p-Index From 2021 - 2026
7.504
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Teknologi Industri Pertanian Jurnal Penyuluhan Jurnal Planologi Sultan Agung AGRIPITA: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Trikonomika: Jurnal Ekonomi Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Sinergi jurnal niara Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis MUDRA Jurnal Seni Budaya AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Journal of Regional and Rural Development Planning IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) JURNAL AGRIBISAINS Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS JURNAL AGRICA Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) Buletin Ilmiah Nagari Membangun Jurnal Public Policy Menara Ilmu International Journal of Agricultural Sciences JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Pembangunan Nagari JURNAL REKAYASA JAS (Jurnal Agri Sains) AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Jurnal Agribisnis Agrica Ekstensia JESS (Journal of Education on Social Science) Journal of Agri Socio Economics and Business Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Baselang: Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Riset Perkebunan (JRP) Journal of Scientech Research and Development Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Prosiding Seminar Nasional Unimus Jurnal Research Ilmu Pertanian
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Child Poverty Using a Multidimensional Approach in Indonesia Mahlil Andre Putra; Fery Andrianus; Melinda Noer
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku2262

Abstract

Poverty prevents children from being able to fulfill their basic rights such as their need to learn, access to basic services, obtain a better education and participate in society. This research was conducted to examine the multidimensional child poverty. The results showed that the percentage of children living in multidimensional poverty was 35,54 percent. In the age group of 0-6 years, the dimension that was most deprived was health, while in the age group of 7-17 years, the dimension that was most deprived was food. On average, 32,9 percent of children aged 0-6 years are deprived in two or more dimensions, and 33.9 percent of children aged 7-17 years are deprived in two or more dimensions of basic needs. This study used logistic regression as a research method to identified the probability of child being poor. The result showed that the number of children, occupation of the household head, region, education of the household head and gender of the household head were significant variables affecting children's likelihood of being poor, as well as the interaction variables between the number of children*occupation of household head, the number of children*region and the number of children*education of household head. However, the gender of the kids variables did not have a significant effect.
Peran Pemberdayaan Masyarakat Pada Pengembangan Kawasan Kopi Di Provinsi Bengkulu Fery Murtiningrum; Melinda Noer; Sri Wahyuni; Dodi Devianto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat memainkan peran pada pengembangan kawasan kopi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dekskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian di ketahui bahwa pemberdayaan mempunya peran yang penting bagi keberhasilan pengembangan kawasan kopi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang. Peran pemberdayaan masyarakat berbentuk dengan partisipasi aktif masyarakat pada setiap tahapan pengembangan kawasan kopi. Pemberdayaan berperan pada keberhasilan pengembangan kawasan kopi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahian Provinsi Bengkulu.Kata Kunci : Pemberdayaan, Partisipasi, Kopi
Keragaman Bentuk Kearifan Lokal Masyarakat Suku Mentawai Di Kawasan Wisata Bahari Pulau Siberut Anis Munandar; Melinda Noer; Erwin Erwin; Rahmat Syahni
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3243

Abstract

Masyarakat Pulau Siberut sebahagiannya merupakan masyarakat suku asli mentawai yang memiliki keragaman kearifan lokal. Pada beberapa wilayah administratifnya, terdapat kawasan wisata bahari yang berdekatan langsung dengan aktivitas masyarakat suku Mentawai. Kearifan lokal tersebut merupakan potensi yang dapat digunakan untuk pengembangan wisata bahari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan keragaman bentuk kearifan lokal sebagai data dan informasi dasar yang digunakan dalam pengembangan wisata bahari di Pulau Siberut. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Siberut Selatan. Waktu penelitian selama 3 bulan terhitung semenjak bulan Oktober s/d November 2021. Data primer didapatkan dari hasil wawancara dengan 9 orang informan yang berasal dari tokoh masyarakat dan tokoh adat. Data sekunder didapatkan dengan teknik dokumentasi. Fokus data penelitian ini yaitu bentuk-bentuk kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat suku mentawai di sekitar kawasan wisata bahari. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan alat analisis sintesis. Hasil penelitian disajikan dengan teknik deskriptif analitik. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk-bentuk kearifan lokal yang dimiliki masyarakat suku mentawai terdapat pada pengetahuan tentang lingkungan hidup dan pengobatan, teknologi/peralatan seperti transportasi dan peralatan berburu serta hunian yang disebut dengan umma, kepercayaan, budaya, adat istiadat dan produk kreatif. Keseluruhan bentuk kearifan lokal tersebut digunakan oleh masyarakat suku Mentawai untuk menjalankan kehidupan sehari-harinya.Kata Kunci: pengetahuan, kepercayaan, budaya, umma, berburu
The Contribution of Gambier (Uncaria gambir Roxb.) Income to Farmers’ Households Income in Pesisir Selatan District: Kontribusi Gambier (Uncaria gambir Roxb.) Pendapatan terhadap Pendapatan Rumah Tangga Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Zednita Azriani; Melinda Noer; Yuerlita; Yusmarni
Jurnal Riset Perkebunan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Riset Perkebunan (JRP)
Publisher : Jurusan Budidaya Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrp.5.1.18-24.2024

