p-Index From 2021 - 2026
6.785
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sainmatika: Jurnal Sains dan Matematika Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Fondasi: Jurnal Teknik Sipil Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Journal of Science Education Research PENDIPA Journal of Science Education SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi UPEJ Unnes Physics Education Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Abdi Insani Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA) Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal Engineering Jurnal Serambi Abdimas Journal of Community Engagement Research for Sustainability Journal Of Human And Education (JAHE) Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi MIMBAR INTEGRITAS INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Innovative: Journal Of Social Science Research Physics and Science Education Journal (PSEJ) Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak International Journal of Research in STEM Education JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Engineering

Pengaruh Penambahan Bentonit dan NaCl Terhadap Nilai Tahanan Pentanahan dengan Elekroda Batang Tunggal dan Ganda M Ridho; Yosi Riduas Hais; Haerul Pathoni
Jurnal Engineering Vol. 1 No. 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2716.775 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v1i2.7583

Abstract

Nilai tahanan pentanahan disekitar elektroda dibumikan merupakan hal yang penting dalam sistem pentanahan, karena semakin kecilnya nilai tahanan pentanahan maka arus gangguan pada sistem dapat dengan cepat tersebar merata ke dalam tanah. Metode yang digunakan dalam menurunkan nilai tahanan pentanahan adalah dengan menambahkan zat aditif kedalam tanah, zat aditif yang sering digunakan adalah bentonit dan NaCl. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh penambahan bentonit dan NaCl terhadap nilai tahanan pentanahan serta mengetahui perbandingannya pada sistem pentanahan dengan menggunakan elektroda batang tunggal dan elektroda batang ganda. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa bentonit lebih baik dari pada NaCl dalam menurunkan tahanan pentanahan, hal ini dipengaruhi oleh kelembaban bentonit lebih tinggi dan memiliki sifat menahan air serta penambahan volumenya, dengan persentase penurunan sebesar 89%−93.8%, sedangkan dengan menggunakan NaCl penurunannya hanya sebesar 69,8%−78% dan jika diaplikasikan menggunakan elektroda batang ganda yang di paralelkan dapat menurunkan tahanan sebesar 2 ohm – 5 ohm.
Rancang Bangun Inverter Satu Fasa dengan Variasi Input 12 V DC dan 24 V DC untuk Keluaran 220 V AC Andi Suryadi; Haerul Pathoni; Samratul Fuady
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2374.291 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i1.8640

Abstract

Saat ini kebutuhan akan kontroller inverter semakin meluas. Beberapa kontroler inverter menggunakan komponen yang bersifat analog sebagai metode mengubah sumber DC menjadi AC. Pada perancangan kontroller inverter ini, kami menggunakan baterai GS dan baterai FB yang memiliki tegangan 12 Volt dan arus pemakaian 3,5 Ah. Baterai jenis ini memiliki ketahanan terhadap siklus pengisian (charge) – pelepasan (discharge) baterai yang berulang-ulang dan konstan. Metode yang digunakan pada perancagan kontroller inverter adalah dengan memaksimalkan arus yang dapat dialirkan dari baterai. Dari perancangan kontroller inverter ini, didapatkan waktu pemakaian sumber baterai 24 V DC lebih cepat 30 menit jika bandingkan kontroller inverter dengan sumber baterai 12 V DC. Pengukuran ini dimulai dari tegangan awal baterai 12,17 V DC dan berhenti pada tegangan 7,14 V DC.
Analisis Pengaruh Kedalaman Elektrode Pentanahan dengan Menggunakan Metode Wenner dan Driven Rod Jusi Arnando; Haerul Pathoni; Dasrinal Tessal
Jurnal Engineering Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2904.672 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v2i2.9724

