p-Index From 2021 - 2026
8.698
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pangan dan Gizi ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan SELAMI IPS JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE KEUNIS Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Educatio CHEESA: Chemical Engineering Research Articles JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal PTK dan Pendidikan JURNAL SURYA ENERGY EAJ (ECONOMICS AND ACCOUNTING JOURNAL) JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Inovasi Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Sriwijaya Journal of Surgery Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Electrices : Jurnal Otomasi Kelistrikan dan Energi Terbarukan International Journal of Finance Research Education Achievement: Journal of Science and Research NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Jurnal Ekonomi dan Manajemen (JEKMA) Journal of Agriculture (JoA) LJLEL (Linggau Jurnal Language Education and Literature) Asean International Journal of Business Jurnal Genesis Indonesia Aceh International Journal of Science and Technology JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Multidisiplin Sahombu Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan SULUH ABDI : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Rona Teknik Pertanian Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Journal of Community Empowerment Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Blockchain Frontier Technology (BFRONT) Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia ROCE : Jurnal Pertanian Terapan SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN Jurnal Penelitian Keperawatan ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials International Journal of Mathematics, Statistics, and Computing Publication of the International Journal and Academic Research (PIJAR) Jurnal Transformasi Digital Dalam Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Nemui Nyimah
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative analysis of acids and temperatures in gelatin extraction from the skin of yellowfin tuna (Thunnus albacares) Prajaputra, Vicky; Agustina, Sri; Isnaini, Nadia; Nabila, Agillia; Margolang, Hikma Kasih; Apriani, Sahra; Maqfirah, Siti
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.41269

Abstract

Gelatin, a valuable biopolymer, is commonly derived from animal by-products such as fish skin, providing a sustainable alternative to traditional bovine and porcine sources. The extraction process is influenced by factors like acid type and temperature, which impact both yield and quality. This study aimed to compare the effects of citric acid and acetic acid, at two temperatures (50C and 60C), on the gelatin extracted from yellowfin tuna (Thunnus albacares) skin. The extracted gelatin was evaluated for yield, proximate composition, functional groups using FTIR, and surface morphology through SEM. Results indicated that acetic acid produced a significantly higher yield than citric acid at both temperatures, with the highest yield (10.10%) at 50C and the lowest (2.46%) from citric acid at 60C. Gelatin extracted with acetic acid also had higher protein content and lower moisture and ash levels. FTIR analysis confirmed the presence of characteristic gelatin functional groups, including Amide I, II, and III. SEM images showed a denser and more uniform structure in acetic acid-extracted gelatin, while gelatin extracted with citric acid had a more porous and irregular surface. SDS-PAGE analysis revealed stronger protein bands for gelatin extracted with acetic acid, indicating higher protein content and a more efficient extraction process. Both acid-extracted gelatins showed -chains and -chains, characteristic of denatured collagen. In conclusion, acetic acid proved to be more effective than citric acid in producing higher yield and superior quality gelatin from yellowfin tuna skin. Further studies should assess the gel strength and amino acid composition of the extracted gelatin.Keywords:environmental chemistrybelow waterbiopolymergelatinmarine chemistrywaste valorizationyellowfin tuna
Relationship Between the Use of Topical Hypothermia with Ice Water to Postoperative Pulmonary Complications of Coronary Artery Bypass Graft Agustina, Sri; Gama Satria; Erial Bahar
Sriwijaya Journal of Surgery Vol. 7 No. 1 (2024): Sriwijaya Journal of Surgery
Publisher : Surgery Department, Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/sjs.v7i1.99

