Claim Missing Document
Check
Articles

PHYTATE ACTIVITY OF THERMOPHILIC BACTERIA FROM SULILI HOT SPRINGS IN PINRANG DISTRICT SOUTH SULAWESI Hafsan Hafsan; Nurjannah Nurjannah; Cut Muthiadin; Isna Rasdianah Aziz; Ahyar Ahmad; Laily Agustina; Asmuddin Nasir
Scripta Biologica Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sb.2018.5.3.819

Abstract

This study aimed to determine the optimum temperature and pH of the phytase activity produced by isolate of thermophilic bacteria from Sulili hot springs in the district Pinrang south sulawesi. This is a descriptive research, that measure of phytase activity by treated the variation of temperature and pH. The various of temperature has eight levels ie 20; 30; 40; 50; 60; 70; 80; and 90oC, the pH treatments consists of eight levels ie 2; 3; 4; 5; 6; 7; 8 and 9. Phytase activity was determined by converting the Na-phytate absorbance values produced by phytase enzyme against Na-phytate standard curve. One unit of phytate enzyme activity is defined as the amount of enzyme capable of hydrolysed Na-phytate and produce a peptide which is equivalent to one mole of tyrosine per minute under the conditions of analysis. The results of studies have shown that there is a significant effect of temperature on the phytase activity of Bacillus coagulans, thermophilic bacteria from Sulili hot springs, whereas no significant effect of pH treatment. Optimum phytase activity of B. coagulans are at 60°C and pH 7 ie 6.11 units/ mL.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT BERPOTENSI PROBIOTIK DARI DANGKE SUSU SAPI DI KABUPATEN ENREKANG Fatmawati Nur; Hafsan Hafsan; Dewi Paramitasari
Jurnal Biotek Vol 3 No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL 22 Desember 2015
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7251.202 KB) | DOI: 10.24252/jb.v3i1.1918

Abstract

Penelitian ini merupakan studi awal untuk mengeksplorasi potensi probiotikBakteri Asam Laktat (BAL) dari dangke, makanan tradisional dari susu sapi dikabupaten Enrekang. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikandalam jumlah yang cukup memberikan manfaat kesehatan pada inangnya. Salahsatu mikroorganisme yang berpotensi menjadi probiotik adalah bakteri asam laktatyang banyak ditemukan pada susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuibakteri asam laktat yang terdapat pada dangke dengan bahan dasar susu sapi.Isolasi BAL menggunakan media selektif de Man Rogosa Sharpe Agar. BAL akanmenunjukkan zona bening pada medium MRS setelah penambahan indikatorCaCO3 dan diinkubasi selama 24 jam. Seleksi dilakukan dengan mengamatimorfologi sel, pewarnaan Gram, dan uji biokimia. Hasil penelitian menunjukkanbahwa isolat yang diperoleh terdiri dari dua spesies yaitu Lactobacillus fermentumdan Lactobacillus acidophilus yang menunjukkan gram positif dan katalasenegatif.
POTENSI CENDAWAN RHIZOSFER DALAM MENGINDUKSI KETAHANAN TANAMAN Jumriani Rusli; Hafsan Hafsan
Jurnal Biotek Vol 3 No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL 22 Desember 2015
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7261.014 KB) | DOI: 10.24252/jb.v3i1.1921

Abstract

Cendawan Rhizosfer membantu pertumbuhan tanaman melalui berbagai mekanisme seperti peningkatan penyerapan nutrisi, sebagai control biologi terhadap serangan patogen, dan juga menghasilkan hormon pertumbuhan bagi tanaman. Pentingnya populasi mikroorganisme di sekitar Rhizosfer adalah untuk memelihara kesehatan akar, pengambilan nutrisi atau unsur hara, dan toleran terhadap stress/cekaman lingkungan pada saat sekarang telah dikenal.
ARBUSCULAR MYCORRHIZAL FUNGI (AMF) CHARACTERIZATION IN RHIZOSPHERE of Gigantochloa atter Fatimah Mansir; Hafsan Hafsan; Eka Sukmawaty; Masriany Masriany
Jurnal Biotek Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jb.v9i1.20984

