Claim Missing Document
Check
Articles

UJI TOKSISITAS MENGGUNAKAN METODE BSLT DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK (Melastoma malabathricum L.) Lia Fikayuniar; Ermi Abriyani; Fioren Irwandira; Sinta Bela; Sartika Dewi
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i2.394

Abstract

Melastoma malabathricum L. plant or commonly known as senduduk is often used as a source of food and medicine. The stem of senduduk is one part of the senduduk plant that has not been widely utilized in existence compared to its flowers, fruits and leaves. Senduduk plant has activity as antidiarrhea, fractures, digestive tract disorders, melancholy, seizures, epilepsy, abdominal pain, thrush, anti-inflammatory, antipyretic, wound, and antioxidant, in addition to the myriad benefits of M. malabathricum L. also contains toxic compounds. Therefore, this study aims to determine the toxic activity of n-hexane extract, ethyl acetate, senduduk stem methanol (M. malabathricum L.) against A. salina L. shrimp larvae to avoid toxic risks in humans. The method used in the study was the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) using 10 shrimp larvae A. salina L. in each replication carried out three times afterwards followed by probit analysis to see the percentage of shrimp larva death. The study also found results that n-Hexane extract contains flavonoids, quinones and saponins, while ethyl acetate and methanol extracts contain only flavonoids and quinone. Senduduk stem extract (M. malabathricum L.) has a toxic effect with a value of LC50 < 1000 ppm or in the n-Hexane extract of 1.66 ppm, while in ethyl acetate extract of 56.23 ppm and methanol extract of 128.82 ppm.
KARAKTERISASI FALOVONOID DARI DAUN BUNGO PERAK-PERAK (Begonia versicolar. Irmsch) Ermi Abriyani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 1 No 2 (2016): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v1i2.115

Abstract

ABSTRACT This research was conducted to isolate the compounds from Begonia versicolar Irmsch plants. Flavonoid compounds that produced from Begonia versicolar Irmsch is flavonol were isolated and purified by using silica gel and sephadex LH-20 and the melting point was observed. Characterization of isolated compounds was carried out by using the UV and IR spectroscopy. The purification results were yellow powder. The melting point is 195-197oC; and the wave length maximum are λmax of (MeOH) = 257nm, 357 nm. Keywords; Flavonol, Begonia versicolar Irmsch., melting point, UV and IR spectroscopy ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi senyawa dari tanaman Begonia versicolor Irmsch. Senyawa flavonoid yang dihasilkan dari Begonia versicolar Irmsch adalah flavonol yang diisolasi dan dimurnikan dengan menggunakan silica gel dan sephadex LF-20 dan diamati titik lelehnya. Karakterisasi senyawa yang telah diisolasi dilakukan dengan menggunakan spektroskopi UV dan IR. Hasil purifikasinya adalah serbuk kuning. Titik lelehnya 195-197oC dan panjang gelombang maksimum, λmax dalam MeOH = 257 nm , 357 nm. Kata kunci; Flavonol, Begonia versicolar Irmsch., titik leleh, Spektroskopi UV dan IR
IDENTIFIKASI SEDERHANA METABOLIT SEKUNDER TUMBUHAN SASALADAHAN (Peperomia pellucidan (L). Kunt) Ermi Abriyani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 3 No 1 (2018): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v3i1.329

Abstract

ABSTRACT This study aims to identification of Peperomia pellucida L. Kunt plant. Steps being taken include phytochemical test, extraction, and identification of extraction from ethanol extract. The research is to provide information on indentification of secondary metabolite from ethanol extract. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan identifikasi dari tumbuhan Peperomia pellucida (L) Kunt. Beberapa tahapan yang dilakukan antara lain; mengecek fitokimianya, ekstraksi dan menentukan identifikasi dari ekstrak etanol. Hasil penelitian memberikan informasi tentang senyawa metabolit sekunder dari etanol ekstrak. Kata kunci: identifikasi, Peperomia pellucida (L) Kunt, metabolit sekunder
IDENTIFIKASI METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ETANOL DAUN TANAMAN PETAI CINA (LEUCAENA LEUCOCHEPALA [LAMK.] DE.WIT Ermi Abriyani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 3 No 2 (2018): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v3i2.468