Abstract

Gambier productivity in Pesisir Selatan District is low, affecting gambier farmers' household income. Furthermore, the price of gambier fluctuates, especially between 2019 and 2022. This study aims to describe gambier cultivation carried out by farmers in Pesisir Selatan and analyze the contribution of gambier income to farmers' household income in Pesisir Selatan. This descriptive study used the survey approach on two districts of gambier-producing centers in Pesisir Selatan, namely Koto XI Tarusan and Sutera Sub-district. The sample size is sixty farmers, who were chosen using a purposive sampling strategy based on the criteria of farmers who have harvested their gambier. The data gathered include gambier farming activities, markets, production, revenue, costs, gambier income, and household income. The findings revealed that weeding and pest spraying were done three times each year on average. Farmers fertilize their crops between two and four times every year. Harvesting was also done 2-4 times a year. Gambier production averaged 899.83 kg each period, or 2,384.56 kg per year. The gambler's average selling price was Rp. 41,250, -/kg. The average gambier revenue each year was Rp 98,363,031.25, -. The annual income from the gambier business was Rp. 21,656,558.34, - or Rp. 1,804,713.19, - per month. Farmers' total annual revenue was Rp. 59,911,051.33, - or Rp. 4,992,587.61, - per month. Gambier contributed 36% of the total household income in Pesisir Selatan. Gambier farmers in Pesisir Selatan do not just grow gambier for a living. Rice farming and oil palm plantations provide additional household income.
Local Wisdom of The Mentawai Tribe Community on Siberut Island in The Vicinity of Maritime Tourism Area Munandar, Anis; Noer, Melinda; Erwin; Syahni, Rahmat
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 39 No 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v39i1.2507

Abstract

The tourism sector plays a role in the economic development of Indonesia and serves as one of the sources of Regional Original Income. Generally, countries with potential coastal natural resources utilize maritime tourism as a tool to support their development, including in the Mentawai Islands Regency, West Sumatra Province. The tourism sector represents one of the economic development potentials in the Mentawai Islands Regency. Maritime tourism involves recreational activities conducted in marine or coastal areas, including beaches, islands, and oceanic regions, encompassing the surface, depths, and seabed. One of the potentials of maritime tourism destinations is the local wisdom specific to each region. Areas that adopt a community-based approach to the development of maritime tourism utilize social and cultural potentials as tools for its advancement. Therefore, this study focuses on the local wisdom of the Mentawai ethnic community on Siberut Island within the maritime tourism region. The research aims to identify, describe, and explain the local wisdom still applied in the daily lives of the indigenous Mentawai community on Siberut Island as a basis for the development of maritime tourism. The theory of local wisdom is used to analyze the forms of local wisdom. The research design falls under the non-experimental research design. Based on its nature, qualitative data is utilized in the study. From the discussion, it can be concluded that the South Siberut and Southwest Siberut sub-districts exhibit various forms of local wisdom. The forms of local wisdom include knowledge, technology, religious beliefs, culture, customs, and creative products of the community.
Techno-Sociopreneur In Improving Competitiveness of Agricultural Commodities yonaldi, sepris; Noer, Melinda; Hendri Yeni, Yulia; Nofialdi
Journal of Agri Socio Economics and Business Vol. 5 No. 02 (2023)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jaseb.5.2.13-22

