performance Analysisdan responden adalah semua pejabat di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota sewilayah Provinsi Jawa Timur. Kinerja terkait angkutan penumpang yang teridentifikasi perlu untuk ditingkatkan adalah (a) aspek keterpaduan dan (b) daya tampung untuk aktivitas penumpang. Kinerja terkait angkutan barang yang teridentifikasi perlu untuk ditingkatkan adalah aspek-aspek: (a) keterpaduan layanan multi moda, (b) keteraturan layanan, (c) kemudahan dicapai, (d) ketepatan waktu, (e) ketertiban, dan (f) efisiensi. Kata-kata kunci: kebijakan transportasi, prasarana transportasi, angkutan penumpang dan barang
EVALUATION OF ROAD ROUGHNESS AND ROAD DETERIOATION Djakfar, Ludfi; Prabowo, Gigih Adi; Wicaksono, Achmad; Rahmawati, Vita Dwi
Jurnal Transportasi Vol 13, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.4 KB) | DOI: 10.26593/jt.v13i3.1342.%p

Abstract

There are two road condition survey methods commonly used, the roughness-based equipment such as NAASRA and the distress and severity type road evaluation method as presented by ASTM D-6433. The objective of the study is to evaluate the relationship between road condition obtained from roughness type equipment and road distress. To achieve the objective, a condition survey using the two methods were performed on two road segments in the East Java Provincial road system. Data obtained from the field was evaluated to obtain International Roughness Index (from NAASRA) and Present Condition Index value (from field condition survey). The results show that the two methods provide a comparable result when the distress type is of un-even surface such as rutting and bumping. A slight different result is observed when the major distress occurred in the road is of crack-type such as fatigue and block cracking.
PERMODELAN KEBUTUHAN TRANSPORTASI MASSAL GUIDED BUSWAY MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING Supriyatno, Dadang; Sulistio, Harnen; Djakfar, Ludfi; Wicaksono, Achmad
Jurnal Transportasi Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.997 KB) | DOI: 10.26593/jt.v12i2.484.%p

Abstract

Transportation problem is complex because the growth of road infrastructure is not proportional to the increase in the number of travels. This is indicated by the increasing levels of private vehicle ownership, numer of trips, insufficient of public transport services, and limited road infrastructure. In this study, the pattern of mass transit, as stated in Law No. 22 of 2009, was examined. Analyses were performed using Confirmatory Factor Analysis and Structural Equation Modeling. The results showed that the variables of Travel Origin and Destination, Travel Patterns, Willingness, and Ability to Pay explained approximately77.0% of the variation in the Guided Busway Needs variable. In addition, Travel Origin and Destination, Travel Patterns, and Willingness and Ability to Pay have positive and significant impact on the Guided Busway Needs.Keywords: mass transit, guided busway, origin destination travel, travel patterns, willingness and ability topay.
MODEL KECELAKAAN SEPEDA MOTOR PADA RUAS JALAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GLM Abusini, Sobri; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Transportasi Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.962 KB) | DOI: 10.26593/jt.v10i2.387.%p

Abstract

In this study, traffic accidents occurred on roads in Batu, East Java, were observed. Based on these traffic accident data, a model was built to relate the number of motorcycle accidents with the availability of road shoulders, traffic flow, and traffic speed. The results indicate that the availability of road shoulders potentially reduce the number of motorcycle accidents. Conversely, increasing the speed and traffic flow potentially increase the number of motorcycle traffic accidents on the roads in Batu.Keywords: motorcycle accidents, road shoulders, traffic flow, traffic speed
Kajian Dampak Lalu Lintas Akibat Pemindahan Pasar di Malinau Bohoh, Yaris; Wicaksono, Achmad; Bowoputro, Hendi
Rekayasa Sipil Vol 5, No 3 (2011)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.573 KB)