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian mengenai karakterisasi metabolit sekunder ekstrak etanol daun tanaman petai cina, Leucaena leucochepala [Lamk.] de.wit,. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder dari daun tanaman ini. Manfaat dari dilakukannya penelitian ini adalah dapat memberikan informasi mengenai metabolit sekunder dari tanaman petai cina, Leucaena leucochepala [Lamk.] de.wit. Pengidentifikasian ini dilakukan dengan empat tahap yakni, uji fitokimia tanaman, ekstraksi dengan cara maserasi, memekatkan ekstrak kemudian melakukan mengidentifikasinya. Kandungan senyawa kimia aktif dalam daun petai cina adalah alkaloid, saponin, tanin dan flavonoid. Berdasarkan hasil uji plat KLT dengan eluen etil asetat : ethanol (8:2) dihasilkan Rf 0,62 yang diperkirakan merupakan flavonoid. Kata kunci: karakterisasi, refluks, petai cina, Leucaena leucochepala [Lamk.] de.wit ABSTRACT Research has been conducted on the characterization of secondary metabolites of ethanol extract of petai cina (Leucaena leucochepala [Lamk.] de.Wit) leaves. This study aims to determine the secondary metabolites of the leave and provide the information about secondary metabolites from petai cina (Leucaena leucochepala [Lamk.] de.wit) leaves. Identification was carried out with three stages are phytochemical, extraction by maceration with 70% ethanol and identifying it. The active compounds of petai cina from ethanol extract are alkaloid, saponin, tanin and flavonoid. the results of the TLC plate with eluent ethyl acetate: ethanol (8: 2) produced Rf 0.62 which is estimated to be a flavonoid. Kata kunci: caracterization, refluks, petai cina, Leucaena leucochepala [Lamk.] de.wit
ISOLASI METABOLIT SEKUNDER FLAVONOID DARI BATANG RANDU (Ceiba pentandra L.) Lia Fikayuniar; Ermi Abriyani; Wahyu Nur Februrohman
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i1.976

Abstract

Batang randu adalah pohon tropis yang tergolong ordo Malvaceae (sebelumnya Bombacaceae). Kata ‘kapuk’ digunakan untuk menyebut serat yang dihasilkan dari bijinya.Pohon ini juga dikenal sebagai Kapas Jawa atau Kapok Jawa. Selama ini batang kapuk randu hanya digunakan sebagai tanaman atau obat herbal tanpa diolah terlebih dahulu. Untuk memberikan informasi mengenai metabolit sekunder yangterkandung pada batang randuCeiba pentandra (L) Gaetrn. Metode yang digunakan yaitu dengan kromatografi lapis tipis yang di lanjut dengan kromatografi kolom. Analisis metabolit sekunder dengan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 200-600 nm. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada batang randu Ceiba pentandra (L) Gaetrn Mengandung senyawa flavonoid dengan jenis Flavon. Kata Kunci: Kromatografi Lapis Tipis, Kromatografi Kolom, Batang randu, Spektofotometri UV-Vis
ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BAHAN KIMIA OBAT PREDNISON PADA JAMU REMATIK DAN PEGAL LINU DI DAERAH KARAWANG BARAT Lia Fikayuniar; Ermi Abriyani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1195

Abstract

Semakin maraknya penggunaan obat tradisional berdasarkan khasiat yang turun temurun, semakin memperluas kesempatan terjadinya pemalsuan simplisia, bahkan ada beberapa jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang telah jelas dilarang penambahannya, baik sengaja maupun tidak disengaja ke dalam obat tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan Bahan Kimia Obat (BKO) prednison pada jamu rematik dan pegal linu. Sampel jamu yang digunakan yaitu sebanyak sepuluh sampel jamu yang berbeda dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) sebagai metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya lima sampel jamu (yang positif mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang dianalisis dengan eluen etil asetat – kloroform dengan masing masing pebandingan 6:4 dan 8:2 sampel (A, B, C, E, dan J), 9:1 (A,B, C,E, F), dengan Rf yang sama dengan baku standar (prednisone p.a) dan memilik warna bercak biru-ungu.
Sosialisasi Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Mellitus di SMK Farmasi Purwakarta Maulana Yusuf Alkandahri; Dedy Frianto; Maya Arfania; Surya Amal; Lina Aliyani Mardiana; Ermi Abriyani; Himyatul Hidayah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JAMSI - September 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.468