Abstract

Introduction: Open heart surgery such as coronary artery bypass graft (CABG) is a heart surgery technique that uses a machine cardiopulmonary bypass (CPB) which can cause postoperative complications such as systemic inflammatory response syndrome (SIRS) and myocardial damage. Myocardial protection can be achieved through topical hypothermia techniques by lowering the heart temperature using a cold solution or ice cubes. Although several studies have shown its benefit in protecting the myocardium, the use of topical hypothermia remains controversial due to its uneven cooling effect and risk of tissue injury. This study aims to evaluate the relationship between the use of topical hypothermia of ice water and pulmonary complications of open heart surgery. Methods: This research is an analytical observational cohort retrospective comparison of pulmonary complications postoperatively in cardiac surgery patients who received systemic cardioplegia alone versus those who received a combination of systemic cardioplegia and topical hypothermia. Data collection was carried out using techniques consecutive sampling. Results: Of the 32 research subjects, the results of the analysis showed that the use of topical hypothermia did not have a statistically significant relationship (p>0.05) on the incidence of leukocytosis, pulmonary edema, duration of surgery, duration of ventilator use, duration of hospitalization, and mortality compared to the group that only received systemic cardioplegia. There was a significant relationship (p<0.05) between the incidence of pleural effusion in the topical hypothermia group. Conclusion: The use of topical hypothermia in cardiac surgery has a significant association with a higher incidence of pleural effusion.
ASUHAN KEPERAWATAN MENINGITIS TB DAN HIDROSEFALUS COMMUNICAN PADA ANAK DI RUANG PICU: STUDI KASUS Meilisa, Ocha Dwi; Harahap, Inda Mariana; Agustina, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrosefalus terjadi akibat adanya penumpukan cairan serebrospinal yang berlebihan sehingga menyebabkan ventrikel serebral membesar dan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan intrakranial. Meningitis merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan pada selaput otak, salah satu penyebab meningitis ialah bakteri seperti Mycobacterium tuberculosis. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pada An. R dengan Miningitis TB dan Hidrosefalus Communicans di ruang PICU Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin Banda Aceh. Kasus Hidrosefalus An. R timbul beberapa masalah keperawatan seperti gangguan pertukaran gas, penurunan kapasitas adaptif intrakanial, bersihan jalan napas tidak efektif, risiko defisit nutrisi, gangguan integritas kulit. Selama perawatan asuhan keperawatan yang telah diberikan kepada An.R berupa pemantauan tanda-tanda vital, pernapasan, dan tingkat kesadaran, pemantauan peningkatan TIK, pemantauan nutrisi, pemantauan intake dan output cairan, pemeriksaan neurologis, pemantauan ventilator, pengisapan lender, pemberian makan enteral dan parenteral, perubahan posisi, dan pencegahan luka. Hasil perawatan anak selama lima hari, diketahui ada lima masalah yang belum teratasi yaitu gangguan pertukaran gas, gangguan ventilasi spontan, penurunan kapasitas adaptif intrakanial, bersihan jalan napas tidak efektif, risiko syok dan tiga masalah lainnya teratasi sebagian yaitu gangguan integritas kulit dan risiko defisit nutrisi, risiko infeksi. Sehingga diperlukan intervensi dan pemantauan lebih lanjut pada An. R di ruang rawat. Hasil penulisan karya ilmiah ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan manajemen asuhan keperawatan dan membantu perawat dalam meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan.
PEMBERDAYAAN VILLAGE STUNTING-GROUP COUNSELOR (VScC) SEBAGAI STRATEGI EFEKTIF PENCEGAHAN STUNTING DAN WASTING MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DI ACEH BESAR Rizkia, Mira; Sufriani, Sufriani; Martina, Martina; Agustina, Sri; Septiana, Nenty
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i1.289