Abstract

Pentanahan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga sistem tenaga listrik untuk memperoleh keamanan, keselamatan peralatan, keselamatan lingkungan, maupun orang yang ada di sekitarnya. Untuk mencapai tujuan tersebut diharapkan sistem pentanahan harus mengikuti standar serta persyaratan yang berlaku. Akan tetapi, dalam hal ini sering terjadi penyimpangan hal-hal yang berkaitan erat dengan standar tersebut seperti kedalaman pemasangan pasak/elektrode pentanahan sehingga mengakibatkan nilai tahanan pentanahan tidak mencapai ≤ 5 Ω sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam PUIL 2000. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh kedalaman elektrode yang divariasikan kedalamannya serta membandingkan antara metode Wenner dan Driven rod manakah yang menghasilkan tahanan pentanahan yang kecil dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kedalaman elektrode cukup efektif dalam menurunkan tahanan pentanahan dengan nilai tahanan pentanahan untuk metode Driven rod dengan kedalaman 1 meter adalah 94,9 Ω, 1,25 meter adalah 77,1 Ω, dan 1,5 meter adalah 56 Ω. Sedangkan metode Wenner didapatkan kedalaman 1 meter adalah 72,14 Ω, 1,25 meter adalah 53,37 Ω, dan 1,5 meter adalah 31,48 Ω. Berdasarkan data tersebut maka diperoleh bahwa metode Wenner lebih efektif menurunkan nilai tahanan pentanahan dengan nilai tahanan pentanahan lebih kecil dibandingkan metode Driven rod.
Pengaruh Perubahan Konfigurasi Elektrode Batang Tunggal Dengan Penambahan Campuran Gypsum dan Arang Terhadap Tahanan Pentanahan Deni Jamalludin; Haerul Pathoni; Abdul Manab
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2421.295 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i1.11655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan elektrode batang tunggal berdiameter berbeda, dengan konfigurasi penanaman secara vertikal dan horizontal serta ditambahkan campuran gypsum (G) dan arang (A) sebagai soil treatment. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan pengukuran langsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil untuk diameter elektrode 12 mm baik penanaman secara vertikal maupun horizontal, semakin besar perbandingan campuran gypsum dan arang yang digunakan dan semakin lama penanamannya akan mempengaruhi penurunan nilai tahanan. Dari hasil pengukuran tersebut dengan merubah konfigurasi penanaman elektrode batang dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 20%. Sedangkan untuk elektrode diameter 16 mm sama halnya dengan elektrode 12 mm, namun dengan merubah diameter elektrode menjadi lebih besar maka nilai tahanan pentanahan akan semakin turun, hal ini sesuai dengan nilai tahanan yang didapatkan dari pengukuran yang dilakukan secara langsung dilapangan. Dan merubah konfigurasi penanamannya dari vertikal ke horizontal dapat menurunkan nilai tahanan sebesar 13%. Dengan tambahan campuran gypsum dan arang yang bervariasi dan mengubah diameter elektrode batang tunggal 12 mm menjadi 16 mm dapat menurunkan nilai tahanan pentanahan sebesar 12%.
Rancang Bangun Alat Monitoring dan Pengontrol Nilai Tahanan Tanah Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno Wahyu Suganda; Haerul Pathoni; Samratul Fuady
Jurnal Engineering Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v4i1.13531

Abstract

Sistem pentanahan berperan penting untuk mengamankan suatu peralatan, sistem kelistrikan, manusia, maupun lingkungan disekitarnya dari lonjakan tegangan yang berlebih dengan mengalirkan arus listriknya ke dalam tanah sebagai titik netralnya. Sesuai PUIL 2000, tahanan jenis tanah harus lebih kecil dari 5 ohm agar arus listrik dapat mengalir. Namun, dari hasil pengukuran nilai tahanan tanah di lapangan, kebanyakan didapati nilai tahanan tanah yang lebih besar dari 5 ohm. Hal ini membuat sistem pentanahan untuk memproteksi sistem kelistrikan menjadi tidak efektif. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem pemantauan dan pengendalian nilai tahanan tanah secara otomatis. Sistem yang dibuat terdiri dari mikrokontroller arduino uno, sensor arus, tegangan, dan ultrasonik, serta aktuator berupa solenoid valve. Dengan menggunakan sistem yang dibuat, nilai tahanan tanah dapat dijaga pada rentang yang diinginkan dengan penambahan zat aditif secara otomatis. Sistem juga mampu memberikan notifikasi kepada operator berupa sms jika jumlah zat aditif sudah sedikit.
Studi Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 kV PT. PLN (Persero) UP3 Jambi ULP Kotabaru Usep Zulkilpi; Haerul Pathoni; Dasrinal Tessal
Jurnal Engineering Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2584.829 KB) | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v3i2.14194