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, dimana kurangnya sekresi insulin berjumlah 90-95% terdiagnosis merupakan tipe yang dialami oleh sebagian besar penderita diabetes melitus. Strategi dalam menangani antidiabetes adalah dengan mencari senyawa antidiabetes baru pada tumbuhan obat. Tumbuhan cep-cepan (Castanopsis costata) yang merupakan famili Fagaceae sering digunakan sebagai obat antimalaria oleh masyarakat suku Karo di Medan, Sumatera Utara, namun penggunaannya masih bersifat turun-temurun dan belum diteliti secara ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai Pemanfaatan Tumbuhan Cep-cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Mellitus. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu 06 April 2022 menggunakan metode edukasi/ceramah langsung kepada peserta. Dari hasil evaluasi post test, didapatkan hasil bahwa semua siswa/i peserta pengabdian telah mengetahui tentang tumbuhan cep-cepan dan manfaatnya sebagai terapi adjuvan diabetes mellitus. Diharapkan setelah mengikuti penyuluhan ini, siswa/i SMK Farmasi Purwakarta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan kepada masyarakat luas terutama penderita diabetes mellitus.
GERAKAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA DUREN, KECAMATAN KLARI Anggun Hari Kusumawati; Ermi Abriyani; Sukma Dewi Apriana; Sisy Sahevtiani; Khuzaimah Nurul Fadhilah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 3 No 1 (2021): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.646 KB) | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v3i1.1530

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu diatasi karena berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan dan kematian, terhambatnya perkembangan motorik, dan pertumbuhan mental. Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, melaporkan jumlah penduduk wilayah ini yang mengalami stunting mencapai 12 persen. Adapun, jumlah penduduk wilayah dengan sebutan kota pangkal perjuangan ini lebih dari 2,2 juta jiwa. Dengan begitu, warga dengan permasalahan stunting di wilayah Karawang sekitar 264 ribu jiwa. Penelitian yang dilakukan oleh Pratiwi (2013) Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi stunting balita usia 12-36 bulan di Desa Talagamulya sebesar 38,2% dan status gizi TB/U normal sebesar 61,8%. Analisis uji statistik menunjukkan hubungan yang bermakna antara berat lahir, panjang lahir, asupan energi, asupan protein, asupan zat besi, riwayat pemberian ASI eksklusif, dan pendidikan ibu dengan kejadian stunting. Faktor yang paling dominan dengan kejadian stunting adalah panjang lahir setelah dikontrol variabel asupan energi, berat lahir, asupan lemak, asupan besi, asupan seng pemberian ASI dan pengetahuan gizi. Untuk data lokasi Kecamatan atau Desa yang terdata sebagai lokus stunting di karawang yang masuk ke Dinkes sebanyak 54 Lokus. Dari data-data di atas maka, peneliti ingin ikut berkontribusi terkait penuntasan kejadian stunting yang terjadi di Karawang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memahami gejala stunting pada anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh peserta dari 100 undangan. Kata kunci—3-5 kata kunci, pengabdian, masyarakat, pendidikan Stunting is a public health problem that needs to be addressed because it is associated with an increased risk of illness and death, impaired motor development, and mental growth. The Health Office of Karawang Regency reported that the total population of this area who experienced stunting reached 12 percent. Meanwhile, the population of the area known as the city where this struggle is based is more than 2.2 million. That way, there are about 264 thousand people with stunting problems in the Karawang area. Research conducted by Pratiwi (2013) The results showed that the prevalence of stunting of children aged 12-36 months in Talagamulya Village was 38.2% and the nutritional status of normal TB / U was 61.8%. Analysis of statistical tests showed a significant relationship between birth weight, birth length, energy intake, protein intake, iron intake, history of exclusive breastfeeding, and maternal education with the incidence of stunting. The most dominant factor with the incidence of stunting was birth length after controlling for variables of energy intake, birth weight, fat intake, iron intake, zinc intake, breastfeeding, and nutritional knowledge. For district or village location data that are recorded as stunting loci in Karawang, there is 54 Locus of the Health Office. From the data above, researchers want to contribute related to the completion of the stunting incident that occurred in Karawang. This Community Service Activity is an activity that aims to increase public awareness about the importance of understanding the symptoms of stunting in children, pregnant women, and nursing mothers. This Community Service activity ran smoothly and was attended by participants from 100 guests. Keywords—3-6 keywords, Algorithm A, B algorithms, complexity
SKRINING FITOKIMIA DAN PROFIL KLT DARI FRAKSI N-HEKSANA DAN ETIL ASETAT PADA KULIT Pithecellobium jiringa (Jack) Prain Ermi Abriyani; Lia Fikayuniar; Syifa Fauziah; Lulu Melinda
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i3.545

