p-Index From 2021 - 2026
11.676
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Update AL-TA´LIM Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Jurnal IPTEK Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JABE (Journal of Accounting and Business Education) Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan GIZI INDONESIA BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Sistem Informasi Kaputama (JSIK) Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Jamak; jurnal administrasi manajemen dan kepemimpinan Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Kesehatan Wira Buana Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi Al-Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik Jurnal Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknologi Jurnal Esensi Infokom: Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Justness : Jurnal Hukum Politik dan Agama Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal (TEFLO) Sinomika Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi Jurnal Nasional Teknologi Komputer Jurnal Lemhannas RI Reformasi Hukum PREVENIRE: Journal of Multidisciplinary Science ICO EDUSHA Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology (IHERT) Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Celebes Journal of Language Studies English Language, Linguistics, Literature, and Education Journal: ELLTURE JOURNAL Aisyah Journal of English Language Teaching Journal of Factum Law Review (JFLR) Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Jurnal Legislasi Indonesia Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI Khoiriyah, Hikmatul; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.58

Abstract

Gizi pada masyarakat merupakan salah satu fokus pembangunan kesehatan diSustainable Development Goals (SDG's) tahun 2016-2030. Gizi menjadi faktor kunci dalamkeberhasilan perbaikan status kesehatan masyarakat Indonesia dan dunia karena gizi yangbaik meningkatkan standar kesehatan masyarakat. Perbaikan status gizi dimulai pada asupandi 1.000 hari pertama kelahiran. Untuk itu gizi bayi dalam kandungan dan pemberian ASIsetelah lahir merupakan unsur penting dalam mempersiapkan kesehatan anak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul pada bulan November – Desember2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan cara consecutive sampling.Pemilihan sampel dalam penelitian ini mulai bulan November - Desember 2019 yangmemenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebagai responden. Hasil penelitian di dapatkan pengetahuan ibu post partum tentang perawatanpayudara paling banyak adalah cukup yaitu sebesar 19 responden (57,6 %). Kelancaranproduksi ASI ibu post partum paling banyak adalah tidak lancar yaitu sebesar 23 responden(69,7 %). Nilai chi kuadrat hitung lebih besar dari chi kuadrat tabel dimana H0 diterima yang dapat diartikan ada hubungan pengetahuan ibu post partum tentang perawatanpayudara dengan kelancaran produksi ASI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu postpartum tentang perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI di Wilayah kerjaPuskesmas Sumbersari Bantul pada bulan November-Desember 2019. Sehingga disarankankepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan tentang perawatan payudara sehinggasetelah melahirkan sudah siap untuk memberikan ASI bagi bayinya.
GAMBARAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD JEND.AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2019 Hidayati, Nurma; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.59

Abstract

Abortus inkomplit merupakanperdarahan pada kehamilan muda dimana sebagian darihasil konsepsi telah keluar dari kavum uteri melalui kanalis serviks yang tertinggal padadesidua atau plasenta. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012,memperoleh bahwa angka kematian ibu sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebabkematian ibu di indonesia tahun 2010 adalah hipertensi dalam kehamilan, komplikasipeurperium, abortus, kelainan amnion, partus lama dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kejadian Abortus Inkomplit diRSUD Jend.Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019 dengan mengunakan metode survey crosssectional yang bersifat deskriptif dengan melihat kembali data responden mengenaiparitas,riwayat kuretase, riwayat abortus, usia kehamilan dan jarak kehamilan di catatanrekam medik. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang mengalami abortusinkomplit yang berjumlah 45 kasus dan jumlah sampel 45 kasus dengan mengunakan tehniksampling/total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikanmasing-masing variabel dengan tabel distribusi frekuensi. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa dari 45 kasus tahun 2019 terdapatdistribusi frekuensi menurut paritas multipara merupakan kelompok paritas terbanyak denganpresentase 64,44%, distribusi frekuensi menurut ibu hamil yang tidak memiliki riwayatkuretase merupakan kelompok riwayat kuretase dengan presentase 82,2 %, distribusifrekuensi menurut ibu hamil yang tidak memiliki riwayat abortus merupakan riwayatabortusdengan presentase 82,2 %, distribusi frekuensi menurut usia kehamilan ≥ 8 minggumerupakankelompok usia kehamilan dengan presentase 91,1 %, distribusi frekuensi jarakkehamilan ≥ 2 tahun merupakan kelompok jarak kehamilan dengan presentase 66,7 %. Kesimpulan dari hasil penelitian diperoleh mayoritas adalah multipara, tidak adariwayat kuretase, tidak ada riwayat abortus, usia kehamilan ≥ 8 minggu dan jarak kehamilan ≥2 tahun. Disarankan bagi tempat penelitian RSUD Jend.Ahmad Yani penelitian ini diharapkanmenjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi RSUD Jend.Ahmad Yani Kota Metrokhususnya dalam meningkatkan pelayanan kepada ibu dengan abortus inkomplit.
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB PERSALINAN PREMATUR PADA IBU BERSALIN DI RSB PERMATA HATI METRO TAHUN 2019 Rahayu, Ria Muji; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.60

