Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Single Clove Garlic (Allium sativum) Essential Oil as an Inhibitor of Staphylococcus aureus Bacteria Abdul Gofur; Ida Wulandari; M. Fitri Athoillah; Agung Witjoro; Sri Rahayu Lestari
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 11, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v11i1.13944

Abstract

Staphylococcus aureus is gram-positive bacteria that often infect the skin. S. aureus has been experiencing resistance to several antibiotics. One of the solutions to overcome the resistance is by using garlic that is believed by the society can overcome bacterial infection. The study aimed to find out the influence of the variation in concentration of local single clove garlic essential oil used on the inhibition and damage of morphological structure of S. aureus bacteria. The inhibition test was conducted using disc diffusion method. The experiment groups consisted of  1% DMSO as negative control, vancomycin 30µg/ml as positive control and single clove garlic essential oil (25 mg/ml, 50 mg/ml, 75 mg/ml and100 mg/ml) as treatment groups. The diameter of inhibition zone was measured using calipers. The morphological damage of the bacterial cells can be seen using Scanning Electron Microscopy (SEM) with magnification of 25000x. The result of Kruskal-Wallis test analysis indicated that the extract of local garlic essential oil has inhibitory activities against S. aureus bacteria (P0.05). The damage to the morphological structure of bacterial cells with the administration of 30 µg/ml vancomycin was equal to 100 mg/ml single clove garlic essential oil extract. Single clove garlic essential oil can be used as an alternative treatment for skin infection diseases by inhibiting S. aureus growth.
Peningkatan Nilai Tambah Buah Lokal di Desa Bangunsari melalui Pendampingan dan Pelatihan dalam Pengembangan Kue Buah Agung Witjoro; Ajeng Daniarsih; Hendra Susanto; Zahra Firdaus; Alby Aruna; Adinda Marcelliantika; M Iqbal Najib Fahmi; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan nilai tambah produk buah lokaldengan memberikan pelatihan praktis tentang cara mengolah buah menjadi kue buah. Kegiatan ini berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah buah-buahan lokal yangunik melalui pudding buah dengan pendekatan berbasis Asset Based Comunnity Development (ABCD).Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan pendapatan daripenjualan kue buah. Kegiatan ini juga membantu menjaga keanekaragaman hayati buah lokal dan membukapeluang untuk pasar kue buah lokal yang lebih besar melalui produk unggulan dan partisipasi aktif petanibuah lokal Desa Bangunsari. Kata Kunci: Pemanfaatan, Nilai Tambah, Buah, Desa Bangunsari
Pendampingan Gaya Hidup Sehat Guru Taman Kanak-Kanak Laboratorium Universitas Negeri Malang Melalui Plant Base Meat Agung Witjoro; Hendra Susanto; Ajeng Daniarsih; Zahra Firdaus; Alby Aruna; M Iqbal Najib Fahmi; Jasmine Nurul Izza
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6601

Abstract

Program pengabdian masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi dan mempromosikan pilihan makanan sehat di kalangan guru taman kanak-kanak Laboratorium Universitas Negeri Malang. Program ini fokus pada pendekatan inovatif dan berkelanjutan serta mempromosikan daging berbasis tumbuhan sebagai alternatif yang lebih sehat. Kegiatan PkM ini dilakukan melalui kolaborasi antara tim pelaksana dan mitra, mencakup lokakarya memasak, sesi tanya jawab, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui survei analisis kebutuhan, yang menilai tingkat pengetahuan awal partisipan tentang gizi dan preferensi makanan yang dilakukan di TK Laboratorium Universitas Negeri Malang. Setelah pelatihan, daging berbasis tumbuhan diolah dalam sesi memasak, dan evaluasi pasca-program dilakukan untuk mengukur efektivitas pendekatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan tentang gizi dan minat untuk mencoba makanan berbasis tumbuhan. Selain itu, peserta juga mengalami perubahan positif dalam memilih pola makan sehari-hari yang lebih sehat seperti konsumsi sayur, buah, dan protein. Program ini berhasil membuka wawasan guru-guru terhadap pilihan makanan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Efektivitas Ekstrak Minyak Atsiri Bawang Tunggal terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa berdasarkan Profil Scanning Elektron Mikroskop Soeyati Poejiani; Sri Rahayu Lestari; Agung Witjoro
Jurnal Ilmu Hayat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um061v2i12018p21-33

