Articles
Analisis Persepsi Konsumen Beras di Kecamatan Padang Timur Kota Padang
Rahyuni Rahyuni;
Melinda Noer;
Yusmarni Yusmarni
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v2i3.401
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada bulan Oktober – November 2019. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan karakteritik konsumen beras, menganalisis proses pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen dalam pembelian beras dan menganalis persepsi konsumen terhadap beras di Kecamatan Padang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Data analisa secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen sebagai rersponden yang dijumpai penelitian ini sebagain besar perempuan, berumur usia produkstif dan sudah berumah tangga dengan pendapatan kecil dari Rp. 2.5 jt/ bulan. Hasil untuk tujuan kedua, bahwa proses keputusan pembelian konsumen terdapat lima tahap yaitu: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi,penilaian alternative,keputusan pembelian dan perilaku pasca pembelian. Hasil untuk tujuan ketiga, bahwa persepsi konsumen terhadap beras berdasarkan pengolahan data dengan Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa kinerja yang harus segera ditingkatkan adalah warna alami beras.
Analisis Penentuan Pusat-pusat Pertumbuhan dan Komoditi Basis Pertanian Subsektor Perkebunan di Kabupaten Sijunjung
Urwathul Wusqa;
Melinda Noer;
Nuraini Budi Astuti
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v3i2.417
Penelitianinibertujuanuntuk(1)menganalisispusatpusatpertumbuhandiKabupaten Sijunjung berdasarkan jenis fasilitas yang ada. Fasilitas yang digunakanadalahfasilitaspenunjangpertanian.Penelitiandilakukandenganmenggunakanmetode analisis skalogram dan indek sentralitas (2) menganalisis komoditi unggulansubsektor perkebunan yang ada di tiap tiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung denganmenggunakananalisislocationquentient(LQ)danshift-shareanalysis(SSA),penelitiandilakukandenganmenggunakanmetodedeskriptifkuantitatif.Hasilanalisis didapatkan wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan pada hierarki I adalahKecamatan Kamang Baru dengan nilai indeks sentralitas 719,9 memiliki komoditibasis kelapa sawit di prioritas pengembangan pertama, dan Koto VII dengan nilaiindeks sentralitas 682,5 memiliki komoditi basis karet di prioritas pengembanganpertama dan kelapadi prioritas ketiga.
Analisis Komoditas Unggulan Pertanian Subsektor Tanaman Pangan dan Tanaman Perkebunan di Kabupaten Pesisir Selatan
Kurniawan Satria Putra;
Melinda Noer;
Rika Hariance
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 3 (2021): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v3i3.430
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas unggulan subsektor tanaman pangan dan tanaman perkebunan, kawasan sentra produksi komoditas unggulan, serta program yang telah dilaksanakan dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Location Quotient (LQ) untuk menentukan komoditas unggulan, dan Shift Share Analysis (SSA) untuk menentukan kawasan sentra produksi. Hasil penelitian mendapatkan komoditas unggulan subsektor tanaman pangan dan perkebunan beserta kawasan sentra produksinya, yaitu komoditas unggulan Padi dengan kawasan sentra produksi Kecamatan Linggo Sari Baganti; Komoditas unggulan Jagung dengan kawasan sentra produksi Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan; Komoditas unggulan Kelapa Sawit dengan kawasan sentra produksi Ranah Pesisir; Komoditas unggulan Pala dengan kawasan sentra produksi Kecamatan Koto XI Tarusan; dan Komoditas Unggulan Gambir dengan kawasan sentra produksi Kecamatan Koto XI Tarusan. Program-program pemerintah daerah yang telah dilaksanakan secara langsung berhubungan dengan pengembangan komoditas unggulan, khususnya komoditas unggulan Padi, Jagung, Kelapa Sawit, Pala, dan Gambir. Pemerintah daerah selaku pengambil kebijakan diharapkan mampu untuk mempertahankan kebijakan yang sudah ada, dan menyusun kembali program-program yang dapat terfokus terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah
Kontribusi Sektor Pertanian Sebagai Basis Perekonomian Kabupaten Lima Puluh Kota
Berliani Fitri Adella;
Melinda Noer;
Yuerlita Yuerlita
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v4i1.435