Abstract

Pembangunan pasar baru yang merupakan pasar sentral di Kabupaten Malinau menyebabkanperubahan tata guna lahan yang akan menimbulkan perubahan pergerakan arus lalu lintas. Tujuan penelitianini adalah mengetahui model tarikan pasar Malinau lama, validasi model dengan kondisi pasar Malinausetelah dipindah dan dampak lalu lintas akibat pemindahan pasar Malinau. Pengumpulan data dilakukanuntuk mendapatkan data primer dan sekunder. Analisis dilakukan dengan menggunakan Metode AnalisisKorelasi, Metode Analisis Regresi, Metode Analisis Regresi Komponen Utama, Analisa kinerja lalu lintas,Analisis Sensitifitas dan Manajemen Lalu Lintas. Model tarikan pergerakan sepeda motor adalah Y1 = -721,606 + 0,843 X1 + 0,221 X2 + 0,777 X3 + 0,569 X4 ; R2 = 0,791. Model tarikan pergerakan mobilpribadi adalah Y2 = 215,642 + 0,810 X1+ 0,849 X2+ 0,859 X3+ 0,391 X4; R2 =0,739. Model tarikanpergeraan mobil angkutan umum adalah Y3 = 512,804 + 0,880 X1+ 0,800 X2+ 0,893 X3+ 0,837 X4; R2=0,294. Dari hasil pemodelan tersebut terlihat bahwa model tarikan pergerakan sepeda motor, mobil pribadidan angkutan umum di pasar lama layak digunakan. Setelah divalidasi dengan kenyataan, tarikan pergerakandi pasar baru tidak relevan karena sampai saat ini aktivitas perbelanjaan masih lebih banyak dilakukandisekitar lokasi pasar lama, sehingga dampak lalu lintas terhadap pemindahan pasar baru tidak menunjukanperubahan yang berarti. Tarikan pergerakan akibat pemindahan pasar baru tidak berjalan optimal karenapenentuan tata guna lahan yang kurang tepat termasuk pemilihan lokasi pasar baru. Untuk kedepan hasilperhitungan dengan model tersebut dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam menentukan rekomendasipelayanan prasarana jalan ( kapasitas jalan ) dan pelayanan angkutan umum. 
Kajian Kinerja Operasional Dan Pelayanan Angkutan Karyawan Di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang Pratama, Panji Pasa; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.047 KB)

Abstract

Kabupaten Bekasi memiliki salah satu kawasan industri yang terbesar di Indonesia yaitu Kawasan Industri Jababeka Cikarang yang telah memberikan fasilitas angkutan karyawan bagi tenaga kerjanya. Namun kenyataannya angkutan karyawan yang ada belum bisa mengakomodir seluruh karyawan yang ada di kawasan industri tersebut khususnya Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting kinerja operasional dan pelayanan angkutan karyawan, mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan menurut persepsi pengguna jasa, serta membuat rekomendasi guna peningkatan pelayanan angkutan karyawan di kawasan industri Jababeka I Cikarang. Kajian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan model regresi linier berganda. Hasil penelitian ini yaitu ada 2 jalan utama yang dilalui angkutan karyawan yaitu jalan tol dan jalan biasa,ada 9 rute dengan jumlah armada sebanyak 120 yang melayani 14 perusahaan di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Dari hasil analisis dengan metode Importance Performance Analysis terdapat 10 variabel sebagai prioritas utama perbaikan (Kuadran I). Kemudian dianalisis dengan regresi linier hasilnya hanya ada 7 variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan dengan R 2 = 0,934 dan persamaan regresi linier berganda : Y = 2,034 + 1,621X2 + 1,039X4 + 1,311X5 + 0,829 X6 + 1,046X7 + 1,877X8 + 1,619X10. Dapat ditarik kesimpulan bahwa 3 variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan yaitu yang pertama variabel X8 (Fasilitas Kebersihan( Tong Sampah)), yang kedua variabel X2 (Keterampilan Mengemudikan Kendaraan), dan yang ketiga variabel X10 (Umur Kendaraan). 
Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Kabupaten Di Wilayah Perkotaan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Antoro, Jatmiko Budi; Djakfar, Ludfi; Wicaksono, Achmad
Rekayasa Sipil Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.709 KB)