Abstract

Persalinan prematur adalah persalinan yang dimulai setiap saat setelah awal minggu gestasi ke-20 sampai akhir minggu gestasi ke-37.Berdasarkan data Pra Survey yang dilakukan pada bulanDesember 2019 di RSB Permata Hati Metro tercatat pada tahun 2016 angka kejadian persalinanprematur sebanyak 56 orang (2,4% ) dari 2340 kelahiran, tahun 2017 terdapat 160 orang (6%) dari2665 kelahiran, dan tahun 2019 mngalami peningkatan terdapt 176 orang ( 8,48 %).Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui gambaran faktor Penyebab Persalinan Prematur Pada Ibu Bersalin DiRSB Permata Hati Metro Tahun 2019.Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah ibu denganpersalinan Prematur. Objek penelitian ini adalah faktor penyebab persalinan prematur. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan prematur berjumlah 176 dan sampel penelitian inikeseluruhan dari populsi yang berjumlah 176. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dilihatdari rekam medis pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengambilandata menggunakan Ceklish.Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi . Berdasarkan hasil penelitian pada 176 ibu bersalin yang mengalami persalinan prematur diRSB Permata Hati tahun 2019 berdasarkan faktor penyebab sebagian besar dengan usia 20-35 tahunberjumlah 136 ( 77,28%), paritas multigravida berjumlah 100 (56,82%), Pekerjaan ibu IRT sebanyak 153 ( 86,93%), tidak ada riwayat abortus sebanyak 150 ( 85, 23%) tidak ada riwayat preeklamsisebanyak 153 ( 86,93%) dan ketuban pecah dini berjumlah 90( 51,14%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor penyebab persalinan prematur sebagian besaradalah faktor pekerjaan seperti IRT, tidak ada riwayat preeklamsi, tidak ada riwayat abortus, usia ibu20-35 tahun, paritas multigravida dan riwayat ketuban pecah dini, sehingga disarankan untuk ibuhamil melakukkan kunjungan rutin untuk meriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama hamil yangberguna untuk mendeteksi adanya kelainan persalinan khusunya pada persalinan prematur.
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS YOSOMULYO KOTA METRO TAHUN 2018 Susanti, Tri; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan September 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v8i4.61

Abstract

Berdasarkan data pra survey Puskesmas Yosomulyo Metro angka kesakitan diare masihtinggi, pada tahun 2013 sebanyak 682 penderita diare pada balita, tahun 2014 sebanyak 704balita dan 538 pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaranfaktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare di Puskesmas Yosomulyo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah balita yangmengalami diare di Puskesmas Yosomulyo Metro, sedangkan objek penelitian ini adalahfaktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh balita yang menderita diare tahun 2018 sebanyak 513 dan sampel penelitian ini adalahseluruh balita yang sakit diare sebanyak 513 balita.instrumen penelitian ini yaitu denganmenggunakan ceklis, dan menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balitayaitu dengan hasil distribusi berdasarkan faktor balita mengalami diare berdasarkan umurpaling banyak yaitu usia 13-24 bulan sebanyak 260 (50,7%), sebagian besar status gizi baiksebanyak 389 (75,8%) dan sebagian besar pekerjaaan ibu adalah petani/ buruh sebanyak 223(43,5%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan Gambaran faktor-faktor yangmempengaruhi kejadian diare pada balita di Puskesmas Yosomulyo Metro pada tahun 2018adalah umur 12-24 bulan, status gizi yang baik, dan pekerjaan orang tua petani/buruh,sehingga disaran untuk para orang tua yaitu upaya orang tua dalam merawat dan menjagakebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan dan minum, serta memperhatikan giziyang diberikan kepada balitanya sesuai dengan usia balita untuk mengurangi angka kejadian diare.
ARAKTERISTIK BALITA YANG MENGALAMI PNEUMONIA DI PUSKESMAS YOSOMULYO METRO PUSAT KOTA METRO TAHUN 2018 Susanti, Tri; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.62