Abstract

Stunting dan Wasting merupakan permasalahan kesehatan utama pada balita di Indonesia termasuk Aceh. Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi tinggi stunting dan wasting yang dapat berdampak buruk bagi masa depan anak seperti gangguan intelektual, penurunan kecerdasan, bahkan risiko terserang penyakit kronis. Sangat dibutuhkan perhatian bersama dalam penanggulangan permasalahan tersebut melalui kegiatan Pengabidan Kepada Masyarakat Berbasis Produk (PKMBP) dengan tema Pemberdayaan Village Stunting-group Counselor (VSgC) Sebagai Strategi Efektif Pencegahan Stunting dan Wasting Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal di Aceh Besar. Proses awal rencana pengabdian kepada masyarakat telah melalui koordinasi dengan pihak Puskesmas dan Penanggung Jawab Gizi sehingga ditunjuk Desa Kayee Lee Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar sebagai Desa sasaran karena tingginya angka stunting dan risiko wasting. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat terfokus kepada kader kesehatan desa, ibu hamil dan balita. Program utama yaitu pembentukan dan pemberdayaan VSgC yaitu konselor stunting level desa yang menjadi media dan sarana masyarakat untuk dapat melakukan konseling dasar, kegiatan dimulai dengan windshield survey untuk perolehan gambaran dasar langsung dari masyarakat untuk mengidentifikasi sumber daya yang terdapat dikomunitas tersebut, dilanjut dengan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan konselor VSgC oleh Perawat Maternitas, Spesialis Keperawatan Anak dan Jiwa, skrining dan interpretasi stunting dan wasting, penyusunan buku panduan, penyuluhan nutrisi ibu dan balita, penyusunan table menu sehat balita, pemeriksaan ibu hamil dan balita serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta peningkatan kreativitas masyarakat dalam pengolahan pangan lokal untuk pemenuhan nutrisi bahkan dapat dijadikan produk dengan daya jual bernilai ekonomis. Capaian akhir dari seluruh rangkaian kegiatan PKMBP ini adalah adanya peningkatan kesejahteraan dan Kesehatan masyarakat serta luaran yang akan dipublikasikan sesuai dengan sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masayarakat.
Uji Kualitas Air Laut Di Perairan Kuala Pesisir Menggunakan Metode Storet Sinambela, Laisa Sara Sabrina; Khairunnisa, Khairunnisa; Ulfah, Maria; Karina, Sofyatuddin; Agustina, Sri
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 4, No 3: Desember (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v4i3.42272

Abstract

Penelitian Uji Kualitas Air Laut Di Perairan Kuala Pesisir Menggunakan Metode Storet ini dilakukan pada bulan Maret April 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas perairan berdasarkan metode STORET di Perairan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan 3 stasiun dan 3 kali pengulangan. Parameter yang diukur meliputi parameter fisika dan kimia air kemudian hasil pengukuran dibandingkan dengan baku mutu untuk menentukan nilai metode storet dan parameter yang mempengaruhi kualitas air serta tingkat pencemarannya. Hasil analisa dengan metode storet menunjukkan kualitas perairan di daerah ini untuk biota laut dan wisata bahari berada pada kategori kelas C cemar sedang dengan skor -20 dan untuk Pelabuhan berada pada kategori kelas B cemar ringan dengan total skor -10. Parameter kecerahan untuk biota laut, wisata bahari dan pelabuhan tidak melebihi baku mutu dengan nilai rata rata 1,15 126 meter, sedangkan fosfat untuk biota laut dan wisata bahari menunjukkan nilai yang melebihi baku mutu dengan nilai konsentrasi fosfat berkisar 0,585 mg/L 1.635 mg/L. Untuk parameter TSS, suhu, pH, salinitas, DO, dan nitrat masih sesuai baku mutu air laut untuk biota laut, wisata bahari, dan pelabuhan.Kata Kunci: Kualitas perairan, metode STORET, biota laut, wisata bahari
UJI KUANTITATIF FORMALIN PADA PRODUK PERIKANAN KERING DI NAGAN RAYA Fadila, Nur; Agustina, Sri; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 4, No 3: Desember (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v4i3.41834

