p-Index From 2021 - 2026
5.844
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi sistem pengadukan dalam produksi serbuk jahe merah Dessy Agustina Sari; Sukanta, Sukanta; Saputro, Nurcahyo Widyodaru; Hasyim, Muhammad; Fardiansyah, Mohammad Ilham
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19130

Abstract

Kesulitan penggiat usaha ekonomi mandiri dalam memanfaatkan pasca panen jahe merah menjadi produk siap konsumsi. Penggunaan tenaga manusia di keseluruhan unit proses menjadi perpanjangan waktu dan penekanan jumlah bahan yang akan diproses. Hal ini dialami oleh mitra JAMER di kabupaten Karawang yang mampu memproses jahe merah di bawah 5 kg per hari. Dampak bagi konsumen adalah pemesanan menjadi tidak leluasa meningkat. Salah satu penanganan unit proses adalah penghasilan serbuk jahe merah. Tujuan. Transformasi tenaga kerja menjadi listrik menjadi solusi terdekat bagi mitra dan membantu jumlah bahan yang terproses. Hal ini didukung oleh proses pemekatan dan penghasilan bubuk jahe merah. Keterlibatan peran teknologi tepat guna menjadi kolaborasi dan sinergitas antara tim pelaksana pengabdian dengan industri Temaru Engineering Indonesia. Perusahaan ini akan membantu dari sisi perawatan dan perbaikan purwarupa yang akan diterapkan di desa Karyabakti. Menjadi desa binaan sejak pertengahan 2019 memberikan perkembangan dan kemajuan satu per satu bagi UPPKS Bakti Lestari. Pengalihan dari penggunaan peralatan rumah tangga yang sederhana untuk menghasilkan bubuk jahe merah menjadi tangki proses (dilengkapi pengaduk bertenaga listrik). Implementasi ini juga memberikan pengaruh terhadap jumlah jahe merah segar yang diproses dan kuantitas pemesanan konsumen. Kemudian, pelibatan mahasiswa dikhususkan ke arah pemasaran untuk mengajarkan perihal kewirausahaan dalam wadah himpunan setempat.
PELATIHAN PENGELOLAAN CAGAR BUDAYA SEBAGAI OBJEK WISATA PADA MASYARAKAT DI DESA WISATA MATTA BULLU, KABUPATEN SOPPENG Ugu Saraka, Erwin Mansyur; Rosmawati, Rosmawati; Duli, Akin; Supriadi; Hasyim, Muhammad; Agus, Agus; Sumantri, Iwan
JURNAL KHAZANAH PENGABDIAN Vol 5 No 2 (2023): KHAZANAH PENGABDIAN
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wiasata Matta Bullu Village in Soppeng Regency is a tourism village that is managed independently by the local community in collaboration with BUMDES to form a tourist awareness group (POKDARWIS). The tourist attraction found in the village is the location of the village above an altitude area with beautiful natural scenery, a cool climate, mountainous topography, hills and valleys where the forest is still beautiful, people's livelihoods are generally gardening with grain crops and vegetables, and villages in general with traditional Bugis houses. The type of business in the tourism sector that the community has started is in the form of a waterfall tourist attraction as a recreational location, a creative coffee business named Kopi Matta Bullu, the Petta Bulu Matanre Cemetery as a place of pilgrimage, and homestays (community houses that are rented out to tourists). The dedication of the Department of Archeology at FIB Unhas in 2023 helps the local community manage the cultural heritage (Petta Bulu Mintasre grave) as a tourist attraction with a preservation and sustainable perspective. The result of this assistance is that the local community understands how to preserve cultural heritage and the legal aspects related to it. The Petta Bulu Matanre Tomb Complex is always crowded with pilgrims, especially on religious holidays and other holidays, so that pilgrims (tourists) can be given an understanding and properly managed so as not to damage the cultural heritage as a tourist attraction.
MONITORING KUALITAS AIR TAMBAK BUDI DAYA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) PADA KELOMPOK MITRA DI DESA PANGGUNG JEPARA Setiyowati, Desti; Mustofa, Arif; Riza, Andi Nor; Hasyim, Muhammad; Naseer, Jamal Abdun
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.15853