Abstract

Di Indonesia pneumonia menempati urutan terbesar penyebab kematian bayi danbalita serta berada pada daftar 10 penyakit terbanyak di rumah sakit. ISPA di ProvinsiLampung dengan kejadian pada balita sebanyak 6.188 kasus. Kota Metro tahun 2014sebanyak 17.924 kasus dengan jumlah kasus 1.792 dengan jumlah penemuan pneumoniapada balita sebesar 76%. Berdasarkan register cakupan penemuan penderita pneumonia KotaMetro paling banyak terdapat di Puskesmas Yosomulyo sebesar 29,87%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik balita yang mengalamipneumonia di Puskesmas Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat Kota Metro tahun 2018.Metode penelitian deskriptif. Populasi adalah seluruh balita umur 1-5 tahun yang mengalamipneumonia di Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat pada tahun 2018 yang berjumlah 89 balita,pengambilan sampel dengan tehnik total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembarchecklist dan dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian distribusifrekuensi karakteristik usia balita yang mengalami pneumonia terbanyak balita dengan usia13-24 bulan sebesar 45 balita (50,56%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 48 balita (53,93%),status gizi baik sebanyak 70 balita (78,65%), status gizi kurang sebanyak 15 balita (16,85%)status gizi lebih 2 balita (2,25%) dan status gizi buruk sebanyak 2 balita (2,25%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian karakteristik balita yang mengalamipneumonia sebagian besar usia 13-24 bulan, jenis kelamin laki-laki dan status gizi baik,sehingga disarankan bagi ibu untuk memberikan makanan dengan gizi seimbang, menjagaaktivitas bermain anak agar terhindar dari penularan pneumonia
HUBUNGAN PARTUS LAMA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD JENDRAL AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2019 Redowati, Tusi Eka; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.63

Abstract

Persalinan lama adalah persalinan yang lebih dari 24 jam, partus lama selalu memberi resiko atau penyulit, baik bagi ibu atau janin yang sedang dikandungnya. Berdasarkan hasilpra survey bahwa kejadian Angka kejadian partus lama di RSUD Jendral Ahmad Yani padatahun 2012 mencapai 111 (3,02%) dari jumlah persalinan 3673, tahun 2013 mencapai 207(5,35%) dari jumlah persalinan 3869, tahun 2014 mencapai 158 ( 11,72%) dari jumlahpersalinan 1347. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Partus LamaDengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro Tahun2019. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan waktu secara cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang berjumlah 1363 dan total totalsampel dalam penelitian ini adalah 309. Cara pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan data sekunder berupa rekam medik di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metrotahun 2019 yang memuat data tentang partus lama dan asfiksia pada bayi. Dari hasil pembahasan disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara partus lamadengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2019dengan nilai OR 12,058 (CI: 95%, 3,957-36,741) artinya ibu bersalin yang mengalami partuslama memiliki resiko untuk melahirkan bayi asfiksia sebesar 12,058 kali dibandingkan ibuyang tidak mengalami partus lama.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini ibu bersalin yang mengalami partus lamamemiliki resiko 12,058 kali untuk melahirkan bayi asfiksia. maka setiap ibu hamil untukdapat meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya melakukan deteksi dini melaluipemeriksaan kehamilan secara rutin pada saat kehamilan sehingga jika terjadi komplikasikomplikasikehamilan dapat ditangani secara baik dan cepat.
KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI KLINIK RAWAT INAP DAN BERSALIN PRIMA HUSADA BATANGHARI PADA TAHUN 2017-2019 Salindri, Yossinta; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.64

