p-Index From 2021 - 2026
11.309
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Usia Dini PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Indonesian Journal of Primary Education JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Basicedu Journal on Education Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Sekolah Dasar (JSD) Jurnal Kajian Gender dan Anak JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) NANAEKE Journal Of Millennial Community MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Edukasi: Journal of Educational Research Jurnal Asesmen Dan Intervensi Anak Berkebutuhan Khusus Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Jurnal Basicedu JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Indonesian Journal of Primary Education Journal of Childhood Education (JCE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 6 Tahun Melalui Kegiatan Mozaik Sima Mulyadi; Risbon Sianturi; Gusmawati Gusmawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3513

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan anak yang hiperaktif dalam perkembangan motorik halusnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan treatment pada anak hiperaktif, agar anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini satu orang anak berusia 6 tahun di kelompok B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini anak mengalami peningkatan dalam perkembangan motorik halusnya setelah diberikan 13 treatment melalui teknik mozaik oleh peneliti.Kata Kunci: Studi Kasus, Motorik Halus, Treatment. AbstractThis research is motivated by the problem of hyperactive children in their fine motor development. The purpose of this study is to provide treatment to hyperactivity children, so that children experience an increase in their fine motor development. The research method used is a case study using a qualitative approach. The subject of this research is one 6 year old child in group B TKA Nurul Huda Cibangbay Tamansari Tasikmalaya City. The results of this study showed that children experienced an increase in their fine motor development after being given 13 treatments through the mosaic technique by the researcher.Keywords: Case Study, Fine Motor, Treatment
Penggunaan Media Pembelajaran Busy Book Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Hiperaktif Usia 5-6 Tahun di Kober Sabina Sumardi Sumardi; Sima Mulyadi; Nunung Nurdiana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3515

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran Busy Book dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak hiperaktif usia 5-6 Tahun di Kober Sabina. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Single Subject Research dan memiliki desain penelitian A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang berinisial Y yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan motorik halusnya. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran bussy book. Media bussy book merupakan media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motorik halus karena berisi kegiatan seperti mengancing baju, meretsleting, melipat kain, menempel bentuk geometri, dan membuat rantai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan perkembangan motorik halus anak hiperaktif dibuktikan dengan hasil penelitian sebanak 13 sesi. Fase baseline 1 (A-1) memperoleh rata-rata skor 48,6%, fase intervensi (B) rata-rata skor 67,2%, dan pada fase baseline-2 (A-2) rata-rata skor 90,1%. Data yang diperoleh pada fase tersebut memiliki kestabilan yang tinggi yakni 100%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media busy book dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak hiperaktif.Kata Kunci: Media Pembelajaran Busy Book, Perkembangan Motorik, Anak Hiperaktif AbstractThis study aims to determine the use of Busy Book learning media in improving fine motor development in hyperactive children aged 5-6 years in Kober Sabina. The research method used in this study is a quantitative research method with a Single Subject Research approach and has an A-B-A research design. The subjects in this study were students with the initials Y who had difficulty in improving their fine motor skills. The media used in this study is a bussy book learning media. Busy book media is a medium that can be used to improve fine motor skills because it contains activities such as buttoning clothes, zippers, folding fabrics, sticking geometric shapes, and making chains. The results of this study indicate that an increase in the fine motor development of hyperactive children is evidenced by the results of a study of 13 sessions. The baseline phase 1 (A-1) obtained an average score of 48.6%, the intervention phase (B) an average score of 67.2%, and in the baseline-2 phase (A-2) the average score was 90.1 %. The data obtained in this phase has a high stability of 100%, so it can be concluded that busy book media can improve the fine motor development of hyperactive children.Keywords: Busy Book Learning Media, Motor Development, Hyperactive Children.
Dasar Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Instrumen Deteksi Dini Perkembangan Nilai Moral Agama Anak Usia 5-6 Tahun Edi Hendri Mulyana; Sima Mulyadi; Lilis Lisnasari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3613