Abstract

Abstract: Panggung Village is one of the coastal villages in Kedung District, Jepara Regency which has a lot of potential natural resources to be developed. One potential natural resource that is quite potential is the mangrove forest which is widely cultivated as a place for mud crab cultivation. Mud crab (Scylla serrata) is one of the fisheries resources in the mangrove area, has high economic value and tastes delicious meat so that it is consumed by many local and foreign people. The problem faced by the partner group is that the cultivation of mud crabs has not gone well due to limited funds, lack of technology and assistance for their production activities. This activity aims to provide science and technology applications in the form of digital pond water quality monitoring technology to monitor parameters of temperature, DO, salinity and pH so that mud crabs grow optimally and have high selling prices. The method used for partner groups to support program realization is participatory. The result of the activity is a fairly high level of participation from the partner group which has a positive impact on program implementation, seen in socialization activities, counseling, training and mentoring in monitoring the water quality of mud crab cultivation ponds. The implementation of the service program is able to produce outputs, namely increasing the knowledge and skills of partner groups in monitoring water quality.Keywords: Monitoring; Water Quality; Mud Crab.Abstrak: Desa Panggung merupakan salah satu desa pesisir di Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara yang memiliki banyak potensi sumber daya alam untuk dikembangkan. Salah satu potensi sumber daya alam yang cukup potensial adalah hutan mangrove yang banyak diusahakan sebagai tempat budi daya kepiting bakau. Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu sumber daya perikanan yang berada di kawasan mangrove, memiliki nilai ekonomis tinggi dan rasa dagingnya yang lezat sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat lokal maupun mancanegara. Permasalahan yang dihadapi kelompok mitra yaitu budi daya kepiting bakau yang dilakukan belum berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan dana, kurangnya teknologi dan pendampingan untuk kegiatan produksinya masih sangat kurang. Kegiatan ini bertujuan memberikan aplikasi IPTEKS berupa teknologi monitoring kualitas air tambak secara digital untuk memantau parameter suhu dan DO sehingga kepiting bakau tumbuh optimal serta memiliki harga jual yang tinggi. Metode yang digunakan bagi kelompok mitra untuk mendukung realisasi program adalah partisipatif. Hasil dari kegiatan adalah tingkat partisipasi yang cukup tinggi dari kelompok mitra memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat pada kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan monitoring kualitas air tambak budi daya kepiting bakau. Pelaksanaan program pengabdian mampu menghasilkan luaran yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok mitra dalam melakukan monitoring kualitas air.Kata Kunci: Monitoring; Kualitas Air; Kepiting Bakau.
MEMBANGUN KECAKAPAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Wahid, Annisa; Hasyim, Muhammad
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 1 No. 4 (2023): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v1i4.1318

Abstract

The fourth industrial revolution has transformed the educational landscape, including Islamic education. In this era, the rapid development of information and communication technology has significantly impacted the way we learn and teach. This research aims to explore efforts that can be undertaken to build Islamic education skills in the era of the Fourth Industrial Revolution. This method ushed is library reasearch. Using a qualitative approach, this study involves literature analysis. The findings indicate that there are several key aspects that need to be considered in building Islamic education skills in the era of the Fourth Industrial Revolution. Firstly, the integration of technology in Islamic learning is crucial. The use of software, applications, and online platforms can enhance the effectiveness and efficiency of the learning process. Furthermore, emphasis should be placed on the development of 21st-century skills such as problem-solving, creativity, critical thinking, and collaboration. These skills will enable Islamic students to become competent individuals ready to face global challenges. Additionally, character education should also be a focus in building Islamic education skills. Teaching Islamic values such as integrity, sincerity, justice, and empathy should be reinforced to shape a quality Islamic generation. Collaboration between Islamic educational institutions, teachers, parents, and the community is vital. Through strong synergy, Islamic education can create a holistic learning environment that supports the comprehensive development of students.
PENTINGNYA PERAN ORANG TUA DALAM PEMBIASAAN BERPUASA SEJAK USIA DINI PADA ANAK Nur Huda, Ahmad; Hasyim, Muhammad
ILJ: Islamic Learning Journal Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/iljjislamiclearningjournal.v2i2.1513

Abstract

Fasting is a mandatory worship that must be carried out in the month of Ramadan, but this is not for children who have not reached the age of puberty. Children's worship is the responsibility of every parent, whether or not children are able to carry out worship is a big task for parents in educating children. This study aims to determine the role of parents in the habit of fasting Ramadan in children. This research is a qualitative research through interviews and analyzed descriptively. This research was conducted on 4 parents who had children aged 5-8 years in Babakan Gadog Village, Kujangjaya Village. The results of this study indicate that, the role of parents in the process of fasting habituation in early childhood is carried out by supervising, guiding and giving examples to children, by fasting children will be more healthy, increase worship and patience in children. The game environment affects children in fasting, so that in the process of getting used to fasting, parents must supervise children while playing so they are not influenced by friends who do not observe fasting.
The Effect of Peer Assistance on Adherence to Consuming Iron Tablets and Anemia Status among Young Female Adolescents Hasyim, Muhammad; Arief, Erdiawati; Nurbaya, Nurbaya
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v5i3.2710