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berlebihan hingga mengganggu aktivitassehari-hari. Hiperemesis gravidarum terjadi pada 0,3-3% dari seluruh kehamilan. Hiperemesisgravidarum ditandai dengan gejala mual dan muntah persisten hingga menyebabkanpenurunan berat badan hingga lebih dari 5% berat badan sebelum hamil dan menggangguaktivitas sehari-hari. Sebagian besar ibu hamil 70-80% mengalami morning sickness dansebanyak 1-2% dari semua ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrem. (DirektoratKesehatan Ibu, 2010-2013). Berdasarkan data prasurvey yang diperoleh dari Klinik Rawat Inap dan Bersalin PrimaHusada Batanghari pada tahun 2017 angka kejadian ibu hamil yang mengalami hiperemesisgravidarum adalah sebanyak 10 kasus dan pada tahun 2018 angka kejadian ibu hamil yangmengalami hiperemesis gravidarum terdapat 14 kasus, pada tahun 2019 meningkat menjadi23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yangmengalami hiperemesis gravidarm di Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima HusadaBatanghari pada tahun 2017-2019. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian deskripsi. Adapun yang menjadi populasidalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum diKlinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019. yangberjumlah 47 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Caraukur dengan lembar ceklist dianalisa secara univariat dengan menggunakan ditribusifrekuensi. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa Karakteristik ibu hamil yang mengalami HEGdi Klinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019 mayoritasadalah ibu multipara sebanyak 32 ibu (68,8%), Pekerjaan IRT sebanyak 40 ibu (85,11%) danusia mayoritas adalah usia 20 – 35 tahun sebanyak 43 orang (91,49%). Simpulan dari penelitian ini adalah karakteristik ibu hamil yang mengalami HEG diKlinik Rawat Inap dan Bersalin Prima Husada Batanghari pada tahun 2017-2019 adalah ibumultipara, Pekerjaan IRT dengan rentan usia 20 – 35 tahun.
GAMBARAN FAKTOR IBU YANG MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA MUKTIWARI KABUPATEN BEKASI TAHUN 2019 Mayunita, Abela; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan April 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v7i4.65

Abstract

ASI adalah cairan hidup yang mengandung zat kekebalan yang akan melindungi bayi dariberbagai penyakit infeksi bakteri, virus, parasit dan jamur. Kolostrum mengandung zat kekebalan 1017 kali lebih banyak dari susu matang (mature). Zat kekebalan yang terdapat pada ASI antara lainakan melindungi bayi dari penyakit mencret (diare).Cakupan ASI Ekslusif pada bayi 0-6 bulan di Provinsi Jawa Barat tahun 2012 sebesar 29,24%,angka ini masih ada di bawah target yang diharapkan yaitu 80% (Profil Kesehatan Provinsi Jawa BaratTahun 2012). Cakupan bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif di Puskesmas Sukadana Jawa BaratTimur yaitu sebesar 13,1% (Profil Dinas Kesehatan Jawa Barat Tahun 2014). Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui Gambaran Faktor Ibu yang Memberikan ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulandi Desa Muktiwari Tahun 2019.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yangmemberikan ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Desa Muktiwari yang berjumlah 42responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. JenisPengumpulan datamenggunakan data primer dan data sekunder. Alat ukur menggunakan kuesioner. Analisis datamenggunakan analisis univariat.Hasil penelitian dari 42 responden, pada analisis univariat diperoleh mayoritas distribusifrekuensi pendidikan ibu adalah pendidikan menengah yaitu sebanyak 25 responden (59,5%),pendapatan keluarga ≤UMK yaitu sebanyak 32 responden (76,2%) dan ibu sehat sebanyak 36responden (85,7%).Simpulan dari penelitian ini adalah ibu yang memberikan ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12bulan di Desa Sukadana Ilir Wilayah Kerja Puskesmas Sukadana Tahun 2019 adalah mayoritas ibuyang berpendidikan menengah,memiliki pendapatan keluarga ≤UMK dan ibu sehat. Petugas kesehatandapat meningkatkan KIE kepada ibu menyusui tentang manfaat ASI Eksklusif dan keluarga dapatmendukung ibu untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayi.
KARAKTERISTIK BAYI YANG MENGALAMI IKTERUS NEONATORUM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI BUNDA SUHARNI KOTA BOGOR TAHUN 2020 Mayunita, Abela; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan September 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v8i4.66