Abstract

Mycorrhizae are typical structures found in a plant's root system found symbiotic mutualism between fungi (myces) and roots (rhiza). Mycorrhizae have an essential role for plants because they can increase water and nutrient uptake, especially phosphorus absorption. The purpose of this study was to determine the mycorrhizal genera on the roots of parring bamboo plants (Gigantochloa atter) in Sabantang Hamlet, Toddopulia Village, Tanralili District, Maros Regency because there is no scientific information regarding this issue. This research was conducted with the wet filter method or sieving. The isolation of spores from the rhizosphere of Gigantochloa atter samples was carried out by referring to the pouring method and wet sieving using a stratified filter set. Staining techniques were used to observe the colonization of arbuscular mycorrhizal structures in the roots of the sample plants. The results showed that 27 spores were found, consisting of 15 spores of the Glomus genera, three spores of the Gigaspora genera, and nine Acaulospora genera. Observation of the root structure has not shown the presence of vesicular and arbuscular. However, only hyphae and spore structures were found because the mycorrhizal hyphae in Gigantochloa atter have not yet reached the infection stage to form arbuscular or vesicular structures
The Empowering Women through Diversification of ASUH Local Animal Food Products in Benteng Gajah Village: Pemberdayaan Perempuan Melalui Diversifikasi Produk Pangan Hewani Lokal Yang ASUH di Desa Benteng Gajah Hafsan Hafsan; Devi Armita; Ar. Syarif Hidayat; St. Aisyah Sijid; Hajrah; Zulkarnain; Irwan Misbach
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1.5491

Abstract

Background: Benteng Gajah adalah desa di kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebagian besar penduduk desa bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Perempuan di Desa Benteng Gajah umumnya hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, sehingga nyaris tidak berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat secara umum. Metode: Teknik-teknik pengabdian tersebut terutama difokuskan pada upaya pelibatan komunitas dampingan serta mendorong partisipasi mereka secara maksimal. Tahapan dalam pendampingan pelatihan keterampilan membuat beberapa produk olahan pangan hewani khususnya daging broiler dengan memegang prinsip keamanan pangan yang dikemas dalam kegiatan “Pelatihan diversifikasi pangan hewani lokal yang ASUH”. Hasil: Hasil ternak yang dihasilkan umumnya dipasarkan langsung tanpa melalui pengolahan hasil panen. Padahal sebagai produsen bahan pangan hewani berupa daging dan telur, hasil-hasil ternak tersebut dapat didiversifikasi menjadi aneka olahan yang memiliki rasa, bentuk yang menarik dan bernilai gizi tinggi serta aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kesimpulan: Kaum Perempuan di Desa Benteng Gajah menjadi berdaya serta mampu dalam meningkatkan kualitas pangan bagi keluarganya serta dapat meningkatkan perekonomian keluarganya.
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN PADA NATA BUAH NANGKA (Arthocarpus heterophyllus) Ulfa Triyani A Latif; Hamina ,; Hafsan .
CELEBES BIODIVERSITAS : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2022): Science, Conservation, Biology Education
Publisher : Universitas Patompo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/cb.v5i2.347

Abstract

PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG PETERNAKAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HEWAN TERNAK DI SULAWESI SELATAN Hajrah Hajrah; Hafsan Hafsan; Zulkarnain Zulkarnain; Kurnia Makmur
Teknosains Vol 16 No 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i2.28754