Abstract

AbstrakAnak usia dini adalah individu yang berada pada masa ( golden age ), dimana pada masa ini anak memiliki kemampuan luar biasa untuk meniru apa yang dilihat dan didengar oleh alat indra. Pada masa usia nol sampai enam tahun merupakan masa terbaik untuk anak tumbuh dan berkembang. Dalam prosesnya anak membutuhkan bantuan orang dewasa untuk menstimulus agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan baik. Salah satu aspek capaian perkembangan anak usia dini adalah nilai moral agama. Dengan aspek nilai moral agama, anak diharapkan memiliki karakter yang baik dan mampu berkontribusi dalam masyarakat ketika anak dewasa. Guru dan orangtua harus mengetahui perkembangan nilai moral agama agar dapat diperhatikan dengan seksama melalui sebuah penilaian. Salah satu alat untuk mengetahui capaian pertumbuhan dan perkembangan anak adalah dengan instrumen deteksi dini. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar kebutuhan dalam pengembangan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) yang mengacu pada model generik karya McKenney & Reeves. Dalam penelitian ini, peneliti hanya melakukan tahap analisis masalah dan eksplorasi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pendahuluan yaitu studi literatur dan studi lapangan. Sehingga hasil penelitian yang didapat menghasilkan berbagai dasar kebutuhan mengenai pengembangan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usia 5-6 tahun dan akan dijadikan sebagai pedoman dalam rancangan produk pengembangan berupa buku panduan instrumen deteksi dini perkembangan nilai moral agama anak usai 5-6 tahun.  Kata Kunci: Instrumen Deteksi Dini, Anak Usia Dini, Nilai Moral Agama. AbstractEarly childhood is an individual who is in  the golden age, where at this time children have the extraordinary ability to imitate what is seen and heard by the senses. The age of zero to six years is the best time for children to grom and develop. In the process, children need adult assistance to stimulate children’s growth and development to run well. One aspect of the achievement of the early childhood development is the moral value of religion. With aspects of religion moral values, children are expected to have good character and be able to contribute to society when they grow up. Teachers and parents must know the development of religious moral values so that they can be considered carefully through an assessment. One of the tools to determine the achievement of children’s growth and development is the early detection instrument. So this study aims to determine the basic needs in the development of early detekction instrument for the development of religious moral values for children aged 5-6 years. The method used in this research is Educational Design Research (EDR) which refers to the generic model by McKenney & Reeves. In this study, the researcher only carried out the problem analysis and exploration phase. Data was collected by means of preliminary studies, namely literature studies and field studies. So that the research results obtained produce various basic needs regarding the development of instruments for early detection of the development of religious moral values for children aged 5-6 years and will be used as guidelines in the design of development products in the form of a guide book for early detection instrument for the development of religious moral values for children after 5-6 years.  Keywords: Early Detection instrument, Early Childhood, Religious Moral Value
Bagaimana Pengembangan Instrumen Deteksi Dini Perkembangan Sosial Anak ? Annisa Dena Salsabila; Sima Mulyadi; Edi Hendri Mulyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3637

Abstract

AbstrakDeteksi dini merupakan sebuah upaya penjaringan yang dilakukan secara menyeluruh untuk menemukan penyimpangan pada tumbuh Kembangan anak dan mengetahui serta mengenal faktor dan resiko anak yang mengalami penyimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun, menghasilkan instrumen deteksi dini sosial anak usia 4 tahun dan terbentuknya perkembangan instrument deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun untuk kepentingan pendidikan anak usia dini. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan untuk merancang pengembangan instrument deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok A. Instrumen deteksi dini perkembangan sosial anak usia 4 tahun merupakan menjaring permasalahan perkembangan sosial anak dan untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak.Kata Kunci: Instrumen, Deteksi Dini, Perkembangan Sosial AbstractEarly detection is a comprehensive screening effort to find deviations in the growth and development of children and to know and recognize the factors and risks of children experiencing deviations. This study aims to develop an instrument for early detection of social development for children aged 4 years, produce instruments for early detection of social development for children aged 4 years and the development of instruments for early detection of social development for children aged 4 years for the benefit of early childhood education. The research design uses Educational Design Research (EDR) which is a research method used to design the development of an early detection instrument for the social development of children aged 4 years. The analysis and exploration phase uses observation techniques and interview techniques to group A teachers. The instrument for early detection of social development of children aged 4 years is to capture problems of children's social development and to optimize children's social development.Keywords: Instrument, Early Detection, Social Development
Penggunaan Media Bubur Kertas Untuk Memfasilitasi Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Al-Ikhlas Kabupaten Ciamis Rahma Rizkia Aulia Rahman; Sima Mulyadi; Anggi Maulana Rizqi
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.8525

Abstract

Kesulitan dalam kemampuan motorik halus merupakan salah satu bentuk ketidakmampuan atau keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Kemampuan motorik halus merupakan hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia karena berkaitan dengan kegiatan sehari-hari, kebutuhan, serta kemampuan dalam proses pembelajaran. Hambatan dalam kemampuan motorik halus dapat membuat anak merasa frustrasi, minder, dan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Perkembangan anak usia dini dapat distimulasi dengan berbagai cara, salah satunya melalui aktivitas bermain bubur kertas. Aktivitas bermain bubur kertas dapat dikembangkan sejak dini karena pada masa ini anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta antusiasme yang kuat terhadap berbagai hal di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain eksperimen subjek tunggal (single subject research) berpola A-B-A. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap baseline (A) diperoleh skor dengan kriteria MB (Mulai Berkembang). Pada tahap intervensi (B) diperoleh skor dengan kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik) dalam kegiatan membuat media bubur kertas. Tahap terakhir, yaitu baseline-2 (A2), memperoleh kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian, penggunaan media bubur kertas efektif dan berpengaruh dalam mengatasi kesulitan atau hambatan kemampuan motorik halus.
Hubungan Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas V SDIT Atikah Musadad Deden Muhamad Romdhon; Syarip Hidayat; Sima Mulyadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74734