Abstract

Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan pertumbuhan penduduk merupakan faktor yang menyebabkan permintaan energi listrik semakin meningkat. PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan penyedia listrik terus berupaya untuk memenuhi semua permintaan energi listrik tersebut dengan pelayanan dalam sisi kualitas dan tingkat keandalan layanan yang tinggi. Untuk mengukur tingkat keandalan layanan ini dipakailah standar acuan SAIFI, SAIDI, dan CAIDI. Nilai SAIDI, SAIFI, dan CAIDI didapatkan dengan mengumpulkan data jumlah gangguan, lamanya gangguan dan data pelanggan yang difokuskan pada ULP Kotabaru selama tahun 2019 sebelum dilakukan perhitungan berdasar persamaannya masing-masing. Pada Unit Layanan Pelanggan Kotabaru tahun 2019 untuk nilai SAIDI sebesar 1,46 Jam/Pelanggan/Tahun, SAIFI sebesar 1,05 Kali/Pelanggan/Tahun dan CAIDI sebesar 1,46 Jam/Kali/Tahun. Standar IEEE nilai SAIDI 2,3 Jam/Pelanggan/Tahun, SAIFI 1,45 Kali/Pelanggan/Tahun dan CAIDI 1,47 Jam/Kali/Tahun. Sedangkan SPLN menetapkan 15,36 Jam/Pelanggan/Tahun, dan SAIFI 2,88 Kali/Pelanggan/Tahun. Hasil perhitungan keseluruhan hanya SAIDI yang tidak memenuhi standar IEEE akan tetapi memenuhi untuk standar SPLN dan dengan demikian tingkat keandalan sistem jaringan distribusi UP3 Jambi ULP Kotabaru dinyatakan handal.
Pengaruh Campuran Garam dan Arang dalam Menurunkan Tahanan Pembumian pada Elektroda Plat Dasrinal Tessal; Dian Marolanda Simanullang; Haerul Pathoni
Jurnal Engineering Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v4i2.21697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tanahan pentanahan elektroda plat tembaga dengan penanaman secara horizontal serta ditambahkan campuran arang dan garam sebagai soil treatment. Hasil dari pengukuran yang dilakukan selama 21 hari dimana semakin lama penanamannya akan mempengaruhi nilai penurunan nilai tahanan dari pentahanannya. Dari hasil pengukuran dengan penambahan arang 1,5 kg dan garam 0,5 kg mengalami penurunan dari hari pertama 276 Ω dengan nilai tahanan jenis 145,82 Ωm menjadi 120,2 Ω dengan tahanan jenis tanah sebesar 63,5 Ωm . Penambahan arang 1 kg dan garam 1 kg mengalami penurunan dari hari pertama 143,9 Ω dengan nilai tahanan jenis 76,02 Ωm menjadi 64,6 Ω dengan nilai tahanan jenis 34,07 Ωm dan penambahan arang 0,5 kg dan garam 1,5 kg mengalami penurunan dari hari pertama 223,6 Ω dengan nilai tahanan jenis 123,42 Ωm menjadi 64 Ω dengan nilai tahanan jenis 33,81 Ωm .
Rancang Bangun Sistem Keamanan Sepeda Motor Menggunakan GPS dan SIM800 Berbasis Mikrokontroller Arduino nano Andre Rabiula; Afriyandi Afriyandi; Haerul Pathoni; Aiza Yudha Pratama
Jurnal Engineering Vol. 5 No. 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, 2023
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v5i1.22520