Abstract

Infeksi nosokomial yang disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa menjadi sulit dalam terapi pengobatan, hal ini disebabkan karena penularan infeksi yang begitu cepat dan sifat resistensinya terhadap antibiotik, sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu pengembangan pengobatan alternatif yang berkhasiat sebagai antibakteri yang berasal dari bahan alami yaitu tumbuh-tumbuhan salah satunya adalah bawang tunggal. Bawang tunggal mengandung senyawa organosulfur salah satunya adalah minyak atsiri yang di dalamnya terdapat allisin, alliin dan ajoene (Lestari dan Rifai., 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur daya hambat ekstrak minyak atsiri bawang tunggal terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa secara in vitro dengan metode difusi cakaram dan kerusakan bakteri diamati berdasar profil scanning elektron mikroskop. Konsentrasi ekstrak minyak atsiri yang digunakan yaitu 100mg/ml, 75mg/ml, 50mg/ml, 25mg/ml, Ceftazidime 30µg/ml. Hasil uji ANAVA tunggal diketahui (p < 0,05) yang menunjukkan adanya nilai yang signifikan pada masing-masing perlakuan ekstrak minyak atsiri bawang tunggal dalam menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kerusakan bakteri diamati dengan Scanning Elektron Mikroskop menunjukkan bakteri mengalami pengerutan, sel menipis dan lisis. Simpulan penelitian yaitu ekstrak minyak atsiri bawang tunggal dapat menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan kriteria kuat yaitu pada konsentrasi 100mg/ml.
Pengaruh Rebusan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Daya Tetas Telur dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Komet (Carassius auratus) Nuurul Muchlishiin; Agung Witjoro; I Wayan Sumberartha
Jurnal Ilmu Hayat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um061v6i12022p1-7

Abstract

Ikan komet merupakan salah satu ikan hias yang banyak diminati sehingga menjadi peluang bisnis yang menguntungkan di Indonesia. Pembudidayaan ikan komet dilakukan melalui pemijahan yang akan menghasilkan telur fertil. Daya tetas telur ikan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal, serta terdapat kendala lain yaitu serangan jamur Saprolegnia sp. Jamur tersebut dapat ditangani dengan penggunaan bahan kimia sintesis namun dapat menyebabkan masalah pencemaran lingkungan. Daun sirih hijau (Piper betle L.) dapat menjadi alternatif dalam penanganan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sirih hijau terhadap daya tetas telur ikan komet (Carassius auratus) dan kelangsungan hidup larva ikan komet. Jenis penelitian ialah eksperimen menggunakan RAK dengan 5 taraf dosis perlakuan (kontrol, 10 ml/L, 20 ml/L, 30 ml/L, 40 ml/L) dan 6 ulangan. Sampel penelitian berupa telur ikan komet fertil diperoleh dari hasil pemijahan dari Instalasi Perikanan Budidaya Punten Batu. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 butir telur untuk setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian esktrak rebusan daun sirih hijau berpengaruh terhadap daya tetas telur ikan komet pada dosis 30 ml/L, kemudian lebih lanjut diketahui bahwa pemberian ekstrak rebusan daun sirih hijau berpengaruh terhadap kelangsungan hidup larva ikan komet. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada dosis 20 ml/L.
Pengaruh Ragi Tempe dengan Variasi Substrat Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) dan Kacang Kedelai (Glycine max (L) Merill. ) serta Dosis Ragi Tempe terhadap Kualitas Tempe Kedelai Yheni Sapitri; Utami Sri Hastuti; Agung Witjoro
Jurnal Ilmu Hayat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um061v2i12018p1-8

Abstract

Tempe adalah makanan alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, terutama kebutuhan protein bagi tubuh. Bahan yang digunakan dalam pembuatan tempe adalah kacang-kacangan, terutama kedelai yang dicampur dengan ragi tempe. Ragi tempe pada umumnya dibuat dengan bahan dasar biji kedelai.  Pembuatan ragi tempe dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan lain sebagai alternatif, selain kacang kedelai. Kacang tunggak merupakan salah satu kacang-kacangan Indonesia yang memiliki potensi untuk dijadikan ragi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membandingkan ragi dengan perbedaan substrat ragi dari kacang tunggak dan kacang kedelai terhadap kualitas tempe kedelai yang dibuat dengan menggunakan ragi tersebut. Kacang tunggak dan kacang kedelai dibuat dengan proses yang sama dalam membuat ragi yaitu, pencucian, perebusan I, perendaman, perebusan II, pengeringan/penirisan, peragian, pemeraman selama 24 jam, dan pengeringan dibawah sinar matahari. Ragi yang telah dibuat kemudian diaplikasikan untuk membuat tempe kedelai dengan beberapa macam konsentrasi (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dari berat bahan), dan kemudian tempe di uji kualitas organoleptik (tekstur, warna, aroma, rasa) dan kadar protein. Hasil analisis menunjukkan  bahwa tempe yang dibuat dengan ragi substrat kacang tunggak menghasilkan kualitas tempe (organoleptik dan kadar protein) sama baiknya dengan tempe yang dibuat dengan ragi substrat kacang kedelai. Konsentrasi yang baik untuk membuat tempe sehingga menghasilkan kualitas tempe yang baik adalah konsentrasi  0,5%, 1%, dan 1,5%.
Perilaku Harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus) di Penangkaran Eco Green Park Kota Batu Propinsi Jawa Timur Stefanus Nahas; Sofia Ery Rahayu; Agung Witjoro
Jurnal Ilmu Hayat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um061v2i12018p9-20

