Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA TEKNISI DI PT. EQUIPORT INTI INDONESIA BITUNG Yunus, Yasero Lazarus; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Maramis, Franckie R.R.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan kerja dan stres kerja merupakan masalah dalam kesehatan kerja. Kelelahan kerja dan stres kerja dapat menyebabkan terjadinya penyakit dan kecelakaan kerja. Banyak faktor yang mempengaruhi Kelelahan kerja dan stres kerj. Beberapa faktor tersebut ialah lingkungan kerja, beban kerja, jenis kelamin, usia, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara kelelahan kerja dengan stres kerja pada teknisi di PT. Equiport Inti Indonesia Bitung. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian obeservasional. PT. Equiport Inti Indonesia Kota Bitung adalah tempat penelitian ini dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan pada Febuari-Oktober 2020. Terdapat 36 pekerja yang dipilih untuk jadi responden di penelitian ini. Dalam penelitian ini memliki 2 variabel yaitu kelelahan dan stres kerja. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Jepang dalam pengukuran kelelahan kerja dan kuisioner NIOSH Generic Job Stress dalam mengukur tingkat stres kerja, kamera, dan alat tulis menulis. Penganalisisan data akan dilaksanakan secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Penelitian ini memaparkan hasil bahwa para responden semuanya laki-laki, sebagian besar berumur < 30 tahun, dan berpendidikan SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden sebagian besar terdistribusi pada kelelahan kerja sedang dan stress kerja rendah. Penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson dengan nilai signifikan (p value) sebesar 0,000 (p< 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan stres kerja. Selain itu diperoleh nilai kekuatan hubungan (angka koefisien korelasi) sebesar 0,682 yang artinya kedua variabel ini memiliki hubungan yang kuat dan arah hubungan positif dimana semakin tinggi kelelahan kerja maka akan diikuti dengan semakin tingginya stres kerja atau sebaliknya. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelelahan kerja memiliki hubungan dengan stress kerja dimana semakin tinggi kelelahan kerja maka akan diikuti oleh tingginya stres kerja atau sebaliknya yang tedapat pada teknisi di PT. Equiport Inti Indonesia Bitung. Oleh karena itu, perlu diadakannya upaya pengendalian dan pencegahan kelelahan kerja dan stres kerja oleh pekerja maupun pihak manajemen perusahaan. Kata Kunci: Stres Kerja, Kelelahan Kerja, Teknisi ABSTRACTBackground: Fatigue and work stress are problems in occupational health. Fatigue and work stress can cause occupational diseases and accidents. Many factors influence work fatigue and work stress. Some of these factors is the work environment, workload, gender, age, and others. The purpose of this study was to analyze the relationship between work fatigue and work stress on technicians at PT. Equiport Inti Indonesia Bitung. Research Methods: This study used an obeservational research design. PT. Equiport Inti Indonesia Bitung is where the research was conducted. The research was conducted in February and October 2020. There are 36 workers were selected to be the respondents in this study. In this study, there are 2 variables, namely fatigue and work stress. The instruments used were questionnaires Subjective Rating Self Test (SSRT) of the Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Japan in the measurement of fatigue and NIOSH questionnaire Generic Job Stress in measuring the level of work stress, camera, and stationery. Analyzing data will be carried out using univariate and bivariate. Research Result: This study describes the results that respondents were all male, mostly aged <30 years, and high school educated. The results showed that the respondents mostly distributed moderate work fatigue and low work stress. This study using Pearson correlation test with significant values (Sig. 2-tailed) of 0.000 and is smaller than the p-value (p <0.05), which means there is a significant relationship between work fatigue with job stress with strong ties power level (figure The correlation coefficient is 0.682 **) and the two variables are unidirectional (value towards a positive relationship), which means the higher the fatigue it will be followed with higher job stress or vice versa. Conclusin: This study concludes that work fatigue has a relationship with work stress where the higher the work fatigue will be followed by high work stress or vice versa which is found in technicians at PT. Equiport Inti Indonesia Bitung. Therefore, it is necessary to carry out efforts to control and prevent work fatigue and work stress by workers and company management. Keywords: Work Fatigue, Job Stress, Technician.
Persepsi Masyarakat tentang Penerimaan Vaksinasi Covid-19 Josefien Rolita Tiwow; Oksfriani Jufri Sumampouw; Sri Seprianto Maddusa
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi telah menjadi kegiatan utama dalam mengatasi pandemic Corona Virus Disease (Covid) 19. Salah satu faktor yang memengaruhi penerimaan vaksinasi yaitu persepsi. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan persepsi masyarakat tentang penerimaan vaksinasi Covid-19. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif yang menggunakan sebanyak 400 masyarakat sebagai subyek penelitian. Subyek penelitian dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel ini diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang pernah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 12 responden (3,0%). Responden yang sudah 3 kali divaksin (booster) terdapat 84 responden (21,0%). Responden yang bersedia untuk menerima vaksin Covid-19 yaitu 6 responden (1,5%) dan yang tidak bersedia untuk menerima vaksin Covid-19 sebanyak 7 responden (1,7%). Responden yang sudah divaksin lengkap (2-3 kali) sebanyak 82,2%. Responden yang memiliki persepsi cukup baik sebanyak 57,3%. Kesimpulan penelitian ini yaitu masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kawangkoan Barat Minahasa dominan memiliki persepsi yang cukup baik sehingga dibutuhkan upaya peningkatan persepsi masyarakat melalui edukasi dan promosi.