Abstract

Introduction: Basic Health Research stated that 76.2% of young women received iron supplements in the last 12 months, and only 2.13% of them consumed iron tablets as recommended. Anemia in adolescence causes reduced physical and mental capacity and diminished concentration in work and educational performance. Purpose: This study aimed to assess the impact of peer mentoring and its effect on tackling anemia in adolescent girls. Methods: The method used was quasy experiment and was conducted for 12 weeks from July-November 2022. The case group consisted of teenagers at SMP 1 Mamuju and the control group was at SMPN 1 Malunda 1. Results: Before the intervention, the anemia status in the case group was 19.2%, and post-intervention was 9%. The control group before intervention was 20.5%, and after intervention, it was 2.6%. There was no difference in the Hb test results for the two sample groups (p-value 0.319). After the intervention, the two sample groups had a difference in Hb changes (p-value 0.000). Conclusion: Changes in Hb before and after the intervention showed differences in the case and control groups (p-value 0.000). Peer assistance is highly recommended as one of the anemia interventions among female adolescents.
Adaptasi Kebijakan Pengelolaan Wisata untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Pantai Dato Sirih, Muhammad Syahid; Hasyim, Muhammad; Nasruddin, Nasruddin; Ahsan, Amirul
Journal of Tourism and Creativity Vol. 8 No. 1 (2024): Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jtc.v8i1.44187

Abstract

Pariwisata di Pantai Dato Kabupaten Majene berpotensi untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan daerah. Namun, pengembangan pariwisata perlu memperhatikan keberlanjutan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis adaptasi kebijakan pengelolaan wisata di Pantai Dato dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan menggunakan kerangka AGIL. Penelitian kualitatif ini menemukan bahwa secara umum kebijakan pengelolaan wisata di Pantai Dato telah berorientasi pada konsep pariwisata berkelanjutan. Namun, pada tataran implementasi teknis masih terdapat kesenjangan dengan prinsip berkelanjutan terutama terkait regulasi teknis dan sosialisasi. Diperlukan adaptasi kebijakan melalui penguatan regulasi, koordinasi lintas sektor, sosialisasi, dan pemantauan rutin. Rekomendasi kebijakan disusun agar pengembangan pariwisata di Pantai Dato dapat optimal dalam memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan. Dengan adaptasi kebijakan yang tepat, diharapkan pariwisata Pantai Dato dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Green narratives or greenwashing? An ecological discourse analysis of IKN-related discourses Rahayu, Famala Eka Sanhadi; Hasyim, Muhammad; Arifin, Muhammad Bahri
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v8i4.1483

Abstract

This research aims to determine whether the IKN-related discourses produced by the Indonesian government constitute a green narrative that promotes ecological conservation and protection or are merely greenwashing strategies designed to gain public acceptance. Fifty-two articles taken from the Indonesian government’s official website about IKN, https://ikn.go.id/ are the data source of this research. Utilizing AntConc and NVivo software, the researchers investigate the word frequency of environmentally related lexical choices and complete an analysis of the six-taxonomy of greenwashing. The results reveal that five greenwashing strategies are prominent: attention deflection, deceptive manipulation, decoupling, selective disclosure, and inefficient public voluntary programs. These strategies reflect the gap between environmental claims and actions, with the government focusing on technological solutions while downplaying or omitting critical ecological issues such as deforestation, biodiversity loss, and indigenous displacement. This research makes a valuable contribution to the field of ecolinguistics by emphasizing the need for a critical examination of governmental environmental narratives, particularly in situations where ecological claims are used to justify large-scale development. This analysis could be further developed in the future by integrating indigenous perspectives, ecological data, and longitudinal monitoring of IKN's environmental impact.
Representation of Indonesian Protests in Aljazeera.net and Alaraby.com News Coverage: A Framing Analysis Robert N. Entman Model Kholifaturrosyidah, Sabila; Hasyim, Muhammad
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.238-250