Abstract

This paper contributes to providing an understanding of the dynamics of Techno-sociopreneur in increasing the competitiveness of agricultural commodities. First, this paper will explain the concept of Techno-sociopreneur in agricultural development from the beginning of the concept used in a scientific context. Then it will also be explained what are the components forming Techno-sociopreneur development in increasing the competitiveness of agricultural commodities, and what variables will be the novelty of research in Techno-sociopreneur research in increasing the competitiveness of agricultural commodities. The research method used is a qualitative approach with a literature review system from various best journal sources on Google Scholar, Garba Digital Reference (Garuda), Scinence direct and other relevant sources. The conclusion of this article is to explain the development of the concept of Techno-sociopreneur agricultural development can be categorized into scientific concepts of study, namely a) Innovation, b) Support of Stake Holders, c) Social, Cultural and Economic environment, and d) Empowerment. Research questions for the future related to Techno-sociopreneur based on local economic institutions in increasing the competitiveness of agricultural commodities which point to the context of the impact of Techno-sociopreneur in agricultural development, the role of Techno-sociopreneur based on local economic institutions in increasing the competitiveness of agricultural commodities and Techno-sociopreneur factor based on local economic institutions in increasing commodity competitiveness horticultural agriculture. Because studies on this have not been carried out by previous researchers both in developed countries and in developing countries.
Evaluasi Implementasi Kebijakan Tata Ruang Kawasan Perumahan Dan Permukiman Di Kota Padang Panjang Donal Catria; Melinda Noer; Yossyafra
Jurnal Niara Vol. 17 No. 1 (2024): Mei
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i1.19880

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pelanggaran penataan ruang yang terjadi sekaligus untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya pelanggaran sehingga dapat merumuskan masukan perbaikan terhadap implementasi kebijakan penataan ruang pada kawasan perumahan dan permukiman di Kota Padang Panjang. Analisis data dilakukan dengan superimpose/ overlay peta pola ruang dengan peta sebaran bangunan yang ada di Kota Padang Panjang, didapatkan jumlah bangunan yang melanggar sebanyak 1732 unit bangunan (10,68 % dari total jumlah bangunan yang ada ). Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara dengan masyarakat dan petugas pelaksana penyelenggaran penatan ruang. Dari hasil pengolahan data , dari variabel yang diukur yakni komunikasi, sumber daya, disposisi dan birokrasi didapatkan faktor birokrasi merupakan variabel paling signifikan berpengaruh terhadap pelanggaran penataan ruang di Kota Padang Panjang. Untuk selanjutnya denga mengunakan analisi SWOT dirumuskan strategi untuk memperbaiki implementasi kebijakan penataan ruang sebagai berikut, meningkatkan kualitas perencanaan dan kebijakan penataan ruang Kota Padang Panjang, meningkatkan pemahaman dan komitmen pengambil kebijakan terhadap penyelenggaraan tata ruang dan meningkatan sosialisasi berbasis digital
FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN POTENSI AGROWISATA SAWAH KAMPUNG BUNGA RAYA DI KECAMATAN BUNGA RAYA KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU Jamalludin; Noer, Melinda; Syahni, Rahmat; Nofialdi
Agrica Ekstensia Vol 18 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v18i1.201

Abstract

KECAMATAN BUNGA RAYA KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU Agrowisata Sawah Kampung Bunga Raya di Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak Provinsi Riau adalah suatu tempat wisata yang mengandalkan lahan persawahan padi sebagai objek wisata. Agrowisata ini sudah berjalan dan ingin dikembangkan lebih maju lagi. Untuk dapat menentukan strategi, telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengkaji kondisi faktor-faktor pengembangan parawisata di Agrowisata Sakabura. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2024. Metode penelitian adalah survei dengan jumlah responden 92 orang. Untuk menilai kondisi faktor-faktor pengembangan wisata, responden menilai dengan skala likert. Untuk analisis digunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa bahwa Faktor Aksesibilitas Wisata masuk kategori cenderung baik dan sangat baik, dan Faktor Daya Tarik, Fasilitas, dan Pelayanan Tambahan Wisata di Agrowisata Sakabura di Kecamatan Bunga Raya masuk kategori cenderung kurang baik dan sangat tidak baik
STRATEGI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN DIGITALISASI PENGELOLA KOPERASI MENUJU KOPERASI PERTANIAN BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI RIAU Rina Febrinova; Melinda Noer; Hasnah, Hasnah; Hafiz Rahman
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.775

Abstract

Koperasi pertanian berfungsi sebagai wadah bagi petani untuk berkolaborasi, berbagi sumber daya, dan meningkatkan daya tawar mereka di pasar. Namun, tantangan yang dihadapi koperasi pertanian di Provinsi Riau cukup signifikan, mulai dari kurangnya pemahaman tentang manajemen koperasi hingga keterbatasan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan pengetahuan dan kemampuan digitalisasi yang diperlukan oleh pengelola koperasi pertanian di Provinsi Riau. Melalui survei dan wawancara dengan pengelola koperasi, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengetahuan dan keterampilan yang masih kurang. Selanjutnya, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kondisi koperasi pertanian di Provinsi Riau terkait digitalisasi. Dengan memahami tingkat adopsi teknologi dan tantangan yang dihadapi, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan kinerja koperasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa koperasi pertanian di Provinsi Riau memiliki potensi besar untuk berkembang melalui digitalisasi. Namun, saat ini, tingkat digitalisasi masih rendah dan pengelola koperasi menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital mereka. Program pelatihan, kerjasama dengan institusi pendidikan, dan pengembangan platform digital merupakan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan digital pengelola koperasi.
Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan yang Berkearifan Lokal di Lahan Basah Partini; Noer, Melinda; Suliansyah, Irfan; Devianto, Dodi
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i3.1293