Abstract

Kesulitan guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa dalam pembelajaran menyebabkan menurunya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Jumlah populasi dalam penelitian ini ada 26 siswa kelas V SD IT Atikah Musadad. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket minat belajar dan data hasil belajar. Analisis data yang digunakan yaitu regresi sederhana dan ganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar dan hasil belajar saling mempengaruhi. Terjadi korelasi positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar  siswa yang memperoleh rhitung > rtabel (0,864 > 0,404). Jadi, ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar pada pembelajaran matematika siswa kelas V SD IT Atikah Musadad. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat, khususnya pada pembelajaran matematika.
PEMAHAMAN DESAIN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS POE MODEL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Hidayat, Arif; Sofi Mutiara Insani; Syarif Hidayat; Sima Mulyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14217

Abstract

This research describes the understanding of Poe Model-based science learning design and its impact on the character of elementary school students. The purpose of the research conducted is to identify and understand how the application of the POE learning model can affect the development of student character and to evaluate the effectiveness of the model in the context of science learning in elementary school. The research method used was descriptive qualitative with data collection through observation, interviews and documentation with the research subjects being 85 students at SDN 3 Golat. Data analysis techniques were carried out through data collection and conclusion drawing. The results showed that understanding the POE model in science learning was effective in developing student characters, such as curiosity, cooperation, responsibility, and independence.Teacher training and infrastructure support are needed to optimize results. Integration of POE in the curriculum, periodic evaluation, and further research are suggested to improve learning effectiveness and student character development.
Co-Authors Abdurozak, Dedi Adi Saputra Adi Saputra Afifah, Tsalitska Sindi Aini Loita Anggi Maulana Rizqi Anggraeni, Cindy Anggraini, Diny Fadillah Anisa Rosidah Sopa Annisa Dena Salsabila Apriliani, Neli Apriliya, Seni Arif Hidayat Asep Muhamad Ihsan Aulia, Dwi Az Zahra, Alisa Kusuma Barokah, Annisa Naelul Budiman Chusna Arifah Damayanti, Debi Cahya Deden Muhamad Romdhon Devi Regita Cahyani Dina Fydarliani Dina Mayasari Dina Mayasari, Dina Dini Indriyani, Dini Egia Juliatul Paidah Ehan, Ehan Elan Elan, Elan Endang Hadiati Fadila Rahmah Faujiah, Sonia Fauziah, Sarah Fuadah, Ela Latifah Gaffar, Muhammad Andriana Gandana, Gilang Gandana, Gilar Gusmawati Gusmawati Haliza Syahbana Hamzah, Fauzi Hartini, Yanti Heni Handayani, Heni Heryanto, Dhita Amelia Putri Hidayat, Syarip Husniyyah, Sophia Choirotul Iryana, Rina Karinta Utami Karlimah Karlimah Lilis Lisnasari Loita, Aini Maharani, Regina Aprilla Manzilatul Fathy Mega Sari Meutia Ayu Wintania Mia Rahmawati Mulia, Hana Syifatia Mulyana, Edi Hendri Musa’adah, Silpi Muslihin, Heri Yusuf N. Siti Sopiah Neli Vitriyani Syarifah Nida Hasanatul Faidah Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nunung Nurdiana NURAENI, RANI Nurazizah Nurazizah Nurhidayanti, Manda Nurlita, Tesi Ayi Nurul Fauziah Nurussakinah, Thiana Oktaviani Puspita Oktavika Dewi Rukmandari Paidah, Egia Juliatul Pradipta, Ditya Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Purwati Purwati Putri, Pia Permata QONITA Rahayu Dwi Utami Rahayu, Nur Sri Rahma Rizkia Aulia Rahman Rahmawati , Riska Dewi Rakhmat, Cece Rani Nuraeni Ratih Resti Pauji Ratna Azshari Suhana Restu Pujianti Rifa Fauziah Rifasya Nurfadillah Rina Iryana Risbon Sianturi Riska Amelia Rosa Nur Anisa Rosa Nur Anisa Rosarina Giyartini Rostini, Deti Salsabila, Siti Rahma Anissa Saputra, Erwin Rahayu Sari, Popy Puspita Sauri, R Supyan Seli Amalia Kotrunnada Sianturi, Risbon Sifa, Andini Nurlia Soendari, Tjutju Sofi Mutiara Insani Sugiarmin, Muhamad Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumar Sumardi, Sumardi Sunardi Sunardi Syarif Hidayat Syarip Hidayat Syifa Azkia Purwanti Taopik Rahman Ulpiyati, Alin Utami, Karinta Wahidin, Didin Winda Febrianti Millenia Wintania, Meutia Ayu Yuniarti, Rima Yuningsih, Thia Isri Zahidah, Izmi Khalda