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola pembingkaian yang digunakan oleh Aljazeera.net dan Alaraby.com dalam melaporkan aksi protes di Indonesia pada September 2025. Protes tersebut, yang dipicu oleh persetujuan izin keuangan yang berlebihan bagi anggota parlemen, mengakibatkan enam kematian dan menarik perhatian media internasional. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis pembingkaian Robert N. Entman yang terdiri dari empat unsur: mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan rekomendasi penanganan. Data primer terdiri dari teks berita dari Aljazeera.net dan Alaraby.com, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan tentang teori pembingkaian dan media studi internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa Alaraby.com membingkai peristiwa tersebut dengan pendekatan kritis terhadap pemerintah, menekan jiwa korban dan tindakan represif oleh pasukan keamanan, dan memberikan ruang yang lebih besar bagi suara para demonstran. Sebaliknya, Aljazeera.net menggunakan pendekatan yang lebih seimbang dengan memberikan konteks ekonomi yang rinci, menyajikan perspektif pemerintah dan penindasan secara proporsional, dan menekankan pentingnya dialog dan solusi damai. Perbedaan kerangka pemberitaan ini mencerminkan orientasi ideologi dan kepentingan editorial masing-masing media dalam membangun realitas peristiwa politik Indonesia bagi khalayak penutur bahasa Arab di seluruh dunia.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Azis Abdul Muntaqim Al Anshory AGUS AGUS Ahmad Fadhil, Ahmad Ahmad Sodikin Ahsan, Amirul Akin Duli, Akin Alfadilah, Restu Nurul Andi Faisal, Andi Andi Muhammad Akhmar, Andi Muhammad Annisa, Firda Nur Arif Mustofa Arifin, Muhammad Bahri Armin, Mardi Adi Az-Zahra, Sabrina Bandu, Iriyanti Barthos, Megawati Delisnawati, Delisnawati Dessy Agustina Sari Desti Setiyowati Dian Fitriani Erdiawati Arief Exmal, Pridho Arya Fardiansyah, Mohammad Ilham G.J, Fierenziana Hady, Rosli Hafied Cangara, Hafied Hajras, Multazam Hapzah, Hapzah Hasbullah Hasbullah Hasbulloh Huda, Muhammad Hernawati Hernawati Hilmy Muhammad Hasan, Hilmy Muhammad Hasan Hosin, Zainal Muhammad Iman, Muhammad Nur Isfajar, Isfahar Iswary, Ery Jadidah, Amatul Juliandari, Lely K, Prasuri. Kaharuddin Kholifaturrosyidah, Sabila Kuswarini, Prasuri Latjuba, Ade Yolanda Liani, Grace Luthfialana, Mawaddata M Agung Al Fatah, M Agung Al Fatah Maknun, Tadjuddin Masdiana Masdiana Maulana, Iqmal Meldo, Devri Muhammad Husni Muhammad Husni Munirah Munirah Najdah, Najdah Naseer, Jamal Abdun Nashrullah, Nashrullah Nasruddin Nasruddin Nasrulloh Nasrulloh Nugraha, Boyke Dian Nur Hasaniyah Nur Huda, Ahmad Nur Ilmi Nur Maulidia, Vivi Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurhaida Lakuana Nurhayati Nurhayati nurliah, nurliah Oda, Sukur Puspita Sari, Yanita Rahayu, Famala Eka Sanhadi Rahman Ma'rifatullah, Fathur Rahmatullah, Ali Jumaah Rahmawati, Rahmawati Ratnasari, Dwi Ratnasari Reksi Setiawan Renold , Renold Basar Nadeak REZKI, REZKI Riza, Andi Nor Rohman, Miftakur Rosmawati Rosmawati Sabata, Yusniati N. Savitri Mustar, Adel Sirih, Muhammad Syahid Sitti Mutmainnah Su'aib, Su'aib Suci Ananda, Andi Sukanta Sukanta Sulaiman, Agus Sulkifli F. Sulkifli F., Sulkifli F. Sumantri, Iwan Supriadi Sya'baan, Andi Muh. Ruum Syamsul Rijal Ugu Saraka, Erwin Mansyur Ulandari, Ririn Dia Ulfiani Rahman Wahid, Annisa Wahyuddin Wahyuddin Waru, Dian Sari Unga Wiwik Handayani Yodhia Kinriabe, Farah Yolanda Latjuba, Ade Yolanda, Ade Yudianti, Yudianti Zuhriyah, Nunik