Abstract

Abstrak Keamanan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan pangan sehari-hari. Keamanan ditentukan oleh tidak adanya komponen berbahaya baik secara fisik, kimia maupun mikrobiologi. Penggunaan formalin sebagai pengawet ternyata telah salah digunakan dalam industri makanan seperti halnya pada pengolahan produk perikanan. Penggunaan formalin sangat berdampak berbahaya bagi kesehatan manusia. Berdasarkan Peraturan Mentri Kesehatan No.33 tahun 2012 menyatakan bahwa formalin dilarang dan tidak diperbolehkan dalam bahan makanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan formalin secara kuantitatif pada ikan asin, teri asin dan cumi asin dari produk lokal dan produk luar lokal yang dijual di beberapa pasar Nagan Raya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juli 2024. Identifikasi penelitian ini menggunakan pereaksi asam kromatofat dengan pengukuran kadar formalin menggunakan spektrofotometri Uv-vis. Hasil uji kuantitatif pada seluruh sampel rata-rata mengandung kadar formalin yang berbeda-beda. Rata-rata kadar formalin tertinggi terdapat di Pasar Simpang Peut yaitu berkisar 20,20 mg/kg dan kadar terendah terdapat di Pasar Pulo yaitu 12,59 mg/kg. Kadar formalin tertinggi terdapat pada sampel lokal teri asin di Pasar Simpang Peut sebesar 37,26 mg/kg dan kadar formalin terendah terdapat pada sampel lokal cumi asin di Pasar Pulo berkisar 4,43 mg/kg.Kata Penting: Formalin, produk perikanan, asam kromatofat, spektrofotometri Uv-vis.Abstrak Keamanan pangan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan. Keamanan pangan ditentukan oleh ada tidaknya komponen yang berbahaya baik secara fisik, kimia maupun mikrobiologi. Penggunaan formalin sebagai bahan pengawet ternyata telah disalahgunakan dalam industri pangan maupun dalam pengolahan hasil perikanan. Penggunaan formalin memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Berdasarkan peraturan menteri kesehatan nomor 33 tahun 2012 disebutkan bahwa formalin dilarang dan tidak diizinkan dalam bahan pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara kuantitatif kandungan formalin pada ikan asin, ikan teri asin dan ikan asin olahan dari produk lokal dan produk luar negeri yang diperjualbelikan di beberapa pasar Nagan Raya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2024. Identifikasi pada penelitian ini menggunakan reagen asam kromatofat dengan pengukuran kadar formalin menggunakan spektrofotometri UV-vis. Hasil uji kuantitatif semua sampel secara rata-rata mengandung kadar formalin yang berbeda-beda. Rata-rata kadar formalin tertinggi terdapat di Pasar Simpang Peut, yaitu sekitar 20,20 mg/kg dan terendah terdapat di Pasar Pulo, yaitu 12,59 mg/kg. Kadar formalin tertinggi terdapat pada sampel lokal ikan teri asin di Pasar Simpang Peut sebesar 37,26 mg/kg dan kadar formalin terendah terdapat pada sampel lokal cumi asin di Pasar Pulo, yaitu sekitar 4,43 mg/kg.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Literasi Membaca Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III di SDN 03 Mamben Lauk Hafizin, Muhammad; Hasanah, Niswatul; Agustina, Sri
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i3.3144

Abstract

The education in Indonesia is currently experiencing enormous This research aims to describe the effect of interactive learning media on reading literacy in Indonesian language learning carried out at SDN 03 Mamben Lauk for class III students in the even semester of the 2023/2024 academic year with a population of 39 students. Sampling was carried out using random sampling technique. This research is a Quasi Experimental Design research with a Nonequivalent Control Group Design experimental research design. Research data on interactive learning media and reading literacy were collected through pre-test and post-test. The data obtained was then analyzed using the SPSS application. The results of this research are that the reading literacy ability of class III students at SDN 03 Mamben Lauk for the 2023/2024 academic year is in the medium category. Based on hypothesis calculations using SPSS, at a significance level of 5%, t = 0.046 and a significance level of 5%. Therefore, t count (0.046) < t table (0.05:14) is 1.761, then Ha is accepted. This shows that the variable interactive learning media on reading literacy in Indonesian language learning has an influence, so that Ha is accepted and Ho is rejected, which means there is a significant positive influence between interactive learning media on reading literacy in class III Indonesian language learning at SDN 03 Mamben Lauk.
Entrepreneurial Values in The Management of The Family Kitchen (Purga) At Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School Wardi, Moh.; Agustina, Sri; Hodairiyah, Hodairiyah
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 11 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v11i1.377

Abstract

The purpose of this study is to find out the values of religious, educational, and economy of Abdhi Dhalem or servant in family kitchen or Dapur Keluarga (Purga). This study employs a qualitative descriptive methodology, and the organizers of the family kitchen and a number of servants serve as the sources of research data. According to the study's findings, the Abdhi Dhalem of the family kitchen demonstrates the importance of honesty in adhering to the Pondok's (boarding school) standard of menus. Amanah or responsibility values the equitable fulfilment of students' rights and responsibilities. Second, entrepreneurial principles through instruction and financial literacy role models for family teachers, handling cash inflows and outflows for the needs of kitchen supplies or student meal costs properly and correctly.
THE DISTRIBUTION AND SOIL CARBON STOCK ON LAND UTILITY TYPES OF BUSH, MOOR, MIXED GARDEN AND RAINFED RICE FIELDS ON DRY LAND IN ACEH BESAR REGENCY Abdullah, Umar Husein; Endiyani, Endiyani; Irhami, Irhami; Agustina, Sri; Akbar, Yusran
Journal of Agriculture Vol. 2 No. 02 (2023): Research Articles, July 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v2i02.2509