Abstract

Bioteknologi merupakan bidang ilmu yang identik dengan pemanfaatan proses biologis, organisme atau sistem untuk mengahasilkan produk yang berfungsi meningkatkan kualitas hidup manusia. Tingginya permintaan pasar dan meningkatnya kebutuhan manusia terhadap hewan ternak menjadi alasan dikembangkannya berbagai metode di bidang peternakan. Rendahnya penggunaan teknologi dan pengetahuan peternak menjadi alasan perlunya dikembangkan metode bioteknologi di berbagai daerah termasuk Sulawesi selatan. Sehingga artikel review ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi metode bioteknologi di bidang peternakan sebagai upaya perbaikan produktivitas dan mutu genetik hewan ternak. Beberapa aplikasi bioteknologi seperti Inseminasi Buatan (IB), Transfer Embrio (TE), Fertilisasi In Vitro (FIV), sexing spermatozoa dan kriopreservasi telah diterapkan dan mampu menunjukkan peningkatan produksi populasi, mutu genetik dan pemuliaan pada hewan ternak
Islamic Conception in The Utilization of Cocoa Pulp Waste As Basic Ingredients of Vinegar Hafsan Hafsan; Arifuddin Ahmad; Elkheir Hassaballah Abdallah
At-Taqaddum Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Quality Assurance Institute (LPM) State Islamic University Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/at.v13i2.8944

Abstract

Vinegar is a liquid containing acetic acid from fruits or other agricultural products through a multistage fermentation process. Cocoa pulp liquid waste with high sugar content can be used as raw material for various products such as vinegar through a biotechnology approach. This process is one of the efforts to utilize and at the same time overcome environmental pollution by utilizing the services of microbes that produce acetic acid. In the context of the use of natural resources, including the use of waste, this is relevant to Allah's command so that humans can make practical use of all His blessings as stated in the Qur'an. On the other hand, as a food ingredient, vinegar has a critical halal point that needs to be reviewed based on the process. This review describes the production process of vinegar produced through the processing of cocoa pulp waste and an Islamic review of the product to follow the concept of food safety in Islam, namely halal and thayyib.
Jamur Patogen Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq.) di Perkebunan Sawit Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Sakinah Sakinah; Hafsan Hafsan; Eka Sukmawaty; Devi Armita
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.449

Abstract

Tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) adalah salah satu sumber minyak nabati yang digunakan di berbagai macam industri, baik pangan maupun non pangan akan tetapi produksi kelapa sawit sering menurun diakibatkan oleh berbagai serangan jamur patogen. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gejala infeksi jamur patogen pada tanaman kelapa sawit dan jenis jamur patogen yang menginfeksi tanaman sawit di perkebunan kelapa sawit Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling kemudian dilakukan isolasi jamur dari tanaman yang menunjukkan gejala serta dilanjutkan dengan identifikasi jenis jamur dengan buku identifikasi Illustrated Genera of Imperfect Fungi dan Description of Medical Fungi Second Edition serta dilakukan uji Postulat Koch. Hasil yang diperoleh yaitu gejala infeksi jamur patogen pada tanaman kelapa sawit (E. guineensis Jacq.) di perkebunan kelapa sawit Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju yaitu bercak kuning pada daun yang disebabkan oleh genus Curvularia, bercak cokelat pada daun disebabkan oleh Sarocladium, busuk kecokelatan pada buah dari genus Penicillium, dan busuk kehitaman pada buah dari genus Aspergillus. Berdasarkan uji Postulat Koch yang dilakukan didapatkan bahwasanya keempat isolat yang didapatkan merupakan penyebab penyakit dan sesuai dengan beberapa gejala yang ditemukan pada awal pengambilan sampel. Informasi jenis patogen yang menginfeksi tanaman kelapa sawit dapat digunakan sebagai dasar untuk penanganan penyakit tanaman sawit yang tepat sesuai dengan jenis patogen yang menginfeksi.
Harnessing Enzymes for Optimal Poultry Feed Formulations (Mini Review) Sijid, St. Aisyah; Hafsan, Hafsan; Khudaer, Faten
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131501882024