Abstract

Dengan bertambahnya umur jalan dan jalan secara terus menerus mengalami tegangan-tegangan akibat beban lalu lintas yang dipikul dari kondisi awal desain perkerasan jalan tersebut, maka kemampuan layanan jalan akan semakin menurun. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi kerusakan jalan saat ini di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan dan penetuan prioritas pemeliharaan jalan kabupaten di wilayah perkotaan Tanjung Redeb.Penelitian ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang digunakan untuk mengetahui kondisi jalan dan metode Analytical Hierarchy Process untuk menentukan urutan prirotas pemeliharaan jalan. Hasil penelitian menemukan 7 jenis kerusakan yaitu retak memanjang & melintang, retak kulit buaya, pelapukan dan butiran lepas, tambalan, sungkur, kegemukan serta lubang. Dari 9 ruas jalan yang diteliti, diperoleh bahwa jalan Pangeran Antasari mengalami kerusakan paling besar dengan nilai PCI sebesar 50,20. Untuk penentuan kriteria pemeliharaan jalan dengan metode AHP menghasilkan kriteria kondisi jalan sebagai kriteria tertinggi dengan bobot 0,4213. Dari penilaian masing-masing kriteria terhadap 9 ruas jalan didapatkan bahwa ruas jalan Diponegoro menjadi prioritas pertama dengan bobot 0,8596. 
Evaluasi Kinerja Operasional Jalur Ganda Kereta Api Antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi Prihatanto, Rusman; Wicaksono, Achmad; Djakfar, Ludfi
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.923 KB)

Abstract

Moda transportasi kereta api memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, yaitu diantaranya kemampuan dalam mengangkut penumpang dan barang secara massal.Hal ini dapat terlihat dari semakin meningkatnya moda share angkutan kereta api, baik itu angkutan penumpang maupun angkutan barang. Sehingga diperlukan evaluasi terhadap kapasitas lintas jalur ganda kereta api. Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas lintas jalur ganda saat ini dan mengetahui kapasitas lintas jalur apabila dilakukan peningkatan terhadap sarana dan prasarana kereta api.Metode yang digunakan adalah metode analitis perhitungan kapasitas lintas berdasarkan kondisi sarana dan prasarana kereta api. Hasil analisis didapatkan nilai kapasitas lintas jalur ganda kereta api antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi berkisar antara 136 KA per hari sampai dengan 242 KA per hari. Level of Service (LoS) termasuk dalam kategori B. Peningkatan kecepatan kereta apimeningkatkan kapasitas lintas yang cukup signifikan yaitu berkisar 26% hingga 62%. Bahkan pada petak jalan rel antara Stasiun Tandes – Stasiun Surabaya Pasarturi kapasitas lintas naik hingga 129%. Memperpendek jarak antar stasiun/menambah petak blok,kapasitas lintas naik sebesar 51%-64%. Dengan mengganti sistem persinyalan kapasitas lintas naik sebesar 18%. 
Kajian Kepuasan Masyarakat Kota Malang Terhadap Kualitas Layanan Angkutan Umum Dengan Menggunakan Metode Structural Equation Modeling (SEM) Napitupulu, Rudy CC; Wicaksono, Achmad; Anwar, M. Ruslin
Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.307 KB)