Abstract

Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain) is a plant that is very often used as a popular processed food ingredient. Based on previous research that the seeds and rind of jengkol have a hypoglycemic effect and reduce glucose levels, and other ingredients are alkaloids, saponins, quinone and flavonoids. This study aims to determine the content of secondary metabolite compounds and the TLC profile contained in the rind of jengkol at fractionation of n-hexane and ethyl acetate. The methods are screening phytochemical, column chromatography, and the TLC. The phytochemical test showed that the rind of jengkol contained terpenoid, flavonoid and saponin compounds. Fraction A was shown spot bluish-green with Rf value 0,64 by the TLC test. The result of the TLC test was indicated to- saponin compound which is characterized by the presence of foam. The result of ethyl acetate fractionation was shown as light blue on The TLC chromatogram with an Rf value of 0,47 which is characterized flavonoid test.
Review Article: Analisis Kurkumin Pada Famili Zingiberaceae Menggunakan Spektrofotometri UV - VIS Ermi Abriyani; Mentari Mentari; Elista Indah Susanti; Dinda Dinanti; Ainun Mar’atus Putri Warsito
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10278

Abstract

Kurkumin merupakan salah satu senyawa aktif dari golongan fenolik dengan pigmen berwarna kuning yang banyak ditemukan pada temu - temuan dari famili Zingiberaceae. Kurkumin memiliki banyak potensi seperti antioksidan, antitumor dan untuk kesehatan tubuh yang lainnya. Ekstrak kurkumin dapat dianalisis dengan hasil berupa nilai absorban dengan menggunakan alat instrument spektrofotometri UV – Vis. Metode penelitian yang dipakai untuk penelitian ini adalah melakukan Review Article dengan mencari database beberapa artikel dari ScienceDirect, Google Scholar dan PubMed. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurkumin terdeteksi memiliki serapan maksimum di range 400 – 500 nm pada Spektrofotometri UV – Vis.
Co-Authors Acih Nurheni Adam Nuryaman Adinda Ayesha Adiputra, Satrio Afriliany, Syerli Putri Agustin, Alisya Nabila Ainun Mar’atus Putri Warsito Akda Zahrotul Wathoni Aldi Firdaus, Muhammad Alifah Rahmania Fadhilah Alisthipa Sephia, Ridha Aliyani Mardiana, Lina Amal, Surya Amallia, Sulastri Amanda Auliya Amelia, Azzahra Amelia, Tanti Anasthasya Faomasi Gulo Andini Widyaningsih Andrian Supriatna Angeline, Tiara Maharani Anggun Hari Kusumawati Anita Fajriyani Anjani Dwi Pangestu Anjar Rismawati Anjar Rismawati Annida Lutfiyah Annis Fathurrohmah Annis Fathurrohmah Annisa Fitriyani Annisa Rizqya Salmaduri Ardianti, Riana Arie Wichandar Arrizqi, Farres Ilhamza Astuti, Diany Atqia Shakira, Nabilla Audia Nazwa Zanuba Adam Aulia Rizqi Septiani Ayesha, Adinda Ayu Wahyuni Balebat Ayu Sinangling Bunga Regista Cahyani Chaerunnisa, Chaerunnisa Daila Ardiswina Pondini Dedeh Komalasari Dedeh Komalasari