Abstract

This paper focuses on the use of enzymes in effective and efficient poultry feed formulations. The introduction highlights the importance of good nutrition for poultry and the increasing need for innovative feed formulations due to limited availability and rising prices of feed ingredients. Enzymes are introduced as protein compounds that enhance nutrient digestion and absorption in poultry, potentially reducing feed production costs. However, their widespread use in Indonesia is still limited due to a lack of knowledge. The paper discusses the role of enzymes in poultry nutrition, including their involvement in digestion and nutrient absorption. It also emphasizes the essential nutrients required for poultry growth and development and the factors influencing their nutritional needs. The types of enzymes commonly used in poultry feed formulations, such as phytase, amylase, protease, and lipase, are explored along with their mechanisms of action. Research findings demonstrate the effectiveness and efficiency of using enzymes in improving nutrient availability and feed efficiency, ultimately enhancing poultry production productivity and sustainability. The paper concludes with recommendations for the development and application of enzymes in poultry feed formulations, highlighting the need for careful enzyme selection, dosage adjustment, and consideration of environmental conditions. Furthermore, the importance of integrating enzymes with other feed ingredients and adopting a comprehensive nutrition strategy is emphasized. Overall, the use of enzymes in poultry feed formulations offers significant advantages for modern poultry farming, but careful implementation and further research are necessary to optimize their effectiveness and efficiency.
Co-Authors Abbas Abbas, Abbas AHMAD MUZAKKI Ahyar Ahmad Alfian Alfian Amalia, Andi Dewi Reski Amanda, Sabilla Suryaning Amin, Abd Rauf Muh Andi Nur Fadhilah, Andi Andi Wahdiniar, Andi Anwar, Zulfahri Ar. Syarif Hidayat Arifuddin Ahmad Arsyad, Muh Ali Asaad, Andi Indra Jaya Asmuddin Nasir Asmuddin Natsir Asri asri Asriani A Ayu Febriani Ayu Febriyanti, Ayu Cut Muthiadin Cut Muthiadin Delima Engga Maretha Devi Armita Dewi Paramitasari Dirhamzah, Dirhamzah Elkheir Hassaballah Abdallah Ernitasari, Ernitasari Fahira, Nurul Faten Khudaer Faten Khudair Fatimah Mansir Fatmawati Nur Fatmawati Nur Fatmawati Nur Fifi Dismayanti Indriani Nainu Firdaus Firdaus Hadidarma, Nasyrah Hafizhah Al Amanah Hajah Thaha, Aminah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Hamina , Hamina, Hamina Hasrawati, Hasrawati Ibrahim Ibrahim Inaya, Nur Inna Shintia Irna, Ade Irwan Misbach Isna Rasdianah Aziz Isna Rasdianah Aziz Jumriani Rusli Khaerani Kiramang Khudaer , Faten Khudaer, Faten Kurnia Makmur Kurnia Ramadani Kurniati Kurniati Laily Agustina Laily Agustina, Laily Lianah Lianah, Lianah Lutvianti, Rizqi Maharani Retna Duhita Marliana Marliana Mashuri Masri Maslan Maslan Maslan, Muhammad Masriany Masriany Masriany Masriany Masriany, Masriany Melinda, Nurul Meriem, Selis Muh. Khalifah Muhammad Khalifah Mustami Muhammad Maslan Muhammad Rusdi Rasyid Mustakim Mustakim Muthmainna, Nur Nur Alfisah Nur Hanisa, Andi NUR, FATMAWATY Nurhidayah Nurhidayah Nurhikmah Nurhikmah Nurjannah Nurjannah Permatasari, Artha Rezki Pratiwi, Afryanti RACHMAWATI, WULAN Rahmaniah Rahmaniah Retno Prayudyaningsih Rezki Ramadani Djamaluddin Rini Anggraeni Rusli, Jumriani Rusmadi Rukmana Rusny Rusny Sakinah Sakinah Sinar Wahyuni Siska Tri Desianti Siti Rabiatul Adawiyah St Aisyah S St. Aisyah Sijid Sukmawaty, Eka Suryaning Amanda, Sabilla Syahrul Gunawan Tridesianti, Siska Ulfa Nur Alfriani Amir Ulfa Triyani A Latif Ulfa Triyani A Latif, Ulfa Triyani A Wahdaniyah Wahdaniyah Wirawan, Hadi Purnama Yuniar Harviyanti Yusminah Hala Zainuddin, Dhea Nanda Zulkarnain ZURAIDAH ZURAIDAH