Abstract

This study aims to determine the potential of soil carbon on dry land in Aceh Besar regency. This study uses a descriptive method based on field results and surveys and laboratory analysis. Soil sampling at various depths was carried out for carbon and bulk density analysis. Composite soil samples were taken at a depth of 0-5, >5-10, >10-20, >20-30, >30-70, and >70-100 cm. The type of land use is bush covering an area of ??96,962.2 ha, moor 313.03 ha, rainfed rice fields 4,478.67 ha and mixed gardens 15,052.09 ha. The highest percentage of soil carbon is in the mixed garden land utility type (3.40%) compared to other types of utility. the highest carbon potential is found in the bush land utility type (137.68 tons/ha) compared to other types of utility. The highest soil carbon stock is in the type of land use of bush compared to other types of land utility. This is because the bush land utility type has soil carbon potential and a large area compared to other land utility types.
Potential and Absorption of CO2 in Various Types of Dry Land Use in Aceh Besar Regency Abdullah, Umar Husein; Martunis, Lukman; Mulyanti, Mulyanti; Yana, Dewi; Akbar, Yusran; Agustina, Sri
Journal of Agriculture Vol. 3 No. 01 (2024): Research Articles, March 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/joa.v3i01.3760

Abstract

This study was carried out on a 239,439.63 ha unit of dry land in the Aceh Besar Regency. The Soil and Plant Science Laboratory and the Soil Physics Laboratory at the Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala, analyzed soil and biomass samples. Twelve different land use types in the Aceh Besar Regency's dry land are the research locations. Utilizing a methodology with the number SNI 7724:2011, the Indonesian National Standards Agency established the biomass measuring and sampling procedure in 2011. According to the study's findings, the primary forest land use type has the greatest potential for absorbing CO2 in the forest land use type, followed by the following. Pine forest, secondary forest, teak forest, eucalyptus forest, and bush forest, in that order. In contrast, the land use categories of mixed gardens, moors, bushes, grassland, rainfed rice fields, and bare ground have the highest potential for absorbing CO2. Primary forests have the largest overall carbon dioxide absorption among the many forest land use types. These are followed, in order, by secondary forests, bush forests, eucalyptus forests, pine forests, and teak forests. The primary forest land use type has the largest total CO2 absorption among the non-forest land use types, followed by grasslands, shrubs, mixed gardens, rainfed rice fields, moorland, and bare ground, in that order. The Aceh Besar Regency's numerous dry land uses can benefit from enhanced natural and environmental sustainability due to the wide stem diameter and abundance of woody plants, which can also increase CO2 absorption. Highlights High CO2 potential and sequestration are critical in controlling climate change Humans play an important role in regulating and maintaining the availability of plants to maintain environmental stability. Forest protection plays an important role in maintaining the biodiversity of plants, animals, and endangered species in protected forest areas.