Abstract

Ikterus adalah menguningnya seklera, kulit atau jaringan lain akibat penimbunan bilirubun dalam tubuh lebih dari 5 mg/dl dalam 24 jam. Kejadian bayi ikterus neonatorum diBidan Praktik Klinik Bunda Suharni tahun 2019 terdapat riwayat bayi dengan ikterussebanyak 26 bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi bayi yangmengalami ikterus neonatorum di Bidan Praktik Klinik Bunda Suharni tahun 2020. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalahseluruh bayi yang mengalami kejadian ikterus neonatorum di Bidan Praktik Mandiri BundaSuharni tahun 2020 berjumlah 31 bayi dan menggunakan teknik total sampling. Variabel dalmpenelitian ini adalah variabel tunggal yaitu, usia gestasi, berat badan lahir dan jenispersalinan. Tehnik pengumpulan data berupa data primer yang diperoleh dari alat ukur berupaceklist. Dan analisis univariat dengan distribusi frekuensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi berdasarkan pada usia gestasimayoritas pada 37-42 minggu sebanyak 17 bayi (54,8%), berat lahir 2500-4000 gramsebanyak 15 bayi (48,3%) dan jenis persalinan normal sebanyak 19 bayi (61,2%). Kesimpulan dari penelitian menunjukan bahwa karakteristik bayi yang mengalamiikterus neonatorum mayoritas adalah dengan usia kehamilan 37-42 minggu, berat badan lahir2500-4000 gram dan dengan jenis persalinan normal. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuklebih meningkatkan upaya pengelolaan dan penanganan pada masalah kesehatan khususnyaIkterus Neonatorum, agar menurunkan resiko komplikasi terjadinya kern ikterus pada bayitersebut.
KARAKTERISTIK IBU YANG MENGALAMI KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) DI RUMAH SAKIT BERSALIN PERMATA HATI KOTA METRO Mariam, Erma; admin, admin
Jurnal Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan September 2020
Publisher : Akbid Wirabuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55919/jk.v8i4.67