Dedy Frianto Devi Setiawati, Devi Devi Yanti, Devi Dewi Yunita Dewi Yunita Didi Jayadi Mulya Dinda Dinanti Dini Noer Fatwa Dwi Yuliani, Nisa Dyah Kharisma Aryanti Eka Sevianti Eko Sri Wahyuningsih Elista Indah Susanti Emil Musa, Kirana Azzahra Fairish, Novi Lavly Fajiyatulhuda5, Sarah Farhamzah Febriani Dwi Anzaini Fidya Ikrima Dewi Fidya Syahfitri Fifit Safitri Fikayuniar, Lia Fioren Irwandira Fitriyani, Anisah Frida Fatmawati Gabriel Victory Makalalag Geralda, Abielza Yugha Gunarti, Neni Sri Hamjah, Renita Haniatin, Khoirul Haryadi, Rendi Helsen, Helsen Herawati, Shintya Happy Hidayah, Himyatul Himyatul Hidayah Himyatul Hidayah Icha Nurfirzatulloh Iin Kurniawati, Iin Iin Lidia Putama Mursal Iin Lidia Putama Mursal Iin Lidia Putama Mursal Iin suherti Intan Nurcahyani Iqbal Firmansyah Irawan, Lora Jihan Khairunnisa Kartika Sari Khafina Azzahra, Syifa Khoirunnisa Khoirunnisa Kholisoh , Tati Khusniyah, Khusniyah Khuzaimah Nurul Fadhilah Krisna Taupiq Wibiksana Lina Aliyani Mardiana Lina Aliyani Mardiana Lina Aliyani Mardiana Lola Pitaloka Lulu Melinda Lustianah, Tania Lutfia Ulfiani Lutfia Ulfiani M Alvian Noordiansyah M Panji Wicaksono Mangunsong, Dhavid Twua Maulana Yusuf Alkandahri Maulana Yusuf Alkandahri Maulida Mutiah A Maurizkya, Khesya Shafira Maya Arfania Maya Arfania Mentari Mentari Mia Anisa Silvi Mindawati, Erisa Muhammad Ali Ulwani Mursal, Iin Lidia Putama Musfiroh, Eka Nurfarida Muthaqimah, Yasinta Vivia Mutiara Insani Nabilla Putri Nurizha Nadya Apriliyanti Nanda Selvia Putri Neneng Nurfalah Nia Yuniarsih, Nia Nissa, Adinda Khoirun Novita Andriyani Nur Ilham, Ramdani Nur Intan Wulansari Nurapni, Depita Nurgustiyanti Nurgustiyanti Nurhadi Amirulloh Nurhadi Amirulloh Nurhalimah Nurhalimah Nurhamidah, Wida Nurjanah, Astriani Nurlelah, Neni Nurulhadi, Zafira Fatiha Nusaiba Amara, Aisha Oktaviani Rahayu, Muthia Puji Apriani, Ismi Puspawati, Ira Putri Agustina Putri Agustina Rahayu, Anjela Dian Putri Ramadhina, Aisyah Salsabila Refriyanti Irma Reza Akbar Fadilla Rifah Alena Rades Rifka Adya Shafira Riki Ramdani Rini Ernawati Sari Risma Siti Nur Rosidah Risna, Kamelia Rizky P.A, Aditiya Rizmayanti Intan Ferdiansah Robiatul Adawiyah, Nayla Sabila Nur Safitri Safitri Dalimunthe, Yeni Ari Sahrul Setiawan Salwa Sukma Ismanita Santa Regina Sianipar Saputra, Monica Yashna Kusuma Adi Sartika Dewi Selvia Aziza Septanti, Risti Shadrina, Alliza Nur Shapa Azzahra, Salsa Shofa Khairunnisa Sinta Bela Siska Ratna Dewi Sisy Sahevtiani Siti Aminah siti mudrikah Siti Salma Dhaniaty solihat, siti Sri Marita Sri Mulyanthy Tanuwidjaja Sri Wahyuningsih, Eko Srifitriani, Erna Sugiharta, Sudrajat Sukma Dewi Apriana Sumiyati Sumiyati Surya Amal Surya Amal Syalomita, Delika Syifa Fauziah Tia Laelasari Toguria Nadeak, Zevania Ujung, Rizky Marsada Ukur Valentina, Della Putri Wahyu Nur Februrohman Wulandari, Amalia Wulandari, Samsi Ayu Yuliani Yuliani Zulfa, Adiva Nafila Zulfa, Amanda Auliya