Abstract

Sepeda motor merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia, namun juga diikuti dengan tingginya tingkat pencurian sepeda motor karena sistem keamanan dari sepeda motor yang masih rendah. Pada penelitian ini peneliti melakukan peningkatan sistem keamanan sepeda motor dengan menambah RFID sebagai pengganti kunci pada sepeda motor, SMS sebagai sistem kontrol jarak jauh yang bisa mematikan dan menghidupkan sepeda motor, dan juga GPS sebagai sistem pemantau untuk mengetahui keberadaan sepeda motor. Sistem keamanan pada sepeda motor telah diimplementasikan dan dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan sepeda motor serta dapat menjadi alat untuk mencegah terjadinya aksi pencurian sepeda motor.
Co-Authors -, Astalini -, Maison A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Manab Afriyandi Afriyandi Aiza Yudha Pratama Aldila, Febri Tia Alrizal Alrizal , Alrizal Alrizal Alrizal Alrizal Alrizal Alrizal, Alrizal Alrizal, Alrizal Amanda, Putri Andi Suryadi Andre Rabiula Annisak, Wiricha Ashar, Rayandra Astalini Astalini Astalini, Astalini Aulia Eka Putra Aulia Sanova Ayu Wanda Bambang Hariyadi Br Sinuraya, Wina Tiodora Chatarina Umbul Wahyuni Darmaji, Darmaji dasrinal tesal Dasrinal Tessal Dasrinal Tessal Della Amrina Yusra Deni Jamalludin Dewi, Difa Jefri Oktifia Dian Marolanda Simanullang Dwi Agus Kurniawan Dwi Febriyanti Dwijayanti, Esti Erlida Amnie Estianinur, Estianinur Evita Anggereini F B Pujaningsih Fadhillah, Nanda Febri Berthalita Pujaningsih Fibrika Rahmat Basuki Firdaus Firdaus Firdiansyah, Firdiansyah Hartoyo, Zainal Hebat Shidow Falah Hendri, Menza Hidayati Hidayati Hikmah Syiarah Idris, Kemal Ika Saputri Ika Wahyuni Islahudin Johri Sabaryati Johri Sabaryati, Johri Jufrida Jufrida Jules Nurhatmi Jusi Arnando Kemal Idris Kurnia, Nila Kurniawan, Dwi Agus Kurniawan, Dwi Agus Kurniawan, Nugroho Lois Kusumawati Setiawan Louisiana Muliawati Louisiana Muliawati Louisiana Muliawati Louisiana Muliawati M Hendri M Hidayat M Nuklirullah M Ridho Masyithah, Deby Claudia Mayang Dela Kesumah Mia Aina Muhammad Akbar Pisnaji Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muliawati, Louisiana Musyaddad, Muhammad Musyaddad, Muhammad Nanya Aprillia Nehru Nehru Nizlel Huda Nova Susanti Nova Susanti Nugroho Kurniawan Nurung, Muhamamad Pangga, Dwi Perdana, Rahmat Pinta Murni Putri, Kinanti Eka Qistimahami, Qistimahami Qodariah Barkah Rachel Risda Sitanggang Raden Maulana Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasmi, Dian Pertiwi Rasmi, Dian Pratiwi Rayandra Ashar Retty Miraza Riantoni, Cicyn Riska Fitriani Riska Fitriani Samratul Fuady Samratul Fuady Saputra, Bemie Eka Saputri, Ika Siahaan, Anggrek Adewina Siti Khaerani Sri Purwaningsih Sri Purwaningsih Suprianto Suprianto Sutri, Sutri Tari, Tari Tarigan, Susantri Br Tias, Dini Maryuning Umirza Fadjar Arpan Usep Zulkilpi Wahyu Suganda Wawan Kurniawan Wella Meliza Wulan Sari Wulan Sari, Wulan Yosi Riduas Hais Zen, Fadhila Zilfa Zulkarnain, Zulkarnain