Abstract

Julang Emas (Aceros undulatus) merupakan salah satu jenis Burung rangkong dari familia Bucerotidae yang memiliki nama latin (Aceros undulatus)saat ini menghadapi ancaman kepunahan dan penurunan populasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan Burung Julang Emas (Aceros undulatus) adalah dengan usaha konservasi eksitu yakni melalui kegiatan penangkaran. Eco Green Park merupakan tempat penangkaran yang berupaya untuk menangkarkan Burung Julang Emas (Aceros undulatus). Aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan di tempat penangkaran Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yaitu: mengamati perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus), persentase perilaku dan frekuensi harian di penangkaran Eco Green Park. Pengamatan dilakukan pada pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 15.00-17.00 WIB. Objek dalam penelitian ini menggunakan sepasang Burung Julang Emas (Aceros undulatus). Persentase perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yang dapat dihitung menggunakan rumus persentase dan frekuensi perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yaitu berupa jumlah satu perilaku yang dilakukan dalam waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 jenis perilaku harian yang muncul pada Burung jantan dan betina yaitu perilaku makan, membuang kotoran, bersuara, pembersihan, menyelisik, bertengger, berjemur, pindah tempat, mematuk benda, menyelisik pasangan, dan bercumbu. Perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yang memiliki persentase tertinggi adalah perilaku bertengger dan yang memiliki persentase terendah adalah perilaku membuang kotoran. Perilaku harian Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yang memiliki frekuensi tertinggi adalah perilaku pindah tempat dan yang memiliki frekuensi terendah adalah perilaku berjemur.
PENERAPAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 2 MALANG Anggun Rakhmawati, Tri; Witjoro, Agung; Primilestari, Lilik
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i112023p1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran cooperative script di SMK Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan analisis statistik (uji Wilcoxon dan N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dari Siklus 1 (rata-rata nilai 71,86) ke Siklus 2 (81,07). Partisipasi aktif siswa juga meningkat, tanpa adanya penurunan pencapaian. Model cooperative script secara konsisten meningkatkan hasil belajar siswa, menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Negeri 2 Malang.
PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DALAM MENINGKATKAN SIKAP KOMPETITIF SISWA DI SMK NEGERI 2 MALANG Nopiyanti, Humairah Rizky; Witjoro, Agung; Primilestari, Lilik
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v3.i7.2023.3

Abstract

Penting bagi guru untuk mempertimbangkan metode efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang. Salah satu aspek krusial adalah pengembangan sikap kompetitif siswa, kunci persiapan mereka menghadapi dunia kerja yang kompetitif. Model pembelajaran kooperatif, seperti TGT (Teams Games Tournament), menawarkan pendekatan efektif dalam menggabungkan keterampilan sosial dengan pencapaian akademik. Melalui TGT, siswa terlibat aktif, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi. Penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan TGT meningkatkan signifikan sikap kompetitif siswa, menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran
PENERAPAN TTG NDOK 4.0 SEBAGAI MESIN TETAS TELUR BEBEK UNTUK REVITALISASI KEMANDIRIAN EKONOMI ERA COVID19 PADA PESANTREN KABUPATEN JABUNG Aripriharta, Aripriharta; Witjoro, Agung; Sunaryono, Sunaryono; Hamdan, Achmad; Al Ihsan, Rifqi; Pratama, Aryansyah; Avrilia, Annisa
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): (Februari 2023)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v6i1.1595