Abstract

Masalah utama yang diduga menjadi pemicu rendahnya minat masyarakat Kota Malang untuk menggunakan angkutan umum adalah rendahnya kualitas pelayanan angkutan umum baik ditinjau dari pengguna (user), operator maupun dimensi kebijakan pemerintah (regulator). Terkait dengan masalah tersebut penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengukur seberapa besar tingkat kepuasan user terhadap kualitas pelayanan angkutan umum saat ini (angkutan kota trayek AG dan trayek TST). Metode analisa yang digunakan dalam mencapai tujuan adalah metode analisis deskriptif, analisis evaluatif, dan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Besarnya sampel penumpang yang digunakan dalam penelitian adalah 200 penumpang yang terbagi menjadi 100 penumpang trayek AG dan 100 penumpang trayek TST, sedangkan sampel angkutan untuk kepentingan survei dinamis adalah 30 unit kendaraan trayek AG dan 9 unit trayek TST.Selanjutnya dari hasil analisis diperoleh gambaran bahwa sebagian besar pergerakan penumpang adalah merupakan pergerakan rutin selama 6 hari dengan maksud untuk pulang ke rumah. Hasil analisis kinerja operasional : 1) Penumpang AG (66%) dan TST (81%) tidak melakukan perpindahan moda lagi; 2) Kecepatan rata-rata angkutan kota trayek AG adalah 22,19 km/jam dan TST adalah 18,34 km/jam;3) Waktu menunggu < 5 menit; 4) Waktu perjalanan < 2 jam 5) Load factor dinamis untuk AG(37,55%) dan TST (34,35%). Keseluruhan hasil kinerja operasional angkutan umum di Kota Malang dinilai masih layak berdasarkan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur (Dirjen Hubdat, 2002), namun berdasar hasil survey masih ditemukan ketidakpuasan penumpang terhadap kualitas layanan. Berdasar hasil analisis SEM, variabel yang berpengaruh terhadap kepuasan adalah secure, comfort, acces, cost dan environt friendly untuk taryek AG dan comfort, acces, reliability dan cost untuk trayek TST. 
Kajian Kinerja Pelayanan Terminal Kargo Domestik Di Bandar Udara Juanda Surabaya Prasetyo, Agus; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Rekayasa Sipil Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.496 KB)