Abstract

Sebanyak 7000 bayi baru lahir di dunia meninggal setiap harinya ,Indonesia185/hari,dengan SDKI 2017 AKN 15/1000 kelahiran hidup.hal ini jauh menurun dibandingkanhasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Neonatus(AKN) pada tahun 2012 sebesar 19 per 1.000 Kelahiran Hidup. Penyebab utama kematian tahun2016 adalah premature,komplikasi terkait persalinan (asfiksia), infeksi dan cacat lahir. IntraUterin Foetal Death (IUFD) adalah janin yang mati dalam rahim juga termasuk ke dalam masalahAKB yang merupakan indikator penting untuk menilai kesejahteraan suatu Negara. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif, populasi adalah seluruh ibu yang mengalamiIUFD di RSB Permata Hati Kota Metro yang berjumlah 73 ibu, pengambilan sampel denganteknik total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembar checklist dan di analisa secaraunivariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian distribusi frekuensi karakteristik ibu yang mengalami IUFD di RumahSakit Bersalin Permata Hati Kota Metro terbanyak dengan usia ibu 20-35 tahun sebesar 51(69,86%), paritas multipara 43 (58,90%), pekerjaan (IRT) 65 (89,04%), dan bedasarkan usiakehamilan preterm 53 (72,60%). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik ibu yang mengalamiIUFD di Rumah Sakit Bersalin Permata Hati Kota Metro sebagian besar adalah usia ibu 20-35tahun, paritas multipara, pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT), dan dengan usia kehamilan preterm,sehingga dapat disarankan kepada ibu hamil untuk melalukan pemeriksaan ANC secara rutinselama masa kehamilan minimal 4 kali kunjungan. Untuk memantau kemajuan kehamilan dan memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin, mendeteksi dini adanya komplikasi yangmungkin terja selama kehamilan termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan danpembedahan.
Co-Authors .BAHAR, BAHARUDDIN A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Jabbar A., Lukman Abdullah, Nerpin Abdur Rohim ACH. SYAMSUL ASKANDAR Adam Latif, Muhammad Rusdi Adnan Buyung Nasution Akhmad, Zaenal Alimuddin, Asriani Alva Japa, Hyronimus Edi Amin, M. Sukron Ariesta, Nadhya Theressiana Arijanti, Sri B, Sofian Bachtiar Bachtiar Badi’atul Azmina Bagu, Noval Bayu Islam Assasaki Biroum R, Raden Diani Octaviyanti Handajani Dyah Fitri Mulati Dylantasi, Aynis Erfina, Lukman Eryanto, Arief Fathul Qorib Fikruzzaman, Daden Firmansyah, Rizqy Fitri Yuliastuti Setyoningsih Fitriah Fitriah Fitrotun Nisak Gapmelezy, Ezzy gapmelezzy, ezzy Haninun Hariz Hamdallah, Muhammad Andika Haryanto Atmowardoyo, Haryanto Hasan Basri Hasana, Nur Ihsani Hasanudin, Nurullah Herawati, Arita Herman Syah Hermawan , Hermawan, Nur Sefa Arief HS, Syarifuddin Husain, uriah Fadliah Ilham Arfian, Ilham Irfan Baihaqi Irianti, Irianti Isa Indrawan, Muhammad Ismawati Ismawati Jamal, Moh. Yusup Saepuloh Jefriyanto, Jefriyanto Kahfi, Nazih Sadatu Khairul Insan, Mochamat Nurdin, Khoiriyah, Hikmatul Kholidaziah, Kholidaziah Khoriyah, Siti Khotimah Mahmudah Khusnul Hitaminah Kurnia, Sinarianda Lion, Eddy Lismiati M. Hidayat Maharisa, Yeni Maliana, Andesia Mariam, Erma Maryani, Yani Masril Masril Mayunita, Abela Miftakhul Himawan Moh. Babur Rizki Moh. Rizki Sapta Gunawan MOHAMMAD ANTON SURYADI Monas, Normalina MUHAMAD DLUHA Muhammad Habibi Muhammad Hendra Muhammad Rusdi Muhammad Takdir, Muhammad Muhammad Zainal Muliati Muliati, Muliati Noni, Nurdin Nuddin, Nuddin Nugroho, Bastianto Nuraeni, Rikeu Siti Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurma Hidayati Oktaviani, Eka Titin Pratiwi Putri, Dian Utama Primasari, Sefria Indah Puloo, Karmila Puspasari, Ike Hesti Putri Qomariyah Dewi Kumala Rahayu, Ria Muji Rahayu, Sari Rahmania, Irma Rasyid, Sriyanti Redowati, Tusi Eka Ridmadhanti, Suci Risa Mundari Rita, Agatha Rimba Angga Roesli, M. Rohman, Mohammad Aenur rubiyad, adib Rudi Cahyono Ruminingsih, Ruminingsih Salindri, Yossinta Salsabila, Unik Hanifah Samsul Huda Saragih, Medy Oktalina Shinta , Arundati Siti Khoiriyah Sofy, Malik Sudasiyah Sulhairi Sumarni, Ai Laila Suryaningsih, Dwie Retna Syafitri, Nuriza Syafi’i, Ahmad Syamsiah Hasyim, Hasdinawati, Syamsuddin, Wahyuddin Zuhri AK, Tahir, Supratman Tolapa, Minarni TRI SUSANTI Wardatul Muniroh Laili Saiful Wazid Husni, Muhammad Wijaya, Vega Alif Wirda Ayu Putri Yuliastuti Setyoningsih, Fitri Yully, Made Yustianti, Surti Zuhri AK, Wahyuddin