Abstract

Kondisi pandemic yang berkepanjangan menyebabkan inflasi di kota malang meningkat 0.52% di tahun 2022. Hal ini menyebabkan masyarakat berjuang untuk bangkit secara ekonomi, termasuk mitra sasaran, yaitu pondok pesantren PPMU Jabung, kabupaten Malang. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengasuh pondok, situasi mitra saat ini dalam upaya untuk bergerak menuju kemandirian ekonomi (produktif). Mitra berkeinginan untuk menjadi supplier dalam bisnis bibit bebek sehingga mitra membutuhkan uluran tangan dari kampus sebagai produsen karya teknologi dengan membuat mesin tetas telur otomatis dengan kapasitas besar. Oleh sebab itu, dibuatlah Teknologi Tepat Guna (TTG) Ndok 5.0 yaitu mesin penetasan telur otomatis yang mampu menetas kan telur sebanyak 100 butir dalam 1 mesin yang dapat diatur besar suhu maksimal sesuai dengan kebutuhan mitra. Pengujian alat terdiri dari 3 tahapan yaitu peletakan telur bebek, peneropongan, dan penetasan, lama waktu pengujian adalah 24-30 hari dengan suhu maksimal ruangan sebesar 38,5oC.
Co-Authors Abdul Gofur Abdul Gofur Abdul Gofur Achmad Hamdan Addakhil, Muhammad Fazlur Rahman Adinda Marcelliantika Agung Wibowo Ahmad Afa Haadiyan Wiyadi Aisyah, Dahniar Nur Ajeng Daniarsih Al Ihsan, Rifqi Alby Aruna Alif Rofiqotun Nurul Alimah Ana Syarifatun Nisa Anastya Eka Kharisma Anggun Rakhmawati, Tri Annisa Avrilia Annisa, Yuslinda Argeshwara, Dityo Kreshna Arindra Nirbaya Aripriharta - Arrohman, Maulana Ludfi Aruna, Alby Aryansyah Pratama Atho'illah, Mochammad Fitri Athoillah, M. Fitri Atik Kurniawati Aulia Koen Syarafibi Avrilia, Annisa Bagus Priambodo Baroroh, Alif Rosyidah El Choirunnisa, Hesti Nur Deny Setiawan Desy Rachmawati Dewi, Putri Elok Septiana Dwi Agustin Angelina Dwi Listyorini Dyah Ayu Eka Fitriana Eka Putri Surya Fatchur Rohman Fitriyah, Rofiqoh Lailatul Frida Kunti Setiowati Fuad Indra Kusuma Galang Raka Abdilah Gustisiwi Puteri, Celiacika Hendra Susanto Hesti Nur Choirunnisa Humairah Rizky Nopiyanti I Made Wirawan I Wayan Sumberartha Ida Wulandari Izza, Jasmine Nurul Jasmine Nurul Izza Kusmayadi, Claresia Kusmayadi, Claresia Tsany Lelitawati, Mardiana Lely Hermawati M Iqbal Najib Fahmi M. Alfian Mizar M. Fitri Athoillah Mahmud Iskandar Mariya Sulfa, Devi Miasih, Dewi Sekar Mimien Henie Irawati Mochammad Fitri Atho'illah Mokh Sholihul Hadi Muhammad Andry Prio Utomo Muhammad Athoillah Murni Sapta Sari Muzaqi, Safrial Ahmad Nopiyanti, Humairah Rizky Nurul Andini Setiawan Nurul Izza, Jasmine Nuurul Muchlishiin Oktavia, Silvi Tri Pratama, Aryansyah Primilestari, Lilik Rahma, Amalia Nur Ria Yustika Sari Rifqi Al Ihsan Rinata, Viska Roedy, Ocha Rofiqoh Lailatul Fitriyah Rudianto, Rony Sa'diyah, Halimatus Sari, Ria Yustika Shidiqi, Maulana As Siti Imroatul Maslikah Siti Nur Arifah Siti Nur Arifah Siti Nur Arifah, Siti Nur Sitoresmi Prabaningtyas Soeyati Poejiani Soeyati Poejiani Sofia Ery Rahayu Sri Rahayu Lestari Stefanus Nahas Suci Ramadhani Suci Ramadhani, Suci Sugiono, Bhima Satria Rizky Sujito Sujito Sulisetijono Sulisetijono Sumarli Sumarli, Sumarli Sunaryono Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Suprayitno Suprayitno Susriati Mahanal Susriyati Mahanal Thoriq Bachtiar Y. E Tri Anggun Rakhmawati Umi Fitriyati Utami Sri Hastuti Wahyu Pratama, Ade Wulandari, Ida Yheni Sapitri Yunita Rakhmawati Yuslinda Anisa Yuslinda Annisa Zahra Anggita Pratiwi Zahra Firdaus Zulkifli, Muhammad Mauludi