Abstract

Wetlands are essential in economic and ecological systems, especially in tropical regions. Economically, this land has the potential to be used for agriculture, fishery plantations, and animal husbandry. Ecologically, wetlands are ecosystems that are rich in biodiversity and function as carbon sinks, natural water filters, and providers of natural resources for surrounding communities. The management approach must involve not only modern technology but also local wisdom to realize sustainable plantations in wetlands. Local practices in wetland management that support sustainable plantations include local knowledge in choosing adaptive commodities, fire prevention, agroforestry systems, togetherness in society, rituals, traditions and community beliefs, cooperation in communities, and customary law. The wisdom values contained in this practice include respect for the environment, collaboration within the community, preservation of heritage and culture, adaptability and resistance to change, spiritual values, and respect for ancestors.
Co-Authors Abdullah Sani Adrimas Adrimas Afriyanni Subhan Afrizal Afrizal Ahmad Ilyas Anis Munandar Ansofino Ansofino ARIF HIDAYAT Asmawi Asmawi Asrinaldi Asrinaldi Astuti, Nuraini Budi Benny Hidayat Benny Oktavian Berliani Fitri Adella Budiman, Cipta Cesar Welya Refdi Delia Annisa Denny Helard Devianto, Dodi Dewi, Dona Sari Dita Oktaviani Putri Donal Catria Ekowati Rahajeng Endrizal Ridwan Erwin Erwin Erwin Fadillah Elhusna Fardian Hidayat Fashbir Noor Sidin Fastabiqul Khairad Fastabiqul Khairad Fastabiqul Khairad Feri Andrianus Ferry Andrianus Fery Andrianus, Fery Fery Murtiningrum Fery Murtiningrum, Fery Ferya Askal Foni Landasari Hadi, Eki Amnur Hafiz Rahman Hafiz Rahman, Hafiz Hardisman Harne Julianti Tou Hasnah Hasnah Hasnah Hasnah Hasnah Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Helmi Henmaidi Henmaidi Herviyanti Herviyanti Ira Wahyuni Syarfi Irfan Suliansyah Jafrinur Jamalludin Jamalludin, Jamalludin James Hellyward Kurniawan Satria Putra Leffy Hermalena Lisa Risna Luce Dwi Nanda Mahdi Mahdi Mahdi Mahlil Andre Putra Marta Siasani Menghoung, Seng Muhamad Reza Munandar, Anis Mursidin . Nana Lili Andriani Nofialdi Nofialdi Nofialdi, Nofialdi Nora Eka Putri Nova Sillia Nova Sillia Novizar Nazir Nur Indrawati Lipoeto Nuraini Nuraini P.A Kodrat Pramudho Partini Partini Partini Partini, Partini Peni Shoffiyati Prastiyo, Anggih Pratama, Resky Armi Rafnel Azhari Rafnel Azhari RAHMAT SYAHNI RAHMAT SYAHNI Rahmat Syahni Z Rahyuni Rahyuni Rangga Olenka Rika Ampuh Hadiguna Rika Hariance Rina Febrinova Rina Febrinova, Rina Ringga Rahmi Prima Rini Hakimi Risna, Lisa Rizanda Machmud Rizki Aziz Rudi Febriamansyah Sari Lenggogeni Shoffiyati, Peni Silfia Silfia Sillia, Nova Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suardi Tarumun Syafruddin Karimi, Syafruddin Tan, Firwan Tince Sofyani TRIMURTI HABAZAR Urwathul Wusqa Urwathul Wusqa Verinita, Verinita Wilheppi, Rizki Yandrizal Yandrizal Yonaldi, Sepris Yonariza Yonariza Yosritzal, Yosritzal Yossyafra Yossyafra Yuerlita Yuerlita Yulia Hendri Yeni Yusmarni Yusmarni Yusmarni Z, Rahmat Syahni Zednita Azriani Zednita Azriani