Co-Authors Aaltje Ellen Manampiring Adam, Jeanne d’arc Zafera Andolo, Winiarti M. Anisa T Lubis Anneke Tahulending Anneke Tahulending Arlin Debora Tongkotou Awuy, Stiffany Clara B H. R. Kairupan Bawole, Belliani B. Blessy Ezra Dompas Boky, Harvani B. Bryan Rawung Budi Tamardy Ratag Butarbutar, Risca Natalia Cahya Kamila Sugiarta Cicilia Pali Cindy Meisy Kairupan Dajoh, Ireine Norma Damopoli, Apricillia Veronika Paulin Diane M. Tengker Dina Rombot Doda, Diana V.D. Duhupo, Dewinta Dwi Istanti Elshaday Mangembulude Ester, Sangian Farikah, Tetris Febi Kornela Kolibu Ferika Sumerah Fince L. Sambeka Fione, Vega Roosa Gebby Gabriele Tania Walujo Gidion Kolondam Grace Debbie Kandou Greta Wahongan Harvani Boky, Harvani Henry Palandeng Hitipeuw, Michelle Regina Christanty I Ketut Harapan Jacobs, Rivald Semuel Jeana Lydia Maramis Jeana Maramis Jeanne d’arc Zafera Adam Jeanne d’Arc Zafera Adam Jeineke Ellen Ratuela Jeineke Ellen Ratuela Jonesius Eden Manopo Jootje M. L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jootje M.L. Umboh Jos Narande Josefien Rolita Tiwow Josep, Woodford h B. S. Joseph, Woodford B S. Joseph, Woodford Baren Soleiman Juergen Geovane Rambing Jusuf Ondang Kaparang, Leticia Wulandari Karamoy, Youla Kasenda, Jeniffer Febriyanti Kaunang, Wulan P.J Kawatu, Paul A.T Kesek, Mutiara Koch, Novarita Mariana Kolibu, Febi K. Kuhon, Frelly Valentino Laura Wulandary Kaeng Lidya Streisand Leiwakabessy Linoe, Ribka Gloria Logor, Fione Vesty Lombogia, Orianly Lowing, Van Grayen Lumantow, Marfil Lumi, Christi Natalia Maddusa, Sri Seprianto Mamusung, Nicia Indira Manayang, Yubilarisa Mandas, Grifith Vanesa Manoppo, Jeannette I. Ch. Maramis, Franckie R.R. Maramis, Jeana Lydia Maria Sophia Muaja Martha Marie Kaseke Mondoringin, Dyna C. Musa, Ester Candrawati Musfanto, Cheren P. Mutiara Kesek Nelwan, Ester Jeini Ni Wayan Dimkatni Nova Hellen Kapantow Novarita M. Koch Novie Homenta Rampengan Oddi R Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Pangau, Rianne Rollin Pangerapan, Sinthia Brigyta Pasolang, Gloriya Bida Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Pinontoan, Odi Pinontoan, Odi Roni Pinontoan, Odie Roni Pola, Priska Karla Ponga, Fine Claudia Pontororing, Maria E.I Powa, Veidi Priscilia, Lumataw Fransisca Punusingon, Axel Brayen Rabia Ani Ohoirat Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rany, Pongkorung Desi Ratuela, Jeineke Ellen Rengkung, Tammy Sinthya Ribka Elisabeth Wowor Ribka Gloria Linoe Ricky C. Sondakh Ronald Alexander Wenas Ronald Imanuel Ottay Ronald Immanuel Ottay Roya, Jisia Natasia Runtuwene, Kurviasni S. Sapulete, Ivonny Melinda Sapulete, Margareth Rosalinda Sapulete, Margaretha Rosalinda Sasiang, Evani Sekeon, Sekplin A.S Sekeon, Sekplin Steven Sindy Naomi Kasenda Siwi, Imelda Maria Sondakh, Ricky C Sopacua, Victoria Greimar Sri Seprianto Maddusa Sri Seprianto Maddusa Sualang, Daniel Y Sumual, Agatha E.G Syahlan, Vioni L. G. Syalom Mikha Tiwa Tahulending, Anneke A. Tangkilisan, Sharon Laurenzi Mariabie Ticoalu, Eliza Rolanda Ticoalu, Jansje Vera Ticoalu, Rosalin Tolondang, Andre Stif Trivena Mantow Tuda, Josef Sem Berth Vania Sartika Putri Lahinda Walewangko, Aprilia Anastasya A. Wariki, Windy M. V. Warouw, Finny Wenny Tilaar Wewengkang, Militia Christy Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wowor, Ribka Elisabeth Wulan Pingkan Julia Kaunang Yenni Wahani Yuliana, Ni made Yunus, Yasero Lazarus