Penelitian ini berjudul “Kontribusi Sektor Pertanian sebagai Basis Perekonomian Kabupaten Lima Puluh Kotaâ€. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kecenderungan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota selama periode tahun 2010-2020, mengidentifikasi subsektor basis dan nonbasis, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di subsektor pertanian basis Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lima Puluh Kota dan Provinsi Sumatera Barat tahun 2010-2020 dan produksi per subsektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota dan Provinsi Sumatera Barat tahun 2016-2020. Hasil analisis didapat kesimpulan, selama 10 tahun terakhir pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki trend pertumbuhan yang negatif walaupun kontribusinya terhadap PDRB Kabupaten Lima Puluh Kota adalah yang terbesar. Subsektor basis pada sektor pertanian Kabupaten Lima Puluh Kota adalah subsektor tanaman pangan, subsektor hortikultura, dan subsektor perkebunan. Proporsional Shift memiliki nilai negatif pada subsektor tanaman pangan sedangkan Differential Shift memiliki nilai negatif pada subsektor perkebunan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Dalam Mengkonsumsi Kopi Instan
Marta Siasani;
Melinda Noer;
Cipta Budiman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/joseta.v5i1.453
Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi karakteristik Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas dalam mengkonsumsi kopi instan (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas dalam mengkonsumsi kopi instan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan simple random sampling. Probability sampling adalah teknik untuk memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Kriteria dalam penelitian ini adalah : a) Mahasiswa Aktif Fakultas Pertanian Universitas Andalas. b) Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas yang minum kopi instan minimal dua kali atau lebih dalam seminggu. (1) Karakteristik Mahasiswa Fakultas Pertanian Univeristas Andalas yang mengkonsumsi kopi instan terbanyak berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan yaitu berjumlah 63 orang (66%). Karakteristik berdasarkan usia yang terbanyak yaitu usia 19 tahun berjumlah 33 orang (34). Karakteristik uang saku yang dominan yaitu sebesar <Rp1.000.000 berjumlah 52 orang (54%). (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mengkonsumsi mahasiswaFakultas Pertanian Universitas andalas yaitu faktor kebudayaan dimana faktor kebudayaan yang diukur dari kepercayaan, nilai-nilai dan kebiasaan yang dipelajari, faktor sosial dimana faktor sosial yang diukur dari indikator status/kedudukan, pengalaman keluarga dan pengaruh teman dapat diterima dan sesuai dengan latar belakang responden dalam pengambilan keputusan, faktor pribadi dimana faktor pribadi yang diukur dari indikator gaya hidup, kepribadian, dan uang saku,terakhir faktor psikologi dimana faktor psikologi yang diukur dari indikator motivasi, persepsi dan pembelajaran.
PERSIAPAN PEREMAJAAN KEBUN KELAPA SAWIT OLEH KUD SUKA MAJU DAN KUD BUKIT JAYA DI KABUPATEN DHARMASRAYA PROPINSI SUMATERA BARAT
Melinda Noer;
Ira Wahyuni Syarfi;
Rafnel Azhari
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/bina.v2i3.106
Nationally, the program to rejuvenate oil palm has become a concern of the Government. It is supported by the policy of replanting grant funds using funds from the Oil Palm Plantation Fund Management Agency (BPDPKS), including West Sumatra Province. In Dharmasraya District, KUD Suka Maju received grant funds to realize replanting in 2019, while KUD Bukit Jaya was for realization in 2020. This paper describes the activities' results to the two KUDs in preparation for replanting oil palm using BPDPKS funds. The activity's objective is to encourage and revive the spirit of cooperation in the KUD and help accelerate the effective coordination among stakeholders in the replanting program in the district of Dharmasraya. In the context of broader regional development, particularly the development of sustainable oil palm plantations, this oil palm replanting program needs to involve stakeholders from the initial planning stages to implementation and evaluation. Coordination between related government agencies requires the participation of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) as the coordinator of regional planning, and it is necessary to internalize the replanting program plan with all its aspects into the Office's Strategic Plan (Renstra) and the Regional Medium-Term Development Plan.