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pelayanan di Terminal Kargo, membuat model hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan Terminal Kargo, memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan Terminal Kargo di Bandara Juanda Surabaya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah Importance-Performance Analysis (IPA), Quality Function Deployment (QFD) dan Analisis Regresi Linier Berganda. Responden berasal dari Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU) dan dari Regulated Agent (RA). Dari analisis IPA diketahui tingkat kinerja pelayanan yang masih perlu ditingkatkan adalah jumlah karyawan sebanding dengan kargo yang ditangani, kompensasi kerusakan barang atau hilang, antrian pelayanan yang teratur, kemudahan dalam penelusuran kargo, area lahan parkir dan sirkulasi kendaraan. Hasil analisis QFD menghasilkan prioritas penanganan yang harus dilakukan yaitu: penambahan SDM , pengaturan pergerakan karyawan, percepatan administrasi penggantian, pembuatan sistem antrian, pembuatan sistem penelusuran kargo, jaminan keamanan parkir. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, diperoleh model yang mempengaruhi tingkat kinerja pelayanan Terminal Kargo Domestik, model tersebut adalah Y = 35,51 + 2,45X1 + 2,56X3 + 3,9X4 + 2,08X5 dimana X1 adalah jumlah karyawan sebanding dengan kargo yang ditangani, X3 adalah antrian pelayanan yang teratur, X4 adalah Kemudahan dalam penelusuran kargo dan X5 adalah Area lahan parkir dan sirkulasi kendaraan. Dari hasil pemodelan tersebut maka didapatkan nilai kinerja pelayanan terminal kargo sebesar 65,21. Ini dapat diartikan bahwa pelanggan cukup puas dengan pelayanan Terminal Kargo Domestik Bandara Juanda Surabaya 
Co-Authors Abdillah, Hilmy Abid Abdul Samad Achmad Zaki Adeliyah, Novita Dwi Aditya N. Pratikto, 'Abdulloh ‘Azzam, Afiyat, Ahmad Afif Agung Wijaya, Marga Rista Agus Prasetyo Agus Suharyanto Agus Taufik Mulyono Ahmad syahirul Alim Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar Alifian, Dimas Cuzaka Andi Kumalawati Andriani, Gina Nabila Anggoro, Dikka Anggraini, Alfira Dwi Anindya Tasha M.P, Anindya Tasha Anwar, M Ruslin Ardiansyah, Laksmita Olyvia Ari Wibowo Arifi, M. Zainul Arifin, M. Z Atik Wahyuni Bangsa, Bintang Kusuma Bietrix Rosalina, Bietrix Boyas, Jeziano Rizkita Bramiana, Dwa Aulia Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Cahyani, Dina Ayu Chairil Anwar Chamora, David Cibro, Lolo Karina Dadang Supriyatno Daniel Julio, Aditya Bhaswara Darmawan, Ilham Denny Iswanto Devi Maya Sofa Dewa Ketut Sudarsana Dian Fahriani Eddi Basuki Kurniawan Eko Priyo Jatmiko, Yonky Prasetyo Fatia Mufieda Hayati Fauzan, Erga Rahmada Fauzul Rizal Sutikno Firdaus, Dewi Anisa Firmansyah, Nur Aldi Fitriana, Riezca Nur Gagoek Soenar Prawito Gholiqul Amrodh Alawy Hariyanto, Widia Eka Harnen Sulistio Harnen Sulistyo, Harnen Helen Paulin Eka Dharma Hendi Bowoputro Heny Wijayanti, Heny Hidayah, Siti Ghoniatul Hilmawan, Tanta Irfandi, Ian Isman Isa, Ilusi Iswandari, Retno Ita Suhermin Ingsih Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Julaikah Kamila, Edita Rachma Ken Pawestri Kirana, Rimas Kiki Krismanto, Indra Lailiyah, Lathifa Nur Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati Lazuardi, Khalid Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin , Listy, Afina Sufiana Ludfi Djakfar M Rizqi Novianto, Rezki Setiawan , M Sa’dillah M Zainul Arifin M. Aang Ibnu Thoha M. Bisri M. Ruslin Anwar M. Zainul Arifin M.Arief Munandar, Aulia Rizki Fauzi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Machsus Machsus Margono, Eko Maria Goretti Oktaviana Maria Warokka, Janette Anastacia Maulana Rizky Akbar, Moch. Ilham Dwiyulianto May Maulidia, Putri Mirza, Muhammad Raffi Mohammad Setyo Wardono Muhammad Fauzan Fakhrurrozi, Juan Bill Parhugi Sagala Muhammad Zainul Arifin Muhammad, Nabil Nafis, M. Azie Azizman Nafi’, Moh. Arrijal ‘Ilman Napitupulu, Melyona Febriani Nugraha, Maulana Rizky Nur Faidah, Rizka Nurahman, Garin Nurdiansyah, Irfan Odavita, Venishea Dea Oktavianti, Rizma Panji Pasa Pratama Permana, Maulana Zakki Permana, Satria Prabowo, Bimantoro Beny Praciana, Yuvi Arinta Pratama, Ganeswara Nova Pratama, Rizky Pratomo Yoga Baskoro Putra, Bambang Perwira Qolbi Nofa, Kusuma Rahayu K Rahayu Kusumaningrum Rahma Dewi, Mustika Iluni Rahmadhan, Muhammmad Nanda Rahmawan, Rizhal Adi Ridlo, Miftahur Rizqian, Mufidz Akbar Roesdyningtyas, Ayu Rudy CC Napitupulu Ruslin Anwar Rusman Prihatanto, Rusman S, Reinhard Fernando Saharani, Aliefia Enggal Saputra, Dicky Andrianto Satrio, Gilang Septian, Dody Tri Sobri Abusini Soemarno Soemarno Sonya Sulistyono Suharto, Lechyana Zahra Sulung Ditasari, Putri Sumarwanti, Aprilia SUSANTO, FARID Thoriq, Yuzqi Alfan Ubaidillah, Khafid Vita Dwi Rahmawati Wahid Wahyudi Wardani, Alan Wahyudi Wardani, Anifah Tiara Kusuma Wardani, Firdausyi Ayudya Wibowo, Rizki Arif Widhi, Ganang Nugroho Widianingrum, Wiahni Widyatami, Filki Suri Yaris Bohoh Yuniar, Gefrin K.R Zainul Arifin, M. Zeyan, Bima Fitra Prasetya Zubaidah, Tantri Risda Zubizaretta, Zaid Dzulkarnain