Co-Authors Adhania, Safira Adipradana, Wirawan Afdhal, Muhammad Afriani, Sari Agus Atmadipoera Agustin, Weni Akmal, Aulia Al Aziz, Muhammad Daffa Al-Ihsan, Muhammad Tareqh Alia Badra Pitaloka, Alia Badra Altisa, Reysa Previana Anh, Nguyen Thi Mai Ansari, Marzuki Apriani, Sahra Arief Rahman Atikah Adyas Aulia, Rian Aulisti, Elsa Azhary, M. Ichsan Bahari, Yunus Bantali, Ampun Bhakti Yudho Suprapto Cahyani, Yenni Calista, Avisa Caroline Caroline Chitra Octavina Choiriyah Choiriyah CN, Yudhinanto Cut Husna Daniel Happy Putra Defrian, Angga Dewi Yana, Dewi Dwi Lestari Edri Sumindra emelda, emelda Endiyani, Endiyani Erial Bahar FADILA, NUR Fadlia, Faradilla Fajri, Nova Farinza, Mila fatimah Fatimah Firman Muhammad Nur, Firman Muhammad Fithri, Anjenny Syfha Nabhila Fitri Wulandari Fitria, Syarifa Fransiska, Imelda Gama Satria Gentari, Katri Ginting, Anggi Piramida H, Yohanes Rezky Andrian H.A, Umar Halawa, Irena Mei Darnis Haloho, Kristina Sri Devi br Hamid Hamid Hanifa, Kayyisa Haposan Sirait Hariswan Putera Jaya Hasdi, Hasrul Hera Hikmarika, Hera Heriyana Heriyana Herlina Herlina Herlina Hermawati Hermawati Hermawati, Hermawati HERNANI - Hilman Syarif Hodairiyah, Hodairiyah Holiawati, Holiawati Hudri, Zonny Husain, Al Husniah Ika Rezvani Aprita Ike Bayusari Ilham Ilham Ilvan Zaid Muhlasim Inda Mariana Harahap Indah, Putri Dian Irhami, Irhami Irmawan Irmawan Isnaini, Nadia Izzaty, Nur Jaenudi, Jaenudi Jayawarsa, A.A. Ketut Julianto, Dimas Prastama Kacaribu, Andriy Anta Karsadi, Karsadi Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khotimah, Maryatus Kusnul Koko Ondara, Koko Kurniawan, M. Fakih Linawati Linawati Liria, Giza Luh Gede Sumahiradewi Lukmawati, Puji Putri Lukmawati, Putri Puji Luthfiah, Yussi Dwi Luthfiyah, Yussi Dwi Luvito, Andi Maqfirah, Siti Mardiani, Diah Margolang, Hikma Kasih Maria Ulfah Marta Pramudita, Marta Martina Martina Martunis, Lukman Masyitah Masyitah Meilisa, Ocha Dwi Mellyzar, Mellyzar Moh. Wardi Mohammad Alwi Ashari Mubarok, Alif Nabil Muh Yusuf Muhammad Hafizin Muhammad Irsad, Muhammad Muhammad Yusup Mulyanti Mulyanti Mulyanti Munthe, Andre Christian Musmulyadi, Musmulyadi Muzakir Nabila Nabila, Agillia Nahadi Nazlia, Suraiya Nilanur, Rania Nisa, Raisatun Niswatul Hasanah, Niswatul Niwatana, Julya Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Novitasari, Angel Nur Anissa Nurfadillah Nurfadillah Nurhasanah Nurhasanah Nurkhatijah, Nurkhatijah Nurul Ummi Nuzlia, Cut Oktiana, Oliq Otong, Muhammad Padeli Prajaputra, Vicky Pramesty, Meta Pratama, M. Akbar Pratama, Miftahunajah Aditiya Priyatna, Aufa Irsyad Puji Rahayu Purnomo, Listiya Ike Puspita, Kana Putera Jaya, Hariswan Putri, Dian Utama Pratiwi Putri, Dwi Kemala Rachma Wati, Rachma Rahadatul'aisy, Nadiya Rahayuningsih, Sri Intan Rahma, Elvira Aulia Rahmadi, Silvi Rahmawati, Aryani Rahmawati, Rahmawati Rakhmalina, Ika Ramadhaniaty, Mutia Rendyansyah Reza Salima Rizki Rizki Rizki, Sri Ayu Rizkia, Mira Rizqillah, Fahmi Robby Cahyadi Ronauli, Angelita Rosalina Rosalina Royani, Muhamad Ruhiyat, Endang Said Ali Akbar Salih, Yasir Salsabilla, Tania Salsani, Mayang Kurnianing Sandora, Lisna SARIMAN Septiana, Nenty Sinambela, Laisa Sara Sabrina Siregar, Timotius Ferdana Siregar, Yulisa Dewi Siregar, Yusuf Satria Siti Hamidah Siti Nurhalimah Sofyatuddin Karina Subriyer Nasir Suci Dwijayanti sufriani, sufriani Sugiyanto - Syahrul Purnawan Tambunan, Ronaldo Teguh Kurniawan Tuti Mutia Ulfa Ulfa Ulung Jantama Wisha Umar Husein Abdullah Wurdiyantho, Rio Yohanes, Rudy Yusran Akbar yusran, yusran akbar Yusron Abda'u Ansya Zakiah, Mutiara Zulfakri