Dominant Factor Affecting PHBS at Household in Padang
Ringga Rahmi Prima;
Melinda Noer;
Benny Hidayat
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24893/jkma.v11i2.278
Healthy and clean behaviour are behaviors that made family contribute in pursuing a healthy living environment. Based on City Health Office Padang data in 2015, the implementation of healthy and clean behavior at Andalas Public Health Center work area only 3,18 %. The Purpose of this study to determine the factors associated with the implementation of Healthy and clean behaviour among household  who live in Padang. This research use mixed method design with sequential explanatory approach. Samples were choosen using cluster sampling technique amount 99 unit of Household. The quantitative data were collected by interview with questionare and analyzed using multivariate, logistic regression with 95% CI (p= 0.05). The qualitative data were collected by depth interview and analyzed using content analysis. The result of multivariate analysis showed the dominant factor is basic sanitation. Basic sanitation eligible households will increase by 5.8 times. The research suggest Public Health Center should build cooperation cross-sectors with Public Work Service Office to fulfill of basic sanitation, like the fulfill of clean water needs and adding healthy sewerage system
DINAMIKA PERKEMBANGAN PETANI KOPI BINAAN KPSU SOLOK RADJO DALAM PRAKTIK TECHNOSOCIOPRENEURSHIP
Yonaldi, Sepris;
Noer, Melinda;
Hendri Yeni, Yulia;
Nofialdi
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam DR KH EZ Mutaqien
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34308/eqien.v14i2.2055
The aim of this research is to examine the dynamics of development of coffee farmers assisted by KPSU Solok Radjo in the practice of technosociopreneurship. The research method approach is a qualitative method. Qualitative data was used to explore the views of cooperative managers and members, as well as coffee farmers assisted by the Solok Radjo KPSU Cooperative. Semi-structured interviews were conducted with several key informants, namely coffee farmers as development partners, cooperative members and KPSU Solok Radjo managers. The findings of this research; 1) The Solok Radjo KPSU Cooperative plays a role in realizing SDGs goals in order to solve social problems of farming communities, for example reducing poverty, increasing income and keeping the environment green. 2) Bringing changes to the lives of coffee farmers by increasing coffee prices at the farmer level, because farmers' agricultural products are directly managed by cooperatives, both for export and for downstream retail products. 3) Increasing farmers' knowledge about coffee cultivation, one example is that farmers have picking standards which affect the quality of coffee beans. 4) Assisted farmers can use Dimitra technology as a digital-based transaction medium. 5) Coffee farmers have new business opportunities with the corporate farming program in waste processing, where this program will provide many solutions to the community's economic, environmental and social problems. The active involvement of farmers and cooperative members is a solid foundation on which KPSU Solok Radjo is built in developing capital assets and social capital. This is the driving force for business development with technological innovation for farmers.
Dinamika Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Pengelola Koperasi Pertanian Kelapa Sawit
Febrinova, Rina;
Noer, Melinda;
Hasnah;
Rahman, Hafiz
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31933/jzn27j23
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam dinamika adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di kalangan koperasi pertanian yang berlokasi di Provinsi Riau. Sektor pertanian, sebagai tulang punggung ekonomi lokal, menghadapi tantangan modernisasi yang menuntut integrasi teknologi dalam operasionalnya. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, studi ini menggali persepsi, motivasi, dan tantangan yang dihadapi oleh para pengelola koperasi, anggota, serta pemangku kepentingan terkait dalam memanfaatkan TIK. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun adopsi TIK telah dimulai dan membawa manfaat signifikan dalam efisiensi dan transparansi, proses ini masih bersifat parsial dan menghadapi berbagai hambatan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia hingga ketersediaan infrastruktur dan kepercayaan anggota. Artikel ini menyajikan gambaran komprehensif tentang bagaimana faktor-faktor internal dan eksternal membentuk lanskap digitalisasi koperasi pertanian, serta menawarkan rekomendasi praktis untuk mendorong adopsi TIK yang lebih merata dan berkelanjutan. dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing koperasi di pasar global.
Efektivitas Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Studi Kasus Di Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2017-2018)
Arif Hidayat;
Melinda Noer;
Erwin
Jurnal Niara Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (621.253 KB)
|
DOI: 10.31849/niara.v15i2.10143
The implementation of the sub-district Musrenbang is a very important series of planning processes that become the subject of discussion in the district musrenbang proposals so that the district musrenbang discussions are the aspirations or wishes of the community, but in Batang Masumai sub-district there are still many proposals that are not accepted and are not in accordance with the development priorities of the district government. Therefore, researchers conducted a study on the Effectiveness of Implementation of District Development Planning Deliberations (Case Study in Batang Masumai District, Merangin Regency, Jambi Province, 2017-2018). In this study using the theory of effectiveness with three indicators, namely accountability, transparency and participation. Data collection techniques using interview, observation and documentation techniques and data analysis techniques using data collection techniques, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research are that (1) The mechanism for implementing the development planning deliberations of the Batang Masumai sub-district in the last two years, 2017 and 2018 uses a different legal basis due to changes in the legal basis. (2) the ineffectiveness of the Batang Masumai sub-district development planning deliberation in 2017-2018 seen from the participation indicator that the participants of the Batang Masumai sub-district development planning deliberation decreased from 2017 to 2018. Judging from the accountability/accountability indicator that the implementation of the sub-district development planning deliberation was not carried out fully. Judging from the transparency indicator that it has not been fully implemented in the Batang Masumai sub-district development planning deliberations in 2017 and 2018.